i
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI TURKI PADA MASA
PEMERINTAHAN RECEP TAYYIB ERDOGAN (2014-2018)
SKRIPSI
Diajukan untuk Melengkapi Persyaratan guna Mencapai Gelar Sarjana Prodi Sastra Arab
Falkutas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret
Disusun oleh:
SIGIT MULADI C1012041
PROGRAM STUDI SASTRA ARAB
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2019
iv
PERNYATAAN
Nama : Sigit Muladi NIM : C1012041
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi berjudul kebijakan pendidikan di Turki pada masa pemerintahan Recep Tayyib Erdogan (2014-2018) adalah betul-betul karya sendiri, bukan plagiat, dan tidak dibuatkan oleh orang lain. Hal-hal yang bukan karya saya, dalam skripsi ini ditunjukan dalam daftar pustaka.
Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan skripsi dan gelar yang diperoleh dari skripsi tersebut.
Surakarta, 29 Juli 2019 Yang membuat pernyataan,
v
MOTTO
ْنَم ِباَحْصَلأا ُرْػيَخ
ِْيَلخا ىَلَع َكَلُدَي
Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan (Mahfudhat)
ُلْيِبَّسلا َحَضَك ُـْزَعلا َؽَدَص اَذِإ
Jika ada kemauan pasti ada jalan (Mahfudhat)vi
PERSEMBAHAN
Syukur kepada Allah atas jantung yang masih berdetak, nafas yang tak henti berhembus dan segala karunia-Nya yang tiada akan sebanding dengan dunia dan seisinya.
Skripsi ini penulis persembahkan untuk:
Tukinu dan Triyami, orang tua penulis yang tak henti mendoakan.
Mas Sudarmaji, Teh Ila, dek Wahyu Nur Khayati, dan dek Muhammad Alfianto. Semua keluarga besar
Teman-teman Pagupon.
Semua teman-teman Alumni MAN 1 Boyolali Semua teman seperjuangan, Sastra Arab 2012.
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi untuk mencapai gelar sarjana sastra. Penulis mengucapkan terima kasih atas segala do’a, bantuan, dukungan, dan motivasi yang telah diberikan oleh semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Oleh sebab itu, dengan segenap kerendahan hati serta rasa syukur yang begitu besar, penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Allah Yang Maha Esa, yang selalu ada di dalam hati dan pikiran, sehingga memberi jalan, kekuatan, dan motivasi kepada penulis sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini.
2. Nabi Muhammad SAW, Rasulullah dan panutan umat yang telah menjadi penerang hati dan penuntun jalan kebenaran sehingga manusia dapat membedakan antara perkara yang haq dan bathil.
3. Bapak Tukinu dan ibu Triyami orang tua yang selalu memberikan doa, dukungan, kepercayaan, serta kasih sayangnya, baik moral maupun materi selama masa belajar hingga kegiatan skripsi berlangsung. Semoga Allah senantiasa melimpahkan kasih sayang kepada mereka.
4. Prof. Dr. Warto, M.Hum., selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan kesempatan dalam penyusunan skripsi ini. 5. Dr. Eva Farhah, S.S., M.A., Ph.D., selaku Kepala Program Studi Sastra Arab,
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi.
viii
6. M. Farkhan Mujahidin, S.Ag., M.Ag., selaku pembimbing akademik yang telah memberikan kesempatan, kemudahan dan bimbingan kepada penulis selama kegiatan belajar maupun dalam kegiatan bimbingan akademik.
7. Dr. Suryo Ediyono, M.Hum., selaku dosen pembimbing skripsi yang berjudul
“Kebijakan Pendidikan Di Turki Pada Masa Pemerintahan Recip Tayyib Erdogan (2014-2018)”, yang telah mencurahkan segenap ilmu dan waktu untuk melakukan
diskusi dan bimbingan dengan tulus ikhlas.
8. Dr. Istadiyantha, M.S., selaku dosen penelaah yang telah memberikan banyak ilmu, kritikan, dan saran guna perbaikan skripsi ini.
9. Segenap dosen dan bagian administrasi Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang telah membimbing penulis selama proses belajar di Sastra Arab serta bersedia memberikan waktu dan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab.
10. Sahabat-sahabatku tercinta, Fauzan, Mufid, Rosyid, yang memberikan support dan do’a kepada saya.
11. Dwi Baiti Jannah yang selalu mendukung dan memberikan semangat, semoga Allah memberikan balasan yang terbaik, dan juga semoga segera menyelesaikan skripsinya, bahagia selalu dengan pilihanmu.
12. Sahabat-sahabatku dari Alumni MAN 1 Boyolali Aziz, Bioda, Asep, Yuli, Robo, Muklis, Manaf, Oyenk, dan Genjik yang selalu membersamai dikala susah dan senang. Selalu menjadi pendengar dan teman sharing yang baik tentang warna-warni dunia. Termasuk di dalamnya masalah skripsi dan toga wisuda.
13. Keluargaku Sastra Arab angkatan 2012 baik di Penerjemahan, Sastra, Linguistik ataupun KTT. Syukran buat persahabatan dan ilmunya: Wisnu, Falhud, Aini, Asma’(almarhumah), teh Lita, Lily, Deddy, Falhus, mbak Fatkhu, Ghita, Ayak, Oeoel, Indah, Nisa, Mahyud, Mufid, Musleh, Rosid, Nabila, Ida, Mumu, Nada,
ix
Nanda, Bundo Novi, Nuri, Nurul, Octa, Dira, Anjas, Egha, Ikah, Uzan, mbak Sofi, Mas Sukin, lek Yani, mbak Tsania, Uchum, Wahid, mbak Yeni, Yoga, Yoki.
14. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang telah membantu penulis selama kegiatan skripsi.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Penulis mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan karya ini dikemudian hari. Semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya kepada mainstream Kajian Timur Tengah (KTT) Sastra Arab UNS serta kepada pembaca pada umumnya.
Surakarta, 29 Juli 2019
x
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Transliterasi bahasa Arab ke dalam huruf Latin yang digunakan dalam penelitian ini berpedoman kepada Pedoman Transliterasi Arab-Latin keputusan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 158 tahun 1987 dan Nomor : 0543 b/U/1987. Tertanggal 10 September 1987 dengan beberapa perubahan.
Perubahan dilakukan mengingat alasan kemudahan penghafalan, dan penguasaannya. Penguasaan kaidah tersebut sangat penting mengingat praktek transliterasi akan terganggu, tidak cermat, dan akan menimbulkan kesalahan jika pedomannya tidak benar-benar dikuasai. Pedoman transliterasi Arab-Latin ini dirumuskan dengan lengkap mengingat peranannya yang penting untuk pembahasan ini.
Adapun kaidah transliterasi setelah dilakukan perubahan pada penulisan beberapa konsonan, penulisan ta‟ul-marbūthah, dan penulisan kata sandang yang dilambangkan dengan (
ؿا
) adalah sebagai berikut:A. Penulisan Konsonan
No Huruf
Arab Nama
Kaidah Keputusan Bersama Menteri
Agama-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Perubahan
1
ا
Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan2
ب
bā‟ B Bxi 4
ث
tsā‟ S Ts 5ج
Jīm J J 6ح
chā‟ H Ch 7خ
khā‟ Kh Kh 8د
Dāl D D 9ذ
Dzāl Z Dz 10ر
rā‟ R R 11ز
Zai Z Z 12س
Sīn S S 13ش
Syīn Sy Sy 14ص
Shād S Sh 15ض
Dhād D Dh 16ط
thā‟ T Th 17ظ
dzā‟ Z Zh 18ع
„ain ‘ ‘ 19غ
Ghain G Gh 20ؼ
fā‟ F F 21ؽ
Qāf Q Q 22ؾ
Kāf K K 23ؿ
Lām L L 24ـ
Mīm M M 25ف
Nūn N N 26ك
Wau W W 27ق
hā‟ H Hxii
28
ء
Hamzah ' ‘ jika di tengah dan di akhir29
م
yā‟ Y YB. Penulisan Vokal
1. Penulisan vokal tunggal
No Tanda Nama Huruf Latin Nama
1
ﹷ
Fatchah A A2
ﹻ
Kasrah I I3
ﹹ
Dhammah U UContoh:
َبَتَك
: Katabaَبِسَح
: Chasibaَبِتُك
: Kutiba 2. Penulisan vokal rangkapNo Huruf/Harakat Nama Huruf Latin Nama
1
ْىَػ
fatchah/yā‟ Ai a dan i 2ْوَػ
fatchah/wau Au a dan u Contoh:َفْيَك
: Kaifaَؿْوَح
: Chaula 3. Penulisan Mad (Tanda Panjang)No Harakat/Charf Nama Huruf/Tanda Nama
1
اػَػػ َىػ
fatchah/alif atau yā Ā a bergarisatas
2
ْىِػ
kasrah/ yā Ī i bergarisxiii 3
ْوُػ
dhammah/wau Ū u bergaris atas Contoh:َؿاَق
: Qālaَلْيِق
: Qīlaىَمَر
: Ramāُؿْوُقَػي
: Yaqūlu A. Penulisan Ta‟ul-Marbuthah1) Rumusan MA-MPK adalah: kalau pada suatu kata yang akhir katanya
tā‟ul-marbūthah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al, serta bacaan
kedua kata itu terpisah maka tā‟ul-marbūthah itu ditransliterasikan dengan ha (h) 2) Perubahannya adalah: Tā‟ul-Marbūthah berharakat fatchah, kasrah, atau
dhammah dan pelafalannya dilanjutkan dengan kata selanjutnya transliterasinya
dengan t, sedangkan tā‟ul-marbūthah sukun/mati transliterasinya dengan h, contoh:
ُةَرَّوَػنُمْلا ُةَنْػيِدَمْلا
: Al-Madīnah Al-Munawwarah atau Al-Madīnatul-Munawwarahهةَحْلَط
: Thalchah B. SyaddahSyaddah yang dalam bahasa Arab dilambangkan dengan sebuah tanda (ﹽ)
transliterasinya adalah dengan mendobelkan huruf yang bersyaddah tersebut, contohnya adalah:
اَنَّػبَر
: Rabbanāُحْكُّرلا
: A‟r-rūchxiv
هةَدِّيَس
: SayyidahC. Penanda Ma‟rifah (
ؿا
)1) Rumusan Menteri Agama-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah sebagai berikut:
a) Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyyah ditransliterasikan sesuai bunyinya, yaitu huruf i diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang langsung mengikuti kata sandang itu.
b) Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyyah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai pula dengan bunyinya.
c) Baik diikuti huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyyah, kata sandang ditulis terpisah dari kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sambung/hubung, contohnya adalah:
ُلُجَّرلا
: Ar-rajuluُةَدِّيَّسلا
: As-sayyidatuُمَلَقلا
: Al-qalamuُؿَلاَلجا
: Al-jalālu2) Perubahannya adalah sebagai berikut:
a) Jika dihubungkan dengan kata berhuruf awal qamariyyah ditulis al- dan ditulis
l- apabila di tengah kalimat, contohnya adalah:
ُدْيِدَْلجا ُمَلَقلا
: Al-qalamul-jadīduةَرَّوَػنُمْلا ُةَنْػيِدَمْلا
: Al-Madīnatul-Munawwarahb) Jika dihubungkan dengan kata yang berhuruf awal syamsiyyah, penanda ma’rifahnya tidak ditulis, huruf syamsiyyah-nya ditulis rangkap dua dan sebelumnya diberikan apostrof, contohnya adalah:
xv
ُلُجَّرلا
: A‟r-rajuluُةَدِّيَّسلا
: A‟s-sayyidatu D. Penulisan KataSetiap kata baik ism, fi‟l, dan charf ditulis terpisah. Untuk kata-kata yang dalam bahasa Arab lazim dirangkaikan dengan kata lainnya, transliterasinya mengikuti kelaziman yang ada dalam bahasa Arab. Untuk charf wa dan fa pentrasliterasiannya dapat dipisahkan. Contohnya adalah sebagai berikut:
َْيِقِزاَّرلا ُرْػيَخ َوَُلذ َللها َّفِإَك
: Wa innā‟l-Lāha lahuwa khairu‟r-rāziqīnَفاَزْػيِمْلاَك َلْيَكْلا اْوُػفْكَأَف
: Fa auful-kaila wal-mīzānِمْيِحَّرلا ِنَْحَّْرلا ِللها ِمْسِب
: Bismi‟l-Lāhi‟r-Rachmāni‟r-Rachīmَفْوُع ِجاَر ِوْيَلِإ اَّنِإَك ِلله ِ اَّنِإ
: Innā li‟Lāhi wa innā ilaihi rāji‟ūnE. Huruf Kapital
Meskipun dalam bahasa Arab tidak digunakan huruf kapital, akan tetapi dalam transliterasinya digunakan huruf kapital sesuai dengan ketentuan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dalam bahasa Indonesia. Contohnya adalah sebagai berikut:
هؿْوُسَر َّلَِّإ هدَّمَُمُ اَمَك
: Wa mā Muchammadun Illā rasūlunَْيِمَلاػػَعْلا ِّبَر ِللهُدْمَلحا
: Al-Chamdu li‟l-Lāhi rabbil-„ālamīnْيِف َؿِزْنُأ مِذَّلا َفاَضَمَر ُرْهَش
xvi
Daftar Isi
Halaman
HALAMAN JUDUL... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
HALAMAN PERNYATAAN ... iv
HALAMAN MOTTO ... v
HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN... x
DAFTAR ISI ... xvii
ABSTRAK ... xx ABSTRACT ...xix AL-MULAKHKHASH ... xxii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1 B. Rumusan Masalah ... 7 C. Tujuan Penelitian ... 7 D. Manfaat Penelitian ... 8 E. Pembatasan Masalah ... 8 F. Landasan Teori ... 8 G. Sumber Data ... 18 H. Metode Penelitian ... 18 I. Sistematika Penulisan ... 19 BAB II PEMBAHASAN A. Latar Belakang Negara Turki 1. Sejarah Negara Turki... 21
2. Letak Geografis Negara Turki dan Kondisi Sosial-Ekonomi ... 25
xvii
B. Biografi Recep Tayyib Erdogan
1. Kelahiran dan Pendidikan Recep Tayyib Erdogan ... 29 2. Karir Politik Recep Tayyib Erdogan ... 33 C. Kebijakan Pendidikan pada Masa Pemerintahan Erdogan
1. Pendidikan di Turki ... 40 2. Kebijakan Pendidikan pada Masa Pemerintahan Erdogan ... 52 2.1. Layanan Panduan akan Terstruktur dengan Kebutuhan ... 53 2.2. Peningkatan Kualitas Layanan untuk Mahasiswa Pendidikan
Khusus ... 54 2.3. Pengaturan Pembelajaran, Struktur Kursus dan Materi akan
Dikembangkan untuk Siswa dengan Talenta Khusus... 56 2.4. Pendidikan Bahasa Luar Negeri Akan Disesuaikan dengan Nasional Menurut Tingkat dan Jenis Sekolah ... 57 2.5. Pembuatan Lingkungan untuk Pengembangan Konten dan
Keterampilan Digital ... 58 2.6. Restrukturisasi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama
pada Aspek Perkembangan ... 59 2.7. Praktik Inovatif Akan Difasilitasi ... 60 2.8. Kesenjangan Pencapaian antar Sekolah akan dikurangi, dan
Kualitas Sekolah akan Ditingkatkan ... 61 2.9. Pengetahuan Akademik Akan Diubah Ke Keterampilan Terapan 62 2.10. Peningkatan Kerjasama Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Sosial
Sekolah Sekolah dengan Lembaga Pendidikan Tinggi ... 63 D. Perbedaan Pendidikan di Indonesia dan Turki
1. Pendidikan di Turki ... 64 2. Pendidikan di Indonesia ... 64 BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN ... 67 B. SARAN ... 68 DAFTAR PUSTAKA ... 69
xviii LAMPIRAN 1. Gambar 1 ... 72 2. Gambar 2 ... 73 3. Gambar 3 ... 73 4. Gambar 4 ... 74 5. Gambar 5 ... 75
xix
ABSTRAK
Sigit Muladi. C1012041. Kebijakan pendidikan di Turki pada masa pemerintahan Recep Tayyib Erdogan (2014-2018). Skripsi Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian ini membahas mengenai: 1) Negara Turki, Biografi Recep Tayyib Erdogan dan karir politiknya, 2) Kebijakan pendidikan di Turki pada masa pemerintahan Recep Tayyib Erdogan 2014-2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik penelitian pustaka. Pengumpulan data dengan teknik pustaka, yaitu, mengumpulkan data yang berkaitan dengan objek penelitian melalui buku, jurnal, internet yang mendukung penelitian ini.Adapun berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 1)Negara Turki merupakan negara yang berdiri tanggal 24 Juli 1923 mendapat pengakuan internasional terhadap kedaulatan negara "Republik Turki" yang baru dibentuk sebagai negara penerus dari Kesultanan Utsmaniyah, dan secara resmi dinyatakan pada tanggal 29 Oktober 1923 di Ankara, ibu kota Turki yang baru. 2) Recep
Tayyip Erdogan lahir di Istanbul, Turki, 26 Februari 1954, umur 65 tahun adalah seorang politikus Turki yang menjabat sebagai Presiden Turki sejak 2014. Sebelumnya Ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014. Ia juga seorang pemimpin partai AKP (Adalet ve Kalkınma). Adapun pada tahun 2010, Erdogan terpilih menjadi salah satu pemimpin Muslim berpengaruh di dunia. 3) kebijakan pendidikan pada zaman Erdogan adalah membuka kembali peluang sekolah Agama (Imam Hatip) untuk mengembalikan kebiasaan lama yaitu pengajaran Al-Qur’an dan Hadits di sekolah-sekolah negeri di Turki yang telah terhapuskan lama dihilangkan, dan kebebasan berhijab di kampus-kampus di Turki, menerapkan wajib belajar bagi para warga Turki 12 tahun dengan pembagian tingkat dasar 4 tahun, tingkat menengah 4 tahun dan tingkat akhir 4 tahun, peningkatan fasilitas pendidikan, ketrampilan bahasa dan keterampilan terapan, pemberian akomodasi beasiswa kepada siswa berbakat.
xx
ABSTRACT
A. C1012041. Education policy in Turkey during the reign of Recep Tayyib Erdogan (2014-2018). Thesis Program of Arabic literature, Faculty of Humanities, University of eleven Maret Surakarta.
The study discusses: 1) The Turkish state, the biography of the Recep Tayyib Erdogan and his political career, 2) the education policy in Turkey during the reign of Recep Tayyib Erdogan 2014-2018. The methods used in this research are qualitative methods and ethnographic methods. The data collection techniques in this study used the literature research technique. Data collection with the technique of the library, that is, collects data relating to the research object through books, journals, the Internet that supports this research. As for the results of the research conducted, it can be concluded that 1) the country of Turkey is a country that was established on 24 July 1923 received international recognition of the sovereignty of the State "Republic of turkey " Newly formed as the country Successor of the Ottoman Empire, and was formally declared on 29 October 1923 in Ankara, the new capital of Turkey. 2) Recep Tayyip Erdogan was born in Istanbul, Turkey, 26 February 1954, aged 65 years is a Turkish politician who served as president of Turkey since 2014. Previously he served as prime Minister of Turkey from 14 March 2003 until 28 August 2014. He is also a leader of the AKP Party (Adalet ve Kalkınma). As for 2010, Erdogan was elected the most influential Muslim leader in the world. 3) The education policy in the time of Erdogan was to reopen religious school opportunities (Imam Hatip) to restore the old customs of the teaching of the Qur'an and Hadith in the old schools in Turkey that have been eliminated long ago, and Freedom of hijab on campus in Turkey, requiring compulsory study for Turkish citizens 12 years with a basic level Division 4 Tofu, Intermediate level 4 years and a final level 4 years, Enhancement of education facilities, language skills and applied skills, providing scholarship accommodation to talented students.
xxi