• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Tinjauan PT. Sucofindo (Persero) 3.1.1 Profile Perusahaan

PT SUCOFINDO (PERSERO) didirikan pada tahun 1956, merupakan perusahaan patungan antara Negara Republik Indonesia dengan Societe Generale de Surveillance Holding SA (SGS).

PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi yang pertama di Indonesia, dengan pengalaman di bidang inspeksi, supervisi, pengkajian dan pengujian menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha menjadi perusahaan inspeksi nasional terbesar di Indonesia.

Keanekaragaman jenis jasa dikemas secara terpadu, didukung tenaga ahli, jaringan kerja yang luas serta kemitraan usaha strategis dengan beberapa institusi internasional telah memberikan nilai tambah terhadap layanan yang diberikan PT SUCOFINDO (PERSERO). Melalui pendekatan manajemen terpadu, PT SUCOFINDO (PERSERO) bertekad untuk senantiasa meningkatkan kemampuan daya saingnya menghadapi pasar global.

3.1.2 Visi dan Misi

 Visi

1. Sebagai perusahaan inspeksi dan jasa terkemuka di ASEAN.

2. Sebagai mitra pilihan utama pelanggan dalam mitigasi risiko.

(2)

3. Sebagai perusahaan kelas dunia dengan pelayanan yang bermutu dan dapat diandalkan.

4. Memiliki karyawan / pegawai profesional berpengetahuan dan bermutu yang dihargai dengan baik.

5. mengoptimalkan nilai pemegang saham dan memperoleh pendapatan diatas rata-rata dari industrinya.

 Misi

Untuk memfasilitasi perdagangan, investasi & industri dalam mengurangi risiko dengan memastikan pemenuhan terhadap standar, hokum dan peraturan yang berlaku.

3.1.3 Struktur Organisasi PT. Sucofindo Cab. Jkt

Kepala cabang

Deputi

Kabid Dukungan Bisnis

Kasubid Keuangan Kasubid Umum Kasubid SDM

Kabid Operasi 1

Kasubid Adm OP1 Kasubid PTK

Koord. VEPIK Koord. Migas

Koord. Mineral Koord. Mineral

Koord. Argriculture Koord. Pencetakan

Sertifikat

Kabid Operasi 2

Kasubid Proyek

PLN Kasubid RKT

(3)

Ringkasan tugas : 1. Kepala Cabang

Kepala cabang bertugas memonitor seluruh kegiatan pada cabang Jakarta.

2. Deputi

Deputi membantu kepala cabang dalam memonitor seluruh kegiatan pada cabang Jakarta.

3. Kabid OP1

Kabid OP1 bertugas memonitor kegiatan yang dilakukan oleh adminisrasi OP1 dan PTK (Penempatan tenaga kerja)

4. Kasubid OP1

Kasubid OP1 bertugas untuk memonitor tugas-tugas yang dilakukan oleh koordinator bagian.

5. Koord. Vepik

Kood. Vepik bertugas memonitor seluruh kegiatan ekspor kayu dan rotan 6. Koord. Pencetakan Sertifikat

Koord. Pencetakan Sertifikat bertugas memonitor kegiatan pencertakan serfikat dari semua bagian.

3.2 Analisa Sistem berjalan

Sistem yang sedang berjalan yaitu masih menggunakan cara manual, membuat laporan dengan cara ditulis dibuku manual yang dimasukan kedalam miccrosoft office.

(4)

akses dengan cepat dan tepat. Laporan yang dihasilkan dari sistem ini sebagai berikut:

1. Laporan laporan pendapatan PT. SUCOFINDO (PERSERO) cabang Jakarta (bagian VEPIK)

2. laporan pemakaian sertifikat cabang Jakarta

3. laporan penerbitan Laporan surveyor (LS) yang dicetak dicabang Jakarta 4. laporan kecepatan proses penerbitan Laporan Surveyor (LS) yang dicetak

dicabang jakarta.

3.2.2 Use Case Diagram Sistem Berjalan

Use case sistem berjalan

Petugas

Terima Email LS

Cetak LS

Masukan data kedalam buku laporan

Koordinator

Kabid Lihat Laporan

(5)

Tabel 3.1 Skenario Use Case Sistem Berjalan Nama Use Case Buku penerbitan LS

Actor Petugas pencetakan

Deskripsi Untuk melihat laporan penerbitan LS

Skenario  petugas pencetakan menerima email LS yang akan dicetak dicabang Jakarta.

 Mecetak LS menggunakan blanko sertifikat

 Mencatat semua data LS kedalam buku penerbitan LS.

 Memberikan buku laporan penerbitan LS kepada koordinator dan kasubid vepik

Post Kondisi koordinator dan kasubid mendapatkan informasi laporan penerbitan LS yang dibutuhkan.

3.3 Perancangan Sistem Usulan

Dalam perancangan sistem pelaporan ini, penulis menggunakan metode UML. Metode UML merupakan metode object oriented programming (OOP) yang menggunakan notasi grafis dalam menyatakan suatu desain. Pemodelan dengann UML menggambarkan yang ada dalam dunia nyata ke dalam bentuk yang dapat diapahami dengan notasi standar UML.

(6)

3.3.1 Use Case Diagram Sistem Usulan Sistem pelaporan Petugas pencetetakan Mengelola data LS Koordinator Vepik cetak laporan Lihat laporan Kasubid OP1 admin mengelola data eksportir

(7)

Tabel 3.2 Skenario Use Case Mengelola data eksportir Nama Use Case Mengelola data eksportir

Actor Admin

Deskripsi Admin mengelola data eksportir Pra Kondisi Melakukan login

Skenario Untuk mengelola data eksportir, admin melakukan login kemudian masuk ke halaman data eksportir, dan bisa

mengubah, menambah dan menghapus. Jika sudah selesai lalu simpan

Post Kondisi Data yang dikelola dapat dipilih oleh petugas pencetakan untuk melakukan aktifitas selanjutnya

Tabel 3.3 Skenario Use Case Mengelola data LS Nama Use Case Mengelola data LS

Actor petugas pencetakan

Deskripsi Petugas pencetakan mengelola data cabang jakarta Pra Kondisi Melakukan login

Skenario Untuk mengelola data LS, petugas pencetakan melakukan login kemudian masuk ke halaman input data LS, dan bisa

mengubah, menambah dan menghapus. Jika sudah selesai lalu simpan

Post Kondisi Data yang dikelola dapat dilihat dan dicetak oleh koordinartor vepik dan kasubid OP1

Tabel 3.4 Skenario Use Case Cetak laporan Nama Use Case Cetak laporan

Actor Koordinator Vepik

Deskripsi Koodinator Vepik mencetak Laporan dari beberapa cabang Pra Kondisi Melakukan login

(8)

Skenario Untuk mencetak laporan, koordinator vepik melakukan login kemudian masuk ke halaman Laporan

Post Kondisi Laporan yang dicetak dapat diarsipkan kedalam bantex

Tabel 3.5 Skenario Use Case Lihat laporan Nama Use Case Cetak laporan

Actor Koordinator Vepik dan kasubid

Deskripsi Koodinator Vepik dan kasubid melihat laporan dari beberapa cabang

Pra Kondisi Melakukan login

Skenario Untuk melihat laporan, koordinator vepik melakukan login kemudian masuk ke halaman laporan

Post Kondisi -

3.3.2 Activity Diagram

3.3.2.1 Activity Diagram Login

sistem

aktor

Login

Masukan Username dan password Mengecek username dan password

ya tidak

Tampil halaman utama

selesai mulai

(9)

Tabel 3.6 Keterangan Activity Diagram Login

Nama Activity Activity Diagram Login

Deskripsi 1. Aktor melakukan login sebelum menjalankan

aplikasi.

2. Masukan username dan password. Jika salah maka masukan kembali username dan password yang benar.

3. Jika benar maka aplikasi dapat dijalankan

3.3.2.2 Activity Diagram Login Halaman utama (petugas pencetakan)

Sistem Petugas pencetakan

* *

Buka Aplikasi Halaman Utama

Entry LS

Input Data LS

Selesai Start

Pilih keluar

(10)

Tabel 3.7 Keterangan Activity diagram halaman utama (petugas pencetakan) Nama Activity Activity diagram halaman utama (petugas pencetakan)

Deskripsi 1. Jika petugas pencetakan ingin memasuki

halaman utama maka harus melakukan login dengan mengisi username dan password form login.

2. Apabila username dan password tidak valid dalam database maka akan kembali pada form login, jika username dan password valid maka selanjutnya masuk pada halaman utama.

3. Pada halaman utama terdiri dari form input data LS

4. Jika memilih form input data LS, maka akan tampil form input data LS, jika ingin mengubah, menambah dan menghapus data LS yang tersimpan bisa memilih LS yang diinginkan. Jika selesai lalu simpan.

3.3.2.3 Activity Diagram mengelola data LS (petugas pencetakan)

Sistem Petugas pencetakan

* *

Start Halaman Utama

Pilih Form input data LS

Tampil form Data LS

Update data LS Data tersimpan

Selesai

(11)

Tabel 3.8 Keterangan Activity diagram mengelola data LS (petugas pencetakan) Nama Activity Activity Diagram mengelola data LS (petugas

pencetakan)

Deskripsi 1. Setelah login berhasil, petugas pencetakan

mengelola data LS dengan memasukan data LS. 2. Petugas pencetakan dapat mengubah, menambah dan menghapus data tersebut. Jika selesai lalu simpan

3.3.2.6 Activity Diagram mengelola data eksportir (admin)

Sistem Admin

Buka Aplikasi Halaman Utama

Pilih Eksportir

Tampil form data eksportir

Update data Exportir Data tersimpan

Selesai Mulai

Gambar 3.7 Activity diagram mengelola data eksportir (admin) Tabel 3.9 Keterangan Activity diagram mengelola data eksportir (admin)

Nama Activity Activity Diagram mengelola data cabang Bandung

(petugas pencetakan)

Deskripsi 1. Setelah login berhasil, admin mengelola data

eksportir dengan memasukan data data eksportir ke dalam sistem.

(12)

.3.2.7 Activity Diagram cetak laporan (koordinator vepik)

Koord.Vepik sistem

Tampil form cetak laporan

pilih laporan Mulai Selesai Proses pencetakan Halaman utama Buka aplikasi

Gambar 3.8 Activity diagram cetak laporan (koordinator vepik) Tabel 3.10 Keterangan Activity diagram cetak laporan (koordinator vepik)

Nama Activity Activity Diagram cetak laporan (koordinator vepik) Deskripsi Setelah login berhasil, koordinator dapat mencetak

(13)

3.3.2.8 Activity Diagram lihat laporan (koordinator vepik)

sistem koordinator vepik

buka aplikasi tampil halaman utama

Tampil form laporan pilih laporan

Mulai

Selesai

Buka form laporan

Gambar 3.9 Activity diagram lihat laporan (koordinator vepik) Tabel 3.11 Keterangan Activity diagram lihat laporan (koordinator vepik) Nama Activity Activity Diagram lihat laporan (koordinator vepik) Deskripsi Setelah login berhasil, koordinator dapat melihat

laporan kegiatan ekspor kayu dan rotan.

3.3.2.8 Activity Diagram lihat laporan (Kasubid adm OP1)

sistem koordinator vepik

buka aplikasi tampil halaman utama

Tampil form laporan pilih laporan

Mulai

Selesai

Buka form laporan

(14)

Tabel 3.12 Keterangan Activity diagram lihat laporan (Kasubid OP1) Nama Activity Activity Diagram lihat laporan (Kasubid OP1)

Deskripsi Setelah login berhasil, koordinator dapat melihat laporan kegiatan ekspor kayu dan rotan.

3.3.3 Sequence Diagram

3.3.3.1 Sequence Diagram Halaman Utama ( Petugas Pencetakan)

petugas pencetakan

Cek login Halaman utama

lakukan login

Data LS eksportir Laporan

Login berhasil

Buka form input data LS login gagal

keluar halaman cetak laporan buka form eksportir

Gambar 3.11 Sequence Diagram Form Utama (Petugas pencetakan)

(15)

Tabel 3.13 Keterangan Sequence Diagram form Utama (Petugas pencetakan)

Nama Sequence Sequence Diagram Form utama

Deskrip Singkat Menjelaskan tampilan tampilan utama

Aktor Petugas pencetakan

Pra Kondisi Membuka aplikasi

Tindakan Utama Petugas pencetakan memasukan username dan

password untuk masuk kedalam sistem, petugas pencetakan dapat mengelola dari masing-masing form tersebut.

Tindakan Alternatif -

Pasca Kondisi Bila berhasil petugas pencetakan masuk kedalam sistem. Bila gagal petugas pencetakan diminta untuk kembali memasukan username dan password.

(16)

petugas pencetakan

Halaman utama Data LS

Login berhasil database Input data buka form Simpan Simpan Simpan Cari dan ubah data

Cari dan hapus data

Gambar 3.12 Sequence Diagram Jakarta (Petugas pencetakan)

Tabel 3.14 Keterangan Sequence Diagram form Jakarta (Petugas pencetakan)

Nama Sequence Sequence Diagram form Jakarta

Deskrip Singkat Menjelaskan form input data LS

Aktor Petugas Pencetakan

Pra Kondisi Membuka Aplikasi

Tindakan Utama Petugas pencetakan memasukan username dan

password, lalu memilih form input LS untuk memasukan data LS.

(17)

Tindakan Alternatif -

Pasca Kondisi Jika update data sukses dijalankan, data yang ada pada aplikasi akan berubah dan akan tersimpan ke dalam database sistem.

Tabel 3.15 Keterangan Sequence Diagram form Input LS (Petugas pencetakan) 3.3.3.3 Sequence Diagram Cetak laporan (koordinator Vepik)

petugas pencetakan

Halaman utama Form laporan

Login berhasil

Laporan

Pilih laporan Buka form

Cetak laporan

(18)

Tabel 3.16 Keterangan Sequence Diagram cetak laporan (Koordinator Vepik)

Nama Sequence Sequence Diagram Cetak laporan

Deskrip Singkat Menjelaskan form cetak laporan

Aktor Koordinator VEPIK

Pra Kondisi Membuka Aplikasi

Tindakan Utama Petugas pencetakan memasukan username dan

password, lalu memilih form cetak laporan untuk mencetak laporan.

Tindakan Alternatif -

Pasca Kondisi -

3.3.4 Class Diagram

+login()

+input data eksportir() +update data eksporir() +display() +No_Etpik -Nama -NPWP -Alamat -Tgl_Etpik Eksportir +validasi() -User_name -Password Login +login() +input() +update() +display() +No_LS -Tgl_LS -No_Etpik -Tgl_Etpik -Cabang -Tgl_Cetak -No_Sertifikat -Nama_petugas LS 1 * 1 *

(19)

3.4 Perancangan Database 1. Nama Tabel : login

Tabel 3.17 Tabel login

No Nama Field Tipe Data Panjang Keterangan

1 Id* Varchar 11 Id user

2 Username Varchar 45 Nama user

3 Password Varchar 50 Password user

2. Nama Tabel : Eksportir

Tabel 3.18 Tabel Eksportir

No Nama Field Tipe Data Panjang Keterangan

1 No_Etpik* Varchar 20 No. pendaftaran eksportir

2 Nama Varchar 30 Nama eksportir

3 NPWP Varchar 15 Nomor pokok wajib pajak

4 Alamat Varchar 50 Alamat eksportir

5 Tanggal_etpik Date Tanggal no. pendaftaran

3. Nama Tabel : T_LS

Tabel 3.19 Tabel T_LS

No Nama Field Tipe Data Panjang Keterangan

1 No_LS* Varchar 15 Primary key

2 Cabang Varchar 25 Kantor cabang penerbit

3 Tanggal_LS Date Tanggal LS

4 No.Etpik Varchar 20 No. pendaftaran eksportir

5 No.Sertifikat Varchar 8 Nomor blanko sertifikat

6 Tanggal_Cetak Date Tanggal pencetakan

(20)

3.5 Rancangan Layar 3.5.1 Rancangan layar login

3.5.2 Rancangan layar form utama

Sistem pelaporan hasil pemeriksaan ekspor kayu dan rotan

Entry LS Data Eksportir Laporan Keluar

Input Data LS Eksportir Cetak Laporan

(21)

3.5.3 Rancangan layar input data LS Input Data Ls

No.LS Tanggal LS No.Etpik Tanggal Etpik Nama Eksportir Alamat Eksportir No. Sertifikat Nama Petugas Cabang Tanggal Cetak

3.5.4 Rancangan layar laporan Laporan

Dari tanggal s/d Tanggal Nama Eksportir

Cabang : Semua Jakarta Cirebon Cilegon Cilacap Bandung x-30-x x-50-x x-8-x x-25-x dd-mm-yyyy x-20-x x-15-x dd-mm-yyyy dd-mm-yyyy … . SIMPAN UBAH HAPUS BATAL KELUAR CARI

INPUT DATA LS

x-30-x dd-mm-yyyyy dd-mm-yyyy CETAK KELUAR TAMBAH x-25-x

(22)

Gambar

Gambar 3.2 Use case sistem berjalan
Tabel 3.1 Skenario Use Case Sistem Berjalan  Nama Use Case  Buku penerbitan LS
Gambar 3.3 Use case sistem usulan
Tabel 3.2 Skenario Use Case Mengelola data eksportir  Nama Use Case  Mengelola data eksportir
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang didapatkan dari perhitungan menggunakan metode Profile Matching dan Weighted Product berdasarkan pengujian yang dilakukan yaitu pengujian akurasi adalah 80%

Berdasarkan kriteria penilaian hasil analisis tanah (Eviati dan Sulaeman, 2009), nilai yang diperoleh tergolong sedang pada kedalaman 0-20 cm dan rendah pada kedalaman 20-40

- Ukiran corak ini biasanya terdapat dalam bentuk papan tebuk tidak silat. Awan Bentuk Huruf, Larik

Tim Sukses melakukan kampanye politik secara langsung kepada segmen masyarakat pemilih yang berbentuk kampanye terbuka, pergelaran kesenian dan hiburan rakyat,

Pengenalan tipologi suatu kawasan perkotaan diketahui dengan melihat desa perkotaan lama (tahun 1990 dan 2000 desa perkotaan yang terbentuk tidak jauh berbeda),

Lahan merupakan sumberdaya alam yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui, sedangkan dipihak lain manusia yang memerlukan lahan secara nasional jumlahnya terus

Treatment Recommendation, penekanan penyelesaian dalam permasalahan ini adalah Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra Taufiqurrahman yang menegaskna bahwa pelaporan

Berdasarkan uraian pada beberapa bab sebelumnya, maka penulis dapat simpulkan beberapa poin yang berkaitan dengan dimensi mistik yang terkandung dalam musik qawwali