Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 16
BAB 4
Pelaksanaan Program 2010
4.1. Penguatan Infrastruktur Jaringan & Hardware4.1.1. Integrasi jaringan Kampus IPB Darmaga dan Bogor
Dalam rangka mendukung layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di IPB, kualitas dan kapasitas jaringan di lingkungan IPB senantiasa terus ditingkatkan. Pada tahun 2010 telah dihubungkan jaringan komputer kampus IPB darmaga dengan kampus IPB Bogor (Kampus Baranang Siang 30 Mbps, Gunung Gede 15 Mbps, Cilibende 15 Mbps dan Taman Kencana 5 Mbps) melalui jaringan serat optik. Dengan terbangunnya jaringan serat optik ini (Gambar 4.1) maka berarti jaringan kampus IPB Bogor telah terintegrasi dengan jaringan IPB Darmaga dengan kapasitas bandwidth yang memadai, sehingga diharapkan dapat memperluas aksesibilitas jaringan, mempercepat arus komunikasi dengan reliabilitas yang baik.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 17
4.1.2. Perluasan Backbone Serat Optik
Pada tahun 2010 juga dilakukan perluasan jaringan serat optik baik pada kampus IPB Darmaga maupun IPB Bogor. Pada kampus IPB Darmaga perluasan jaringan serat optik meliputi Auditorium AHN, Lab Computer Center, FakultasEkonomi dan Manajemen, Asrama International, Wisma LandHuis, Cyber Merpati, Asrama Amarilis, Masjid Alhuriyah, dan integrasi FO Faperta lama. Sedangkan di lingkungan kampus IPB Baranangsiang perluasan jaringan serat optik meliputi Lab Terpadu, pusat-pusat sekitar PKSPL dan pusat-pusat sekitar POM. Topologi IPB pada akhir 2010 disajikan pada Gambar 4.2.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 18 (b)
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 19 (d)
Gambar 4.2. Topologi Jaringan IPBNet (a,b) Kampus IPB Darmaga (c,d) Kampus IPB Baranangsiang
4.1.3. Perluasan Akses Hotspot
Dalam rangka memperluas jangkauan dan kemudahan akses jaringan IPB, pada akhir tahun 2010 telah ditambah Hostspot dilingkungan IPB sebanyak 35 titik, dengan distribusi meliputi area kantor, asrama, wisma, dan pusat-pusat konsentrasi mahasiswa. Tabel 4.1 menunjukan distribusi 35 hotspot baru IPB.
Tabel 4.1. Distribusi 35 Hotspot IPB
No Nama Lokasi Pemasangan Unit Kerja
1 Asrama Putra Lobby (3 unit) TPB
2 Asrama Putri Lobby (3 unit) TPB
3 Auditorium AHN Ruang Operator (1 unit) DKSI
4 Asrama Silvasari Ruang Tamu (1 unit) TPB
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 20
6 Departemen Ilkom - BS Lounge dan DPR (2 unit) Departemen Ilkom
7 FMIPA
Depan Dept. Fisika (1
unit) Departemen Fisika
8 Landhuis Ruang Tamu (1 unit) Agrianita IPB
9 Gymnasium Teras Depan (1 unit) UPT Olahraga & Seni
10 FAPERIKAN Ruang Dekanat (1 unit) FAPERIKAN
11 FAPET Node Lantai 3 (1 unit) FAPET
12 FKH Lantai 2 (1 unit) FKH
13 RSH Lobby ( 1 unit) RSH
14 LCC Ruang Depan (1 unit) DKSI
15 Perpustakaan Pusat Ruang Depan (1 unit) Perpustakaan
16 Kantin Zeamays Ruang Makan (1 unit)
Dit. Bisnis dan Kemitraan
17 GWW Balkon (1 unit) DKSI
18 Mesjid Al-Huriyyah Kantor Sekretariat (1 unit) DKM 19 Asrama Internasional Ruang Makan, lt. 2 (1 unit)
Dit. Bisnis dan Kemitraan
20 Asrama Silvalestari Ruang Tamu (1 unit) TPB
21 FATETA BEM FATETA (1 unit) FATETA
22 FAPERIKAN Kantin Dolphin (1 unit) FAPERIKAN
23 Dept. Gizi FEMA Koridor Gizi (1 unit) Departemen Gizi
24 FEM Koridor FEM (1 unit) FEM
25
Gd. Andi Hakim
Nasoetion Lt. 4 (1 unit) DKSI
26 Pasca sarjana Cyber Jagung (1 unit) DKSI
27 DKSI Ruang Staff (1 unit) DKSI
28 Kantin Al Makjan Ruang Panel (1 unit)
Dit. Bisnis dan Kemitraan
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 21
4.1.4. Penguatan Hardware
Dalam upaya meningkatkan jumlah content yang dimiliki oleh domain ipb.ac.id dan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan berbagai aplikasi berbasis TIK, pada tahun 2010 dilakukan penguatan berbagai harware terutama penambahan server sebanyak 17 unit (terdiri dari hibah PT. Bank Mandiri dan RKA IPB). Pada Tabel 4.2 disajikan daftar kegitan penguatan hardware IPB.
Table 4. 2. Daftar Penguatan Hardware
No Nama Kegiatan Keterangan *
1 Penguatan
Server-Server IPB
a. Pengadaan server Repository, IIRC, Mail, Web Server, Hosting Web Unit Kerja, dll
b. Pengadaan Hardisk Server c. Pengadaan Memory Server
2 Penguatan Fasilitas
Cyber
a. Upgrade Komputer Cyber
b. Penggantian meja komputer cyber
3 Penguatan Sistem
Kelistrikan
a. Pengadaan untuk Core Network
b. Pengadaan UPS kapasitas besar untuk ruang server
4 Penguatan Perangkat
Jaringan
a. Pengadaan Router Border skala enterprise b. Pengadaan perangkat switch L3 dan L2
5 Penguatan Perangkat
Multimedia a. Pengadaan MCU
6 Penguatan Perangkat
Administrasi SDM a. Perangkat Finger Print
7 Pengadaan Perangkat
Digitalisasi Dokumen a. Pengadaan Scanner
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 22
4.2. Penguatan Layanan Jaringan 4.2.1 . Layanan Internet IPB
Dalam melayani kebutuhan bandwidth internet seluruh civitas akademika IPB, DKSI terus melakukan pembenahan pada kualitas layanan Internet, Mulai dari tahun 2009 IPB melanggan bandwidth internet sebesar 135 Mbps; 35 Mbps bandwith international dan 100 Mbps bandwidth domestik, yang masing-masing melalui jalur terpisah. Gambar 4.3. menunjukan arsitektur koneksi Internet IPB.
Gambar 4.3. Arsitektur IPB dan Konfigurasi Interkoneksi Internet IPB.
Gambar di atas menunjukan arsitektur internet IPB terdiri dari tiga link, yaitu link international (International Exchange), link domestik (Open Indonesian Exchange) dan link inherente (Indonesian Higher Education Network). Sedangkan Link Internasional 35 MBps, Link Domestik 100 MBps, dan Link Inherent 19 Mbps.
Penggunaan bandwidth International IPB sebesar 35 Mbps sudah sangat optimal hal ini terlihat pada Gambar 4.4. Sedangkan untuk bandwidth domestik dan inherent masih relative kecil. Hal ini menunjukan bahwa kecenderungan user IPB lebih banyak mengakses konten internet international.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 23 (a)
(b)
(c)
Gambar 4.4. Data utilisasi bandwidth (a). Internasional (b). Domestik (c). Inherent.
Pada tahun 2010 peningkatan layanan Internet dilakukan melalui pengajuan IP dan AS Number IPB kepada APNIC (Asia Pacific Network Information Centre), dengan kepemilikan ini IPB mendapatkan beberapa keuntungan:
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 24
2. Memperpendek jalur komunikasi jaringan (IPB melakukan full routing dengan internet atau extranet).
3. Fleksibel dalam membangun jaringan private dengan extranet seperti INHERENT dan TEIN3
Gambar 4.5. Model Koneksi IPB dengan Internet dan Extranet
Perbaikan layanan internet juga dilakukan dengan penguatan server proxy dan perbaikan sistem autentikasi yang lebih aman, dimana data user password terenkripsi. Jika dibandingkan dengan sistem authentikasi sebelumnya, sistem baru ini lebih baik dalam hal dukungan terhadap berbagai aplikasi jaringan. Screenshot Authentikasi ”captive portal” dan arsitektur proxy ditunjukan oleh Gambar 4.6.
Gambar 4.6a. Halaman autentikasi akses internet
IPB INDOSAT INDOSAT-M2 AS17553 INHEREN AS65... AS4761. AS4795
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 25
Gambar 4.6b. Arsitektur Proxy IPB
4.2.2. Layanan Single Account
Dalam sistem single account data dasar user (username, password, dan biodata) meliputi staff IPB, mahasiswa dan alumni tersimpan dalam sebuah server direktori. Data dasar ini digunakan dalam proses authentikasi pada berbagai layanan dan aplikasi IPB seperti akses internet, email staff/student, Blog staff/student, chat, KRS, IIRC, KMS, dan lain-lain. Dengan adanya sistem single account ini manajemen data user menjadi jauh lebih teratur, dan sangat mempermudah civitas akademika dalam menggunakan berbagai layanan TIK. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya konten yang dibuat dan aplikasi yang dimanfaatkan oleh user.
Captive portal Mail staff Mail student Personal Web LMS Karya ilmiah, dsb Autentikasi
LDAP Server
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 26
(b)
Gambar 4.7. Sistem Single Account IPB
Gambar di atas menunjukan arsitektur single account IPB dan hierarki data user dalam LDAP. Dengan sistem ini semua civitas akademika baik dosen ataupun mahasiswa secara otomatis terdaftar dalam berbagai layanan TIK IPB.
4.2.3. Layanan Email IPB
Pada tahun 2010 penguatan sistem email IPB difokuskan pada peningkatan kinerja email dan keamanan terutama terhadap serangan virus, spam, dan phising. Dengan penguatan ini diharapkan kepercayaan user terhadap layanan email IPB meningkat. Perbaikan arsitektur dan sistem aplikasi email yang digunakan telah dilakukan pada tahun 2010 seperti disajikan pada gambar 4.8.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 27 Gambar 4.8. Arsitektur Email IPB
Setiap staff IPB dan mahasiswa IPB secara otomatis memiliki account email dengan format alamat email sebagai berikut:
1. Staff IPB: <userid>@ipb.ac.id
2. Mahasiswa IPB: <userid>@student.ipb.ac.id
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 28 Gambar 4.9a. Layanan email bagi staff IPB
=
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 29
Gambaran penggunaan email IPB ditampilkan pada gambar 4.10 yang menyajikan jumlah email yang terkirim, yang diterima, jumlah rejected email, bounced, virus, dan spam perhari.
Gambar 4.10. Data Statistik Utilisasi Email IPB.
4.2.3. Layanan Blog/Personal Web IPB
Pada tahun 2010 juga dikembangkan layanan web personal (blog) baik untuk staff IPB maupun untuk mahasiswa IPB seperti pada gambar 4.11, tercatat 3500 mahasiswa dan 850 staff IPB telah aktif menggunakan web personal tersebut. Pengembangan web personal atau blog, telah secara nyata meningkatkan jumlah konten yang dimiliki oleh IPB.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 30 Gambar 4.11a. Layanan Web Personal Staff IPB
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 31
4.3. Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan
Pengembangan sistem informasi dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan oleh unit kerja yang mengelola sistem informasi tersebut serta perbaikan-perbaikan secara internal untuk meningkatkan kualitas sistem informasi yang akan digunakan. Pada tahun 2010 beberapa sistem informasi yang dikembangkan antara lain :
• SIMAK Mayor Minor S1 telah dilakukan penyempurnaan pada modul Early Warning System pada sistem KRS online dan penyempurnaan modul sistem upload nilai dari departemen. Sistem modul wisuda yang menyangkut bentuk transkrip, ijazah, inputan data SKL, serta sistem evaluasi kelulusan mahasiswa mayor minor dengan aturan bahwa IPK matakuliah mayor, interdepartemen, dan minor masing-masing harus lebih besar atau sama dengan 2.0 pada skala 0-4.
KRS Online telah dilakukan perbaikan sistem serta penambahan modul disesuaikan
dengan kebutuhan. Perbaikan pada sistem KRS online adalah dengan menyempurnakan EWS antara lain: Warning bagi mahasiswa yang mendapatkan (a) nilai “E” 3 (tiga) kali untuk mata kuliah yang sama; (b) Masih ada nilai “E” untuk mata kuliah TPB dan belum diperbaiki sampai mahasiswa tersebut menempuh semester >= 6. Untuk kasus-kasus tersebut, mahasiswa yang bersangkutan tidak dapat mengisi KRS secara On Line dan diharuskan datang ke Sekretariat Direktorat Administrasi Pendidikan (Dit. AP) untuk membuat Surat Perjanjian. Selain itu, mahasiswa yang di blokir pada pengisian KRS on line-nya adalah mahasiswa yang sedang melakukan Cuti, Non Aktif, dan memiliki tunggakan pembayaran biaya Tahun Pertama (TPB) maupun SPP semester-semester sebelumnya. Pemblokiran KRS on line ini tidak berlaku untuk mahasiswa asing atau BUD khusus menyangkut biaya (SPP), karena mekanisme pembayarannya berbeda dengan mahasiswa WNI.
Keterlibatan Departemen dalam pengalokasian daya tampung (mayor, inter departemen, minor dan Supporting Course) setiap mata kuliah baik untuk pelaksanaan kuliah, praktikum, maupun responsi tetap diperlukan dan itu menjadi tanggung jawab pengampu setiap mata kuliah. Demikian pula dengan besaran Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMK) menjadi tanggung jawab setiap departemen. Untuk menjalankan KRS On line harus menggunakan program browser yang telah ter-install seperti
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 32
Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Opera, dll. dengan menuliskan alamat
http://krs.ipb.ac.id/.
Simak Desktop yang telah dibangun sejak 2006 dan sehari-hari digunakan oleh
Direktorat Administrasi Pendidikan, Fakultas, dan Departemen, pada tahun 2010 ini (versi 2.2.5) telah ditingkatkan kemampuannya dengan menambahkan fitur-fitur antara lain:
a. Tingkat Direktorat Administrasi Pendidikan
i. Menambahkan fitur untuk pemasukan, pemutakhiran, dan penghapusan status mahasiswa yang cuti, DO, non-aktif, dan mengundurkan diri.
ii. Menambahkan fitur untuk pemasukan, pemutakhiran, dan penghapusan biodata mahasiswa.
iii. Menambahkan fitur pemasukan data Pembimbing Akademik pada Editor Biodata.
b. Tingkat Fakultas
i. Menambahkan fitur untuk memasukan data nomor Surat Keputusan Lulus (SKL) dan tanggal lulus mahasiswa.
ii. Menambahkan fitur untuk mencetak SKL.
iii. Menambahkan fitur untuk mencetak bentuk transkrip akhir mahasiswa. c. Tingkat Departemen
i. Menambahkan fitur untuk menginputkan data nilai tugas akhir, judul skripsi, predikat kelulusan, dan pembimbing skripsi mahasiswa.
ii. Menambahkan fitur untuk mencetak bentuk transkrip akhir mahasiswa.
Selain penambahan fitur yang dilakukan, terdapat juga perbaikan-perbaikan dari program. Perbaikan-perbaikan tersebut adalah:
1. Perubahan header untuk reporting dari “Departemen Pendidikan Nasional” menjadi “Kementerian Pendidikan Nasional”
2. Perubahan bentuk tampilan report cetak KSM. 3. Perbaikan nama-nama gelar dosen.
4. Penambahan dan penghapusan fitur untuk menampilkan IPK mayor, interdept, minor, dan SC pada Informasi Nilai.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 33
5. Upgrading proses menu untuk SIMAK MaMi sesuai dengan hak akses yang dimiliki pengguna.
6. Sinkronisasi data akademik dengan wisuda.
7. Perbaikan-perbaikan error teknis lain yang terjadi pada sistem. Perbaikan dan penambahan fungsi lainnya adalah:
1. Menambahkan fitur auto-update bagi program.
2. Menambahkan informasi pengambilan status mata kuliah oleh mahasiswa pada form Informasi Nilai
3. Menambahkan informasi data status mahasiswa pada form Informasi Nilai jika mahasiswa cuti, lulus, non-aktif, dsb beserta informasi nomor suratnya
4. Menambahkan fungsi untuk pemasukan data pengajar mata kuliah untuk masing-masing kelas per mata kuliah
Penambahan fasilitas SIMAK MaMi untuk Direktorat Program TPB juga telah dilakukan. Fasilitas-fasilitas tersebut adalah:
1. Membuat fitur untuk pemasukan data nilai TPB dengan menggunakan mekanisme sistem upload nilai seperti yang dilakukan oleh setiap Departemen. 2. Membuat fitur untuk mencetak Transkrip TPB.
• SIMAK SPs IPB secara penuh telah digunakan oleh Sekolah Pascasarjana dan telah dilakukan migrasi database dari database dBase ke SQL Server. Mulai awal tahun 2010 SIMAK versi DOS sudah tidak digunakan lagi sehingga sistem akademik SPs menggunakan SIMAK versi Desktop untuk pengelolaan administrasi akademiknya. Sedangkan untuk kebutuhan informasi mahasiswa telah disediakan situs web informasi pada alamat
http://simakpasca.ipb.ac.id. Sesuai tuntutan dan kebutuhan yang semakin luas, baik SIMAK SPS versi Desktop maupun SIMAK versi web masih dimungkinkan untuk ditingkatkan baik fungsi-fungsinya maupun penambahan fitur-fitur yang diperlukan.
• SIMSPP dibangun sejak 2006 telah digunakan dan dikelola oleh Direktorat Keuangan. Dengan SIMSPP pengelolaan SPP mahasiswa, khususnya mahasiswa Strata-1 dapat terpantau mulai sejak pembayaran biaya perkuliahan pertama kali hingga semeser akhir pembayaran SPP. Pada tahun 2010 telah dilakukan pengembangan berupa perubahan model perekaman data, dari model pencatatan dan otomatisasi pembayaran
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 34
via autodebet menjadi sistem model transaksi. Dengan model ini, mahasiswa diharuskan disiplin dalam melakukan pembayaran SPP-nya dikarenakan waktu pembayaran via Bank dibatasi. Oleh karena ada perubahan tersebut, maka sistem aplikasi ini juga telah dilengkapi dengan modul Tambah, Ubah, Hapus Transaksi Keuangan yang hanya bisa diakses oleh administrator atau oleh operator yang diberi wewenang. Bagi mahasiswa, informasi status pembayaran SPP-nya dapat dilihat pada situs KRS on line pada alamat http://krs.ipb.ac.id.
• SIMSDM : SIMPEG, DUPAK, Kinerja, Informasi Gaji dikelola oleh Direktorat Sumberdaya Manusia. Pada tahun 2010, pada sistem informasi SIMPEG telah dilakukan peningkatan pada modul-modul input data. Khusus untuk memasukkan data KP4 telah dibuatkan aplikasi berbasis web agar dapat diakses juga dari unit-unit kerja terkait tanpa harus melakukan proses install program SIMPEG. Alamat URL untuk memasukkan
data KP4 adalah http://sdm.ipb.ac.id:8080/kp4/.
Untuk sistem DUPAK sedang dilakukan upaya agar data Karya Ilmiah yang telah ada dan dijalankan dengan sistem terpisah dapat disatukan pada database SDM dengan modul yang telah tersedia pada modul DUPAK. Untuk menjalankan program DUPAK perlu menggunakan program browser yang telah ter-install seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Opera, dll. dengan menuliskan alamat URL
http://dupak.ipb.ac.id/dupak.aspx.
Selain itu, program aplikasi SDM yang masih perlu untuk dipelihara adalah program kinerja. Untuk menjalankan Sistem Kinerja harus menggunakan program browser yang telah ter-install seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Opera, dll. dengan
menuliskan alamat URL yaitu http://sdm.ipb.ac.id:8080/kinerja.
Untuk memfasilitasi informasi mengenai penerimaan gaji, tunjangan, uang makan, insentif, dll yang sering ditujukan kepada Direktorat SDM, khususnya bidang Remunerasi, maka atas permintaan kebutuhan Dit. SDM telah dikembangan sebuah program web mengenai informasi gaji ini. Untuk mengkases informasi ini dengan
menuliskan alamat URL yaitu http://sdm.ipb.ac.id:8080/infogaji. Perlu diketahui,
bahwa untuk mengetahui informasi ini pegawai diharuskan menggunakan user access dan password yang telah dimiliki masing-masing.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 35
• SIMBSC (Balanced Score Card) dikelola oleh Institut Pertanian Bogor dalam hal ini oleh Direktorat Perencanaan dan Pengembangan, bertujuan untuk membantu pimpinan IPB mendapatkan informasi mengenai capaian, kualitas, kendala dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakannya sesuai dengan yang tertuang dalam Rencana Kerja Unit Kerja masing-masing. Pada tahun 2010, SIMBSC belum optimal pengoperasiannya dikarenakan masih diperlukan penyesuaian format-format standar yang diperlukan dengan format pada program aplikasi. Untuk menjalankan Sistem Kinerja harus menggunakan program browser yang telah ter-install seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Opera, dll. dengan menuliskan alamat
http://ipb.ac.id/bsc.
• SIMAP Sistem Manajemen Agenda Pimpinan dikelola oleh IPB sebagai bentuk dukungan terhadap segenap pimpinan IPB dalam mengelola agenda kegiatannya. Diharapkan dengan SIMAP ini agenda pimpinan IPB dapat dikelola dengan baik, sehingga kegiatan pimpinan IPB dapat saling diketahui oleh satu sama lain pimpinan IPB sendiri dan apabila akan membuat jadwal pertemuan (rapat, dll) dapat dengan mudah diketahui waktu yang tepat untuk pelaksanaan pertemuan tersebut. Selain itu bentrok agenda pun dapat diminimalisasi kejadiannya, setidaknya dapat diantisipasi bila memang agenda yang bentrok tersebut tidak dapat dihindari. Staf sekretariat juga dapat dengan mudah mengetahui agenda pimpinannya, baik agenda yang lalu, agenda hari ini, maupun agenda ke depan. Pada tahun 2010 penggunaan SIMAP belum optimal. Diperlukan kebijakan khusus agar staf sekretariat pimpinan menggunakan SIMAP untuk pengelolaan agenda pimpinannya. Untuk menjalankan SIMAP harus menggunakan program browser yang telah ter-install seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox,
Opera, dll. dengan menuliskan alamat URL http://smap.ipb.ac.id/.
• SIFA (Sistem Fasilitas untuk Pengelolaan Alat-alat Laboratorium) dikelola oleh Direktorat Fasilitas dan Properti, bertujuan untuk membantu Direktorat Fasilitas dan Properti dalam pengelolaan alat-alat laboratorium. Tujuan pengelolaan alat-alat laboratorium adalah agar alat-alat lab yang ada dan dikelola oleh unit-unit kerja dapat dimaksimalkan penggunaannya. Dengan bantuan SIFA, penggunaan alat-alat lab dapat
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 36
dijadwalkan pemakaiannya. Untuk menjalankan Sistem Fasilitas harus menggunakan program browser yang telah ter-install seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox,
Opera, dll. dengan menuliskan alamat URL http://sdm.ipb.ac.id:8080/sifa.
• SIM Journal Online
IPB Integrated Journal System (IIJS) merupakan program manajemen jurnal IPB yang akan memfasilitasi pengiriman, pemantauan, pengeditan, penerbitan, dan langganan jurnal secara elektronik. Tahun 2009 telah dikembangkan sistem manajemen Jurnal
Online di alamat http://journal.ipb.ac.id/ dan Jurnal Hayati (Hayati Biosciences
Journal) yang telah mendapat akreditasi A sebagai pilot project. Dalam sistem IIJS, pengguna terbagi ke dalam 4 kategori, yaitu:
1. Author, melakukan penulisan jurnal (abstrak maupun full teks) dan mengirimkan tulisan jurnal secara online melalui IIJS
2. Editor, mengelola jurnal yang masuk dan mengirimkan kepada Reviewer yang relevan dengan naskah tulisan (copy editing, proof reading, layout, finger print). 3. Reviewer, Melakukan uji kelayakan jurnal dengan metode review secara berkala. 4. Administrator, menampilkan hasil tulisan berbentuk full teks atau abstraks dalam
IIJS untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan mendapatkan penilaian akreditasi.
Implementasi dari kegiatan Sistem Journal Online adalah dengan mem-publish journal, yaitu mempublikasikan jurnal ilmiah yang sudah ada, melalui tahapan-tahapan yang tersedia dalam sistem aplikasi OJS (Open Journal System). Sistem ini bersifat terbuka (Open Source) sehingga dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kegiatan pada tahun 2010 dan masih berlanjut dalam pengembangan IIJS ini adalah mengintegrasikan database Jurnal dengan database SDM. Sehingga diharapkan tenaga pendidik yang terlibat dalam penerbitan jurnal dapat terekam datanya dalam database SDM.
• SIM Conference Online
IPB Integrated Conference System (IIJS) merupakan program manajemen seminar/workshop IPB yang akan memfasilitasi pengiriman, pemantauan, publikasi karya tulis yang akan dipublikasikan dalam seminar nasional atau internasional di IPB
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 37
secara elektronik. Tahun 2009 telah dikembangkan sistem manajemen Conference
Online di alamat http://conference.ipb.ac.id dan Seminar AFITA 2010 (Asian
Federation for Information Technology in Agriculture) dengan tema The Quality Information for Competitive Agriculture Based Production System and Commerce sebagai seminar pertama yang dipublikasikan melalui OCS (Open Conference System). Dalam sistem ini, pengguna terbagi ke dalam 4 kategori, yaitu:
1. Author, melakukan penulisan jurnal (abstrak maupun full teks) dan mengirimkan tulisan secara online.
2. Director, mengelola jurnal yang masuk dan mengirimkan kepada Reviewer yang relevan dengan naskah tulisan (copy editing, proof reading, layout, finger print). 3. Reviewer, Melakukan uji kelayakan jurnal dengan metode review secara berkala. 4. Track Director, menampilkan hasil tulisan berbentuk full teks atau abstraks untuk
dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan mendapatkan penilaian akreditasi.
4.3.1. Pengembangan Sistem Aplikasi
Pengembangan sistem aplikasi mulai diarahkan pada aplikasi berbasis web (Gambar 4.12). Hal ini telah dimungkinkan dengan ketersediaan mesin-mesin server yang reliabel hasil pengadaan mulai tahun anggaran 2009. Kedua, tingkat penguasan bahasa pemrogram PHP oleh programer DKSI juga telah meningkat. Ketiga, perlunya pengembangan aplikasi berbasis web dikarenakan kebijakan penerapan TIK dimasa kini dan mendatang menerapkan ‘single sign on’ (SSO), dimana user access mahasiswa, dosen, pegawai digunakan sebagai user password untuk masuk ke sistem-sistem aplikasi yang dikembangkan dan dibangun DKSI.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 38 Gambar 4.12. Pengembangan Sistem Aplikasi Terpadu Berbasis Web.
4.3.2 Cyber Mahasiswa IPB
Pada tahun 2010 DKSI mengelola Cyber Mahasiswa sebanyak 5 (lima) cyber dan 1 (satu) buah Laboratorium untuk penggunaan/praktikum software yang sifatnya khusus, seperti software SAS, SPSS, GIS, dll. Laboratorium ini diberi nama Laboratorium Computer Center (LCC). Pada kegiatan yang akan datang LCC akan difungsikan juga sebagai tempat Video Conference (Vicon), sehingga Vicon memiliki tempat yang tetap dan dapat digunakan setiap waktu. Pada tahun anggaran 2010 ini, dengan adanya pengadaan komputer baru untuk menggantikan komputer yang rusak sebanyak 135 unit PC telah didistribusikan ke 4
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 39
(empat) cyber dengan rincian sebagai berikut: Cyber Singkong (60 PC), Cyber Jagung (20 PC), Cyber Staf (20 PC), Cyber Merpati (20 PC), dan Ruang DKSI (15 PC).
Tabel 4.3. Cyber Mahasiswa. No Nama
Cyber Lokasi Kapasitas Jumlah PC Terpasang Keterangan
1 Cyber
Singkong Gedung Perpustkaan
IPB Lt. 4 230 PC Ruang A : 60 PC, Ruang C : 54 PC, Ruang C : digunakan sebagai gudang (107 PC+80 monitor), Ruang Operator : 3 PC
Selain sebagai pusat akses internet/intranet, juga digunakan untuk praktikum mata kuliah yang menggunakan komputer, antara lain
mk. Penerapan Komputer, mk Sistem
Pakan, dll
2 Cyber
Jagung Gedung FEM, Wing
Rektorat, Lt. 2 30 PC Cyber :20 PC, Operator : 1, Programmer : 3 PC
Digunakan juga untuk pelatihan-pelatihan
internal dengan kapasitas peserta 20-25.
3 Cyber
Padi Gedung FKH, Lt. 4 55 PC Cyber : 50 PC,
Operator : 1 PC
Selain sebagai pusat akses internet/intranet, juga digunakan untuk praktikum mata kuliah yang menggunakan komputer, antara lain mk. Sistem Pakan, dll 4 Cyber
Staf Gedung Rektorat, Lt.
1
28 PC Cyber : 20
PC,
Operator : 1 PC
Cyber ini dikhususkan mahasiswa Pascasarjana, dosen dan staf penunjang.
5 Cyber
Merpati Gedung Eks. Poliklinik, Grawida
50 PC Cyber : 49
PC,
Operator : 1 PC
Cyber ini untuk melayani mahasiswa dengan waktu pelayanan sampai dengan pukul 21.00 malam. 6 LCC Depan Gedung Perpustakaan Pusat IPB 60 PC LCC : 60 PC Digunakan untuk pelayanan praktikum software khusus dan Vicon.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 40 Tabel 4.4.a. Statistik Pengguna Cyber Mahasiswa Tahun 2009
No Cyber Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sept Okt Nop Des Jumlah
1 Staff 260 140 227 134 103 69 23 82 58 99 105 87 1387 2 jagung 252 122 252 146 130 188 66 174 104 128 107 112 1781 3 Singkong - 265 435 180 281 137 186 538 311 385 428 248 3394 4 Merpati - 706 2726 3450 3711 2931 2790 3996 1234 3922 2943 2826 31235 5 padi 182 155 186 158 506 394 378 162 80 210 245 169 2825 Jumlah 694 1388 3826 4068 4731 3719 3443 4952 1787 4744 3828 3442 40622
Tabel 4.4.b. Statistik Pengguna Cyber Mahasiswa Tahun 2010
No Cyber Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sept Okt Nop Des Jumlah
1 Staff 69 62 36 61 29 31 62 84 35 67 33 27 596 2 jagung 62 170 65 20 20 21 14 5 7 6 12 8 410 3 Singkong 71 127 89 93 130 297 1606 1047 55 355 161 13 4044 4 Merpati 1283 1123 1188 1185 1322 1280 1281 2662 1700 3178 3514 2512 22228 5 padi 0 329 264 321 797 231 628 111 354 239 945 376 4595 Jumlah 1485 1811 1642 1680 2298 1860 3591 3909 2151 3845 4665 2936 31873
Dari kedua tabel di atas, pengunjung cyber pada tahun 2010 mengalami penurunan sekitar 8700 yang diakibatkan oleh salah satunya banyak komputer di Cyber yang rusak, sehingga menurunkan minat kunjungan mahasiswa. Kedua, Lokasi cyber mahasiswa yang kurang strategis, terutama cyber mahasiswa Singkong yang berlokasi di Gedung Perpustakaan IPB lantai 4 dan cyber mahasiswa Padi yang berlokasi di FKH lantai 4.
4.3.3 IMCA (IPB Microsoft Campus Agreement)
Tahun 2010 ini kerjasama IPB dengan Microsoft sudah diperpanjang kembali dengan masa berlaku sampai tahun 2011. Kerjasama IMCA berbasis lisensi volume, sehingga software yang termuat dalam kerjasama sebelumnya masih dapat digunakan secara legal (downgrade). Sumberdaya yang digunakan berupa duplikasi CD menggunakan mesin duplicator, labeling, dan sticker hologram.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 41
Sasaran dan target kegiatan ini adalah penggunaan software berlisensi oleh seluruh civitas akademika sehingga indikator keberhasilan program adalah perkembangan pengguna IMCA.
Daftar Software Lisensi IPB-MCA (last upgrade version Januari 2009 - 31 Agustus 2011) adalah sebagai berikut:
• Microsoft Office SharePoint Designer English
• Microsoft Office SharePoint Designer Japanese
• Microsoft Exchange Server Enterprise English
• Microsoft Exchange Server Enterprise Japanese
• Microsoft Office Enterprise English
• Microsoft Office Enterprise Japanese
• Microsoft Windows Vista Business English
• Microsoft Windows Vista Business Japanese
• Microsoft Windows Server Enterprise Japanese
• Microsoft Windows Server Enterprise English
• Microsoft Windows Seven English
• Microsoft Windows XP Professional English
• Microsft SQL Server Enterprise Edition English
• Microsft SQL Server Enterprise Edition Japanese
• Microsoft Visual Studio Professional English
• Microsoft Visual Studio Professional Japanese
• Microsoft Visio Professional English
• Microsoft Visio Professional Japanese
Hambatan yang ada dalam program ini antara lain adalah adanya pengguna software IMCA diluar civitas akademika IPB, adanya penyalahgunaan software IMCA dan sticker IMCA oleh oknum-oknum tertentu untuk keuntungan pribadi, dan biaya cetak sticker menjadi mahal karena berlaku masa lisensi 1 (satu) tahun saja. Berikut adalah rekapitulasi penggunaan software IMCA.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 42 Tabel 4.4 Rekapitulasi Pengguna Software IMCA Tahun 2010.
No
Kode CD
IMCA Nama CD IMCA Keterangan JML
1 CD022S Ms. Windows7 Professional
staff / dosen / unit kerja /
Lab 108
2 CD022M Ms. Windows7 Professional mahasiswa 516
3 CD002S Ms. Windows XP Professional
staff / dosen / unit kerja /
Lab 191
4 CD002M Ms. Windows XP Professional mahasiswa 779
5 CD012M Ms. Office Enterprise 2007
staff / dosen / unit kerja /
Lab 189
6 CD012M Ms. Office Enterprise 2007 mahasiswa 636
7 CD003S
Ms. Windows Vista Business W32 32 Bit
staff / dosen / unit kerja /
Lab 33 8 CD003M
Ms. Windows Vista Business W32 32
Bit mahasiswa 128
9 CD007S
Ms. Office Professional Enterprise Edition
staff / dosen / unit kerja /
Lab 31 10 CD007M
Ms. Office Professional Enterprise
Edition mahasiswa 47
11 CD005S Ms. Windows 2003 Server
staff / dosen / unit kerja /
Lab 6
12 CD005M Ms. Windows 2003 Server mahasiswa 8
13 CD009S Ms. Office Visio Professional
staff / dosen / unit kerja /
Lab 10
14 CD009M Ms. Office Visio Professional mahasiswa 34
15 CD015S
Ms. SQL Server 2000 Enterprise Edition
staff / dosen / unit kerja /
Lab 5 16 CD015M
Ms. SQL Server 2000 Enterprise
Edition mahasiswa 4
17 CD006S Ms. Digital Image Suite
staff / dosen / unit kerja /
Lab 0
18 CD006M Ms. Digital Image Suite mahasiswa 2
19 CD008S Ms. Office Project Professional
staff / dosen / unit kerja /
Lab 2
20 CD008M Ms. Office Project Professional mahasiswa 0
21 CD019S Ms. Visual Studio 2010 Professional
staff / dosen / unit kerja /
Lab 0
22 CD019M Ms. Visual Studio 2010 Professional mahasiswa 3
23 CD021S Ms. Virtual PC 2004
staff / dosen / unit kerja /
Lab 0
24 CD021M Ms. Virtual PC 2004 mahasiswa 1
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 43
4.4. Pengembangan Repositori Pengetahuan
Pada tahun 2010 dikembangkan repositori pengetahuan yang berisi karya ilmiah dan kearsipan yang dimiliki IPB. Aplikasi repositori dibangun berbasis web sehingga memudahkan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat mengakses informasi di dalamnya. Pengembangan repositori pengetahuan tersebut terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Repositori Karya Ilmiah IPB (http://repository.ipb.ac.id) 2. Repositori Kearsipan IPB (http://iirc.ipb.ac.id)
Repositori Karya Ilmiah IPB (http://repository.ipb.ac.id) berisi koleksi antara lain: Skripsi,
Tesis dan Disertasi Mahasiswa IPB, buku terbitan IPB, prosiding, publikasi, laporan riset, artikel ilmiah, orasi ilmiah, student papers. (Gambar 4.13)
Gambar 4.13. Halaman awal Repositori Karya Ilmiah IPB
Repositori Kearsipan IPB (http://iirc.ipb.ac.id) berisi koleksi antara lain: Manuskrip
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 44 Gambar 4.14. Halaman awal Repositori Kearsipan IPB
Pengelolaan Repositori Karya Ilmiah dan Kearsipan IPB dilakukan oleh dua unit yaitu Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi sebagai pendukung sistem dan Perpustakaan Pusat IPB sebagai penanggungjawab isi. Sampai dengan November 2010, jumlah koleksi yang telah berhasil dihimpun dari dua repositori tersebut adalah sebanyak 40.608 judul yang berasal dari berbagai sumber disajikan pada Tabel 4.5.
Keluaran dari kegiatan ini adalah terbentuknya Sistem repositori pengetahuan IPB yang memiliki koleksi digital dari berbagai sumber. Hal ini akan memudahkan akses informasi mengenai kekayaan ilmiah yang dimiliki IPB.
Dampak dari adanya sistem ini adalah peningkatan diseminasi karya ilmiah IPB sehingga dapat terindeks oleh Google Scholar yang merupakan salah satu parameter penilaian World Class University. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan rangking IPB pada penilaian Webometrics pada posisi 6 (Juli 2010) yang sebelumnya berada pada posisi 12 (Januari 2010).
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 45 Tabel 4.5. Jumlah dan sumber koleksi Repositori Pengetahuan IPB
Koleksi Jumlah
Judul Sumber
Academics Manuscript 289
Senat Akademik, Dewan Guru Besar, Majelis Wali Amanah, Humas IPB
Archives 769 Humas, SDM, PPA, Dosen,
Perpustakaan, LPPM
Course Content 376 Dosen/Departemen
Dissertations and Theses 25143 Perpustakaan
IPB E-Journal 1355 Perpustakaan, Penerbit Jurnal
IPB News 4259 Humas
IPB's Books 1841 Dosen, Humas, IPB Press, SDM
Publications 4174 Perpustakaan, LPPM, Koleksi
Pusat, SDM, Dosen Research and Community Empowerment
(LPPM) 772 LPPM
Research and Strategic Issue Studies
(RKS) 219 RKS
Scientific Orations 14 Dosen, Perpustakaan
Student Papers 1398 Kemahasiswaan
Working Paper 9 Pusat Penelitian
4.5 Sosialisasi Webometrics
Berdasarkan penilaian Webometrics pada periode januari 2010, IPB menempati posisi ke-12 dari seluruh universitas di Indonesia dan menempati rangking 2162 dunia. Oleh karena posisi ini tidak mencerminkan posisi IPB sesungguhnya dalam perangkingan universitas di Indonesia maka dilaksanakan serangkaian kegiatan dalam upaya peningkatan rangking Webometrics IPB.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 46
Sosialisasi dilakukan dengan melakukan safari ke setiap Fakultas, Sekolah Pascasarjana, Program Diploma, Lembaga Kemahasiswaan, Mahasiswa, dan Pusat-pusat Penelitian. Materi sosialisasi berkisar pada penjelasan mengenai apa itu Webometrics, posisi IPB saat ini, dan bagaimana langkah dan strategi peningkatan rangking Webometrics IPB. Kegiatan ini berlangsung dari April 2010 hingga Desember 2010.
4.6. Studi Banding dan Workshop
Kegiatan ini dilakukan untuk memperluas pengetahuan pihak-pihak yang berkaitan dengan parameter penilaian Webometrics IPB. Workshop yang diikuti antara lain:
a. Seminar dan Workshop Webometrics di Universitas Negeri Malang b. Workshop Webometrics di Institut Teknologi Bandung
c. Studi Banding ke ITB
4.7. Pengembangan, Sosialisasi dan Edukasi Web Personal Staff IPB
Pengembangan personal web dosen memperkaya konten yang dimiliki oleh IPB dan memberikan sarana bagi dosen dan staff IPB untuk menjalankan aktivitas knowledge sharing. Personal Web Staff akan terintegrasi dengan LDAP server, sehingga dosen akan menggunakan account yang sama seperti halnya akses internet dan email.
Web Personal Staff IPB dibangun dengan menggunakan model blog dan dapat diakses di
http://staff.ipb.ac.id (Gambar 4.15). Sampai November 2010 terdapat 895 staff IPB yang telah mengaktifkan web mereka. Dalam upaya sosialisasi dan edukasi penggunaan fasilitas ini telah dilakukan pelatihan selama 2 minggu terhadap staff IPB pada tanggal 17-26 Mei 2010.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 47 Gambar 4.15. Tampilan awal web personal staff IPB.
Dampak yang diharapkan dari terbentuknya Web Personal Staff IPB adalah meningkatnya aktivitas knowledge sharing melalui Internet, sehingga akan memudahkan akses bagi masyarakat luas untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh staff IPB. Kegiatan ini juga akan menambah banyaknya dokumen di Internet yang dihasilkan oleh IPB di mana hal tersebut merupakan salah satu parameter penilaian posisi sebuah universitas dalam penilaian World Class University.
4.8. Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan IPB Integrated Journal System
Pada tahun 2009 telah dibentuk IPB Integrated Journal System (IIJS) yang merupakan program manajemen jurnal IPB. Sistem ini akan memfasilitasi pengiriman, pemantauan, pengeditan, penerbitan, dan langganan jurnal secara elektronik. Sistem ini berbasi web
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 48
Dalam upaya kesinambungan program kerja tersebut. Pada tahun 2010 telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi penggunaan IIJS yang dilaksanakan 2 kali pada tanggal 27 Mei dan 16 Desember 2010. Keluaran dari kegiatan ini adalah tersedianya sumber daya manusia dari setiap Jurnal di bawah IPB yang mampu menerapkan sistem pengelolaan
secara elektronik dan melakukan publikasi jurnal secara digital.
Gambar 4.16. Tampilan awal IPB Integrated Journal System.
Dampak dari kegiatan ini adalah kemudahan akses bagi masyarakat ilmiah untuk dapat mengakses jurnal-jurnal yang ada di bawah IPB sehingga dapat meningkatkan transparansi informasi dan knowledge sharing.
4.9. Pengembangan Agripedia
Pada tahun 2010 telah dikembangkan sebuah sistem ensiklopedia pertanian berbasis wiki.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 49
Diharapkan dengan adanya aplikasi ini akan terbentuk pusat pengetahuan pertanian yang dapat dipercaya dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
4.10. Pembuatan Buku Panduan Teknis Webometrics
Sebagai tindak lanjut dan penjabaran dari buku Peningkatan Rangking IPB menuju World Class University yang diterbitkan pada tahun 2009, telah disusun buku Panduan Teknis Webometrics pada tahun 2010 ini. Buku ini menjabarkan secara teknik tentang aspek penilaian webometrics yang meliputi :
1. Visibility (Visibility adalah banyaknya link dari luar ke suatu domain yang diindeks oleh mesin pencari Yahoo)
2. Size (Size adalah banyaknya halaman dalam suatu domain yang diindeks oleh mesin pencari Google, Yahoo, Bing, Exalead.
3. Rich Files (Rich files adalah banyaknya file PDF, PS, DOC, dan PPT dalam suatu domain yang diindeks oleh Google).
4. Scholar (Scholar adalah banyaknya karya ilmiah dalam suatu domain yang diindeks oleh Google Scholar)
Selain itu buku ini memuat teknik-teknik yang dapat diikuti dengan mudah untuk menunjang peningkatan rangking sesuai criteria penilaian webometrics di atas. Buku ini dicetak dalam 2 tahap yaitu 400 exp pertama di bulan November dan 400 exp kemudian di cetak bulan Desember. Distribusi buku dilakukan ke seluruh civitas akademika yaitu, Fakultas, Departemen, Pusat Studi/Penelitian, Kantor dan Direktorat, serta beberapa Lembaga Kemahasiswaan.
Tolok ukur capaian kesuksesan kegiatan ini adalah seluruh situs unit kerja berdomain ipb.ac.id dapat terindex dengan baik di ke-4 search engine (Yahoo, Google, Bing, Exalead) dan memenuhi 4 kriteria penilaian webometrics di atas.
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 50 Gambar 4.17. Tampilan awal Agripedia
4.11. Pelatihan Web Support untuk Fakultas, Departemen, Pusat-Pusat, dan Kantor Direktorat sebagai upaya penigkatan webometrics menuju IPB World Class University
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Web Support yang diselenggarakan oleh DKSI di tahun 2010 ini. Selain menyediakan domain untuk situs unit kerja, dalam program web support ini DKSI membantu unit kerja membangun situs web pribadinya. Selain itu juga membantu unit kerja yang ingin mengembangkan situsnya untuk fitur tertentu yang lebih kompleks.
Dalam pelatihan ini materi yang disampaikan adalah mengembangkan situs web unit kerja yang berdomain di ipb.ac.id dan menggunakan Joomla 1.5 dapat meningkatkan rangking IPB di webometrics. Antara lain dalam upaya meningkatkan nilai Size, situs web unit kerja diharapkan dapat membuat sitemap.xml yang ditempatkan dalam home directorynya,
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 51
sehingga search engine dapat dengan mudah mengindex seluruh file yang terdapat didalamnya sampai kedalaman tertentu. Selain itu untuk meningkatkan nilai Size setiap web unit diharapkan sudah dilengkapi dengan RSS (Really Simply Syndication) dan memperbanyak halaman website dengan menjadikannya clean URL untuk setiap halaman informasi.
Peserta pelatihan adalah para penanggung jawab website setiap unit kerja meliputi Fakultas, Departemen, Kantor dan Direktorat, serta pusat-pusat. Kegiatan ini terbagi menjadi 2 hari berlokasi di Lab Computer Center IPB. Indikator capaian keberhasilan dari kegiatan ini adalah,
1. Para penanggung jawab situs web (webmaster) memahami konsep penilaian webometrics dan berbagai upaya untuk meningkatkannya.
2. Setiap website berdomain IPB sudah terdaftar di 4 search engine dan dapat terindex dengan baik.
3. Meningkatkan softskill penanggung jawab situs web dalam penggunaan CMS Joomla 1.5 dengan lebih baik sehingga dapat lebih optimal dalam updating informasi unit kerjanya.
Mengingat kemampuan yang beragam dari setiap unit kerja maka pelatihan dibuka dalam 2 hari, masing-masing 2 sesi. Untuk kelas lanjutan hanya diselenggarakan 1 sesi dengan materi trik pengembangan situs dalam upaya peningkatan rangking webometrics. Sedangkan kelas pemula/menengah dimulai dari pengelolaan Joomla 1.5 dan dilanjutkan dengan isu webometrics.
4.12. Sosialisasi dan Edukasi Sistem Repositori ke Perpustakaan
Dalam upaya pengelolaan file digital dalam bentuk karya ilmiah, telah dipersiapkan sebuah server yang beralamat di http://repository.ipb.ac.id yang berisi Thesis, Disertasi, Skripsi, dan Artikel Ilmiah lain. Mesin yang digunakan untuk mengelola repository IPB ini adalah DSPACE, sama dengan repository file yang tersimpan di IIRC (IPB Information Resource Center). Hanya saja files digital ini akan dikelola secara berkala oleh pihak Perpustakaan. Oleh karena itu DKSI dalam program kerja tahun ini melaksanakan kegiatan pelatihan bagi
Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi (DKSI) ‐ IPB Hal 52
staf perpustakaan dalam pengelolaan repository karya ilmiah tersebut. Pelatihan dilaksanakan dalam satu hari kerja, diikuti oleh staf perpustakaan yang telah ditentukan oleh pihak Perpustakaan IPB, bertempat di Lab Perpustakaan lt.1.
4.13. Pembentukan, Sosialisai dan Edukasi Web Lembaga Kemahasiswaan IPB
Salah satu upaya peningkatan kemudahan akses informasi aktivitas yang dilaksanakan oleh IPB adalah pembentukan web lembaga kemahasiswaan IPB. Web ini difasilitasi pada web
http://lk.ipb.ac.id, dan berisi Lembaga Kemahasiswaan yang berada di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan IPB. Dalam upaya penggunaan sistem ini telah dilaksankan sosialisasi dan edukasi web lembaga kemahasiswaan IPB pada tanggal 19-21 Juni 2010 yang dihadiri oleh utusan dari masing-masing lembaga kemahasiswaan.
4.14. Pembentukan Tenaga Web Support
Dalam upaya pendidikan unit-unit di IPB untuk membuat aktivitas yang dilakukan secara fisik dapat tercerminkan di dunia Internet dan menyadari kurangnya sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan tersebut maka semenjak Agustus 2010 dibentuk tenaga web support yang bertugas membantu unit, departemen, pusat di IPB untuk memiliki web. Kegiatan ini dilakukan dengan merekrut 5 tenaga kerja yang memiliki keahlian dalam pembuatan web. Selanjutnya penyebaran informasi dukungan ini dilakukan kepada seluruh unit IPB (Fakultas, Departemen, Kantor, Direktorat) yang mendapatkan respon positif. Pekerjaan dilakukan berdasarkan permintaan dari unit terkait. Pekerjaan ini dibatasi pada pembuatan awal web dan pelatihan sederhana pengisian web kepada petugas di unit terkait. Diharapkan kegiatan ini dapat memicu sebuh unit untuk konsisten dan berkesinambungan dalam mengisi web yang sudah dibuat.