Kajian bioekologi udang putih (Penaeus merguiensis de Man)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Akibatnya tidak ada variasi genetik pada populasi udang putih di alam untuk enzim MDH, tetapi terdapat variasi lokus yang mengkodekan enzim tersebut dari dua
Distribusi dan Pola Pertumbuhan Udang Putih Penaeus Merguensis de Man Di Perairan Estuari Suaka Margasatwa Karang Gading Sumatera Utara.. Dibawah bimbingan MISWAR BUDI MULYA
Akibatnya tidak ada variasi genetik pada populasi udang putih di alam untuk enzim MDH, tetapi terdapat variasi lokus yang mengkodekan enzim tersebut dari dua
Laju pengusahaan udang putih sudah berada dalam keadaan jenuh ( fully exploited ) dan cenderung sudah mengarah pada tekanan penangkapan yang berlebih ( overfishing ), oleh karena
Laju pengusahaan udang putih sudah berada dalam keadaan jenuh ( fully exploited ) dan cenderung sudah mengarah pada tekanan penangkapan yang berlebih ( overfishing ), oleh karena
Proporsi tertinggi udang matang gonad terjadi pada bulan Maret sehingga diduga merupakan puncak pemijahan udang putih.Ukuran pertama kali tertangkap udang (Lc = 28,1 mmCL) lebih
Koefi sien pertumbuhan udang jerbung betina yang lebih besar daripada udang jantan menunjukkan bahwa pada ukuran panjang karapas yang sama, udang betina lebih berat daripada
Panjang karapas asimtotik (CL”) dan laju pertumbuhan (K) udang putih di perairan Tarakan, Kalimantan Utara masing-masing sebesar 57,6 mm (betina) dan 45,2 mm (jantan) dengan