• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Medis Barat Dan Non Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sistem Medis Barat Dan Non Barat"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Sistem medis Barat dan Non Barat

Sistem medis Barat dan Non Barat

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

ya

yang

ng te

tela

lah

h me

memb

mber

erik

ikan

an k

kem

emud

udah

ahan

an k

kep

epad

ada

a ka

kami

mi da

dala

lam

m pe

penu

nusu

suna

nan

n

makalah “Antropologi Kesehatan: Sistem Medis Barat dan on Barat! ini

makalah “Antropologi Kesehatan: Sistem Medis Barat dan on Barat! ini

sampai tepat pada "aktunya# Shala"at dan salam kami $urahkan kepada

sampai tepat pada "aktunya# Shala"at dan salam kami $urahkan kepada

abi Muhammad sa"

abi Muhammad sa"# yang menjadi

# yang menjadi panutan terbaik bagi seluruh alam#

panutan terbaik bagi seluruh alam#

%

%ert

ertam

ama

a ka

kami

mi ing

ingin

in men

mengu$

gu$apk

apkan

an ter

terima

ima ka

kasih

sih k

kepa

epada

da seg

segena

enap

p

pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini# Baik

pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini# Baik

de

den

nga

gan

n b

ban

anttua

uan

n mo

morril

il m

mau

aupu

pun

n m

mat

ater

eril

il#

# &

&al

alam

am m

mak

akal

alah

ah in

ini

i k

kam

amii

membahas se$ara singkat mengenai sistem medis barat dan non barat#

membahas se$ara singkat mengenai sistem medis barat dan non barat# &i

&i

man

mana

a ke

kedua

dua sis

sistem

tem ini

ini mem

memang

ang men

menjad

jadi

i sis

sistem

tem yan

yang

g san

sangat

gat ban

banyak

yak

di

digu

guna

nak

kan

an o

ole

leh

h s

sel

elu

urruh

uh m

man

anus

usia

ia di

di du

duni

nia,

a, da

dala

lam

m rran

angk

gka

a u

usa

sah

ha

a

pen

penyem

yembuh

buhan

an pen

penyak

yakit'

it'pen

penyak

yakit

it yan

yang

g mer

merek

eka

a ala

alami

mi sel

selama

ama ini#

ini# Ka

Kami

mi

men

menyad

yadari

ari bah

bah"a

"a dal

dalam

am mak

makala

alah

h ini

ini mas

masih

ih ban

banyak

yak k

kek

ekura

urang

ngan

an dan

dan

k

kel

elem

emah

ahan

an#

# (

(le

leh

h s

seb

ebab

ab it

itu

u,

, p

pen

enyu

yusu

sun

n b

ber

erha

harrap

ap p

par

ara

a pe

pem

mba

ba$a

$a

memberikan masuk

memberikan masukan, pesan dan

an, pesan dan kritik yang dapat kami gunakan sebagai

kritik yang dapat kami gunakan sebagai

perbaikan di masa yang akan datang#

perbaikan di masa yang akan datang#

Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah "a"asan para

Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah "a"asan para

pemba$a, terutama mahasis"a dan masyarakat luas pada umumnya#

pemba$a, terutama mahasis"a dan masyarakat luas pada umumnya#

%enyusun

%enyusun

)

(2)

ii

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

KATA

KATA

PENGANTAR...

PENGANTAR...

...

i

...

i

DAFTAR

DAFTAR

ISI...

ISI...

.

.

ii

ii

B

BA

AB

B

--%E&A./0/A##############################################################################################

%E&A./0/A##############################################################################################

B

BA

AB

B

----%EMBA.ASA################################################################################################

%EMBA.ASA################################################################################################

#

#

*

*

A.

A.

%engert

%engertian

ian sistem

sistem medis

medis menurut

menurut para

para ahli#################################

ahli#################################

*

*

B.

B.

%enger

%engertian

tian sistem

sistem medis

medis se$ara

se$ara umum############################################

umum############################################

*

*

C.

C.

Sistem medis non barat##############################################################################

Sistem medis non barat##############################################################################

*

*

BAB

---BAB

---%E/T/%

%E/T/%##########################################################################################

########################################################################################################

##############

#### +

#### +

Kesimpulan####################################################################################################

Kesimpulan####################################################################################################

#### +

#### +

DAFTAR

DAFTAR

PUSTAKA ...

PUSTAKA ...

... 11

... 11

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

Sejak manusia mengalami sakit, ia pun berusaha untuk men$ari

kesembuhan# Ada berbagai $ara manusia untuk mendapatkan

kesembuhan agar bsa menjadi manusia sehat seperti sediakala# Maka

sejak itu pula ditemukan berbagai sistem medis yang berbeda di setiap

kondisi 1aman#

Manusia sangat menyadari bah"a kondisi sakit merupakan kondisi

yang membuat hidupnya menderita# Maka dari itu, kesadaran ini

membuat manusia men$ari berbagai $ara untuk men$ari kesembuhan

terhadap segala penyakit# amun, terkadang sistem medis yang salah

dapat membuat manusia menjadi semakin sakit#

(4)

%embahasan dalam sistem medis mem2okuskan pada masalah'

masalah orang sakit, teori'teori etiologi, teknik'teknik pengobatan, stategi

adaptasi sosial yang melahirkan sistem'sistem medis, tingkah laku serta

bentuk'bentuk keper$ayaan yang berlandaskan budaya yang timbul

sebagai respons terhadap an$aman yang disebabkan oleh penyakit#

%embahasan mengenai masalah orang sakit, teori etiologi, dan teknik

pengobatannya mun$ul dikarenakan adanya penyakit yang tidak mampu

ditangani oleh masyarakat# &an bentuk pranata'pranata sosial dan tradisi'

tradisi budaya berupa tingkah laku manusia itu sendiri bertujuan untuk

meningkatkan kesehatan manusia#

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian sistem medis menurut ara a!"i

&unn mengatakan bah"a sistem medis adalah pola'pola dari pranata'

pranata sosial dan tradisi'tradisi budaya yang menyangkut perilaku yang

sengaja untuk meningkatkan kesehatan, meskipun hasil dari tingkah laku

khusus tersebut belum tentu menghasilkan kesehatan yang baking

diharapkan dan sesuai dengan y 3&unn 456:7)8#

(5)

Saunders 3)9:58 menambahkan bah"a sistem medis sebagai suatu

kompleks luar dari pengetahuan, keper$ayaan, teknik, peran, norma'

norma, nilai'nilai, ideologi, sikap, adat'istiadat, upa$ara'upa$ara, dan lain'

lain# Karena keharusan, manusia mau tidak mau senantiasa menaruh

perhatian terhadap masalah'masalah kesehatan serta usaha untuk

mempertahankan kelangsungan hidup dan sejauh batas pengetahuannya

men$ari penyelesaian masalah'masalah penyakit 3ubin; 46+8#

B. Pengertian sistem medis se#ara umum

Se$ara umum, sistem medis adalah segala keper$ayaan dalam usaha

untuk meningkatkan kesehatan dan tindakan pengetahuan ilmiah maupun

keterampilan anggota'anggota kelompok yang mendukung sistem

tersebut#

$. Sistem medis n%n &arat

%engetahuan

masyarakat

terhadap

2enomena

penyakit

dan

pengobatan

system non barat dengan pandangan para ahli#

0audel < Sno" 3dalam .enderson, 4=:=7 > =)8 mengatakan bah"a

2enomena penyakit di masyarakat dibagi atas * 3dua8 hal, yaitu:

# atural -llnesses 3penyakit > penyakit alamiah8# %enyakit alamiah ini

dibagi atas * yaitu:

a# %enyakit yang disebabkan serangan unsur 3agents8 alami seperti hujan

b# %enyakit yang disebabkan kiriman Tuhan atau hukuman Tuhan atas dosa

manusia# %enyakit ini tidak dapat disembukan oleh obat > obatan modern

*# /nnatural -llnesses

%enyakit ini disebabkan $ampur tangan kekuatan setan 3demons8 dan iblis

3e?il8 yang masuk kedalam tubuh manusia# %enyakit yang disbabkan iblis

dan setan ini juga dapat berbentuk penyakit alamiah# &alam pembagian

ini antara atural dan /nnatural -llnesses terdapat kesamaan# %enyakit >

penyakit yang disebabkan 2aktor alamiah dan penyakit yang disebabkan

setan 3demon8 dan iblis 3e?il8 sama > sama tidak dapat disembuhkan

dngan obat > obatan modern# Akan tetapi jika iblis atau setan yang

berperan, maka penyakit dianggap tidak ilmiah# Sedangkan menurut

(6)

<oster dan Anderson 34=6:678 membagi sistem kesehatan berdasarkan

keper$ayaan dan penjelasan tetang sebab > sebab penyakit atas * 3dua8

$ara yaitu:

a#

%ersonalistik yaitu yang disebabkan $ampur tangan dari agen > agen

tertentu yang dapat berupa makhluk supranatural 3makhluk gaib atau

de"a8, makhlukyang bukan manusia 3seperti hantu, roh leluhur atau roh

 jahat8 maupun makhluk manusia 3tukang sihir atau tenung8

b#

aturalistik yang terjadi akibat adanya gangguan ketidak seimbangan

didalam tubuh manusia atau antara tubuh manusia dan lingkungannya#

Seperti panas, dingin, $airan tubuh 3humor atau dosha8, yin dan yang,

berada dalam keadaan seimbang menurut usia dan kondisi indi?idu#

&alam hal ini pengobatan alternati2 termasuk dalam naturalistik

karena penyakitnya disebabkan oleh gangauan ketidak seimbangnya

didalam tubuh manusia tetapi dalam pengobatannya terdiri atas

pengobatan tradisional ditambah pengobatan

lain yang bukan pengobatan barat modern yang tidak menggunakan

peralatan medis

3Agoes, 44*:6+8# Menurut (rti1 dalam pengambilan keputusan 3&e$ision

Making %ro$ess8 bah"a keputusan itu bersi2at rasional ketika keputusan

tersebut diambil# %engambilan keputusan tesebut berbasi$ indi?idu

maksudnya pengambilan keputusan seseorang mengenai sesuatu hal

berasal dari orang tersebut sendiri yang diambil berdasarkan

pengalaman'pengalaman seseorang#

Keesing 34=48 mengatakan bah"a pengetahuan yang berada

dikepala seseorang merupakan hal yang sudah ada atau terlukiskan

dibenak orang tersebut, dimana pengetahuan ini akan membatu orang

tersebut untuk bertindak lebih lanjut, dan mengantikan budaya sebagai

himpunan pengalaman yang dipelajari# Keseluruhan pengetahuan yang

dipunyai oleh manusia sebagai mahkluk sosial yang isinya adalah

seperangakat model pengetahuan yang se$ara selekti2 dapat digunakan

untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungan yang dihadapinya

(7)

dan untuk menolong serta men$iptakan tindakan'tindakan yang

diperlukan# Sistem pengetahuan dapat dibagi * 3dua8, yaitu :

# Sistem pengetahuan realita, yaitu pandangan atau pena2siran terhadap

suatu objek yang didasarkan kepada realitas suatu 2enomena yang dapat

dikaji se$ara ilmiah dan se$ara material dapat terasa#

*#

Sistem pengetahuan non realitas yaitu pandangan atau pena2siran

terhadap sesuatu objek yang didasarkan pada si2at tahayul atau mitos

yang berkembang dalam suatu kelompok masyarakat setempat 3oerhadi

dalam Al@an, 4=): *+48

%engetahuan masyarakat dalam memilih penyembuhan penyakitnya

diperoleh dari pengalaman serta dorongan lingkungannya yang

menghasilkan tingkah laku yang disebut juga dengan budaya 3Spradley,

4=+8# Kebudayaan menentukan sesuatu dapat dikatakan sebagai

penyakit atau sesuatu itu tidak dianggap sebagai suatu penyakit#

%ende@nisian penyakit dalam suatu masyarakat dan kebudayaan berbeda

> beda, adanya pende@nisian yang berbeda>beda ini terjadi karena

dipengaruhi oleh letak geogra@s, kondisi alam dan lingkungan, makanan,

pola makan serta kebiasaan makan#

&engan demikian kebudayaan atau tidak akan ditentukan oleh

pengklasi@kasian objek'objek tersebut kedalam unsur'unsur kebudayaan#

ilson 3466:)8 mengatakan bah"a kebudayaan adalah pengetahuan

yang ditransmisi dan disebarkan sedara tradisional baik bersi2at

eksistensial, normati2 maupun simbolis yang ter$ermin dalam tindakan

3a$t8 dan benda'benda hasil karya manusia 3arte2a$t8#

Melalui pengamatan dan penelitian yang terus berkembang yang

didapat dari berbagai in2ormasi maka, ditentukanlah struktur kebutuhan

atau moti2 yang terdapat pada orang yang mengamati# adi, sebenarnya

moti2 kita melalui minat dan perhatian terhadap segala sesuatu yang

bersi2at tradisional mempunyai peranan besar dalam menentukan apa

yang kita lihat, dengar, amati dilingkungan kita 3Berungen, 4=6:968#

Kalangie 3449:*)8 mengatakan bah"a sistem pera"atan kesehatan

adalah usaha memelihara kesehatan men$akup berbagai kegiatan yang

satu dengan lainnya berkaitan dan merupakan respons > respons

terhadap penyakit dan yang terorganisasi se$ara sosial budaya dalam

(8)

setiap masyarakat# Sedangkan menurut <oster dan Anderson 34=6:968,

sistem pera"atan kesehatan adalah suatu pranata sosial yang melibatkan

interaksi antara sejumlah orang, sedikitnya pasien dan penyembuh#

<ungsi yang ter"ujudkan dari suatu sistem pera"atan kesehatan adalah

untuk memobilitasi sumber > sumber daya pasien, yakni keluarganya dan

masyarakatnya, untuk menyetarakan mereka dalam mengatasi masalah

tersebut#

%enyakit adalah merupakan pengakuan sosial bah"a seseorang itu

tidak bisa menjalankan peran normalnya se$ara "ajar dan, bah"a harus

dilakukan sesuatu terhadap situasi tersebut# &engan kata lain, harus

dibedakan antara penyakit 3disease8 sebagai suatu konsep patologi, dan

penyakit 3illness8 sebagai suatu konsep kebudayaan 3Ceorge M#<oster,

4=6:)+8# Keper$ayaan suatu masyarakat terhadap sebab suatu penyakit

adalah sangat penting dalam menentukan tindakan penyembuhan 3$ure8

yang dipilih#

.elman 34=9:5) > 568 membagi atas 9 pandangan manusia tentang

sebab suatu penyakit# Keempat lingkungan penyebab penyakit tersebut

saling berhubungan satu dengan lainnya yaitu :The Supernatural

"orld,the so$ial "orld#the natural "orld,the patient "orld# Etiologi

penyakit ini dipengaruhi oleh nilai yang dianut oleh seseorang#

 ika suatu masyarakat $endrung menganggap penyakit yang

disebabkan oleh etiologi sosal dan supernatural, maka masyarakat ini

adalah masyarakat yang masih tradisional# Masyarakat dalam tipe ini

adalahmasyarakat non barat yang akan mengambil tindakan pengobatan

dan kekuatan magis#

D. Ase' %siti( dari &er&agi eng%&atan n%n &arat.

Kekuatan'kekuatan dari sistem medis non barat dapat se$ara tepat di

masukan di ba"ah kategori pendukung psikososial dan dalam kategori

tindakan'tindakan

klinis,terutama

2armakopea

pribumi#%ara

ahli

antropologi yang telah memikirkan pertanyaan'pertanyaan itu dan

sekelompok psikiater pada kategori yang disebut pertama,dan bukan

pada kategori terakhir#.al ini mungkin di sebabkan oleh kenyataan bah"a

(9)

pada jangkauan paling luas dari pada yang terdapat di Barat#Seperti yang

telah kita lihat penyakit dalam masyarakat'masyarakat tradisional,paling

sedikit,penyakit yang ga"at,menunjukan dis2ungsi tidak hanya dalam

tubuh

si

pasien

namun

juga

yang

berhubungan

dengan

masyarakatnya,dan mungkin pula,dis2ungsi yang terdapat masyarakat itu

sendiri# Kerangka pemahaman hubungan manusia'lingkungan inililah yang

menjadi dasar bagi begitu banyak masyarakat non barat umtuk

memandang penyakit,yang menjelaskan,mengapa peranan penyembuh

yang kuat3shaman atau dukun sihir8di terima se$ara jauh lebih luas dari

peran dokter#%enyembuh

biasanya bukan sekedar orang

yang

menyembuhka,yang trampil dalam $ara'$ara menangani gejala'gejala#

 Torrey per$aya bah"a lepas dari pembuktian tentang kemampuan

penyembuh dalam masyarakat non barat yang si2atnya agak

menggelikan,!.ampir di sepakati untuk menyatakan bah"a para dukun

sihir mendapatkan hasil pengobatan sama dengan para psikeater!3Torrey

45*:+*8#Sebagai imbangannya,apabila tidak hanya di nilai dalam hal

akhir pengobatan tetapi juga pada 2ungsi religious,hokum,so$ial

psikologis yang diharapkan dapat di penuhi oleh system non barat,maka

dalam perkiraan kebnyakan ahli antropologi,system system medis non

barat adalah $ukup baik sebagai pranata budaya yang adapti2 yang

mendorong kesejateraan masyarakat'masyarakat yang bersangkutan#

E. Ase' negati)e dari eng%&atan n%n Barat

Apabila kita menoleh khususnya pada aspek'aspek klinis pengobatan

non Barat,kita akan menemukan serangkaian pendapat yang luas di

kalangan para ahli antropologi dan ahli lainya tentang e2ekti?itas#Suatu

pendapat yang tegas dari mereka yang per$aya bah"a pengobatan non

barat juga merupakan pengobatan yang e2ekti2 dalam aspek'aspek

klinisnya,di kemukakn oleh dokter ahli etnologi A$kerkne$ht,yang menulis

mengenai suatu presentasi yang menakajubkan dari daun'daunan,kulit'

kulit kayu dan akar'akaran yang di gunakan oleh penduduk pribumi#

<armakopea kita sangat berhutang pada masyarakat sederhana

3A$kerkne$ht 45:58#-a menda2tar kinia sebagai obat khas oleh orang

(10)

-ndian di Amerika Selata#%i$rotoDine3sejenis perangsang yang kuat

terhadap pusat system perna2asan dan lainya ke dalam da2tar ini,.uard

menambahkan ephrdrinr,strihine,$urare,minyak $halmoogrs dan rau"ol@a

sebagai suatu jenis obat penenang3.uard 464:*68# amun ada asumsi

bah"a metode'metode pemeriksaan yang di gunakan oleh para ahli

ramuan tradisional tidak berbeda se$ara k"alitati2 dari apa yang di pakai

dalam penelitian medis masa kini, kami rasa tidak rsa tidak memuaskan

dalam suatu segi lain lagi misalnya :

# Masih belum banyaknya uji klinik mengenai obat tradisional tersebut

*#

Standar dari bahan tidak baku, sering berubah baik takaran atau

ramuannya#

7# Mudah ter$emar berbagai jenis mikroorganisme

9# E2ek 2armakologisnya lemah

$ontohnya :

# &idalam Kunyit terdapat senya"a yang merugikan tubuh, tetapi di dalam

kunyit itu juga ada 1at anti untuk menekan dampak negati2 tersebut#

*# %ada perasan air tebu terdapat senya"a sa$$harant yang ternyata

ber2ungsi sebagai anti diabetes# Maka untuk penderita diabetes 3ken$ing

manis8 bisa mengkonsumsi air perasan tebu, tetapi dilarang minum gula

"alaupun gula merupakan hasil pemurnian dari tebu#

Peng%&atan * eng%&atan n%n Barat &er&agai #%nt%! dan &a!a+a

Banyak kesalahan dibuat karena penggunaan yang tidak tepat dari

sebagian obat bius# Misalnya dalam penggunaan Mer$ury dan berbagai

metal berat lainnya yang dapat menimbulkan bahaya#Claukoma yang

disebabkan oleh sejenis $andu 3poppy8 yang dimasukan kedalam obat

tradisional di -ndia dan %akistan#%enambahan minuman keras Cordons gin

kedalam obat yang digunakan untuk kejang > kejang pada anak ke$il di

daerah A2rika teryata mengandung $ampuran nikotin yang keras, yang

dalam jumlah besar dapat menekan akti?itas otak# Anak > anak yang

(11)

diba"a ke rumah sakit setelah menerima pengobatan ini dalam dosis

yang berlebihan sering tidak sadarkan diri#

(12)

BAB III

KESIMPULAN

Sistem medis sebagai suatu kompleks luar dari pengetahuan,

keper$ayaan, teknik, peran, norma'norma, nilai'nilai, ideologi, sikap, adat'

istiadat, upa$ara'upa$ara, dan lain'lain# Karena keharusan, manusia mau

tidak mau senantiasa menaruh perhatian terhadap masalah'masalah

kesehatan serta usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan

sejauh batas pengetahuannya men$ari penyelesaian masalah'masalah

penyakit#

Sistem Medis Barat adalah sebuah sistem di mana penelitian dan

pengorganisasian terhadap penyakit dan pasien, serta kajian'kajian ilmiah

menjadi hal yang paling menonjol# &isebabkan kemajuan pemikiran dan

teknologi# Sementara sistem medis non barat lebih mengarah kepada

sistem pengobatan yang alternati2#

DAFTAR PUSTAKA

<oster, Ceorge M dan Anderson# 4=6# Antropologi Kesehatan# Terjemahan#

 akarta: /- %ress#

Shandra# *+# Sistem Medis dalam Ka$amata Sosial'Budaya# &iakses pada

tanggal *) Maret *+* darihttp:FFshandrari1al#blogspot#$om F*+F+F

sistem'medis'dalam'ka$amata'sosial#html#

Ahira, Anne# G# Sistem Medis: Sebuah Hara Men$ari Kesembuhan# &iakses pada

tanggal *) Maret *+* darihttp:FF"""#anneahira#$omFsistem'medis#htm#

(13)

Bayu# *+# Etiologi %enyakit# &iakses pada tanggal 6 (ktober *+* dari

http:FFkroko2do$tor#"ordpress#$omF*+F+)F*Fetiologi'penyakitF #

Sistem Medis dalam Kacamata Sosial-Budaya

Latar Belakang

Setelah leluhur-leluhur primata kita berevolusi menjadi makhluk manusia, banyak macam  penyakit yang mereka bawa, disamping penyakit-penyakit baru yang mereka peroleh, hal itu tidak lagi berupa fenomena biologis semata-mata, karena penyakit-penyakit ini juga mempunyai dimensi sosial dan budaya. Bagi masyarakat dunia, penyakit dapat mengancam secara besar-besaran, tidak hanya pada keamanan biologis si penderita dan sesamanya, juga  pada kehidupan sosial dan ekonomi kelompok yang bersangkutan.

Sebagai contoh yaitu masih adanya diskriminasi sosial terhadap orang yang menderita  penyakit kusta di ndonesia. !enyakit ini dianggap sebagian masyarakat ndonesia sebagai  penyakit kutukan dan menjijikkan. Sehingga para penderitanya dikucilkan dan dan diasingkan. "al ini secara tidak langsung menjatuhkan hukuman mati sosial kepada mereka sebelum mati secara fisik. "al demikian tentu dipandang melanggar hak asasi manusia.

Definisi Sistem Medis

!embahasan dalam sistem medis memfokuskan pada masalah-masalah orang sakit, teori-teori etiologi, teknik-teknik pengobatan, stategi adaptasi sosial yang melahirkan sistem-sistem medis, tingkah laku serta bentuk-bentuk kepercayaan yang berlandaskan budaya yang timbul sebagai respons terhadap ancaman yang disebabkan oleh penyakit. !embahasan mengenai masalah orang sakit, teori etiologi, dan teknik pengobatannya muncul dikarenakan adanya  penyakit yang tidak mampu ditangani oleh masyarakat. #an bentuk pranata-pranata sosial

dan tradisi-tradisi budaya berupa tingkah laku manusia itu sendiri bertujuan untuk  meningkatkan kesehatan manusia.

#engan adanya ketidakmampuan keterampilan manusia dalam menangani penyakit untuk  menyembuhkannya, maka munculah perilaku adaptif yang merupakan upaya preventif dari  penularan kuman-kuman dan virus. $erdapat dua perilaku adaptif yang nanti akan dikupas,

yakni perilaku adaptif sosial dan perilaku adaptif baru.

Sistem Medis sebagai Strategi Adaptasi Sosial Budaya

Strategi adaptasi ini dilakukan karena ketiadaan keterampilan untuk menyembuhkan penyakit sehingga memilih jalan dengan melakukan preventif dengan menjauhkan diri atau lari dari si

(14)

sakit dalam usaha untuk melundungi diri dari ancaman infeksi penyakit. "al ini secara tidak  langsung memunculkan artian menjatuhkan hukuman mati sosial kepada penderita sebelum mereka mati secara fisik.

#isini tampak bahwa penyakit tidak lagi berupa fenomena biologis semata, tetapi juga mempunyai dimensi sosial dan budaya.

Sistem Medis sebagai Perilaku Adaptif Baru

Strategi adaptasi ini merupakan tingkah laku adaptif baru yang didasari oleh logika dan rasa kasih sayang. #alam hal ini manusia berusaha untuk menyembuhkan si sakit dan menaruh  perhatian terhadap masalah-masalah kesehatan serta tampak adanya usaha manusia untuk 

mempertahankan kelangsungan hidup sejauh batas pengetahuannya dan mencari solusi terhadap masalah-masalah penyakit.

#alam kehidupannya manusia memiliki aktivitas-aktivitas tersendiri yang kemudian melahirkan peranan. $erdapat dua macam peranan , yaitu peran wajib dan peran yang diharapkan, dimana dalam menjalankan peranan masing-masing, tiap individu memiliki rasa saling terkait dalam hubungan dukung-mendukung dan ketergantungan.

Contoh kegiatan saling mendukung dalam ketergantungannya ini tercermin dalam kegiatan  penduduk ban di %alimantan, di mana upacara-upacara pengobatan tidak hanya melibatkan keluarga si sakit, tetapi juga melibatkan seluruh penghuni rumah panjang yang jumlahnya dapat mencapai &' unit keluarga. #alam upacara tersebut semua penghuni secara langsung terlibat dalam masalah si sakit, serta masing-masingnya mempunyai kewajiban-kewajiban mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan bagi upacara penyembuhan, dan seringkali harus mentaati pantangan-pantangan tertentu setelah upacara, agar pasien tetap sembuh.

#alam contoh tersebut menggambarkan aktivitas masyarakat dalam menjalankan peran masing-masing yang saling mendukung dalam ketergantungan, di mana si (orang sakit) memiliki hak-hak tertentu dan mengharapkan bentuk-bentuk tingkah laku dari orang lain dengan siapa ia berinteraksi. #an masyarakat memiliki kepentingan utama mereka juga agar   pasien sembuh dan tidak kehilangan anggota-anggotanya yang sakit.

Contoh tadi di atas mencerminkan perilaku adaptif baru, hal tersebut ditunjukkan dengan anggota kelompok yang berusaha memulihkan si sakit agar ia dapat kembali memenuhi  peranan kewajiban-kewajiban normalnya dalam masyarakat. *amun dalam perilaku adaptif   baru ini juga memperhitungkan faktor-faktor (untung-rugi) yang diukur dengan faktor 

kegunaan si sakit bagi kelompoknya.

(15)

Sistem medis dapat dibagi ke dalam dua kategori besar, yaitu sistem teori penyakit dan siste m  perawatan kesehatan.

&.

Sistem $eori !enyakit

$eori penyakit ini meliputi kepercayaan-kepercayaan mengenai ciri-ciri sehat, sebab-sebab sakit, serta pengobatan dan teknik-teknik penyembuhan lain yang digunakan oleh para dokter.

%onsep sehat sakit menurut budaya masyarakat

stilah sehat mengandung banyak muatan kultural, sosial dan pengertian profesional yang  beragam. #ulu dari sudut  pandangan kedokteran, sehat sangat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. #alam kenyataannya tidaklah sesederhana itu, sehat harus dilihat dari  berbagai aspek.

+" melihat sehat dari berbagai aspek. #efinisi +" &/&01

 Health is a state of complete physical, mental and social well -being,and not merely the absence of disease or infirmity.

+" mendefinisikan pengertian sehat sebagai suatu keadaan sempurna baik jasmani, rohani, maupun kesejahteraan sosial seseorang. 2asalah sehat dan sakit merupakan proses yang  berkaitan dengan kemampuan atau ketidakmampuan manusia beradaptasi dengan lingkungan  baik secara biologis, psikologis maupun sosio budaya.

33 *o.'4,&' tentang %esehatan menyatakan bahwa1

 Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup  produktif secara sosial dan ekonomi.

#alam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur -unsur  fisik, mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan.

#efinisi sakit1 seseorang dikatakan sakit apabila ia menderita penyakit menahun kronis0, atau gangguan kesehatan lain yang menyebabkan aktivitas kerja atau kegiatannya terganggu.

2asyarakat dan pengobat tradisional menganut dua konsep penyebab sakit, yaitu1  *aturalistik dan !ersonalistik.

(16)

 Penyebab Naturalistik 

!enyebab bersifat naturalistik  yaitu seseorang menderita sakit akibat pengaruh lingkungan, makanan salah makan0, kebiasaan hidup, ketidak seimbangan dalam tubuh, termasuk juga kepercayaan panas dingin seperti masuk angin dan penyakit bawaan. %onsep sehat sakit yang dianut pengobat tradisional sama dengan yang dianut masyarakat setempat, yakni suatu keadaan yang berhubungan dengan keadaan badan atau kondisi tubuh kelainan-kelainan serta gejala yang dirasakan. Sehat bagi seseorang berarti suatu keadaan yang normal, wajar, nyaman, dan dapat melakukan aktivitas sehari 5hari dengan gairah. Sedangkan sakit dianggap sebagai suatu keadaan badan yang kurang menyenangkan, bahkan dirasakan sebagai siksaan sehingga menyebabkan seseorang tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti halnya orang yang sehat.

 Penyebab Personalistik 

Sedangkan konsep personalistik  menganggap munculnya penyakit (illness disebabkan oleh intervensi suatu agen aktif yang dapat berupa makhluk bukan manusia hantu, roh, leluhur  atau roh jahat0, atau makhluk manusia tukang sihir, tukang tenung0.

Sistem teori penyakit merupakan suatu sistem ide konseptual yang berkenaan dengan  penjelasan mengenai hilangnya kesehatan, mengenai gangguan keseimbangan antara unsur   panas-dingin dalam tubuh, atau kegagalan pertahanan imunologi organ manusia terhadap

agen-agen patogen seperti kuman-kuman dan virus. de konseptual dalam teori penyakit menyangkut tentang tiga ahal. 6aitu klasifikasi, penjelasan, serta sebab dan akibat.

Sistem Peraatan Kese!atan

Sistem perawatan kesehatan merupakan kebalikan dari teori penyakit di mana sistem  perawatan kesehatan memperhatikan cara-cara yang dilakukan oleh berbagai masyarakat untuk menolong pasien dengan memanfaatkan pengetahuan yang ada. Sistem perawatan kesehatan melibatkan interaksi antara sejumlah orang, sedikitnya pasien dan penyembuh. 7ungsi yang terwujudkan dari sistem perawatan kesehatan adalah untuk memobilisasi sumber-sumber daya si pasien, yakni keluarganya dan masyarakatnya, untuk menyertakan mereka dalam mengatasi masalah tersebut.

(17)

"nsur "ni#ersal dalam Sistem-Sistem Medis

$erdapat suatu struktur universal yang mendasari semua sistem medis untuk memudahkan kita dalam pemahaman dan studi yang sifatnya berhubungan dengan peranan dan kewajiban-kewajiban antara pasien dan penyembuh. Beberapa unsur universal dalam sistem medis adalah sebagai berikut1

Sistem Medis Merupakan $ntegral dari Kebudayaan-Kebudayaan

#i sini dikatakan bahwa sistem medis berkaitan dengan keseluruhan pola-pola kebudayaan. Sebagai contoh, kepercayaan terhadap penyakit pada banyak masyarakat sangat terjalin erat dengan magis dan religi, di mana sebagian masyarakat masih mempercayai mitos dan makhluk-makhluk lain yang mendatangkan penyakit, serta adanya pantangan-pantangan yang didapat dari sesepuhnya.

Sudarti &/80 menggambarkan secara deskriptif persepsi masyarakat beberapa daerah di ndonesia mengenai sakit dan penyakit9 masyarakat menganggap bahwa sakit adalah keadaan individu mengalami serangkaian gangguan fisik yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Anak  yang sakit ditandai dengan tingkah laku rewel, sering menangis dan tidak nafsu makan. rang dewasa dianggap sakit jika lesu, tidak dapat bekerja, kehilangan nafsu makan, atau :kantong kering: tidak punya uang0.

Selanjutnya masyarakat menggolongkan penyebab sakit ke dalam 4 bagian yaitu 1 &. %arena pengaruh gejala alam panas, dingin0 terhadap tubuh manusia.

'. 2akanan yang diklasifikasikan ke dalam makanan panas dan dingin. 4. Supranatural roh, guna-guna, setan dan lain-lain0.

3ntuk mengobati sakit yang termasuk dalam golongan pertama dan kedua, dapat digunakan obat-obatan, ramuan-ramuan, pijat, kerok, pantangan makan, dan bantuan tenaga kesehatan. 3ntuk penyebab sakit yang ketiga harus dimintakan bantuan dukun, kyai dan lain-lain. #engan demikian upaya penanggulangannya tergantung kepada kepercayaan mereka terhadap penyebab sakit.

(18)

Peyakit Ditentukan ole! Kebudayaan

#ari pandangan budayam penyakit adalah pengakuan sosial bahwa seseorang itu tidak bisa menjalankan peran normalnya secara wajar, dan harus dilakukan sesuatu terhadap kondisi tersebut. #engan kata lain, harus dibedakan antara penyakit (disease sebagai suatu konsep  patologi, dan penyakit (illness sebagai suatu konsep kebudayaan.

 !llness adalah penyakit yang dianggap sebagai suatu konsep kebudayaan atau dapat dikategorikan konsep penyebab sakit personalistik dimana dianggap munculnya penyakit disebabkan oleh intervensi suatu aagen aktif yang dapat berupa makhluk atau bukan manusia. Sedangkan disease adalah penyakit yang dianggap sebagaisuatu konsep patologi atau dapat dikategorikan konsep penyebab sakit naturalistik yaitu seseorang menderita sakit akibat  pengaruh lingkungan, makanan salah makan0, kebiasaan hidup, ketidak seimbangan dalam

tubuh, termasuk juga kepercayaan panas dingin seperti masuk angin dan penyakit bawaan. Suatu penyakit menjadi penting secara sosial hanya apabila diidentifikasikan sebagai  penyakit illness0 dalam masyarakat yang ditentukan oleh endemik penyakit tersebut dalam suatu daerah. "al ini juga berkaitan dengan persepsi masyrakat di daerah endemik tersebut. !ersepsi masyarakat mengenai terjadinya penyakit berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, karena tergantung dari kebudayaan yang ada dan berkembang dalam masyarakat tersebut. !ersepsi kejadian penyakit yang berlainan dengan ilmu kesehatan sampai saat ini masih ada di masyarakat9 dapat turun dari satu generasi ke generasi  berikutnya dan bahkan dapat berkembang luas.

Berikut ini contoh persepsi masyarakat tentang penyakit malaria, yang saat ini masih ada di  beberapa daerah pedesaan di !apua rian ;aya0. 2akanan pokok penduduk !apua adalah sagu yang tumbuh di daerah rawa -rawa. Selain rawa-rawa, tidak jauh dari mereka tinggal terdapat hutan lebat. !enduduk desa tersebut beranggapan bahwa hutan itu milik penguasa gaib yang dapat menghukum setiap orang yang melanggar ketentuannya. !elanggaran dapat  berupa menebang, membabat hutan untuk tanah pertanian, dan lain-lain akan diganjar 

hukuman berupa penyakit dengan gejala demam tinggi, menggigil, dan muntah. !enyakit tersebut dapat sembuh dengan cara minta ampun kepada penguasa hutan, kemudian memetik  daun dari pohon tertentu, dibuat ramuan untuk di minum dan dioleskan ke seluruh tubuh  penderita. #alam beberapa hari penderita akan sembuh. !ersepsi masyarakat mengenai  penyakit diperoleh dan ditentukan dari penuturan sederhana dan mudah secara turun temurun.

(19)

2isalnya penyakit akibat kutukan Allah, makhluk gaib, roh-roh jahat, udara busuk, tanaman  berbisa, binatang, dan sebagainya.

!ada sebagian penduduk !ulau ;awa, dulu penderita demam sangat tinggi diobati dengan cara menyiram air di malam hari. Air yang telah diberi ramuan dan jampi5jampi oleh dukun dan  pemuka masyarakat yang disegani digunakan sebagai obat malaria.

Sistem Medis Memiliki Segi-segi Pencega!an dan Pengobatan

Segi-segi pencegahan umumnya dilakukan dengan upaya preventif dari tindakan individu itu sendiri, dan tindakan ini merupakan tingkah laku individu yang secara logis mengikuti konsep tentang penyebab sakit, menjelaskan mengapa orang jatuh sakit, dan tentang apa yang harus dilakukan untuk menghindari penyakit itu. Apabila penduduk percaya bahwa penyakit terjadi karena dikirim oleh dewa-dewa atau leluhur yang marah untuk menghukum suatu dosa, maka prosedur untuk melakukan upaya preventifnya adalah dengan pengakuan dosa. Contoh nyata dalam masyarakat di beberapa daerah, yaitu penyakit kejang-kejang di mana masyarakat pada umumnya menyatakan bahwa sakit panas dan kejang-kejang disebabkan oleh hantu. #i Sukabumi disebut hantu gegep, sedangkan di Sumatra Barat disebabkan hantu  jahat. #i ndramayu pengobatannya adalah dengan dengan pergi ke dukun atau memasukkan  bayi ke bawah tempat tidur yang ditutupi jaring. Contoh lain adalah penyakit campak yang dalam asumsi masyarakat mengatakan bahwa !enyebabnya adalah karena anak terkena panas dalam, anak dimandikan saat panas terik, atau kesambet. #i ndramayu ibu-ibu mengobatinya dengan membalur anak dengan asam kawak, meminumkan madu dan jeruk nipis atau memberikan daun suwuk,

+alaupun banyak praktik-praktik (pencegahan) ala pribumi tidak lebih dari mitos atau tahayul, namun beberapa tindakan memberikan hasil, walaupun tidak untuk alasan yang diasumsikan. *amun hal demikian juga termasuk dalam upaya preventif di mana tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah sakit.

Sistem Medis Memiliki Se%umla! &ungsi

&0 Sistem teori penyakit memberikan rasional bagi pengobatan

(20)

'0 Sistem teori penyakit menjelaskan (mengapa)

Sistem teori penyakit tidak hanya mendiagnosis sebab penyakit dan memberikan pengobatan yang logis untuk penyembuhan, tetapi juga menjelaskan mengapa penyakit tersebut dapat menyerang seseorang dengan menjelaskan tentang apa yang telah mengganggu hubungan sosial si pasien atau apakah adanya gangguan keseimbangan alam yang terjadi pada pasien. "al ini guna memuaskan kebutuhan dasar manusia untuk mengetahui penyebab penyakit nya agar dapat melakukan upaya-upaya agar penyakitnya tidak kembali.

40 Sistem-sistem teori penyakit berperan dalam memberi sanksi dan dorongan

norma-norma budaya sosial dan moral

"al ini menyatakan bahwa penyakit disebabkan oleh dosa, pelanggaran tabu, dan bentuk- bentuk lain dari kesalahan tindakan. #alam hal ini penyakit dilihat sebagai ganjaran bagi

tingkah laku yang tidak baik atau tidak disukai. "al itu merupakan akibat dari tingkah laku yang menyimpang dari pola-pola umum yang berlaku dalam hubungan antarpribadi, baik  sesama manusia atau antara manusia dengan makhluk lain yang bukan manusia.

Sistem teori penyakit juga berperan dalam dorongan norma-norma budaya sosial dan moral,  psikiater ;ohn Cawte menyatakan dalam sanksi atas ketidaksepakatan sosial di kalangan  penduduk asli Australia, di mana timbale balik antara dominasi-submissi digunakan oleh para dukun pribumi sebagai suatu dorongan menuju kesepakatan sosial. #ukun mengatakan1 sesuaikan diri atau kamu akan menjadi sakit, ia memaksakan para pembangkang pada tindakan yang kompromistis supaya kelompok kekerabatan tersebut dapat hidup bersama secara lebih baik.

<0 Sistem teori penyakit dapat memberikan rasional bagi pelaksanaan-pelaksanaan

konservasi perlindungan alam0

"al ini dapat dilihat di kalangan tertentu, misalnya kalangan pemburu orang-orang ndian $ukano di daerah Ama=on Columbia. 2ereka tidak boleh sembarangan memburu dan untuk  melakukan perburuan mereka harus mentaati beberapa peraturan tertentu dari sang penguasa yang ditakuti oleh orang-orang $ukano. 2ereka mempercayai bahwa hewan buruan dapat melakukan tindakan balasan terhadap para pemburu dengan mengakibatkan penyakit di kalangan penduduk desanya. #engan demikian hal tersebut menekankan pemburu agar 

(21)

membunuh hewan apabila makanan diperlukan. %epercayaan-kepercayaan terhadap penyakit  jelas menghasilkan konservasi yang baik bagi pelaksanaan perburuan.

>0 Sistem teori penyakit dapat mengatasi agresi

#alam masyarakat luas yang terbuka, jumlah tertentu dari sifat-sifat agresif yang terbuka dapat diserap tanpa mengancam masyarakat. *amun dalam masyarakat kecil yang tertutup, agresi terbuka merupakan ancaman yang tak dapat diterima bagi kelangsungan hidup masyarakat tersebut.

?0 !eran nasionalistik pengobatan tradisional

!engobatan tradisional suatu negara berperan dalam pengembangan kebangsaan nasional, hal ini dikarenakan pengobatan tradisional mencerminkan tingkatan kebudayaan suatu negara di masa silam. 2isalnya, kebangsaan Cina termasuk salah satu kebudayaan yang maju, hal ini ditandai dengan teknik-teknik pengobatan Cina yang telah dikenal dan digunakan lama sebelum pengobatan itu muncul di Barat "uard dan +ong &?/0.

Salah satu contoh peran nasionalistik pengobatan tradisional di ndonesia adalah jamu yang merupakan khas milik ndonesia.

DA&TA' P"STAKA

7oster, @eorge 2 dan Anderson. &/?.

 "ntropologi Kesehatan.

$erjemahan.

;akarta1 3 !ress.

%oentjaraningrat. &/>.

 !lmu-ilmu #osial dalam Pembangunan Kesehatan

. ;akarta1!$

@ramedia.

Sudarti, &/8

ainal, *i=ar Abidin. aporan !enelitian !engobatan $radisional #aerah Bandung. #isajikan  pada okakarya  tentang !enelitian !engobatan $radisional. Ciawi, ''-'< 7ebruari &4.

Referensi

Dokumen terkait

Nama Nama Madrasah Provinsi Juara Hadiah Pemenang 1 Bakhirotun Nikmah MTSN 1 PEKALONGAN  Jawa Tengah  Juara I Rp 4,500,000 2 Mad in a Al Ul fa MTsN III Malang  Jawa Timur Juara II

Menimbang : bahwa vntak melaksanakan ketentuan Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran

Untuk transisi negatif pemain Timnas Indonesia U-19 selalu berusaha kembali ke pertahanan zona bawah dengan rapat namun didapatkan kecenderungan momen transisi negatif

Dari representasi rule-rule yang ada pada sistem pakar diatas terdapat 3 fakta yang tidak benar yaitu fakta pada rule tiga belas yaitu “jika pakan tidak cukup atau ikan sulit makan

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan media Computer Assisted Instructions model tutorial yang layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajran pada

Hasil analisis tingkat berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya kognitif impulsif yaitu siswa yang memiliki karakteristik cepat dalam menjawab masalah, tetapi tidak atau kurang

Push Strategy (Strategi Mendorong) Glad Coffee &amp; Resto menerapkan Push Strategy (strategi mendorong) yang ditujukan untuk mendorong peningkatan penjualan pada

1) Terdapat persamaan dan perbedaan persepsi mahasiswa berdasarkan latar belakang keluarga terhadap nilai karakter. Dimana mahasiswa berlatar kategori orang tua tidak sekolah,