• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK RESPIRASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK RESPIRASI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN BLOK RESPIRASI

Program Studi : Pendidikan Dokter

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435 Nama Mata Kuliah: Blok Respirasi

Semester : 3

SKS : 7

Tim Blok : dr.Isnatin Miladiyah,M.Kes; dr.Sufi Desrini; dr.Titis Nurmasitoh; Kompetensi Blok : (diambil dari 7 area kompetensi KKI)

1. Komunikasi Efektif 2. Keterampilan Klinik dasar

3. Penerapan ilmu biomedis dalam praktek kedokteran

4. Pengelolaan masalah kesehatan secara individu, keluarga dan masyarakat 5. Penggunaan teknologi informasi

6. Mawas diri dan belajar sepanjang hayat

7. Penerapan etik, moral dan profesionalisme serta keselamatan pasien

Learning Outcome : (dibuat dari tujuan tertinggi yang akan dicapai setelah mengikuti kegiatan blok)

1. Melakukan anamnesis berdasarkan prinsip komunikasi yang efektif sehingga diperoleh diagnosis banding yang tepat 2. Melakukan dan menginterpretasikan pemeriksaan fisik untuk menilai dinding dada dan paru.

3. Melakukan pembacaan rontgen thoraks normal dan rontgent thoraks dengan kelainan 4. Membuat permintaan pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan kasus pasien 5. Menentukan pemeriksaan penunjang untuk tujuan penapisan penyakit

6. Merangkum dan menganalisis hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang dalam rangka penegakan diagnosis penyakit/kelainan respirasi 7. Menjelaskan prinsip-prinsip ilmu biomedis yang berkaitan dengan etiologi, patofisiologi dan pathogenesis masalah-masalah penyakit/kelainan respirasi 8. Menjelaskan tujuan pengobatan sesuai dengan kasus respirasi

9. Meresepkan obat-obat yang sesuai dengan kasus respirasi secara rasional

10. Mengetahui prinsip-prinsip promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada penyakit/gangguan repirasi

11. Menerapkan hasil penelusuran sumber informasi secara evidence based medicine dalam penatalaksanaan kasus-kasus respirasi. 12. Menerapkan sikap yang profesional sesuai dengan kode etik kedokteran dan etika dokter muslim indonesia

(2)

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435 Nama Mata Kuliah: Blok Respirasi

Semester : 3

(3)

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435 Nama Mata Kuliah: Blok Respirasi

Semester : 3

SKS : 7

Kompetensi Blok : (diambil dari 7 area kompetensi KKI) 1. Komunikasi Efektif

2. Keterampilan Klinik dasar

3. Penerapan ilmu biomedis dalam praktek kedokteran

4. Pengelolaan masalah kesehatan secara individu, keluarga dan masyarakat 5. Penggunaan teknologi informasi

6. Mawas diri dan belajar sepanjang hayat

7. Penerapan etik, moral dan profesionalisme serta keselamatan pasien

Learning Outcome : (dibuat dari tujuan tertinggi yang akan dicapai setelah mengikuti kegiatan blok)

1. Melakukan anamnesis berdasarkan prinsip komunikasi yang efektif sehingga diperoleh diagnosis banding yang tepat 2. Melakukan dan menginterpretasikan pemeriksaan fisik untuk menilai dinding dada dan paru.

3. Melakukan pembacaan rontgen thoraks normal dan rontgent thoraks dengan kelainan 4. Membuat permintaan pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan kasus pasien 5. Menentukan pemeriksaan penunjang untuk tujuan penapisan penyakit

6. Merangkum dan menganalisis hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang dalam rangka penegakan diagnosis penyakit/kelainan respirasi 7. Menjelaskan prinsip-prinsip ilmu biomedis yang berkaitan dengan etiologi, patofisiologi dan pathogenesis masalah-masalah penyakit/kelainan respirasi 8. Menjelaskan tujuan pengobatan sesuai dengan kasus respirasi

9. Meresepkan obat-obat yang sesuai dengan kasus respirasi secara rasional

10. Mengetahui prinsip-prinsip promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada penyakit/gangguan repirasi

11. Menerapkan hasil penelusuran sumber informasi secara evidence based medicine dalam penatalaksanaan kasus-kasus respirasi. 12. Menerapkan sikap yang profesional sesuai dengan kode etik kedokteran dan etika dokter muslim indonesia

Perte muan ke Kompe tensi Learning Out

come Tujuan Belajar

Topik Bahasan dan Sub Topik

Bahasan Indikator Pencapaian

Dosen Pakar Strategi Pembelajar an Alokasi Waktu (Menit) Media Pembelajaran Evaluasi Referensi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 a. Kuliah pengantar Blok b. 2x50 3 (6) Menjelaskan embriologi saluran pernapasan dan paru,

Embriologi dan topografi saluran pernafasan

Menjelaskan embriologi saluran pernapasan dan paru, termasuk Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, Ujian tulis Blok

(4)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 termasuk diafragma

dan otot pernafasan

diafragma dan otot pernafasan sound system 3 (6) Menjelaskan inervasi dan vaskularisasi saluran pernafasan Inervasi dan vaskularisasi saluran pernafasan

Menjelaskan inervasi dan vaskularisasi saluran pernafasan Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6) Mendeskripsikan struktur anatomi saluran pernapasan dan paru, termasuk diafragma dan otot pernafasan

Susunan dan cara kerja otot-otot pernafasan

Mendeskripsikan struktur anatomi saluran

pernapasan dan paru, termasuk diafragma dan otot pernafasan Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6) Mendeskripsikan fungsi saluran pernapasan dan paru, termasuk diafragma dan otot pernafasan

Fisiologi saluran

pernafasan Mendeskripsikan fungsi saluran pernapasan dan paru, termasuk

diafragma dan otot pernafasan Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6)  Menjelaskan sistem

imun dalam saluran pernapasan dan paru dan fungsinya  Menjelaskan gambaran mikroskopik komponen-komponen saluran pernafasan sampai paru, dan kepentingannya dalam klinik  Menjelaskan fungsi

sel paru normal (tipe I dan tipe II, sel goblet, sel bersilia) pada orang sehat dan pada penderita kelainan saluran pernafasan, paru, dan pleura

Histologi sistem

respirasi  Menjelaskan sistem imun dalam saluran pernapasan dan paru dan fungsinya  Menjelaskan gambaran mikroskopik komponen-komponen saluran pernafasan sampai paru, dan kepentingannya dalam klinik  Menjelaskan fungsi

sel paru normal (tipe I dan tipe II, sel goblet, sel bersilia) pada orang sehat dan pada penderita kelainan saluran pernafasan, paru, dan pleura

Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

3 (6)  Menjelaskan

berbagai parameter dalam tes fungsi paru

 Mengidentifikasi kelainan klinis yang dapat ditunjukkan dari tes fungsi paru

Ventilasi dan

volume paru  Menjelaskan berbagai parameter dalam tes fungsi paru

 Mengidentifikasi kelainan klinis yang dapat ditunjukkan dari tes fungsi paru

Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6)  Menjelaskan pengaturan pernafasan secara sentral dan perifer  Membedakan

peranan kemoreseptor sentral dan perifer dalam menentukan respon ventilasi terhadap

perubahan pH, PaO2, dan PaCO2

 Menjelaskan interaksi jantung-paru dan perannya dalam pengaturan pernafasan

Pengaturan

pernafasan  Menjelaskan pengaturan

pernafasan secara sentral dan perifer  Membedakan

peranan

kemoreseptor sentral dan perifer dalam menentukan respon ventilasi terhadap perubahan pH, PaO2, dan PaCO2  Menjelaskan interaksi jantung-paru dan perannya dalam pengaturan pernafasan Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 2 (2), (3)  Mengetahui cara pemeriksaan fisik dasar dinding dada dan paru dengan benar

 Mendeskripsikan hasil pemeriksaan fisik dinding dada dan paru

 Membedakan hasil pemeriksaan fisik paru normal

Pemeriksaan fisik dasar paru dan kelainannya

 Mengetahui cara pemeriksaan fisik dasar dinding dada dan paru dengan benar

 Mendeskripsikan hasil pemeriksaan fisik dinding dada dan paru

 Membedakan hasil pemeriksaan fisik paru normal dengan

Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(6)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 dengan paru abnormal paru abnormal 2 (2), (3)  Mengetahui macam-macam bunyi paru  Menginterpretasi patologi paru berdasarkan bunyi paru Pengantar Bunyi

Paru  Mengetahui macam-macam bunyi paru  Menginterpretasi patologi paru berdasarkan bunyi paru Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6)  Menjelaskan macam-macam bentuk transpor O2 dan CO2 dalam darah  Menjelaskan peran Hb dalam transpor O2 dan CO2  Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas pengikatan oksigen di darah dan jaringan dan kepentingan klinisnya Peristiwa kimia yang mempengaruhi difusi O2 dan CO2

 Menjelaskan macam-macam bentuk transpor O2 dan CO2 dalam darah  Menjelaskan peran Hb dalam transpor O2 dan CO2  Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas pengikatan oksigen di darah dan jaringan dan kepentingan klinisnya Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6) Menjelaskan peran

paru dalam mengatur keseimbangan asam basa Pengaturan respiratorik bagi keseimbangan asam basa

Menjelaskan peran paru dalam mengatur keseimbangan asam basa Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3 (6)  Menjelaskan berbagai organisme penyebab infeksi saluran pernafasan  Mengetahui mekanisme infeksi saluran pernafasan Mikroorganisme penyebab infeksi saluran pernafasan  Menjelaskan berbagai organisme penyebab infeksi saluran pernafasan  Mengetahui mekanisme infeksi saluran pernafasan Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(7)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

(6) penyakit infeksi

saluran pernafasan dan pleura serta patofisiologinya  Membuat diagnosis

banding penyakit-penyakit yang ditandai dengan gejala dan tanda tersebut

saluran pernafasan atas

penyakit infeksi saluran pernafasan dan pleura serta patofisiologinya  Membuat diagnosis

banding penyakit-penyakit yang ditandai dengan gejala dan tanda tersebut LCD Projector, whiteboard, sound system tulis Blok 3, 4 (4), (5),

(6) Mengetahui gambaran patologi saluran pernafasan dari cavitas nasi sampai laring

Patologi cavitas

nasi-laring Mengetahui gambaran patologi saluran pernafasan dari cavitas nasi sampai laring

Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 2, 3, 4 (4), (5),

(6)  Mendeskripsikan penyakit infeksi saluran pernafasan dan pleura serta patofisiologinya  Membuat diagnosis

banding penyakit-penyakit yang ditandai dengan gejala dan tanda tersebut

Infeksi saluran

pernafasan bawah  Mendeskripsikan penyakit infeksi saluran pernafasan dan pleura serta patofisiologinya  Membuat diagnosis

banding penyakit-penyakit yang ditandai dengan gejala dan tanda tersebut Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 4 (7), (8) Menjelaskan berbagai terapi farmakologi runtuk penyakit saluran pernafasan dan pleura (Obat Anti Tuberkulosis, dekongestan, mukolitik, ekspektoran, antitusif) Obat-obat untuk gangguan respirasi Menjelaskan berbagai terapi farmakologi runtuk penyakit saluran pernafasan dan pleura (Obat Anti Tuberkulosis, dekongestan, mukolitik, ekspektoran, antitusif) Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 2 (3), (4),

(5)  Mendeskripsikan hal-hal yang harus diamati pada foto rontgen dada

Thorax normal  Mendeskripsikan hal-hal yang harus diamati pada foto rontgen dada Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(8)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12  Mendeskripsikan gambaran foto rontgen dada normal  Mendeskripsikan gambaran foto rontgen dada normal 2 (3), (4),

(5)

Menjelaskan berbagai kelainan pada foto rontgen dada

Gambaran radiologis kelainan paru

Menjelaskan berbagai kelainan pada foto rontgen dada Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 6, 7 (10), (11) Mengetahui prinsip EM dalam penatalaksanaan kasus-kasus penyakit saluran pernafasan EBM kelainan saluran pernafasan dan paru Mengetahui prinsip EM dalam penatalaksanaan kasus-kasus penyakit saluran pernafasan Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3, 4 (4), (5), (6) Mengetahui patologi saluran pernafasan dari cavitas nasi sampai laring

Patologi pada laring-bronkus-paru

Mengetahui patologi saluran pernafasan dari cavitas nasi sampai laring Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 4 (5), (7)  Menjelaskan patofisiologi trauma toraks beserta gejala dan tanda yang ditimbulkan  Mampu menegakkan diagnosis berbagai trauma toraks  Menjelaskan prinsip penanganan awal dan lanjutan yang sesuai pada berbagai trauma toraks

Kelainan thoraks

operatif  Menjelaskan patofisiologi trauma toraks beserta gejala dan tanda yang ditimbulkan

 Mampu menegakkan diagnosis berbagai trauma toraks

 Menjelaskan prinsip penanganan awal dan lanjutan yang sesuai pada berbagai trauma toraks Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 4 (9) Menjelaskan prinsip promosi dan pencegahan berbagai penyakit saluran pernafasan Promosi dan pencegahan masalah respirasi di masyarakat Menjelaskan prinsip promosi dan pencegahan berbagai penyakit saluran pernafasan Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(9)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 paru dalam mengatur keseimbangan asam basa  Menjelaskan gambaran patologi keseimbangan asam basa pada berbagai penyakit saluran pernafasan

keseimbangan asam basa

paru dalam mengatur keseimbangan asam basa

 Menjelaskan gambaran patologi keseimbangan asam basa pada berbagai penyakit saluran pernafasan LCD Projector, whiteboard, sound system tulis Blok 3, 4 (4), (6) Menjelaskan gambaran laboratorium pada berbagai penyakit saluran pleura Gambaran laboratorium pada gangguan respirasi Menjelaskan gambaran laboratorium pada berbagai penyakit saluran pleura Ceramah 1x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3, 4 (4), (6)  Mendeskripsikan patofisiologi penyakit saluran pernafasan  Membuat diagnosis banding penyakit-penyakit yang ditandai sesak nafas pada anak

Asma bronkial, bronkitis, bronkiolitis,  Mendeskripsikan patofisiologi penyakit saluran pernafasan  Membuat diagnosis banding penyakit-penyakit yang ditandai sesak nafas pada anak Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3, 4 (4), (6)  Mendeskripsikan patofisiologi kelainan yang dikelompokkan dalam PPOK (emfisema, bronkitis kronis, bronkiektasis, SOPT, asma bronkial)  Membedakan (membuat diagnosis banding) PPOK berdasarkan PPOK  Mendeskripsikan patofisiologi kelainan yang dikelompokkan dalam PPOK (emfisema, bronkitis kronis, bronkiektasis, SOPT, asma bronkial)  Membedakan

(membuat diagnosis banding) PPOK berdasarkan

gambaran klinis dan pemeriksaan pendukung yang Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok

(10)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 gambaran klinis dan pemeriksaan pendukung yang sesuai  Membuat rencana terapi yang sesuai untuk kelainan PPOK

sesuai

 Membuat rencana terapi yang sesuai untuk kelainan PPOK

7 (10), (11) Menjelaskan perspektif Islam mengenai masalah-masalah dalam saluran pernafasan Perspektif Islam

dalam Respirasi Menjelaskan perspektif Islam mengenai masalah-masalah dalam saluran pernafasan Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3, 4 (4), (6)  Mendeskripsikan patofisiologi penyakit saluran pernafasan  Membuat diagnosis banding penyakit-penyakit yang ditandai sesak nafas pada anak

Sindroma Croup,

Pneumonia  Mendeskripsikan patofisiologi penyakit saluran pernafasan  Membuat diagnosis

banding penyakit-penyakit yang ditandai sesak nafas pada anak Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok 3, 4 (4), (6)  Mendeskripsikan patofisiologi tumor pada nasofaring  Mampu membuat diagnosis banding tumor nasofaring berdasarkan perjalanan klinis dan patofisiologinya  Mampu mengusulkan rencana terapi yang sesuai untuk tumor nasofaring Obstruksi saluran pernafasan atas Ca nasofaring  Mendeskripsikan patofisiologi tumor pada nasofaring  Mampu membuat diagnosis banding tumor nasofaring berdasarkan

perjalanan klinis dan patofisiologinya  Mampu mengusulkan

rencana terapi yang sesuai untuk tumor nasofaring Ceramah 2x50 Komputer, LCD Projector, whiteboard, sound system Ujian tulis Blok Referensi :

(11)

4. Farzan, S, 1997, A Concise Hardbook of Respiratory Diseases, Fourth Ed., Apple & Lange, Connecticut 5. Fox., S.I., 2002. Human Physiology. McGraw-Hill Higher Education, Boston.

6. Gan, S., 1987. Farmakologi dan Terapi. Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran UI, Jakarta. 7. Ganong, W.F., 1999. Review of Medical Physiology. Lange Medical Publication, California. 8. Guyton, A.C., 2000. Textbook of Medical Physiology. WB Saunders Company, Philadelphia. 9. Rab, T., 1996. Ilmu Penyakit Paru. Hipokrates, Jakarta.

10. Seeley, R.R., Stephens, T.D., Take,P., 2002. Anatomy and Physiology, edisi 6. McGraw-Hill, Boston.

11. Soepardi, E.A., Iskandar, N, Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok, Edisi Keempat, FK UI, Jakarta 12. Suparman, 1994. Ilmu Penyakit Dalam. FK UI. Jakarta.

13. Taylor, A.N., 1996. Sobotta, Atlas of Human Anatomy. English ed. Edisi ke 12. Milliam-Wilkin.

14. Van de Velde, SJH, et al, 1996. Onkologi, edisi kelima. Terjemahan oleh Arjono, RSUP Dr Sardjito, Jogjakarta. 15. Wilson, P.A., 2000. Patofisiologi : Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. EGC, Jakarta.

Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh

Tanggal: Tanggal: Tanggal:

Dekan,

...

Koordinator PUPT,

...

Koordinator Tim Blok,

(12)

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435 Nama Mata Kuliah: Blok Respirasi

Semester : 3 SKS : 7 Perte muan Ke Kompe tensi Learning Out

come Tujuan Belajar Topik Bahasan

Media Pembelajara n Metode Alat dan Bahan Alokas i Waktu Evaluasi/Assess ment Referensi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 dan 7 1,4,5, 7,11

a.Membina sambung rasa dengan pasien dan keluarganya b.Menggali dan Mengumpulkan informasi guna membantu menegakkan diagnosis benar c.Memberikan penjelasan tentang kondisi penyakit,rencana

pemeriksaan dan rencana terapi kepada pasien dan keluarga

d. Memberikan edukasi kepada pasien dan mendoakan kesembuhan pasien dan pendekatan islami dalam menghadapi penyakitnya Anamnesis relevan kasus respirasi Setting ruang konsultasi dokter dan pasien a.Instruktur menerangkan tentang prinsip-prinsip keterampilan anamnesis b.Instruktur memberikan contoh cara melakukan anamnesis sesuai dengan kasus yang ada

c.Mahasiswa melakukan anamnesis kepada pasien sesuai dengan kasus yang diberikan di bawah bimbingan instruktur a.Materi dan check list anamnesi s b.Simula si kasus c.Proban dus pasien 4x50 menit Ujian keterampilan medik

Ujian akhir blok MEQ

1,2 2 dan 11 a.Menerapkan persetujuan tindakan medik untuk pemeriksaan fisik yang akan dilakukan pada pasien.

b.Melakukan dan menginterpretasikan hasil pemeriksaan fisik thorax guna membantu

a.Anatomi dan Pemeriksaan fisik thorax paru b.Bunyi paru dan

kelainan pada bunyi paru a.Setting ruang pemeriksaan dokter b.Lab.komput er a.Instruktur menerangkan secara singkat anatomi dan fisiologi thorax paru dan prinsip-prinsip pemeriksaan fisik thorax paru b.Instruktur a.Materi dan check list pemeriks aan fisik thorax paru b.Stetosk op 4x50 menit Ujian keterampilan medik

MEQ bunyi paru Ujian akhir blok

Referensi: 1.Bishop, M.L., Duben-Engelkirk, J.L., Fody, E.P., Clinical Chemistry, Lippincott, New York, 1996. 2.Brown, B.A., 1993, Hematology: Principles and Procedures, pp 11-13, 6th ed., Philadelphia : Lea & Febiger, 3.Gann, D.S. dan Amaral, J.F, 1987,Penatalaksan aan Cairan dan Elektrolit, dalam Sabiston, D.C., 1995, Buku Ajar Bedah (Essentials of Surgery), EGC, Jakarta. 4.Karakata, S. dan Bachsinar, B., 1995, Bedah Minor, Hipokrates, Jakarta.

(13)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

menegakkan diagnosis. memberikan contoh

cara melakukan pemeriksaan fisik thorax paru pada probandus pasien/bed side teaching c.Mahasiswa melakukan pemeriksaan fisik thorax paru pada probandus di bawah bimbingan instruktur c.Proban dus pasien d.komput er,sound system dan CD bunyi paru 2 3 a.Menjelaskan anatomi

thorax yang terdapat pada foto x-ray thorax normal b.Menilai kualitas foto thorax

c.Membaca foto thorax normal dan foto thorax dengan kelainan sesuai kasus respirasi

Baca foto thorax Setting ruangan baca foto x-ray

a.Instruktur menerangkan anatomi thorak pada foto x-ray dan prinsip-prinsip pembacaan foto b.Instruktur memberikan contoh baca foto thorax dengan

menggunakan foto thorax yang ada. c.Mahasiswa melakukan baca foto thorax di bawah bimbingan instruktur a.Materi dan check list baca thorax b.Lampu untuk baca foto c.Foto thorax 4x50 menit Ujian keterampilan medik

Ujian Akhir blok

2 dan 4 5,7 dan 8 a.Merangkum anamnesis,hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis pasti b. Menetapkan tujuan pengobatan dan MEQ Ruangan keterampilan medik Mahasiswa berlatih menjawab soal MEQ dibawah bimbingan instruktur a.Buku Daftar Obat Indonesia /MIMMS b.Soal MEQ 4x50

menit Ujian MEQUjian akhir blok

5.Laboratorium Ketrampilan Medik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, 2000, Skills Lab. Semester 4 Tahun Akademik 1999/2000, Fakultas Kedokteran UGM, Jogjakarta. 6.Mulia,E.K., Phlebotomy Workshop, Suplemen BD. 7.Olesinski,R.L., Specimen collection for hematology and Hemostasis, in Stiene-Martin,E.A., Lotspeich-Steininger,C.A. and .Koepke,J.A. (Eds), Clinical Hematology : Principles, Procedures, Correlation, 2nded. Lippincot-Raven Publishers, 1998 :9-19. 8.Pusat Laboratorium Kesehatan, Ditjen Binkesmas, 1991, Petunjuk Pemeriksaan

(14)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 menerapkan langkah

penetapan kesesuaian personal treatment dengan pasien sesuai simulasi kasus yang diberikan.

c.Meresepkan obat yang sesuai dengan simulasi kasus yang diberikan

Laboratorium Puskesmas, Depkes RI 9.Talley, N.J., O’Connor, S.,2001, Clinical Examination, 4th ed. APAC Publishers, Singapore. 10.Tilton, R.C., Balows,A., Hohnadel, D.C., Reiss, R.F., 1992, Clinical Laboratory Medicine, Mosby Year Book. 11.Yeo, C.J., 1997, Perawatan Pra-dan Pascaoperatif, dalam Cameron, J.L., 1997, Terapi Bedah Mutakhir, ed., Binarupa Aksara, Jakarta.

Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh

Tanggal: Tanggal: Tanggal:

Dekan,

...

Koordinator PUPT

...

Koordinator Tim Blok ...

(15)

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435 Nama Mata Kuliah: Blok Respirasi

Semester : 3 SKS : 7 Departemen / Pertemuan Kom peten si Learning

Outcome Tujuan Belajar BahasanTopik PengampuDosen PembelajaranMedia Metode Alat dan Bahan Alokasi Waktu AssessmentEvaluasi/ Referensi

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Anatomi 3 (6) Menjelaskan struktur morfologi dan fungsi hidung

Hidung dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis 3 (6) Menjelaskan struktur morfologi

dan fungsi faring & laring

Faring & laring dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis 3 (6) Menjelaskan struktur morfologi

dan fungsi trachea

Trachea dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis 3 (6) Menjelaskan struktur morfologi

dan fungsi bronchus

Bronchus dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis 3 (6) Menjelaskan struktur morfologi

dan fungsi hidung Pulmo Pulmo dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis 3 (6) Menjelaskan vaskularisasi &

inervasi tractus respiratorius

Vaskularisas i & inervasi dr. Zainuri SN, dr. Kuswati LCD projector, komputer Pengamatan langsung Kadaver 2x50 menit Tentamen, ujian tulis Histologi 3 (6) Menjelaskan struktur histologi

organ-organ respirasi Histologi organ respirasi

dr. Noviana N,

dr. Ika F LCD projector, komputer, slide Pengamatan langsung Sampel jaringan 2x50 menit Ujian tulis

Mikrobiologi 3 (6) Melakukan pemeriksaan BTA Pemeriksaa

n BTA dr. Farida JR, dr. Titis N LCD projector, komputer Percobaan Spesimen sputum 2x50 menit Ujian tulis Patologi Anatomi

3 (6) Menjelaskan berbagai kelainan organ respirasi berdasarkan patologi anatominya

TB Paru dr. Edi Fitrianto LCD projector, komputer, slide Pengamatan Sampel jaringan 2x50 menit Ujian tulis

Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh

Tanggal: Tanggal: Tanggal:

Dekan,

...

Koordinator PUPT

...

Koordinator Tim Blok ...

(16)

Fakultas : Kedokteran Kode Mata Kuliah: 1171105435

Nama Mata Kuliah : Blok Respirasi

Semester : 3

SKS : 7

Kompetensi OutcomeLearning Tujuan Belajar KegiatanJenis KegiatanTempat Topik Bahasan Evaluasi/Assessment Referensi

1 2 3 4 5 6 7 8

6 (10) 1. Mampu memecahkan

masalah pasien dalam

bidang respirasi

berdasarkan EBM

2. Melakukan critical appraisal untuk menilai artikel kedokteran.

Penulisan - Critical Appraisal 1. Aspek Penulisan

a. Kesesuaian dengan format penugasan b. Penulisan EYD

2. Isi laporan

a. Keaslian laporan

b. Kualitas laporan berdasarkan kesesuaian dengan problem yang dipilih

c. Junlah pencarian lebih dari 3 jurnal

d. Langkah-langkah pencarian dilakukan secara lengkap (sesuai dengan format penugasan yang telah dijabarkan di atas) 3. Hasil pencarian dan waktu pengumpulan : ada

lampiran jurnal (full text) dan waktu pengumpulan selambat-lambatnya 3 hari sebelum presentasi.

Disahkan oleh Diperiksa oleh Disiapkan oleh

Tanggal: Tanggal: Tanggal:

Dekan,

...

Koordinator PUPT

...

Koordinator Tim Blok ...

Referensi

Dokumen terkait

Lansia sakit adalah penurunan fungsi biologis yang terjadi pada lansia dan mengalami kemunduran fisik, mental, dan sosial sehingga tidak dapat melakukan tugas

Bila dibandingkan, perbedaan kelompok yang operabel dan inoperabel perbedaannya tidak bermakna, sehingga ekspresi p53 mutan negatif dan ekspresi caspase 3 positif tidak

6 tahun 2010 tentang Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.. KEPMEN KP

Terakhir mengenai kontribusi penelitian ini bagi kajian faksionalisasi kepartaian, dari hasil penelitian ini terlihat bahwa faktor yang mempengaruhi munculnya faksionalisasi

Sejak Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) pertama kali digelar pada tahun 2004 dengan nama Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) hingga tahun 2017 ini,

Kreativitas atau berpikir kreatif sebagai kemampuan untuk melihat bermacam- macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah merupakan bentuk pemikiran yang

Kemaknaan hubungan antara variabel independen yang terdiri dari faktor karakteristik individu dan faktor lingkungan kerja dengan variabel dependen yaitu kinerja perawat RS

Surat Setoran Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat SSRD adalah surat yang oleh wajib retribusi digunakan untuk melakukan pembayaran atau penyetoran yang terutang dikas