• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Bibit Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) pada Berbagai Kedalaman dan Posisi Tanam Benih

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pertumbuhan Bibit Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) pada Berbagai Kedalaman dan Posisi Tanam Benih"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Posisi  benih  saat  penanaman.  A)  posisi  mikropil  di  bawah,  B)  posisi  biji  telungkup,  dan  C)  posisi  biji  telentang
Tabel 7.  Panjang akar lateral dan akar tunjang, bobot kering akar, rasio bobot kering tajuk-akar, dan laju tumbuh bibit  pada masing-masing kedalaman tanam dan posisi benih saat bibit berumur 2 bulan
Gambar 3.  Kondisi  pertumbuhan  dan  perkembangan  semai  dengan posisi  benih  mikropil  di  bawah

Referensi

Dokumen terkait

Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Maret 2007 ini adalah pemodelan tanaman atas biaya dari DIPA SEAMEO-BIOTROP tahun 2007, dengan judul Pemodelan

Interaksi antara perlakuan PGPR dan media tanam, perlakuan benih tanpa pemberian PGPR dengan media tanah (P0M0) memberikan dampak terbaik terhadap peubah perkecambahan benih jarak

Pengamatan karakter kualitatif dilakukan saat di pembibitan (0 MSP), setelah dipindah ke lapangan (2 MSP) dan setelah tanaman jarak pagar mencapai fase generatif. Saat di

Hasil pengamatan terhadap komponen hasil tanaman berupa pengamatan pada fase generatif serta hasil buah dan biji tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.), menunjukkan bahwa

Dari kajian eksploratif tersebut dan berdasarkan tanaman yang mampu bertahan hidup setelah melewati musim kemarau dapat di- simpulkan bahwa (1) Penanaman bahan tanam setek

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat interaksi antara jarak tanam dan kedalaman tanam pada tinggi tanaman, kanopi tanaman, jumlah umbi per tanaman,

Selama simulasi waktu tanam jumlah air dibutuhkan tanaman pada kondisi air yang cukup (lebih dari 500 mm), dengan demikian jumlah radiasi yang diintersepsi tanaman dominan

Terdapat interaksi antara pemberian berbagai konsentrasi atonik dan macam kedalaman tanam terhadap pertumbuhan bibit tanaman jambu mete di pembibitan pada variabel tinggi tanaman,