K A T A P E N G A N T A R
Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan setiap kekuatan yang diberikan-Nya hingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul "Penentuan Efektivitas dan Konsentrasi Ekstrak Terfermentasi Serai (Cymbopogon citratus D C . ) dan Babadotan {Agemtum conyzoides L.) Kering sebagai Biokontrol Crocidolomia binotalis Z."
Penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Dra. Andi Dahliaty, M.S. sebagai dosen pembimbing I dan Dr. Christine Jose sebagai dosen pembimbing I I yang telah banyak meluangkan waktu dan memberikan bimbingan, petunjuk, dukungan serta arahan dalam persiapan dan pelaksanaan penelitian hingga penyusunan laporan penelitian ini. Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Dra. Hj. Chainulfiffah.AM., M.Sc. selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau. Ucapan terima kasih juga penulis haturkan kepada Bapak Pembantu Dekan I , Drs. Yuharmen, M.Si, Bapak Pembantu Dekan I I , Dr. Adel Zamri,DEA, dan Bapak Pembantu Dekan I I I , Drs. Rolan Pane, M.Si.
2. Bapak Dr. Saryono sebagai ketua jurusan kimia FMIPA UNRI serta semua Bapak/Ibu dosen pengajar di jurusan kimia FMIPA UNRI yang telah memberikan ilmu kepada penulis hingga dapat menyelesaikan pendidikan di jurusan kimia.
3. Seluruh staf dan laboran di jurusan kimia FMIPA UNRI yang telah memberikan bantuannya selama penulis menyelesaikan pendidikan di jurusan kimia.
4. Kedua orangtuaku, Ayahanda B. Lumbantoruan dan Ibunda Sumarni yang telah mendedikasikan hidup dan menyatakan kasih untuk setiap anak-anaknya.
IDA Loan No. 4077 IND) sebagai penyandang dana penelitian {student grant) bagi penulis dalam menyelesaikan penelitian ini dengan surat kontrak pelaksanaan student grant No. 291/SG/I-MHERE/UNRI/2007 tanggal 30 Agustus 2007
6. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaikan skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Penulis berharap hasil penelitian ini berguna di kemudian hari dan dapat digunakan sebaik-baiknya. Semoga laporan penelitian ini merupakan langkah awal dari pemikiran dan aplikasi ilmu lebih lanjut.
Pekanbaru, Januari 2008
D A F T A R I S I Halaman A B S T R A C T i RINGKASAN " K A T A PENGANTAR i i i D A F T A R I S I V D A F T A R T A B E L v i i D A F T A R G A M B A R viii D A F T A R L A M P I R A N x BAB I. PENDAHULUAN 1 Latar Belakang 1 1.2. Perumusan Masalah 3 L3. Tujuan dan Manfaat Penelitian 3
BAB I I . TINJAUAN P U S T A K A 4
2.1. Pestisida 4 2.1.1. Defenisi umum pestisida 4
2.1.2. Klasifikasi pestisida menumt OPT sasarannya 5
2.1.3. Jenis racun pestisida 6 2.1.4. Cara kerja dan dampak racun pestisida 6
2.2. Biokontrol Alami 7 2.3. Ekstrak Tanaman Terfermentasi 8
2.3.1. Fermentasi 8 2.3.2. Effective Microorganisms (EM) 10
2.4. Antioksidan 14 2.5. Tanaman Serai 16 2.6. Tanaman Babadotan 18
B A B ffl. M E T O D O L O G I P E N E L I T I A N 23 3 1. Waktu dan Tempat Penelitian 23
3.2. AlatdanBahan 23 3.2.1. Alat yang digunakan 23
3.2.2. Bahan yang digunakan 23
3.3. Metoda Penelitian 23 3.4. Prosedur Penelitian 24
3.3.1. Persiapan ekstrak tanaman terfermentasi (ETT) serai {Cymbopogon citratus D.C.) dan babadotan
{Ageratum conyzoides L.) 24
3.3.2. Pengadaan hama Crocidolomia binotalis Z dari sawi 25
3.3.3. Uji bioaktivitas 25 3.3.4. Analisis total asam 26 3.3.5. Analisis aktivitas antioksidan 26
3.4. Analisis Data 27 B A B IV. H A S I L DAN P E M B A H A S A N 28
4.1. Hasil 28 4.1.1. Uji bioaktivitas ETT serai dan babadotan 28
4.1.2. Analisis total asam 33 4.1.3. Analisi s aktivitas antioksidan 33
4.2. Pembahasan 34 4.2.1. Uji bioaktivitas ETT serai dan babadotan
terhadap C. binotalis Z 34
4.2.2. Analisis total asam 36 4.2.3. Analisis aktivitas antioksidan 37
BAB V. K E S I M P U L A N DAN SARAN 38
5.1. Kesimpulan 38 5.2. Saran 38 D A F T A R P U S T A K A 39
D A F T A R T A B E L
Halaman Tabel 1. Pengamatan jumlah daun dimakan ulat
pada beberapa variasi konsentrasi ETT
serai setelah uji bioaktivitas selam 24 jam 29
Tabel 2. Perbandingan jumlah daun dimakan ulat pada beberapa variasi konsentrasi ETT babadotan
setelah uji bioaktivitas selam 24 jam 30
D A F T A R G A M B A R
Halaman
Gambar 1. Cymbopogon citratusD.C 16
Gambar 2. Struktur geraniol dan sitronela 17
Gambar 3. Ageratum conyzoides L 18
Gambar 4. Struktur flavonoid 19
Gambar 5. Tahap perkembangbiakan hama Crocidolomia binotalis Z.... 21
Gambar 6. Tiga jenis varietas tanaman sawi 22
Gambar 7. Perbandingan jumlah daun yang dimakan Crocidolomia binotalis Z. pada beberapa
variasi konsentrasi ETT serai 29
Gambar 8, Grafik perbandingan nilai I H M daun yang dimakan Crocidolomia binotalis Z
pada beberapa konsentrasi ETT serai 30
Gambar 9. Perbandingan jumlah daun yang dimakan Crocidolomia binotalis Z. pada beberapa
variasi konsentrasi ETT babadotan 31
Gambar 10. Grafik perbandingan nilai I H M daun yang dimakan Crocidolomia binotalis Z
pada beberapa konsentrasi ETT babadotan 31 Gambar 11. Uji bioaktivitas setelah 24 jam menggunakan ETT serai 32
Gambar 12. Uji bioaktivitas setelah 24 jam menggunakan
ETT Babadotan 32
Gambar 13. Aktivitas antioksidan pada ETT serai, ETT babadotan
dan sawi 34
Gambar 14. Pengamatan uji bioaktivitas ETT serai terhadap Crocidolomia binotalis Z. dengan variasi konsentrasi
Gambar 15. Pengamatan uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap Crocidolomia binotalis Z. dengan variasi konsentrasi
0,l%sampaiO,3% 54
Gambar 16. Pengamatan uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap Crocidolomia binotalis Z. dengan variasi konsentrasi
0,4% dan 0,5% 55
Gambar 17. Pengamatan uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap Crocidolomia binotalis Z. dengan variasi konsentrasi
25% dan 50% 56
Gambar 18. Pengamatan uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap Crocidolomia binotalis Z. dengan variasi konsentrasi
D A F T A R L A M P I R A N
Halaman
Lampiran 1. Pembuatan larutan 42
Lampiran 2. Tabel pengamatan uji bioaktivitas ETT serai
terhadap Crocodolomia binotalis Z 43
Lampiran 3. Tabel pengamatan uji bioaktivitas ETTbabadotan terhadap
Crocodolomia binotalis Z 44
Lampiran 4. Indeks Hambatan Makan Rerata dari 3 kali pengulangan... 45
Lampiran 5.a. Analisis variansi I H M ETT serai 46
Lampiran 5.b. Data ANOVA I H M ETT serai 46
Lampiran 5.c. Uji lanjut I H M ETT serai menggunakan DMRT taraf 5%... 46
Lampiran 6.a. Analisis variansi I H M ETT babadotan 47
Lampiran 6.b. Data ANOVA I H M ETT babadotan 47
Lampiran 6.c. Uji lanjut I H M ETT serai menggunakan DMRT
pada taraf uji 5% 48
Lampiran 7. Penentuan kadar asam 49
Lampiran 8.a. Analisis Aktivitas antioksidan 50
Lampiran 8.b. Analisis variansi aktivitas antioksidan pada
ETT serai, ETT babadotan dan sawi 51
Lampiran 8.c. Data ANOVA aktivitas antioksidan pada ETT serai
ETT babadotan dan sawi 51
Lampiran 8.d. Uji lanjut aktivitas antioksidan pada ETT serai,
ETT babadotan dan sawi 52
Lampiran 9. Uji bioaktivitas ETT serai terhadap
Lampiran H . Uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap
Crocodolomia binotalis Z pada konsentrasi 0,4%-0,5% 55
Lampiran 12. Uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap
Crocodolomia binotalis Z pada konsentrasi 25% dan 50% . 56
Lampiran 13. Uji bioaktivitas ETT babadotan terhadap