• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 2016"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PENYUSUNAN

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI

2016

(2)

• Analisis perkembangan keilmuan dan keahlian

• Analisis kebutuhan pasar & pemangku kepentingan

Profil Lulusan

Rumusan

Capaian Pembelajaran

TAHAPAN PERANCANGAN KURIKULUM

Konsep &

Strategi

pembelajaran

KKNI ,SN Dikti,

Renstra Dikti

Pemilihan bahan

kajian :

keluasan,

kedalaman,

tingkat penguasaan

Matriks bahan kajian

dengan sikap,

ketrampilan umum

dan ketrampilan

khusus

Konsep mata kuliah

dan besarnya sks

Susunan mata kuliah &

Rancangan pembelajaran

(DOKUMEN KURIKULUM)

Peta/gugus

keilmuan

Tugas

Bidang studi/

Laboratorium

Keterlibatan

semua dosen

Tugas

Tim

Pengembang

Kurikulum Prodi

Masukan

Asosiasi &

Stake holders

Ketetapan

Program studi

Konsep

kurikulum

Tugas

Tim

Pengembang

Kurikulum Prodi

Pengetahuan

Visi dan misi

Universitas &

Program Studi

(3)

Bidang kerja/

Profil lulusan/

profesi.

Bidang

keilmuan

program studi

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

Sikap

Ketrampilan

umum

Ketrampilan

khusus

Pengetahuan

KKNI dan SN DIKTI

Rumusan sikap

dan

ketrampilan umum

dalam SN DIKTI

Rumusan ketrampilan

khusus dan pengetahuan

hasil kesepakatan program

studi sejenis dan/atau

Standar Isi Pembelajaran

dari SN DIKTI

REFERENSI

dalam dan luar negeri

Rumusan CP dari:

• Prodi yang kredibel/

• Kolokium keilmuan/

• Badan Akreditasi/

• Asosiasi Profesi.

Rumusan kompetensi dari :

• Lembaga sertifikasi

• Hasil penelusuran alumni

• Usulan pengguna lulusan

Analisis

kebutuhan

Visi

(4)

MATA KULIAH PADA KURIKULUM SAAT INI

SEMESTER …..

SEMESTER …..

Ma

ta

k

u

li

a

h

A

SIKAP

KETRAMPILAN UMUM KETRAMPILAN KHUSUS PENGETAHUAN

capaian pembelajaran

[email protected]

(5)

MATA KULIAH PADA KURIKULUM SAAT INI

SEMESTER II

SEMESTER …..

SIKAP

Menerapkan etika profesi

KETRAMPILAN UMUM

Mampu menyusun skripsi Mampu mengambil keputusan KETRAMPILAN KHUSUS

Mampu merancang ……….. Mampu melaksanakan………..

PENGETAHUAN

Menguasai konsep ilmu komunikasi Menguasai prinsip lingkungan

capaian pembelajaran

V V V V V V V V V V V V V V

A

gama

P

anc

asi

la

B.

In

d

o

n

esia

K

ew

ar

ganeg

ar

aa

n

V V V V V V

Bahan

kajian (v)

Teo

ri

su

rv

ei

Bisa dihapus

Tidak ada

kontribusi

[email protected]

(6)

CAPAIAN PEMBELAJARAN

SIKAP

Menerapkan etika profesi

Bertakwa kpd Tuhan YME

Bangga pada tanah air Ind.

KETRAMPILAN UMUM

Mampu menyusun skripsi

Mampu mengambil keputusan

KETRAMPILAN KHUSUS

Mampu merancang …………

Mampu melaksanakan ………

PENGETAHUAN

Menguasai konsep ilmu kom.

Menguasai prinsip lingkungan

Bhs Indonesia

Bahan kajian

Tingkat

penguasaan

Metode

pembelajaran

V

V

V

V

V

V

Presentasi-tgs

Kritik bacaan –

(kolaboratif)

Teori aplikatif

konsep

Tata tulis

Silogisme

(7)

LAB. TEKNIK FISIKA I

V • Praktikum hk Ohm • Prak. Mikrobilogi • Prak. Akustik V Bahan kajian V Bahan kajian V Bahan kajian V Bahan kajian

KETRAMPILAN KHUSUS PRODI KETEKNIKAN

1

mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika dan sains alam, serta prinsip rekayasa (engineering

principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa

kompleks (complex engineering problem); 2

mampu menemukan sumber masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa;

3

mampu merumuskan alernatif solusi untuk

menyelesaikan masalah rekayasa kompleks dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan;

4

mampu merancang sistem, proses, dan komponen dengan pendekatan analitis dan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan;

5

mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa.

6 ……….. (bisa ditambah sendiri)

TERMODINAMIKA

V • Matematika rekayasa • Prinsip rekayasa • Fisika, • Biologi. V Bahan kajian V Bahan kajian V Bahan kajian V Bahan kajian V Bahan kajian

(8)

BAHAN KAJIAN YANG DIKEMBANGKAN PRODI

INTI KEILMUAN

IPTEK pendukung

CIRI PT

v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v

Sik

ap

Bertaqua kpd Tuhan YME

Menerapkan etika profesi

K

et

rampi

la

n

umum

Mampu berfikir logis

Mampu menyusun skripsi

Mampu mengkaji masalah

K

et

rampi

la

n

khus

us

Mampu menyusun konsep ranc

Mampu merancang arsitektur

Mampu mengkomunikasikan …

Mampu menyajikan alternatif

P

eng

t

Menguasai teori desain

Menguasai prinsip perenc kota

P

er

anc

. Ar

s

Teor

i desa

in

St

ru

kur

t

ek

Es

te

tik

a

Sain

Ar

s

Teor

i Ar

s

la

ndsc

ape

per

kot

aa

n

Lingk

ung

an

Log

ik

a

st

at

is

tik

a

CAA

D

pem

ukim

an

Ar

s

Nu

sn

tr

per

modela

n

PENGEMBANGAN KURIKULUM

(Alternatif pembentukan mata kuliah )

Mata kuliah

Desain Arsitektur

(terintegrasi)

Mk CAAD

capaian pembelajaran

(9)

PRAKTIKUM/STUDIO/BENGKEL

RESPONSI/TUTORIAL/SEMINAR

kegiatan tatap muka 110 menit kegiatan mandiri 60 menit

170 menit kegiatan di laboratorium/studio/bengkel

KULIAH

Kegiatan mandiri 60 menit Kegiatan tatap muka 50 menit Kegiatan terstruktur 60 menit

PENGERTIAN

SATUAN KREDIT

SEMESTER

(10)

PRINSIP SATUAN KREDIT SEMESTER

1. Satuan kredit semester (sks) adalah :

• Satuan waktu belajar yang dirancang agar mahasiswa memiliki

kemampuan tertentu (pengetahuan, ketrampilan, dan sikap)

• Menitik beratkan pada waktu proses belajar.

• Merupakan beban belajar mahasiswa, dan secara konseptual tidak

terkait dengan beban dosen, apalagi honorarium.

(hasil studi ke Inggris, Perancis, Jepang, dan Thailand)

2. Unsur penentu dalam memperkirakan besarnya sks suatu mata kuliah:

• tingkat kemampuan yang harus dicapai;

(lihat Standar Kompetensi Lulusan dalam SN Dikti 2015)

• kedalaman dan keluasan bahan kajian yang harus dikuasai;

(lihat Standar Isi Pembelajaran dalam SN Dikti 2015)

• strategi pembelajaran yang dipilih untuk mencapai kemampuan tersebut.

(lihat Standar Proses Pembelajaran dalam SN Dikti 2015)

3.

Dengan ukuran waktu belajar mahasiswa 8-10 jam per hari maka per

minggu rata-rata 48-60 jam setara dengan 18-20 sks per semester.

(11)

HITUNGAN BEBAN STUDI

• BELAJAR :

– minimal 8 jam/ hari

– maksimal 10 jam/har

i

• Perminggu dihitung 6 hari, maka :

– minimal : 8 jam x 6 hari = 48 jam/minggu

– maksimal : 10 jam x 6 hari = 60 jam/minggu

• Hitungan sks :

– 1 sks rata-rata 3jam/minggu dalam 1 semester

 minimal 48 jam : 3 jam = 16 sks

 maksimal 60 jam : 3 jam = 20 sks

Rata-rata = 18 sks per semester

• S1 selama 8 semester

= 8 x 18 sks = 144 sks (minimal)

= 8 X 20 sks = 160 sks (maksimal)

• Jadi beban normal mahasiswa

(12)

MEMBANGUN STRUKTUR KURIKULUM

(model struktur kurikulum)

• Berdasar strategi pembelajaran

• Prasyarat dieliminir dalam proses

pembelajaran

• Integrasi lebih awal.

Mathem

atic

&

Basic

Scie

nce

Basic

Engin

eering

(Eng

ineering

Pr

incip

al)

E

ngineer

ing

De

sign

E

ngineer

ing

Dis

pline

S

pec

ializ

ation

Hum

init

y,

Social

science,

prof

esional

practice

&

Ethic

Engineering Disipline

Specialization

Engineering Design

Basic Engineering

(Engineering Principle)

Mathematic & Basic

Science

Hum

anist

ic,social

science

,

prof

esional

practice

&

eth

ic

• Berdasar logika keilmuan.

• Asumsi dasar, ada prasyarat.

• Parsial, integrasi diakhir

(13)
(14)

Sem

STRUKTUR MATAKULIAH

sks

VIII

Etika 2

Tugas Akhir

8

10

VII

Wawasan Tekno. & Komunikasi Ilmiah 3 Proposal Tugas Akhir 4

Desain

Arsitektur 5

8 Techno preneurship 3

18

VI

Makna Arsitektur 3 Penelitian Arsitektur 3

Desain

Arsitektur 4

8 Pilihan 1 3 Pilihan 2 3

20

V

Arsitektur Kiwari 3 Ekologi Arsitektur 3

Desain

Arsitektur 3

8 Pilihan 1 3 Pilihan 2 3

20

IV

Perkembangan Arsitektur 3 Teori Arsitektur 3

Desain

Arsitektur 2

8

Peng. Teori Perum & Desain Perkotaan 3 Utilitas 3

20

III

Arsitektur Nusantara 3 Arsitektur Lansekap 3

Desain

Arsitektur 1

8 Sistem Struktur 3 Sains Arsitektur & Teknologi 3

20

II

Wawasan Kebangsaan 3 CAD 3

Dasar Desain

Arsitektur 2

7 Konstruksi Bangunan 3 Fisika Bangunan 2

18

I

Agama 2 Bahasa Inggris 3

Pengantar Arsitektur 2

Dasar Desain

Arsitektur 1

7 Mekanika Teknik 2 Matematika Arsitektur 2

18

144

(15)

SOC

IAL

SC

IENCE,

ETHI

CS

,AND

HUM

INI

T

IES

CIT

Y

PLAN

NING

AND

ENVIRONM

ENT

ARC

HIT

EC

T

URAL

DESIGN

DESIGN

PRINCIP

LE

&

ARC

HIT

EC

T

URE

T

HEO

RY

STRUCTURE

PRINCIP

LE

BUILDING

SC

IENC

E

AND

T

EC

HNO

LO

G

Y

Meletakan

dasar

IPTEKS

Melatih

ketrampilan

dasar desain

Mengembangkan

kemampuan

desain

Pengembangan

kemampuan

integratif

[email protected]

(16)

Sumber : Harden R.M., & Stamper N. (1999);

What is a spiral curriculum? ;

(17)
(18)

Tim Belmawa RISTEKDIKTI 2016

mengutamakan

penguasaan

IPTEKS

mengutamakan

pencapaian

kompetensi

mengutamakan

kesetaraan mutu

(capaian pembelajaran)

KBK

KBI

(19)

REFERENSI

1. Anderson, L., & Krathwohl, D. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching and

Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York:

Longman.

2. Direktorat Akademik, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2000: Curriculum

Development, EEDP (Enginering Education Development Program).

3. Heywood, J. (2005). Engineering Education: Research and Development in

Curriculum and Instruction. New Jersey: John Wiley & Sons.

4. KEMDIKBID-Republik Indonesia. (10 Juni, 2013). Permendikbud No.73 Tahun

2013, Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang

Pendidikan Tinggi. Jakarta, Indonesia: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Republik Indonesia.

5. KEMRISTEDIKTI-Republik Indonesia. (2015, Desember 21). Permenristekdikti

No.44 Tahun 2015, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Indonesia:

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

6. Menteri Hukum dan hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (10 Agustus, 2012).

UU-RI No.12 Tahun 2012, Tentang Pendidikan Tinggi. Jakarta.

7. Slattery, P. (2006). Curriculum Development in the Postmodern Era (2 ed.). New

York: Routledge.

(20)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dikerjakan agar dapat memberikan manfaat pada bidang pabrik industri dalam menentukan penjadwalan NWFS pada lebih dari satu mesin menggunakan metode

memiliki muatan makna teologis yang mengikat seseorang dalam melaksana- kan agamanya, karena itu sumpah selalu dikaitkan dengan agama. Sakralitas sump- ah menjadi

Langkah selanjutnya adalah penyusunan kisi-kisi instrumen, alat evaluasi yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian psikomotor, untuk menilai

HIDAYATNO, AKHMAD; AISYAH IADHA NURAINI; GAGAS HARISETO PRATOMO: Analisis Ergonomi Desain Ruang Kerja Penembak Pada Kendaraan Tempur Armoured Personnel Carrier

Utsman bin A##an dibunuh se-ara tragis $leh salah se$rang "ang disebut dalam se'arah Utsman bin A##an dibunuh se-ara tragis $leh salah se$rang "ang disebut dalam

Pemberian ASI eksklusif lebih tinggi pada responden yang berumur lebih dari 35 tahun, berpendidikan rendah, tidak bekerja, proses persalinan secara normal,

Tujuan yang ingin dicapai peneliti dalam penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Media Internal “Smile” Sebagai Media Komunikasi Internal Karyawan

Jika Lembar Data Keselamatan kami telah diberikan kepada Anda beserta persediaan tinta Asli yang diisi ulang, diproduksi ulang, dan kompatibel atau non-HP, harap diketahui