• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi 1 Konsep Dasar Psikologi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Materi 1 Konsep Dasar Psikologi"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

PENGANTAR PSIKOLOGI

(2)

What is

Psychology?

The term

psycholo

gy com

es

from the

Greek ro

ots

psyche

meanin

g

soul or m

ind and

logos

meanin

(3)

A. PENGERTIAN PSIKOLOGI

1. Tinjauan Secara Etimologis

PSYCHE (bahasa Belanda)

(4)

PSIKOLOGI = ILMU JIWA

Dapatkah jiwa dipelajari secara Ilmiah?

Tidak dapat.

Sesuatu dapat dipelajari secara

ilmiah jika keberadaannya dapat

diobservasi.

Yang dipelajari psikologi bukan jiwa

manusia secara langsung tetapi

manifestasi

dari keberadaan jiwa

(5)

Definisi Psychology WOODWORTH dan

MARQUIS

Psychology can be difined as the science of the activities of the individual.

The word activity is used here in very broad sense. It includes not only motor activities like walking and speaking, but also cognitive (knowledge getting)

(6)

Definisi Psikologi menurut WADE dan TARVIS

Psychology is the scientific study of

behavior and mental processes and how

they are affected by organism’s physical

state, mental state, and environment.

Definisi Psikologi menurut SUTARLINAH

SUKADJI

Psikologi adalah studi ilmiah mengenai

(7)

K

E

i merup

akan ilm

u,

karena t

elah me

menuhi

metoda i

lmiah, d

an

tersusun

secara s

istematis

.

Objek ya

ng dipela

jari

psikolog

i adalah

perilaku

manusia

baik pe

rilaku

kognitif,

afektif, m

aupun

psikom

otorik.

Psikolog

i dibang

un deng

an

menggu

nakan m

etoda

ilmiah.

(8)

PENGERTIAN PSIKOLOGI

Pengertian PSYCHE

1. Singgih Dirgagunarsa (1986)

2. Dali Gulo (1982)

3. Eysenk (1972)

4. Wulyo (1992)

5. Abu Ahmadi (1982)

(9)

Pendapat mengenai PSIKOLOGI

Pendapat mengenai PSIKOLOGI

1.Sarlito Wirawan Sarwono (1976)

2.Robert E. Silverman (1982)

3.Linda L. Davidoff (1987)

4.Soegarda Poerbakawatja (1982)

5.Ensiklopedi Umum (1987)

6.Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13

(1990)

(10)

Singgih Dirgagunarsa merangkum pendapat ahli

sbb:

a. Plato (427-347 SM):

3 kekuatan

jiwa manusia

(Trichotomi)

Berpikir (Logistion)

Kehendak (Thumeticon)

(11)

Lanjutan…

Lanjutan…

b. Aristoteles (384-322 SM): jiwa adalah jumlah dari

daya hidup dengan proses-prosesnya. Fungsi jiwa:

kemampuan untuk mengenal dan berkehendak (=

Dichotomi).

c. John Locke (1632-1704): unsur atau elemen

terkecil dari jiwa manusia ialah simple idea.

d.

James Will (1773-1836): jiwa merupakan susunan

yang tidak terbatas dari elemen-elemennya, dan

susunan itu dapat diuraikan dalam elemen

dasarnya.

e. John Stuart Mill (1806-1873): jiwa atau mental mrp

perpaduan dari elemen-elemen atau kesatuan yang

bersifat tersendiri, berbeda dengan sifat

(12)

JADI,

JADI,

• PSYCHE:

sesuatu yang abstrak, yang menjadi

penggerak dan pengatur bagi segala tingkah

laku seseorang, baik tingkah laku yang termasuk

perbuatan maupun tingkah laku yang termasuk

penghayatan.

• Tingkah laku perbuatan

:

tingkah laku yang dapat

diamati secara langsung

(misalnya berjalan, lari,

bercakap-cakap),

dan tingkah laku yang tidak

(13)

PSIKOLOGI adalah:

PSIKOLOGI adalah:

Ilmu pengetahuan yang mempelajari

tingkah laku manusia, baik tingkah

laku yang termasuk perbuatan

maupun yang termasuk penghayatan,

dalam hubungan dengan

(14)

B. SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLOGI

PSIKOLOGI MENJADI BAGIAN

FILSAFAT

(sampai dg abad XVIII)

PSIKOLOGI MENJADI BAGIAN

FILSAFAT

(sampai dg abad XVIII)

PSIKOLOGI YG BERDIRI SENDIRI

(sejak 1879)

PSIKOLOGI MENJADI ILMU YG BERDIRI SENDIRI

(sejak 1879)

MASA YUNANI KUNO SAMPAI

RENAISANS

MASA YUNANI KUNO SAMPAI

RENAISANS

PASCA RENAISANS

PASCA

(15)

1.

PSIKOLOGI MENJADI BAGIAN DARI

FILSAFAT

(Fenomena kejiwaan ditelaah secara filosofis) EMPECOCLES (490-430 SM)

Bahwa ada 4 elemen dasar dalam alam semesta, yaitu: TANAH, AIR, UDARA, dan API.

Bahwa tubuh manusia terdiri dari tulang, otot, dan usus, yang merupakan unsur dari tanah, sedangkan cairan

tubuh merupakan unsur air.

Fungsi rasio dan mental manusia berasal dari unsur api. Unsur udara merupakan pendukung dari elemen-elemen atau fungsi hidup.

DEMOCRITUS (460-370 SM)

Seluruh realitas yang ada di dunia ini terdiri dari partikel-partikel yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.

(16)

• PLATO (427 – 347 SM)

– Psyche atau jiwa manusia terdiri dari : LOGISTICON (pikiran), berpusat di otak; THUMETICON (kemauan),

berpusat di dada; dan ABDOMEN (nafsu), berpusat di perut.

– Bahwa jiwa manusia telah ada, yaitu di alam ide, sebelum manusia dilahirkan.

• ARISTOTELES (384 – 322 SM)

– Bahwa sesuatu yang berbentuk kejiwaan (FORM) harus menempati wujud tertentu (MATTER).

– Wujud merupakan ekspresi dari jiwa

– Taraf hidup terdiri dari tiga tingkatan, yaitu :

• ANIMA VEGETATIVA, taraf hidup yang ada pd. tumbuh-tumbuhan

(17)

St. THOMAS AQUINAS (1224 – 1274)

Jiwa adalah bentuk yang meliputi materi, yaitu badan.Jiwa menjalankan aktivitas melebihi raga, yaitu aktivitas

aktivitas rohani, karena jiwa bersifat rohani maka setelah manusia mati jiwanya tetap hidup.

JOHN LOCKE (1623 – 1704)

Pada saat baru dilahirkan, jiwa manusia dalam keadaan kosong dan pengalamanlah yang akan mengisi

kekosongan tersebut.

Jiwa manusia dihubungkan dengan dunia luar oleh panca indera.

Setiap tingkah laku pada dasarnya merupakan hasil

(18)

2. PSIKOLOGI MENJADI BAGIAN FISIOLOGI

Terjadi pada abad XVIII

Gejala-gejala jiwa dipelajari & dijelaskan

dari sudut pandang fisiologi.

• Sir CHARLES BELL (1774-1842)

– Tahun 1811 dia menemukan bahwa dalam tubuh manusia terdapat 2 macam saraf : saraf sensoris dan motoris.

Saraf sensoris berfungsi sbagai pembawa rangsang dari

reseptor ke susunan saraf pusat.

Saraf motoris berfungsi membawa perintah dari otak ke

efektor

FRANCOIS MAGENDIE (1783 – 1855)

Tahun 1812 dia juga menemukan dua macam saraf

sebagai-mana ditemukan Bell.

(19)

JOHANNES PETER MULLER (1801-1858)

Dalam penelitiannya, dia menemukan

fenomena yang disebut HUKUM ENERJI

SPESIFIK.

Menurut hukum enerji spesifik pada setiap alat

(20)

3. PSIKOLOGI MENJADI ILMU

YANG BERDIRI SENDIRI

(Sejak tahun 1879)

• Pada tahun 1879, WILHELM WUNDT

(filsuf, dokter, sosiolog, dan ahli hukum dari

Jerman), mendirikan laboratorium psikologi di Leipzig, Jerman. Lab ini merupakan lab psikologi pertama di dunia.

• Wundt menyatakan bahwa objek telaah psikologi bukan lagi berupa hakikat jiwa, yang tidak bisa diobservasi,

tetapi fenomena-fenomena kejiwaan berupa tingkah laku.

(21)

Gejala-gejala jiwa diteliti oleh Wundt di

laborartorium dengan menggunakan

metoda eksperimen.

Eksperimen dilakukan dengan teknik

ter-tentu dan faktor subjek tidak dapat

dia-baikan. Untuk itu Wundt menggunakan

teknik introspeksi.

Hasil-hasil penelitian Wundt

dipublikasi-kan dalam bentuk buku. Dan sejak itu

(22)

OBYEK PSIKOLOGI

1. Objek material

:

objek material ilmu adalah

objek yang bersifat umum, dilihat dari wujudnya.

Objek material psikologi adalah manusia.

2. Objek formal

:

objek yang bersifat spesifik, dari

segi tertentu objek material dibahas. Objek formal

Normal

Abnormal

Sakit

(23)

D. RUANG LINGKUP

PSIKOLOGI

D. RUANG LINGKUP

PSIKOLOGI

1.Kognitif

Gejala pengalaman/kognitif:

pengamatan, tanggapan, persepsi,

fantasi, asosiasi, berpikir, kecerdasan

kognitif.

2. AfektifGejala perasaan/emosi/afektif:

jasmaniah & rohaniah.

3. Konatif

Gejala kehendak/karsa/konatif: motif &

kemauan

4. Psikomotor Gejala campuran/kombinasi:

(24)

Tingkat ANORGANIK: berlangsung menurut hukum

alam, misal: batu, besi akan jatuh menurut hkm percepatan gerak beraturan. Hal ini terjadi juga pada manusia, misal: jatuh dari atap atau kapal terbang.

Tingkat VEGETATIF: ada proses pertumbuhan &

kehidupan. Seperti tumbuhan, pada manusia juga terdapat fungsi peredaran darah, fungsi

berkembang biak.

Tingkat ANIMAL: didorong oleh insting/naluri &

nafsu. Pada manusia berupa gerak-gerik naluriah dan nafsu.

Tingkat HUMAN: berupa kemampuan, pengertian,

pikiran, kesadaran, pendirian, kata hati, mengakui norma-norma, kemauan. Didukung kemampuan

berbahasa manusia.

Tingkat ABSTRAK atau disebut tingkat absolut,

metafisis, religius, transedental: dorongan manusia

24

(25)

Berdasarkan lapangan/ Berdasarkan

obyek yang diselidiki: kegunaan/tujuannya:

1. Psikologi UMUM 1. Psikologi TEORITIS

2. Psikologi KHUSUS 2. Psikologi PRAKTIS

(26)

E.

KLASIFIKASI PSIKOLOGI

 STRUKTURALISME

 FUNGSIONALISME

 BEHAVIORISME

 PSIKOLOGI DALAM

 PSIKOLOGI HUMANISTIK

 PSIKOLOGI GESTALT

 Dst

 STRUKTURALISME

 FUNGSIONALISME

 BEHAVIORISME

 PSIKOLOGI DALAM

 PSIKOLOGI HUMANISTIK

 PSIKOLOGI GESTALT

 Dst

 PSI. PERKEMBANGAN

 PSI. PENDIDIKAN

 PSI. PERKEMBANGAN

(27)

PSIKOLOGI KHUSUS

Ditinjau dari terjadinya dan perkembangan manusia: GENETIS & PERKEMBANGAN

Ditinjau dari kelompok manusia yang menyimpang dari norma: PATOLOGI, ABNORMAL,

KRIMINAL, ANAK LUAR BIASA, DAN KLINIS

Ditinjau dari masalah kelompok: MASSA, KEMASYARAKATAN, BANGSA-BANGSA,

(28)

PSIKOLOGI PRAKTIS/TERAPAN

1. PIKOLOGI PENDIDIKAN

2. PSIKOLOGI KEDOKTERAN

3. PSIKOLOGI INDUSTRI

(29)

G. TUJUAN DASAR PSIKOLOGI ILMIAH

G. TUJUAN DASAR PSIKOLOGI ILMIAH

1. Mendeskripsikan

2. Menjelaskan

3. Memperkirakan

(30)

H. FUNGSI PSIKOLOGI

H. FUNGSI PSIKOLOGI

1.

Fungsi deskriptif

: fungsi psikologi

dalam menggambarkan objek formalnya

secara lengkap, benar, dan jelas.

2.

Fungsi prediktif

: fungsi psikologi

dalam membuat perkiraan yang dapat

terjadi di kemudian hari berkenaan dengan

perilaku manusia.

(31)

I. MANFAAT MEMPELAJARI PSIKOLOGI

I. MANFAAT MEMPELAJARI PSIKOLOGI

(32)

Typical images of Psychology

Referensi

Dokumen terkait

Dilihat dari pendekatan ( approach ), pendekatan Ilmu-Ilmu Sosial adalah bersifat disipliner sesuai dengan kehidupan yang menjadi obyek studi berdasrkan bidang

Mahasiswa dapat memahami cakupan ruang lingkup psikologi sebagai disiplin ilmu ilmiah serta berbagai metode yang digunakan dalam ilmu psikologi dalam meneliti perilaku

Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun

Apabila dilihat diatas diantara cabang-cabang psikologi maka psikologi pendidikan termasuk kedalam psikologi khusus ini berarti psikologi pendidikan adalah ilmu yang

Dari beberapa pendapat tentang psikologi pendidikan, kami mengambil kesimpulan bahwa Pengertian Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia di

Objek material ilmu-ilmu humaniora adalah manusia dan manusia ini di tinjau dari sudut pandangan yang berbeda-beda, sehingga ada beberapa ilmu yang mempelajari. manusia di

Psikologi transpersonal adalah salah satu madzhad dari psikologi yang mempelajari tentang potensi yang paling tinggi dari manusia; seperti pengalaman trans yang

PENGERTIAN MENURUT PARA AHLI S inggih Dirgagunarsa Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia P lato dan Aristoteles Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang