• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORA MARKET BRIEF LAMPU HEMAT EERGI di KOREA SELATA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORA MARKET BRIEF LAMPU HEMAT EERGI di KOREA SELATA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORA MARKET BRIEF LAMPU HEMAT E ERGI

di KOREA SELATA

I DO ESIA TRADE PROMOTIO CE TER BUSA , KOREA SELATA

DIREKTORAT JE DERAL PE GEMBA GA EKSPOR ASIO AL 2014

(2)

Daftar Isi Hal

1. Pendahuluan………. 1

1.1 Gambaran Pasar Lampu di Korea Selatan ……… 1

Pengembangan Lampu Hemat Energi di Korea Selatan……….. 1

Trend Produk Lampu Hemat Energi………. 1

1.2 Nilai Pasar Produk Lampu Hemat Energi di Asia………. 2

1.3 Definisi Produk Lampu Berdasarkan Kode HS……… 3

1.4 Jenis-Jenis Lampu Hemat Energi di Pasar Korea Selatan……… 4

2. Trend Impor Produk Lampu di Korea Selatan……….. 5

2.1 Impotir Produk Lampu (HS8539) di Dunia Periode 2009-2013……….. 5

Importir Produk Lampu (HS8541) di Dunia Periode 2009-2013……….... 5

2.2 Nilai Impor Produk Lampu (HS8593) Korea Selatan Terhadap Indonesia Periode 2009-2013... 6

2.3 Nilai Impor Produk Lampu (HS8541) Korea Selatan Terhadap Indonesia Periode 2009-2013... 6 3 Analisis SWOT………. 7 3.1 Strength………. 7 3.2 Weakness……….. 7 3.3 Opportunity………... 7 3.4 Threat……….... 7 4. Pengenaan Tariff……….. 8

5. Peraturan Bagi Eksportir……….. 9

Regulasi Pelabelan………... 9

(3)

1. Pendahuluan

Korea Selatan merupakan negara pengguna energi ke-sepuluh terbesar di dunia dengan total impor sebesar US$ 121,7 triliun di tahun 2010 dan persentase sebesar 58,3% untuk sektor industri, 19,6% untuk sektor transportasi, dan 22,1% untuk sektor komersial, rumah tangga, dan lainnya. Hal ini disebabkan sebagian besar industri di Korea Selatan banyak menyerap energi untuk keperluan pembuatan baja, petrokimia, semen, dan sebagainya.

1.1 Gambaran Pasar Lampu di Korea Selatan

Pengembangan Kebijakan Hemat Energi di Korea Selatan

Pada tahun 2008, pemerintah mencanangkan “Low Carbon Green Growth” sebagai visi baru dalam pembangunan nasional dimana nantinya pemerintah akan melakukan pembaharuan efisiensi energi dengan menanamkan peralatan ramah lingkungan yang ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sejak digalakkannya program tersebut, sudah banyak industri baik skala besar maupun rumahan yang beralih menggunakan peralatan hemat energi, salah satunya adalah compact fluorescent lamp

(CFL) dan lampu LED (Light Emitting Diode). Saat ini kehadiran teknologi CFL dan LED sudah banyak menggantikan teknologi lampu konvensional, terutama di sejumlah kota-kota besar. Pengaplikasian jenis lampu tersebut bisa terlihat pada lampu lalu lintas, lampu penerangan jalan, dekorasi taman kota, dan berbagai gerai pertokoan.

Trend Produk Lampu Hemat Energi

Industri penerangan Korea Selatan sedang banyak mengeluarkan produk lampu hemat energi dan ramah lingkungan. Produk dengan konsep penekanan biaya listrik dan mengutamakan konservasi energi mulai menjadi tren di kalangan masyarakat.

Konsumen umumnya lebih memilih lampu jenis halogen maupun jenis neon dibandingkan lampu pijar yang memiliki efisiensi energi yang rendah. Akan tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, kedua jenis lampu ini mulai tergeser dengan kehadiran lampu CFL yang memang diharuskan oleh pemerintah dalam merealisasikan regenerasi sistem penerangan.

Di awal tahun 2014, pemerintah juga mulai melakukan regenerasi ulang dengan mengganti lampu CFL menjadi LED yang mana ditargetkan akan mencakup 30% atau sekitar 35,000 dari total 114.000 fasilitas umum, seperti sauna, gym, restoran, dsb di wilayah ibu kota Seoul.

(4)

Gambar 1. Contoh Pengaplikasian Lampu Hemat Energi di Korea Selatan

1.2 ilai Pasar Produk Lampu Hemat Energi di Asia

Menurut hasil penelitian terbaru mengenai “Global high brightness LED market forecast” yang dilakukan lembaga riset DIGITIMES, pasar global terhadap produk lampu LED bernilai US$ 25,4 triliun pada 2013 atau naik sebesar 54% dari US$ 16,5 di tahun 2012 sementara tingkat penetrasi lampu LED juga meningkat sebesar 18,6%.

Tahun 2012, pasar lampu LED Asia dipimpin Jepang, Korea, dan Taiwan dimana menduduki 61,3% pangsa pasar dan diperkirakan akan semakin bertumbuh mengingat ketiga negara ini merupakan negara dengan sektor industri yang intens. Disisi lain, China yang juga salah satu negara industri terpadat mengalami pertumbuhan pangsa pasar hingga 30%.

Melihat potensi tersebut, kebijakan terhadap penerangan di berbagai negara sangatlah penting dalam mendukung perkembangan pasar lampu LED dan nyatanya penerapan kebijakan ini sangat berimbas pada pasar Asia. Sebagai contoh, Jepang saat ini sudah menjadi negara dengan penetrasi lampu LED tertinggi dan diperikaran akan mengalami peningkatan hingga 73,8% pada 2015, Korea Selatan memproyeksikan industri lampu LED akan menghasilkan output senilai US$ 7,8 triliun dengan target penetrasi sebesar 30% pada 2015 dan 60% hingga 2020, sementara China juga terus bertumbuh sebesar 30% setiap tahunnya sejak 2012.

(5)

Gambar 3. Target Pere

Sumber : KEMCO

Gambar 4. Perkiraan P

Grafik diatas menunjukkan tingkat meningkat secara signifikan sejak tahun 2013.

Target Perencanaan Diseminasi Lampu LED hingga

Perkiraan Pertumbuhan Pasar Lampu LED Korea Se Tahun 2009-2013

n tingkat pertumbuhan pangsa pasar lampu Korea an sejak tahun 2009 dengan tingkat penetrasi men

ED hingga 2020

D Korea Selatan

u Korea Selatan yang terus trasi mencapai 6,5% hingga

(6)

HS CODE 6dgt 853910 853910 853910

853910  Sealed Beam Lamp Units Unit lampu sealed beam

853921 853921 853921

853921 Electric Filamen Lamps,Tungsten

Halogen Lampu filamen, tungsten halogen 853922

853922 853922 853922  

Other Filament Lamps, Power Not Exceeding 200w, Voltage Exceeding

100v

Lain-lain dengan daya tidak melebihi 200W dan untuk voltase melebihi 100V 853929

853929853929

853929   Other Filament Lamps, Excluding Ultra-violet or Infra-red Lamps

Lain-lain selain lampu utlra-violet dan infra-red

853931 853931853931

853931    Fluorescent Lamps, Hot Cathode Lampu florensis dan katoda pijar

853940 853940853940

853940   Other Discharge Lamps, Other than

Utra-violet Lamps Lain-lain, selain lampu ultra-violet 853990

853990 853990

853990   Parts of Filament Lamps, Discharge

Lamps or Arc Lamps Bagian filamen, lampu busur

Definition Deskripsi

1.3 Definisi Produk Lampu Berdasarkan Kode HS

Berikut ini adalah definisi produk lampu LED (HS8541) dan produk lampu CFL (HS8539):

HS CODE 6dgt 854110 854110 854110

854110  Diodes, Other than Photosensitive or Light Emitting Diodes

Dioda, selain fotosensitif atau light emitting diona

854121 854121 854121

854121   Transistors, With a Dissipation Rate of Less than 1w

Transitor dengan pembuangan tingkat kurang dari 1W

854129 854129854129

854129   Other Transistors, Other than Photosensitive Transistors

Transitor lain, selain transitor fotosensitif

854130 854130854130

854130   Thyristors, Diacs and Triacs, Other than Photosensitive

Thyristor, diacs dan triacs, selain fotosensitif

854140 854140854140

854140   Photosensitive Semiconductor Devices; Light Emitting Diodes

Peralatan fotosensitif semikonduktor, Light Emitting Dioda

854150 854150 854150

854150   Other Semiconductor Devices Peralatan semikonduktor lainnya 854160

854160 854160

854160   Mounted Piezo-electric Crystals Mount kristal piezo-elektrik 854190

854190854190

854190   Parts of Diodes, Transistors or Photosensitive Semiconductor Devices

Bagian dari dioa, transitor atau fotosensitif peralatan semikonduktor

(7)

1.4 Jenis-Jenis Lampu Hemat Energi di Pasar Korea Selatan a. Jenis : E27 (Halogen Type) - 6W

Spesifikasi : LED Grow Light Konsumsi Energi : 6.2 watt

Daya Tahan : > 50.000 jam Produksi : Korea Selatan Sumber : www.growlight.co.kr

b. Jenis : E27 (Full Spiral) - 25 W Spesifikasi : Fluorescent Lamp Konsumsi Energi : 25 watt

Daya Tahan : 8.000 jam Produksi : China

Sumber : www.alibaba.com

c. Jenis : Samsung 85 - 265V Energy Save Spesifikasi : LED bulb

Konsumsi Energi : 5 watt Daya Tahan : 50.000 jam Produksi : Korea Selatan Sumber : www.alibaba.com

d. Jenis : LED High Bay Light Spesifikasi : LED bulb

Konsumsi Energi : 150 watt Daya Tahan : 50.000 jam Produksi : Korea Selatan

Sumber : www.globalsources.com

e. Jenis : LED Street Light Spesifikasi : LED bulb

Konsumsi Energi : 80 watt

Daya Tahan : 50.000 jam Produksi : China

(8)

2. Tren Impor Produk Lampu di Korea Selatan

2.1 Impotir Produk Lampu (HS8539) di Dunia Periode 2009-2013

Unit : ribuan US Dollar

sumber : www.trademap.org

Importir Produk Lampu LED (HS8541) di Dunia Periode 2009-2013

Unit : ribuan US Dollar

sumber : www.trademap.org

Dari kedua tabel diatas terlihat jelas bahwa Korea Selatan lebih banyak mengimpor produk HS5841 dengan nilai impor sebesar US$ 3.508.885 di tahun 2009 dan terus meningkat hingga mencapai US$ 5.033.175 pada tahun 2013. Sementara untuk produk HS5839, Korea Selatan hanya mengimpor sebesar US$ 412.737 pada 2013 dimana mengalami penurunan signifikan dari US$ 567.843 di tahun 2009. Hal ini menandakan Korea Selatan saat ini sedang membutuhkan lampu LED dalam jumlah besar mengingat pemerintah kembali melakukan regenerasi alat penerangan yang lebih ramah lingkungan.

No Importir 2009 2010 2011 2012 2013 Dunia 15.689.658 17.556.707 18.388.407 17.620.890 1 Amerika Serikat 1.967.974 2.297.892 2.391.291 2.520.724 2.653.164 2 Cina 1.384.375 1.449.253 1.572.863 1.203.846 1.114.496 3 Jerman 1.132.183 1.225.676 1.295.912 1.111.589 4 Perancis 1.108.994 1.132.792 1.041.680 940.898 1.429.338 5 Inggris 596.245 555.365 596.856 586310 721.065 6 Meksiko 406.903 452.697 502.309 568.936 7 Polandia 561.619 556.517 583.323 542.611 8 Jepang 496.26 546190 502.118 521.782 431.541 9 Belanda 502.311 560450 605.848 505.298 10 Itali 445.062 535.187 568.379 458.697 11 Korea Selatan 567.843 508.619 526.601 458.024 412.737 No Importir 2009 2010 2011 2012 2013 Dunia 76.025.136 122.778.463 128.718.081 107.557.155 1 Cina 15.591.790 22.346.941 24.384.269 26.308.507 29.254.899 2 Hong Kong 7.726.212 11.205.352 12.203.733 11.846.731 3 Amerika Serikat 4.751.808 7.644.842 10.447.463 10.364.971 8.874.495 4 Jerman 11.034.120 18.340.137 16.188.017 8.924.563 5 Korea Selatan 3.508.885 4.682.739 4.713.948 4.820.189 5.033.175 6 Jepang 2.349.604 3.783.829 3.898.737 4.570.108 8.265.119 7 Singapura 3.801.634 4.984.425 5.022.718 4.404.372 8 Itali 3.132.445 12.262.789 10.224.453 3.285.289 9 Malaysia 2.277.544 3.245.731 3.539.506 3.069.387 3.898.817 10 Taipei 2.110.378 3.396.747 3.154.717 2.915.951 15 Mexico 1564163 2087367 2.389.432 2.489.558

(9)

2.2 ilai Impor Produk Lampu (HS8593) Korea Selatan Terhadap Indonesia Periode 2009-2013

Unit : ribuan US Dollar

sumber : www.trademap.org

ilai Impor Produk Lampu LED (HS8541) Korea Selatan Terhadap Indonesia Periode 2009-2013

Unit: ribuan US Dollar

sumber : www.trademap.org

Nilai ekspor produk HS8539 mengalami penurunan dari US$ 1,461 milyar di tahun 2012 menjadi US$ 1,246 milyar di tahun 2013. Sementara untuk produk HS8541 terus mengalami penurunan sejak 2011 dari US$ 14,419 milyar menjadi US$ 8,488 milyar pada 2013.

Meskipun jumlah permintaan pasar Korea Selatan terhadap lampu terus meningkat, namun di tahun 2013 menunjukkan penurunan nilai impor secara menyeluruh. Menurunnya impor produk lampu (HS8539) bisa jadi disebabkan karena adanya rencana kebijakan pemerintah untuk melarang produksi maupun impor produk lampu pijar per 1 Januari 2014 yang nantinya akan digantikan dengan produk lampu hemat energi.

Sementara menurunnya ekspor produk lampu LED dari Indonesia disebabkan krisis keuangan di Indonesia sepanjang tahun 2012 hingga 2013 yang mengakibatkan melemahnya permintaan pasar global terhadap produk ekspor Indonesia serta anjloknya harga komoditi ekspor tersebut.

3. Analisis SWOT 3.1 Strength

Indonesia memiliki banyak sumber energi dan kekayaan alam yang bisa digali dan dimanfaatkan dalam pembuatan produk lampu ramah lingkungan dengan kualitas baik dan

No Eksportir 2009 2010 2011 2012 2013 Dunia 567.843 508.619 526.601 458.024 412.737 1 Cina 150.809 167.149 200.052 170.534 167.266 2 Jepang 276.321 168.424 118.983 111.87 84.869 3 Jerman 48.798 56.99 66.391 73.589 80.224 4 Amerika Serikat 17.084 29.383 39.311 33.293 26.226 5 Vietnam 26.536 32.072 43.574 18.874 9.986 6 Belgia 7.753 8.063 8.269 7.316 6.099 7 Perancis 4.439 6.162 8.093 6.616 6.006 8 Polandia 3.661 4.658 4.182 3.222 4.539 9 Taipei 7.427 7.976 5.966 4000 3.626 10 Hungaria 2.301 3.686 4.844 5.528 3.601 16 Indonesia 826 461 990 1.461 1.246 No Eksportir 2009 2010 2011 2012 2013 Dunia 3.508.8853.508.8853.508.8853.508.885 4.682.7394.682.7394.682.7394.682.739 4.713.9484.713.9484.713.9484.713.948 4.820.1894.820.1894.820.1894.820.189 5.033.1755.033.1755.033.1755.033.175 1 Cina 1.089.681 1.486.783 1.665.126 1.868.348 1.956.813 2 Jepang 1.008.018 1.183.394 1.143.937 1.303.577 1.426.227 3 Taipei 492.095 961.507 845.44 755.244 741.404 4 Malaysia 215.518 283.245 326.185 306.372 309.094 5 Singapura 84.526 104.791 106.765 81.245 86.065 6 Amerika Serikat 166.253 139.767 104.079 81.527 83.569 7 Vietnam 1.636 4.064 6.883 78.813 78.288 8 Philippine 58.008 75.073 79.353 66.638 74.779 9 Thailand 62.987 93.886 110.572 59.715 68.562 10 Jerman 203.75 198.081 127.481 56.755 64.645 15 Indonesia 5.9395.9395.9395.939 6.2926.2926.2926.292 14.41914.41914.41914.419 12.15912.15912.15912.159 8.4888.4888.4888.488

(10)

harga relatif rendah. 3.2 Weakness

Di Indonesia sendiri pasokan lampu hemat energi, seperti CFL dan LED masih didominasi produk impor dari China meskipun saat ini sudah ada lima industri skala kecil nasional yang mulai memproduksi lampu tersebut. Kurangnya dukungan dari pemerintah terutama dalam hal pengenaan tarif membuat pasar Indonesia dibanjiri produk impor tanpa bea masuk, sehingga menghambat perkembangan produsen lokal.

3.3 Opportunity

Pasar lampu hemat energi diperkirakan akan bertumbuh dengan pesat dalam beberapa tahun kedepan tidak hanya di Korea Selatan melainkan juga di seluruh dunia. Seiring dengan berjalannya program regenerasi alat penerangan di Korea Selatan, permintaan terhadap produk tersebut meningkat setiap tahunnya sejak tahun 2008. Disamping itu, Korea Selatan juga sedang merambah produksi berbagai macam produk elektronik berbasis LED dimana membuat pangsa pasar lampu LED meningkat pesat di tahun 2010, yakni sebesar 19.000.000.000 unit atau tiga ratus kali lebih besar jika dibandingkan pada tahun 2008 sebesar 836.000.000 unit.

3.4 Threat

Persaingan pasar Korea Selatan dipimpin tiga pemain utama, yakni Seoul Semi, Sapphire Tech, dan Lumens dengan total pertumbuhan mencapai 80%. Ketiga pemain pasar tersebut sudah menjadi supplier utama untuk berbagai perusahaan elektronik ternama, seperti Samsung dan Apple dalam menyediakan lampu LED sebagai bahan baku pembuatan produk elektronik berbasis teknologi LED.

Selain itu Indonesia juga harus bersaing dengan negara-negara eksportir utama, seperti China, Jepang, Amerika Serikat serta beberapa negara ASEAN lainnya dalam menyediakan produk lampu LED dengan harga terjangkau dan berkualitas.

4. Pengenaan Tarif Ekspor

(11)

per per per per

85.39

Lampu pijar atau lampu tabung listrik, termasuk unit lampu sealed beam dan lampu ultra violet atau infra-merah; lampu busur

20140101

-20141231

0 0 0

8539.10.00.00 Unit lampu sealed beam

20140101 -20141231 0 0 0 8539.21.00.00 Tungsten halogen 20140101 -20141231 0 0 0

8539.22.00.00 Lain-lain dengan daya tidak melebihi 200W dan untuk voltase melebihi 100V

20140101 -20141231 0 0 0 8539.29.00.00 Lain-lain 20140101 -20141231 0 0 0

8539.31.00.00 Flouresensi; katoda pijat

20140101 -20141231 0 0 0 8539.39.00.00 Lain-lain 20140101 -20141231 0 0 0 8539.40.00.00 Lain-lain 20140101 -20141231 0 0 0 8539.41.00.00 Lampu busur 20140101 -20141231 0 0 0 8539.90.00.00 Bagian 20140101 -20141231 0 0 0

(12)

per per per per

85.41

semacam itu; peralatan semi konduktor peka cahaya, termasuk sel fotovoltaik dirakit menjadi modul atau dibuat menjadi panel maupun tidak; light emitting diode; kristal piezo listrik

terpasang.

20140101

-20141231

0 0 0

8541.10.00.00 Dioda, selain dioda peka cahaya atau light

20140101

-20141231

0 0 0

8541.21.00.00 Dengan tingkat disipasi kurang dari 1 W

20140101 -20141231 0 0 0 8541.29.00.00 Lain-lain 20140101 -20141231 0 0 0

8541.30.00.00 Thyristor, diac dan triac, selain peralatan peka cahaya 20140101 -20141231 0 0 0 8541.40.00.00

Peralatan semikonduktor peka cahaya, termasuk sel fotovoltaik dirakit atau menjadi mo

dul atau dibuat menjadi panel maupun tidak;

20140101

-20141231

0 0 0

8541.50.00.00

Peralatan semikonduktor lainnya 20140101

-20141231

0 0 0

854160.00.00

Kristal piezo-listrik terpasang 20140101 -20141231 0 0 0 8541.90.00.00 Bagian 20140101 -20141231 0 0 0 sumber : www.akfta.net

5. Peraturan bagi Eksportir

Sebelum memasuki pasar Korea Selatan, barang-barang ekspor harus melewati serangkaian proses “Electrical Appliances Safety Control Act” untuk mendapatkan sertifikasi kemanaan produk (K-Electric Safety Certification Mark) yang dilakukan melalui perwakilan resmi di Korea dengan terlebih dahulu mengumpulkan beberapa dokumen yang dibutuhkan. Sertifikasi kemudian diikuti dengan pelabelan produk menandakan bahwa produk tersebut sudah sesuai dengan standard efisiensi energi Korea.

(13)

Gambar 5. Prosedur Pemeriksaan Kelayakan Produk

Sumber : Korea Testing Laboratory

Regulasi Pelabelan

Saat ini terdapat beberapa jenis label sertifikasi mengenai produk lampu, akan tetapi yang paling sering digunakan adalah K-Mark yang merupakan label sertifikasi resmi oleh pemerintah. Baik produsen lokal maupun ekspotir harus menyertakan label tersebut sebagai bukti lulus uji keamanan. K-Mark bisa diperoleh melalui agen sertifikasi resmi, termasuk Lembaga Pengetesan Korea. K-Mark juga terintegrasi dengan Korea Certification (KC) Mark yang mana diharuskan untuk produk-produk industri.

(14)

6. Informasi Penting

Pewakilan Korea Selatan di Indonesia

Kedutaan Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia The Plaza Office Tower, Lt. 30

Jl. M.H.Thamrin Kav. 28-30, Jakarta Pusat 10350.

Tel : 021-2992-2600 (hunting) Fax : 021-2992-3131

Email : [email protected]

Perwakilan Indonesia di Korea Selatan

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan 55, Yeoeuido-dong, Youngdeungpo-gu

Seoul 150-010, Republik Korea Tel : (02) 783-5675 atau 77

(02) 783-5371 atau 72 Fax : (02) 780-4280

Email : [email protected]

Wesibte : www.indonesiaseoul.org / [email protected] Konsulat Indonesia untuk Korea Selatan di Busan

8th floor, 384-7 PUDC

Gedung Pujeon 2-Dong, Jin-gu Busan, Republik Korea

Telp : (051) 808-0041, 808-0057 Fax : (051) 809-0041

Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Busan 103 Korea Express Building

1211-1 Choryang Dong, Dong-Gu Busan, Korea Selatan

(15)

Importir Utama Produk Lampu Korea Selatan

Organisasi Terkait

(16)

Daftar Pustaka ASEA Korea Case Study II.PDF

http://www.kemco.or.kr/nd_file/kemco_eng/KoreaEnergyStandards&Labeling.pdf https://markets.jpmorgan.com/research/email/8p9j43d6/GPS-1087960-0 http://www.digitimes.com/supply_chain_window/story.asp?datepublish=2013/03/26&pages=P R&seq=202 http://www.strategies-u.com/articles/2012/02/worldwide-led-market-grew-98-to-125-billion-in-2011-with-44-growth-in-led-lighting-according-to-strategies-unlimited.html http://www.ledinside.com/news/2013/7/south_korea_to_ban_production_imports_of_incandes cent_lighting_from_20130716 http://www.kemenperin.go.id/artikel/6194/Indonesia-Impor-250-Juta-Lampu-Tiap-Tahun

Gambar

Gambar 1. Contoh Pengaplikasian Lampu Hemat Energi di Korea Selatan
Gambar 4. Perkiraan P
Gambar 5. Prosedur Pemeriksaan Kelayakan Produk

Referensi

Dokumen terkait

Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Adanya tekad serta keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa indonesia seperti yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda. Adanya

Disamping itu Renja Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan harus terintegrasi dengan rencana tata ruang dan rencana pembangunan daerah dan dilaksanakan

12 Adobe Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang digunakan untuk membuat

Uji black box ini dilakukan pada program menu utama dari sistem informasi untuk pemesanan tiket masuk museum Ronggowarsito dengan hasil sebagai berikut : Kasus Uji

Algoritma ini juga dapat digunakan untuk mencari total biaya (cost) dari lintasan terpendek yang dibentuk dari sebuah simpul ke sebuah simpul tujuan. Sebagai contoh,

Hasil akhir dari penelitian ini adalah t erbentuknya aplikasi informasi jalur menuju gunung di Jawa Tengah berbasis android yang dapat memberikan kemudahan kepada para

Berdasarkan hasil data dan pembahasan diatas, dapat disimpulan bahwa terdapat pengaruh menginang terhadap tingkat keparahan jaringan periodontal pada lansia di Desa Tugu

Dari uraian-uraian di atas dapat diketahui bahwa perilaku informasi yang dikemukakan oleh Niedzwiedzka (2003) adalah seluruh perilaku manusia yang berkaitan dengan sumber