BAB IV PEMBAHASAN KEBIJAKAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN CANDISARI KOTA SEMARANG. 4.1 Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Candisari
Teks penuh
Dokumen terkait
peneliti yang belum terjawab oleh informan kunci. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya data tambahan seperti
Grafik Persepsi Responden Terhadap Kondisi Fasilitas di Dalam RTH Sumber: Hasil Analisis Penyusun,
Dilihat dari aspek penyediaan RTH untuk tingkat RW dan tingkat RT berdasarkan hasil survei didapatkan, selain RW dan RT yang ditempati RTH tingkat kelurahan di Kelurahan
Dilihat dari aspek penyediaan RTH untuk tingkat RW dan tingkat RT berdasarkan hasil survei didapatkan, selain RW dan RT yang ditempati RTH tingkat kelurahan di Kelurahan
Kegiatan pembangunan fisik RTH publik seperti taman kota, hutan kota, jalur hijau, lapangan terbuka dan juga daerah sepadan sungai dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan
Pasal 6 dalam Permendagri No.1 Tahun 2007 menyatakan bahwa RTH perkotaan terdiri dari 23 jenis RTHKP berdasarkan fungsinya (lihat lampiran 4), untuk menentukan lahan – lahan apa
Pengembangan sub zona RTH fungsi tertentu berupa RTH sempadan SUTT yang ditetapkan 7,5 tujuh koma lima meter hingga 12,5 dua belas koma lima meter dari titik tengah jaringan seluas
Analisis kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik berdasarkan preferensi masyarakat di Kota Semarang oleh mahasiswa Perencanaan Wilayah dan