• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENAMBAHAN KAPANG Monascus purpureus. PADA BIJI ALPUKAT (Persea Americana Mill) TERHADAP KARAKTERISTIK PIGMEN ALAMI KARYA TULIS ILMIAH OLEH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PENAMBAHAN KAPANG Monascus purpureus. PADA BIJI ALPUKAT (Persea Americana Mill) TERHADAP KARAKTERISTIK PIGMEN ALAMI KARYA TULIS ILMIAH OLEH"

Copied!
84
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1. Komposisi kimia dan sifat-sifat dari  pati biji alpukat  Komponen  Jumlah (%)  Kadar pati  10,2  Kadar pati  *Amilosa  *Amilopektin  80,1 43,3 37,7  Protein  tn  Lemak  tn  Serat kasar  1,21
Tabel 2.4 Mikroorganisme penghasil pigmen (telah digunakan sebagai  pewarna alami makanan atau berpotensi tinggi di bidang pewarna)
Gambar 2.1. Bentuk koloni kapang Monascus purpureus    (sumber Tanggara, 2013)
Gambar 2.2. Struktur pigmen produksi kapang Monascus purpureus  (sumber Dhale, 2007)
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji buah alpukat ( Persea americana Mill.) bentuk bulat dengan masing-masing dosis 0,245 g/kg BB;

Semakin banyak tepung terigu semakin tinggi proteinnya karena dari jahe hanya mengandung protein sebesar 1,5% dan biji alpukat mengandung kadar protein 6,5% (Wibowo, 2016)

Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “ Karakteristik Ekstraksi Minyak dari Biji Alpukat (Persea Americana Mill) Menggunakan Pelarut N-heptana ” , berdasarkan

Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah limbah biji alpukat selama ini kurang dimanfaatkan, sehingga untuk menambah manfaat dari limbah biji alpukat salah

Untuk mengetahui pengaruh penambahan kitosan dan plasticizer etilen glikol terhadap karakteristik bioplastik dari pati biji alpukat ( Persea Americana Mill ) meliputi

Berdasarkan hasil pengujian in vitro ekstrak biji alpukat ( Persea Americana Mill.) mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus yang telah multi resisten

5.1. Produksi pigmen merah oleh Monascus purpureus dalam medium limbah ubi kayu dengan jumlah stater dan waktu fermentasi berbeda menghasilkan. konsentrasi pigmen yang

Berdasarkan paparan di atas peneliti ingin meneliti pigmen warna yang dihasilkan oleh Monascus purpureus dengan substrat kulit pisang menggunakan konsentrasi