• Tidak ada hasil yang ditemukan

B.2 Bab II Teori Teori Perkembangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "B.2 Bab II Teori Teori Perkembangan"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

TEORI-TEORI PERKEMBANGAN

Oleh:

Prof.Dr. Siti Partini Suardiman Drs. Hiryanto, M.Si

Yulia Ayriza, M.Si, Ph.D Dra. Purwandari, M.Si Dra. Purwandari, M.Si Dr. Rita Eka Izzaty, M.Si

Rosita Endang Kusmaryani, M.Si

(2)

Pandangan yang Berorientasi Biologis

 Dulu disebut teori nativisme  Tokoh: Schoppenhauer

 Pandangan ini menitikberatkan pada bakat atau  Pandangan ini menitikberatkan pada bakat atau

keturunan dan konstitusi yang dibawa sejak lahir

 Perkembangan sudah ditentukan sebagai master

plan

(3)

Pandangan yang Berorientasi

Lingkungan

 Dulu disebut teori empirisme  Tokoh: John Locke

 Perkembangan dipengaruhi oleh faktor

lingkungan

 Teori Tabularasa dari John Locke: bayi yang

(4)

Pandangan yang Berorientasi

Interaksionistis

 Merupakan perkembangan dari teori

konvergensi (Tokoh William Stern) Tokoh: Piaget, Vygotsky, Bandura.

 Tokoh: Piaget, Vygotsky, Bandura.

 Perkembangan dipengaruhi oleh interaksi

(5)

Bagaimana berlangsungnya interaksi

antara faktor bawaan dan faktor

lingkungan?

Menurut Siti Rahayu Haditono

FG P1 P2 P3

FG: Faktor Genetik

FL : Faktor LIngkungan P : Person/Pribadi

(6)

 Faktor genetik dan faktor lingkungan berinteraksi

menghasilkan P1

 Selanjutnya P1 sebagai pribadi berinteraksi dengan  Selanjutnya P1 sebagai pribadi berinteraksi dengan

lingkungan 1 menghasilkan P2 yang memiliki sifat yang berbeda dengan pribadi P1

 Interaksi tersebut berlangsung terus menerus

sehingga setiap interaksi menghasilkan sifat

(7)

Learner & Spanier

 Memandang perkembangan seseorang

sebagai interaksi yang dinamis. Perubahan tingkah laku merupakan hasil pengaruh

tingkah laku merupakan hasil pengaruh

banyak faktor, misalnya faktor biologis, faktor psikologis, faktor sosiokultural, dan faktor

(8)

Psi

Bio

Psi

(9)

Bandura: Triadic reciprocal

determinism

 Terdapat pengaruh timbal balik antara

tingkah laku (B) , kognisi serta aspek-aspek pribadi yang lain (P), dengan faktor

pribadi yang lain (P), dengan faktor lingkungan (E). P

B E

P : Person B : Behavior

(10)

Norm of Reaction

 Faktor genetik merupakan batas potensial

seseorang, yaitu batas bawah dan batas atas dalam perkembangan seseorang. atas dalam perkembangan seseorang.

 Hasil perkembangan seseorang dapat

bergerak ke arah batas atas atau batas

bawah potensi genetiknya tergantung pada pengaruh faktor lingkungan dan waktu

(11)

Range of Reaction

 Meski faktor lingkungan dapat mempengaruhi

perkembangan, namun faktor-faktor genetik memberikan batasan terhadap rentang

memberikan batasan terhadap rentang kemungkinan perujudan fenotip (hasil perkembangan).

 Stern menyebutnya sebagai rubber band

(12)

 Pengaruh lingkungan mempunyai arti yang

besar, tetapi faktor genetik ikut menentukan sampai di mana pita karet tadi dapat ditarik. sampai di mana pita karet tadi dapat ditarik. Sebaliknya sifat pengaruh lingkungan

Referensi

Dokumen terkait

Motivasi ekstrinsik adalah dorongan yang menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu itu bersumber pada suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Dari pendapat

Minat akan memperkuat motif seseorang, sebagai suatu tenaga psikis yang akan mendorong individu untuk melakukan suatu kegiatan dalam mencapai suatu tujuan.. Sesuai dengan

Bayi dapat tersenyum bila melihat seseorang terkadang dengan mengeluarkan suara mulut atau tenggorokan. Dia suka melihat sekitarnya.. dengan mengangkat kepala mengikuti arah

Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem informasi merupakan pengorganisasian dan pengelompokkan dari komponen- komponen yang

Banyak orang beranggapan, bahwa belajar adalah mencari ilmu atau menuntut ilmu. Perbedaan pendapat orang tentang arti belajar itu disebabkan karena adanya

Berdasarkan beberapa pendapat di atas penulis dapat menyimpulkan atau mengatakan bahwa kesegaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dalam

Peristiwa yang berhubungan dengan operasi pesawat terbang yang terjadi pada waktu diantara pesawat tinggal landas, melakukan penerbangan hingga mendarat kembali, dan seseorang

Pada movement kedua dalam karya sonata, biasanya bertempo lambat yang berbeda dengan movement pertama yang bertempo cepat.. Pada bagian ini, terdapat berbagai