• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem laporan perkembangan belajar siswa berbasis web terintegrasi dengan mobile technology dengan sms gateway (studi kasus: Mumtaza Islamic School)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem laporan perkembangan belajar siswa berbasis web terintegrasi dengan mobile technology dengan sms gateway (studi kasus: Mumtaza Islamic School)"

Copied!
250
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM LAPORAN PERKEMBANGAN BELAJAR SISWA BERBASIS

WEB TERINTEGRASI DENGAN MOBILE TECHNOLOGY DENGAN

SMS GATEWAY

(STUDI KASUS : MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL)

INDRA PRASETYO 106093003092

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

(2)

ii

LEMBAR PENGESAHAN

SISTEM LAPORAN PERKEMBANGAN BELAJAR SISWA BERBASIS WEB TERINTEGRASI DENGAN MOBILE TECHNOLOGY DENGAN

SMS GATEWAY

(STUDI KASUS : MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL)

Skripsi

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer Pada Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Oleh : Indra Prasetyo

106093003092 Menyetujui,

Pembimbing I Pembimbing II

Zulfiandri, MMSI. Zainul Arham, S.Kom, M.Si. NIP. 19700130 200501 1 003 NIP. 19740730 200710 1 002

Mengetahui,

Ketua Program Studi Sistem Informasi,

(3)

iii PENGESAHAN UJIAN

Skripsi yang berjudul “Sistem Laporan Perkembangan Belajar Siswa Berbasis Web

Terintegrasi Dengan Mobile Technology Dengan SMS Gateway (Studi Kasus : Mumtaza Islamic School)” telah diuji dan dinyatakan lulus dalam sidang munaqosyah

Fakultas Sains dan Teknologi pada hari Kamis 29 Maret 2011. Skripsi ini telah diterima

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S1) pada program studi

Sistem Informasi.

Jakarta, Maret 2011 Tim Penguji,

Penguji I Penguji II

Nur Aeni Hidayah, MMSI. Nia Kumaladewi, MMSI.

NIP. 19750818 200501 2 008 NIP. 19750412 200710 2 002

Pembimbing I Pembimbing II

Zulfiandri, MMSI. Zainul Arham, S.Kom, M.Si.

NIP . 19700130 200501 1 003 NIP. 19740730 200710 1 002

Mengetahui,

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Ketua Program Studi Sistem Informasi

DR. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis. Nur Aeni Hidayah, MMSI.

(4)

iv PERNYATAAN

DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI ADALAH BENAR-BENAR KARYA SAYA SENDIRI DAN BELUM DIAJUKAN DALAM BENTUK APA PUN KEPADA PERGURUAN TINGGI MANA PUN. SUMBER INFORMASI YANG BERASAL ATAU DIKUTIF DARI KARYA ILMIAH YANG DITERBITKAN MAUPUN TIDAK DITERBITKAN DARI PENULIS LAIN TELAH DISEBUTKAN DALAM TEKS DAN DICANTUMKAN DALAM DAFTAR PUSTAKA DI BAGIAN AKHIR SKRIPSI INI.

Jakarta, Februari 2011

(5)

v ABSTRAK

INDRA PRASETYO – 106093003092, Sistem Laporan Perkembangan Belajar Siswa Berbasis Web Terintegrasi Dengan Mobile Technology Dengan SMS Gateway (Studi Kasus: Mumtaza Islamic School), dibimbing oleh ZULFIANDRI dan ZAINUL ARHAM

Mumtaza Islamic School merupakan institusi pendidikan anak usia dini yang

aktifitas utamanya adalah belajar mengajar dengan bahasa pengantar utamanya adalah bahasa inggris dan berlandaskan pada nilai-nilai islam guna menbentuk pemimpin-pimimpin islam masa depan yang bertanggung jawab dan berakhlak baik. Pengelolaan data untuk administrasi, keuangan hingga pembuatan laporan perkembangan belajar siswanya (akademik) sudah terkomputerisasi, namun khusus untuk pembuatan laporan perkembangan belajar siswa yang didalamnya meliputi mingguan, pertiga bulan dan perenam bulan, masih menemui kendala dengan terpusatnya pencetakan laporan perkembangan belajar dengan intensitas yang tinggi dan cepat menjadikan informasi dan laporan perkembangan belajar yang disampaikan oleh sekolah untuk wali siswa melalui siswa tidak tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu peneliti mengusulkan sistem laporan perkembangan belajar siswa berbasis web terintegrasi dengan mobile technology

dengan sms gateway dapat mengatasi masalah yang ditemukan pada sistem sebelumnya yaitu pencetakan laporan dan penyampaian informasi. Adapun sistem laporan perkembangan belajar siswa tersebut meliputi integrasi laporan perkembangan belajar siswa dengan sms gateway yang diambil dari data siswa. Pengembangan sistem ini peneliti menggunakan metodologi Structure Oriented Programming. Salah satu hasil dari sistem laporan perkembangan belajar siswa ini adalah aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Harapannya, penelitian ini dapat membantu sekolah dalam pengelolaan laporan perkembangan belajar siswa sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh wali siswa dan wali siswa pun bisa memberikan umpan balik ke sekolah melalui kolom testimoni yang tersedia pada masing-masing akun siswa.

Kata kunci: SMS Gateway, Laporan Perkembangan Belajar, Informasi, Wali siswa, PHP.

Jumlah halaman : xxiii + 154 Halaman + 39 Gambar + 23 Tabel + 8 Lampiran + 6 daftar simbol

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan hidayah-Nya, rahmat dan maghfirah-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada suri tauladan kita Rasulullah Muhammad SAW. Amin.

Skripsi merupakan salah satu tugas wajib mahasiswa sebagai persyaratan untuk menyelesaikan program studi Strata 1 (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejauh ini peneliti menyadari sepenuhnya masih banyak kekurangan-kekurangan pada skripsi ini, yang disebabkan karena terbatasnya kemampuan dan pengetahuan yang peneliti miliki.

Dalam penyusunan skripsi ini, peneliti mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu perkenankanlah pada kesempatan ini peneliti mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak DR. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis, selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

2. Ibu Nur Aeni Hidayah, MMSI. selaku Penguji 1 sekaligus Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

(7)

vii 4. Ibu Nia Kumaladewi, MMSI. Selaku Penguji 2, yang telah memberikan arahan

dengan sabar sejak masa sidang hingga masa revisi selesai.

5. Orangtua yang tiada henti mengikhlaskan perhatian, kasih sayang dan pengorbanannya, semoga Allah selalu mengabulkan doa dan memberi keselamatan kepada kalian. Amin.

6. Ibu Dede Kurniasih, S.Pd.I, selaku Kepala Sekolah Mumtaza Islamic School beserta staf dan guru-guru yang telah mengijinkan riset dan meluangkan waktu untuk konsultasi dan memberikan informasi tentang sekolah Mumtaza.

7. Teman-teman Sistem Informasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2006 pada

umumnya, dan khusus Manajemen Don‟tCall dan @gombalisme yang dengan senang

hati berbagi waktu dan ilmu di kala suka maupun duka yang hadir di masa lalu dan tetap menjadi bagian dari masa depan. Tetap semangat, semua ini adalah proses, ikhlas hanya kepada-Nya.

8. Serta pihak-pihak yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu, namun tidak mengurangi rasa hormat saya kepada kalian.

Akhir kata tiada gading yang tak retak, begitu juga dengan skripsi ini dan peneliti mangharapkan kritik serta saran yang membangun dari pembaca untuk penulisan laporan yang lebih baik lagi. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pembaca. Amin

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, Februari 2011 Peneliti

(8)

viii DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul ……… i

Lembar Pengesahan ……… ii

Pengesahan Ujian ……...…….……… iii

Pernyataan ……… iv

Abstrak... ……….……… v

Kata Pengantar ……… vi

Daftar Isi ……….……… viii

Daftar Gambar ……… xiii

Daftar Tabel ……… xvi

Daftar Simbol ………. xviii

Daftar Lampiran ……….. xxiii

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ……… 1

1.2 Rumusan Masalah……… 4

1.3 Batasan Masalah ….……… 4

1.3.1 Tujuan Penelitian ……… 5

1.3.2 Manfaat Penelitian ……….……… 5

1.4 Metode Penelitian ………..……… 6

1.5 Sistematika Penulisan ……… 7

BAB II. LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi ………..……… 9

(9)

ix

2.1.2 Definisi Informasi ……… 10

2.1.3 Definisi Sistem Informasi ……… 10

2.1.4 Definisi Rancang Bangun ……… 11

2.1.5 Definisi Aplikasi Berbasis Web ……… 12

2.1.6 Definisi Basis Data ……… 13

2.1.7 Metode Pengumpulan Data ……… 15

2.1.7.1 Observasi ………. 15

2.1.7.2 Wawancara ……….….…… 16

2.1.7.3 Studi Literatur atau Kepustakaan ……… 17

2.1.8 Metode Pengembangan Sistem ……… 18

2.1.9 Tools Pengembangan Sistem ……… 19

2.1.9.1 Flowchart………. 19

2.1.10 DFD………. 21

2.1.11 ERD………. 22

2.1.12 Kamus Data ……….. 24

2.1.13 Normalisasi ……….. 25

2.1.14 Laporan Perkembangan Belajar …….………..…… 27

2.1.15 SMS Gateway ……….. 30

2.1.16 PHP……….……… 31

2.1.17 MySQL ……… 29

2.1.18 Internet ……….……… 29

2.1.19 Microsoft Visio 2003 ……… 30

2.1.20 Macromedia ……….…….… 31

(10)

x BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu ……….….……… 34

3.2 Bahan dan Perangkat Pendukung ……… 34

3.2.1 Bahan ……… 34

3.2.2 Perangkat Pendukung ……….….……… 35

3.3 Prosedur Penelitian ………..….………… 36

3.3.1 Pengumpulan Data ……… 36

3.2.1.1 Metode Observasi ……….……… 36

3.2.1.2 Metode Kepustakaan ……… 38

3.2.1.3 Metode Wawancara ………..……… 52

3.3.2 Metode Pengembangan Sistem ………..……… 54

3.3.2.1 System Initiation……….…….……… 54

3.3.2.2 System Analysis……… 55

3.3.2.3 System Design……….….……… 55

3.3.2.3 System Implementation……… 56

3.4 Kerangka Penelitian ………..…..….…… 58

BAB IV. PEMBAHASAN 4.1 Permulaan Sistem (System Initiation) ………….….….………… 59

4.1.1 Profil Sekolah ……… 60

4.1.2 Struktur Organisasi ……… 61

4.2 Analisis Sistem ……….….……… 62

4.2.1 Analisis Sistem Berjalan ……… 62

4.2.1.1 Kelemahan Sistem Yang Berjalan ……… 65

4.2.2 Analisis Sistem Yang Diusulkan ……… 66

(11)

xi

4.3.1.1 Diagram Konteks ……… 71

4.3.1.2 Diagram Zero Level 1 ……… 73

4.3.1.3 Diagram Detail Proses 3 Level 2 ……… 76

4.3.1.4 Diagram Detail Proses 5 Level 2 ……… 77

4.3.1.5 Diagram Detail Proses 6 Level 2 ……… 80

4.3.2 Flowchart Proses ……… 81

4.3.2.1 Log In ……… 81

4.3.2.2 Buat Akun ………….……… 83

4.3.2.3 Buat Laporan ……….……… 85

4.3.2.4 Tampil Testimoni ….…….……….……… 88

4.3.2.5 Log Out ……….……….……… 89

4.3.3 Perancangan Basis Data ……….… 90

4.3.3.1 Entity Relationship Diagram …….……… 90

4.3.4 Normalisasi ………..….………….……… 91

4.3.4.1 Bentuk Tidak Normal (Unnormalized) …….…… 91

4.3.4.2 Bentuk Normal Kesatu (1NF) …….….………… 94

4.3.4.3 Bentuk Normal Kedua (2NF) ……….….……… 98

4.3.4.4 Bentuk Normal Ketiga (3NF) ………….….….… 100

4.3.5 Kamus data ……….………..… 105

4.3.6 Struktur data ……….……… 106

4.3.7 State Transition Diagram…….……….……… 115

4.3.7.1 STD Administrator…….……….………..… 115

4.3.7.2 STD Student Development………….………..… 116

4.3.7.3 STD Student Dev. (Wali Siswa) …….………..… 117

(12)

xii

4.4 Penerapan Sistem ……….………… 137

4.4.1 Instalasi Perangkat Keras ……….……… 137

4.4.2 Instalasi Perangkat Lunak ……….……… 138

4.4.3 Instalasi Jaringan ………..….… 140

4.4.4 Pengujian ……….……..…… 142

4.4.4.1 Entity Administrator……….…… 142

4.4.4.2 Entity User (Wali Siswa) ………..….… 147

BAB V. PENUTUP 5.1 Kesimpulan ……….….…….………… 149

5.2 Saran ……….… 150 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Lampiran A Tampilan Antar Muka Pengguna Lampiran B Profil Siswa

Lampiran C Laporan Perkembangan Belajar Siswa Lampiran D Hasil Interview

Lampiran E Surat Keterangan Observasi Lapangan Lampiran F Surat Keterangan Bimbingan Skripsi Lampiran G Source Code Program

(13)

xiii DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1. Tahapan Pengembangan Sistem Pada Waterfall ……… 18

Gambar 4.1. Struktur Organisasi Mumtaza Islamic School ……… 61

Gambar 4.2. Flowchart Sistem Berjalan ……… 64

Gambar 4.3. Flowchart Sistem Yang Diusulkan ……… 67

Gambar 4.4. Diagram Konteks ……… 71

Gambar 4.5. Diagram Zero Level 1 ……… 73

Gambar 4.6. Diagram Detail Proses 2 Level 2 ……… 76

Gambar 4.7. Diagram Detail Proses 4 Level 2 ……… 77

Gambar 4.8. Diagram Detail Proses 4 Level 3 ……… 78

Gambar 4.9. Diagram Detail Proses 5 Level 2 ……… 80

Gambar 4.10. Flowchart Log in ……… 81

Gambar 4.11. Flowchart Buat Akun ……… 83

Gambar 4.12. Flowchart Buat Laporan ……… 85

Gambar 4.13. Flowchart Kirim SMS ……… 86

Gambar 4.14. Flowchart Tampil Testimoni ……… 88

Gambar 4.15. Flowchart Log Out ……… 89

Gambar 4.16. Entity Relationship Diagram ……… 90

Gambar 4.17. Bentuk Normal Kedua (2NF) ……… 99

Gambar 4.18. Tabel User Pada Bentuk Normal Kedua ……… 101

Gambar 4.19. Tabel User Pada Bentuk Normal Ketiga ……… 101

Gambar 4.20. Tabel Sixth_month_rep Pada Bentuk Normal Kedua ……… 102

(14)

xiv

Gambar 4.22 ERD Yang Dinormalisasikan …….….……… 104

Gambar 4.23. STD Untuk Administrator……… 115

Gambar 4.24. STD Untuk Student Dev. Administrator .……… 116

Gambar 4.25. STD Untuk Wali Siswa ……… 117

Gambar 4.26. Halaman Depan……… 119

Gambar 4.27. Halaman Log in ……… 120

Gambar 4.28 Alert Failed Log in ……… 120

Gambar 4.29. Alert success log in ……… 121

Gambar 4.30. Halaman panel administrator ……… 121

Gambar 4.31. Halaman daftar testimoni ……… 122

Gambar 4.32. Halaman ubah status testimoni ……… 123

Gambar 4.33. Halaman publish testimoni ……… 124

Gambar 4.34. Halaman daftar manajemen pengguna ……… 125

Gambar 4.35. Halaman manajemen pengguna (Siswa) ……… 126

Gambar 4.36. Halaman edit status pengguna ……… 127

Gambar 4.37. Halaman student development ……… 128

Gambar 4.38. Halaman add weekly report ……… 128

Gambar 4.39. Halaman weekly report ……… 129

Gambar 4.40. Tampilan SMS Gateway ……… 130

Gambar 4.41. Halaman thirth month report ……… 131

Gambar 4.42. Halaman sixth month report……… 132

Gambar 4.43. Halaman student profile……… 133

Gambar 4.44. Halaman student development……… 134

Gambar 4.45. Halaman menyertakan testimoni ……… 135

(15)
(16)

xvi DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1. Kelebihan dan Kelemahan DBMS ……… 13

Tabel 3.1. Tabel Studi Literatur ……… 38

Tabel 4.1. Tabel bentuk tidak normal (unnormalized) ……… 91

Tabel 4.2. Tabel normal kesatu (1NF) ……… 95

Tabel 4.3. Tabel class dan city……… 102

Tabel 4.4. Tabel subject, ability, achive ….……… 103

Tabel 4.5. Tabel kamus data ……… 105

Tabel 4.6. Tabel user ……… 106

Tabel 4.7. Tabel city ……… 107

Tabel 4.8. Tabel class ……… 107

Tabel 4.9. Tabel testimoni ……… 108

Tabel 4.10. Tabel outbox ……… 108

Tabel 4.11. Tabel sixth_month_rep ……… 109

Tabel 4.12. Tabel third_month_rep ……… 109

Tabel 4.13. Tabel weekly_rep ……… 110

Tabel 4.14. Tabel achive……… 111

Tabel 4.15. Tabel subject……… 111

Tabel 4.16. Tabel topic ……… 112

Tabel 4.17. Tabel attitude ……… 112

Tabel 4.18. Tabel abillity ……… 112

Tabel 4.19. Tabel sent_item ……… 114

(17)
(18)

xviii DAFTAR SIMBOL

Flowcharts Direction Symbol (Ladjamuddin, 2005 : 266)

No. Simbol Keterangan

1. Simbol Arus/ Flow

Adalah simbol untuk

menyatakan jalannya arus

suatu proses.

2. Simbol Offline Connector

Simbol ini digunakan untuk

menyatakan sambungan dari

satu proses ke proses lainnya

dalam halaman/ lembar yang

berbeda.

3. Simbol Connector

Digunakan untuk menyatakan

sambungan dari satu proses ke

proses lainnya dalam

(19)

xix Flowcharts Processing Symbol

(Ladjamuddin, 2005 : 267)

No. Simbol Keterangan

1. Simbol Keying Operation

Simbol untuk menyatakan segala

jenis operasi yang diproses dengan

menggunakan suatu mesin yang

mempunyai keyboard.

2. Simbol Manual

Simbol untuk menyatakan suatu

proses yang dilakukan secara

manual.

3. Simbol Decision

Simbol untuk menunjukkan kondisi

tertentu yang akan menghasilkan

dua kemungkinan jawaban, ya

atau tidak.

4. Simbol Predefined Proses Untuk

menyatakan penyediaan tempat

penyimpangan suatu pengolahan

untuk memberi harga awal.

5. Simbol Terminal

Simbol Untuk menyatakan

permulaan atau akhir suatu

program.

6. Simbol Off-Line Storage

Simbol Untuk menunjukkan bahwa

data dalam simbol ini akan

disimpan ke suatu media tertentu.

7. Simbol Manual Input

Simbol untuk memasukkan data

secara manual dengan

(20)

xx Flowcharts Input-Output Symbol

(Ladjamuddin, 2005 : 268)

No. Simbol Keterangan

1. Simbol Input-Output

Simbol ini menyatakan

proses input dan output

tanpa tergantung jenis

peralatannya.

2. Simbol Punched Card

Simbol untuk menyatakan

input dari kartu atau output

tulis ke kartu.

3. Simbol Magnetik-Tape

Unit

Simbol untuk menyatakan

input berasal dari pita

magnetic atau output

disimpan ke pita magnetic.

4. Simbol Disk Storage

Simbol untuk menyatakan

input berasal dari disk atau

output disimpan ke disk.

5. Simbol Document

Simbol untuk mencetak

laporan ke printer.

6. Simbol Display

Simbol untuk menyatakan

peralatan output yang

digunakan berupa layar

(21)

xxi Simbol Data Flow Diagram (DFD)

(Ladjamuddin, 2005 : 72)

Nama Simbol DFD versi

Yourdan, De Marco,

dan Lainnya

Simbol DFD versi

Gane dan Sarson

Keterangan

Arus Data Menjelaskan arus

data yang akan

dikirim dan

diterima oleh

entitas.

Proses Menjelaskan

proses yang

dilakukan oleh

sistem.

Penyimpanan

Data

Menjelaskan

tempat

penyimpanan data

yang akan

disimpan ke

database.

Entitas Luar Menjelaskan

Sistem yang

berada diluar

yang memberikan

data ke dalam

sistem atau

memberikan data

(22)

xxii Simbol Entity Relationship Diagram (DFD)

(Ladjamuddin, 2005 : 149)

Notasi Keterangan

Himpunan Entitas

Atribut

Himpunan Relasi

Link

M 1 Hubungan many to one

M M Hubungan many to many

1 1 Hubungan one to one

Simbol Struktur Data (Whitten et.al., 2004 : 343)

Notasi Keterangan

= Assign

+ Concateration

{ } Iteration

[ | ] Selection

( ) Option

(23)

xxiii DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Tampilan Antar muka Pengguna

Lampiran B Profil Siswa

Lampiran C Laporan Perkembangan Belajar Siswa

Lampiran D Hasil Interview

Lampiran E Surat Keterangan Observasi Lapangan

Lampiran F Surat Keterangan Bimbingan Skripsi

Lampiran G Source Code Program

(24)

xi DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul ……….. i

Halaman Judul Informatif ……… ii

Lembar Pengesahan I ….……….. iii

Lembar Persetujuan ……….. iv

Lembar Pengesahan II ……….. v

Pernyataan ……… vi

Kata Mutiara ……… vii

Kata Pengantar ………. viii

Abstrak... ……….………. x

Daftar Isi ……….. xi

Daftar Gambar ………. xv

Daftar Tabel ………. xvii

Daftar Lampiran ……….. xviii

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ………. 1 1.2 Perumusan Masalah………... 4

1.3 Batasan Masalah ….………. 4

(25)

xii 1.7 Sistematika Penulisan ……….. 7

BAB II. LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi ……… 9 2.1.1 Definisi Sistem ……… 9 2.1.2 Definisi Informasi ……… 10 2.1.3 Definisi Sistem Informasi ……… 10 2.1.4 Definisi Rancang Bangun ……… 11 2.1.5 Definisi Aplikasi Berbasis Web ……… 12 2.1.6 Definisi Basis Data ……… 13 2.1.7 Metode Pengumpulan Data ……… 15 2.1.7.1 Observasi ………. 15

2.1.7.2 Wawancara ……… 16

2.1.7.3 Studi Literatur atau Kepustakaan ………. 17 2.1.8 Metode Pengembangan Sistem ……… 17 2.1.9 Tools Pengembangan Sistem………. 18 2.1.9.1 Flowchart……….. 18

2.1.10 DFD………..………… 20

2.1.11 ERD………..………… 21

2.1.12 Normalisasi………..…. 24

2.1.13 SMS Gateway……….. 26

2.1.14 PHP………..………… 26

(26)

xiii 2.1.16 Internet ………..…….. 28

2.1.17 Microsoft Visio 2003 ………..………. 29 2.1.18 Macromedia ………..…….. 30 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu ……….… 32

3.2 Bahan dan Perangkat Pendukung ……….. 32

3.2.1 Bahan ………..…….. 32

3.2.2 Perangkat Pendukung ………..……… 33 3.3 Prosedur Penelitian ………. 34 3.3.1 Pengumpulan Data ……….. 34 3.2.1.1 Metode Observasi ………..………. 34 3.2.1.2 Metode Kepustakaan .…..……..………. 36 3.2.1.3 Metode Wawancara ……..……..……… 37 3.3.2 Metodologi Pengembangan Sistem ………. 39 3.3.2.1 System Initiation……….. 39 3.3.2.2 System Analysis……… 40 3.3.2.3 System Design………. 40 3.3.2.3 System Implementation……… 41 BAB IV. PEMBAHASAN

4.1 Permulaan Sistem (System Initiation) ………. 43

4.1.1 Profil Sekolah ……….. 44

(27)

xiv 4.2.1 Analisis Sistem Berjalan ……….. 46

4.2.1 Kelemahan Sistem Yang Berjalan ……… 48 4.2.2 Analisis Sistem Yang Diusulkan ……….. 49 4.2 Perancangan Sistem Yang Diusulkan …….……….. 52 4.3.1 Diagram Konteks ………..……… 52 4.3.2 Diagram Zero Level 1 ………..…………. 53 4.3.3 Diagram Detail Proses 1 Level 2 ……….. 56 4.3.4 Diagram Detail Proses 3 Level 2 ……….. 57 4.3.5 Diagram Detail Proses 4 Level 2 ……….. 60 4.4 Flowchart Proses ….……..……… 61 4.4.1 Log In ………..……….. 61 4.4.2 Buat Akun ………..……… 63 4.4.3 Buat Laporan ………..……… 65 4.4.4 Tampil Testimoni ……..………. 68

4.4.5 Log Out ………..……… 69

4.5 Perancangan Basis Data ………..………... 70 4.5.1 Entity Relationship Diagram ……..……… 70 4.6 Normalisasi ………..………...……… 71 4.6.1 Bentuk Tidak Normal (Unnormalized) ……..…… 71 4.6.2 Bentuk Normal Kesatu (1NF) ……..…………..… 74 4.6.3 Bentuk Normal Kedua (2NF) ……..…………..… 78 4.6.4 Bentuk Normal Ketiga (3NF) ……..……… 80

(28)

xv 4.8 Struktur data ………..………...……….. 83

4.9 Rancangan Antarmuka Pengguna .………...…… 92 BAB V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan ……….. 109

5.2 Saran ……… 109

(29)

xvi DAFTAR GAMBAR

(30)

xvii

Gambar 4.20. Halaman Log in ……… 93

(31)

xviii DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 2.1. Kelebihan dan Kelemahan DBMS ……… 13 Tabel 3.1. Tabel Studi Literatur……….. 36 Tabel 4.1. Tabel bentuk tidak normal (unnormalized) ……… 70 Tabel 4.2. Tabel normal kesatu (1NF) ……… 74 Tabel 4.3. Tabel kamus data ……… 81

Tabel 4.4. Tabel user ……… 83

Tabel 4.5. Tabel city ……… 84

Tabel 4.6. Tabel class ……… 84

Tabel 4.7. Tabel testimoni ……… 85

Tabel 4.8. Tabel outbox ……… 85

Tabel 4.9. Tabel sixth_month_rep ……… 86 Tabel 4.10. Tabel third_month_rep ……… 86 Tabel 4.11. Tabel weekly_rep ……… 87

Tabel 4.12. Tabel achive……… 87

Tabel 4.13. Tabel subject……… 88

Tabel 4.14. Tabel topic ……… 88

(32)

xix Tabel 4.19. Tabel sub_ability_six ……… 90

(33)

xx DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Instalasi Perangkat Lunak SIG Christine-GIS

Lampiran B Data Peta Tematik DAS Ciliwung Hulu:

1. Peta Tematik Penggunaan Lahan DAS Ciliwung Hulu

2. Peta Tematik Arahan Penggunaan Lahan DAS Ciliwung Hulu 3. Peta Tematik Jenis Tanah DAS Ciliwung Hulu

Lampiran C Data Atribut DAS Ciliwung Hulu:

1. Data Atribut Kemiringan Lereng (lscp.dbf)

2. Data Atribut Arahan Penggunaan Lahan (arahan_ttguna.dbf) 3. Data Atribut Tingkat Bahaya Erosi (tbe_clw1.dbf)

(34)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Sistem Informasi Akademik (SIA) saat ini berkembang cukup pesat di instansi pendidikan bersaing dengan sistem informasi – sistem informasi lain yang menawarkan inovasi-inovasi baik dari cara penggunaan maupun pemrogramannya. Penerapan Sistem Informasi Akademik meliputi lembaga-lembaga penyedia jasa pendidikan baik pemerintah seperti sekolah-sekolah negeri maupun swasta seperti tempat-tempat kursus dan sekolah-sekolah swasta. Saat ini aplikasi SIA tidak hanya dapat digunakan pada PC (Personal

Computer) dengan berbasis desktop dan standalone saja, tetapi seiring dengan

perkembangan teknologi dan informasi saat ini aplikasi SIA telah dapat diterapkan pada jaringan yang lebih luas lagi seperti intranet bahkan internet.

(35)

2 konsultasi dan ruang musik. Laporan perkembangan belajar yang diterima siswa terdiri dari tiga laporan, diantaranya adalah laporan mingguan, laporan tiga bulan, dan laporan enam bulan. Visi Mumtaza adalah membentuk pemimpin muslim masa depan yang beragama, berpengetahuan, berkeseimbangan yang baik, bertanggung jawab dan dinamis. Untuk mewujudkan visi tersebut maka ditetapkanlah sejumlah misi, diantaranya: 1. Menghantarkan kualitas pendidikan yang baik berasaskan nilai-nilai islam. 2. Membimbing siswa menjadi pembelajar yang mandiri.

3. Bekerja secara berkesinambungan dan merencanakan sistem pendidikan. 4. Menyediakan lingkungan belajar yang kondusif.

(36)

3 disamping untuk keperluan isi website sekolah. Maka dari itu, dengan dibangunnya sistem ini nantinya dapat memperpendek jalur komunikasi pihak sekolah dengan wali siswa dirumah menyangkut hal-hal yang tersebut sebelumnya, dan sumberdaya (komputer dan internet) dapat berfungsi optimal. Terlebih jika wali siswa dapat memberi umpan balik terhadap laporan yang diterima dari sekolah.

Salah satu media yang memungkinkan hal itu adalah melalui

website dan di integrasikan dengan SMS Gateway. Alasan mengapa

(37)

4 1.2Rumusan Masalah

Atas dasar permasalahan yang dipaparankan pada latar belakang, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun Sistem Laporan Perkembangan Belajar Siswa Berbasis Web Terintegrasi Dengan Mobile Technology Dengan SMS Gateway.

1.3Batasan Masalah

Batasan masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah :

1. Membuat sebuah sistem laporan perkembangan belajar siswa mencakup laporan perkembangan belajar dan testimoni siswa berbasis web pada sekolah mumtaza.

2. Mengintegrasikan laporan mingguan yang berbasis mobile technology

(SMS Gateway) dengan laporan lainnya yang berbasis web.

3. Membuat sistem penyampaian pengumuman maupun info berbasis mobile

technology (SMS Gateway).

4. Sistem laporan perkembangan belajar siswa ini dibangun berbasis web

(web-base application), dengan bahasa pemrograman PHP serta database

(38)

5 Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.3.1Tujuan

Tujuan penelitian ini adalah rancang bangun sistem laporan perkembangan belajar siswa berbasis web terintergrasi dengan SMS

Gateway di Sekolah Mumtaza.

1.3.2Manfaat Bagi penulis :

1. Menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh selama kuliah

2. Untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan strata satu (S1) Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

3. Membuat dan menghasilkan sebuah aplikasi yang berguna bagi masyarakat.

Bagi Universitas :

1. Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menguasai materi ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah

2. Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dan sebagai bahan evaluasi.

Bagi Sekolah.

1. Mendapatkan kemudahan dalam membuat laporan perkembangan belajar.

(39)

6 3. Dapat mengetahui suatu model Sistem Informasi akademik.

1.4Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini sebagai berikut:

1.4.1 Metode Pengumpulan Data 1. Observasi

Merupakan teknik atau pendekatan untuk mendapatkan data primer dengan cara mengamati langsung objek datanya (Jogiyanto, 2008). 2. Wawancara

Merupakan komunikasi dua arah untuk mendapatkan data dari responden (Jogiyanto, 2008).

3. Studi Literatur atau Kepustakaan

Yang dimaksud dengan studi literatur adalah segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti (Jogiyanto, 2008).

1.4.2. Metode Pengembangan Sistem

(40)

7 Tahapan-tahapan pengembangan sistem pada waterfall yaitu:

1. System Initiation

Perencanaan awal untuk sebuah proyek untuk mendefinisikan lingkup, tujuan, jadwal dan anggaran bisnis awal.

2. System Analysis

Studi domain masalah bisnis untuk merekomendasikan persyaratan dan prioritas bisnis untuk solusi.

3. System Design

Spesifikasi atau konstruksi solusi yang teknis dan berbasis komputer untuk persyartan bisnis yang diidentifikasi dalam analisis sistem.

4. System Implementation

Konstruksi, instalasi, pengujian dan pengiriman sistem ke dalam produksi.

1.5Sistematika Penulisan

Skripsi ini disusun dalam 5 bab, setiap bab tebagi atas beberapa sub bab dengan sistematika penulisan sebagai berikut:

(41)

8 BAB II Tinjauan Pustaka yang berisikan pengertian Sistem, Informasi, Sistem Informasi, Akademik, Rancang bangun, Aplikasi berbasis web, Basis data, Metodologi Pengembangan Sistem, Flowchart, DFD, ERD, Normalisasi, SMS Gateway, PHP, MySQL, Internet, Ms. Visio, Macromedia dan Tipe data integer.

BAB III Metodologi Penelitian merupakan pemaparan singkat tentang tempat dan waktu pelaksanaan penelitian dan metode atau langkah-langkah teknis yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi akademik ini.

BAB IV Pembahasan merupakan tampilan hasil dan pemaparan dari proses yang dilakukan

(42)

9 BAB II

LANDASAN TEORI

2.1Konsep Dasar Sistem Informasi 2.1.1 Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) yang berarti suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Dengan kata lain, sistem merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lainnya. Suatu sistem mempunyai karakteristik/sifat-sifat yang tertentu, yaitu : 1. Komponen (components) ; sistem yang saling berinteraksi

membentuk sebuah integrasi.

2. Batas sistem (boundary) ; daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. 3. Lingkungan luar sistem (environments) ; segala sesuatu yang diluar

batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung (interface) ; merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya.

5. Masukan (input) ; energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. 6. Keluaran (output) ; hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan

(43)

10 7. Pengolah (process) ; suatu proses yang akan mengubah masukan

menjadi keluaran.

8. Tujuan (goal) ; hasil akhir yang ingin dicapai. Sasaran dan tujuan dari sistem sangat menetukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan (Ladjamuddin, 2005).

2.1.2 Informasi

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil

keputusan masa kini maupun yang akan datang. Karakteristik dari informasi yaitu :

1. Akurat : informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias/menyesatkan.

2. Tepat pada waktunya/up to date : informasi yang diberikan merupakan informasi terbaru. Informasi yang datang pada pengguna tidak boleh terlambat.

3. Relevan : informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya (Ladjamuddin, 2005)

2.1.3 Sistem Informasi

(44)

11 manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Komponen sistem informasi diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Piranti Keras dan Lunak yang berfungsi sebagai mesin.

2. Manusia dan Prosedur yang merupakan pelaku dan tatacara menggunakan mesin tersebut.

3. Data yang merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.

Sistem informasi dikatakan optimal dalam penggunaannya jika tiap prosedurnya dapat terjalani dengan baik dan berkesinambungan, pirantinya dapat bertahan lama dan dapat dinaikkan spesifikasinya dengan mudah dan hasil berupa informasi dari data yang diolah menjadi berbeda dengan bentuk awalnya dan dapat digunakan untuk penunjang atau bahan pertimbangan pengambilan keputusan (Ladjamuddin, 2005).

2.1.4Rancang bangun

(45)

12 2.1.5 Aplikasi Berbasis Web

Saat ini, web telah menjadi antar muka pemakai untuk aplikasi basis data. E-commerce menjadi bagian terpadu perdagangan dimana basis data berperan penting. Web telah menjadi sistem informasi terbesar berbasis hypertext. Web menjadi penting sebagai

front-end basis data karena beberapa alasan sebagai berikut (Hariyanto,

2004):

1. Web browser telah menyediakan front-end universal terhadap

informasi yang diberikan back-end yang berlokasi di manapun di dunia.

2. Web browser berjalan di sistem komputer manapun dan pemakai

tidak perlu melakukan download perangkat lunak khusus untuk pengaksesan informasi melalui web.

Web browser telah menjadi pilihan antar muka pemakai

untuk aplikasi fungsi perusahaan. Pada perusahaan, aplikasi web

interaktif digunakan dalam beragam cara antara lain:

1. Intranet

Aplikasi yang menyediakan pengaksesan informasi skala perusahaan.

2. Extranet

(46)

13

3. Internet

Aplikasi interaktif website perusahaan seperti sistem

e-commerce.

2.1.6Basis Data

Basis data adalah kumpulan data (elementer) yang secara logik berkaitan dalam merepresentasikan fenomena atau fakta secara terstruktur dalam domain tertentu untuk mendukung aplikasi pada sistem tertentu. Sistem manajemen basis data atau DBMS (Database

Management System) adalah perangkat lunak untuk mendefinisikan,

menciptakan, mengelola dan mengendalikan pengaksesan basis data. Fungsi sistem manajemen basis data saat ini yang paling penting adalah menyediakan basis untuk sistem informasi manajemen (Hariyanto, 2004)

Tabel 2.1 Kelebihan dan Kelemahan DBMS (Kadir, 2003)

Keunggulan Kelemahan

a. Mengendalikan/mengurangi duplikat data.

b. Menjaga Konsistensi dan Integrasi data.

c. Memudahkan pemerolehan informasi yang lebih banyak dari data yang sama disebabkan data

(47)

14 dari berbagai bagian dalam

organisasi dikumpulkan menjadi satu.

d. Meningkatkan keamanan data dari orang yang tak berwenang. e. Memaksakan penerapan standar. f. Dapat menghemat biaya karena

data dapat dipakai oleh banyak departemen.

g. Menanggulangi konflik kebutuhan antar pemakai karena basis data dibawah kontrol administrator basis data.

h. Meningkatkan tingkat respon dan kemudahan akses bagi pemakai akhir.

i. Meningkatkan produktivitas program.

j. Meningkatkan pemeliharaan melalui independensi data. k. Meningkatkan konkurensi

(Pemakai data oleh sejumlah data) tanpa menimbukan masalah

b. Ukuran penyimpanan yang dibutuhkan oleh DBMS sangat besar dan memerlukan memori yang besar agar bisa bekerja secara efisien.

c. Rata-rata harga DBMS yang handal sangat mahal.

d. Terkadang DBMS meminta kebutuhan perangkat keras dengan spesifikasi tertentu sehingga diperlukan biaya tambahan.

e. Biaya konversi sistem lama (yang mencakup biaya pelatihan staf dan biaya untuk jasa konversi) ke sistem baru

yang memakai DBMS

terkadang sangat mahal melebihi biaya untuk membeli DBMS.

(48)

15 kehilangan informasi atau

integritas.

l. Meningkatkan layanan backup dan

recovery.

karena DBMS ditulis supaya dapat menangani hal-hal yang bersifat umum.

g. Dampak kegagalan menjadi lebih tinggi karena semua pemakai sangat bergantung pada ketersediaan DBMS. Akibatnya, kalau terjadi kegagalan dalam komponen lingkungan DBMS akan membuat operasi dalam organisasi tersendat (terhenti).

2.1.7 Metode Pengumpulan Data 2.1.7.1 Observasi

(49)

variabel-16 variabel yang akan digunakan. Observasi terstruktur merupakan observasi yang mempunyai prosedur standar yang terstruktur. Langkah-langkahnya sebagai berikut. 1. Menentukan data yang akan diobservasi. 2. Membuat rencana pengumpulan datanya. 3. Memilih dan melatih pengamat.

4. Mencatat atau merekam hasil yang diobservasi.

2.1.7.2 Wawancara

Merupakan komunikasi dua arah untuk mendapatkan data dari responden. Wawancara dapat berupa wawancara personal, wawancara intersep dan wawancara telepon. (Jogiyanto, 2008).

1. Wawancara personal

Wawancara dengan melakukan tatap muka langsung dengan responden.

2. Wawancara intersep

(50)

17 2.1.7.3 Studi Literatur atau Kepustakaan

Merupakan segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Informasi itu dapat diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, buku tahunan, ensiklopedia, dan sumber-sumber tertulis baik tercetak maupun elektronik lainnya. (Jogiyanto, 2008).

Memperoleh informasi dari penelitian terdahulu harus dikerjakan, tanpa memerdulikan apakah sebuah penelitian menggunakan data primer atau data sekunder. Apakah penelitian tersebut menggunakan penelitian lapangan ataupun laboratorium atau di dalam museum. Menelusuri literatur yang ada serta menelaahnya secara tekun merupakan kerja kepustakaan yang sangat diperlukan dalam mengerjakan penelitian (Nazir, 2005).

(51)

18 2.1.8 Metode Pengembangan Sistem

Metode pengembangan sistem yang digunakan untuk pembangunan ini adalah system life cycle development (SDLC) yang berbasiskan waterfall strategy (Whitten et.al., 2004).

System Initiation

System Analysis

System Design

System Implementation

Sistem Informasi Hasil

Gambar 2.1 Tahapan-tahapan Pengembangan Sistem Pada Waterfall (Sumber: Whitten et.al., 2004)

Tahapan-tahapan pengembangan sistem pada waterfall yaitu :

1. System Initiation

Perencanaan awal untuk sebuah proyek/ penelitian untuk mendefinisikan lingkup, tujuan, jadwal dan anggaran bisnis awal.

2. System Analysis

Studi domain masalah bisnis untuk merekomendasikan persyaratan dan prioritas bisnis untuk solusi.

(52)

19 Spesifikasi atau konstruksi solusi yang teknis dan berbasis komputer untuk persyartan bisnis yang diidentifikasi dalam analisis sistem.

4. System Implementation

Konstruksi, instalasi, pengujian dan pengiriman sistem ke dalam produksi.

2.1.9 Tools Pengembangan Sistem 2.1.9.1Flowchart

Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus

yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. (Ladjamudin, 2005) ada dua macam flowchart yaitu:

1. Flowchart Sistem

Flowchart Sistem adalah bagan yang memperlihatkan

urusan proses dalam sistem dengan menunjukan alat media input, output serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan data.

2. Flowchart Program

Flowchart program adalah bagan yang memperlihatkan

(53)

20

Flowchart disusun dengan simbol. Simbol ini digunakan

untuk membantu menggambarkan proses didalam program. Simbol dalam flowchart dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

1. Flow Direction Symbol

Simbol ini digunakan untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain (simbol bisa dilihat pada daftar simbol halaman xi).

2. Processing Symbol

Simbol ini menunjukan jenis operasi pengolahan dalam suatu proses / prosedur (simbol bisa dilihat pada daftar simbol halaman xi).

3. Input-Output Symbol

Simbol Input-Output Symbol menunjukan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input dan output (simbol bisa dilihat pada daftar simbol halaman xi).

2.1.10DFD

Data flow diagram merupakan model dari sistem untuk

(54)

21 (Ladjamudin, 2005). DFD mempunyai level diagram antara lain (simbol bisa dilihat pada daftar simbol halaman xi):

1. Diagram Konteks

Diagram Konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input atau output dari sistem.

2. Diagram Nol/Zero (Overview Diagram)

Diagram Nol/Zero adalah diagram yang menggambarkan proses

dari Data Flow Diagram. Diagram nol memberikan pandangan secara menyeluruh mengenai sistem yang ditangani, menunjukan tentang fungsi-fungsi utama atau proses yang ada, aliran data, dan eksternal

entity.

3. Diagram Rinci

Diagram rinci adalah diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram zero atau diagram level atasnya.

2.1.11ERD

ERD (Entity Relationship Diagram) adalah suatu model

(55)

22

1. Entity

Entity adalah sesuatu apa saja yang ada didalam sistem,

nyata maupun abstrak dimana data tersimpan atau dimana terdapat data. Dalam ERD entity digambarkan dengan sebuah bentuk persegi panjang.

2. Relationship

Relationship digambarkan dengan sebuah bentuk belah

ketupat. Relationship adalah hubungan alamiah yang terjadi pada entitas. Umumnya relationship diberi nama dengan kata kerja dasar, sehingga memudahkan untuk melakukan pembacaan relasinya. Derajat relationship yang sering dipakai antara lain.

1. Unary Relationship

Unary relationship adalah model relationship yang

terjadi diantara entity yang berasal dari entity yang sama.

2. Binary relationship

Binary relationship adalah model relationship antara

instance-instance dari suatu tipe entitas (dua entitas yang

berasal dari entitas yang sama). Relationship ini paling umum digunakan dalam pemodelan data.

3. Ternary Relationship

Ternary relationship merupakan relationship antara

instance-instance dari ketiga tipe entitas secara sepihak.

(56)

23 Atribut adalah sifat atau karakteristik dari setiap entitas

atau relationship. Atribut mempunyai value yaitu: 1. Identifier (key)

Digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik (primary key).

2. Descriptor (nonkey atribut)

Digunakan untuk menspesifikasikan karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.

3.Kardinalitas (Cardinality)

Kardinalitas relasi menunjukan jumlah maksimum

tupel yang dapat berelasi dengan entitas pada entitas yang

lain. Terdapat tiga macam kardinalitas relasi yaitu:

3.1 One to one

One to one merupakan tingkat hubungan satu

ke satu yang dinyatakan dangan satu kejadian pada

entitas pertama, hanya mempunyai satu hubungan

dengan satu kejadian pada entitas yang kedua dan sebaliknya.

3.2 One to many atau many to one

(57)

24 Sebaliknya satu kejadian pada entitas yang kedua hanya dapat mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang pertama.

3.3 Many to many

Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika setiap kejadian pada sebuah entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada

entitas lain. Baik dilihat dari sisi entitas yang

pertama maupun dilihat dari sisi yang kedua. 2.1.12 Kamus Data (Data Dictionary)

Merupakan katalog suatu fakta tentang data dan kebutuh- an informasi dari suatu sistem informasi. Gambaran yang menjelaskan secara tertulis mengenai data-data yang berada di dalam basis data.

(58)

25 2.1.13 Normalisasi

Banyak definisi mengenai Normalisasi, salah satunya menyebutkan bahwa normalisasi merupakan suatu proses pengelompokkan data ke dalam bentuk tabel atau relasi atau file

untuk menyatakan entitas dan hubungan mereka sehingga terwujud tebentuk satu database yang mudah untuk dimodifikasi (Ladjamudin, 2005). Langkah- langkah dalam pembuatan normalisasi adalah sebagai berikut:

1. Bentuk Tidak Normal (Unnormalized Form)

Bentuk ini merupakan kumpuulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau teduplikasi. Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan saat menginput.

2. Bentuk Normal Kesatu ( First Normal Form/1NF)

Pada tahap ini dilakukan penghilangan beberapa

group elemen yang berulang agar menjadi satu harga tunggal

yang berinteraksi diantara setiap baris pada suatu tabel dan setiap atribut harus mempunyai nilai data atomic (bersifat

atomic value). Syarat normal kesatu adalah

1. Setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk dalam satu record demi record nilai field berupa “atomic value”.

(59)

26 3. Telah ditentukannya primary key untuk tabel atau relasi

tersebut.

4. Tiap atribut hanya memiliki satu pengertian. 3. Bentuk Normal Kedua (Second Normal Form / 2NF)

Bentuk normal kedua didasari atas konsep full

functional dependency (ketergantungan fungsional

sepenuhnya) yang dapat didefinisikan jika A dan B adalah atribut-atribut dari suatu relasi, B dikatakan full functional

dependency (memliki ketergantungan sepenuhnya) terhadap A,

jika B tergantung fungsional terhadap A, tetapi tidak secara tepat memliki ketergantungan fungsional dari subset (himpunan bagian) dari A. Syarat normal kedua adalah

1.Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu. 2.Atribut bukan kunci, haruslah memiliki ketergantungan

fungsional sepenuhnya pada kunci utama (primary key).

4. Bentuk Normal Ketiga

(60)

27 terhadap relasi tersebut. Anomaly update ini disebabkan oleh suatu ketergantunagn transitif. Syarat normal ketiga adalah 1. Bentuk data telah memenuhi criteria bentuk normal kedua. 2. Atribut bukan kunci (non key), haruslah tidaklah memiliki

ketergantungan fungsional terhadap atribut bukan kunci lainnya. Seluruh atribut bukan kunci pada suatu relasi hanya memiliki ketergantungan fungsionalitas terhadap primary key direlasi itu saja.

2.1.14 Laporan Perkembangan Belajar Siswa

Laporan perkembangan belajar siswa merupakan sarana komunikasi antara sekolah, siswa atau peserta didik dan orang tua dalam upaya mengembangkan dan menjaga hubungan kerja sama yang harmonis antara mereka. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Konsisten dengan pelaksanaan penilaian di sekolah.

2. Menjamin orang tua akan informasi permasalahan siswa atau peserta didik dalam belajar.

3. Mengandung berbagai cara dan strategi komunikasi.

4. Memberikan informasi yang benar, jelas, komprehensif dan akurat. 5. Memuat perincian hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria

(61)

28 bermanfaat bagi perkembangan siswa atau peserta didik (Arifin, 2009).

Dengan melihat pada catatan laporan perkembangan belajar siswa atau peserta didik, maka guru akan dengan tenang mengamati hasil tersebut. Daftar nilai yang tersimpan oleh guru masih berupa catatan sementara dan masih bersifat rahasia, tetapi laporan perkembangan belajar siswa atau peserta didik yang berupa rapor atau surat tanda tamat belajar sudah merupakan laporan resmi yang bersifat tetap dan terbuka.

Oleh karena laporan ini merupakan titik tolak bagi guru untuk menentukan langkah selanjutnya, maka laporan ini harus dibuat sejujur dan setepat mungkin, amat disayangkan bahwa apa yang dicantumkan di buku rapor kadang-kadang sudah tidak murni merupakan cermin siswa lagi karena sudah dibumbuhi oleh kebijaksanaan-kebijaksanaan.

Secara sistematis dapat dikemukakan bahwa laporan tentang siswa bermanfaat bagi beberapa pihak, yakni sebagai berikut: 1. Siswa sendiri.

2. Guru yang mengajar. 3. Guru lain.

4. Petugas lain di sekolah. 5. Orang tua.

(62)

29 Secara garis besar, catatan tentang siswa dapat dibuat dengan dua macam cara, yakni sebagai berikut:

1. Catatan atau laporan lengkap. 2. Catatan atau laporan tidak lengkap.

Catatan lengkap adalah catatan tentang siswa yang berisi baik prestasi maupun aspek-aspek pribadi lainnya, misalnya kejururan, kebersihan, kerajinan, sikap sosial, kebiasaan bekerja, kepercayaan diri sendiri, disiplin, ketelitian dan lain sebagainya. Catatan tidak lengkap merupakan catatan tentang siswa yang hanya berisi gambaran tentang prestasi siswa dan hanya sedikit menyinggung tentang kepribadian. Catatan berisi informasi tentang siswa. Tentang catatan prestasi belajar itu sendiri dapat dibedakan atas dua cara, yakni:

1. Dengan pernyataan lulus-belum lulus, penilaian atas prestasi belajar dalam sistem pengajaran yang menganut prinsip belajar tuntas didasarkan pada sudah berhasil belumnya seorang siswa dalam mencapai tujuan.

(63)

30 2.1.15 SMS Gateway

SMS Gateway adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan

kita me-lakukan pengiriman dan penerimaan Short Messaging Service

dalam bentuk teks melalui teknologi GSM di komputer (Wahidin, 2010).

1. SMS Broadcast, adalah jenis layanan SMS yang bersifat satu arah yang dikirim kebanyak nomor tujuan dengan hanya satu kali klik dari komputer anda. Mengingat sifatnya satu arah, maka jenis sms ini sangat cocok digunakan sebagai bentuk penyampaian informasi atau pemasaran produk seperti acara peresmian, kampanye, promosi dan lain-lain.

a. Mengirim single pesan, mengirim pesan ke satu nomer tujuan dan isi pesan dibatasi 160 karakter/ huruf.

b. Mengirim multiple pesan, mengirim pesan ke banyak nomer sesuai dengan range tertentu dan sisi pesan dibatasi 160 karakter/ huruf.

c. Mengirim group pesan, mengirim pesan kebanyak nomer sekaligus berdasarkan range yang telah kita tentukan dan isi pesan dibatasi 160 karakter/huruf.

(64)

31 seluruh kreditor apabila telah mendekati waktu pembayaran angsuran.

3. SMS Poling, adalah salah satu aplikasi SMS Gateway yang menerima balasan pesan dalam bentuk pengumpulan suara atau jajak pendapat.

Trigger atau pemicu dapat digunakan untuk melakukan sebuah proses

yang mengawalinya, contoh setelah ada data masuk ke tabel inbox, masukan juga data tersebut ke tabel outbox, artinya tabel outbox akan berisi otomatis setelah dipicu oleh proses yang terjadi pada tabel

inbox.

2.1.16 PHP

PHP merupakan script untuk pemrograman script web

server-side, script yang membuat dokumen HTML secara on the fly,

dokumen HTML yang dihasilkan dari suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan mengguanakan editor teks atau editor

HTML. Dengan menggunakan PHP maka maintenance suatu situs

(65)

32

Software ini disebarkan dan dilisensikan sebagai perangkat lunak open

source. PHP secara resmi merupakan kependekan dari

PHP:HyperText Preprocessor, merupakan bahasa script server-side yang disisipkan pada HTML.

Berikut adalah contoh yang umum digunakan untuk menjelaskan tentang PHP sebagai script yang disisipkan (embedded

script) dalam dokumen HTML (Sidik, 2006).

<html> <head>

<title>contoh</title> </head>

<body> <?php

echo “Hai, script PHP neh!”;

?> </body> </html>

2.1.17 MySQL

MySql merupakan software database yang termasuk paling

popular di lingkungan linux, kepopuleran ini karena ditunjang karena performansi query dari databasenya yang saat itu bisa dikatakan paling cepat dan jarang bermasalah. Berangkat dari software yang

shareware mysql popular, kini mulai versi 3.23 mysql menjadi

software open source yang bersifat free. Mysql dapat digunakan

(66)

33

Mysql telah tersedia juga di lingkungan windows, software

mysql di lingkungan windows di pasang pada direktori C:\mysql.

C:\mysql\bin adalah direktori yang berisi daftar modul executable

dari software mysql. PHP untuk windows secara default telah mendukung mysql (Sidik, 2006).

2.1.18 Internet

Hingga saat ini belum ada definisi yang baku tentang istilah

Internet. Hal ini diakibatkan oleh perbedaan pandangan yang

berbeda tentang Internet itu sendiri bagi setiap orang. Bagi beberapa orang, Internet adalah layanan on-line yang menawarkan unsur hiburan, sedangkan bagi yang lainnya Internet bisa berarti layanan

on-line untuk masalah pendidikan atau bagi yang lainnya Internet

merupakan suatu jaringan komputer yang menyediakan fungsi ekonomi bagi perusahaan baik sebagai alat pemasaran atau publikasi perusahaan bahkan untuk komunikasi.

Internet juga dapat dipandang sebagai jaringan komputer

(67)

34

2.1.19 Microsoft Visio 2003

Microsoft Visio adalah salah satu program yang dapat digunakan untuk membuat diagram. Visio menyediakan banyak fasilitas yang membantu Anda dalam pembuatan diagram untuk menggambarkan informasi dan sistem dari penjelasan dalam bentuk teks menjadi suatu diagram dalam bentuk gambar disertai penjelasan singkat. Untuk mempelajari Microsoft Visio dan menggambar diagram, Anda tidak membutuhkan teknik yang sangat tinggi karena Visio sangat mudah untuk digunakan dan diimplementasikan. Visio dapat menghasilkan suatu diagram mulai dari yang sederhana hingga diagram yang lebih kompleks, Anda hanya perlu melakukan penambahan shape dengan menarik shape ke halaman pengerjaan.

Microsoft Visio 2003 merupakan pengembangan versi sebelumnya dari segi template, wizard, dan filter. Template dan Shape yang terdapat pada Microsoft Visio 2003 digunakan membantu user dalam merancang, membuat, serta menggambarkan informasi dan sistem dalam bentuk diagram.

(68)

35 sebelumnya, Visio memiliki shape dan template baru, di antaranya pada bagian diagram Brainstorming, Business Process, Building Plan, Project Schedule, Network, Software, dan Web Diagram

(http://www.pdfsearchengine.com/Visio/BS MS Visio 2003.pdf).

2.1.20 Macromedia

Macromedia Dreamweaver adalah piranti lunak perancangan web yang menawarkan cara merancang website dengan dua langkah sekaligus dalam satu waktu, yaitu memrogram dan merancang. Karena Dreamweaver memiliki satu jendela mini yang disebut HTML Source, tempat kode-kode HTML tertulis. Setiap kali kita merancang web, seperti menulis kata-kata, meletakkan gambar, membuat tabel dan proses lainnya, tag-tag HTML akan tertulis secara langsung mengiringi proses pengaturan website.

Macromedia Flash adalah salah satu perangkat lunak komputer yang digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension .swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Adobe Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript. (Suyanto, 2005).

(69)

36 Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh kompu-ter untuk memenuhi data perkantoran, bisnis, sains dan hiburan. Tipe data integer merupakan tipe data bilangan bulat yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok bilangan bulat bertanda dan bilangan bulat tidak bertanda, kelompok bilangan bulat masing – masing dibatasi oleh nilai rentang minimum dan nilai maksimum seperti tabel dibawah ini.

Tabel 2.2 Tipe data integer (kosasih, 2006)

Tipe data Rentang nilai Memori

Byte Word Integer Long integer

0 . . . 255 0 . . . 65.555

-32.768 s/d +32.767 -2.147.483 s/d +2.147.483

1 byte 1 byte 2 byte 4 byte

Pendefinisian tipe data ini dideklarasikan pada bagian deklarasi variabel sebagai berikut:

Var

Baris : byte (bilangan bulat tak bertanda) Jumlah_barang : Word (bilangan bulat tak bertanda) X, y : Integer ( bilangan bulat bertanda) Jumlah_penduduk :Long integer (bilangan bulat

bertanda).

Variabel tersebut dapat diisi sebagai berikut:

Baris :=5

(70)

37

X := -12

Y := 67

(71)

34 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1Tempat dan Waktu

Peneliti telah melakukan observasi guna mendapatkan komponen primer dari pengembangan sistem laporan perkembangan belajar siswa ini, yaitu berupa data – data pada laporan perkembangan hasil belajar siswa dan lain sebagainya. Observasi ini dilaksanakan pada:

Tempat : Mumtaza Islamic School Waktu : Desember 2009 – Januari 2010

Alamat : Jl. Bukit Raya Komplek Perumahan Bukit Cireundeu Rt. 16/005 No.05 Pisangan Ciputat Timur - Tangerang Selatan 15419

Telp/ Fax : 021-7499619, 087841056554/ 32890997.

3.2Bahan dan Perangkat Pendukung 3.2.1Bahan

1. Transkrip Nilai Mingguan, Tiga dan Enam bulan.

Merupakan data laporan perkembangan belajar siswa dalam kurun waktu mingguan, tiga dan enam bulan. Berisi subject,

(72)

35 2. Data-data murid

Digunakan untuk mengisi tiap akun siswa terutama nomer selular yang dapat dihubungi untuk mengirim laporan mingguan sekaligus informasi dan pengumuman.

3.2.2Perangkat Pendukung. Perangkat Keras

Perangkat keras/hardware yang dibutuhkan selama proses pembuatan sistem ini adalah :

1. Seperangkat komputer dengan spesifikasi : Prosesor Pentium III, Memori 256 MB, Mainboard, Harddisk 40 MB, VGA min.32 MB, USB port, Keyboard, Mouse

2. Monitor 14” beresolusi tinggi

3. Keyboard dan Mouse 4. Printer

5. Modem

6. Sim Card 7. Kabel data

Perangkat Lunak

Perangkat lunak/software yang digunakan selama proses ini adalah:

(73)

36 2. Browser Mozilla Firefox

3. Php 5 4. Ms. Visio

5. XAMPP

6. Macromedia : Macromedia Flash MX 2004 dan Macromedia Dreamweaver MX 2004

3.3Prosedur Penelitian 3.3.1Pengumpulan Data

3.3.1.1 Metode Observasi

Peneliti mengobservasi seluruh data-data yang diberikan oleh administrator mengenai pembuatan hingga pemberian laporan perkembangan belajar siswa. Aplikasi yang digunakan juga peneliti amati agar aplikasi dari sistem yang baru tidak terlalu berbeda yang dikhawatirkan akan menyulitkan admin tata usaha yang khusus menangani laporan perkembangan belajar siswa.

Berikut hasil observasi yang peneliti lakukan, diantaranya: Perihal : Pembuatan hingga pemberian laporan. Waktu : Selasa, 15 Desember 2009

(74)

37 Hasil dari observasi saat itu ialah, pembuatan laporan berdasarkan kurikulum yang ditetap-kan, jadi pihak sekolah yang mengatur waktu untuk menyesuaikan dengan daya serap siswa. Jadi materi yang akan diajarkan dalam kurun waktu enam bulan dan sifatnya lebih objektif (ability) dalam satu mata pelajaran (subject), jika hanya tercapai enam dari yang seharusnya delapan materi, maka guru akan menghapusnya dari aplikasi. Hal tidak jauh berbeda dengan laporan tiga bulan, pencapaian materi yang telah diajarkan tentu jumlahnya tidak sebanyak yang enam bulan. Hal yang berbeda sedikit peneliti temua pada laporan mingguan. Pada laporan tersebut peneliti menemui materi dari mata pelajaran yang akan diajarkan pada hari itu (topic). Setelah peneliti konfirmasi atau tanyakan lebih lanjut, hampir hanya menyoal pada penamaan istilah saja. Jika pada laporan mingguan materi yang diajarkan hanya satu subject

dan satu topic, namun pada laporan selain mingguan, ditemui satu subject dengan beberapa ability.

Aplikasi yang digunakan adalah menggunakan salah satu dari paket aplikasi kantoran yang sifatnya spreadsheet.

(75)

38 mengajar hingga tiba saatnya dicetak untuk dilaporkan pada wali siswa di rumah.

3.3.1.2 Metode Kepustakaan

Dalam hal ini peneliti melakukan studi literature terhadap penelitian yang sudah ada yang membahas sesuai dengan topik peneliti. Kepustakaan tersebut diantaranya:

Tabel 3.1 Tabel penelitian sejenis

Nama : Nendy Subhansyah 106091002885

Perancangan Sistem Akademik Sekolah Berbasis Web.

(Studi Kasus: SMA Muhammadiyah 3 Tangerang) Metodologi

Nama : Erika Nachrowi 204093002645

Pengembangan Sistem informasi Siswa Berbasis Teknologi Short Message Service

(76)

39 SPP, data

ujian.

Nama : Dwi Putra Wibowo 102030266420

Perancangan Sistem Informasi Kegiatan Belajar Siswa Menggunakan Short

Message Service Gateway.

Studi Kasus: SMAN 85 Jakarta Barat 2010

Nama : Andri Hidayat 103093029662

Gambar

Gambar 4.20. Halaman Log in …………………………………………
Tabel 2.1.
Tabel sub_ability_six ……………………………………
Tabel 2.1 Kelebihan dan Kelemahan DBMS (Kadir, 2003)
+7

Referensi

Dokumen terkait