• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALUR PIKIR APARTEMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ALUR PIKIR APARTEMEN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

APARTEMEN di JAKARTA SELATAN

8

ALUR PIKIR

INPUT

PROSES

OUTPUT

INPUT

PROSES

OUTPUT

PERANCANGAN ARSITEKTUR

DESIGN GRAFIS

Aspek Fungsional

(hunian,fasilitas)

Aspek Kontekstual

(tapak, aksesibilitas,

view,klimatologi)

Aspek Teknis (bentuk

dan massa

bangunan,struktur,

bahan bangunan)

Citra atau image

building:

Modern

Eksklusif

Nyaman

Layak huni

Sesuai dengan iklim

Fungsi dan

Karakter

Apartemen

Karakter tapak

Kelompok

kegiatan/fasilitas

Contoh keruangan

bangunan apartemen

Potensi masalah

tapak, eksplorasi

preseden, respon

tapak aksis-orientasi,

hirarki keruangan

Zoning

Kriteria lokasi:

Land Use sesuai aturan

Pemda

Aksesibilitas

Kelengkapan

infrastruktur sarana dan

prasarana

Kecenderungan sebagai

lokasi tempat tinggal

pekerja kantor

Utilitas lingkungan kota

Alternatif lokasi di sekitar

Kawasan Central Business

District

Memilih lokasi dari

kriteria :

Land Use

Aksesibilitas

Fasilitas umum

Faktor lingkungasn

sekitar

Utilitas

Lokasi Terpilih

Tapak

Iklim dan cuaca

Persyaratan dan

karakter fisik

Contoh wujud

apartemen

Eksplorasi

konfigurasi bentuk

Gubahan Massa

Kebutuhan luas tapak

Kriteria tapak:

Aksesibilitas

Dekat dengan fasilitas

umum

Faktor lingkungan

sekitar

Utilitas lingkungan kota

Pemilihan tapak :

Aksesibilitas

Dekat dengan

fasilitas umum

Faktor lingkungan

sekitar

Utilitas lingkungan

kota

Tapak Terpilih

Zoning

Gubahan massa

Program ruang

Sirkulasi

Alternatif studi

proporsi

Studi 3D

Site Plan

Site plan

Program ruang

Sirkulasi

Eksplorasi

Sirkulasi dan

Keruangan,

Hubungan Ruang

Denah

Contoh bangunan

apartemen

Karakter elemen

bangunan

Eksplorasi

konfigurasi bentuk,

elemen bangunan,

struktur dan

konstruksi

Tampak dan

Potongan

Site plan

Denah

Tampak

Potongan

Substansi dan materi

presentasi, teknik

enggambar, tekmnik

presentasi

Desain Grafis

INPUT

PROSES

OUTPUT

PERENCANAAN ARSITEKTUR

FENOMENA

Aktualita

 Jumlah kepadatan penduduk dan pendatang yang

meningkat dengan optimasi lahan perkotaan yang semakin sempit.

 Meningkatnya tuntutan hunian bagi pelaku bisnis

yang jaraknya dekat dengan tempat kerja.

 Tingkat kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi di

perjalanan dari dan ke luar kota.

 Perkembangan hunian apartemen di Indonesia

bersamaan dengan permintaan apartemen yang semakin menguat.

 Banyaknya pembangunan kantor sewa dan

perdagangan di Ibu Kota yang mendatangkan pelaku bisnis baru.

 Menurut Procon,konsultan properti, permintaan

tertinggi akan hunian apartemen masih di area pusat bisnis.

 Memaksimalkan pemanfaatan lahan yang minimal

untuk kebutuhan tempat tinggal yang nyaman, aman, layak huni, dan memiliki sarana prasarana yang lengkap bagi pelaku bisnis.

Urgensi

 Dibutuhkan hunian vetikal untuk memaksimalkan

pemanfaatan lahan perkotaan yang semakin sempit terutama di area pusat bisnis, guna menantisipasi permintaan kebutuhan hunian yang dekat dengan tempat kerja.

 Dibutuhkan hunian yang nyaman, aman, layak huni,

dan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap sesuai dengan kebutuhan pelaku bisnis yang melakukan kegiatan kerja sehari – hari

Originalitas

 Merencanakan dan merancang sebuah apartemen

yang nyaman, aman, layak huni, dan lengkap dengan sarana dan prasarana yang sesuai dengan tuntutan pelaku bisnis di kawasan pusat bisnis di Jakarta khususnya di kawasan Jakarta Selatan.

Adanya fenomena yang dapat dilihat dari

aktualita dan urgensi mendorong untuk

direncanakannya

“Aparremen di Jakarta Selatan” . Proses pengajuan judul

ini juga mempertimbangkan

isu global warming saat ini, sehingga penekanan konsep Green Architecture dengan pendekatan iklim. Diharapkan mampu menjadi solusi

desain yang sesuai untuk bangunan aparetemen yang akan

direncanakan.

“Apartemen di Jakarta Selatan

dengan penerapan salah satu aspek Green Arsitektur

Literatur

 Tinjauan apartemen

 Macam – macam apartemen

 Sistem pengelolaan Apartemen

 Persyaratan teknis

 Green Architecture dengan pendekatan keselarasan iklim.

Studi banding

 Aktivitas penghuni

 Fasilitas penunjang indoor

 Fasilitas penunjang outdoor

 Tipe unit hunian

Studi Fasilitas

Analisis Proses dan Kelompok Kegiatan

Analisis Kebutuhan

KELOMPOK Fasilitas dan Ruang, Utilitas, MEE apareteman.

Data

 Data jumlah penduduk berdasarkan kewargnegaraan

 Laju pertumbuhan penduduk

Studi Banding

 Data ruang-ruang apartemen tipe unit yang ada

 Data penghuni dan pengelola apartemen

 Occupancy rate

Literatur

 Standar-standar fasilitas dan prasarana apartemen

 Kapasitas Unit dan Tipe Unit apartemen

 Standar luasan ruang unit apartemen

Studi minat masyarakat akan hunian aparetemen

(Occupancy Rate)

Analisa besaran ruang dan kebutuhan lahan

Optimalisasi lahan

KAPASITAS Kapasitas Unit, Tipe Unit, Fasilitas dan Ruang, Utilitas,

MEE

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Pengajaran mikro (micro teaching) dilaksanakan pada semester VI dengan jumlah 2 SKS. Pada setiap kelas pengajaran mikro ini terdiri atas 12 mahasiswa dengan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah pembelian rata-rata persediaan, frekuensi pembelian persediaan, total biaya persediaan, persediaan pengaman (safety stock)

Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti akan meneliti dengan program promosi penjualan yang sering digencarkan Flashy dan konsumen memilih Flashy sebagai produk

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu;9. Peraturan Menteri Dalam

[r]

LAN adalah jaringan komputer yang mencakup area dalam satu gedung, lokal, atau gedung yang berdekatan, MAN adalah jaringan yang mencakup area dalam satu kota atau dengan rentang 10

Nilai lain yang dapat kita pelajari dari film Negeri 5 Menara adalah ketika teman Alif yang. bernama Baso selalu menyempatkan membaca Al-quran dimanapun

Upaya pengembangan ekonomi kerakyatan membutuhkan dukungan sektor lain, seperti sektor perbankan, industri, pertanian, perikanan, dan lain-lain, yang dapat mendorong sektor-sektor