• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI JAWA TENGAH BULAN JULI 2014 INFLASI 0,72 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI JAWA TENGAH BULAN JULI 2014 INFLASI 0,72 PERSEN"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

No.44/08/33/Th. VIII, 4 Agustus 2014

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

D

I

J

AWA

T

ENGAH

B

ULAN

J

ULI

2014

I

NFLASI

0,72

PERSEN

; Bulan Juli 2014 di Jawa Tengah terjadi inflasi sebesar 0,72 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,07 lebih rendah dibandingkan pada bulan Juni 2014 yang mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,27. Dari enam kota SBH, semuanya mengalami inflasi. Kota SBH yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Cilacap sebesar 1,33 persen dengan IHK sebesar 116,38 diikuti oleh Kota Purwokerto sebesar 0,82 persen dengan IHK 112,82; Kota Kudus sebesar 0,81 persen dengan IHK sebesar 118.43; Kota Tegal sebesar 0,79 persen dengan IHK sebesar 109,81; Kota Semarang sebesar 0,62 persen dengan IHK 112,85 dan terendah adalah Kota Surakarta sebesar 0,59 persen dengan IHK sebesar 111,43.

; Inflasi terjadi terutama disebabkan karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,31 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,82 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,70 persen; kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,60 persen; kelompok sandang sebesar 0,48 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,45 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,37 persen.

; Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah nasi dengan lauk, tukang bukan mandor, tarip listrik, daging ayam ras dan sekolah dasar.

; Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya deflasi adalah jeruk, batu bata/batu tela, nangka muda, pisang dan minyak goreng.

; Dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di DKI sebesar 1,17 persen diikuti Yogyakarta sebesar 0,85 persen; Serang sebesar 0,84 persen; Bandung sebesar 0,74 persen; Semarang sebesar 0,62 persen dan Surabaya sebesar 0,42 persen.

; Dari 82 kota IHK nasional, semua kota mengalami inflasi. Lima kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Bengkulu sebesar 2,92 persen; Tual 2,84 persen; Ternate 2,55 persen; Tarakan 2,51 persen dan Meulaboh 2,41 persen. Sedangkan lima kota yang mengalami inflasi terendah adalah Maumere sebesar 0,13 persen diikuti Ambon 0,14 persen; Palangkaraya 0,22 persen; Banyuwangi 0,24 persen dan Pematangsiantar 0,29 persen.

; Laju inflasi tahun kalender Juli 2014 sebesar 3,18 persen dan laju inflasi “year on year” ( Juli 2014

(2)

2 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juli 2014 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1435 H secara umum mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Jawa Tengah, pada bulan Juli 2014 terjadi inflasi 0,72 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,07 lebih rendah dibandingkan bulan Juni 2014 yang mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,27.

Inflasi terjadi terutama disebabkan karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,31 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,82 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,70 persen; kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,60 persen; kelompok sandang sebesar 0,48 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,45 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,37 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga bulan Juli 2014 antara lain nasi dengan lauk, tukang bukan mandor, tarip listrik, daging ayam ras, SD, angkutan antar kota, rokok kretek filter, bensin, bawang merah, udang basah, petai, daging ayam kampung, angkutan udara, rokok kretek, pir, mie kering instan, beras, telur ayam ras, SMA, cumi-cumi, blus, emas perhiasan, make-up salon, tarip rumah sakit dan tas sekolah. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain jeruk, batu bata/batu tela, nangka muda, pisang, minyak goreng, kayu balokan, kopi bubuk, terong panjang, sawi hijau, labu siam/jipang, ayam nuggets, televisi berwarna, jagung muda, laptop/notebook, ketimun, tahu mentah, ketela pohon, lemari pakaian, mujair dan sirop.

Pada bulan Juli 2014, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,2648 persen diikuti kelompok makanan jadi, minuman dan tembakau sebesar 0,1488 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,0988 persen; kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0906 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,0559 persen; kelompok kesehatan; sebesar 0,0274 persen dan kelompok sandang sebesar 0,0260 persen.

(3)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 1,31 persen dengan IHK sebesar 120,26 lebih rendah dibandingkani Juni 2014 yang mengalami inflasi sebesar 1,67 persen dengan IHK sebesar 118,71. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan, 10 sub kelompok mengalami kenaikan indeks / inflasi dan hanya satu sub kelompok yang mengalami penurunan indeks/deflasi. Dari 10 sub kelompok yang mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok ikan

segar sebesar 2,83 persen dan inflasi terendah pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya sebesar 0,54 persen. Sedangkan sub kelompok yang mengalami deflasi adalah sub kelompok lemak dan minyak sebesar 0,07 persen. Secara keseluruhan pada bulan Juli 2014, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,2648 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah daging ayam ras, bawang merah, udang basah, petai, daging ayam kampung, pir, mie kering instan, beras, telur ayam ras, cumi-cumi. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain jeruk, nangka muda, pisang, minyak goreng, terong panjang, sawi hijau, labu siam/jipang, ayam nuggets, jagung muda, ketimun, tahu mentah, ketela pohon dan mujair.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 0,82 persen dengan IHK sebesar 114,29 lebih tinggi bila dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 0,25 persen dengan IHK sebesar 113,35. Dari 3 sub kelompok yang ada, semua sub kelompok mengalami inflasi yaitu sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol

Tabel 1

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

BAHAN MAKANAN 1,31 0,2648

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya 0,54 0,0264

Daging dan Hasil-hasilnya 2,55 0,0591

Ikan Segar 2,83 0,0418

Ikan Diawetkan 1,06 0,0075

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 0,87 0,0236

Sayur-sayuran 1,54 0,0275

Kacang - kacangan 0,66 0,0063

Buah - buahan 1,62 0,0318

Bumbu - bumbuan 2,34 0,0377

Lemak dan Minyak -0,07 -0,0017

Bahan Makanan Lainnya 1,42 0,0022

Tabel 2

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi Minuman, Rokok dan Tembakau

bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB 0,82 0,1488

Makanan Jadi 0,89 0,1048

Minuman yang Tidak Beralkohol 0,13 0,0043

Tembakau dan Minuman Beralkohol 1,34 0,0398

(4)

4 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

sebesar 1,34 persen diikuti sub kelompok makanan jadi sebesar 0,89 persen dan sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,13 persen. Secara keseluruhan pada bulan Juli 2014, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,1488 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain nasi dengan lauk, rokok kretek filter dan rokok kretek.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 0,37 persen dengan IHK sebesar 111,33 lebih rendah dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 1,16 persen dengan IHK sebesar 110,92. Dari 4 sub kelompok yang ada, semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air sebesar 0,66 persen diikuti sub kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar

0,33 persen; sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,30 persen dan sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga sebesar 0,16 persen. Secara keseluruhan pada bulan Juli 2014, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0988 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain tukang bukan mandor dan tarip listrik.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 0,48 persen dengan IHK sebesar 105,47 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 0,18 persen dengan IHK sebesar 104,96. Dari 4 sub kelompok yang ada, semuanya mengalami inflasi yaitu pada sub kelompok barang pribadi dan sandang lain sebesar 0,85 persen diikuti sub kelompok sandang wanita sebesar 0,58 persen; sub kelompok sandang laki-laki sebesar 0,32 persen dan sub kelompok sandang anak-anak sebesar 0,18 persen. Secara keseluruhan pada bulan Juli 2014, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0260 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain blus dan emas perhiasan.

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PERUM, AIR, LIST, GAS & BHN BKR 0,37 0,0988

Biaya Tempat Tinggal 0,30 0,0469

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0,66 0,0414

Perlengkapan Rumahtangga 0,33 0,0052

Penyelenggaraan Rumahtangga 0,16 0,0053

Tabel 4

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3) SANDANG 0,48 0,0260 Sandang Laki-laki 0,32 0,0042 Sandang Wanita 0,58 0,0087 Sandang Anak-anak 0,18 0,0026

Barang Pribadi dan Sandang Lain 0,85 0,0101

(5)

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 0,45 persen dengan IHK sebesar 106,03 lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 0,28 persen dengan IHK sebesar 105,55. Dari 4 sub kelompok yang ada, semuanya mengalami inflasi yaitu sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika sebesar 0,54 persen diikuti sub kelompok jasa kesehatan sebesar

0,47 persen; sub kelompok jasa perawatan jasmani sebesar 0,36 persen dan sub kelompok obat-obatan sebesar 0,28 persen. Secara keseluruhan kelompok ini pada Juli 2014 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0274 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain make-up salon dan tarip rumah sakit.

.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Juli 2014 mengalami inflasi sebesar 0,70 persen dengan IHK sebesar 105,78 lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 0,15 persen dengan IHK sebesar 105,05. Dari 5 sub kelompok yang ada, 4 sub kelompok mengalami inflasi dan satu sub kelompok mengalami penurunan indeks/deflasi. Inflasi tertinggi pada sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 1,05 persen diikuti sub kelompok jasa pendidikan sebesar 0,96 persen; sub kelompok olah raga sebesar 0,27 persen dan sub kelompok kursus-kursus/pelatihan sebesar 0,12 persen. Sedangkan sub kelompok rekreasi mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Secara keseluruhan kelompok ini pada Juli 2014 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0559 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain tas sekolah, SD dan SMA.

Tabel 5

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Kesehatan bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

KESEHATAN 0,45 0,0274

Jasa Kesehatan 0,47 0,0117

Obat-obatan 0,28 0,0029

Jasa Perawatan Jasmani 0,36 0,0018

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0,54 0,0106

Tabel 6

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OR 0,70 0,0559

Jasa Pendidikan 0,96 0,0451 Kursus-kursus/Pelatihan 0,12 0,0008 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 1,05 0,0102 Rekreasi -0,03 -0,0003 Olahraga 0,27 0,0003

(6)

6 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

7. Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan pada Juli 2014 mengalami inflasi 0,60 persen dengan IHK sebesar 115,56 lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni 2014 sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 114,87. Dari 4 sub kelompok, semuanya mengalami inflasi yaitu pada sub kelompok transpor sebesar 0,85 persen diikuti sub kelompok sarana dan penunjang transpor sebesar 0,38 persen

dan sub kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar 0,02 persen. Sedangkan sub kelompok jasa keuangan tidak mengalami perubahan indeks/relatif stabil. Secara keseluruhan kelompok ini pada bulan Juli 2014 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0906 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah angkutan antar kota dan angkutan udara.

Inflasi 6 Kota di Jawa Tengah

Dari enam kota SBH, semuanya mengalami inflasi. Kota SBH yang mengalami inflasi tertinggi adalah Kota Cilacap sebesar 1,33 persen diikuti oleh Kota Purwokerto sebesar 0,82 persen; Kota Kudus sebesar 0,81 persen; Kota Tegal sebesar 0,79 persen; Kota Semarang sebesar 0,62 persen dan terendah adalah Kota Surakarta sebesar 0,59 persen. Inflasi di Jawa Tengah sebesar 0,72 persen terutama disebabkan oleh naiknya nasi dengan lauk, tukang bukan mandor, tarip listrik, daging ayam ras dan SD. Kota Cilacap yang mengalami inflasi tertinggi, penyebabnya adalah terjadinya kenaikan biaya angkutan udara, angkutan antar

Tabel 7

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan

bulan Juli 2014

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

TRANSPOR, KOM & JASA KEU 0,60 0,0906

Transpor 0,85 0,0822

Komunikasi dan Pengiriman 0,02 0,0006

Sarana dan Penunjang Transpor 0,38 0,0073

Jasa Keuangan 0,00 0,0000

(7)

kota, beras, daging ayam kampung, dan SD. Inflasi di Kota Purwokerto disebabkan terjadinya kenaikan kangkung, gula pasir, bawang merah, ayam goreng dan rokok kretek. Sedangkan penyebab inflasi di Kota Kudus adalah kenaikan harga tas sekolah, tarif rumah sakit, daging ayam ras, kangkung dan blus. Untuk Kota Tegal, inflasi disebabkan kenaikan harga ketupat/lontong sayur, SD, SMA, beras dan daging ayam ras. Selanjutnya inflasi di Kota Semarang karena naiknya harga nasi dengan lauk, tukang bukan mandor, tarip listrik, bensin dan rokok kretek filter. Kenaikan harga petai, daging ayam ras, angkutan udara, tarip listrik dan kontrak rumah adalah penyebab terjadinya inflasi di Kota Surakarta.

Inflasi 6 Ibukota Provinsi di Jawa

Pada bulan Juli 2014, dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa, semua kota mengalami inflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah DKI sebesar 1,17 persen diikuti Yogyakarta sebesar 0,85 persen; Serang sebesar 0,84 persen; Bandung sebesar 0,74 persen; Semarang sebesar 0,62 persen dan inflasi terendah di Kota Surabaya sebesar 0,42 persen.

Tabel 8. Perbandingan Indeks dan Inflasi Juli 2014 6 Ibukota Provinsi di Pulau Jawa

(2012=100)

KOTA Juli 2014 Tahun Year on Year

IHK % Perubahan Kalender

(1) (2) (3) (4) (5) 1. DKI 113,38 1,17 3,45 5,12 2. YOGYAKARTA 112,57 0,85 2,69 4,59 3. SERANG 115,16 0,84 4,12 5,21 4. BANDUNG 111,73 0,74 2,81 3,56 5. SEMARANG 112,85 0,62 3,15 4,56 6. SURABAYA 112,23 0,42 2,79 4,28

(8)

8 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

Jawa

Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal Tengah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 2014 Januari 0,79 0,82 1,67 1,22 0,90 0,75 1,00 Februari 0,57 0,51 0,11 0,28 0,24 0,79 0,33 Maret -0,16 0,29 0,42 0,27 0,27 0,20 0,25 April -0,09 -0,08 -0,36 -0,15 -0,04 -0,37 -0,12 Mei 0,33 0,08 0,36 0,25 0,25 0,01 0,24 Juni 1,07 0,48 0,52 0,51 0,85 0,60 0,73 Juli 1,33 0,82 0,81 0,59 0,62 0,79 0,72 Kalender Juli 2014 3,90 2,95 3,58 3,00 3,15 2,80 3,18 Y o Y Juli 2014 7,49 4,72 7,27 4,75 4,56 4,34 5,03 KOTA Bulan Lampiran 1

Tabel 9. Inflasi Enam Kota dan Jawa Tengah Juli 2014 ( 2012=100 )

(9)

IHK % Perub IHK % Perub IHK % Perub IHK % Perub IHK % Perub IHK % Perub IHK % Perub

UMUM 116,38 1,33 112,82 0,82 118,43 0,81 111,43 0,59 112,85 0,62 109,81 0,79 113,07 0,72 I. BAHAN MAKANAN 123,35 3,31 120,49 1,71 131,21 1,13 120,39 1,48 118,97 0,90 114,01 1,50 120,26 1,31

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya 110,41 2,43 113,72 0,72 113,84 -0,23 114,96 0,38 109,84 0,36 106,93 1,05 111,17 0,54

Daging dan Hasil-hasilnya 153,33 5,21 122,43 0,43 126,27 4,11 118,98 5,20 127,68 1,26 128,79 3,31 127,62 2,55

Ikan Segar 127,11 6,22 126,73 1,36 133,84 2,39 126,04 1,88 127,31 2,30 123,36 7,52 127,25 2,83

Ikan Diawetkan 116,31 0,94 120,88 1,05 125,05 3,70 119,07 2,26 109,94 0,82 94,43 -3,49 112,84 1,06

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 123,37 1,41 121,55 2,67 123,01 0,15 119,14 0,48 117,24 0,63 117,49 1,73 118,85 0,87

Sayur-sayuran 107,42 0,68 118,63 7,10 202,17 3,50 130,65 6,34 128,43 -1,06 110,73 1,35 131,09 1,54

Kacang - kacangan 140,63 0,17 122,64 0,05 155,48 0,00 125,98 0,00 120,18 1,46 111,84 -0,97 125,10 0,66

Buah - buahan 157,19 2,91 133,71 4,10 135,12 3,91 122,18 2,07 122,23 0,82 111,40 -1,07 125,88 1,62

Bumbu - bumbuan 122,73 10,31 132,01 3,02 151,54 -0,86 128,26 -2,03 112,23 3,44 122,60 2,98 121,36 2,34

Lemak dan Minyak 102,31 0,83 103,93 -5,92 121,97 -0,47 118,30 1,48 123,05 0,13 116,40 0,34 118,58 -0,07

Bahan Makanan Lainnya 123,93 1,13 103,24 0,36 111,40 2,03 111,20 1,06 108,68 1,39 113,40 3,04 110,41 1,42

II. MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB. 118,90 0,71 112,32 1,21 126,69 0,25 108,34 0,07 114,54 1,11 110,61 0,93 114,29 0,82

Makanan Jadi 117,62 0,71 112,61 0,59 126,84 0,28 107,47 0,03 115,56 1,31 112,60 1,09 114,76 0,89

Minuman yang Tidak Beralkohol 119,96 0,03 106,29 2,88 114,56 -1,35 105,27 0,13 107,33 -0,03 99,88 0,34 107,82 0,13

Tembakau dan Minuman Beralkohol 121,86 1,23 116,62 1,94 137,81 1,48 118,08 0,26 120,20 1,67 112,34 0,84 120,48 1,34

III. PERUM,AIR,LISTRIK,GAS & BHN BKR 116,46 -0,04 110,70 0,24 111,21 0,22 108,69 0,52 112,16 0,46 107,79 0,21 111,33 0,37

Biaya Tempat Tinggal 116,09 -0,27 113,97 0,16 110,38 0,10 108,72 0,53 113,17 0,40 107,43 0,07 111,99 0,30

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 116,94 0,08 104,84 0,64 119,42 0,47 109,90 0,66 114,16 0,83 111,29 0,38 113,09 0,66

Perlengkapan Rumahtangga 114,81 0,43 105,64 0,11 102,92 0,36 111,45 0,18 103,60 0,18 101,79 1,71 105,75 0,33 Penyelenggaraan Rumahtangga 118,34 0,26 110,03 0,07 106,63 0,14 105,15 0,38 107,43 0,14 106,37 -0,12 107,89 0,16 IV. SANDANG 106,31 1,01 102,21 0,86 110,04 2,40 111,93 0,05 103,60 0,21 101,22 0,35 105,47 0,48 Sandang Laki-laki 107,85 0,95 105,94 0,58 112,22 1,51 112,33 0,00 104,89 0,16 102,96 0,00 106,92 0,32 Sandang Wanita 113,88 0,63 102,39 0,61 110,87 4,48 110,14 0,10 103,73 0,20 101,24 0,00 105,87 0,58 Sandang Anak-anak 108,50 0,23 102,09 0,81 111,57 1,20 121,09 0,03 103,51 0,00 108,25 0,00 107,85 0,18

Barang Pribadi dan Sandang Lain 97,75 2,09 98,75 1,46 104,61 2,22 105,89 0,09 101,46 0,56 93,94 1,43 101,40 0,85

V. KESEHATAN 106,41 0,67 104,97 0,10 110,51 2,14 110,47 0,44 103,53 0,25 108,54 0,09 106,03 0,45

Jasa Kesehatan 103,13 0,89 102,93 0,00 105,08 5,08 109,44 0,00 100,03 0,00 110,60 0,00 103,37 0,47

Obat-obatan 109,55 0,27 106,25 -0,01 107,26 0,00 107,65 0,28 103,50 0,35 104,96 0,47 105,30 0,28

Jasa Perawatan Jasmani 109,28 1,01 103,20 0,07 107,77 0,00 113,69 0,00 115,43 0,54 108,55 0,00 112,54 0,36

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 108,75 0,59 106,90 0,27 121,07 0,00 112,68 1,22 106,16 0,52 107,70 0,00 108,88 0,54

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OR 106,02 1,08 110,42 0,20 104,21 0,97 103,93 0,01 106,18 0,72 104,07 1,92 105,78 0,70

Jasa Pendidikan 101,73 1,73 113,46 0,35 100,00 0,00 102,43 0,00 106,41 1,04 103,40 3,40 105,16 0,96

Kursus-kursus/Pelatihan 103,16 1,64 111,74 0,00 101,87 0,00 103,64 0,00 103,82 0,00 100,00 0,00 103,90 0,12

Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 110,62 -0,34 104,19 0,05 125,16 7,46 103,21 0,00 104,95 0,79 105,88 0,00 106,73 1,05

Rekreasi 117,51 0,00 104,83 0,00 107,74 0,00 110,55 0,05 107,02 0,04 107,07 -0,80 108,30 -0,03

Olahraga 106,27 2,23 132,60 0,00 106,85 1,32 103,00 0,00 106,64 0,00 100,08 0,00 107,51 0,27

VII. TRANSPOR, KOM & JASA KEU. 119,79 2,20 114,38 0,43 115,78 0,66 114,44 0,81 115,49 0,30 115,49 0,72 115,56 0,60

Transpor 133,88 3,41 125,00 0,63 122,19 0,83 124,05 1,25 125,43 0,34 123,16 1,03 125,33 0,85

Komunikasi dan Pengiriman 99,56 0,03 96,90 0,00 97,77 0,27 97,75 0,00 99,44 0,00 100,00 0,00 98,87 0,02

Sarana dan Penunjang Transpor 102,57 0,12 105,73 0,22 102,41 -0,05 106,58 0,00 106,78 0,71 103,75 -0,07 105,75 0,38

Jasa Keuangan 101,53 0,00 102,15 0,00 103,75 0,00 101,01 0,00 101,91 0,00 100,93 0,00 101,82 0,00

CILACAP KUDUS

Kelompok/Sub Kelompok

LAMPIRAN 2

Tabel 10. Inflasi 6 Kota dan Jawa Tengah Bulan Juli 2014

(2007 = 100)

(10)

10 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal Jateng UMUM 3,90 2,95 3,58 3,00 3,15 2,80 3,18 I. BAHAN MAKANAN 5,64 5,16 5,81 4,46 3,70 2,03 4,14

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya -0,77 3,32 5,36 2,57 3,74 1,94 3,14

Daging dan Hasil-hasilnya 22,45 8,49 -3,06 11,45 11,02 13,57 10,71

Ikan Segar 12,87 7,85 12,12 7,76 5,12 7,33 7,07

Ikan Diawetkan 13,76 8,68 9,15 9,40 2,28 -12,94 4,21

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 12,55 12,21 13,74 10,82 9,35 11,56 10,60

Sayur-sayuran 6,56 11,88 11,65 11,38 1,61 -15,76 3,88

Kacang - kacangan 10,54 0,08 3,44 0,30 2,77 -3,44 2,31

Buah - buahan 5,36 3,93 4,02 2,74 4,13 2,36 3,85

Bumbu - bumbuan -9,58 -5,49 -6,50 -6,95 -15,84 -12,10 -11,82

Lemak dan Minyak 0,94 1,14 7,48 0,11 8,15 4,56 5,36

Bahan Makanan Lainnya 5,92 0,82 8,85 2,40 6,84 3,78 5,41

II. MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB. 3,36 3,06 4,66 2,03 3,06 3,66 3,10

Makanan Jadi 2,82 2,41 4,14 1,89 2,81 4,15 2,85

Minuman yang Tidak Beralkohol 1,43 2,73 5,92 1,03 1,69 -0,25 1,84

Tembakau dan Minuman Beralkohol 6,53 5,61 5,38 4,32 6,08 4,96 5,63

III. PERUM,AIR,LISTRIK,GAS & BHN BKR 3,57 2,44 2,35 3,97 4,78 2,65 4,00

Biaya Tempat Tinggal 3,10 2,20 1,73 4,28 5,24 2,12 4,13

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 3,63 2,74 5,24 4,33 5,70 4,19 4,93

Perlengkapan Rumahtangga 2,74 3,16 2,03 3,20 1,84 2,19 2,30 Penyelenggaraan Rumahtangga 5,92 2,53 -0,06 2,35 2,18 2,99 2,41 IV. SANDANG 3,39 1,77 3,65 2,15 1,17 1,34 1,78 Sandang Laki-laki 4,65 1,92 3,84 1,87 2,09 0,30 2,23 Sandang Wanita 3,27 1,69 7,56 1,97 1,15 0,07 1,94 Sandang Anak-anak 4,18 1,31 2,32 4,58 0,76 4,26 2,18

Barang Pribadi dan Sandang Lain 1,90 2,17 0,03 0,56 0,36 1,45 0,69

V. KESEHATAN 1,74 4,27 5,69 4,32 1,13 5,59 2,72

Jasa Kesehatan 1,45 2,10 5,08 5,46 0,03 10,49 2,51

Obat-obatan 3,31 5,57 6,13 2,86 1,06 1,35 2,33

Jasa Perawatan Jasmani 1,84 3,20 5,12 1,72 2,29 0,00 2,25

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 1,05 6,17 6,34 4,12 2,62 2,04 3,32

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OR 2,12 1,11 1,51 0,70 2,04 2,99 1,77

Jasa Pendidikan 1,73 0,35 0,00 0,00 1,24 3,40 1,05

Kursus-kursus/Pelatihan 3,16 0,00 0,00 0,00 2,74 0,00 1,62

Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 1,53 3,21 10,67 0,63 2,52 3,66 2,99

Rekreasi 3,19 2,15 1,10 3,45 4,41 2,43 3,54

Olahraga 2,42 0,31 1,32 2,85 0,00 0,00 0,77

VII. TRANSPOR, KOM & JASA KEU. 5,13 1,36 0,84 2,15 1,83 1,90 2,02

Transpor 8,12 2,12 1,03 3,02 2,52 2,56 2,88

Komunikasi dan Pengiriman -0,44 -0,24 0,28 -0,21 0,05 0,00 -0,04

Sarana dan Penunjang Transpor 1,33 0,67 0,17 2,63 2,17 1,41 1,85

Jasa Keuangan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Inflasi (%) Bulan Juli 2014

Kelompok/Sub Kelompok

LAMPIRAN 3

(11)

Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal Jateng UMUM 7,49 4,72 7,27 4,75 4,56 4,34 5,03 I. BAHAN MAKANAN 4,28 4,78 10,88 5,05 3,35 1,44 4,31

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya 4,73 10,42 18,26 5,82 5,49 4,34 6,75

Daging dan Hasil-hasilnya 34,29 3,28 -7,86 3,30 7,57 4,45 6,71

Ikan Segar 11,25 11,22 15,79 15,19 11,79 13,56 12,75

Ikan Diawetkan 17,33 11,12 7,93 11,47 4,08 -15,00 5,59

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 11,33 10,33 9,89 10,09 7,56 7,29 8,67

Sayur-sayuran -8,18 1,00 31,91 11,30 2,57 4,13 6,22

Kacang - kacangan 34,94 11,49 33,21 13,81 11,80 9,08 15,44

Buah - buahan 23,65 14,04 11,54 10,42 7,33 2,81 9,74

Bumbu - bumbuan -39,05 -18,59 -22,62 -25,44 -31,45 -34,01 -29,52

Lemak dan Minyak 2,26 6,39 25,79 17,35 22,82 18,40 18,96

Bahan Makanan Lainnya 22,90 1,20 5,45 8,65 4,78 4,78 6,52

II. MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB. 12,79 6,68 11,88 3,75 6,61 6,50 7,03

Makanan Jadi 12,33 6,68 13,66 3,63 7,27 8,78 7,64

Minuman yang Tidak Beralkohol 16,26 2,26 3,57 1,11 2,07 -2,76 2,70

Tembakau dan Minuman Beralkohol 11,52 10,48 13,33 8,56 9,84 5,91 9,80

III. PERUM,AIR,LISTRIK,GAS & BHN BKR 9,12 5,16 4,48 6,00 6,69 5,23 6,34

Biaya Tempat Tinggal 6,55 5,48 3,75 6,15 6,29 5,16 5,93

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 14,34 3,90 8,52 6,93 9,89 7,29 8,92

Perlengkapan Rumahtangga 11,65 4,97 2,03 7,13 3,01 2,19 4,40 Penyelenggaraan Rumahtangga 8,84 5,82 2,04 3,15 4,05 3,01 4,16 IV. SANDANG 6,45 3,01 7,81 7,14 2,86 2,76 4,30 Sandang Laki-laki 5,26 2,34 7,63 5,82 3,31 1,49 4,04 Sandang Wanita 6,27 2,22 8,01 3,88 2,55 0,17 3,31 Sandang Anak-anak 4,74 1,39 2,32 12,83 0,89 4,29 3,74

Barang Pribadi dan Sandang Lain 9,08 6,26 15,72 6,94 5,75 5,90 7,02

V. KESEHATAN 4,30 4,38 7,02 6,69 1,47 6,66 3,69

Jasa Kesehatan 2,91 2,10 5,08 5,46 0,03 10,60 2,62

Obat-obatan 4,83 5,74 6,38 5,82 0,81 3,34 3,00

Jasa Perawatan Jasmani 9,28 3,20 5,12 12,11 4,81 4,44 6,21

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 5,26 6,37 10,29 7,68 3,19 3,24 4,99

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OR 3,64 6,32 2,35 1,86 3,44 3,54 3,33

Jasa Pendidikan 1,73 8,80 0,00 1,51 2,09 3,40 2,44

Kursus-kursus/Pelatihan 3,16 5,72 0,00 1,14 2,74 0,00 2,30

Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 5,17 3,21 13,87 1,17 4,31 4,08 4,57

Rekreasi 8,14 3,54 4,40 3,99 7,20 5,31 6,03

Olahraga 6,27 0,31 1,32 2,27 6,59 0,00 4,25

VII. TRANSPOR, KOM & JASA KEU. 6,49 1,36 2,90 3,74 2,76 2,71 3,10

Transpor 10,15 2,20 3,79 5,49 3,77 3,75 4,42

Komunikasi dan Pengiriman -0,44 -0,79 0,28 -0,21 0,05 0,00 -0,08

Sarana dan Penunjang Transpor 2,42 1,76 0,29 3,01 3,53 1,49 2,79

Jasa Keuangan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

LAMPIRAN 4

Tabel 12. Inflasi Year On Year ( Y o Y ) 6 Kota dan Jawa Tengah

Kelompok/Sub Kelompok

Bulan Juli 2014

(12)

12 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal Jateng UMUM 1.33 0.82 0.81 0.59 0.62 0.79 0.72 I. BAHAN MAKANAN 0.69 0.39 0.27 0.28 0.18 0.27 0.26

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya 0.14 0.03 -0.01 0.02 0.01 0.06 0.03

Daging dan Hasil-hasilnya 0.14 0.01 0.08 0.10 0.03 0.07 0.06

Ikan Segar 0.11 0.02 0.06 0.01 0.04 0.09 0.04

Ikan Diawetkan 0.00 0.01 0.03 0.01 0.01 -0.01 0.01

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 0.03 0.09 0.01 0.01 0.02 0.04 0.02

Sayur-sayuran 0.01 0.16 0.07 0.09 -0.02 0.01 0.03

Kacang - kacangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 -0.01 0.01

Buah - buahan 0.06 0.08 0.07 0.04 0.02 -0.02 0.03

Bumbu - bumbuan 0.18 0.07 -0.02 -0.03 0.05 0.04 0.04

Lemak dan Minyak 0.01 -0.08 -0.01 0.02 0.00 0.00 0.00

Bahan Makanan Lainnya 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

II. MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMB. 0.16 0.25 0.05 0.01 0.18 0.22 0.15

Makanan Jadi 0.10 0.08 0.04 0.00 0.14 0.17 0.10

Minuman yang Tidak Beralkohol 0.00 0.09 -0.04 0.01 0.00 0.01 0.00

Tembakau dan Minuman Beralkohol 0.06 0.08 0.06 0.01 0.04 0.04 0.04

III. PERUM,AIR,LISTRIK,GAS & BHN BKR -0.01 0.05 0.05 0.12 0.13 0.06 0.10

Biaya Tempat Tinggal -0.03 0.02 0.01 0.07 0.07 0.01 0.05

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 0.00 0.03 0.02 0.04 0.06 0.02 0.04

Perlengkapan Rumahtangga 0.01 0.00 0.01 0.00 0.00 0.03 0.01 Penyelenggaraan Rumahtangga 0.01 0.00 0.00 0.01 0.01 0.00 0.01 IV. SANDANG 0.07 0.05 0.13 0.00 0.01 0.02 0.03 Sandang Laki-laki 0.01 0.01 0.02 0.00 0.00 0.00 0.00 Sandang Wanita 0.01 0.01 0.07 0.00 0.00 0.00 0.01 Sandang Anak-anak 0.00 0.01 0.02 0.00 0.00 0.00 0.00

Barang Pribadi dan Sandang Lain 0.04 0.02 0.02 0.00 0.00 0.02 0.01

V. KESEHATAN 0.04 0.01 0.12 0.03 0.02 0.01 0.03

Jasa Kesehatan 0.02 0.00 0.12 0.00 0.00 0.00 0.01

Obat-obatan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 0.00

Jasa Perawatan Jasmani 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0.01 0.00 0.00 0.03 0.01 0.00 0.01

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OR 0.09 0.02 0.08 0.00 0.06 0.13 0.06

Jasa Pendidikan 0.09 0.02 0.00 0.00 0.05 0.14 0.05

Kursus-kursus/Pelatihan 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 0.00 0.00 0.08 0.00 0.01 0.00 0.01

Rekreasi 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 -0.01 0.00

Olahraga 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

VII. TRANSPOR, KOM & JASA KEU. 0.29 0.06 0.10 0.13 0.05 0.09 0.09

Transpor 0.29 0.06 0.10 0.13 0.04 0.09 0.08

Komunikasi dan Pengiriman 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00

Sarana dan Penunjang Transpor 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 0.00 0.01

Jasa Keuangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Inflasi (%) LAMPIRAN 5

Tabel 13. Sumbangan Kelompok Pengeluaran 6 Kota dan Jawa Tengah Bulan Juli 2014

(13)

IHK % Perub. IHK % Perub. (2) (3) (2) (3) 1 BENGKULU 116,30 2,92 42 PALEMBANG 109,97 0,89 2 TUAL 116,58 2,84 43 SUMENEP 111,53 0,89 3 TERNATE 117,19 2,55 44 BUKITTINGGI 111,13 0,87 4 TARAKAN 119,51 2,51 45 PEKANBARU 112,85 0,86 5 MEULABOH 115,47 2,41 46 TASIKMALAYA 112,02 0,86

6 TANJUNG PANDAN 118,89 2,24 47 YOGYAKARTA 112,57 0,85

7 TEMBILAHAN 120,22 2,22 48 MANADO 111,22 0,85

8 SORONG 112,08 2,00 49 SERANG 115,16 0,84

9 PALOPO 112,42 1,94 50 MAMUJU 111,21 0,84

10 PANGKAL PINANG 113,16 1,85 51 DUMAI 113,55 0,83

11 KENDARI 110,69 1,82 52 PURWOKERTO 112,82 0,82

12 LUBUKLINGGAU 109,51 1,72 53 PADANG 114,81 0,81

13 BIMA 117,08 1,72 54 KUDUS 118,43 0,81

14 SIBOLGA 113,71 1,62 55 MEDAN 113,86 0,80

15 TANJUNG PINANG 113,78 1,59 56 TEGAL 109,81 0,79

16 BAU-BAU 114,49 1,57 57 GORONTALO 110,16 0,77 17 PALU 115,38 1,53 58 TANGERANG 117,21 0,75 18 PONTIANAK 117,61 1,49 59 BANDUNG 111,73 0,74 19 BULUKUMBA 120,00 1,43 60 KEDIRI 113,33 0,73 20 LHOKSEUMAWE 110,06 1,34 61 BOGOR 113,37 0,69 21 JAMBI 113,58 1,33 62 BANJARMASIN 111,61 0,69 22 CILACAP 116,38 1,33 63 SAMARINDA 115,18 0,66

23 BANDA ACEH 109,95 1,23 64 SEMARANG 112,85 0,62

24 WATAMPONE 112,94 1,22 65 BALIKPAPAN 114,34 0,62

25 BUNGO 111,97 1,21 66 MADIUN 111,63 0,61

26 SINGKAWANG 112,02 1,20 67 SURAKARTA 111,43 0,59

27 DKI JAKARTA 113,38 1,17 68 CIREBON 112,25 0,53

28 BATAM 110,87 1,15 69 SAMPIT 112,60 0,51

29 MAKASSAR 110,47 1,11 70 MALANG 113,01 0,49

30 BANDAR LAMPUNG 112,01 1,10 71 DENPASAR 110,69 0,49

31 KUPANG 114,86 1,08 72 SUKABUMI 113,73 0,48 32 BEKASI 111,83 1,05 73 SURABAYA 112,23 0,42 33 CILEGON 114,12 1,02 74 JEMBER 111,81 0,41 34 PARE-PARE 110,44 1,02 75 TANJUNG 112,24 0,40 35 DEPOK 113,42 0,99 76 SINGARAJA 116,80 0,39 36 PROBOLINGGO 114,06 0,99 77 JAYAPURA 112,67 0,36

37 MERAUKE 114,87 0,99 78 PEMATANG SIANTAR 115,37 0,29

38 MATARAM 112,12 0,98 79 BANYUWANGI 112,86 0,24

39 PADANGSIDIMPUAN 112,05 0,95 80 PALANGKARAYA 112,65 0,22

40 METRO 122,44 0,95 81 AMBON 112,01 0,14

41 MANOKWARI 108,37 0,91 82 MAUMERE 111,07 0,13

113,07 0,72

*) Tidak termasuk dlm penghitungan inflasi nasional

1 BENGKULU 116,30 2,92 1 MAUMERE 111,07 0,13

2 TUAL 116,58 2,84 2 AMBON 112,01 0,14

3 TERNATE 117,19 2,55 3 PALANGKARAYA 112,65 0,22

4 TARAKAN 119,51 2,51 4 BANYUWANGI 112,86 0,24

5 MEULABOH 115,47 2,41 5 PEMATANG SIANTAR 115,37 0,29

5 Kota dengan Inflasi Terendah

(1) (1)

JAWA TENGAH*) NASIONAL

5 Kota dengan Inflasi Tertinggi

Lampiran 6

Tabel 14. Inflasi 82 Kota di Indonesia

Bulan Juli 2014

KOTA

Juli 2014

KOTA

(14)

14 Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Tengah No. 44/08/33/Th.VIII, 04 Agustus 2014

Bulan JULI 2014

(1) (2) (4) (1) (2) (4)

1 ANGKUTAN UDARA 0,1457 1 BATU BATA/BATU TELA -0,0508

2 ANGKUTAN ANTAR KOTA 0,1227 2 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA -0,0336

3 BERAS 0,1051 3 TERONG PANJANG -0,0176

4 DAGING AYAM KAMPUNG 0,0895 4 KEMBUNG/GEMBUNG/BANYAR/GEM -0,0124

5 SEKOLAH DASAR 0,0724 5 LABU SIAM/JIPANG -0,0086

1 KANGKUNG 0,0975 1 MINYAK GORENG -0,0805

2 GULA PASIR 0,0829 2 NANGKA MUDA -0,0411

3 BAWANG MERAH 0,0483 3 DAGING AYAM RAS -0,0168

4 AYAM GORENG 0,0398 4 PISANG -0,0090

5 ROKOK KRETEK 0,0366 5 TERONG PANJANG -0,0085

1 TAS SEKOLAH 0,0793 1 KOPI BUBUK -0,0290

2 TARIP RUMAH SAKIT 0,0654 2 BAYAM -0,0199

3 DAGING AYAM RAS 0,0577 3 CABAI MERAH -0,0189

4 KANGKUNG 0,0549 4 BANDENG/BOLU -0,0187

5 BLUS 0,0524 5 BAWANG MERAH -0,0179

1 PETAI 0,0963 1 NANGKA MUDA -0,0218

2 DAGING AYAM RAS 0,0885 2 BAWANG PUTIH -0,0205

3 ANGKUTAN UDARA 0,0714 3 CABAI MERAH -0,0129

4 TARIP LISTRIK 0,0371 4 JERUK -0,0090

5 KONTRAK RUMAH 0,0321 5 GULA PASIR -0,0080

1 NASI DENGAN LAUK 0,1029 1 JERUK -0,0385

2 TUKANG BUKAN MANDOR 0,0910 2 BATU BATA/BATU TELA -0,0305

3 TARIP LISTRIK 0,0409 3 KANGKUNG -0,0156

4 BENSIN 0,0325 4 ANGKUTAN UDARA -0,0145

5 ROKOK KRETEK FILTER 0,0256 5 PISANG -0,0141

1 KETUPAT / LONTONG SAYUR 0,0966 1 JERUK -0,0703

2 SEKOLAH DASAR 0,0852 2 TAHU MENTAH -0,0204

3 SEKOLAH MENENGAH ATAS 0,0534 3 IKAN PANGGANG/MANGUT -0,0192

4 BERAS 0,0474 4 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA -0,0127

5 DAGING AYAM RAS 0,0445 5 TELEVISI BERWARNA -0,0098

1 NASI DENGAN LAUK 0,0567 1 JERUK -0,0212

2 TUKANG BUKAN MANDOR 0,0467 2 BATU BATA/BATU TELA -0,0194

3 TARIP LISTRIK 0,0368 3 NANGKA MUDA -0,0126

4 DAGING AYAM RAS 0,0306 4 PISANG -0,0082

5 SEKOLAH DASAR 0,0235 5 MINYAK GORENG -0,0067

Lampiran 7

Tabel 15. Komoditi Penyumbang Inflasi dan Deflasi Terbesar 6 Kota dan Jawa Tengah

No. Jenis Komoditi/ Barang Sumbangan

Inflasi No. Jenis Komoditi/ Barang Sumbangan Deflasi

JAWA TENGAH JAWA TENGAH

KOTA PURWOKERTO KOTA PURWOKERTO

KOTA SURAKARTA KOTA SURAKARTA

KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG

KOTA CILACAP KOTA CILACAP

KOTA KUDUS KOTA KUDUS

Gambar

Tabel 15.  Komoditi Penyumbang Inflasi dan Deflasi Terbesar 6 Kota dan Jawa Tengah

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, maka Majelis Hakim pada persidangan

Setelah lolos seleksi dan lulus Program Beasiswa Spesialis Keahlian Museum yang diselenggarakan oleh Direktorat Museum, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala,

Pada tahap ini data yang telah terkumpul dianalisis berdasarkan sistem sapaan dalam bahasa Dayak Iban yang berkenaan dengan masalah yang diteliti oleh peneliti yaitu

Adakah pengaruh tatanan interior studio gambar manual lantai 3 lab FPTK UPI terhadap motivasi belajar mahasiswa jurusan pendidikan teknik arsitektur FPTK UPI angkatan 2004 dan

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, susu kacang tanah, susu kacang hijau dan susu kacang kedelai dapat digunakan sebagai bahan baku dalam fermentasi kefir; kadar asam

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, Tuhan kami, yang telah lahir di Betlehem.. Kami puji namaMu yang kudus, karena Engkau telah melawat

Penyusunan laporan ini selain untuk menginformasikan mengenai proses dan hasil pencapaian tujuan serta sasaran, jua menjelaskan tingkat keberhasilan atau kegagalan

1) Modernisasi pesantren bagi Abdurrahman Wahid adalah proses dinamisasi: penggalakan nilai-nilai hidup positif tradisi-tradisi pesantren dan penggunaan nilai-nilai baru