• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model Pengembangan Desa Siaga Melalui Su

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Model Pengembangan Desa Siaga Melalui Su"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Model Pengembangan Desa Siaga Melalui Surveilans Berbasis Masyarakat Prinsip pertama dari kegiatan ini adalah pemberdayaan, yaitu masyarakat diberdayakan untuk melakukan pengamatan/pemantauan secara terus menerus terhadap masalah kesehatan yang ada di masyarakat.

Prinsip kedua adalah kemandirian. Pada prinsip ini masyarakat mengupayakan pencegahan dan penanggulangan secara mandiri sesuai kemampuan terhadap ancaman penyakit dalam

masyarakat.

PENGERTIAN SURVEILANS (Pengamatan)

Surveilans berbasis masyarakat merupakan upaya kesehatan untuk melakukan penemuan kasus/masalah kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat yang kemudian diupayakan pemecahan masalah oleh masyarakat didukung oleh petugas kesehatan.

PENYAKIT DAN MASALAH KESEHATAN YANG DIAMATI

 Banyaknya air yang tergenang sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk penular penyakit.

 Masih ditemukannya jentik di tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, kaleng, ban bekas, dan lain-lain

 Ditemukan adanya unggas mati secara mendadak

 Unggas yang tidak dikandangkan

 Kandang unggas yang tidak bersih dan dekat dengan pemukiman

 Rumah yang tidak sehat (gelap, lembab, kurang pertukaran udara)

 Banyak anak yang tidak di Imunisasi

 Anak jarang ditimbang di Posyandu

 Anak tidak diberikan ASI sampai 2 tahun

KEADAAN YANG MENIMBULKAN MASALAH KESEHATAN  Anak kurang makan

▸ Baca selengkapnya: rtl kmd siaga

(2)

 Lingkungan tempat tinggal yang kotor

 Tidak tersedianya air bersih untuk keperluan sehari-hari.

 Sampah yang tidak dibuang pada tempatnya

 Sampah yang tidak tertutup

 Buang air besar sembarangan

 Banyak lalat dan nyamuk

 Pemanfaatan pelayanan jamkesmas

 Perilaku merokok

LANGKAH-LANGKAH SURVEILANS

 Melihat, mendengar, mencatat Untuk menemukan gejala penyakit dan masalah kesehatan,

 kemudian melaporkan,

 Melakukan pencegahan dan penanganan sederhana

Untuk menemukan gejala dan tanda serta masalah kesehatan yang ada di masyarakat dapat diperoleh dari:

 Posyandu

 Laporan dari warga/masyarakat

 Laporan PKK, Dasa Wisma

 Kerja sama dengan Usaha Kesehatan Sekolah

 Kunjungan rumah

 Kegiatan pengajian, arisan, karang taruna

 Tempat-tempat pengobatan tradisional

APA SAJA YANG DILAPORKAN

KEMANA MELAPORKAN?

(3)

/Puskesmas terdekat dalam kurun waktu 24 jam.

FORUM KESEHATAN DESA (FKD)

Wadah partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pembangunan kesehatan di tk. Desa/kel utk merencanakan, menetapkan, koordinasi dan penggerak kegiatan, monev pembangunan kesehatan di desa

FORUM KESEHATAN DESA (Legalitas SK Kepala desa/Kelurahan) TERDIRI

 Kepala desa & perangkatnya (termasuk RT, RW)

 Badan perwakilan desa dg fungsi elemennya

 TP PKK sebagai organisasi masyarakat

 Lembaga sosial / swadaya masyarakat

 Kader, tokoh masyarakat, tokoh agama

 Perwakilan kelompok tertentu sesuai potensi desa (unsur pemuda, tenaga kes di desa, dunia usaha, dll)

FUNGSI FKD :

 Sebagai wadah : mengembangkan sistem kes desa (tu : pemberdayaan masy, upaya kes, pengamatan & pemantauan kes, pembiayaan kes)

 merumuskan dan memecahkan masalah kesehatan di desa

PERAN FKD :

SURVAILANS1. DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO MASALAH KESEHATAN SURVAILANS2. MELAPORKAN ADANYA MASALAH KESEHATAN

GOTONG ROYONG.3. UPAYA PENANGGULANGAN FAKTOR RESIKO

4. PENYIAPAN DANA UNTUK UPAYA PENCEGAHAN & PENANGGULANGAN PEMBIAYAAN.

UPAYA KESEHATAN5. PENEMUAN PERTAMA MASALAH KESEHATAN DI UKBM ( POSYANDU, UKS, POSKESTREN, POS UKK PKD DLL.

(4)

Tugas Forum Kes Desa

Menyusun kebijakan bid kesehatan mis Perdes tentang kawasan bebas jentik, bebas rokok dll Mengumpulkan informasi dan menggali potensi (SMD).

Memadukan potensi & kegiatan di desa

Merencanakan kegiatan bersumber dari pendanaan yg ada di desa (identifikasi masalah & sebab masalah serta potensi, susun pemecahan masalah), menetapkan dlm keg MMD

Koordinasi dan Penggerak kegiatan,

Monitoring evaluasi kegiatan UKBM yg ada di desa ( Posyandu, Poskestren,UKK,POD dll) Penghubungan berbagai kepentingan.

Indikator keberhasilan

Forum dapat melaksanakan tugas al :

: mis perdes ttg KBJ/KTRAdanya kebijakan bid kes

Ada Rencana pembangunan kes hasil SMD & rencana kerja tahunanMMD (min 1 th) ( notulen, dokumentasi dll)Rapat rutin terlaksana

(didukung baseline data)Kegiatan dpt terlaksana sesuai rencana keg Dukungan scr berkelanjutan ( ADD/APBdes/PNPM / swadaya)

RTL oleh fkd Promotif Preventif intervensi

REKAP HASIL PEMANTAUAN /PENGAMATAN

RENCANA TINDAK LANJUT/ PROGRAM KERJA FKD

(5)

Disampaikan oleh :

Ib. Krisna D (Dinkes Provinsi Jawa Tengah)

Referensi

Dokumen terkait

Bagi bidan desa disarankan untuk selalu mendampingi, dan mengarahkan kader desa siaga dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanan pengembangan desa

Dengan reliabilitas kuesioner yang masih rendah yaitu sebesar 0,4083 persepsi kepala keluarga terhadap pengembangan desa siaga di Desa Ngemplak Kecamatan Kartasura

Berperan serta dalam kegiatan Desa Siaga Aktif untuk kepentingan masyarakat, misalnya mengikuti Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sehingga capaian strata Desa Siaga

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa maksud dari judul Pengembangan Desa Plumbon sebagai Desa Wisata berbasis Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu cara

Model pengembangan desa konservasi berbasis pendayagunaan potensi lokal diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di dalam kawasan hutan produksi dan

Dari hasil penelitian diketahui bahwa di tiga nagari objek penelitian tidakada kader pemberdayaan masyarakat atau kader kesehatan desa siaga atau yang disebut kader

PENGEMBANGAN DESA SIAGA DONOR DARAH MELALUI PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH WARGA DUSUN III DESA TIMBANG LAWAN, LANGKAT, SUMATERA UTARA Cahaya Permata1, Farida Hanim Harahap2, Annisa3,

1617201019 yang berjudul: Strategi Pengembangan Desa Wisata Melalui Model Pemberdayaan Masyarakat di Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Saya berpendapat bahwa