• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL PELAYANAN doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL PELAYANAN doc"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL

PELAYANAN RESEP JALAN

NO. DOKUMEN RSIA – IFRS/SPO/002/VI/2016

NOMOR REVISI : A

HALAMAN : 1 / 1

STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL

TANGGAL TERBIT

01 Juli 2016

DITETAPKAN OLEH : DIREKTUR

Dr. H. Nowohadi Tjiptrosuwito, SpPD NIP : …...

Pengertian

1.

Prosedur yang menjelaskan tentang pelayanan resep berdasarkan prosedur kefarmasian untuk pasien rawat jalan

2.

Resep adalah permintaan tertulis seorang dokter, dokter gigi/ dokter hewan yang diberi ijin berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada Apoteker Pengelola Apotek untuk menyediakan & menyerahkan obat – obatan bagi penderita.

Tujuan Untuk memastikan bahwa semua resep pasien dikerjakan dengan baik dan benar secara teknis farmasi. Agar didapatkan pelayanan yang paripurna sehingga obat dapat : Tepat Pasien, Tepat Obat yang diberikan, Tepat dosisnya, Tepat cara pakainya dan Tepat harganya.

Kebijakan Pelayanan Resep harus sesuai dengan prosedur kefarmasiaan.

Prosedur Ambil resep yang telah selesai diinput dan disetujui pasien

Obat Non Racikan

1.

Ambil obat sebanyak yang diperintahkan pada resep dan sesuai dengan jumlah yang diinputkan dikomputer

2.

Masukkan obat ke dalam plastik obat

3.

Tuliskan tanggal resep tersebut dikerjakan pada kolom tanggal pada plastik obat pasien

4.

Tuliskan nama pasien pada kolom nama sesuai dengan nama pasien yang tertulis pada resep.

5.

Tuliskan nama obat lengkap dengan dosisnya sesuai dengan yang tertulis pada resep pasien

6.

Tuliskan aturan pakai obat sesuai dengan aturan pakai yang tertulis pada resep pasien

7.

Beri paraf petugas pada pojok kanan bawah etiket

8.

Gabungkan jadi satu obat yang telah selesai dikemas dengan resepnya , kemudian diletakkan pada keranjang resep yang telah selesai dikemas.

(2)

NO. DOKUMEN RSIA – IFRS/SPO/002/VI/2016

NOMOR REVISI : A

HALAMAN : 1 / 1

STANDARD PROSEDUR OPERASIONAL

TANGGAL TERBIT

01 Juli 2016

DITETAPKAN OLEH : DIREKTUR

Dr. H. Nowohadi Tjiptrosuwito, SpPD NIP : …...

Obat Racikan

1.

Siapkan lumpang dan Stamper / blender

2.

Ambil obat sebanyak yang diminta pada resep dan sesuai dengan yang diketikkan pada komputer.

3.

Timbang obat sebanyak yang diperintahkan pada resep dan sesuai dengan yang diketikkan pada komputer. Tuliskan nama petugas yang menimbang bahan obat pada kolom timbang. ( Kalau ada obat yang perlu ditimbang )

4.

Masukkan obat yang akan diracik kedalam lumpang / blender

5.

Gerus obat yang diracik sampai homogen

6.

Masukkan obat yang diracik kedalam kemasannya sesuai dengan dosis yang telah ditentukan dalam resep ( Puyer, Kapsul, pot salep, tempat bedak tabur )

7.

Masukkan obat racikan yang telah dikemas kedalam plastik obat

8.

Tuliskan tanggal resep dikerjakan pada kolom tanggal pada plastik obat

9.

Tuliskan nama pasien pada kolom nama sesuai dengan nama yang tertulis

pada resep pasien

10.

Tuliskan aturan pakai obat sesuai dengan aturan pakai yang tertulis pada resep di plastik obat

11.

Beri paraf petugas pada pojok kanan bawah etiket.

12.

Gabungkan jadi satu obat yang telah selesai dikemas dan diberi etiket dengan resepnya, kemudian diletakkan pada keranjang resep yang telah selesai dikemas.

Periksa apakah obat yang selesai diinput sudah benar dan cocok meliputi :

1.

Periksa apakah nama pasien yang diinputkan petugas yang memberi harga

sesuai dengan nama pasien yang ada di resep

2.

Periksa apakah nomor rekam medis dan alamat pasien sesuai dengan yang tertulis diresepnya

3.

Periksa apakah nama dan jumlah obat yang dinputkan sesuai dengan resep

4.

Periksa apakah dosis obat yang dibuat telah sesuai dengan yang ada di resep

dan yang diinputkan di komputer

5. Periksa apakah aturan pakai yang ditulis sudah sesuai dengan yang tertera dalam resep

Referensi

Dokumen terkait

Nilai mutlak atau nilai absolut dari bilangan real x didefinisikan sebagai jarak dari x terhadap 0, sehingga nilai mutlak dari setiap bilangan selalu bernilai positif3. Nilai absolut

Meningkatkan pengetahuan masy khususnya USILA tentang Katarak Posbindu Wil Kerja Puskesmas panunggangan Masyarakat mengetahui ciri-ciri awal & tindakan yang

Dalam penelitian yang dilakukan Rahman (2011) tentang Peran manajemen dan tanggung jawab auditor dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan, menemukan Kekeliruan

Differences in Clinical Features Between Children and Adults with Dengue Hemorrhagic Fever/ Dengue Shock Syndrome.. Thailand: Southest Asian J Trop Med

berani tampil di depan umum. 9 Hasil yang dicapai Anak-anak dapat mengikuti dan antusias pada semua kegiatan ekstrakulikuler. Setiap pertemuan anak di latih tahap per

Pada gambar diagram diatas menunjukkan prosentase rata-rata kepatuhan dokter dan perawat dalam melakukan 5 moment hand hygiene, dimana setelah dokter dan perawat

Perkembangan dapat diartikan sebagagai satu proses perubahan dalam diri individu atau organisme, baik fisik maupun psikis menuju tingkat kedewasaan

Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Inovasi Inkremental dan Inovasi Radikal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing