Analisis usahatani ikan lele bapukan (Clarias gariepinus) di Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Ciri-ciri ikan lele dumbo yang dapat dibedakan dengan jenis ikan pada umumnya yaitu badan yang memanjang, bagian badannya tinggi dan memipih ke arah ekornya,
Perlakuan berupa (A) pemberian pakan 100 % pelet komersial selama pemeliharaan ikan lele sangkuriang, (B) pemberian pakan yang terdiri dari 5 % tepung bioflok dengan
Peneliti- an ini bertujuan untuk menguji performa pada ikan lele transgenik F-2, yang meliputi: karakter derajat pembuahan, derajat penetasan, dan sintasan larva, pertumbuhan
Pertumbuhan ikan lele pada umur 30 hari dengan rata-rata pertumbuhan Ikan Lele adalah 3,05, sementara pada kolam kedua rata-rata pertumbuhan ikan Lele adalah 4,75,
Perlakuan berupa (A) pemberian pakan 100 % pelet komersial selama pemeliharaan ikan lele sangkuriang, (B) pemberian pakan yang terdiri dari 5 % tepung bioflok dengan
Dalam analisis ini variabel dapat diklasifikasikan menjadi variabel Kelayakan aspek finansial, pemasaran, dan sosial serta pendapatan petani ikan lele. Khususnya kelayakan
Berdasarkan hasil karakterisasi secara morphologi dan biokimia (Tabel 4) diperoleh bahwa causative agent motile aeromonas pada ikan lele dumbo (C. gariepinus ) dari sentral
1) Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos, berlumpur dan subur. Lahan yang dapat digunakan untuk budidaya lele dapat berupa: