PENGUJIAN PENETRASI IN-VITRO SEDIAAN GEL, KRIM, GEL-KRIM EKSTRAK BIJI KOPI (Coffea arabica L.) SEBAGAI ANTISELULIT
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Aktivitas penangkapan radikal bebas ekstrak biji kedelai pada sediaan krim dan gel diukur menggunakan metode DPPH dengan alat spektrofotometer UV-Vis.. Pengujian ini dilakukan dengan
Aktivitas penangkapan radikal bebas ekstrak biji kedelai pada sediaan krim dan gel diukur menggunakan metode DPPH dengan alat spektrofotometer UV-Vis. Pengujian ini dilakukan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penangkapan radikal bebas dari ekstrak biji kedelai ( Glycine max. L) dalam sediaan gel dan krim.. Kedelai (Glycine
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kopi hijau arabika memiliki aktivitas penangkapan radikal bebas terhadap DPPH ( 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil )
Untuk membandingkan perbedaan jumlah aminofilin yang terpenetrasi pada sediaan topikal dibuat tiga sediaan yaitu dalam bentuk krim, gel, dan salep kemudian penetrasinya diuji
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan daya penetrasi beberapa bentuk sediaan topikal (krim, salep, dan gel) yang mengandung kurkumin dari kunyit (Curcuma
Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan penelitian uji kualitatif ekstrak biji hijau kopi arabika Aceh Gayo didapatkan kesimpulan bahwa hasil uji fitokimia ekstrak biji hijau
Formula terbaik dengan nilai aktivitas antioksidan tertinggi pada F3 dengan nilai IC50 Sebesar 17,302 ppm dan setiap formulasi sediaan serum ekstrak etanol biji kopi hijau Coffea