Pengaruh Rantai Tataniaga Terhadap Efisiensi Pemasaran Daging Sapi Di Kabupaten Karo
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dengan pentingnya efisiensi tataniaga sebagai salah satu aspek tataniaga yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan arus barang dari produsen dan konsumen, dan adanya
disebabkan biaya tataniaga dan fungsi tataniaga dalam tataniaga daging domba di daerah konsumen pasar Kadipaten dan Cigasong lebih banyak dilakukan oleh pedagang besar dari
pedagang perantara yang memasarkan produk atau barang atau jasa dari produsen. sampai
Produsen (Perusahaan Feedlot dan Peternkan Rakyat) Agen(Pedagang Besar) Pedagang Pengecer Konsumen Akhir Agen RPH Maba r.. daging sapi yaitu dapat dilihat pada Tabel 5. Lembu
Kegiatan tataniaga daging sapi di Kabupaten Purworejo yang paling efisien adalah pola pemasaran I (produsen- konsumen) yaitu sebesar 0% dan Saluran tataniaga yang
besarnya biaya yang dikeluarkan oleh pedagang perantara dan pedagang antar pulau. Selain itu, pedagang perantara dalam menjalankan fungsi pemasarannya lebih sedikit,
Lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran cabai rawit di Desa Tesbatan dan Desa Ponain adalah petani sebagai produsen, pedagang perantara yaitu pedagang pengumpul
Petani pada saluran tataniaga II dan III tidak melakukan penjualan ke pedagang pengumpul karena hasil panen yang cenderung lebih sedikit dan lebih memilih untuk langsung menjualnya ke