B
erinvestasi di reksa dana ibarat seperti orang yang berlari. Lebih cepat Anda berlari, maka Anda akanlebih cepat sampai tujuan. Tetapi dengan
mengetahui bahwa risiko berlari adalah terjatuh, maka Anda akan berlari lebih waspada dengan hati-hati dan pasang mata.
Investasi dalam reksa dana tidak dijamin, kecuali terdapat mekanisme penjaminan yang diatur dalam prospektus. Selain itu, karena bukan merupakan produk perbankan, reksa dana juga tidak termasuk dalam mekanisme penjaminan pemerintah seperti yang dilakukan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pernyataan mengenai risiko ini tercantum juga dalam setiap dokumen penawaran serta iklan produk reksa dana. Pencantuman risiko ini merupakan kewajiban yang diisyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kewajiban tersebut berbunyi sebagai berikut :
INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN KINERJA MASA DATANG.
Namun, risiko investasi bukanlah sesuatu hal yang menakutkan karena risiko tersebut dapat dikelola, seperti yang telah dibahas sebelumnya dalam SPRING SMART Edisi Februari 2013 – Panduan Mudah Tentang Risiko dan SPRING SMART Edisi Mei 2013 – Kenali Profil Risiko Anda.
Dalam edisi kali ini, kita akan membahas lebih jauh tentang apa itu risiko dan jenis-jenis risiko yang berpotensi muncul ketika berinvestasi di reksa dana agar kita lebih paham dan bijak dalam menyikapi risiko dan hasil dari pilihan investasinya.
Definisi risiko menurut Investopedia adalah kemungkinan hasil investasi yang diperoleh akan berbeda dari yang diharapkan. Risiko ini juga mengacu kepada kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal. Seorang pemodal perlu memahami terlebih dahulu pemahaman mendasar dalam bidang keuangan tentang hubungan antara risiko dan hasil investasi yaitu bahwa semakin tinggi potensi hasil investasi maka semakin tinggi pula potensi risiko yang terkandung (high risk-high return). Alasan di balik hal itu adalah bahwa pemodal bersedia untuk menerima risiko investasi tambahan jika ada kompensasi hasil investasi tambahan.
Secara umum, risiko dalam dunia investasi dan keuangan dapat dibagai menjadi 2 kelompok besar, yaitu risiko sistematik dan risiko non-sistematik. Kedua risiko tersebut jika digabungkan disebut sebagai risiko total.
Risiko Sistematik
Risiko sistematik atau biasa disebut risiko pasar adalah risiko yang boleh dikatakan sulit untuk dihindari. Mengapa demikian, karena risiko ini melekat di pasar dan mempengaruhi kondisi seluruh pasar, bukan hanya pada spesifik industri atau instrumen. Boleh dikatakan, risiko jenis ini mendasari semua risiko lain yang muncul. Contoh risiko sistematik adalah risiko berubahnya suku bunga, risiko inflasi, risiko perubahan nilai mata uang. Jika Anda ingin mengetahui seberapa besar risiko sistematik dalam sebuah instrumen atau portofolio, lihatlah koefisien beta-nya. Koefisien beta sering
digunakan untuk mengukur volatilitas investasi
dibandingkan dengan volatilitas pasar. Jika koefisien beta >1 maka berarti instrumen atau portofolio memiliki volatilitas lebih tinggi dari pasar. Dan sebaliknya, jika koefisien beta <1, maka dapat dikatakan bahwa instrumen atau portofolio memiliki volatilitas yang lebih rendah dari pasar.
Risiko Non-Sistematik
Risiko non-sistematik atau biasa disebut risiko spesifik atau risiko perusahaan. Risiko ini melekat pada industri atau perusahaan atau instrumen tertentu. Risiko non-sistematik dapat dikelola dengan melakukan diversifikasi dan penyusunan portofolio.
Contoh risiko jenis ini adalah risiko perubahan manajemen, risiko wanprestasi (default), dan risiko likuiditas.
“
S e ora n g
pe moda l
pe rlu
memahami
terlebih
dahulu
pemahaman mendasar dalam bidang
keuangan tentang hubungan antara risiko
dan hasil investasi yaitu bahwa semakin
tinggi potensi hasil investasi maka semakin
tinggi pula potensi risiko yang terkandung
(
high risk-high return).
Reksa dana mengandung baik risiko sistematik maupun risiko non-sistematik. Lalu apa saja jenis risiko yang umum ada ketika Anda berinvestasi di reksa dana? Berikut adalah beberapa risiko yang akan dihadapi jika berinvestasi reksa dana:
Risiko Sistematik dalam Reksa Dana
Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik
Sistem ekonomi terbuka yang dianut oleh Indonesia sangat rentan terhadap perubahan ekonomi internasional. Perubahan kondisi perekonomian dan politik di dalam maupun di luar negeri merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja portofolio reksa dana.
Risiko Non- Sistematik dalam Reksa Dana
Risiko Wanprestasi/Default Obligasi
Risiko ini terjadi jika pihak Manajer Investasi membeli obligasi milik emiten yang mengalami kesulitan keuangan. Padahal sebelumnya, kinerja keuangan perusahaan tersebut masih baik-baik saja, sehingga pihak emiten tersebut terpaksa tidak membayar kewajibannya.
Risiko Likuiditas
Risiko ini akan terjadi ketika Manajer Investasi tidak memiliki dana yang cukup untuk melunasi penjualan unit penyertaan yang dilakukan oleh investor. Pemegang Unit Penyertaan berhak untuk melakukan Penjualan Kembali Unit Penyertaan, namun apabila karena suatu sebab, seluruh atau sebagian besar Pemegang Unit Penyertaan secara serentak melakukan Penjualan Kembali kepada Manajer Investasi, maka hal tersebut dapat menyebabkan Manajer Investasi tidak mampu menyediakan uang tunai seketika untuk melunasi Penjualan Kembali Unit Penyertaan tersebut. Beberapa faktor yang menyebabkan penjualan (redemption) besar-besaran atau rush ini diantaranya adalah situasi politik dan ekonomi yang memburuk, penutupan atau kebangkrutan beberapa emiten publik yang saham atau obligasinya menjadi portofolio reksa dana tersebut, serta dilikuidasinya perusahaan Manajer Investasi sebagai pengelola reksa dana tersebut.
Risiko Menurunnya Nilai Unit Penyertaan
Perlu dipahami bahwa nilai unit penyertaan reksa dana dapat berfluktuasi karena kenaikan dan penurunan nilai aktiva bersihnya. Penurunan nilai aktiva bersih disebabkan oleh harga pasar dari instrumen investasi yang dimasukkan dalam portofolio reksa dana tersebut mengalami penurunan dibandingkan dari harga pembelian awal. Faktor yang menyebabkan penurunan harga pasar portofolio investasi reksa dana, di antaranya akibat
kinerja bursa saham yang memburuk, kinerja emiten yang memburuk, situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu, dan penyebab fundamental lainnya.
Risiko Konsentrasi Efek
Manajer Investasi memiliki kewenangan untuk melakukan pengelolaan portofolio sesuai dengan tujuan dan arahan investasi yang diberikan. Sangat dimungkinkan bahwa Manajer Investasi hanya memilih sejumlah saham tertentu dalam portofolionya yang mengakibatkan terkonsentrasinya aset reksa dana.
Risiko Pembubaran dan Likuidasi
Pembubaran reksa dana dapat diperintahkan oleh OJK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembubaran reksa dana juga dapat dilakukan karena total Nilai Aktiva Bersih (NAB) suatu reksa dana kurang dari jumlah tertentu dalam jangka waktu Hari Bursa tertentu secara berturut-turut.
Risiko Perubahan Peraturan
Adanya perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau adanya kebijakan-kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi hasil investasi yang akan diterima oleh suatu reksa dana. Perubahan peraturan perundangan-undangan dan/atau kebijakan di bidang perpajakan dapat pula mengurangi penghasilan yang mungkin diperoleh Pemegang Unit Penyertaan.
1. Pilih Manajer Investasi dan produk reksa dana yang terdaftar di OJK
Sangatlah penting Anda ketahui bahwa reksa dana yang akan Anda beli, telah dikelola oleh Manajer Investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, reksa dana yang akan kita beli tersebut juga terdaftar di OJK. Verifikasi dapat dilakukan online melalui www.ojk.go.id. Reksa dana yang didaftarkan di OJK telah melalui proses yang diwajibkan oleh peraturan dan menyediakan informasi yang lengkap termasuk risiko yang terkandung di dalamnya.
2. Kenali manfaat dan risiko produk reksa dana dengan baik
Penting untuk benar-benar memahami reksa dana sebelum membeli. Anda dapat memperoleh informasi lengkap dalam prospektus reksa dana yang diterbitkan oleh Manajer Investasi. Jika Anda ragu, Anda dapat mencari opini
dari ahli di bidang tersebut. Beberapa pihak ada yang menggunakan risk and return analysis untuk
membandingkan risiko dan hasil investasi reksa dana.
Lalu bagaimana Anda sebaiknya menyikapi risiko investasi
reksa dana yang telah dijelaskan di atas? Ada beberapa hal
yang dapat dilakukan untuk mengelola risiko yang ada,
yaitu:
3. Pilih produk yang menerapkan manajemen risiko dengan baik
Sebagai pemodal reksa dana, Anda mempercayakan pengelolaan reksa dana pada Manajer Investasi. Adalah penting untuk memilih manajer investasi yang bertanggung jawab dan menerapkan manajemen risiko dengan standar tinggi dalam pengelolaan portofolio agar risiko dalam reksa dana dikelola dengan benar dan bukan hanya semata mengejar keuntungan. Manajemen risiko mencakup menentukan risiko yang ada dalam berinvestasi dan kemudian menangani risiko tersebut dengan cara yang paling sesuai untuk tujuan investasi Anda. Manajemen risiko terjadi setiap saat, disemua aktivitas investasi yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Manajemen risiko yang tidak memadai sangat berbahahaya.
Di Eastspring Investments Indonesia, manajemen risiko merupakan faktor yang penting dalam pengelolaan investasi dan operasi perusahaan. Standar yang tinggi diterapkan dan dijaga dengan menerapkan manajemen risiko yang holistik.
4. Kenali profil risiko Anda dan pilih produk yang sesuai dengan Anda
Sekali lagi, sangat ditekankan mengenai pentingnya mengenali profil risiko Anda. Ketika Anda pertama kali pergi ke penyedia jasa keuangan yang menyediakan reksa dana adalah wajib hukumnya bagi mereka untuk menyediakan kuesioner profil risiko dan mengukur profil risiko. Profil risiko ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana tingkat toleransi Anda terhadap risiko. Dari hasil yang diperoleh, Anda dapat dengan bijak memilih produk investasi yang sesuai dengan profil risiko investasi Anda. Untuk panduan produk dan profil risiko, Anda dapat membaca SPRING SMART Edisi Mei 2013 – Kenali Profil Risiko Anda.
Tentu saja, Anda dapat saja memilih produk yang lebih berisiko dari risiko yang dapat Anda toleransi, namun Anda perlu kembali lagi ke penjelasan sebelumnya bahwa semakin besar potensi imbal hasil keuntungan yang bisa diharapkan, semakin besar pula potensi risiko investasinya.
Jadi sebelum memulai berinvestasi di reksa dana, jangan lupa untuk mengukur terlebih dahulu profil risiko investasi Anda. Ketahui dengan baik, manfaat serta risiko investasi dengan membaca prospektus dan dokumen penawaran lainnya. Ingat slogan investasi reksa dana yang dikeluarkan OJK yaitu, pahami dan nikmati!
INDONESIA
PT. Eastspring Investments Indonesia
Prudential Tower 23rd Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav. 79, Jakarta 12910
Board: +(62 21) 2924 5555 Fax: +(62 21) 2924 5566 www.eastspring.co.id
HONG KONG
Eastspring Investments (Hong Kong) Limited
13th Floor, One International Finance Centre 1 Harbour View Street Central, Hong Kong
Board: +(852) 2918 6300 www.eastspring.com.hk
SINGAPORE
Eastspring Investments (Singapore) Limited
10 Marina Boulevard #32-01, Marina Bay Financial Centre Tower 2 Singapore 018983
Board: +(65) 6349 9100 Fax: +(65) 6509 5382 www.eastspring.com.sg
MALAYSIA
Eastspring Investments Berhad
Level 12, Menara Prudential, No. 10 Jalan Sultan Ismail 50250 Kuala Lumpur
Board: +(603) 2052 3388 www.eastspring.com.my
KOREA
Eastspring Asset Management Korea Co., Ltd.
15/F, Shinhan Investment Tower, 23-2
Youido-dong Youngdungpo-gu, Seoul, 150-712, Korea Board: +(822) 2126 3630
www.eastspring.kr
JAPAN
Eastspring Investments Limited
Marunouchi Park Building 5F, 2-6-1 Marunouchi, Chiyoda-ku Tokyo 100-6905 Japan
Board: +(813) 5224 3446 www.eastspring.co.jp
TAIWAN
Eastspring Securities Investment Trust Co. Ltd.
12/F., 67 Tun Hwa South Road, Section 2, Taipei 106 Taiwan Board: +(8862) 2754 9821
www.eastspring.com.tw
VIETNAM
Eastspring Investments Fund Management Company
23 Fl, Saigon Trade Centre 37, Ton Duc Thang Street, District 1 Ho Chi Minh City, Vietnam
Board: +(84 - 8) 39 101 660
UAE
Eastspring Investments Limited
Level 6, Precinct Building 5, Unit 5, P.O. Box 506605
Dubai International Financial Centre, Dubai, United Arab Emirates Board: +(971) 4 4281900
www.eastspring.ae
INDIA
ICICI Prudential Asset Management Company Ltd
3rd Floor, Hallmark Business Plaza, Sant Dyaneshwar Marg Bandra India, (East), Mumbai-400 051
Board: +91 22 2648000 www.icicipruamc.com
CHINA
CITIC-Prudential Fund Management Co., Ltd
Level 9, HSBC Building, Shanghai IFC 8 Century Avenue, Pudong, Shanghai 200120
Board: +(86) 21 6864 9788
HONG KONG
BOCI-Prudential Asset Management Ltd
27F, Bank of China 1 Garden Road, Hong Kong
investasi Anda.
Disclaimer
Dokumen ini hanya digunakan sebagai sumber informasi dan tidak diperbolehkan untuk diterbitkan, diedarkan, dicetak ulang, ata u didistribusikan baik sebagian ataupun secara keseluruhan kepada pihak lain manapun tanpa persetujuan tertulis dari PT. Eastspring Investments Indonesia. Isi dari dokumen ini tidak boleh ditafsirkan sebagai suatu bentuk penawaran atau permintaan untuk pembayaran, pembelian atau penjualan dari setiap jenis Efek yang disebutkan di dalam dokumen ini. Meskipun kami telah melakukan segala tindakan yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa informasi yang ada dalam dokumen ini adalah tidak keliru ataupun tidak salah pada saat penerbitannya, kami tidak bisa menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi dalam dokumen ini. Perubahan terhadap setiap pendapat dan perkiraan yang terdap at dalam dokumen ini dapat dilakukan kapanpun tanpa pemberitahuan tertulis terlebih dahulu. Para investor disarankan untuk meminta nasehat terlebih dahulu dari pe nasehat keuangannya sebelum berkomitmen melakukan investasi pada unit penyertaan dari setiap produk keuangan kami.PT. Eastspring Investments Indonesia dan seluruh pi hak terkait dan perusahaan terafiliasinya beserta seluruh direksi dan karyawannya, bisa mempunyai kepemilikan atas Efek yang disebutkan dalam dokumen ini dan bisa juga melakuk an atau berencana untuk melakukan perdagangan dan pemberian jasa investasi kepada perusahaan-perusahaan yang Efeknya disebutkan dalam dokumen ini dan juga kepada pihak-pihak lainnya. Seluruh grafik dan gambar yang ditampilkan hanya digunakan untuk maksud ilustrasi. Kinerja masa lalu tidak bisa dijadikan sebagai indikasi untuk kinerja masa depan. Seluruh prediksi, perkiraan, atau ramalan pada kondisi ekonomi, pasar modal atau kecenderungan ekonomi yang terjadi pada pasar tidak bisa dijadikan sebaga i indikasi untuk masa depan atau kemungkinan kinerja PT. Eastspring Investments Indonesia atau setiap produk yang dikelola oleh PT. Eastspring Investments Indonesia. Nila i dan setiap penghasilan yang dicatat sebagai imbal hasil dari investasi yang dilakukan, apabila ada, dapat mengalami penurunan ataupun kenaikan. Nilai dan setiap penghasilan ya ng dicatat sebagai imbal hasil dari investasi yang dilakukan, apabila ada, dapat mengalami penurunan ataupun kenaikan. Suatu investasi mengandung risiko investasi, termasuk kem ungkinan hilangnya jumlah pokok investasi itu sendiri. PT. Eastspring Investments Indonesia merupakan anak perusahaan yang dimiliki seluruhnya oleh Prudential plc yang ber kedudukan di Inggris Raya sebagai pemegang saham teratas dalam struktur kepemilikan saham grup perusahaan. PT. Eastspring Investments Indonesia dan Prudential plc UK ti dak terafiliasi dalam bentuk apapun dengan Prudential Financial, Inc., yang memiliki kedudukan utama di Amerika Serikat.