• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMPUTER STIES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMPUTER STIES"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

SUMBER DAYA KOMPUTASI DAN KOMPUTER

Disusun Oleh :

1. Eko Prasetio 2. Dewi Ratnasari 3. Tandra Noviardi 4. M. Ariz Z.

5. Wiwik Yulfa Yuroh 6. Alfiana Akhmat

STIESS ( SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SELAMAT SRI)

Jl. Soekarno - Hatta KM 03 Kendal Telp : (0294) 381882 / 085 22 61 77 007 Tahun Ajaran 2017/2018

(2)

Puji Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan pertolongan-Nya saya dapat menyelesaiakan makalah yang berjudul “Sumber daya komputasi dan komunikasi”. Meskipun banyak rintangan dan hambatan dalam proses pengerjaannya, tapi kami berhasil menyelesaikannya dengan baik.

Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan karya yang bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait yang telah membantu saya dalam menghadapi berbagai tantangan dalam penyusunan makalah ini.

Saya menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karna itu saya mengundang pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini.

Kendal, 22 Maret 2017

Penulis

DAFTAR ISI

JUDUL ... 1

KATA PENGANTAR ... 2

DAFTAR ISI ... 3

BAB 1 PENDAHULUAN ... 4

(3)

1.2 Rumusan Masalah ... 6

1.3 Tujuan ... 7

BAB II PEMBAHASAN ... 8

2.1Visi Misi ,Tujuan Dan Strategi Perusahaan ... 8

2.2.Pengembangan Visi & Misi Perusahaan ... 11

2.3. Identifikasi Peluang & Tantangan Eksternal Perusahaan ... 11

2.4. External Faktor Evaluasi (EFE) ... 12

2.5. Matrik Profil Kompetitif Perusahaan ... 12

2.6. Identifikasi Kelemahan & Kekuatan Internal Perusahaan ... 14

2.7. Internal Faktor Evaluation Matrik Perusahaan ... 14

2.8. Analisis SWOT dan BCG Perusahaan ... 15

2.9. Rekomendasi Strategi Spesifik & Tujuan Jangka Panjang ... 17

2.10. Spesifikasi Bagaimana Rekomendasi Dapat Diterapkan ... 18

2.11. Rekomendasi Tujuan Tahunan Berikut Kebijakan 1 Tahun Kedepan ... 19

2.12. Rekomendasi Tahapan Untuk Review Dan Evaluasi Strategi ... 19

BAB III PENUTUP ... 20

3.1. Simpulan ... 20

3.2. Saran ... 20

DAFTAR PUSTAKA... 21

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

(4)

Yamaha. Dengan kepercayaan dirinya yang tinggi akan keberhasilan usahanya ini, maka beliau berusaha menghadapi segala kemungkinan untuk mendirikan Yamaha Organ Works. Dengan jiwa wiraswasta, wawasan yang luas, dan kegigihannya untuk mengatasi kesulitan, telah membangkitkan gairah beliau untuk meraih kesuksesan. Jiwa dan semangat yang sama yang telah membangun merek Yamaha, dan merupakan warisan yang sangat penting bagi Yamaha Corporation sekarang ini.

Nama pertama perusahaan ini pertama kali yaitu Yamaha corp (Nippon gakki).Yamaha pertama kali di kenal sebagai perusahaan pembuat alat music dan organ, tak berselang beberapa waktu Yamaha sangat di kenal di mata dunia sebagai perusahaan terbesar pembuat alat music di dunia. Pada 1 Juni 1955 berdiri lah Yamaha Motor Corp yang berbeda dengan Yamaha corp tetapi masih dalam satu grup. Motor produksi pertamanya adalah single cylinder 2 stroke 125cc. Motor 125cc tersebut dikenal sebagai YA1 alias Atakombo (dikenal juga sebagai Red DragonFly). Motor ini lumayan sukses dan produksi berikutnya menggunakan engine 175cc. Produksi motor berikutnya adalah twin cylinder YDI di tahun 1957, sanggup mengeluarkan power 20 bHP dan memenangkan race Mount Asama di Jepang. Produksinya sekitar 15.811 bikes dan jumlah ini masih dibawah Honda ataupun Suzuki.Selanjutnya Yamaha berkembang dengan cukup pesat dan ditahun 1959 keluarlaah motor sport pertamanya yang dikenal sebagai YDSI dengan 5 speed gearbox. Tahun 1960, produksinya meningkat 6 kali lipat menjadi 138 ribu motor.

Setelah berakhirnya Perang Korea perekonomian Amerika Serikat begitu booming dan ini mendorong eksport Jepang khususnya motor ke Amerka Serikat. Tahun 1962 ekspor yamaha ke US sebanyak 12 ribu motor.Kemudian tahun 1962 sudah mencapai 12 ribu unit.Demikian pula untuk tahun1963, kurang lebih sebanyak 36 ribu unit.Dan puncaknya ditahun 1964, ekspornya mencapai 87 ribu unit. Tahun 1963, Yamaha membuat motor 250cc, twin cylinder dan air cooled. Sejak saat itu, yamaha mulai dikenal di seantero Jepang.Tahun 1965, produksi Yamaha sudah mencapai 244 ribu unit dan peruntukkannya 50:50 dimana sebagian untuk eksport sedangkan sebagian lainnya konsumsi dalam negeri.

(5)

teknologi, produksi, dan penjualan. Garputala tersebut juga mengingatkanakan kekuatan energi dari suara dan musik di dunia, yang wilayahnya diindikasikan dengan lingkaran tertutup. Tanda ini juga melambangkan tiga elemen penting musik : melodi, harmoni, dan irama.

(6)

1.2. Rumusan Masalah

Ada beberapa rumusan masalah yang dapat disimpulkan dalam makalah ini yaitu :

a. Apa Visi, Misi, Tujuan dan Strategi dari PT YAMAHA ?

b. Bagaimanakah pengembangan Visi dan Misi dari PT YAMAHA ?

c. Bagaimanakah identifikasi Peluang dan Tantangan Eksternal PT YAMAHA ?

d. Seperti apakah EFE Matriks dari PT YAMAHA ?

e. Bagaimanakah keadaan Competitive Provide Matriks PT YAMAHA?

f. Bagaimanakah identifikasi kelemahan dan kekuatan Internal PT YAMAHA ?

g. Seperti apakah IFE Matriks dari PT YAMAHA ?

h. Bagaimanakah analisis SWOT dan BCG dari PT YAMAHA ?

I. Bagaimanakah rekomendasi strategi spesifik dan tujuan jangka panjang

untuk PT YAMAHA ?

j. Bagaimanakah spesifikasi dan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh PT

YAMAHA ?

k. Bagaimanakah tujuan tahunan PT YAMAHA berikut kebijakan 1 tahun ke

depan ?

l. Bagaimanakah tahapan untuk review dan evaluasi strategis ?

1.3. Tujuan

(7)

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Visi Misi, Tujuan dan Strategi Perusahaan A. VISI

1. Menjadi perusahaan distributor motor, produk dan jasa pendukungnya

yang memiliki jaringan pemasaran terbesar di Indonesia.

2. Menjadi perusahaan yang terpercaya, meliputi sumber daya manusia yang

handal, sistem pengelolaan keuangan yang solid, dan infrastruktur yang tepat guna.

B. MISI

1. Melakukan terobosan dan analisa untuk pengembangan bisnis dengan

membentuk jaringan-jaringan (penjualan, perawatan, dan suku cadang) baru di seluruh Indonesia.

2. Memastikan terjadinya pertumbuhan penjualan dan pangsa pasar di setiap

wilayah operasional.

3. Melakukan strategi bisnis perusahaan yang didukung oleh strategi

kebijakan yang optimal.

4. Mengembangkan dan menempatkan karyawan sesuai dengan tuntutan

kompetensi jabatan sehingga karyawan memiliki kapasitas serta dapat menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

5. Menerapkan standar operasional yang tepat guna, sebagai landasan kerja

untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

6. Mengembangkan sistem infrastruktur, infornasi teknologi serta sumber

daya fisik yang tepat guna dan terintegrasi dengan departemen terkait, sesuai stanfae yang berlaku.

7. Melakukan audit internal kontrol secara periodik dan objektif.

C. TUJUAN

(8)

strategi pemasaran untuk meningkatkan pembelian konsumen. Dapat bersaing dengan pabrikan sepeda motor lainnya dalam hal menjangkau pasar, kualitas hasil produksi, memenuhi kepuasan konsumen.

D. STRATEGI YAMAHA

Yamaha memiliki 3 pilar strategi yang membuat Yamaha dapat sesukses sekarang ini, yaitu :

1. Produk management

Yamaha Indonesia yang mempunyai slogan “Semakin Di depan” berupaya untuk membuat produk berbeda kelas sehingga bisa masuk ke dalam pangsa pasar yang berbeda-beda. Yamaha dulu membuat motor Vega yang masuk ke dalam kelas premium, namun memang tidak terlalu berhasil, saat itu Yamaha memutuskan untuk membuat merk motor baru untuk masuk kelas premium yaitu Jupiter dan men down grade kan Vega ke dalam pasar low. Keputusan ini rupanya sangat tepat, Yamaha juga terus melakukan inovasi terhadap motor vega dengan menggunakan teknologi tinggi. Walau kemumculan Jupiter pertamakali kurang mendapat respon positif karna menggunakan warna oranye yang di Indonesia indentik dengan motor tukang pos, Yamaha telah melakukan riset pasar dan melakukan inovasi dari warna dan tekhologi untuk motor kelas premium Jupiter dan hasilnya sungguh luar biasa penjualan terus meningkat. Salah satu produk yang bisa di bilang fenomenal dari Yamaha adalah saat meluncurkan motor Matic “MIO”.Strategi ini membuat Yamaha jauh lebih unggul di banding para kompetitornya HONDA, SUZUKI.Kehadiran motor matic memang sudah tak asing di Indonesia, sebelum mio ada juga nuvo namun ketidakjelasan target dari motor matic saat itu membuat kurang di minati masyarakat. Kehadiran MIO mampu masuk pangsa pasar yang belum pernah ada, dengan target yang jelas mengusung Motor Untuk Wanita, MIO mampu menjawab kebutuhan wanita akan sepeda motor yang tidak ribet, nyaman dengan desain yang juga menawan.

2. Brand management

(9)

nasional maupun internasional, membuat Yamaha kian melekat di benak masyarakat. Yamaha juga merubah slogan "Selalu di depan" menjadi "semakin di depan", hal ini mempertegas bahwa Yamaha mmerupakan merk yang tangguh.

Selain itu Yamaha juga konsisten dengan Brand Ambasadornya seperi Komeng, Dedi Mizwar, an Didi petet. Bahkan Yamaha juga punya Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sebagai brand Ambasador dunia, sehingga hal ini akan semakin memperkuat manajemen merk Yamaha.

3. Consumer and Community Management

Dalam perjalananya Yamaha selalu menekankan kalau peran konsumen bukan hanya sekedar menjadi pembeli belaka, tapi ada komunikasi dua arah dengan konsumen.Hal ini membuat konsumen semakin tertarik dan merk yang semakin kuat di mata masyarakat.Yamaha terus mengembangkan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya, sekarang dealer-dealer Yamaha bukan hanya melayani pembelian saja, tapi melayani 3S (service, selling, Spare part).

Strategi Yamaha yang selalu ingin beda membuat Yamaha di segani di kalangan kompetitornya. Inovasi-inovasi yang terus di lakukan semakin memperkuat merk Yamaha sebagai market leader dan mempunyai market share yang luas. Seperti pada saat Honda dan Suzuki mulai membuat motor dengan 125cc, Yamaha tetap bertahan dengan mesin 110 cc namun tetap melakukan inovasi-inovasi terhadap produk-produknya itu. Dan Akhirnya Yamaha mamutuskan untuk mengeluarkan motor baru kelas premium 135cc JUPITER MX, yang menawarkan kecepatan untuk motor bebek, hasilnya respond an penjualan terus meningkat.

2.2. Pengembangan Visi dan Misi Perusahaan

1. Visi

Yamaha ingin menjadi perusahaan distributor motor, produk dan jasa pendukungnya yang memiliki jaringan pemasaran terbesar di Indonesia, hal ini terbukti Yamaha telah mampu menjalani strategi vertical integration di Indonesia yaitu strategi dimana Yamaha telah mampu membuat suku cadang serta merakit motor sendiri sehingga dapat menekan biaya import.

2. Misi

(10)

Mengembangkan system infrastruktur, informasi teknologi serta sumber daya fisik yang tepat guna dan terintegrasi dengan departemen terkait, sesuai dengan stanfae yang berlaku.

2. Concern for survival, growth and profitability

Melakukan terobosan dan analisa untuk pengembangan bisnis dengan menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

2.3. Identifikasi Peluang dan Tantangan Eksternal Perusahaan 1. Peluang

dua mengurangi lalu lintas (meski masih sekedar wacana).

2.4. External Factor Evaluation (EFE) Matriks Perusahaan

Faktor faktor External Utama Bobot Rating Skor Opportunities

Perubahan gaya hidup konsumen. Motor matik emnjadi market leader dan trend

serter (market driven) 0,10 3 0,30

Perubahan teknologi 0,11 4 0,44

Populasi penduduk terbesar ketiga di Asia 0,10 1 0,10

Kenaikan tingkat permintaan kendaraan bermotor roda dua 0,12 3 0,36

(11)

Persaingan Pasar sepeda motor nasional 0,14 4 0,56

Maraknya produk motor asal China yang masuk ke Indonesia 0,09 3 0,27

Kebijakan pemerintah mengenai pembatasab BBM bersubsidi ( premium) 0,08 2 0,16

Kebijakan pemerintah terhadap pengurangan jumlah kendaraan roda dua untuk

mengurangi kemacetan lalu lintas (meski masih sekedar wacana) 0,05 1 0,05 TOTAL 1,00 2,76

2.5. Matrik Profil Kompetitif Perusahaan

Yamaha Honda Suzuki Faktor faktor keberhasilan

penting

Bobot Peringkat Skor Peringkat Skor Peringkat skor

1. Iklan 0,15 3 0,45 4 0,60 3 0,45

(12)

2.6. Identifikasi Kelemahan dan Kekuatan Internal Perusahaan 1. Kekuatan

1. Memiliki brand management yang baik melalui brand ambassador yang

representative terhadap produknya.

2. Memiliki consummer dan community management melalui promosi yang

intensdan intim.

3. Menjalani strategi vertical integration operasi pembuatan suku cadang,

perakitan motor dan pemasaran di Indonesia.

2.Kelemahan

1. Product line yang terbatas, maka konsumen tidak memiliki pilihan yang

variatif terhadap produk motor Yamaha.

2. Kapasitas produksi yang masih tergolong terbatas sehingga masih sering

inden.

3. Jumlah bengkel resmi tidak seimbang dengan jumlah unit sepeda motor

yang terjual.

4. Kurang unggul dalam pasar kelas bawah low price market.

2.7. Internal Factor Evaluation Matrik Perusahaan

Faktor faktor Internal Utama Bobot Peringkat Skor Strenght

1. Memiliki keunggulan dengan produk yang memiliki akselerasi yang cepat 0,20 4 0,80 2. Memiliki brand management yang baik melalui brand ambassador yang

represantif terhadap produknya 0,13 3 0,39 3. Memiliki costumer dan community management melaui promosi yang

intens dan intim 0,13 1 0,13

Weakness

4. Line yang terbatas, maka konsumen tidak memiliki piihan yang variatif

terhadap produk motor Yamaha 0,17 2 0,34

5. Kapasitas produksi yang masih tergolong terbatas sehingga masih sering

inden 0,12 1 0,12

6. Jumlah bengkel yang resmi tidak seimbang dengan jumlah unit sepeda

motor yang terjual 0,12 2 0,24

7. Kurang unggul dalam psar kelas bawah / low price market

(13)

TOTAL 1,00 2,28

2.8. Analisis SWOT dan BCG Perusahaan 1. Analisis SWOT

S T R E N G H T :

Memiliki brand management yang baik melalui brand ambassador yang representatif terhadap produknya.

pembuatan suku cadang, perakitan motor dan pemasaran di Indonesia.

W E A K N E S S :

Product line yang terbatas, maka konsumen tidak memiliki pilihan yang variatif

terhadap produk motor Yamaha.

Kapasitas produksi yang masih tergolong terbatas sehingga masih sering inden.

Jumlah bengkel resmi tidak seimbang dengan

jumlah unit sepeda motor yang terjual.

Kurang unggul dalam pasar kelas bawah low price market.

O P P O R T U N I T Y :

1. Perubahan gaya hidup konsumen. Motor matik menjadi market leader dn

trend setter (market driven). misalnya dengan menjadikan artist yang sedang booming sekarang ini agar permintaan produknya semakin meningkat.

S3.O3Menambah pabrik pembuatan suku cadang,

perakitan motor dan pemasarannya di setiap wilayah di Indonesia karna permintaan masyarakat akan produk kendaraan

yang selalu berubah-ubah. Yamaha harus bisa menciptakan produk-produk yang lebih bervariatif sesuai dengan gaya hidup masyarakat.

W4.O3Menciptakan produk yang lebih menekankan pada

kelas bawah (low price market) karena melihat penduduk Indonesia mayoritas masyarakat

S3.T1Menciptakan produk yang lebih irit bahan bakar karna keterbatasan

minyak bahan bakar di Indonesia dan Dunia. S2.T2Melakukan promosi yang lebih intens

W T

:

W4.T3Seperti produk China yang mematok harga

(14)

China yang masuk ke Indonesia. 4. Kebijakan pemerintah mengenai pembatasan BBM bersubsidi (premium). 5. Kebijakan pemerintah terhadap

pengurangan jumlah kendaraan roda dua mengurangi lalu lintas (meski masih sekedar wacana).

dan intim misalnya dengan cara memberikan potongan harga (discount) pada produk tertentu

agar tetap dapat bersaing dengan perusahaan penghasil produk serupa.

memproduksi

sepeda motor dengan harga terjangkau dengan desain

yang menarik pula agar menarik perhatian kosumen.

W1.T5Yamaha sebaiknya menciptakan inovasi baru dengan

memproduksi alat transportasi lain selain

kendaraan roda dua, misalnya sepeda. Hal tersebut dilakukan agar sesuai dengan

kebijakan pemerintah Indonesia yang akan melakukan pengurangan

jumlah kendaraan roda dua untuk meminimalisir adanya

kemacetan lalu lintas.

2. Analisis BCG

1.Question Marks

(15)

dengan cepat atau produk-produk ini akan berpindah pada posisi dogs. Produk Yamaha yang menduduki posisi ini adalah Yamaha N-Max.

2. Stars

Stars adalah yang memiliki pangsa pasar tinggi di pasar yang berkembang.Stars merupakan pemimpin dalam unit bisnis namun masih perlu banyak dukungan untuk promosi dan penempatan. Apabila pangsa pasar dijaga, stars akan cenderung tumbuh menjadi Cash Cow. Produk Yamaha yang menduduki posisi ini adalah Yamaha Mio.

3. Cash Cow

Cash cow adalah produk yang berada pada posisi pangsa pasar tinggi di pasar yang dewasa (mature market). Apabila keunggulan kompetitif telah dicapai, cash cow memiliki margin keuntungan yang tinggi dan menghasilkan banyak aliran kas. Cash cow adalah produk-produk yang diperjuangkan oleh perusahaan. Produk Yamaha yang menduduki posisi ini adalah Yamaha Mio.

4. Dogs

Dogs adalah produk yang berada pada posisi pangsa pasar rendah di pasar yang pertumbuhannya rendah. Kondisi semacam ini harus dihindari dan diminimalisasi.Produk Yamaha yang menduduki posisi ini adalah Yamaha Nouvo.

2.9. Rekomendasi Strategi Spesifik Dan Tujuan Jangka Panjang

Pada umumnya strategi spesifik dan tujuan jangka panjang menggambarkan mengenai strategi yang di tempuh serta tujuan besar yang ingin dicapai oleh perusahaan. Rekomendasi yang bisa kita ajukan pada PT. YAMAHA mengenai strategi spesifikasi dan tujuan jangka panjang perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Strategi spesifik

Strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh PT YAMAHA yaitu 1. Dengan menggunakan strategicash flow management :

a. Menggenjot ekspor Yamaha ke luar negeri untuk mengimbangi program

efisiensi di internal.

b. Tetap menjaga eksistensi Yamaha melalui cara selective strategy dalam

(16)

2. Memanfaatkan Ceruk Pasar. Yamaha harus mengatur strategi untuk dapat

menguasai pangsa pasar, dapat dilakukan dengan mempelajari peta kekuatan kompetitor.

2. Tujuan Jangka Panjang

Tujuan jangka panjang PT YAMAHA yaitu PT YAMAHA harus dapat menguasai pangsa pasar dalam bidang transportasi darat serta harus dapat mengunggulkan diri dalam pasar kelas bawah ( low price market ). Cara yang dapat ditempuh yaitu dengan menyediakan pilihan yang variatif bagi produk Yamaha tentunya yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Selain itu, PT YAMAHA dapat meningkatkan pelayanan kepada konsumen dengan memperbanyak atau menyeimbangkan antara jumlah unit motor yang terjual dengan jumlah bengkel. Dengan begitu PT YAMAHA secara perlahan akan menguasai pangsa pasar dan akan stabil dalam jangka waktu yang panjang.

2.10. Spesifikasi Bagaimana Rekomendasi Dapat Diterapkan

Berdasarkan rekomendasi yang diajukan maka rekomendasi yang dapat diterapakan pada perusahaan yaitu sebagai berikut :

1. Pada bidang produk. Produk Yamaha dapat disesuaikan dengan wilayah

dimana produk tersebut dipasarkan, karena cara yang digunakan dengan mengenjot ekspor maka produk yang dihasilkanpun harus dapat menyesuaikan pasar dan lingkungan ( trend) tersebut.

2. Selective strategy dalam marketing campaign ini dapat ditempuh dengan

cara menjaga kehidupan para dealer Yamaha, yakni dengan cara menaikkan keuntunggan dua kali lipat untuk tiap unit produk Yamaha yang terjual oleh dealer.

3. Memperjelas tujuan jangka panjang. Dengan memberikan arah,

memberikan sinergi, membantu dalam evaluasi, menentukan prioritas, mengurangi ketidakpastian, meminimalkan konflik, merangsang pengerahan tenaga, dan membantu dalam mengalokasikan sumber daya dan merancang pekerjaan.

(17)

1. Menciptakan proyek inovasi (Inovation Project ). Caranya adalah melahirkan

produk yang lebih stylist dengan beberapa modifikasi dari produk yang sudah ada. Dengan cara meningkatkan kinerja kendaraan, kehandalan, dan nilai estetik. Selain bisa berinovasi dengan produk lama (memperbaiki mutu produk), Yamaha juga dapat melakukan inovasi pada produk baru. Dalam hal ini, Yamaha dituntut untuk berani tampil beda.

2. Meningkatkan kualitas pelayanan konsumen (Exellent Service ). Palayanan

prima yang dimaksud adalah pelayanan ( service ) Yamaha yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

2.12.Rekomendasi Tahapan Untuk Review Dan Evaluasi Strategi

Tahapan review dan evaluasi strategi yaitu dengan merangsang sikap kritis terhadap ekspetasi dan asumsi yang ada bagi para karyawan terutama manager serta memunculkan sikap kreativitas untuk menghasilkan alternative dan merumuskan criteria evaluasi guna meningkatkan laba dan penjualan perusahaan. Selain itu, perusahaan perlu mencermati serangkaian trend, termasuk trend individu dan kebanyakan yang merupakan hasil interkasi antar tren. Perbandingan pun perlu dilakukan, yaitu perbandingan kinerja dari waktu ke waktu, perbandingan kinerja dengan kinerja pesaing dan perbandingan kinerja dengan rata-rata industri.

BAB III PENUTUP

3.1. Simpulan

Managemen straegis yang diterapkan secara rigid dan kaku terhadap suatu perusahaan pasti tidak akan mampu bertahan terhadap perubahan eksternal maupun internal perusahaan. Perencanaan strategis yang terlalu kaku menimbulkan kesulitan jika perubahan lingkungan terjadi dengan tiba-tiba. Untuk itulah dibutuhkan pendekatan tata kelola yang mampu beradaptasi dengan lingkungan.

(18)

terbentuk, selain itu dengan melakukan inovasi inovasi produk kebertahanan produk Yamaha di pangsa pasar.Kesesuaian antara strategi dan visi misi pun sudah dilakukan sehingga langkah yang ditempuh pun jelas.Jadi secara keseluruhan managemen strategi PT YAMAHA sudah dapat dikatakan baik.

3.2. Saran

PT YAMAHA sebagai perusahaan yang telah lama berdiri yang di kenal produk produknya yang memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi diharapkan kedepannya dapat meningkatkan managemen strategi yang telah digunakan, serta dapat menciptkan produk yang lebih dari saat ini.

DAFTAR PUSTAKA

http://indoblog.typepad.com/blog/2011/05/sumber

daya-komputasi.html

http://paninalone.wordpress.com/2011/09/22/pengantar-komputasi-bergerak/

Referensi

Dokumen terkait

Jadi, untuk menjaga agar komitmen para anggota berada dalam keadaan yang baik, organisasi harus memiliki kepemimpinan yang baik pula agar organisasi dapat berjalan

Buku Manajemen Sumber Daya Manusia ini mengupas tuntas mengenai cara-cara menangani SDM agar memiliki kinerja yang baik, mengungkapkan sisi kompetensi dari Manajer SDM untuk me

Dalam upaya mempertahankan dan menjaga kualitas dosen agar tetap baik, maka pihak Manajemen mengupayakan beberapa hal, seperti: (1) Memberikan kesempatan dan pendanaan

Permasalahan Hutabargot untuk mengetahui kandungan sumber daya alam daerah dan cara pengelolaan dengan baik agar tidak merusak lingkungan sekitar penting dilakukan penelitian

Munculnya Art Management di Indonesia sebagai pihak yang dapat memberikan jasa manajemen bagi suatu komunitas dalam mengelola kinerja mereka, dilakukan pula

Di katakan penting karena perencanaan SDM merupakan awal dari kesuksesan sebuah organisasi, karena dengan adanya perencanaan SDM yang baik sesuai dengan kebutuhan yang

Pembinaan SDM pada unsur Kegiatan Pengendalian adalah agar dapat memberikan keyakinan kepada manajemen bahwa pegawai yang ada telah dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga

Sumber daya manusia menjadi sangat penting dalam perusahaan untuk menuju acuan kemajuan sebuah perusahaan dalam pengembangan perusahaan agar dapat bersaing dengan perusaan lain Sumber