• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

34

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Gambaran Umum

Kota administrasi Jakarta Barat dengan luas wilayah 129,19 km2terletak pada 106,22’42” Busur Timur dan 50,19’12” Lintang Selatan dengan ketinggian sekitar 7m diatas permukaan laut. Terbagi dalam 8 kecamatan 56 kelurahan,576 Rw dan 6.354 Rt. Sebagian wilayah terletaknya lebih rendah dari permukaan air laut sehingga rawan terhadap banjir.

Batas-batas wilayah Kodya Jakarta Barat adalah

1. Utara : Kota administrasi Jakarta Utara (Kecamatan Penjaringan) 2. Timur : Kota administrasi Jakarta Pusat (Kecamatan Gambir) 3. Selatan : Kota administrasi Jakarta Selatan

4. Barat : Provinsi Banten (Kota Tangerang)

Tabel 3.1 Jumlah Kelurahan, Rt, dan Rw. Kota administrasi Jakarta Barat Tahun 2009 No Kecamatan Jumlah Kelurahan Jumlah Rw Jumlah Rt 1 Kebun Jeruk 7 70 715 2 Cengkareng 6 84 996 3 Grogol Petamburan 7 73 862

(2)

Tabel Jumlah Kelurahan, Rt, dan Rw. Kota administrasi Jakarta Barat Tahun 2009 4 Tambora 11 94 1083 5 Taman Sari 8 60 687 6 Kembangan 6 62 604 7 Kalideres 5 73 743 8 Palmerah 6 61 713 Jakarta Barat 56 579 6403

3.2 Struktur Organisasi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Suku Dinas Jakarta Barat 3.2.1 Visi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat

Jakarta Barat Sehat Untuk Semua

Ka. Suku Dinas Kesehatan

Subbag. Tata Usaha

Seksi Pelayanan Masyarakat Seksi Kesehatan

Masyarakat Seksi Sumber Daya Kesehatan Seksi PengendalianMasalah Kesehatan

(3)

3.2.2 Misi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat

1. Meningkatkan fungsi binwasdal program kesehatan masyarakat dan sumber daya kesehatan

2. Mengendalikan penyakit dan mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB).

3. Mewujudkan sumber daya manusia yang professional,tanggap dan unggul

4. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam rangka mewujudkan upaya kemandiriian dibidang kesehatan

5. Meningkatkan saran dan prasarana yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat

Keterangan dari Struktur Organisasi diatas adalah sebagai berikut : A. Ka. Suku Dinas Kesehatan mempunyai tugas sebagai berikut :

- Memimpin dan mengkoordinir pelaksanaan tugas dan fungsi Suku Dinas.

- Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas subbagian, seksi dan Subkelompok Jabatan Fungsional.

- Melaksanakan kerja sama dan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan/atau instansi pemerintah/swasta terkait, dalam rangka

(4)

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan fungsi Suku Dinas.

B. Subbag Tata Usaha mempunyai tugas sebagai berikut :

- Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Mengkoordinasikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas.

- Melaksanakan monitoring, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggran (DPA) Suku Dinas.

- Pengelolaan kepegawaian, keuangan dan barang Suku Dinas.

- Pelaksanaan kegiatan surat menyurat dan kearsipan Suku Dinas.

- Penyediaan, penatausahaan, penggunaan, pemeliharaan dan perawatan prasarana dan sarana kerja Suku Dinas.

- Memelihara kebersihan, keindahan, keamanan dan ketertiban kantor.

- Melaksanakan pengelolaan ruangan rapat/pertemuan Suku Dinas.

- Melaksanakan publikasi kegiatan /upacara dan pengaturan acara Suku Dinas.

(5)

- Menerima, mencatat, membukukan, menyetorkan dan melaporkan penerimaan retribusi Suku Dinas Kesehatan.

- Menyiapkan bahan laporan Suku Dinas yang terkait dengan tugas Subbagian Tata Usaha.

- Mengkoordinasikan penyusunan laporan (kegiatan, keuangan, kinerja dan akuntabilitas) Suku Dinas.

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Subbagian Tata Usaha.

C. Seksi Kesehatan Masyarakat mempunyai tugas sebagai berikut :

- Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan pengendalian mutu kegiatan pelayanan kesehatan keluarga termasuk kesehatan ibu, bayi, anak balita, kesehatan anak prasekolah, usi sekolah, remaja, kesehatan reproduksi, usia lanjut, keluarga berencana,pekerja wanita dan asuhan keperawatan.

- Mengkoordinasikan sector terkait dan masyarakat profesi untuk pencegahan dan pengendalian program kesehatan masyarakat.

(6)

- Melaksanakan bimbingan teknis tenaga kesehatan di bidang kesehatan masyarakat.

- Melaksanakan kajian perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat tingkat Kota Administrasi.

- Melaksanakan manajemen database kesehatan melalui system informasi manajemen kesehatan yang terintegrasi.

- Melaksanakan pengendalian pelaksanaan program gizi dan PPSM

- Menerapkan Sistem Kewaspadaaan Panagan dan Gizi (SKPG).

- Menyiapkan bahan laporan Suku Dinas Kesehatan yang terkait dengan tugas Seksi Kesehatan Masyarakat.

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Seksi Kesehatan Masyarakat.

D. Seksi Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas Sebagai berikut :

- Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan kegiatan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian tata laksana pelayanan kesehatan pada sarana kesehatan.

(7)

- Menghimpun, mengelola, menyajikan, memelihara, mengembangkan, memanfaatkan data dan informasi upaya pelayanan kesehatan.

- Melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengendalian penerapan standar pelayanan kesehatan.

- Melaksanaan kegiatan pembinaan, pengawasan akreditasi sarana pelayanan kesehatan.

- Memberikan rekomendasi/perizinan sarana pelayanan kesehatan.

- Memberikan tanda daftar kepada pengobat tradisional.

- Melaksanakan siaga 24 jam/pusat Pengendalian Dukungan Kesehatan (Pusdaldukkes).

- Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan standar pelayanan minimal pelayanan kesehatan.

- Menyiapkan bahan laporan Suku Dinas Kesehatan yang terkait dengan tugas Seksi Pelayanan kesehatan.

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Seksi Pelayanan Kesehatan.

E. Seksi Sumber Daya Kesehatan mempunyai tugas sebagai berikut :

- Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

(8)

- Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya.

- Melaksanakan pemberian perizinan tenaga dan sarana formasi makanan dan minuman.

- Memberikan rekomendasi/perizinan praktik tenaga kesehatan.

- Melaksanakan kegiatan bimbingan teknis tenaga kesehatan.

- Menyusun peta kebutuhan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan berdasarkan analisa kebutuhan pendidikan dan pelatihan.

- Melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi tingkst kepatuhan petugas kesehatan terhadap standar pelayanan.

- Melaksanakan kegiatan audit internal dan audit eksternal penerapan sistem manajemen mutu.

- Melaksanakan survey kepuasan pelanggan kesehatan.

- Melaksanakan kegiatan bimbingan konsultasi dan pendampingan penerapan sistem manajemen mutu kepada puskesmas.

- Melaksanakan kegiatan pengembangan mutu melalui forum dan fasilitator.

- Melaksanakan fasilitas peningkatan kemampuan tenaga fasilitator, intruktur, assessor dan auditor mutu pelayanan kesehatan.

(9)

- Melaksanakan kegiatan pembinaan, pengawasan, pengendalian pelayanan sarana pelayanan kefarmasian meliputi industry kecil obat tradisional, subpenyalur alat kesehatan, apotek, toko obat, depo obat dan 42ndustry makanan dan minuman rumah tangga.

- Melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengendalian harga obat dan persediaan cadangan obat esensial.

- Melaksanakan pengelolaan perasediaan obat dan pembekalan kesehatan pada lingkup kota administrasi.

- Melaksanakan monitoring dan pemetaan sumber daya kesehatan.

- Menyiapkan bahan laporan Suku Dinas Kesehatan yang terkasit dengan tugas Seksi Sumber Daya Kesehatan.

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Seksi Sumber Daya Kesehatan.

F. Seksi Pengendalian Masalah Kesehatan mempunyai tugas sebagai berikut :

- Menyusun bahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya

- Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya

(10)

- Melaksanakan pengendalian penyakit menular, penyakit tidak menular, kesehatan jiwa masyarakat, surveilans epidemiologi, penanggulangan wabah/kejadian Luar Biasa (KLB) dan kesehatan lingkungan.

- Melaksanakan kegiatan pembinaan pelaksanaan kesehatan haji.

- Menyiapkan materi sosialisasi kesehatan tentang pengendalian penyakit menular/tidak menular serta kesehatan jiwa masyarakat.

- Melaksanakan kegiatan bimbingan, konsultasi dan pendampingan teknis peningkatan kompentensi surveilans epidemiologi, tenaga kesehatan pengendalian penyakit menular dan tidak menular serta kesehatan jiwa masyarakat.

- Melaksanakan kegiatan koordinasi, kerja sama dan kemitraan pengendaliaan penyakit menular dan tidak menular serta kesehatan jiwa masyarakat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan/atau instansi

pemerintah/swasta/masyarakat.

- Melaksanakan kegiatan pembinaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan imunisasi.

- Menghimpun, mengelola, menyajikan, memelihara, mengembangkan dan memanfaatkan data dan informasi surveilans epidemiologi sebagai Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD_KLB) pada lingkup Kota Administrasi.

(11)

- Melaksanakan kegiatan investigasi penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) dan dugaan wabah serta keracunan makanan.

- Meningkatkan system jaringan informasi wabah/Kejadian Luar Biasa (KLB) dan surveilans.

- Melaksanakan kegiatan pengendalian surveilans kematian.

- Melaksanakan kegiatan monitoring dan pemetaan kegiatan

penanggulangan wabah/Kejadian Luar Biasa (KLB) dan surveilans.

- Melaksanakan kegiatan pengendalian pelaksanaan program kesehatan lingkungan meliputi penyehatan air minum/air bersih, penyehatan makanan dan minuman, pengamanan limbah, pengendalian vector, pengendaliaan radiasi, penyehatan pemukiman kumuh, penyehatan di tempat-tempat umum, tempat kerja, tempat pengelolaan pestisida termasuk pemberiaan rekomendasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ) Melaksanakan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Suku Dinas sesuai dengan lingkup tugasnya (AMDAL), upaya pengelolaan lingkungan/upaya pemantauna lingkungan.

- Melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengendalian sarana penunjang kesehatan lingkungan.

- Menyiapkan materi pelatihan teknis dalam Bidang Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja.

- Menyiapkan bahan laporan Suku Dinas Kesehatan yang terkait dengan tugas Seksi Pengendalian Masalah Kesehatan.

(12)

- Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas Seksi Pengendalian Masalah Kesehatan.

-G. Puskesmas mempunyai tugas sebagai berikut :

- Mengobati masyarakat yang sakit semaksimal mungkin.

- Memberikan penyuluhan penyakit, jika ada penyakit berbahaya disekitar lokasi Puskesmas.

- Melayani masyarakat dengan baik.

3.3 Analisa Sistem Berjalan

Sistem sekarang yang berjalan yaitu masih menggunakan cara manual, melihat daftar Puskesmas menggunakan buku daftar puskesmas. Isi buku tersebut hanya lokasi puskesmas dan informasi poli – poli untuk melihat informasi puskesmas di Jakarta Barat.

3.3.1 Use Case Diagram Sistem Berjalan

Gambar 3.2 Use Case Diagram Sistem Berjalan Sistem Informasi Berbasis Web tata letak lokasi puskesmas kotamadya Jakarta barat.

(13)

Tabel 3.2 Skenario use case buku daftar puskesmas Nama Use Case Buku daftar puskesmas

Actor Staf Sudin Kesehatan

Deskripsi Gambaran dari sistem berjalan

Pra Kondisi

-Skenario  Staf Sudin kesehatan mempunyai buku daftar puskesmas yang ada di Jakarta Barat. Isi dari buku tersebut, informasi tentang puskesmas yang ada di Jakarta Barat .

 Jika ada masyarakat ingin menanyakan alamat puskesmas, barulah staf Sudin kesehatan mencari puskesmas di buku daftar puskesmas.

 Mencatat segala informasi yang dibutuhkan masyarakat.

 Masyarakat bisa menanyakan informasi puskesmas melalui telepon atau juga bisa langsung datang ke Sudin Kesehatan Jakarta Barat

Post Kondisi Masyarakat mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

3.4 Perancangan Sistem Usulan

3.4.1 Use Case Diagram Sistem Usulan

Gambar 3.3 Use Case Diagram Sistem Usulan Sistem Informasi Berbasis Web tata letak lokasi puskesmas kotamadya Jakarta barat.

(14)

Tabel 3.3 Skenario Use Case Login Nama Use Case Login

Actor Admin

Deskripsi Untuk memasuki halaman utama, aktor terlebih dahulu harus melakukan login terlebih dahulu

Pra Kondisi

-Skenario Jika aktor ingin melakukan login, maka mengisi username dan password

Post Kondisi Aktor dapat melakukan aktifitas selanjutnya di dalam aplikasi utama setelah melakukan login Tabel 3.4 Skenario Use Case Mengelola informasi puskesmas

Nama Use Case Mengelola informasi puskesmas

Actor Admin

Deskripsi Untuk mengubah, menambah, menghapus informasi puskesmas.

Pra Kondisi Melakukan login terlebih dahulu.

Skenario Untuk mengelola informasi puskesmas, admin melakukan login kemudian masuk ke halaman informasi puskesmas, dan bisa mengubah,

menambah, menghapus informasi puskesmas. Jika sudah selesai lalu simpan.

Post Kondisi Informasi yang di kelola dapat dibaca oleh user untuk mendapatkan informasi terbaru.

Tabel 3.5 Skenario Use Case Mengelola lokasi puskesmas Nama Use Case Mengelola lokasi puskesmas

Actor Admin

Deskripsi Untuk menambah dan menghapus lokasi puskesmas.

Pra Kondisi Melakukan login terlebih dahulu.

Skenario Untuk mengelola lokasi puskesmas, admin melakukan login kemudian masuk ke halaman lokasi puskesmas, dan bisa menambah lokasi puskesmas,dan untuk menghapus lokasi puskesmas maka kehalaman informasi puskesmas. Jika sudah selesai lalu simpan.

Post Kondisi Lokasi yang di kelola dapat dilihat oleh user untuk mendapatkan lokasi terbaru.

(15)

Tabel 3.6 Skenario Use Case Mengelola kritik dan saran Nama Use Case Mengelola kritik dan saran

Actor Admin

Deskripsi Untuk menampilkan dan menghapus kritik dan saran

Pra Kondisi Melakukan login terlebih dahulu.

Skenario Untuk mengelola kritik dan saran, admin melakukan login kemudian masuk ke halaman kritik dan saran, lalu muncul kritik dan saran tersebut dan ada 2 pilihan, menghapus dan menampilkan saran dan kritik. admin bisa. Jika sudah selesai lalu simpan.

Post Kondisi Komentar yang disetujui admin maka akan tampil, jika tidak disetujui maka komentar tidak

ditampilkan..

Tabel 3.7 Skenario Use Case Memilih lokasi puskesmas Nama Use Case Memilih lokasi Puskesmas

Actor Pengunjung

Deskripsi Untuk memilih lokasi puskesmas yang dicari.

Pra Kondisi

-Skenario Jika user ingin memilih lokasi puskesmas,user masuk ke halaman lokasi puskesmas. Pilih DKI Jakarta,lalu akan tampil peta DKI Jakarta, pengunjung dapat memilih lokasi puskesmas, setelah memilih, jika mengklik titik daerah maka akan tampil informasi puskesmas yang dituju. Post Kondisi User mendapatkan informasi dan lokasi puskesmas

secara keseluruhan.

Tabel 3.8 Skenario Use Case Melihat informasi puskesmas Nama Use Case Melihat informasi Puskesmas

Actor Pengunjung

Deskripsi Untuk melihat informasi puskesmas yang dicari.

Pra Kondisi

-Skenario Jika user ingin mencari informasi puskesmas pilih memilih lokasi puskesmas, setelah menemukan / mengklik lokasi yang dipilih maka akan tampil informasi puskesmas yang dituju.

Post Kondisi User mendapatkan informasi dan lokasi puskesmas secara keseluruhan.

(16)

Tabel 3.9 Skenario Use Case kritik dan saran Nama Use Case Kritik dan saran

Actor Pengunjung

Deskripsi Untuk memberikan saran dan kritiknya dari pengunjung

Pra Kondisi

-Skenario Setelah memilih kritik dan saran, maka akan tampil nama dan kotak pesan kritik dan saran, yang disediakan untuk mengisi kritik dan saran dari para pengunjung.

Post Kondisi Aktor mendapatkan informasi tata cara penggunaan aplikasi ini.

3.4.2 Activity Diagram

3.4.2.1 Halaman Utama (Admin)

(17)

Keterangan :

- Jika admin ingin memasuki halaman utama maka administrator melakukan login dengan mengisi username dan password pada form login

- Apabila username atau password tidak valid dalam database maka akan kembali pada form login, jika username atau password valid maka selanjutnya Administrator masuk pada halaman utama admin.

- Pada Halaman Utama mempunyai 3 tab, yaitu mengelola informasi puskesmas dan mengelola lokasi puskesmas. Admin bisa membuka tab manapun terlebih dahulu.

- Jika memilih mengelola informasi puskesmas, maka akan tampil nama-nama puskesmas yang ada, jika ingin mengubah, menambah, dan menghapus data puskesmas bisa memilih nama puskesmas yang diinginkan. Jika selesai lalu simpan.

- Jika memilih mengelola lokasi puskesmas, maka akan tampil peta DKI Jakarta dimana dipeta ini bisa menambahkan dan menghapus lokasi puskesmas yang ada di Jakarta Barat.

- Jika memilih mengelola kritik dan saran, maka akan tampil form kritik dan saran dimana ada form bisa tidak menampilkan pesan atau menjawab pesan tersebut.

(18)

3.4.2.2 Sistem Login (Admin)

Gambar 3.5 Activity diagram Sistem Login (Admin) Keterangan:

- Aktor melakukan Login sebelum menjalankan Aplikasi.

- Masukan user name dan password. Jika salah maka masukan lagi user dan password .

(19)

3.4.2.3 Activity Diagram Mengelola Informasi Puskesmas (Admin)

Gambar 3.6 Activity diagram informasi puskesmas

Keterangan :

- Setelah Login berhasil, Admin dapat mengelola Informasi Puskesmas. - Dari Halaman Utama lalu pilih tab Puskesmas.

- Setelah itu muncul daftar nama-nama Puskesmas. Dan pilih nama Puskesmas yang ingin dikelola.

- Dihalaman Puskesmas ada 2 pilihan, yaitu mengelola informasi dan menghapus lokasi. Admin bisa menentukan apa yang akan dipilih.

(20)

- Jika ingin memilih mengelola informasi. Akan tampil Form Data Puskesmas yang dilih. Setelah itu pilih tambah, ubah, atau Hapus data.

- Jika ingin tambah data, isi data lalu cek apakah sudah benar. Bila sudah benar simpan data dalam database.

- Jika ingin ubah data, cari data yang ingin di ubah. Jika sudah ditemukan, isi data yang ingin diubah. Lalu simpan data.

- Dan jika ingin Hapus Data, cari data yang ingin dihapus. Kalau sudah ditemukan, Hapus data tersebut.

- Kemudian jika ingin menghapus lokasi puskesmas pilih hapus, lalu akan terhapus secara otomatis didalam database.

3.4.2.4 Mengelola Lokasi Puskesmas (Admin)

(21)

Keterangan :

- Setelah Login berhasil, Admin dapat mengelola Informasi Puskesmas. - Dari Halaman Utama lalu pilih tab Pemetaan dan DKI Jakarta.

- Lalu tampil peta DKI Jakarta.

- Jika batal menambah lokasi, maka kembali ketampilan peta DKI Jakarta.

- Kemudian, Jika ingin menambah lokasi, isi data lalu cek apakah sudah benar. Bila sudah benar simpan data dalam database.

3.4.2.5 Activity Diagram Kritik dan Saran (Admin)

Gambar 3.8 Activity Diagram kritik dan saran Keterangan :

- Setelah admin memasuki tabs kritik dan saran, pilih puskesmas terlebih dahulu sebelum melihat isi dari kritik dan saran.

(22)

- Setelah melihat isi kritik dan saran dari pengunjung, maka isi dari kritik dan saran disampaikan ke staff terkait untuk menindak lanjuti dari pengunjung.

- Setelah mendapatkan jawaban dari staff terkait, maka pesan tersebut di balas melalui email pengunjung.

3.4.2.6 Activity Diagram Halaman utama (User)

Gambar 3.9 : Activity Diagram Sistem Informasi Geografis Puskesmas Keterangan :

- Setelah user mengakses web GIS Puskesmas, user akan masuk kedalam halaman utama.

- Setelah masuk kedalam sistem, ada 2 link yaitu Memilih pemetaan dan kritik dan saran

(23)

- Jika Memilih Lokasi, maka akan tampil peta DKI Jakarta dan tampil Puskesmas-puskemas yang ada di Jakarta Barat, jika sudah memilih Puskesmas yang dituju maka akan tampil informasi yang ada di Puskesmas tersebut.

- Dan jika Info Bantuan, maka akan tampil informasi bantuan yang dapat membantu user yang belum mengetahui tata cara penggunaan web ini.

3.4.2.7 Activity Diagram Melihat Lokasi (User)

Gambar 3.10 : Activity Diagram Melihat Lokasi. Keterangan

- Dari menu home, user bisa melihat lokasi dan ditab lokasi,lalu bisa memilih DKI Jakarta..

(24)

- Setelah pilih DKI Jakarta, maka akan tampil peta DKI Jakarta.

- Setelah sudah memilih lokasi yang dipilih, maka memilih puskesmas.

- Jika sudah menemukan lokasi puskesmas, jika di klik akan muncul informasi tentang Puskesmas tersebut.

3.4.2.8 Activity Diagram kritik dan saran (User)

Gambar 3.11 : Activity Diagram kritik dan saran Keterangan

- Selain home dan tab lokasi, maka ada 1 tab untuk kritik dan saran untuk Puskesmas yang dituju.

- Kritik dan saran, dimana kritik dan saran ini akan di tindak lanjutkan dari admin, ke Puskesmas yang di kritik atau saran.

(25)

- Jika selesai mengisi form, akan ada pilihan kembali ke halaman utama.

3.4.3 Sequence Diagram

3.4.3.1 Sequence Diagram Halaman Utama (Admin)

Gambar 3.12 : Sequence diagram Halaman Utama Nama Aktor : Admin

Keterangan : Diform Utama terdapat 3 tab. Yaitu Tab Puskesmas, Tab Pemetaan dan Tab Kritik dan Saran, Jika ingin mengelola Informasi Puskesmas maka, buka Tab Puskesmas, lalu akan tampil Data Informasi Puskemas. Jika ingin mengelola Lokasi/Pemetaan maka, buka Tab Pemetaan, lalu akan tampil Peta DKI Jakarta. Dan jika ingin mengelola Kritik dan Saran pilih Kritik dan Saran maka akan tampil form kritik dan saran, apakah ingin ditampilkan atau tidak.

(26)

3.4.3.2 Sequence Diagram Mengelola Informasi Puskesmas (Admin)

Gambar 3.13 : Sequence diagram Informasi puskesmas Nama Aktor : Admin

Keterangan : Aktor dapat mengelola informasi. Seperti penambahan Poli dan informasi lainnya . Pertama pilih Tab Puskesmas. Lalu, pilih puskesmas yang akan dikelola datanya. Kemudian akan tampil Form Data puskesmas yang dilih. Setelah itu pilih tambah, ubah, atau Hapus data. Jika ingin tambah data, isi data. Jika ingin ubah data, cari data yang ingin di ubah. Kalau sudah ditemukan, isi data yang ingin diubah. Dan jika ingin Hapus Data, cari data yang ingin dihapus. Kalau sudah ditemukan, Hapus data tersebut. Kemudian jika ingin menghapus data lokasi, cari data yang ingin dihapus. Kalau sudah ditemukan. Hapus data tersebut.

(27)

3.4.3.5 Sequence Diagram Mengelola Lokasi Puskesmas (Admin)

Gambar 3.14 : Sequence diagram lokasi puskesmas Nama Aktor : Admin

Keterangan : Aktor dapat mengelola lokasi. Seperti penambahan lokasi. Pertama pilih Tab Pemetaan. Lalu, pilih DKI Jakarta. Lalu akan tampil peta DKI Jakarta dan kemudian bisa menambahkan lokasi. Kemudian akan tampil Form Data Lokasi yang dilih. Setelah itu pilih tambah. Jika ingin tambah data, isi data.

3.4.3.4 Mengelola Kritik dan saran (Admin)

Gambar 3.15 : Sequence diagram kritik dan saran Nama actor : Admin

(28)

Skenario : Jika admin ingin mengelola kritik dan saran dari pengunjung, maka admin membuka krtik dan saran lalu muncul daftar puskesmas yang ada di Jakarta barat, lalu pilih puskesmas yang ingin dikelola, setelah membaca, admin menyampaikan ke staff terkait. Lalu admin membalas jawaban kritik dan saran pengunjung melalui email pengunjung.

3.4.3.5 Sequence Diagram Halaman Utama (User)

Gambar 3.16 : Sequence Diagram Halaman Utama Nama Aktor : User

Skenario : User pertama kali harus mengakses web address terlebih dahulu sebelum masuk ke Halaman Home, di dalam halaman home tersebut user dapat melihat link Lokasi, dan kritik dan saran. Lokasi merupakan isi dari pemilihan daerah Puskesmas dan pemetaan. Kritik dan saran merupakan halaman untuk mengetahui kritik dan saran bagi pengguna web tersebut.

(29)

3.4.3.6 Sequence Diagram Halaman Pemetaan (User)

Gambar 3.17 : Sequence Diagram Halaman Pemetaan Nama Aktor : User

Keterangan : User Pertama kali membuka Halaman Utama dari aplikasi Sistem Informasi Geografis, setelah memilih DKI Jakarta, maka tampil peta DKI Jakarta, dilanjutkan dengan mencari Puskesmas setelah menemukan Puskesmas maka akan muncul informasi Puskesmas tersebut. Jika selesai mendapatkan informasi dari Puskesmas yang dipilih, user dapat kembali ke Halaman Utama. 3.4.3.7 Sequence Diagram Kritik dan Saran (User)

(30)

Nama Aktor : User

Skenario : User Pertama kali membuka Halaman Utama dari aplikasi Sistem Informasi Geografis, kemudian user melanjutkan untuk melihat Halaman Kritik dan Saran, didalam Halaman Kritik dan Saran pegunjung bisa mengisi kritik dan saran dari pengguna web ini. Jika selesai menulis kritik dan saran, user dapat kembali ke Halaman Utama Aplikasi Sistem Informasi Berbasis Web Mengetahui Puskesmas Melalui Peta.

(31)

3.5 Perancangan Database

3.5.1 Class Diagram

Gambar 3.19 : Class Diagram pada Sistem Informasi Berbasis Web Tata Letak Lokasi Puskesmas Kotamadya Jakarta Barat.

(32)

3.5.2 Perancangan Struktur Tabel

A. Nama Tabel : puskesmas Primary key : id_puskesmas Tabel 3.10 : Tabel Puskesmas

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_puskesmas int - auto_increment

nama_puskesmas nvarchar 20 -Alamat nvarchar 50 -Visi nvarchar 100 -Misi nvarchar 100 -Motto nvarchar 100 -Foto image - -Strategi nvarchar 100 -id_kotamadya int - -id_level int - -id_saran int - -id_prov int - -id_pulau int - -id_titik int -

-B. Nama Tabel : jenis_pelayanan Primary key : id_jenis_pelayanan Tabel 3.11 : Tabel Jenis Pelayanan

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_jenis_pelayanan int auto_increment

nama_pelayanan nvarchar 20

-C. Nama table : tenaga_kesehatan Primary key : id_sdm

Tabel 3.12 : Tabel Tenaga Kesehatan

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_sdm int - auto_increment

(33)

-D. Nama table : kotamadya Primary key : id_kotamadya Tabel 3.13 : Tabel Kotamadya

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_kotamadya int - auto_increment

id_prop int -

-nama_kotamadya nvarchar 20

-E. Nama table : level_wilayah Primary key : id_level Tabel 3.14 : Tabel level Wilayah

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_level int - auto_increment

nama_wilayah nvarchar 20

-F. Nama table : titik longlat Primary key : id_titik Table 3.15 : Tabel titik asset

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_titik bigint - auto_increment

id_prop bigint -

-long_x float 20

-lat_y float 20

-nama_titik nvarchar 30

-Keterangan nvarchar 100

-G. Nama table : provinsi Primary key : id_prop Tabel 3.16 : Tabel Provinsi

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_prop bigint - auto_increment

id_pulau bigint -

-nama_prop nvarchar 50

-Keterangan nvarchar 100

-H. Nama table : pulau Primary key : id_pulau Tabel 3.17 : Tabel Pulau

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_pulau bigint - auto_increment

nama_pulau nvarchar 50

(34)

-I. Nama table : saran Primary key : id_saran Tabel 3.18 : Tabel Kritik dan Saran

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_saran int - auto_increment

Nama nvarchar 20

-Email nvarchar 20

Komentar nvarchar 500

-Tanggal date -

-J. Nama table : detail_jenis_pelayanan

Primary key : id_puskesmas, id_jenis_pelayanan Tabel 3.19 : Tabel detail jenis pelayanan

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_puskesmas int - auto_increment

id_jenis_pelayanan int -

-Jam_operasional nvarchar 20

Hari_pelayanan nvarchar 20

-K. Nama table : detail_jenis_pelayanan

Primary key : id_puskesmas, id_jenis_pelayanan Tabel 3.20 : Tabel detail tenaga kesehatan

Nama Field Tipe Data Ukuran Keterangan

id_puskesmas int - auto_increment

id_jenis_pelayanan int -

-Jam_operasional nvarchar 20

(35)

-3.6 Rancangan Tampilan Antar Muka

1. Rancangan tampilan Login pada GIS Puskesmas (Admin)

Gambar 3.20 : Rancangan Tampilan Login 2. Rancangan tampilan Halaman Utama GIS Puskesmas (Admin)

(36)

3. Rancangan Tampilan Mengelola Informasi Puskesmas (Admin)

Gambar 3.22 : Rancangan Tampilan Mengelola Informasi Puskesmas 4. Rancangan Tampilan Mengelola Lokasi Puskesmas (Admin)

(37)

5. Rancangan tampilan Halaman Utama (User)

Gambar 3.24 : Rancangan Layar Halaman Utama 6. Rancangan Tampilan Melihat Lokasi (User)

(38)

7. Rancangan Tampilan Kritik dan Saran

Gambar

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Suku Dinas Jakarta Barat 3.2.1 Visi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat
Gambar 3.2 Use Case Diagram Sistem Berjalan Sistem Informasi Berbasis Web  tata letak lokasi puskesmas kotamadya Jakarta barat.
Tabel 3.2 Skenario use case buku daftar puskesmas Nama Use Case  Buku daftar puskesmas
Tabel 3.3 Skenario Use Case Login Nama Use Case  Login
+7

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat tiga kata kunci dalam makanan (menu) berbasis gizi seimbang, yaitu 1) seimbang antara asupan (konsumsi) zat gizi dengan kebutuhan setiap orang sehari; 2) seimbang

a. Berpendapat bahwa antara hukum Islam dan undang-undang harus dipisahkan dan tidak boleh dicampuradukan. Sebuah perkawinan adalah sah apabila telah mempenuhi syarat dan

Analisis keamanan sistem merupakan analisis non-fungsional sistem yang dilakukan dengan cara menentukan siapa yang boleh mengakses aplikasi penilaian kesehatan,

3. Barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umurnya tidak jelas yang bersangkutan

Materi yang dipilih harus sesuai dengan karakteristik bahan ajar video yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan dan informasi dalam bentuk kombinasi antara

Dijelaskan bahwa ada beberapa kemungkinan sumber dari suatu perubahan bahasa, yaitu kegagalan seorang individu dalam membedakan dua bunyi sehingga terjadilah merger ketika

Pelanggan yang sudah menyepakati barang dan harga yang ditawarkan atau dipesan, maka konsumen harus melakukan pembayaran ketika barang sudah datang atau sesuai

Membentuk pengalaman konsumen pada proses pembelian produk atau jasa dengan mencertikan suatu merek (promosi) dan membangun hubungan baik pada konsumen untuk