• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR “PERAN INTERNAL PR DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PT.COCA- COLA BOTLING INDONESIA CENTRAL JAVA” Ditulis dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk medapatkan gelar Ahli madya program Diploma III Public Relations

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS AKHIR “PERAN INTERNAL PR DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PT.COCA- COLA BOTLING INDONESIA CENTRAL JAVA” Ditulis dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk medapatkan gelar Ahli madya program Diploma III Public Relations"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user TUGAS AKHIR

“PERAN INTERNAL PR DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PT.COCA- COLA BOTLING INDONESIA

CENTRAL JAVA”

Ditulis dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk medapatkan gelar Ahli madya program Diploma III

Public Relations

Karya : Ratri Puji Rahayu

D1606043

DIII PUBLIC RELATIONS

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

(2)

commit to user

HALAMAN PENGESAHAN

Tugas Akhir yang telah diuji dan disahkan oleh Tim Penguji Tugas Akhir Program Studi DIII Public Relations Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Hari : ……… Tanggal :………

Tim Penguji Tugas Akhir :

Ketua

1. Drs.H.Sutopo JK,MS (………..) NIP 131 283 611

Anggota

2. Drs.Nuryanto,Msi (………) NIP 130 675 506

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Dekan

(3)

commit to user

HALAMAN PERSETUJUAN

Tugas Akhir yang berjudul :

“PERAN INTERNAL PR DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PT.COCA-COLA BOTTLING INDONESIA

CENTRAL JAVA”

Nama :Ratri puji Rahayu NIM : D1606043

Konsentrasi : Public Relations

Di setujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Tugas Akhir Program Studi DIII Public Relation Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Surakarta, Maret 2009 Menyetujui Dosen pembimbing

(4)

commit to user

HALAMAN PERSEMBAHAN

Tugas Akhir ini ku persembahkan untuk :

|

Aku, Masa depan ku dan Hidupku…

|

Bapak, Ibu ku tercinta dan terhebat…terimakasih telah

melahirkan aku kedunia dan membuat hidup begitu indah

|

Kakak ku tersayang, Wiwin PR dan Tintin PR…

(5)

commit to user HALAMAN MOTTO

“Wanita yang paling memikat adalah wanita yang mempunyai

semangat hidup dan pengalaman”

(William Gutleryear)

“Percayalah hidup layak dijalani dan keyakinanmu akan membantu

mewujudkannya”

(William James)

“Lakukanlah hal- hal biasa dengan kasih luar biasa”

(Ibu Teresa)

“Bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpi- mimpi itu“

(6)

commit to user KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya yang berupa kesehatan, lindungan serta bimbingan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan lancar.

Maksud penulisan Tugas Akhir ini adalah sebagai salah satu syarat kelulusan dari program pendidikan yang penulis tempuh, yaitu program Diploma Tiga Public Relations Universitas Sebelas Maret Surakarta untuk mendapatkan gelar Ahli Madya.

Dengan diselesaikannya Tugas Akhir ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan, bantuan, dan dorongan kepada penulis. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. Supriyadi, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Bapak Drs. A. Eko Setyanto, selaku ketua Jurusan program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. 3. Bapak Alexius, selaku pembimbing akademik mahasiswa Diploma Tiga Public

Relations Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun ajaran 2006.

(7)

commit to user

5. Semua dosen Public Relations Universitas Sebelas Maret Surakarta yang tidak dapat penulis sebut satu persatu.

6. Ibu Ida Lukitowati, selaku Public Relations Officer PT. CCBI- Central Java yang telah memberikan banyak masukan dalam pembuatan Tugas Akhir ini. 7. Ibu Vitri Utami, selaku Public Relations Manager PT. CCBI- Central Java. 8. Bapak dan Ibu yang telah memberikan doa, dorongan, bimbingan dan bantuan

dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

9. Kakak- kakak dan adikku yang telah banyak memberikan bantuan, semangat dalam menyelesaiakan Tugas Akhir ini

10. Teman- teman program Diploma Tiga Public Relations Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2006

11. Semua pihak lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Tugas Akhir ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharap saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak untuk penyempurnaan yang lebih lanjut. Semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya, dan dapat menambah wawasan pembaca pada umumnya.

Surakarta, Maret 2009

(8)

commit to user DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……… i

HALAMAN PENGESAHAN ………..ii

HALAMAN PERSETUJUAN ………iii

HALAMAN MOTTO ………..iv

HALAMAN PERSEMBAHAN ………...v

KATA PENGANTAR………..vi

DAFTAR ISI………viii

DAFTAR LAMPIRAN……….ix

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang……… 1

B. Tujuan……….. 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Definisi Public Relations……….. 6

B. Definisi Karyawan………. 7

C. Kegiatan Internal PR terhadap karyawan……… 8

C.1 Komunikasi Internal……… 8

C.2 Pemenuhan Kebutuhan Karyawan……….. 10

C.3 Program Employee Relations……….. 12

D. Produktivitas Karyawan………. 13

BAB III DESKRIPSI PERUSAHAAN PT.CCBI CJ A. Sejarah Coca- Cola………. 16

(9)

commit to user

C. Sistem Pembotolan……… 18

D. Merek Dagang……….. 19

E. Peningkatan Produk………. 20

F. Produk Minuman Ringan………. 20

G. Coca- Cola di Indonesia……….. 21

H. Coca- Cola di Jawa Tengah……… 22

I. Proses Produksi……… 23

J. Produk Coca- Cola……….. 24

K. Limbah……….. 25

L. Pemasaran………. 25

M. Iklan Coca- Cola………. 26

N. Sumber Daya Manusia………. 27

O. Misi Coca- Cola……….. 27

P. Penghargaan………. 28

JOB DESCRIPTIONS PR PT. CCBI CJ……… 31

A. Tugas Pokok PR PT.CCBI CJ……… 32

B. Tanggung Jawab PR PT. CCBI CJ……… 33

BAB IV AKTIVITAS HUMAS………. 34

BAB V PENUTUP……… 40

(10)

commit to user

(11)

commit to user BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam era globalisasi saat ini, membuat perusahaan- perusahaan yang ada di Indonesia pada khususnya ingin terus berkembang lebih baik dan lebih maju. Apalagi dengan didukung adanya kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) yang mendorong setiap perusahaan – perusahaan tersebut lebih meningkatkan persaingan secara efektif dengan perusahaan lain, guna mempertahankan kelangsungan hidupnya (keberadaannya).

Secara umum, tujuan perusahaan adalah mencapai keuntungan yang maksimal, mempertahankan kelangsungan hidup, menampung tenaga kerja dan mencapai pertumbuhan yang lebih maju. Untuk mencapai semua itu maka perusahaan harus mampu mengelola faktor- faktor produksi atau sumber daya yang ada, terutama SDM (Sumber Daya Manusia). Sumber Daya Manusia disini meliputi para karyawan dan staf perusahaan maupun pimpinan perusahaan. Karena dengan adanya SDM yang handal dan berkualitas maka perusahaan tersebut akan mampu menjadi lebih maju dan lebih baik.

(12)

commit to user

diperhatikan semua kepentingan dan kebutuhannya. Peran karyawan akan dapat berjalan maksimal apabila didukung dengan rasa peduli yang tinggi, motrivasi dan rasa memiliki terhadap perusahaan dimana mereka bekerja. Seorang karyawan pada saat memutuskan bekerja pada suatu perusahaan maka karyawan tersebut berusaha untuk memenuhi harapan mereka dan memperoleh keuntungan yang mereka inginkan selama bekerja pada perusahaan tersebut. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan dan kepentingan karyawan tidaklah mudah, karena mengingat jumlah karyawan adalah jumlah terbesar didalam perusahaan, sehingga diperlukan koordinasi yang baik dengan semua komponen perusahaan termasuk hubungan antara pimpinan dengan karyawan. Dan disinilah peran PR sangat dibutuhkan.

Dalam hal ini PR (Public Relations) merupakan salah satu usaha manajemen dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan tersebut dengan publiknya, dengan melalui hubungan yang positif. Hubungan harmonis yang dimaksud adalah hubungan dalam arti saling pengertian dan saling menguntungkan, suatu hubungan memberi dan menerima. Semua itu bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan pengertian dan kemauan baik (good will) publiknya, serta memperoleh opini publik yang menguntungkan atau untuk menciptakan kerjasama berdasar hubungan yang baik dengan publiknya.

(13)

commit to user

mestinya, tanpa harus mengutamakan kepentingan pribadinya yang akan berubah pada tindakan merugikan perusahan. Oleh karena itu sangat penting adanya komunikasi timbal balik (komunikasi dua arah) antara karyawan dengan PR.

Seorang PR merupakan sebagai wakil dari perusahaan, dan seorang PR hendaknya mampu menciptakan dan membina komunikasi dua arah (two way communications) baik secara vertical maupun horizontal. Secara vertikal di satu pihak ia menyebarkan informasi seluas- luasnya kepada karyawan mengenai segala bentuk kebijakan perusahaan, misalnya tentang budaya yang berlaku di perusahaan tersebut. Di lain pihak ia menampung segala permasalahan, bertindak sebagai mediator demi kelancaran jalannya perusahan dan tujuan yang telah ditetapkan.

(14)

commit to user

PT. Coca- Cola Botling Indonesia Central Java dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan menggunakan strategi yang efektif dan efisien guna menjembatani kesenjangan yang terjadi diantara pimpinan dan karyawan, maupun karyawan dengan karyawan. Karena didalam melakukan strategi kehumasan tersebut, PR harus mengacu pada tata cara yang sudah dibina berdasarkan rencana yang pasti, logis dan sistematis serta yang tidak kalah penting adalah karyawan.

Dengan adanya PR yang mampu berkomunikasi dengan baik maka, akan tercipta saling pengertian dan kerjasama yang akan membentuk citra positif karyawan terhadap perusahaan, dan akan terbentuk loyalitas karyawan terhadap perusahaan dimana mereka bekerja, sehingga secara otomatis akan menciptakan citra positif dan menyenangkan bagi perusahaan yaitu PT. Coca- Cola Botling Indonesia Central Java.

B. Tujuan

Dalam pelaksanaan suatu kegiatan pada dasarnya mempunyai tujuan tertentu. Demikian pula dengan pelaksanaan magang ini mempunyai tujuan : 1. Tujuan Operasional

Untuk mengetahui dan memperoleh gambaran mengenai peranan PR, kegiatan internal relations dalam upaya meningkatkan produktifitas karyawan PT. CCBI- Central Java

(15)

commit to user

Hasil kerja praktek/ magang ini diharapkan bisa bermanfaat bagi penulis, pembaca, maupun PT.CCBI- Central Java baik sebagai masukan dan bahan pertimbangan dalam melaksanakan kegiatan internal yang berhubungan dengan pembinaan karyawan sehingga berguna dalam memenuhi kekurangan dan menyempurnakan pelaksanaan kegiatan internal PT. CCBI- Central Java

3. Tujuan Individual

Sebagai salah satu syarat dalam mendapatkan gelar Ahli Madya (A.Md) jurusan Public Relation, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret

(16)

commit to user BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Public Relations

Public Relations atau yang dikenal dengan istilah PR terdiri dari dua kata, Public dan Relations. Dalam bahasa Indonesia, kata pertama berarti public dan kata kedua berarti hubungan- hubungan. Jadi Public Relations berarti hubungan- hubungan dengan public.

(17)

commit to user

Menurut John E. Marston (Kasali, 2006 : 6) “ PR adalah seni untuk membuat perusahaan anda disukai dan dihormati oleh para karyawan,konsumen dan para penyalurnya”. Maksudnya dengan membuat perusahaan disukai oleh karyawan, konsumen dan para penyalurnya maka akan tercipta citra baik pada perusahaan tersebut.

Sedangkan menurut konsepsi PR yang dirumuskan oleh International Public Relations Associations (IPRA) dan dikutip kembali oleh Rosady Roeslan “ PR atau Humas adalah komunikasi dua arah dan timbale balik dalam rangka meningkatkan, pembinaan kerjasama dan pemenuhan kepentingan bersama.”(Rosady Roeslan, 1955:34)

Menurut (Frank Jefkins, 2003 : 10- 11) “PR adalah sebuah seni sekaligus ilmu sosial yang menganalisis berbagai kecenderungan, memperkirakan setiap kemungkinan konsekuensinya, member masukan dan saran saran kepada para pemimpin organisasi, serta menerapkan program- program tindakan yang terencana untuk melayani kebutuhan organisasi dan kepentingan khalayak. Dari pendapat diatas menerangkan bahwa PR adalah komunikasi 2 arah (two way communications), dalam rangka penyampaian informasi baik yang ditujukan pada public interen ataupun eksteren harus terjadi arus balik apakah efek atau akibat penyampaian tersebuut ditanggapi public positif atau negative.

(18)

commit to user

mengadakan analisa dan perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan- pernyataan.

PR merupakan upaya yang disengaja, direncanakan dan dilakukan terus- menerus untuk membangun dan menjaga adanya saling pengertian antar organisasi dengan publiknya (Institute of OR, United Kingdom)

Menurut (British) Institute of PR/ IPR (Jefkins, 1992 : 9) “PR adalah keseluruhan upaya yang dilangsungkan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya.

B. Definisi Karyawan

Karyawan merupakan bagian penting yang mendukung terciptanya tujuan perusahaan (Rhenald Kasali 2000: 72) “ Karyawan adalah orang yang bekerja di dalam suatu perusahaan yang tidak memegang jabatan struktural”

(19)

commit to user

karyawan yang tak terungkapkan menyebabkan pemogokan kerja, merusak benda/ memukul orang

Fungsi humas yaitu menciptakan dan mewujudkan hubungan yang harmonis antara pimpinan organisasi dengan karyawan (Rhenald Kasali 2000:72)

C. Kegiatan Internal PR terhadap Karyawan C. 1. Komunikasi Internal

Kegiatan kehumasan dalam lingkup internal harus diperhatikan. Pendapat tersebut diungkapkan oleh Jefkins (1992:172), “ Humas internal (internal public relations) itu sama pentingnya dengan humas eksternal. Jika uang yang menjadi ukurannya, maka humas internal mampu memberi kontribusi profitabilitas perusahaan sama besarnya dengan yang diberikan oleh humas eksternal.” Dalam melakukan tugasnya seorang PR haruslah mampu berkomunikasi dengan baik, karena komunikasi merupakan unsur terpenting dalam membina hubungan yang baik. Komunikasi dalam organisasi disebut komunikasi internal yang meliputi :

(20)

commit to user

2. Komunikasi atasan, kepada bawahan (downward communications) Yaitu komunikasi dari pihak perusahaan kepada para karyawan. Misalnya berupa perintah kepada karyawannya

3. Komunikasi sesama karyawan yang sama tingkatnya (sideways communications)

Yaitu komunikasi yang berlangsung antar sesama karyawan. Misalnya informasi mengenai pekerjaan dan menyangkut kegiatan pendidikan atau pelatihan lainnya, dapat juga mengenai kegiatan diluar pekerjaan dalam bentuk olahraga, keagamaan, kekeluargaan, dan aktivitas sosial karyawan lainnya.

(21)

commit to user C.2 Pemenuhan Kebutuhan Karyawan

Seorang PR harus memahami kebutuhan dan kepentingan para karyawannya apabila ia ingin berhasil dalam pelaksanaan hubungan karyawan. Karena ini memang besar pengaruhnya terhadap kemajuan organisasi. Hubungan yang baik dengan karyawan harus dipupuk dan dibina terus menerus. Tugas bagi seorang PR adalah menciptakan iklim yang baik agar karyawan dapat bekerja dengan tenang dan nyaman. Tentunya pemenuhan kebutuhan ini harus juga melihat situasi dan kondisi dan kemampuan perusahaan yang bersangkutan.

Sudah tentu jika antara karyawan yang satu dengan yang lainnya terdapat perbedaan tapi perbedaan itu disebabkan memang beda dalamlingkungan hidupnya, pengalamnnya, pendidikannya dsb. Tapi diantara perbedaan tersebut terdapat hal- hal yang sama yaitu sama- sama menghendaki :

1. Upah yang cukup

(22)

commit to user

2. Perlakuan yang adil

Perlakuan adil ini dikehendaki oleh semua karyawan tidak saja hubungan dengan upah tetapi dengan soal- soal lainnya. Hanya dengan berkomunikasi dengan mereka kesalahfahaman akan dihilangkan dan kepercayaan kepada pimpinan kembali dibina. 3. Ketenangan bekerja

Semua karyawan menginginkan bekerja dengan tenang, bukan saja dalam hubungan pekerjaan, tetapi juga dalam hubungan dengan keluarga mereka yang ditinggal dirumah. Para karyawan akan tetap giat bekerja jikalau mengetahui bagi mereka terdapat :

a. Jaminan jika mereka dan keluarganya terjadi musibah b. Jaminan keamanan bekerja

c. Jaminan hari tua 4. Perasaan disukai

Setiap karyawan terdapat perasaan ingin diakui sebagai karyawan berharga dan anggota kelompok kerjanya yang terhormat.

5. Penghargaan atas hasil kerja

(23)

commit to user

6. Penyalur perasaan

Para karyawan yang bekerja membutuhkan sesuatu yang membuat dirinya tenang dan nyaman dalam bekerja, untuk itu para karyawan membutuhkan media penyalur perasaan mereka. Maka seorang PR disini harus dapat melihat dan mendengar apa yang dibutukan oleh karyawan. Media penyalur perasaan dapat melalui majalah, karena dirasa cukup efektif, dalam majalah terdapat rubric- rubrik yang dibutuhkan karyawan. (misalnya rubrik hobi, trend, rekreasi/ pariwisata dll)

C.3 Program Employee relations

Program- program employee relations, yang dilaksanakan oleh PR misalnya :

a. Program pendidikan dan pelatihan

Program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh perusahaan, yakni dalam upaya meningkatkan kinerja dan ketrampilan (skill) karyawan, dan kualitas maupun kuantitas pemberian jasa pelayanan dsb.

b. Program Motivasi Kerja Berprestasi

(24)

commit to user

karyawan dengan harapan- harapan atau keinginan dari pihak perusahan dalam mencapai produktivitas tinggi.

c. Program Penghargaan

Disini dimaksudkan untuk upaya pihak perusahaan (pimpinan) memberikan suatu penghargaan kepada karyawan, baik yang berprestasi kerja maupun cukup lama masa pengabdian pekerjaannya secara terus menerus dan sebagainya. Dalam hal ini penghargaan yang diberikan itu akan menimbulkan loyalitas dan rasa memiliki yang tinggi terhadap perusahaan.

d. Program Acara Khusus (Special Events)

Merupakan program khusus yang sengaja dirancang di luar bidang pekerjaan sehari- hari, misalnya event ulang tahun perusahaan dengan mengadakan kegiatan keagamaan, olahraga, lomba ataupun piknik bersama. Dengan maksud untuk menumbuhkan rasa keakraban bersama di antara sesama karyawan dan pimpinan.

D. Produktivitas Karyawan

(25)

commit to user

Pencapaian produktivitas, bukan hanya dinilai dari hasil kerja keras pihak pekerja, tetapi juga berkaitan dengan motivasi dan prestasi para pekerja yang bersedia untuk bekerja dengan penuh semangat, memiliki kebanggan, berdisiplin tinggi, serta mampu mencapai standar kerja yang efisien dan efektif dalam hal pengeluaran tenaga, biaya, waktu dalam berproduksi (Rosady ruslan, 2005 : 267). Apabila unsur- unsur tersebut telah berjalan dengan baik maka akan tercipta ketenangan, ketentraman, ketertiban dan kegairahan kerja yang pada akhirnya dapat mewujudkan tujuan bersama antara perusahaan dan para karyawan.

Produktivitas adalah suatu sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. (J. Ravianto, 1986:20)

Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh : a. Sikap dan etika kerja

b. motivasi

c. gizi dan kesehatan d. jaminan social e. lingkungan f. manajemen

(26)

commit to user

(27)

commit to user BAB III

DESKRIPSI PERUSAHAAN

PT. COCA- COLA BOTLING INDONESIA CENTRAL JAVA

Banyak hal berubah di dunia ini sejak tahun 1886, namun ada satu keajaiban murni dan sederhana yang masih tetap sama.

Nama dan produknya mengingatkan pada suasana gembira yang dirasakan konsumennya dihampir 200 negara, dimana pada saat ini lebih dari satu milyar porsi minuman Coca-Cola dinikmati oleh para konsumen di seluruh dunia.

Perusahaan minuman terbesar didunia ini telah melalui perjalanan yang panjang sejak dimulainya suatu awal yang sederhana lebih dari satu abad yang lalu.

A. SEJARAH COCA- COLA

(28)

commit to user

dan Menyegarkan” dengan nama Coca-Cola. Rekan kerja dan pengurus keuangan bisnis Dr. Pemberton, yaitu Frank M Robinson, kemudian menyarankan untuk memakai nama dan tulisan “Coca- Cola” dengan huruf huruf miring mangalir, yang sekarang menjadi terkenal diseluruh dunia. Mr Robinson berpikir bahwa “Dua huruf C akan terlihat bagus dalam iklan”

Pada tahun pertama, Dr Pemberton menjual 25 galon sirup yang diangkut dalam tong kayu berwarna merah menyala. Warna merah kemudian menjadi warna khusus yang dihubungkan dengan merek minuman nomor satu ini. Sebagai hasil usahanya, Dr Pamberton memperoleh keuntungan kotor sebesar $50 dan menghabiskan $73.96 untuk iklan.

Pada tahun 1891, seorang pengusaha Atlanta bernama Asa G Chandler mengambil alih kepemilikan penuh atas bisnis Coca- Cola. Dalam empat tahun, bakat dagangnya telah berhasil memperluas konsumsi Coca- Cola di setiap Negara bagian dan wilayah Amerika. Pada tahun 1919, The Coca- Cola company dijual pada kelompok investor dengan harga 25 juta dolar. Robert W Woodruff diangkat menjadi presiden The Coca- Cola company pada tahun 1923, dan kepemimpinannya selama lebih dari enam dekade telah membawa bisnis Coca- Cola mencapai sukses dagang yang produknya terkenal diseluruh dunia

B. BOTOL COCA- COLA PERTAMA

(29)

commit to user

pedagang permen, Joseph A Biedenharn dari missisipi kemudian mencari cara untuk dapat menghidangkan minuman menyegarkan ini untuk piknik, dan mulailah ia menawarkan Coca-Cola yang dikemas dalam botol, dengan menggunakan sirup yang dikirim dari Atlanta, selama musim semi yang sibuk pada tahun 1894.

Pada tahun 1899, proses pembotolan Coca- Cola berskala besar dimulai : pemilik The Coca- Cola Company Asa Gg Chandler memberikan hak pembotolan eksklusif kepada Joseph B Whitehead dan Benjamin F Thomas dari Chattanooga, Tennessee. Kontrak ini menandai dimualinya system pembotolan yang unik dan independent dari The Coca- Cola Company, dan merupakan dasar dari pengoperasian Perseroan minuman ringan tersebut hingga kini

Keberhasila pemasaran Coca- Cola telah membuat banyak botol soda lain yang meniru Coca- Cola sehingga konsumen tidak dapat membedakan jika mereka tidak mencicipinya. Untuk memecahkan masalah ini, dibuatlah botol Coca – Cola yang khusus, dengan bentuk kontur botol yang dikenal hingga sekarang diseluruh dunia. Desain ini dibuat oleh The Root Glass Company pada tahun 1915.

C. SISTEM PEMBOTOLAN

(30)

commit to user

pembotolan tersebut berada diseluruh dunia dan kebanyakan merupakan bisnis yang independent. Perusahaan- perusahaan yang menjadi mitra bisnis Coca- Cola menggunakan sirup dan minuman dasar yang diproduksi oleh The Coca- Cola company dan kemudian mengemasnya dalam botol, untuk dipasarkan ke lebih dari 14 juta pelanggan diseluruh dunia.

The Coca- Cola company, memiliki komitmen untuk membantu para mitra pembotolannya untuk melaksanakan sistim pembotolan yang efisien. Pengendalian kualitas, pemeriksaan secara teratur oleh perusahaan terus dilakukan untuk menghasilkan minuman ringan berkualitas tinggi.

D. MEREK DAGANG

Merek dagang “Coca- Cola” adalah asset yang paling bernilai bagi The Coca- Cola company. Merek dagang Coca- Cola didaftarkan dikantor hak paten dan merek dagang Amerika Serikat pada tahun 1893. Kemudian diikuti dengan merek “Coke” pada tahun 1942. Botol dengan bentuk unik yang mudah dikenali oleh para konsumen dimanapun berada, telah diakui sebagai merek dagang oleh kantor hak paten dan merek dagang Amerika Serikat pada tahun 1977. Pengakuan registrasi ini merupakan penghargaan khusus yang hanya diberikan kepada kemasan- kemasan tertentu.

(31)

commit to user

ringan paling digemari diseluruh dunia, juga merupakan merek dagang yang paling dikenal dan paling dikagumi di seluruh dunia, dikenal oleh lebih dari 90% penduduk dunia.

E. PENINGKATAN PRODUK

Pada tahun 1985, laboratorium penelitian telah berhasil menciptakan produk Coca-Cola terbaru. Melalui evaluasi internal, dan test rasa beberapa kali dengan metode “blind test”, konsumen mengatakan bahwa mereka menyukai keduanya, baik Coca- Cola maupun produk saingannya. Sebagai hasilnya, pada bulan April 1985 perusahaan dengan bangga memperkenalkan rasa coke yang baru, perubahan pertama kali ini diciptakan pada tahun 1886. Peluncuran coke dengan rasa baru dilakukan di Amerika Serikat dan kanada.

Tidak pernah terjadi sebelumnya, konsumen begitu menunjukkan kesetiaannya yang luar biasa terhadap formula asli Coca-Cola. Dan pihak The Coca- Cola company sangat memperhatikan hal itu, sehingga pada bulan juli 1985, formula asli Coca-Cola kembali diluncurkan dan dikenal dengan nama “Coca-Cola klasik”. Pada tahun 1986, coca-cola klasik menjadi dan tetap merupakan minuman ringan dengan rekor penjualan tertinggi di Amerika Serikat.

F. PRODUK MINUMAN RINGAN

(32)

commit to user

minuman ringan nomor satu didunia ada serangkaian produk dari The Coca- Cola company yang diluncurkan untuk memenuhi setiap selera.

Berikut adalah beberapa diantaranya :

Diet Coke diperkenalkan pada tahun 1982, merupkan Coca- Cola diet nomor satu di USA dan di seluruh dunia: oleh Advertising Age digelari sebagai “Brand of Decade” (merek abad ini)pada tahun 1990. Di Indonesia diluncurkan pada tahun 1986

Sprite diperkenalkan pada tahun 1961, masuk kategori minuman ringan dengan penjualan terbaik nomor lima didunia. Di Indonesia diluncurkan pada tahun 1975 dan hingga saat ini telah menjadi minuman ringan dengan penjualan tertinggi diantara kelompok produk coca-cola di Indonesia.

Fanta dikembangkan di Eropa selama perang dunia II, merupakan minuman ringan dengan penjualan terbaik nomor empat diseluruh dunia. Diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1973 dan sekarang menjadi salah satu minuman favorit remaja Indonesia.

G. COCA-COLA DI INDONESIA

(33)

commit to user

Coca- Cola Botling co. membentuk PT. Djaya Beverages Botling Company (DBBC)

Pada tanggal 12 oktober 1993, Coca- Cola Amatil Limited (CCA) sebuah perusahaan publik dari Australia yang merupakan pabrik pembotolan. Coca-Cola terbesar didunia untuk pabrikasi, distribusi dan pemasaran produk The Coca- Cola company telah mengambil alih kepemilikan DBBC dan berubah nama menjadi Coca- Cola Amatil Indonesia Jakarta. Sampai saat ini CCA didukung oleh 11 pabrik pembotolan dan sekitar 9000 karyawan, melayani lebih dari 400.000 pelanggan diseluruh nusantara.

Coca- Cola merupakan perusahaan asing yang paling berhasil beroperasi di Asia karena keunikan produk dan sistim pemasarannya terhadap pasar lokal. Sebelas pabrik pembotolan yang ada di Indonesia terdapat di : Semarang, Bandar Lampung, Padang, Ujung Pandang, Medan, Bandung, Bali, Jakarta, Banjarmasin,Manado.

H. COCA-COLA DI JAWA TENGAH

(34)

commit to user

menjadi PT. COCA- COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA. Namun sejak tanggal 1 juli 2002 berubah menjadi PT. COCA- COLA BOTLING INDONESIA (CCBI) CENTRAL JAVA OPERATIONS, sedangkan untuk distributor bernama PT.COCA- COLA DISTRIBUTIONS INDONESIA (CCDI)

I. PROSES PRODUKSI

Coca- Cola merupakan minuman yang terbuat dari bahan baku pilihan berupa air, gula, concentrate dan carbondioxida. Dengan menggunakan bahan baku pilihan masyarakat tidak perlu khawatir akan kandungan dari minuman Coca- Cola .

Minuman Coca- Cola sebelum sampai ketangan konsumen telah melalui berbagai proses terlebih dahulu. Tahap pertama yang dilakukan adalah pengolahan air. Air yang diperoleh dari sumur (Deep Well) sebelumnya diolah menggunakan sistim koagulasi dan filtrasi, dengan menambah bahan- bahan kimia yaitu : Ferro Sulfat (FeSO4), Lime (Ca(OH)2), Chlorine (Ca(Ocl)2), Sand Filter, Actived Carbon, Resin dan Natrium Chlorida (Na Cl).

(35)

commit to user

disterilisasi dimasukkan ke dalam Finish Syrup Tank untuk kemudian ditambahkan concentrate didalamnya.

Tahap ketiga, yaitu tahapan pencucian botol

Botol- botol yang telah dikumpulkan, kemudian diproses melalui pemeriksaan tahap awal untuk menjalani proses pencucian. Proses ini menggunakan bahan kimia yaitu caustic soda. Botol yang telah melalui tahapan ini kemudian menjalani pemeriksaan tahap akhir.

Setelah melalui pemeriksaan tahap akhir, tahap selanjutnya yaitu tahap keempat, proses pengisisan. Pada tahap ini botol diisi dengan sirup yang sudah diberi karbonasi. Selanjutnya, botol yaitu memasuki tahap crowning atau penutupan botol. Setelah itu, dilakukan proses date coding atau pemberian tanggal dan kode produksi. Botol yang telah menjalani proses ini kemudian menjalani pemeriksaan penuh atau full inspections sebelum dipasarkan.

J. PRODUK COCA- COLA

Saaat ini, merek produk milik The Coca- Cola company yaitu : Coca- Cola, Diet Coke Sprite, Fanta, Freastea (teh), Ades (air putih), Aquarius,

Krest, A & W arsaparilla, dan Schweppes.

(36)

commit to user

Sementara Fanta yang dikembangkan dieropa selama PD II, merupakan minuman ringan dengan penjualan terbaik nomor empat didunia. Diperkenalkan di Indonesia tahun 1973 dan saat ini menjadi salah satu minuman favorit remaja Indonesia.

K. LIMBAH

Proses produksi Coca- Cola, sebagaimana lazimnya industri lain, tentu saja menghasilkan limbah industri. Limbah ini ada yang berbentuk gas, padat, cair. Limbah yang berbentuk gas adalah asap, cair adalah air dan padat adalah botol.

Kesemua limbah tersebut telah menjalani proses pengolahan limbah melalui sistim yang aman dan tidak membahayakan. Sistim pengolahan limbah yang aman dan tidak membahayakan makhluk hidup adalah bagian dari tanggung jawab PT. Coca- Cola Botling Indonesia terhadap lingkungan dan wujud kepedulian sosial perusahaan yang tinggi kepada masyarakat.

L. PEMASARAN

(37)

commit to user

Dengan “direct selling” sebagai sistim distribusi, Coca- Cola mengupayakan dan mengutamakanb kepuasan pelanggan sebagai pelayanan yang utama.

M. IKLAN COCA- COLA

Iklan mempunyai peranan penting dalam keberhasilan produk coca- cola, sejak muncul pertama kali di surat kabar pada tahun 1886, yang berbunyi “ Coca- Cola. Nikmat! Menyegarkan! Menggembirakan! Menghidupkan!”. Perusahaan menggunakan iklan sebagai media untuk berkomunikasi dengan konsumennya. Dari tahun ke tahun, slogan- slogan coca- cola selalu menjadi popular dan di ingat oleh konsumen.

Segar, kreatif dan bercita rasa tinggi, demikian citra iklan bagi coca- cola yang selalu memasang standart tinggi untuk kualitas produk- produknya di seluruh dunia. Perusahaan menyadari bahwa Coca- Cola adalah milik milyaran konsumen disetiap sudut belahan dunia yang telah memilih Coca- Cola sebagai minuman ringan favorit mereka. Iklan Coca- Cola senantiasa mencerminkan hubungan yang istimewa antara konsumen dan saat- saat menyenangkan yang mereka alami bersama Coca- Cola.

(38)

commit to user N. SUMBER DAYA MANUSIA

Dipimpin oleh manajemen yang handal, saat ini CCAI Semarang mempekerjakan 1200 tenaga kerja yang telah memiliki KKB, dengan SP RTMM dan Koperasi Kendali Harta sebagai penunjang Hubungan Industrial Pancasila yang harmonis. Pengembangan tenaga- tenaga muda Indonsia merupakan prioritas utama. Sejak tahun 1990 sekitar 5000 rekanan Coca-Cola telah mengikuti berbagai aktifitas pelatihan.

Melalui program peningkatan ketrampilan seluruh karyawan diberikan kesempatan untuk mengikuti program- program pelatihan yang baik yang diselenggarakan oleh trainer- trainer dari dalam maupun luar negeri.

O. MISI COCA-COLA

(39)

commit to user P. PENGHARGAAN

Sebagai sebuah perusahaan yang telah berusia lebih dari 25 tahun,PT.CCBI-CJ telah menunjukan eksistensinya yaitu dengan berbagai penghargaan yang telah de terima,baik penghargaan tingkat lokal,nasional maupun internasional.

Penghargaan lokal dalam bidang :

1. Penghijauan dan pertanaman pabrik propinsi Jawa Tengah

2. Kesehatan dan keselamatam Kerja(K3)Kebupaten Semarang dan Propinsi Jawa Tengah

3. Pengelolaan satpam teladan dari POLDA Jawa tengah 4. Partisipasi pengentasan Desa tertinggal Jawa tengah

5. Partisipasi dalam pembinaan kegiatan Sepak Bola propinsi Jawa tengah 6. Solo Customer Satisfaction Index (SCSI)untuk teh Hi-C

Penghargaan nasional dalam bidang :

1. Mutu (kualitas)diantara pabrik Coca-cola di Indonesia 2. Bidang Kesehatan dan Keselamatan kerja(K3)

3. Prestasi penjualan terbaik

4. Piala presiden untuk kecelakaan nihil 5. Piagam menteri lingkungan hidup 6. Chairman Award

(40)

commit to user

Dalam kancah internasional pun PT.CCBI-CJ tetap menampilkan ketangguhannya

dengan di terimanya penghargaan:

1. Mutu(kualitas)Coca-cola se Asia Timur Jauh

2. Penghargaan mutu diantara perusahaan Coca-Cola se Asia Pasific

Penghargaan Tahun 2005:

1. The Coca-cola Quality System Phase 3(Internasional)

Untuk mempertahankan kualitas produk dan pelayanan kepada masyarakat luas,manajemen CCBI-CJ mempunyai standart baku dalam menjalankan bisnis,yakni dengan The Coca-Cola System.Dalam system ini Coca-Cola harus memiliki system yang bermutu di seluruh bagian,baik bagian produksi,pemasaran,pengiriman produk,keamanan dan lain sebagainya.

2. Jaminan Sosial Tenaga Kerja(JAMSOSTEK)

Baru-baru ini Coca- Colamendapatkan penghargaan dari PT.Jamsostek sebagai perusahaan terbaik dalam pelayanan asuransi kepada karyawan. Penghargaan ini di berikan oleh kepala cabang wilayah Semarang,dalam rangka HUT.PT.Jamsostek ke 28 di bulan Desember 2005.

3. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

(41)

commit to user

4. Bi Partite Awards (Nasional)

(42)

commit to user

.JOB DESCRIPTIONS PUBLIC RELATIONS PT.COCA- COLA BOTLING INDONESIA

Dalam struktur organisasi PT. CCBI- CJ, posisi PR berada di bawah HRM (Human Resources Manager) Sehingga PR Manager bertanggung jawab langsung pada HRM dan diteruskan kepada GM (General Manager) sebagai Pemimpin Umum Perusahaan (Quality Management System PT.CCBI- CJ). Meskipun demikian PR PT.CCBI – CJ tetap dapat melakukan kerjasama dengan department lain. Dalam pelaksanaanya, praktisi PR mempunyai hubungan organisasional yang menyeluruh dan meliputi berbagai pihak perusahaan PT. CCBI . Kegiatan kehumasan yang dilakukan PT.CCBI – CJ antara lain :

a. Community Relations

Yaitu bentuk pendekatan yang dilakukan terhadap masyarakat atau pihak eksternal dan biasanya melalui event- event yang diadakan PT. CCBI – CJ seperti contohnya setiap bulan ramadhan mengadakan buka bersama dengan anak- anak panti asuhan, memberikan santunan kepada mereka, program Plan Visit, Memberikan beasiswa kepada beberapa anak yang terdapat disekitar lingkungan Coca- Cola, membangun masjid di perusahan namun juga dipergunakan oleh masyarakat umum, memberikan pengobatan gratis lewat poliklinik Coca- Cola.

b. Employee Relations

(43)

commit to user

Tenggorokan)setiap 1 bulan sekali. Pengobatan gratis di poliklinik bagi karyawan.

c. Media Relations

Bentuk media relations yang dilakukan PRO PT.CCBI- CJ yakni melibatkan para jurnalis baik media cetak maupun median elektronik disetiap kegiatan ataupun acara yang diselenggarakan perusahaan.

d. Government Relations

Wujud Government Relations yang dilakukan PRO PT.CCBI- CJ antara lain birokrasi atas segala bentuk perijinan serta memperoleh perlindungan dari pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk membina hubungan baik antara perusahaan dengan pemerintah.

A. TUGAS POKOK PR PT. CCBI CENTRAL JAVA

Tugas Utama seorang praktisi PR sebagai komunikator yang baik dengan stakeholder internal maupun stakeholder eksternal sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta menimbulkan image yang positif bagi perusahaan. Oleh karena itu dalam hal ini dibutuhkan seseorang yang memiliki keahlian dan berkomunikasi secara tepat yang dapat membuat situasi unfavourable (tidak menyenangkan) menjadi favourable (menyenangkan).

(44)

commit to user

baik yang diselenggarakan oleh trainer- trainer dalam negeri maupun luar negeri.

Sedangkan untuk eksternal Public Relations, PR Officer PT.CCBI CJ memiliki tugas mengadakan komunikasi yang efektif yang bersifat informatif dan persuasif. Hal ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan stakeholder eksternal perusahaan sehingga mampu membentuk opini positif bagi perusahaan, kegiatan yang dilakukan yaitu melakukan berbagai upaya yang ditujukan untuk mendapatkan kepuasan konsumen.

B. TANGGUNG JAWAB PR PT. CCBI CENTRAL JAVA

Tanggung jawab Public Relations Officer pada PT. CCBI CJ yaitu : a. Tanggung jawab eksternal

- membentuk dan memelihara citra perusahaan yaitu sebagai bottler yang mengutamakan high quality

- bersama bagian pemasaran saling mendukung dan mewujudkan kegunaan yang berorientasi pada pembentukan dan pemeliharaan citra perusahaan beserta produknya dimata pelanggan dan konsumen

- terciptanya hubungan harmonis dengan khalayak maupun media massa b. Tanggunng jawab Internal

- mengakses data maupun informasi pada semua department untuk keperluan bahan kehumasan yang diperlukan

(45)

commit to user

- menjabarkan dan mengimplementasikan secara konkret konsep maupun teori kehumasan dalam kegiatan yang lebih spesifik. (Panduan Kerja Bersama (PKB)).

(46)

commit to user BAB IV

AKTIFITAS HUMAS

DI PT. COCA- COLA BOTLING INDONESIA- CENTRAL JAVA

Kegiata kuliah kerja praktek ini dilaksanakan pada bulan februari, dilaksanakan selama 5 hari kerja yaitu mulai dari hari senin hingga jum’at pukul 08.00 hingga pukul 16.30 wib. Pelaksanaan Kerja Praktek di Departement Public Relation PT. CCBI Central Java, diawali dengan perkenalan dan Plan Visit untuk mengetahui profil perusahaan dan proses produksi yang terdapat di PT.CCBI- Central Java, Plan Visit dipandu oleh PR Officer PT.CCBI- CJ. Kemudian setelah itu praktikan diberi kesempatan untuk mempelajari file- file yang terdapat di Departement PR untuk memberikan gambaran bagaimana job descriptions seorang PR PT.CCBI- CJ. Kegiatan yang dilakukan oleh praktikan adalah membantu menyelesaikan tugas- tugas Public Relations Officer PT.CCBI- CJ yang melakukan 3 aktivitas yaitu :

1. Media Relations yaitu setiap kegiatan yang dilakukan PT.CCBI-CJ selalu melibatkan pers dalam setiap aktivitas publikasi, baik media cetak maupun media elektronik. Seperti contohnya kerjasama antara PT CCBI dengan beberapa media cetak yaitu Jawa Pos mengenai talkshow yang diadakan untuk karyawan PT.CCBI tentang HIV AIDS di RM. Nusantara dan juga peluncuran produk frestea green My Body.

(47)

commit to user

wujud kepedulian PT.CCBI terhadap karyawan yaitu pemeriksaan THT kepada karyawan bagian produksi setiap bulan sekali, hal ini disebabkan karena karyawan bagian produksi dianggap karyawan yang sering berinteraksi dengan mesin- mesin produksi yang menimbulkan suara yang dapat memekakkan telinga.

3. Community Relations yaitu kegiatan aktifitas yang dilakukan oleh lembaga dalam membina hubungan masyarakat melalui pemberian informasi secara lisan, menerima sekaligus menampungnya kemudian menanggapi keluhan yang muncul; dan sebagainya. Contohnya : ikut dilibatkan dalam penyelenggaraan event- event yang diadakan oleh Coca- Cola

Berikut ini merupakan laporan aktivitas humas di PT.CCBI- CJ : 1. Plan Visit

(48)

commit to user

untuk bertanya pada sesi tanya jawab, peserta plan berasal dari sekolah-sekolah atau Universitas di Indonesia

Biasanya plan visist dijadikan tujuan mereka untuk membuat karya tulis. Setelah itu peserta dipandu oleh PR Officer untuk mengunjungi pabrik pembuatan coca-cola, sprite, dan frestea, sebelumnya akan dibacakan tata tertib selama melakukan Plant Tour yaitu, dilarang buang sampah sembarangan, dilarang merokok, serta tidak diperbolehkan mengambil gambar selama plan tour berlangsung.

2. Monitoring Media

PT.CCBI- CJ memiliki media relations yang baik dengan media lokal maupun nasional, sehingga seluruh kegiatan yang dilakukan Coca- Cola dapat diketahui oleh masyarakat serta menjadi salah satu sumber pemberitaan bagi pers. Setiap kali terdapat aktivitas PR seperti community relations , employee relations, dan media relations PRO PT.CCBI - CJ melakukan monitoring media, tujuannya yaitu agar perusahaan dapat mengetahui citra PT.CCBI, serta mengetahui informasi apa saja yang penting untuk meningkatkan kinerja PR. Media yang biasa di monitor oleh PT.CCBI yaitu suara merdeka, Jawa Pos, Seputar Indonesia, dan kedaulatan rakyat

3. Surat menyurat (filling Archive)

(49)

commit to user

harus di file antara lain news klipping, PPA(Pricing and Product Authorizations) yang sudah di Copy dan di report.

Dalam hal ini praktikan membantu membuat surat balasan mengcopy serta memasukkan surat-surat tersebut kedalam file yang tersedia. Praktikan juga diberi kesempatan untuk mempelajari jenis- jenis file surat menyurat yang terdapat di PR Departement

4. Penyuluhan HIV AIDS PT.CCBI- CJ

Penyuluhan HIV AIDS ini diperuntukkan bagi karyawan PT.CCBI penyuluhan ini diadakan atas anjuran Departement Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengadakan penyuluhan atas karyawan yang berada di perusahaan. Sebagai pengisi acara adalah Silvie anggota LSM Graha Mitra seorang waria. Dalam acara tersebut tidak hanya terdapat penyuluhan tetapi juga sosialisasi terhadap pemakaian kondom bagi perempuan dan laki- laki. Terdapat pula pengenalan kondom yang digunakan untuk perempuan, simulasi pemakaian kondom dan cerita tentang sepasang suami yang terinfeksi HIV AIDS

5. Telepon dan Fax

(50)

commit to user

termasuk dengan media. Dalam kegiatan ini praktikan membantu menjawab setiap ada telepon yang masuk baik dari internal maupun eksternal perusahaan dan menyampaikan pada PRO. Selain itu praktikan juga banyak mendapatkan pelajaran tentang bagaimana menerima, berbicara, dan bernegosiasi melalui telepon.

6. Central Java News

Central Java News adalah artikel yang berisi tentang kegiatan- kegiatan yang sifatnya untuk kepentingan internal yang telah dilakukan oleh PT.CCBI CJ yang berkaitan dengan kepentingan Internal perusahaan. CJ News merupakan sebuah sajian mengenai kegiatan yang terjadi di seputar Jawa Tengah, dan diberikan bagi pengguna Lotus Notes dan Email di Seputar Jawa Tengah (jajaran divisi, sales center dan sub sales center). Pada kali ini praktikan diberikan kesempatan untuk membantu membuat CJ News edisi Februari.

7. PPA(Pricing and Product Authorizations)

PPA(Pricing and Product Authorizations) dilakukan apabila PT.CCBI CJ memberikan produk dalam kegiatan sponshorship atau kegiatan internal maupun eksternal lainnya. Produk yang dimaksud adalah produk minimum PT.CCBI CJ dengan ukuran (size) dan jumlah produk yang dikeluarkan. Kontribusi berupa uang atau spanduk yang dikeluarkan PT.CCBI CJ tidak perlu menggunakan PPA

(51)

commit to user

Pertama kali mengenal dunia kerja, penulis merasa canggung dan bingung harus bagaimana menjadi seorang PR, dan pada saat memandu plan visit merasa belum tahu dan bagaimana harus bersikap saat menghadapi pertanyaan seputar proses produksi tersbut.

Kemajuan yang telah dicapai selama praktek kerja berlangsung :

Penulis mengetahui company profil PT.CCBI dan bagaimana sebenarnya proses pembuatannya, penulis juga mampu membuat surat balasan yang benar,bagaimana berhubungan dengan public internal maupun eksternal pada saat menerima telepon, dan mampu beradaptasi dengan dunia kerja yang sebenarnya.

(52)

commit to user BAB V PENUTUP

A. KESIMPULAN

PT. Coca- Cola Botling Indonesia adalah sebuah perusahaan manufacturing (pabrikasi) yang membuat minuman ringan dengan berbagai macam rasa dan berbagai inovasi, yang sudah dikenal diseluruh dunia. PT. CCBI Central Java dalam menjalankan aktivitasnya dibantu oleh para staf perusahaan maupun para karyawan produksi, serta seorang PR yang bertugas sebagai jembatan penghubung antara karyawan dengan pimpinan, yaitu dalam hal internal yang meliputi :

1. Program- program internal perusahaan yang dilaksanakan ini dapat menghindari kesenjangan antara karyawan dan pimpinan atau antara karyawan dengan karyawan.

2. Dalam menjalankan aktivitasnya PT. CCBI- CJ khususnya karyawan dan pimpinan sudah melakukan serangkaian tindakan untuk menjalin komunikasi 2 arah antara pimpinan dan karyawan maupun karyawan dengan karyawan sudah terkoordinasi dengan baik terbukti dengan adanya kebersamaan dalam melakukan pekerjaan dan dengan saling bertukar informasi yang berkaitan dengan pekerjaan.

(53)

commit to user

media lain seperti Mading, papan pengumuman, kotak saran, dan forum rapat. Semua media tersebut dapat digunakan oleh karyawan untuk menyalurkan aspirasinya.

4. Untuk memupuk rasa keakraban dan kekeluargaan di antara karyawan dan manajemen PT. CCBI – CJ melaksanakan beberapa kegiatan bersama. Kegiatan tersebut ada yang bersifat formal dan nonformal. Kegiatan tersebut antara lain seperti, karyawisata, training atau pelatihan,malam seni, halal bihalal, pertandingan olahraga di lingkup perusahaan

5. Untuk menumbuhkan motivasi karyawan agar menunjukkan prestasi yang tinggi dalam bekerja, PT. CCBI- CJ memberikan yaitu berupa piagam penghargaan, pemberian bonus, kenaikan gaji, kenaikan pangkat dll.

B. SARAN

Untuk PT. CCBI Central Java :

1. Pemberian penghargaan bagi yang berprestasi pada karyawan PT. CCBI – CJ sebaiknya harus sesuai dengan criteria penilaian dan selama karyawan tersebut bekerja pada perusahaan

(54)

commit to user

3. Hubungan yang harmonis antara pimpinan dengan karyawan dan sebaliknya, agar selalu dipertahankan sebab demi terciptanya suasana kerja yang kondusif

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Bandura (dalam Feist J. F., 2011: 214) pengalaman menguasai sesuatu atau mastery experiences adalah faktor yang paling mempengaruhi efikasi diri pada

PENGUMUMAN PENGADAAN LANGSUNG PEKERJAAN KONSTRUKSI PADA DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN CILACAP.. APBD KABUPATEN CILACAP TAHUN

Penelitian ini menunjukkan bahwa 60% dari anggota TNI AD memiliki psychological well- being yang rendah sedangkan sisanya sebesar 40% memiliki psychological

Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yanga bersangkutan dalam :.. Pembuatan dan penyajian

Central attacking midfielders in the FAPL covered similar distances in high-intensity running in both defensive and attacking play, whereas central attacking midfielders in La

This research is expected contribute to the knowledge in the field of investment and capital market as well as to provide empirical explanation by the influence of free

Responden dari penelitian ini adalah para breeder sebagai yang menitipjualkan anjing ras sebagai barang atau produk dari hasil pembiakannya di P et Gallery Sagan

Segmentasi citra adalah sebuah cara untuk mengekstrak dan merepresentasikan informasi dari sebuah gambar ke grup pixel yang mempunyai kesamaan,membagi sebuah citra ke beberapa