• Tidak ada hasil yang ditemukan

Referat OMSK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Referat OMSK"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II BAB II

TINJAUAN PUSTAKA TINJAUAN PUSTAKA II.. DDEEFFIINNIISSII

OMSK

OMSK adalah adalah stadium stadium dari dari penypenyakit akit telingtelinga a tengah tengah dimandimana a terjadterjadii  peradangan kronis dari telinga

 peradangan kronis dari telinga tengah dan mastoid dan tengah dan mastoid dan memran timpani tidak intak memran timpani tidak intak !per"orasi#!per"orasi# dan ditemukan sekret !otorea#$ purulen yang hilang timul% Sekret mungkin en&er atau kental$ dan ditemukan sekret !otorea#$ purulen yang hilang timul% Sekret mungkin en&er atau kental$  ening atau erupa nanah dan erlangsun

 ening atau erupa nanah dan erlangsung leih dari ' ulan%g leih dari ' ulan%

Per"orasi sentral adalah pada pars tensa dan sekitar dari sisa memran timpani atau Per"orasi sentral adalah pada pars tensa dan sekitar dari sisa memran timpani atau sekura

sekurang(kung(kurangnyrangnya a pada pada annulannulus% us% )e"ek )e"ek dapat ditemukan seperti dapat ditemukan seperti pada pada anterianterior$ posterioror$ posterior$$ in"erio

in"erior atau r atau sutosutotal% Menurutal% Menurut t *amali*amalingam ah+a OMSK adalah peradngam ah+a OMSK adalah peradangan kroniangan kronis lapisans lapisan muko

mukoperiostperiosteum eum dari dari middlmiddle e ear ear &le"t &le"t sehingga sehingga menymenyeakaeakan n terjaditerjadinya nya peruperuahan(ahan(  peruahan

 peruahan patologis patologis yang ire,ersielyang ire,ersiel'$-'$-%%

IIII.. KKLLAASSIIFFIIKKAASSI I OOMMSSK  K   OMSK dapat diagi atas ' tipe yaitu . OMSK dapat diagi atas ' tipe yaitu . 1. Tipe tubotimpani = tipe jinak =

1. Tipe tubotimpani = tipe jinak = tipe aman = tipe tipe aman = tipe rhinogenrhinogen%% Penyakit

Penyakit tuotimpani tuotimpani ditandai ditandai oleh oleh adanya adanya per"orasi per"orasi sentral sentral atau atau pars pars tensa tensa dan dan gejala gejala klinik klinik  yang er,ariasi dari luas dan keparahan penyakit% Beerapa "aktor lain yang mempengaruhi yang er,ariasi dari luas dan keparahan penyakit% Beerapa "aktor lain yang mempengaruhi keadaan ini terutama patensi tua eusta&hius$ in"eksi saluran na"asatas$ pertahanan mukosa keadaan ini terutama patensi tua eusta&hius$ in"eksi saluran na"asatas$ pertahanan mukosa terhadap in"eksi yang gagal pada pasien dengan daya tahan tuuh yang rendah$ disamping itu terhadap in"eksi yang gagal pada pasien dengan daya tahan tuuh yang rendah$ disamping itu &am

&ampurpuran an akakteri teri aeraero o dan dan anaanaeroero$ $ lualuas s dan dan derderajat ajat perperuauahan han mukmukosa$ osa$ sertserta a migmigrasirasi sekunder dari epitel skuamous% Sekret mukoid kronis erhuungan dengan hiperplasia golet sekunder dari epitel skuamous% Sekret mukoid kronis erhuungan dengan hiperplasia golet sel$ metaplasia dari mukosatelinga tengah pada tipe respirasi dan mukosiliar yang jelek%

sel$ metaplasia dari mukosatelinga tengah pada tipe respirasi dan mukosiliar yang jelek% Se&ara klinis penyakit tuotimpani teragi atas.

Se&ara klinis penyakit tuotimpani teragi atas.//

0 1ase akti"  0 1ase akti" 

Pada jenis ini terdapat sekret pada telinga dan tuli% Biasanya didahului oleh perluasan Pada jenis ini terdapat sekret pada telinga dan tuli% Biasanya didahului oleh perluasan in"eksi saluran na"as atas melalui tua euta&hius$ atau setelah erenang dimana kuman masuk  in"eksi saluran na"as atas melalui tua euta&hius$ atau setelah erenang dimana kuman masuk  melalui liang telinga luar% Sekret er,ariasi dari mukoid sampai mukopurulen% Ukuran per"orasi melalui liang telinga luar% Sekret er,ariasi dari mukoid sampai mukopurulen% Ukuran per"orasi  er,ariasi dari

 er,ariasi dari seesar jarseesar jarum sampai per"orasi um sampai per"orasi sutotal pada pars sutotal pada pars tensa% Jarang tensa% Jarang ditemukan polipditemukan polip yan

yang g esesar ar padpada a lialiang ng teltelinginga a lualuar% r% PerPerlualuasan san in"in"ekseksi i ke ke selsel(sel (sel masmastoitoid d menmengakgakiaiatkatkann  penyearan

 penyearan yang yang luas luas dan dan penyakit penyakit mukosa mukosa yang yang menetap menetap harus harus di&urigai di&urigai ila ila tindakantindakan konser,ati" gagal untuk mengontrol in"eksi$ atau jika granulasi pada mesotimpanum dengan konser,ati" gagal untuk mengontrol in"eksi$ atau jika granulasi pada mesotimpanum dengan atau tanpa migrasi sekunder dari kulit$ dimana kadang(kadang adanya sekret yangerpulsasi atau tanpa migrasi sekunder dari kulit$ dimana kadang(kadang adanya sekret yangerpulsasi diatas kuadran posterosuperior%

(2)

0 1ase tidak akti" 2 "ase tenang 0 1ase tidak akti" 2 "ase tenang

Pada pemeriksaan telinga dijumpai per"orasi total yang kering dengan mukosa telinga Pada pemeriksaan telinga dijumpai per"orasi total yang kering dengan mukosa telinga ten

tengah gah yanyang g pu&pu&at% at% 3ej3ejala ala yanyang g dijdijumpumpai ai ererupupa a tultuli i kokondunduktikti" " rinringangan% % 3ej3ejala ala lailain n yanyangg dijumpai seperti ,ertigo$ tinitus$atau suatu rasa penuh dalam telinga%

dijumpai seperti ,ertigo$ tinitus$atau suatu rasa penuh dalam telinga% 1aktor predisposisi pada penyakit tuotimpani .

1aktor predisposisi pada penyakit tuotimpani .

• In"eksi saluran na"as yang erulang$ alergi hidung$ rhinosinusitis kronisIn"eksi saluran na"as yang erulang$ alergi hidung$ rhinosinusitis kronis •

• Pemesaran adenoid pada anak$ tonsilitis kronisPemesaran adenoid pada anak$ tonsilitis kronis •

• MaMandndi i dadan n eererenanang ng didikokolalam m rerenanangng$ $ memengngkokorerek k tetelilingnga a dedengngan an alalat at yayangng

terkontaminasi terkontaminasi

•  Malnutrisi dan hipogammagloulinemia Malnutrisi dan hipogammagloulinemia •

• Otitis media supurati" akut yang erulangOtitis media supurati" akut yang erulang

. Tipe atikoantra! = tipe gana" = tipe

. Tipe atikoantra! = tipe gana" = tipe ti#ak aman = tipe tu!angti#ak aman = tipe tu!ang Pada

Pada tipe tipe ini ini ditemukan ditemukan adanya adanya kolesteatom kolesteatom dan dan erahaya% erahaya% Penyakit Penyakit atikoantral atikoantral leihseringleihsering me

mengngenenai ai papars rs "l"lasiasida da dadan n khkhasnasnya ya dedengngan an tertereentntukuknynya a kakantntonong g retretrakraksi si yayang ng manmanaa  ertumpuknya

 ertumpuknya keratin keratin sampai sampai menghasilkan menghasilkan kolesteatom% kolesteatom% Kolesteatom Kolesteatom adalah adalah suatu suatu massamassa amor"$ konsistensi seperti mentega$ er+arna putih$ terdiri dari lapisan epitel ertatah yang amor"$ konsistensi seperti mentega$ er+arna putih$ terdiri dari lapisan epitel ertatah yang telah nekrotis% Kolesteatom dapat diagi atas ' tipe yaitu .

telah nekrotis% Kolesteatom dapat diagi atas ' tipe yaitu . 44

5% Kongenital 5% Kongenital Kri

Kriteriteria a untuntuk uk menmendiadiagnognosa sa kokolestlesteatoeatom m konkongengenitalital$ $ menmenuruurut t )er)erlaklaki i dan dan 6le6lemis mis !57!574/#4/# adalah.

adalah.

• Berkemang dielakang dari memran timpani Berkemang dielakang dari memran timpani yang masih utuh%yang masih utuh% •

• Tidak ada ri+ayat otitis media seelumnya%Pada mulanya dari jaringan emrional dariTidak ada ri+ayat otitis media seelumnya%Pada mulanya dari jaringan emrional dari

epitel skuamous atau dari epitel undi"erential yang eruah menjadi epitel skuamous epitel skuamous atau dari epitel undi"erential yang eruah menjadi epitel skuamous selama perkemangan% Kongenital kolesteatom leih sering ditemukan pada telinga selama perkemangan% Kongenital kolesteatom leih sering ditemukan pada telinga tengah atau tulang temporal$ umumnya pada apeks petrosa% )apat

tengah atau tulang temporal$ umumnya pada apeks petrosa% )apat menyeakan "asialismenyeakan "asialis  parese$ tuli

 parese$ tuli sara" erat unilateral$ dan gangguan keseimangan%sara" erat unilateral$ dan gangguan keseimangan% '% )idapat%

'% )idapat% Kolest

Kolesteatoma eatoma yang yang didapadidapat t seringseringnya nya erkemerkemang ang dari dari suatu suatu kantokantong ng retraksretraksi% i% Jika Jika telahtelah teren

terentuk adhesi tuk adhesi antara permukaan a+ah antara permukaan a+ah kantokantong ng retraksretraksi i dengadengan n kompkomponen telinga onen telinga tengahtengah$$ kantong terseut sulit untuk mengalami peraikan ahkan jika ,entilasi telinga tengah kemali kantong terseut sulit untuk mengalami peraikan ahkan jika ,entilasi telinga tengah kemali normal% Area kolaps pada segmen atik atau segmen posterior pars tensa memrane timpani% normal% Area kolaps pada segmen atik atau segmen posterior pars tensa memrane timpani% 8pite

8pitel l skuamoskuamosa sa pada memrane timpani normalnpada memrane timpani normalnya memuang lapisan sel(sel mati ya memuang lapisan sel(sel mati dan tidak dan tidak  terjadi akumulasi deris$ tapi jika terentuk kantong retraksi dan proses pemersihan ini gagal$ terjadi akumulasi deris$ tapi jika terentuk kantong retraksi dan proses pemersihan ini gagal$ deris keratin akan terkumpul dan pada akhirnya mementuk kolesteatoma% Pengeluaran epitel deris keratin akan terkumpul dan pada akhirnya mementuk kolesteatoma% Pengeluaran epitel melalui leher kantong yang sempit menjadi sangat sulit dan lesi terseut memesar% Memran melalui leher kantong yang sempit menjadi sangat sulit dan lesi terseut memesar% Memran

(3)

timpani tidak mengalami 9per"orasi: dalam arti kata yang seenarnya . luang yang terlihat sangat ke&il$ merupakan suatu luang sempit yang tampak seperti suatu kantong retraksi yang  erentuk seperti otol$ otol itu sendiri penuh dengan deris epitel yang menyerupai lilin% Teori lain pementukan kolesteatoma menyatakan ah+a metaplasia skuamosa pada mukosa telinga tengah terjadi seagai respon terhadap in"eksi kronik atau adanya suatu pertumuhan ke dalam dari epitel skuamosa di sekitar pinggir per"orasi$ terutama pada per"orasi marginal%;

)estruksi tulang merupakan suatu gamaran dari kolesteatoma didapat$ yang dapat terjadi akiat akti,itas en<imatik pada lapisan suepitel% 3ranuloma kolesterol tidak memiliki huungan dengan kolesteatoma$ meskipun namanya hampir mirip dan kedua kondisi ini dapat terjadi se&ara ersamaan pada telinga tengah atau mastoid%3ranuloma kolesterol$ diseakan oleh adanya kristal kolesterol dari eksudat serosanguin yang ada seelumnya% Kristal ini menyeakan reaksi enda asing$ dengan &irsi khas sel raksasa dan jaringan granulomatosa%

Per"orasi Memran Tympani )e"inisi

Per"orasi atau hilangnya seagian jaringan dari memrane timpani yang menyeakan hilanggnya seagian atau seluruh "ungsi dari memrane timpani% Memran timpani adalah organ pada telinga yang erentuk seperti dia"ragma$ temus pandang dan "leksiel sesuai

(4)

dengan "ungsinya yang menghantarkan energy erupa suara dan dihantarkan melalui sara"   pendengaran erupa getaran dan impuls(impuls ke otak% Per"orasi dapat diseakan oleh  eragai kejadian$ seperti in"eksi$ trauma "isik atau pengoatan seelumnya yang dierikan%

Menurut letaknya .

Bentuk per"orasi memran timpani adalah . 5% Per"orasi sentral

=okasi pada pars tensa$ isa antero(in"erior$ postero(in"erior dan postero(superior$ kadang(kadang su total%

'% Per"orasi marginal

Terdapat pada pinggir memran timpani dengan adanya erosi dari anulus "irosus% Per"orasi marginal yang sangat esar digamarkan seagai per"orasi total% Per"orasi  pada pinggir postero(superior erhuungan dengan kolesteatom%

3. Per"orasi atik 

Terjadi pada pars "lasida$ erhuungan dengan primary acquired cholesteatoma. -% Per"orasi postero(superior 

Menurut luasnya per"orasi 5% Per"orasi ke&il '% per"orasi sedang

(5)

III% 8PI)8MIO=O3I

Insiden OMSK ini er,ariasi pada setiap negara% Se&ara umum$ insiden OMSK  dipengaruhi oleh ras dan "aktor sosioekonomi% Misalnya$ OMSK leih sering dijumpai pada orang 8skimo dan Indian Amerika$ anak(anak aorigin Australia dan orang kulit hitam di A"rika Selatan% ?alaupun demikian$ leih dari 7@ ean dunia akiat OMSK ini dipikul oleh negara(negara di Asia Tenggara$ daerah Pasi"ik Barat$ A"rika$ dan eerapa daerah minoritas di Pasi"ik% Kehidupan sosial ekonomi yang rendah$ lingkungan kumuh dan status kesehatan serta gi<i yang jelek merupakan "aktor yang menjadi dasar untuk meningkatnya pre,alensi OMSK   pada negara yang sedang erkemang%5  Sur,ei pre,alensi di seluruh dunia$ yang +alaupun

masih er,ariasi dalam hal de"inisi penyakit$ metode sampling serta mutu metodologi$ menunjukkan ean dunia akiat OMSK meliatkan 4/>>@ juta orang dengan telinga erair$ 4@ di antaranya !>7'@@ juta# menderita kurang pendengaran yang signi"ikan% Se&ara umum$  pre,alensi OMSK di Indonesia adalah >$C dan pasien OMSK merupakan '/ dari pasien(  pasien yang eroat di poliklinik TDT rumah sakit di Indonesia%5

III.ETIOLO$I

Terjadi OMSK hampir selalu dimulai dengan otitis media erulang pada anak$  jarang dimulai setelah de+asa% 1aktor in"eksi iasanya erasal dari naso"aring !adenoiditis$ tonsilitis$ rinitis$ sinusitis#$ men&apai telinga tengah melalui tua 8usta&hius% 1ungsi tua 8usta&hius yang anormal merupakan "aktor predisposisi yang dijumpai pada anak dengan &le"t  palate dan )o+n:s syndrom% Adanya tua patulous$ menyeakan re"luk isi

naso"aring yang merupakan "aktor insiden OMSK yang tinggi di Amerika Serikat% Kelainan humoral !seperti hipogammagloulinemia# dan &ell(mediated !seperti in"eksi DIE$ sindrom kemalasan leukosit# dapat mani"est seagai sekresi telinga kronis5$'%

Penyea OMSK antara lain5$'$/.

5% =ingkungan '% 3enetik 

>% Otitis media seelumnya% -% In"eksi

/% In"eksi saluran na"as atas 4% Autoimun

(6)

C% 3angguan "ungsi tua eusta&hius%

Beerapa "aktor("aktor yang menyeakan per"orasi memran timpani menetap pada OMSK 5$'.

• In"eksi yang menetap pada telinga tengah mastoid yang mengakiatkan produksi sekret

telinga purulen erlanjut%

• Berlanjutnya ostruksi tua eusta&hius yang mengurangi penutupan spontan pada

 per"orasi%

• Beerapa per"orasi yang esar mengalami penutupan spontan melalui mekanisme

migrasi epitel%

• Pada pinggir per"orasi dari epitel skuamous dapat mengalami pertumuhan yang &epat

diatas sisi medial dari memran timpani% Proses ini juga men&egah penutupan spontan dari per"orasi%

I%. &ATO$ENESIS

Banyak penelitian pada he+an per&oaan dan preparat tulang temporal menemukan ah+a adanya dis"ungsi tua 8usta&hius$ yaitu suatu saluran yang menghuungkan rongga di elakang hidung !naso"aring# dengan telinga tengah !ka,um timpani#$ merupakan penyea utama terjadinya radang telinga tengah ini !otitis media#%5

Pada keadaan normal$ muara tua 8usta&hius erada dalam keadaan tertutup dan akan memuka ila kita menelan% Tua 8usta&hius ini er"ungsi untuk menyeimangkan tekanan udara telinga tengah dengan tekanan udara luar !tekanan udara atmos"er#% 1ungsi tua yang  elum sempurna$ tua yang pendek$ penampang relati" esar pada anak dan posisi tua yang datar menjelaskan mengapa suatu in"eksi saluran na"as atas pada anak akan leih mudah menjalar ke telinga tengah sehingga leih sering menimulkan OM daripada de+asa%5

3amar 5% Anatomi tua eusta&hius anak dan de+asa

Pada anak dengan in"eksi saluran na"as atas$ akteri menyear dari naso"aring melalui tua 8usta&hius ke telinga tengah yang menyeakan terjadinya in"eksi dari telinga tengah% Pada

(7)

saat ini terjadi respons imun di telinga tengah% Mediator peradangan pada telinga tengah yang dihasilkan oleh sel(sel imun in"iltrat$ seperti netro"il$ monosit$ dan leukosit serta sel lokal seperti keratinosit dan sel mastosit akiat proses in"eksi terseut akan menamah permiailitas  pemuluh darah dan menamah pengeluaran sekret di telinga tengah% Selain itu$ adanya  peningkatan eerapa kadar sitokin kemotaktik yang dihasilkan mukosa telinga tengah karena

stimulasi akteri menyeakan terjadinya akumulasi sel(sel peradangan pada telinga tengah%5

Mukosa telinga tengah mengalami hiperplasia$ mukosa eruah entuk dari satu lapisan$ epitel skuamosa sederhana$ menjadi pseudostrati"ied respiratory epithelium dengan anyak  lapisan sel di antara sel tamahan terseut% 8pitel respirasi ini mempunyai sel golet dan sel yang ersilia$ mempunyai stroma yang anyak serta pemuluh darah% Penyemuhan OM ditandai dengan hilangnya sel(sel tamahan terseut dan kemali ke entuk lapisan epitel sederhana%5

3amar '% Perjalanan Penyakit OMSK 

%. &ATOLO$I

OMSK leih sering merupakan penyakit kamuhan dari pada menetap% Keadaan kronis ini leih erdasarkan keseragaman +aktu dan stadium dari pada keseragaman gamaran  patologi% Se&ara umum gamaran yang ditemukan adalah.

• Terdapat per"orasi memrana timpani di agian sentral% • Mukosa er,ariasi sesuai stadium penyakit

• Tulang(tulang pendengaran dapat rusak atau tidak$ tergantung pada eratnya in"eksi

seelumnya%

• Pneumatisasi mastoid

OMSK paling sering pada masa anak(anak% Pneumatisasi mastoid paling akhir terjadi antara /(5@ tahun% Proses pneumatisasi ini sering terhenti atau mundur oleh otitis media yang terjadi pada usia terseut atau leih muda% Bila in"eksi kronik terus

(8)

 erlanjut$ mastoid mengalami proses sklerotik$ sehingga ukuran prosesus mastoid  erkurang5%

%I. $E'ALA KLINIS )iagnosis

5% Telinga erair !otorrhoe#

Sekret ersi"at purulen ! kental$ putih# atau mukoid ! seperti air dan en&er# tergantung stadium peradangan% Sekret yang mukus dihasilkan oleh akti,itas kelenjar sekretorik telinga tengah dan mastoid% Pada OMSK tipe jinak$ &airan yang keluar mukopus yang tidak erau  usuk yang sering kali seagai reaksi iritasi mukosa telinga tengah oleh per"orasi memran

timpani dan in"eksi% Keluarnya sekret iasanya hilang timul% Meningkatnya jumlah sekret dapat diseakan in"eksi saluran na"as atas atau kontaminasi dari liang telinga luar setelah mandi atau erenang% Pada OMSK stadium inakti" tidak dijumpai adannya sekret telinga% Sekret yang sangat au$ er+arna kuning au(au kotor memeri kesan kolesteatoma dan  produk degenerasinya% )apat terlihat keping(keping ke&il$ er+arna putih$ mengkilap% Pada

OMSK tipe ganas unsur mukoid dan sekret telinga tengah erkurang atau hilang karena rusaknya lapisan mukosa se&ara luas% Sekret yang er&ampur darah erhuungan dengan adanya jaringan granulasi dan polip telinga dan merupakan tanda adanya kolesteatom yang mendasarinya% Suatu sekret yang en&er erair tanpa nyeri mengarah kemungkinan tuerkulosis% '% 3angguan pendengaran

Ini tergantung dari derajat kerusakan tulang(tulang pendengaran% Biasanya dijumpai tuli kondukti" namun dapat pula ersi"at &ampuran% 3angguan pendengaran mungkin ringan sekalipun proses patologi sangat heat$ karena daerah yang sakit ataupun kolesteatom$ dapat menghamat unyi dengan e"ekti" ke "enestra o,alis% Bila tidak dijumpai kolesteatom$ tuli kondukti" kurang dari '@ d ini ditandai ah+a rantai tulang pendengaran masih aik% Kerusakan dan "iksasi dari rantai tulang pendengaran menghasilkan penurunan pendengaran leih dari >@ d% Beratnya ketulian tergantung dari esar dan letak per"orasi memran timpani serta keutuhan dan moilitas sistem pengantaran suara ke telinga tengah% Pada OMSK tipe maligna iasanya didapat tuli kondukti" erat karena putusnya rantai tulang pendengaran$ tetapi sering kali juga kolesteatom ertindak seagai penghantar suara sehingga amang pendengaran yang didapat harus diinterpretasikan se&ara hati(hati%7

Penurunan "ungsi kohlea iasanya terjadi perlahan(lahan dengan erulangnya in"eksi karena  penetrasi toksin melalui "oramen rotundum atau "istel lairin tanpa terjadinya lairinitis

(9)

supurati"% Bila terjadinya lairinitis supurati" akan terjadi tuli sara" erat$ hantaran tulang dapat menggamarkan sisa "ungsi koklea%

>% Otalgia ! nyeri telinga#

Nyeri tidak la<im dikeluhkan penderita OMSK$ dan ila ada merupakan suatu tanda yang serius% Pada OMSK keluhan nyeri dapat karena terendungnya drainase pus% Nyeri dapat erarti adanya an&aman komplikasi akiat hamatan pengaliran sekret$terpaparnya durameter atau dinding sinus lateralis$ atau an&aman pementukan ases otak% Nyeri telinga mungkin ada tetapi mungkin oleh adanya otitis eksterna sekunder% Nyeri merupakan tanda erkemang komplikasi OMSK seperti Petrositis$ superiosteal ases atau tromosis sinus lateralis%

-% Eertigo

Eertigo pada penderita OMSK merupakan gejala yang serius lainnya% Keluhan ,ertigo seringkali merupakan tanda telah terjadinya "istel lairin akiat erosi dinding lairin oleh kolesteatom% Eertigo yang timul iasanya akiat peruahan tekanan udara yang mendadak atau  pada panderita yang sensiti" keluhan ,ertigo dapat terjadi hanya karena per"orasi esar 

memran timpani yang akan menyeakan lairin leih mudah terangsang oleh peredaan suhu% Penyearan in"eksi ke dalam lairin juga akan meyeakan keluhan ,ertigo% Eertigo juga  isa terjadi akiat komplikasi sereelum% 1istula merupakan temuan yang serius$ karena in"eksi kemudian dapat erlanjut dari telinga tengah dan mastoid ke telinga dalam sehingga timul lairinitis dan dari sana mungkin erlanj ut menjadi meningitis% Uji "istula perlu dilakukan pada kasus OMSK dengan ri+ayat ,ertigo% Uji ini memerlukan pemerian tekanan positi" dan negati" pada memran timpani$ dengan demikian dapat diteruskan melalui rongga telinga tengah%

%II. TANDA KLINIS

Tanda(tanda klinis OMSK tipe maligna .

5% Adanya Ases atau "istel retroaurikular 

'% Jaringan granulasi atau polip diliang telinga yang erasal dari ka,um timpani% >% Pus yang selalu akti" atau erau usuk !aroma kolesteatom#

-% 1oto rontgen mastoid adanya gamaran kolesteatom% %III. &EME(IKSAAN &EN)N'AN$

Untuk melengkapi pemeriksaan$ dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seagai  erikut5$>.

Pemeriksaan Audiometri

Pada pemeriksaan audiometri penderita OMSK iasanya didapati tuli kondukti"% Tapi dapat  pula dijumpai adanya tuli sensotineural$ eratnya ketulian tergantung esar dan letak per"orasi

(10)

)erajat ketulian nilai amang pendengaran

•  Normal . (5@ dB sampai '4 dB • Tuli ringan . '; dB sampai -@ dB • Tuli sedang . -5 dB sampai // dB

• Tuli sedang erat . /4 dB sampai ;@ dB • Tuli erat . ;5 dB sampai 7@ dB

• Tuli total . leih dari 7@ dB%

Pemeriksaan *adiologi% 5% Proyeksi S&huller 

Memperlihatkan luasnya pneumatisasi mastoid dari arah lateral dan atas% 1oto ini  erguna untuk pemedahan karena memperlihatkan posisi sinus lateral dan tegmen>%

'% Proyeksi Mayer atau O+en$

)iamil dari arah dan anterior telinga tengah% Akan tampak gamaran tulang(tulang pendengaran dan atik sehingga dapat diketahui apakah kerusakan tulang telah mengenai struktur(struktur >%

>% Proyeksi Sten,er 

Memperlihatkan gamaran sepanjang piramid petrosus dan yang leih jelas memperlihatkan kanalis auditorius interna$ ,estiulum dan kanalis semisirkularis% Proyeksi ini menempatkan antrum dalam potongan melintang sehingga dapat menunjukan adanya pemesaran akiat'$>

-% Proyeksi 6hause III

Memeri gamaran atik se&ara longitudinal sehingga dapat memperlihatkan kerusakan dini dinding lateral atik% Politomogra"i dan atau 6T s&an dapat menggamarkan kerusakan tulang oleh karena kolesteatom>%

Bakteriologi

Bakteri yang sering dijumpai pada OMSK adalah Pseudomonas aeruginosa$

Sta"ilokokus aureus dan Proteus% Sedangkan akteri pada OMSA Streptokokus pneumonie$ D% in"luensa$ dan MoreFella kataralis% Bakteri lain yang dijumpai pada OMSK 8% 6oli$ )i"teroid$ Klesiella$ dan akteri anaero adalah Ba&teriodes sp5$'%

I*.&ENATALAKSANAAN

Terapi OMSK memerlukan +aktu ama dan harus erulang% Pengoatan penyakit telinga kronis yang e"ekti" harus didasarkan pada "aktor("aktor penyeanya dan pada stadium  penyakitnya% Bila didiagnosis kolesteatoma$ maka mutlak harus dilakukan operasi$ tetapi oat(

oatan dapat digunakan untuk mengontrol in"eksi seelum operasi%

Prinsip pengoatan tergantung dari jenis penyakit dan luas in"eksi$ dimana pengoatanannya diagi atas.

• Konser,ati"  • Pemedahan

(11)

O MSK Benigna Tenang

Keadaan ini tidak memerlukan pengoatan$ dan dinasehatkan untuk jangan mengorektelinga$ air jangan masuk ke telinga se+aktu mandi$ dilarang erenang dan segera eroat ila menderita in"eksi saluran na"as atas% Bila "asilitas memungkinkan seaiknya dilakukan operasi rekonstruksi !miringoplasti$ timpanoplasti# untuk men&egah in"eksierulang serta gangguan  pendengaran%

O MSK Benigna Akti" 

Prinsip pengoatan OMSK enigna akti" adalah .

 Memersihkan liang telinga dan ka,um timpani

 Pemerian antiiotika .

o antiiotika2antimikroa topikal o antiiotika sistemik 

Pemersihan liang telinga dan ka,um timpan !aural toilet#

Tujuan aural toilet adalah memuat lingkungan yang tidak sesuai untuk perkemangan mikroorganisme$ karena sekret telinga merupakan media yang aik agi perkemangan mikroorganisme% Pemersihan ka,um timpani dengan menggunakan &airan pen&u&i telinga  erupa larutan D'O' > selama >(/ hari% 3aram "aal agar lingkungan ersi"at asam sehingga

merupakan media yang uruk untuk pertumuhan kuman% Pemerian antiiotik topikal

 Setelah sekret erkurang$ terapi dilanjutkan dengan memerikan oat tetes telinga yang mengandung antiiotika dan kortikosteroid$ hal ini dikarenakan iasanya ada gangguan ,askularisasi ditelinga tengah sehingga antiiotika oral sulit men&apai sasaran optimal% 6ara  pemilihan antiiotika yang paling aik adalah erdasarkan kultur kuman penyea dan uji

resistensi%

Preparat antiiotika topikal untuk in"eksi telinga tersedia dalam entuk tetes telinga dan mengandung antiiotika tunggal atau kominasi$ jika perlu ditamahkan kortikosteroid untuk mengatasi mani"estasi alergi lokal% Oat tetes yang dijual di pasaran saat ini anyak  mengandung antiiotika yang ersi"at ototoksik% Oleh sea itu$ jangan dierikan se&ara terus menerus leih dari 5(' minggu atau pada OMSK yang sudah tenang%

Antiiotika yang sering digunakan untuk OMSK adalah. 5% Kloram"enikol

=osin et% al !57C># melakukan penelitian pada >@ penderita OMSK jinak akti"  mendapatkan ah+a sensisti"itas kloram"enikol terhadap masing(masing kuman adalah seagai erikut. Ba&teroides sp% !7@#$ Proteus sp% !;>$>>#$ Ba&illus sp% !4'$'>#$ Staphylo&o&&us sp% !4@#$ dan Pseudomonas sp% !5-$'>#%

(12)

'% Polimiksin B atau Polimiksin 8

Oat ini ersi"at akterisid terhadap kuman gram negati"$ Pseudomonas$ 8%&oli$Klesiella$ dan 8nteroakter tetapi tidak e"ekti" !resisten# terhadap kuman 3ram  positi" seperti Proteus dan B% 1ragilis dan toksik terhadap ginjal dan susunan sara"%

>% 3entamisin

3entamisisn adalah antiiotika deri,at amino"likosida dengan spektrum yang luas dan akti" untuk mela+an organisme 3ram positi" dan negati"% Saah satu ahaya dari  pemerian gentamisin tetes telinga adalah kemungkinan terjadinya kerusakan telinga dalam% Telah diketahui ah+a pemerian gentamisin se&ara sistemik akan menyeakan e"ek ototoksik%

-% O"loksasin

O"loksasin mempunyai akti"itas yang kuat untuk akteri 3ram negati" dan positi" dan  ekerja dengan &ara menghamat en<im )NA gyrase% Pada OMSK dengan per"orasi memrana timpani$ konsentrasi tinggi o"loksasin telah ditemukan >@ menit setelah  pemerian solutio o"loksasin @$>% Berdasarkan penelitian$ pemakain tetes sipro"loksasin leih erhasil dan leih murah diandingkan tetes kloram"enikol$ dan tidak dijumpai e"ek ototoksik% Keuntungan lainnya o"loksasin dapat dierikan se&ara tunggal tanpa antiiotik oral%

Antiiotik oral

Se&ara oral$ dapat dierikan antiiotika golongan ampisilin atau eritromisin seelum hasil tes resistensi diterima% Pada in"eksi yang di&urigai penyeanya telah resisten terhadap ampisilin$ dapat dierikan ampisilin(asam kla,ulanat% Pemerian antiiotika tidak leih dari 5 minggu dan harus disertai pemersihan sekret%

Terapi antiiotika sistemik yang dianjurkan pada OMSK adalah. 5% Pseudomonas. aminogliosida G karenisilin

'% P% Mirailis. ampisilin atau se"alosporin

>% P%morganii$ P%,ulgaris . aminoglikosida Gkarenisilin -% Klesiella. se"alosporin atau aminoglikosida

/% 8%&oli. ampisilin atau se"alosporin

4% S%aureus antis(sta"ilikokus. penisiln$ se"alos"orin$ eritromisin$ aminoglikosida ;% Streptokokus. penisilin$ se"alos"orin$ ertiromisin$ sminoglikosida

C% B% 1ragilis. klindamisin%

Metronida<ol mempunyai e"ek akterisid untuk kuman anaero% Metronida<ol dapat dierikan pada OMSK akti" dosis -@@ mg > kali sehari$ selama ' minggu atau '@@ mg per C jam selama '(- minggu% Antiiotika golongan kuinolon tidak dianjurkan untuk anak erusia dia+ah 54 tahun%

Bila sekret telah kering tetapi per"orasi masih ada setelah dioser,asi selama ' ulan maka idealnya dilakukan miringoplasti atau timpanoplasti yang ertujuan untuk menghentikan

(13)

in"eksi se&ara permanen$ memperaiki memran timpani yang per"orasi$ men&ega terjadinya komplikasi serta memperaiki pendengaran%

Pemerian antiiotik se&ara topikal pada telinga dengan sekret yang anyak tanpa diersihkan dulu$ adalah tidak e"ekti"% Bila sekret erkurang2tidak progresi" lagi dierikan oat tetes yang mengandung antiiotik dan kortikosteroid% )ianjurkan irigasi dengan garam "aal agar  lingkungan ersi"at asam dan merupakan media yang urukuntuk tumuhnya kuman% Selain itu dikatakan ah+a tempat in"eksi pada OMSK sulit di&apai oleh antiiotika topikal% )jaa"ar dan 3ito+irjono menggunakan antiiotik topikal sesudah irigasi sekret pro"us dengan hasil &ukup memuaskan$ ke&uali kasus dengan jaringan patologis yang menetap pada telinga tengah dan ka,um mastoid% Mengingat pemerian oat topikal dimaksudkan agar masuk sampai telinga tengah$ maka tidak dianjurkan antiiotik yang ototoksik misalnya neomisin dan lamanya tidak  leih dari 5minggu% 6ara pemilihan antiiotik yang paling aik adalah dengan erdasarkan kulturkuman penyea dan uji resistensi%

Jenis pemedahan OMSK 

Ada eerapa jenis pemedahan atau teknik yang dapat dilakukan pada OMSK dengan mastoiditis kronis aik tipe aman atau ahaya$ antara lain.5

5% Mastoidektomi sederhana !simple MAstoide&tomy#%

Operasi ini dilakukan pada OMSK tipe aman yang dengan pengoatan konser,ati" tidak  semuh% )engan tindakan operasi ini dilakukan pemersihan ruangan mastoid dari  jaringan patologik% Tujuannya ialah supaya in"eksi tenang dan telinga tidak erair lagi%

Pada operasi ini "ungsi pendengaran tidak diperaiki%5

'% Mastoidektomi *adikal

Operasi ini dilakukan pada OMSK tipe ahaya dengan in"eksi atau kolesteotoma yang sudah meluas%

Pada operasi ini rongga mastoid dan ka,um tympani diersihkan dari semua jaringan  patologik dan men&egah komplikasi ke intrakranial% 1ungsi pendengaran tidak di  peraiki%

Kerugian operasi ini adalah pasien tidak diperolehkan erenang seumur hidupnya% Pasien harus dating dengan teratur untuk &ontrol$ supaya tidak terjadi in"eksi kemali% Pendengaran erkurang sekali$ sehingga dapat menghamat pendidikan atau karier   pasien%

Modi"ikasi operasi ini ialah dengan memasang tandur !gra"t# pada rongga operasi serta memuat meatoplast yang lear$ sehingga rongga operasi kering permanen$ tetapi terdapat &a&at anatomi$ yaitu meatus telinga luar menjadi lear%

(14)

>% Mastoidektomi radikal dengan Modi"ikasi -% Miringoplasti%

/% Timpanoplasti

Timpanoplasti adalah prosedur menghilangkan proses patologik didalam telinga tengah dan diikuti rekontruksi system konduksi suara pada telinga tengah%Timpanoplasti diajukan pertama kali oleh ?ullstein tahun 57/> yang kemudian memagi timpanoplasti menjadi E tipe pada tahun 57/4% Tujuan dari timpanoplasti itu sendiri ialah mengemalikan "ungsi telinga tengah $ men&egah in"eksi erulang dan memperaiki  pendengaran% Tujuan lainnya memersihkan semua jaringan patolgis dimana anatomi

dari meatus eksternus termasuk sulkus timpani utuh% Ka,um mastoid diuka untuk  menghindari system aerasi yang tertutup% Aerasi dapat diperoleh dengan memersihkan  penyumatan antara ka,um tympani$ antrum$ dan system sel mastoid%

Indikasi timpanoplasti dilakukan pada OMSK tipe aman dengan kerusakan yang leih  erat atau OMSK tipe aman yang tidak ias ditenangkan dengan pengoatan

medikamentosa%

Pada operasi ini selain rekontruksi memrane tympani sering kali harus dilakukan juga rekontruksi tulang pendengaran% Seelum rekontruksi dikerjakan leih dahulu dilakukan eksplorasi ka,um timpani dengan atau tanpa mastoidektomi$ untuk memersihkan  jaringan patologis%5

Tipe+tpe T impanop!a"ti Tipe I

)iseut juga miringoplasti% Operasi ini merupakan timpanoplasti yang paling ringan$ dengan melakukan rekontruksi hanya pada memrane tympani dan &angkokan ersandar pada maleus% Indikasioperasi ini dilakukan padaOMSK tipe aman yang sudah tenang dengan ketulian ringan yang hanya diseakan oleh per"orasi yang menetap%

Pada tipe I ini seharusnya dapat memulihkan pendengaran kondukti"sampai normal atau hamper normal%

Tipe II sampai tipe E dilakukan rekontruksi memrane timpani dan rekontruksi tulang  pendengaran%

(15)

4% Pendekatan ganda timpanoplasti !&omined Approa&h Tympanoplasty#

Operasi ini merupakan teknik operasi timpanoplasti yang dikerjakan pada kasus OMSK  tipe ahaya atau OMSK tipe aman dengan jaringan granulasi yang luas%

(16)

Tujuan operasi untuk menyemuhkan penyakit serta memperaiki pendengaran tanpa melakukan teknik mastoidektomi radikal !tanpa meruntuhkan dinding posterior liang telinga#%

 Memersihkan kolesteatoma dan jaringan granulasi ka,um timpani$ dikerjakan melalui dua jalan !&omined approa&h# yaitu melalui liang telinga dan rongga mastoid dengan melakukan timpanotomi posterior% Teknik operasi ini pada OMSK tipe ahaya elum disepakati oleh para ahli$ oleh karena sering terjadi kamuhnya kolesteatoma kemali%5

*. KOM&LIKASI OMSK 

Otitis media supurati"$ aik yang akut atau kronis mempunyai potensi untuk  menjadi serius dan menyeakan kematian% Tendensi otitis media mendapat komplikasi tergantung pada kelainan patologik yang menyeakan otore% ?alaupun demikian organisme yang resisten dan kurang e"ekti"nya pengoatan$ akan menimulkan komplikasi% iasanya komplikasi didapatkan pada pasien OMSK tipe maligna$ tetapi suatu otitis media akut atau suatu eksaserasi akut oleh kuman yang ,irulen pada OMSK tipe enigna pun dapat menyeakan komplikasi5$'%

Komplikasi otitis media terjadi apaila sa+ar pertahanan telinga tengah yang normal dile+ati$ sehingga in"eksi dapat menjalar ke struktur di sekitarnya% Pertahanan pertama adalah mukosa ka,um timpani$ yang mampu melokalisasi in"eksi% Sa+ar kedua adalah dinding tulang ka,um timpani dan sel mastoid% )inding pertahanan ketiga adalah jaringan granulasi% Penyearan se&ara hematogen dapat diketahui dengan adanya .

5% Komplikasi terjadi pada a+al in"eksi atau eksaserasi akut '% 3ejala prodromal tidak jelas

>% ada operasi$ didapatkan dinding tulang teling tengah utuh$ dan tulang serta lapisan muko  periosteal meradang dan mudah erdarah

Penyearan melalui erosi tulang dapat diketahui ila .

5% Komplikasi terjadi eerapa minggu atau leih setelah a+al penyakit '% 3ejala prodromal mendahului gejala in"eksi

>% Pada operasi ditemukan lapisan tulang yang rusak di antara "okus supurasi dengan struktur sekitarnya

Penyearan melalui jalan yang sudah ada dapat diketahui ila . 5% Komplikasi terjadi pada a+al penyakit

'% Serangan lairinitis atau meningitis erulang$ mungkin juga dapat ditemukan "raktur tengkorak$ ri+ayat operasi tulang$ atau ri+ayat otitis media yang sudah semuh >% Pada operasi ditemukan jalan penjalaran sa+ar tulang yang ukan karena erosiBila

dengan pengoatan medikamentosa tidak erhasil mengurangi gejala$ seperti otorea terus terjadi$ dan pada pemeriksaan otoskopik tidak menunjukkan erkurangnya reaksi

(17)

in"lamasi dan pengumpulan &airan$ maka harus di+aspadai kemungkinan terjadinya komplikasi% Pada stadium akut$ yang dapat merupakan tanda ahaya antara lainH naiknya suhu tuuh$ nyeri kepala$ atau adanya malaise$ dro+siness$ somnolen$ atau gelisah% )apat juga timulnya nyeri kepala di agian parietal atau oksipital$ dan adanya mual$ muntah proyektil$ serita kenaikan suhu adan yang menetap selama terapi$ merupakan tanda komplikasi intrakranial% Pada OMSK$ tanda penyearan  penyakit dapat terjadi setelah sekret erhenti$ karena menandakan adanya sekret  purulen yang terendung%

Perjalanan komplikasi in"eksi telinga tengah ke intra kranial harus mele+ati > ma&am lintasan5$' .

• )ari rongga telinga tengah ke selaput otak  • Menemus selaput otak%

• Masuk ke jaringan otak%

Insidensi terjadinya komplikasi dari otitis media kronik dan kolesteatoma sudah menurun sejak semakin anyaknya antiiotik pada a+al aad ke '@% Bagaimanapun$ komplikasi ini dapat terus terjadi$ dan isa erakiat "atal apaila tidak  diidenti"ikasi dan diterapi se&ara tepat% Terapi dari komplikasi otitis media kronik  tidak sama dengan penanganan terhadap otitis media akut$ karena iasanya memerlukan tindakan inter,ensi edah%

Otitis media kronik !OMK# dikenal seagai in"eksi atau in"lamasi persisten dari telinga tengah dan mastoid% Kondisi ini meliatkan per"orasi dari memran timpani$ dengan adanya &airan yang keluar dari telinga !otorrhea# se&ara intermiten atau terus(menerus% )engan terjadinya otomastoiditis kronis dan dis"ungsi dari tua eusta&hius yang persisten$ memran timpani melemah$ yang meningkatkan kemungkinan atelektasis telinga atau pementukan kolesteatoma%

Kedekatan dari telinga tengah dan mastoid ke intratemporal dan intrakranial meningkatkan risiko in"eksi terjadinya komplikasi dari struktur kompartemen yang  erlokasi di sekitar daerah itu% Otitis media akut !OMA# dan komplikasinya leoh ser ing terjadi  pada anak ke&il$ sedangkan komplikasi sekunder untuk otitis media kronis dengan atau tanpa

klesteatoma leih sering terjadi pada anak yang leih tua dan de+asa%

Komplikasi dari OMA dan OMK dikenal dengan menggunakan sistem klasi"ikasi yang diagi menjadi komplikasi intrakranial dan ekstrakranial% Komplikasi ekstrakranial diagi lagi menjadi komplikasi eFtratemporal dan intratemporal% Pengemangan dan  penggunaan antiiotik yang tepat dapat menurunkan komplikasi yang merugikan% Namun$ komplikasi dapat terus terjadi$ dan ke+aspadaan klinis diperlukan untuk deteksi dini dan

(18)

 pengoatan% Selanjutnya$ dengan terus erkemangnya patogen yang multi drug resistant$ komplikasi ini mungkin menjadi leih sering terjadi karena antiiotik yang ada saat ini menjadi kurang e"ekti"%

Komplikasi 8Ftra k ranial 5% Ases Superiosteal

Ases superiosteal adalah komplikasi ekstrakranial dari OMK yang paling sering terjadi% Ases ini terjadi di korteks mastoid ketika proses in"eksi dalam sel(sel udara mastoid meluas ke ruang superiosteal% Perluasan ini paling sering terjadi seagai akiat dari erosi korteks sekunder menjadi mastoiditis akut atau &oales&ent$ tetapi juga dapat terjadi seagai akiat dari perluasan ,askular sekunder menjadi phleitis dari ,ena mastoid% Ases superiosteal terlihat leih sering pada anak(anak muda dengan OMA$ tetapi juga ditemukan pada otitis kronis dengan dan tanpa &holesteatoma% 6holesteatoma dapat menghalangi aditus ad antrum$ men&egah terhuungnya dari isi dari mastoid yang terin"eksi dengan ruang telinga tengah dan tua eusta&hius% Ostruksi ini meningkatkan kemungkinan dekompresi yang in"eksius sampai korteks mastoid$ menyajikan klinis seagai ases superiosteal atau ases Be<old%

)iagnosis

Seringkali$ diagnosis ases superiosteal diuat atas dasar klinis% Umumnya$ pasien akan datang dengan gejala sistemik$ termasuk demam dan malaise$ ersama dengan tanda(tanda lokal$ termasuk daun telinga yang menonjol ke arah lateral dan in"erior$ dan juga terdapat daerah yang "luktuati"$ eritematosa$ dan nyeri di elakang telinga% Bila diagnosis tidak pasti  pada e,aluasi klinis$ 6T s&an kontras dapat menunjukkan ases dan mungkin de"ek kortikal  pada mastoid% Seuah kasus dapat diuat untuk 6T s&an kontras dari tulang temporal pada semua pasien dengan gejala(gejala ini$ untuk memantu dalam peren&anaan terapi dan untuk menyingkirkan kemungkinan komplikasi lainnya% Mastoiditis tanpa ases$ lim"adenopati$ ases super"isial$ dan kista seasea terin"eksi adalah kemungkinan lain yang harus disingkirkan%

'% Ases Be<old

Ases Be<old adalah ases &er,i&al yang erkemang mirip dengan ases superiosteal se&ara patologi% )engan adanya mastoiditis &oales&ent$ jika korteks mastoid terkena pada ujungnya$ seagai la+an dari korteks lateral$ ases akan erkemang di leher$ dalam sampai sternokleidomastoid% Ases ini dideskripsikan seagai massa yang dalam dan lemut pada leher% Karena ases erkemang dari sel(sel udara di

(19)

ujung mastoid$ ini ditemukan pada anak(anak yang leih tua dan orang de+asa$ di mana  pneumatisasi dari mastoid telah diperpanjang sampai ke ujung% Seagian esar dari ases ini adalah hasil dari ekstensi langsung melalui korteks$ selain itu adalah dari transmisi melalui korteks utuh dengan &ara phleitis ,ena mastoid% Meskipun ases Be<old adalah komplikasi dari OMA dengan mastoiditis yang leih sering terjadi pada anak(anak$ ases ini juga dikenal seagai komplikasi dari OMK dengan &holesteatoma%

)iagnosis

6T s&an kontras dari leher dan mastoid dianjurkan untuk memuat diagnosis dari ases Be<old% Presentasi dari pemesaran massa yang dalam dan lemut di leher harus diedakan dari in"lamasi lim"adenopati leher$ yang sulit atas dasar klinis saja% 6T s&an ases Be<old yang menunjukkan ases melingkar yang meningkat dengan peradangan di sekitarnya$ dapat menunjukkan dehis&en&e tulang di ujung mastoid$ dan dapat memantu dalam  peren&anaan operasi%

Komplikasi Intratemporal 5% 1istula =airin

1istula lairin terus menjadi salah satu komplikasi yang paling umum dari otitis kronis dengan &holesteatoma$ dan telah dilaporkan terjadi pada sekitar ; dari kasus% Beerapa keadaan ini leih mengganggu ahli edah otologi& daripada terdapatnya seuah lairin teruka yang ditemukan pada saat operasi &holesteatoma% *isiko kehilangan pendengaran sensorineural yang signi"ikan seagai akiat manipulasi edah memuat lairin teruka dan pengelolaannya menjadi topik yang sangat kontro,ersial%

Karena lokasinya di dekat antrum$ kanalis semisirkularis hori<ontal adalah agian yang  paling sering terliat dari lairin$ dan menyumang sekitar 7@ dari "istula ini% Meskipun kanal horisontal iasanya terliat$ "istula dapat terjadi di kanal posterior dan superior$ dan di koklea itu sendiri% 1istula koklea dikaitkan dengan insidensi terjadinya gangguan  pendengaran yang jauh leih tinggi ditemui diandingkan dengan lairin "istula%

8rosi tulang dari kapsul oti& dapat terjadi melalui dua proses yang  ereda% )engan terdapatnya &holesteatoma$ mediator diakti"kan dari matriks$ atau

tekanan dari &holesteatoma itu sendiri$ dapat menyeakan osteolisis dan memuka lairin%  Namun$ "istula lairin dapat terjadi dari resorpsi kapsul oti& karena mediator in"lamasi ila

tidak ada &holesteatoma$ yang iasanya terjadi pada OMK dengan granulasi%

Salah satu alasan kontro,ersi dalam memahas "istula ini adalah kurangnya sistem pemagian stadium yang dapat diterima% Beerapa sistem telah diusulkan% Sistem diperkenalkan oleh )ornho""er dan Mile+ski$ sistem ini erkaitan dengan

(20)

keterliatan lairin yang mendasarinya% 1istula dengan erosi tulang dan endosteum utuh diklasi"ikasikan seagai stadium I "istula% Jika endosteum ini terkena$ namun ruang perilymphati& tidak$ "istula ini diklasi"ikasikan seagai stadium II a% Ketika perilymph ini terkena oleh penyakit atau sengaja disedot$ "istula dikategorikan seagai stadium II % Stadium III menunjukkan ah+a lairin memran dan endolymph telah terganggu oleh penyakit atau inter,ensi edah%

)iagnosis

Pasien yang memiliki erosi yang signi"ikan dari lairin klasik ini datang dengan ,ertigo sujekti" dan tes "istula yang positi" pada pemeriksaan% Sayangnya$ gamaran klasik tidak  sensiti" dalam identi"ikasi preoperati" "istula% Eertigo periodik atau disekuilirium yang signi"ikan ditemukan pada 4' sampai 4- dari pasien yang memiliki "istula seelum operasi% Tes "istula positi" dalam >' sampai /@ dari pasien yang ditemukan memiliki "istula selama eksplorasi edah% Meskipun kehilangan pendengaran sensorineural ditemukan di seagian esar pasien !4C#$ itu ukan indikator yang sensiti" untuk "istula%

Meskipun adanya gangguan pendengaran sensorineural$ ,ertigo$ atau tes "istula  positi" pada pasien yang memiliki &holesteatoma harus meningkatkan ke&urigaan untuk "istula$ tidak adanya tanda(tanda tadi tidak menjamin lairin tulang utuh% Dal ini seagai alasan ah+a  pendekatan edah yang ijaksana adalah dengan mengasumsikan adanya "istula di setiap kasus

&holesteatoma$ untuk men&egah komplikasi yang tak terduga%

?alaupun pen&itraan uni,ersal untuk semua pasien yang memiliki &holesteatoma elum standar$ tinjauan literatur menunjukkan ah+a penggunaan pen&itraan 6T pra operasi meningkat% Karena ketidakmampuan untuk se&ara akurat mendiagnosis "istula preoperati" atas dasar klinis$ peningkatan dalam pen&itraan merupakan upaya untuk meningkatkan deteksi suatu lairin$ ner,us "a&ialis $ atau dura yang terkena$ untuk memantu dalam peren&anaan operasi% Sayangnya$ kemampuan untuk mendeteksi "istula se&ara akurat pada 6T pra operasi telah dilaporkan seagai /; sampai 4@% )alam laporan saat ini 6T s&an tidak leih sensiti"  daripada anamnesis dan pemeriksaan "isik dalam mendeteksi "istula lairin% )iagnosis de"initi" untuk "istula hanya diuat intraoperati"$ yang menegaskan kemali keutuhan untuk menangani semua kasus &holesteatoma dengan hati(hati%

'% Mastoiditis 6oales&ent

Mastoiditis adalah spektrum penyakit yang harus dide"inisikan dengan tepat untuk  diterapi se&ara memadai% Mastoiditis$ dide"inisikan seagai penealan mukosa atau e"usi mastoid$ adalah umum dalam suatu otitis akut atau kronis$ dan dilihat se&ara rutin pada 6T s&an%

(21)

Mastoiditis se&ara klinis menyajikan postauri&ular eritema$ nyeri$ dan edema$ dengan daun telinga ke arah posterior dan in"erior% Pemeriksaan leih lanjut diindikasikan untuk menentukan pengoatan yang paling tepat%

)iagnosis

)engan adanya mastoiditis klinis$ 6T s&an harus dilakukan untuk menge,aluasi ases superiosteal atau mastoiditis &oales&ent% Mastoiditis 6oales&ent adalah proses akut$ in"eksi tulang mastoid$ dengan kehilangan karakteristik tulang traekuler% Ini adalah komplikasi yang jarang terjadi$ dan terlihat iasanya pada anak(anak muda dengan OMA%

Klasik$ mastoiditis &oales&ent digamarkan seagai terjadi di mastoid yang terpneumatisasi pada OMA yang tidak sempurna dioati$ sedangkan otitis kronis dan &holesteatoma terjadi pada tulang temporal sklerotik% Namun$ seanyak '/ dari kasus mastoiditis &oales&ent telah dilaporkan terjadi pada tulang temporal sklerotik dengan OMK dan &holesteatoma%

>% 1a&ial Paralysis

Otogeni& yang menyeakan kelumpuhan sara" +ajah termasuk OMA$ OMK  tanpa &holesteatoma$ dan &holesteatoma% ang pertama iasanya terjadi dengan saluran tua pe&ah dalam segmen timpani$ yang memungkinkan kontak langsung mediator in"lamasi dengan sara" +ajah itu sendiri% OMK dengan atau tanpa &holesteatoma dapat mengakiatkan kelumpuhan +ajah melalui keterliatan sara" pe&ah$ atau melalui erosi tulang% Kelumpuhan +ajah sekunder untuk OMA sering terjadi pada anak dengan paresis tidak  lengkap yang datang tia(tia dan iasanya singkat dengan pengoatan yang tepat%

)i sisi lain$ kelumpuhan sekunder pada OMK atau &holesteatoma sering menyeakan kelumpuhan +ajah progresi" lamat dan memiliki prognosis yang leih uruk%

)iagnosis

)iagnosis kelumpuhan +ajah otogeni& diuat atas dasar klinis% Paresis atau kelumpuhan +ajah pada OMA$ OMK$ atau &holesteatoma ukanlah diagnosis yang sulit untuk diuat hanya dengan pemeriksaan sendiri% Peran diagnostik pen&itraan 6T dipertanyakan%

Meskipun 6T s&an tidak diperlukan$ dapat erguna dalam peren&anaan terapi dan konseling pasien% Ketika &holesteatoma meliatkan saluran tua$ juga dapat mengikis struktur seperti lairin atau tegmen% Selanjutnya$ tingkat erosi tulang dari kanal tua dan derajat keterliatannya leih dapat dinilai pada 6T%

Komplikasi Intrakranial 5% Meningitis

Meningitis adalah komplikasi intrakranial yang paling umum dari OMK$ dan OMA adalah penyea sekunder yang paling umum dari meningitis% )alam seri teraru komplikasi OMK$ meningitis terjadi pada sekitar @$5 dari suyek% Meskipun ini tetap merupakan komplikasi yang signi"ikan$ tingkat kematian akiat meningitis otiti& telah menurun

(22)

se&ara signi"ikan$ dari >/ di era preantiioti& sampai / di era postantiioti&% Meningitis dapat mun&ul dari tiga rute otogeni& yang ereda. penyearan hematogen dari meninges dan ruang suara&hnoid$ menyear dari telinga tengah atau mastoid melalui saluran yang telah terjadi !"isura Dyrtl#$ atau melalui erosi tulang dan penyuluhan langsung% )ari ketiga kemungkinan$ meningitis otogeni& paling umum adalah hasil dari penyearan hematogen%

)iagnosis

)iagnosis &epat meningitis ergantung pada pengenalan dari tanda(tanda peringatan oleh dokter% Tanda(tanda ah+a harus meningkatkan ke&urigaan komplikasi intrakranial termasuk demam persisten atau intermiten$ mual dan muntahH iritailitas$ letargi$ atau sakit kepala persisten% Tanda(tanda yang juga memantu diagnosis proses intrakranial meliputi peruahan ,isualH kejang onset aru$ kaku kuduk$ ataksia$ atau status mental menurun% Jika ada tanda(tanda men&urigakan itu terjadi$ pengoatan segera dan pemeriksaan leih lanjut sangat penting% Antiiotik spektrum luas$ seperti se"alosporin generasi ketiga$ harus dierikan selama tes diagnostik sedang dilakukan% 6T s&an atau M*I kontras akan menunjukkan peningkatan karateristik meningeal dan menyingkirkan komplikasi intrakranial tamahan yang dikenal terjadi pada hingga /@ dari kasus ini% )engan tidak  adanya e"ek massa yang signi"ikan pada pen&itraan$ pungsi lumal harus dilakukan untuk  mengkon"irmasi diagnosis dan memungkinkan untuk kultur dan tes sensiti,itas%

'% Ases Otak

Ases otak adalah komplikasi intrakranial kedua yang paling umum dari otitis media setelah meningitis$ tetapi mungkin yang paling mematikan% Bereda dengan meningitis$ yang leih sering diseakan oleh OMA$ otak ases hampir selalu merupakan hasil dari OMK% =ous temporal dan otak ke&il yang paling sering terkena dampaknya% Ases ini  erkemang seagai hasil dari perpanjangan hematogen sekunder menjadi tromo"leitis di

hampir semua kasus$ tetapi erosi tegmen dengan ases epidural dapat menyeakan ases lous temporal% Dasil kultur dari ases ini iasanya steril$ dan$ ila positi"$ iasanya mengungkapkan "lora &ampur$ namun Proteus yang leih sering dikultur daripada patogen lain% Perkemangan klinis yang terlihat pada pasien ini terjadi dalam tiga tahap% Tahap pertama digamarkan seagai tahap ense"alitis$ dan termasuk gejala seperti "lu yaitu gejala demam$ kekakuan$ mual$  peruahan status mental$ sakit kepala$ atau kejang% Tahap ini diikuti oleh laten$ diam atau di mana gejala akut mereda$ namun kelelahan umum dan kelesuan ertahan% Tahap ketiga dan terakhir menandai kemalinya gejala akut$ termasuk sakit kepala parah$ muntah$ demam$

(23)

 peruahan status mental$ peruahan hemodinamik dan peningkatan tekanan intrakranial% Tahap ketiga adalah diseakan rongga ases yang pe&ah atau meluas%

)iagnosis

Seperti dengan meningitis$ setiap gejala yang mungkin mengindikasikan keterliatan intrakranial memutuhkan tindakan &epat% )engan adanya gejala ini$ 6T s&an atau M*I kontras harus dipesan sementara IE antimikroa terapi dimulai% Untuk ases otak$ M*I leih unggul% Meskipun M*I memerikan detil yang leih aik mengenai ases sendiri$ 6T s&an memerikan in"ormasi erharga tentang erosi tulang mastoid$ dan dapat memantu dalam menentukan penyea ases dan pilihan pengoatan yang paling tepat% Pen&itraan itu sendiri adalah diagnostik ases parenkim yang signi"ikan$ dan e,aluasi menyeluruh dari pen&itraan diperlukan untuk menyingkirkan komplikasi intrakranial se&ara ersamaan$ atau ukti tekanan intrakranial meningkat%

>% Tromosis Sinus =ateral

Sinus sigmoid atau tromosis sinus lateralis merupakan komplikasi yang terkenal dari otitis media dimana ter&atat 5; sampai 57 kasus dari komplikasi intrakranial% Kedekatan dari telinga tengah dan sel udara mastoid ke sinus ,ena dural memudahkan mereka untuk menjadi tromosis dan tromo"leitis sekunder terhadap in"eksi dan  peradangan di telinga tengah dan mastoid% Keterliatan sinus sigmoid atau lateral dapat hasil dari erosi tulang sekunder untuk OMK dan &holesteatoma$ dengan perpanjangan langsung dari proses menular ke ruang perisinus$ atau dari penyearan ruang dari tromo"leitis ,ena mastoid% Setelah sinus telah terliat$ dan tromus intramural  erkemang$ dapat menghasilkan sejumlah komplikasi yang serius% Didrose"alus Otiti& dikenal untuk mempersulit sejumlah esar kasus ini% Bekuan yang terin"eksi dapat menyear  ke arah proFimal meliatkan pertemuan sinus !tor&ular herophili# dan sinus sagital$ menyeakan hidrose"alus yang mengan&am ji+a$ atau menyear ke arah distal untuk  meliatkan ,ena jugularis interna% Keterliatan ,ena jugularis interna meningkatkan risiko emoli paru septik%

)iagnosis

Presentasi klasik dari tromosis sinus sigmoid atau lateral adalah adanya demam tinggi yang tajam dalam pola pi&ket "en&e$ sering terlihat dengan sakit kepala dan malaise umum% Seperti anyak komplikasi ini$ tingkat ke&urigaan yang tinggi diperlukan karena demam spiking mungkin tumpul oleh penggunaan antiiotik ersamaan% )engan adanya demam tinggi spiking$ atau kepedulian untuk tekanan intrakranial meningkat$ 6T s&an harus dikontraskan dilakukan untuk melihat tromo"leitis% )inding sinus akan leih &erah dengan kontras dan menghasilkan tanda delta karakteristik yang erkaitan dengan tromosis sinus% )engan

(24)

adanya tromosis sinus signi"ikan$ seuah Eenogram resonansi magnetik M*I dijamin$ karena mereka dapat digunakan serial untuk menge,aluasi propagasi gumpalan atau resolusi%

-% Ases 8pidural

Adanya ases epidural sering dapat memahayakan dalam perkemangan% Ases ini erkemang seagai hasil dari penghan&uran tulang dari &holesteatoma atau dari mastoiditis &oales&ent% Tanda(tanda dan gejala tidak ereda se&ara signi"ikan dari yang ditemukan dalam OMK% Kadang(kadang$ iritasi dural dapat mengakiatkan peningkatan otalgia atau sakit kepala yang er"ungsi seagai tanda menyangkut di latar elakang OMK%

Karena komplikasi ini tidak egitu jelas dalam presentasi klinis$ sehingga sering ditemukan se&ara keetulan pada saat operasi &holesteatoma atau 6T s&an untuk  keperluan lain%

)iagnosis

Tidak seperti komplikasi intrakranial lainnya$ tidak ada gejala yang sensiti" atau spesi"ik  sugesti" dari proses penyakit ini% Ke&urigaan klinis yang tinggi diperlukan untuk  mendiagnosis ases epidural seelum operasi% Kehadiran otalgia meningkat atau sakit kepala seaiknya meningkatkan ke&urigaan untuk komplikasi intrakranial% 6T s&an atau M*I kontras &ukup untuk mendiagnosis ases ini% Bahkan dengan e,aluasi yang &ermat$ diagnosis ini sering diuat pada saat operasi%

/% Otiti& Dydro&ephalus

Otiti& hidrose"alus digamarkan seagai tanda(tanda dan gejala menunjukkan  peningkatan tekanan intrakranial dengan =6S yang normal pada pungsi lumal$

yang dapat hadir seagai komplikasi dari OMA$ OMK$ atau operasi otologi&% Didrose"alus Otiti& sampai sekarang elum dipahami seluruhnya$ egitu juga dari sisi pato"isiologi Ini adalah seuah ironi karena kondisi ini dapat ditemukan tanpa otitis$ dan pasien tidak memiliki ,entrikel yang melear menunjukkan tanda hidrose"alus% Symonds$ yang men&iptakan istilah otiti& hidrose"alus$ merasa ah+a kondisi ini dikemangkan dari in"eksi sinus !trans,ersal# lateral$ dengan perluasan thromophleitis ke pertemuan sinus untuk meliatkan sinus sagital superior% Peradangan atau in"eksi dari sinus sagital superior men&egah penyerapan =6S melalui ,ili ara&hnoid$ sehingga tekanan intrakranial meningkat% Dal ini iasanya terjadi tromo"leitis menular seagai akiat dari in"eksi otologi&$ tetapi eerapa kasus juga terdapat  pada kasus tanpa operasi otologi& atau otitis% Selanjutnya$ meskipun tromosis sinus

lateral iasanya ditemukan pada hidrose"alus otiti&$ kasus telah dilaporkan tanpa tromosis sinus dural%

(25)

)iagnosis

)iagnosis hidrose"alus otiti& memutuhkan tingkat ke&urigaan yang tinggi untuk mengenali gejala sugesti"% 3ejala(gejala yang ditemukan pada pasien ini adalah akiat dari tekanan intrakranial yang meningkat dan menyear termasuk sakit kepala$ mual$ muntah$  peruahan ,isual$ dan kelesuan% Kehadiran gejala ini memerlukan pemeriksaan menyeluruh dan pen&itraan% Pemeriksaan "undos&opi& harus dilakukan untuk menge,aluasi  papilledema seagai ukti tekanan intrakranial meningkat% M*I dan M*E harus dilakukan untuk menge,aluasi untuk pemesaran ,entrikel$ atau komplikasi intrakranial yang lain$ seperti tromosis sinus yang signi"ikan dengan ostruksi% Peningkatan tekanan intrakranial dengan gejala klinis dan papilledema tanpa adanya dilatasi ,entrikel atau meningitis sudah &ukup untuk  memuat diagnosis ini% M*E akan mengkon"irmasi keeradaan dan tingkat tromosis sinus dural$ tetapi tidak diperlukan untuk memuat diagnosis hidrose"alus otiti&%

,A, III KESIM&)LAN

Otitis media supurati" kronik !OMSK# merupakan peradangan atau in"eksi kronis yang mengenai mukosa dan struktur tulang di dalam ka,um timpani$ ditandai dengan per"orasi memran timpani$ sekret yang keluar terus(menerus atau hilang timul% Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan "isik$ pasien didiagnosis menderita OMSK% Berdasarkan

(26)

anamnesa$ pasien mengeluhkan keluarnya &airan dari telinga kanan yang kumat(kumatan$ dimana sekret a+alnya er+arna putih$ en&er dan tidak erau$ kemudian menjadi agak kental$ kekuningan$ dan erau% Pasien juga mengeluhkan nyeri kepala dan nyeri pada telinga kanan% Pasien juga mengeluhkan pendengaran pada telinga kanan menurun%

Penurunan pendengaran pada pasien OMSK tergantung dari derajat kerusakan tulang( tulang pendengaran yang terjadi% Biasanya dijumpai tuli kondukti"$ namun dapat pula terjadi tuli persepsi yaitu ila telah terjadi in,asi ke lairin$ atau tuli &ampuran%

3angguan pendengaran mungkin ringan sekalipun proses patologi sangat heat$ karena daerah yang sakit ataupun kolesteatom$ dapat menghamat unyi sampai dengan e"ekti" ke "enestra o,alis%

Beratnya ketulian tergantung dari esar dan letak per"orasi memran timpani serta keutuhan dan moilitas sistim pengantaran suara ke telinga tengah% Pada pasien ini dari hasil pemeriksaan didapatkan per"orasi sentral pada memran timpani% )alam proses penyemuhannya dapat terjadi penumuhan epitel skuamosa ke dalam telinga tengah% Kadang(kadang  perluasan lapisan tengah ini ke daerah atik mengakiatkan pementukan kantong dan kolesteatom% Pementukan kolesteatom ini akan menekan tulang(tulang di sekitarnya sehingga mengakiatkan terjadinya destruksi tulang$ yang ditandai dengan sekret yang kental dan erau% Prinsip pengoatan pasien OMSK enigna tenang adalah tidak memerlukan  pengoatan$ dan dinasehatkan untuk jangan mengorek telinga$ air jangan masuk ke telinga se+aktu mandi$ dilarang erenang dan segera eroat ila menderita in"eksi saluran na"as atas% Bila "asilitas memungkinkan seaiknya dilakukan operasi rekonstruksi !miringoplasti$ timpanoplasti# untuk men&egah in"eksi erulang serta gangguan pendengaran%

)A1TA* PUSTAKA

5% )jaa"ar A% Kelainan telinga tengah% )alam. Soepardi 8A$ Iskandar N$ 8d% Buku ajar  ilmu kesehatan telinga hidung tenggorok kepala leher% 8disi kelima% Jakarta. 1KUI$ '@@5% h% -7(4'

'% Adams 1=$ Boies =*$ Digler PA% Buku Ajar Penyakit TDT% 4th ed% JakartaH Balai Penerit 1KUIH 577;

>% Delmi% Komplikasi otitis media supurati" kronis dan mastoiditis% )alam. Soepardi 8A$ Iskandar N$ 8d% Buku ajar ilmu kesehatan telinga hidung tenggorok kepala leher% 8disi kelima% Jakarta. 1KUI$ '@@5% h% 4>(;>

(27)

-% Paparella MM$ Adams 3=$ =e,ine S6% Penyakit telinga tengah dan mastoid% )alam. 8""endi D$ Santoso K$ 8d% BOI8S uku ajar penyakit TDT% 8disi 4% Jakarta. 836$ 577;. CC(55C

/% Berman S% Otitis media in de,eloping &ountries% Pediatri&s% July '@@4% A,ailale "rom U*=. http.22+++%pediatri&s%org2

4% Thapa N$ Shirasta, *P% Intrakranial &ompli&ation o" &hroni& suppurati" otitis media$ atti&o(antral type. eFperien&e at TUTD% J Neuros&ien&e% '@@-H 5. >4(>7 A,ailale "rom U*=. http.22+++%jneuro%org2

;% 6ou<os S$ =ea T$ Mueller *$ Murray *$ 6ulong M% 8""e&ti,eness o" ototopi&al antiioti&s "or &hroni& suppurati,e otitis media in Aoriginal &hildren. a &ommunity(ased$ multi&entre$ doule(lind randomised &ontrolled trial% Medi&al Journal o" Australia% '@@>% A,ailale "rom U*=. http.22+++%mja%&om%au2

C% )ugdale A8% Management o" &hroni& suppurati,e otitis media% Medi&al Journal o"  Australia% '@@-% A,ailale "rom U*=. http.22+++%mja%&om%au2

7% Miura MS$ Krumennauer *6$ Neto J1=% Intrakranial &ompli&ation o" &hroni& suppurati" otitis media in &hildren% Bra<illian Journal o" Otorhinolaringology% '@@/% A,ailale "rom U*=. http.22+++%rorl%org%r2

10.Eesterager E% 1ortnightly re,ie+. tinnitusin,estigation and management% BMJ%

Referensi

Dokumen terkait

Perjalanan Dinas Luar Daerah 130,890,000 Koordinasi dan sosialisasi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Pertanian 206,400,000 Penggandaan Pengembangan sumber daya alam dan

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Jaminan Rawat Inap Jaminan Rawat Jalan Jaminan terjadinya kecelakaan kerja Jaminan Kematian Jaminan Terhadap kematian karyawan

Mata kuliah untuk menyiapkan pameran yang diawali dengan konten, konsep, data-data, eksekusi karya meliputi: desain Grafis, teknik audio visual, media cetak, media

Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 12 Tahun 2019 tentang Penyertaan Modal kepada Perumda Air Minum Tirta Raharja bertujuan untuk

and mandra s.ad.am strings in places where long syllables or jad.d.a aks.aram s ( aks.aram s in which two consonents occur without a vowel in between) without mising the time

Pertama-tama, orang harus mengeluarkan uang yang banyak, termasuk pajak yang tinggi, untuk membeli mobil, memiliki surat ijin, membayar bensin, oli dan biaya perawatan pun

(a) Bagi siswa, Pengalaman belajar yang telah berhasil meningkatkan hasil belajar serta interaksi siswa dalam berkelompok dan berkerjasama antar siswa hendaknya selalu

[r]