Informasi Dokumen
- Penulis:
- Ferry Sulistiyono
- Pengajar:
- Ibu Unik Ambarwati, M. Pd.
- Bapak Ikhlasul Ardi Nugroho, M.Pd.
- Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
- Mata Pelajaran: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
- Topik: Peningkatan Minat Belajar Siswa Terhadap Pembelajaran Tematik Kelas I Melalui Metode Story Telling
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2014
- Kota: Kulon Progo
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menyajikan latar belakang penelitian yang menjelaskan pentingnya menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menarik untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini berfokus pada siswa kelas I di SD N Gembongan, Sentolo, Kulon Progo. Peneliti menemukan bahwa minat belajar siswa masih rendah, yang dipengaruhi oleh kurangnya perhatian siswa saat guru menjelaskan materi, kurangnya ketertarikan terhadap media yang digunakan, serta dominasi siswa aktif. Oleh karena itu, penting untuk memilih metode pembelajaran yang tepat, yaitu metode story telling, untuk meningkatkan minat belajar siswa.
1.1 Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah menjelaskan perlunya meningkatkan minat belajar siswa agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif. Peneliti mencatat bahwa kurangnya perhatian siswa saat pembelajaran dan penggunaan media yang tidak menarik menjadi faktor penyebab rendahnya minat belajar. Oleh karena itu, peneliti berupaya untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui metode yang lebih interaktif dan menarik.
1.2 Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah mencakup tiga pokok permasalahan utama yang dihadapi siswa, yaitu rendahnya perhatian siswa saat guru menjelaskan, kurangnya ketertarikan terhadap media pembelajaran, dan rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Identifikasi ini menjadi dasar bagi peneliti untuk merumuskan solusi yang tepat dalam meningkatkan minat belajar siswa.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara dan hasil peningkatan minat belajar siswa terhadap pembelajaran tematik melalui metode story telling. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada guru mengenai metode yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.
II. KAJIAN PUSTAKA
Kajian pustaka ini menjelaskan tentang teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk pengertian minat belajar, karakteristik siswa sekolah dasar, dan pembelajaran tematik. Teori-teori ini menjadi landasan bagi peneliti dalam merancang penelitian dan memilih metode yang sesuai. Kajian ini juga mencakup prinsip-prinsip pembelajaran tematik dan manfaat metode story telling dalam meningkatkan minat belajar siswa.
2.1 Minat Belajar
Minat belajar didefinisikan sebagai sumber motivasi yang mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan belajar. Minat yang tinggi dapat meningkatkan perhatian dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, yang berujung pada hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan indikator minat belajar untuk mengukur perubahan yang terjadi pada siswa.
2.2 Karakteristik Siswa Sekolah Dasar
Karakteristik siswa sekolah dasar, terutama pada usia 7-12 tahun, menunjukkan bahwa mereka berada dalam tahap berpikir konkret. Mereka cenderung ingin tahu dan belajar melalui pengalaman langsung. Memahami karakteristik ini penting dalam memilih metode yang sesuai untuk pembelajaran yang efektif, seperti pembelajaran tematik.
2.3 Pembelajaran Tematik
Pembelajaran tematik merupakan pendekatan yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dengan mengaitkan berbagai disiplin ilmu. Prinsip-prinsip dasar pembelajaran tematik, seperti penggalian tema yang tepat dan pengelolaan pembelajaran yang baik, menjadi penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas I di SD N Gembongan dan dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari beberapa pertemuan yang dilengkapi dengan teknik pengumpulan data seperti angket, observasi, dan wawancara.
3.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran di kelas. PTK ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui penerapan metode yang lebih menarik.
3.2 Subjek Penelitian
Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas I di SD N Gembongan, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pemilihan subjek ini didasarkan pada observasi awal yang menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami kesulitan dalam menunjukkan minat belajar yang tinggi dalam pembelajaran tematik.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, observasi, dan wawancara. Angket digunakan untuk mengukur minat belajar siswa, sedangkan observasi dilakukan untuk melihat keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai pengalaman siswa terhadap pembelajaran yang diterapkan.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode story telling dapat meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan. Pada siklus I, terdapat 80% siswa yang menunjukkan minat belajar tinggi, dan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Data ini menunjukkan bahwa penggunaan metode yang tepat dapat berpengaruh positif terhadap minat belajar siswa.
4.1 Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Data menunjukkan bahwa pada pra siklus, rata-rata minat belajar siswa adalah 16,50, meningkat menjadi 25,75 pada siklus I, dan 26,50 pada siklus II. Hal ini menunjukkan efektivitas metode story telling dalam meningkatkan minat belajar siswa.
4.2 Pembahasan
Pembahasan mencakup analisis mengenai bagaimana metode story telling dapat menarik perhatian siswa dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Metode ini memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran, sehingga meningkatkan minat dan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode story telling efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas I terhadap pembelajaran tematik. Penelitian ini memberikan saran bagi guru untuk terus menerapkan metode yang interaktif dan menarik dalam proses pembelajaran, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi metode lain yang dapat meningkatkan minat belajar siswa.
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode story telling tidak hanya meningkatkan minat belajar siswa, tetapi juga dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Dengan menggunakan metode yang tepat, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.
5.2 Saran
Saran untuk guru adalah agar terus mengembangkan dan menerapkan metode pembelajaran yang variatif dan menarik. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi metode pembelajaran lain yang dapat meningkatkan minat belajar siswa di tingkat yang lebih tinggi.