• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pemasaran dan Transmisi Harga pada Petani Karet Pola Swadaya di Desa Gobah Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pemasaran dan Transmisi Harga pada Petani Karet Pola Swadaya di Desa Gobah Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Analisis  Saluran  Pemasaran,  Margin  Pemasaran,  dan  Efisiensi  Pemasaran  pada Petani Karet di Desa  Gobah  Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar,  Pada Bulan Januari Tahun 2015
Tabel 2.  Harga  Rata-Rata  Karet  di  Tingkat  Petani  dan  Pabrik  Serta  Margin  Pemasaran  Selama  Periode  Febuari  2014  –  Januari  2015  di  Desa  Gobah  (dalam satuan Rp/Kg)
Gambar 2: Fluktuasi  Margin  Pemasaran  Bokar  di  Desa  Gobah  Kecamatan  Tambang  Kabupaten Kampar Periode Febuari 2014 - Januari 2015

Referensi

Dokumen terkait

ubikayu di Kabupaten Lampung Tengah mempunyai nilai elastisitas transmisi harga sebesar 0,96 (ET <1), bahwa struktur pasar ubi kayu di Kabupaten Lampung Tengah

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kemandirian petani karet pola swadaya dalam pengambilan keputusan usahatani di Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar

Harga pupuk pada tahun 2014-2039 dapat diproyeksikan dengan menggunakan metode perkiraan yaitu analisis trend, data yang digunakan untuk melakukan analisis trend

Nilai elastisitas transmisi harga pada saluran pemasaran diatas adalah 1, yang berarti perubahan harga sebesar 1% di tingkat pengecer akan mengakibatkan perubahan

Harga pupuk pada tahun 2014-2039 dapat diproyeksikan dengan menggunakan metode perkiraan yaitu analisis trend , data yang digunakan untuk melakukan analisis trend

Proses komunikasi dilihat dari unsur-unsur komunikasi terdiri dari penyuluh dan ketua kelompok tani sebagai komunikator; pesan yang disampaikan yaitu program

Berdasarkan uraian Tabel 11 dapat dikatakan bahwa peran penyuluhan dalam kegiatan usahatani karet pola swadaya di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar yang

Sedangkan pada dilihat pada kondisi sebelum pandemi nilai R-square adalah 0,4860, artinya sebesar 48,60 % variabel bebas X harga karet international, nilai tukar rupiah dan harga minyak