• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Unit Produksi di SMKN 18 Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perencanaan Unit Produksi di SMKN 18 Jakarta"

Copied!
162
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Fitriana
  • Pengajar:
    • Salman Tumanggor, M.Pd
    • Hasyim Asy’ari, M. Pd
  • Sekolah: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  • Mata Pelajaran: Manajemen Pendidikan
  • Topik: Perencanaan Unit Produksi di SMK Negeri 18 Jakarta
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2016
  • Kota: Jakarta

I. Latar Belakang

Bagian ini membahas konteks pentingnya unit produksi di SMK dalam konteks pengembangan keterampilan kewirausahaan siswa dan peningkatan kualitas pendidikan. Dihubungkan dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No. 29 Tahun 1990, dijelaskan bagaimana unit produksi berperan dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja. Ditunjukkan pula bagaimana unit produksi berkontribusi pada pendanaan sekolah dan pengembangan karakter wirausaha siswa. Kekurangan dalam pengelolaan unit produksi di banyak SMK, khususnya SMKN 18 Jakarta, menjadi fokus utama, menggarisbawahi perlunya penelitian lebih lanjut tentang perencanaan unit produksi yang efektif.

II. Identifikasi Masalah

Bagian ini mengidentifikasi sejumlah masalah terkait dengan unit produksi di SMKN 18 Jakarta. Masalah utamanya berpusat pada kurangnya keterlibatan siswa dalam perencanaan, praktik yang tidak maksimal, pengelolaan yang kurang profesional, serta perencanaan yang belum optimal. Kurangnya sumber daya manusia profesional dan efektivitas jam kerja guru dalam mengelola unit produksi juga diidentifikasi sebagai faktor penghambat. Masalah-masalah ini menunjukkan perlunya evaluasi dan perbaikan dalam proses perencanaan dan implementasi unit produksi di sekolah tersebut.

III. Pembatasan Masalah

Karena keterbatasan waktu dan sumber daya, penelitian ini membatasi fokusnya pada satu masalah utama: belum optimalnya perencanaan unit produksi di SMKN 18 Jakarta. Dengan membatasi ruang lingkup penelitian, peneliti dapat melakukan analisis yang lebih mendalam dan menghasilkan temuan yang lebih relevan dan terpercaya. Pembatasan ini memastikan bahwa penelitian tetap terarah dan menghasilkan hasil yang signifikan.

IV. Perumusan Masalah

Bagian ini merumuskan pertanyaan penelitian berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah, dan pembatasan masalah. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: "Bagaimana proses perencanaan unit produksi di SMKN 18 Jakarta?" Pertanyaan ini akan menjadi panduan bagi peneliti dalam menganalisis data dan menghasilkan temuan yang menjawab pertanyaan tersebut secara komprehensif.

V. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan penyusunan perencanaan unit produksi SMKN 18 Jakarta dan mendeskripsikan aspek-aspek yang mendukung perencanaan tersebut. Tujuan-tujuan ini bersifat deskriptif dan akan dicapai melalui pengumpulan dan analisis data kualitatif. Tujuan yang jelas ini memberikan arah yang pasti bagi penelitian dan membantu dalam menginterpretasikan temuan yang dihasilkan.

VI. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis berupa penambahan khazanah ilmu pengetahuan di bidang manajemen pendidikan, khususnya tentang perencanaan unit produksi di SMK. Manfaat praktisnya mencakup pengalaman bagi peneliti, masukan bagi pemerintah daerah dalam mendukung unit produksi, masukan bagi sekolah dalam pengelolaan unit produksi, dan masukan bagi siswa dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan. Manfaat praktis yang beragam ini menunjukkan dampak potensial penelitian terhadap berbagai pihak yang terlibat.

VII. Kajian Teori: Unit Produksi

Bagian ini menjabarkan konsep kewirausahaan dan unit produksi berdasarkan berbagai literatur. Definisi kewirausahaan dari berbagai ahli dibahas untuk memberikan pemahaman yang komprehensif. Selanjutnya, dijelaskan definisi unit produksi sebagai wahana pembelajaran kewirausahaan dan sumber pendanaan bagi sekolah. Tujuan dan prinsip-prinsip unit produksi juga diuraikan secara rinci, menghubungkannya dengan tujuan pendidikan nasional dan praktik terbaik pengelolaan unit produksi yang efektif dan efisien. Analisis teori ini menyediakan landasan konseptual yang kuat untuk penelitian.

7.1 Pengertian Kewirausahaan

Sub-bab ini mengulas berbagai definisi kewirausahaan dari berbagai perspektif, menekankan pada aspek kreativitas, inovasi, dan pengambilan risiko dalam konteks bisnis. Pentingnya kewirausahaan sebagai keterampilan hidup dan kompetensi dalam dunia kerja modern dijelaskan dengan menghubungkan definisi-definisi tersebut dengan tujuan pendidikan nasional. Penggunaan berbagai sumber literatur memperkuat validitas dan kredibilitas argumen yang disampaikan.

7.2 Pengertian Unit Produksi

Sub-bab ini mengkaji definisi unit produksi dari berbagai sudut pandang, meliputi perannya sebagai wahana pembelajaran, sumber pendanaan, dan kegiatan usaha di sekolah. Definisi yang komprehensif disusun dengan menghubungkan berbagai sumber dan literatur relevan. Diskusi ini menyoroti aspek akademis dan bisnis dari unit produksi dalam konteks pendidikan kejuruan.

7.3 Tujuan Unit Produksi

Sub-bab ini membahas berbagai tujuan unit produksi di SMK, yang mencakup peningkatan keterampilan siswa, pengembangan jiwa wirausaha, pendanaan sekolah, dan peningkatan kesejahteraan warga sekolah. Tujuan-tujuan ini dikaitkan dengan tujuan pendidikan nasional dan peran unit produksi sebagai sarana praktik pembelajaran yang efektif. Analisis ini menunjukkan pentingnya perencanaan yang matang untuk mencapai tujuan tersebut.

7.4 Prinsip-Prinsip Unit Produksi

Sub-bab ini mengidentifikasi prinsip-prinsip utama dalam pengelolaan unit produksi, seperti kemandirian, akuntabilitas, transparansi, kemitraan, partisipasi, efektifitas, dan efisiensi. Masing-masing prinsip dijelaskan secara detail dan dihubungkan dengan praktik pengelolaan yang baik. Penerapan prinsip-prinsip ini diyakini dapat meningkatkan keberhasilan dan dampak positif unit produksi bagi sekolah.

VIII. Kajian Teori: Perencanaan Unit Produksi

Bagian ini membahas pentingnya perencanaan dalam konteks manajemen unit produksi. Definisi perencanaan dari berbagai perspektif manajemen diuraikan, menekankan pentingnya perencanaan sebagai langkah awal yang menentukan keberhasilan suatu kegiatan. Pentingnya perencanaan unit produksi di sekolah dijelaskan dalam konteks pembelajaran kewirausahaan dan pendanaan sekolah. Faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan unit produksi juga dibahas secara detail. Bagian ini membangun kerangka teori yang kokoh untuk menganalisis data.

8.1 Pengertian Perencanaan Unit Produksi

Sub-bab ini mengkaji berbagai definisi perencanaan unit produksi, menekankan pentingnya perencanaan sebagai proses awal yang menentukan keberhasilan unit produksi. Definisi tersebut dihubungkan dengan konteks pendidikan dan pengelolaan usaha di sekolah. Penjelasan tersebut membangun pemahaman yang mendalam tentang konsep perencanaan dalam konteks penelitian ini.

8.2 Faktor-faktor dalam Mempersiapkan Rencana Unit Produksi

Sub-bab ini mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor kunci dalam perencanaan unit produksi, seperti studi pasar, pemilihan lokasi, perencanaan usaha, perencanaan organisasi, perencanaan keuangan, dan studi kelayakan. Penjelasan faktor-faktor ini akan menjadi acuan untuk menganalisis efektivitas perencanaan unit produksi di SMKN 18 Jakarta.

Gambar

Tabel 3.1 Waktu Penelitian  .................................................................................
Tabel 2.1 Tahapan Penyusunan Perencanaan Usaha ...........................................
yaitu: 21    Gambar 2.1 Dari Mana Mulai?
gambaran produksi/jasa, analisis persaingan, strategi harga, gambaran
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Kepuasan mahasiswa laki-laki maupun perempuan terhadap kualitas produk dan pelayanan Unit Produksi/Kantin Tata Boga PKK

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentang : perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan unit produksi berbasis inovasi produk yang dikembangkan di SMK

Relevansi jenis usaha Unit Produksi dengan kebutuhan masyarakat. dan

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatNya penulis dapat menyelesaikan Makalah Tugas Perencanaan Unit Pengolahan Pangan dengan judul “Perencanaan

Makalah Tugas Perencanaan Unit Pengolahan Pangan dengan Judul “Perencanaan Usaha Pengolahan Jelly Drink Jeruk “Oranje” dengan Kapasitas Produksi 500 Botol @250 mL

Faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan konsumen civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap kantin unit usaha Dharma Wanita UIN Syarif Hidayatullah

(e) Model pendidikan karakter kewirausahaan melalui unit produksi dan jasa di SMKN 2 Pengasih dilakukan melalui kegiatan kurikuler dan kegiatan proses produksi UPJ dengan

i PERENCANAAN USAHA KOPI COLD BREW SUSU KEDELAI “DUYUFEE” DENGAN KAPASITAS PRODUKSI KEMASAN @250 mL PER HARI TUGAS PERENCANAAN UNIT PENGOLAHAN PANGAN Diajukan Kepada Fakultas