• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI PAPUA TRIWULAN I-2016"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

 Perekonomian Papua triwulan I-2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 37,29 triliun dengan PDRB perkapita mencapai Rp 11,68 Juta.  Ekonomi Papua triwulan I-2016 (y o y), tumbuh minus 2,03 persen, bergerak lebih lambat dibanding

triwulan I-2015 (1,60 persen). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 12,37 persen.

 Ekonomi Papua triwulan I-2016 (q to q) mengalami perlambatan dengan tumbuh minus 15,08 persen bila dibanding triwulan IV-2015, yang disebabkan oleh menurunnya produksi bijih logam pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian (tumbuh minus 25,59 persen).

3,30 -13,31 8,13 8,50 3,70 5,46 1,40 3,06 3,90 5,43 3,29 7,31 5,15 12,37 5,22 5,91 4,62 -16,0 -12,0 -8,0 -4,0 0,0 4,0 8,0 12,0 16,0 13,61 29,21 2,42 0,04 0,06 13,95 9,44 5,42 0,84 3,96 1,79 2,99 1,23 10,17 2,03 1,73 1,11 0,0 4,0 8,0 12,0 16,0 20,0 24,0 28,0 32,0 Pe rtan ian , Ke hut anan , dan … Pe rtam ba nga n dan Pen gg al ia n Indu st ri Pe ngol ah an Pe ngad aa n Lis trik da n G as Pe ngad aa n Air, Pe ngel ola an… Ko ns truk si Per da ga nga n Be sar dan … Tran spor tas i dan Pe rgu da nga n Pe ny edia an Ak om oda si dan … Inf orm as i dan Ko m un ik as i Jas a K eua ng an dan As ura ns i R ea l E st at e Jas a P eru saha an Ad m in is tra si Pe m er int ahan ,… Jas a P end idi kan Jas a K es ehat an dan Ke gia tan… Jas a la inn ya

No. 24/05/94/Th. IX, 04 Mei 2016

P

ERTUMBUHAN

E

KONOMI

P

APUA

T

RIWULAN

I-2016

EKONOMI

PAPUA

TRIWULAN

I-2016

TUMBUH

MINUS

2,03

PERSEN

TUMBUH

LEBIH

LAMBAT

DIBANDING

TAHUN

LALU

A.

PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (y-on-y)

Grafik 1. Pertumbuhan dan Distribusi PDRB Lapangan Usaha Triwulan I-2016

(2)

Perekonomian Papua triwulan I-2016 (y o y) tumbuh minus 2,03 persen, karena lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang mendominasi perekonomian Papua tumbuh minus 13,31 persen, hal ini terjadi karena hasil produksi bijih logam yang lebih rendah dibanding keadaan triwulan I-2015. Aktivitas pemerintahan berjalan lebih baik sehingga menyebabkan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib tumbuh 12,37 persen, lebih baik dibanding triwulan I-2015 yang tumbuh 10,17 persen. Sedangkan lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan lapangan usaha Konstruksi masing-masing tumbuh 3,30 persen dan 5,46 persen.

Dilihat dari struktur perekonomian, pada triwulan I-2016 lapangan usaha pertambangan dan penggalian masih mendominasi ekonomi di Papua dengan sumbangan sebesar 29,21 persen. Lapangan Usaha Konstruksi dengan sumbangan 13,95 persen dan pada posisi kedua dan posisi ketiga lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan sumbangan 13,61 persen.

Tabel 1.

Nilai, Struktur dan Laju Pertumbuhan (y on y) PDRB Lapangan Usaha Provinsi Papua Triwulan I-2016*

Lapangan Usaha PDRB ADHB Trw. I-2016*)

(trilyun) Struktur PDRB ADHB Trw. I-2016*) (persen) PDRB ADHK Trw. I-2016*) (trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. I-2016*) (persen)

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5.08 13.61 3.74 3.30

Pertambangan dan Penggalian 10.89 29.21 10.28 -13.31

Industri Pengolahan 0.90 2.42 0.68 8.13

Pengadaan Listrik dan Gas 0.02 0.04 0.01 8.50

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0.02 0.06 0.02 3.70

Konstruksi 5.20 13.95 3.50 5.46

Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 3.52 9.44 2.56 1.40

Transportasi dan Pergudangan 2.02 5.42 1.35 3.06

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.32 0.84 0.22 3.90

Informasi dan Komunikasi 1.48 3.96 1.17 5.43

Jasa Keuangan dan Asuransi 0.67 1.79 0.50 3.29

Real Estate 1.12 2.99 0.80 7.31

Jasa Perusahaan 0.46 1.23 0.36 5.15

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

Wajib 3.79 10.17 2.79 12.37

Jasa Pendidikan 0.76 2.03 0.67 5.22

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.64 1.73 0.50 5.91

Jasa lainnya 0.41 1.11 0.34 4.62

PDRB DPP 37.29 100.00 29.49 -2.03

PDRB TPP 26,40 19.21 5.31

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

Jika melihat Ekonomi Papua Tanpa Tambang, maka lapangan usaha yang mendominasi ekonomi Papua adalah Konstruksi disusul lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi

(3)

0,79 0,40 -3,33 -5,25 1,46 0,60 0,66 0,12 0,42 0,13 0,77 1,02 1,60 -2,03 Trw. I-2015 Trw. I-2016

Grafik 2. Sumber Pertumbuhan (S O G) PDRB Beberapa Lapangan Usaha Triwulan I-2015 dan

Triwulan I-2016 PDRB

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

Transportasi dan Pergudangan Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Konstruksi

Pertambangan dan Penggalian

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

Ekonomi Papua Tanpa Tambang (dengan mengeliminer pertambangan dan penggalian) pada triwulan I-2016 (y o y) tumbuh sebesar 5,31 persen melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan I-2015 (8,69 persen). Melambatnya pertumbuhan tersebut disebabkan karena lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan juga menunjukkan pertumbuhan yang melambat yaitu sebesar 3,30 persen dibandingkan triwulan I-2015 yang tumbuh 6,89 persen. Melambatnya pertumbuhan tersebut karena kemarau panjang sebagai dampak El Nino, sehingga musim tanam bergeser. Sementara Kontruksi tumbuh 5,46 persen (y o y) juga menunjukkan perlambatan pertumbuhan dibandingkan triwulan I-2015 yang mampu tumbuh 14,99 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua triwulan I-2016, lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,02 persen, diikuti lapangan usaha Konstruksi sebesar 0,60 persen dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,40 persen.

Sedangkan di triwulan I-2015, lapangan usaha Konstruksi memberikan sumbangan pertumbuhan 1,46 persen. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,79 persen dan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 0,77 persen.

Sumber pertumbuhan tertinggi (S O G) ekonomi Papua Tanpa Tambang pada triwulan I-2016 berasal dari lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 1,68 persen, lapangan usaha konstruksi 0,99 persen dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,65 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (q-to-q)

Ekonomi Papua triwulan I-2016 tumbuh minus 15,08 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Hal ini dipicu oleh menurunnya produksi bijih logam pada pertambangan P.T Freeport pada triwulan I-2016. Sebagian besar lapangan usaha menunjukkan kontraksi pertumbuhan, karena memang diawal tahun aktivitas ekonomi yang tidak secepat keadaan pada akhir tahun 2015 (triwulan IV-2015).

Lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian menunjukkan kontraksi pertumbuhan tertinggi dengan tumbuh minus 25,59 persen. Lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

(4)

Wajib juga mengalami kontraksi 11,03 persen, demikian juga dengan konstruksi yang mengalami kontraksi 9,04 persen akibat proyek-proyek yang didanai oleh pemerintah masih dalam proses pengadaan. Lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga menunjukkan kontraksi 8,83 persen akibat kemarau panjang sebagai dampak El Nino.

Tabel 2.

Nilai dan Laju Pertumbuhan (q to q) PDRB Lapangan Usaha Provinsi Papua Triwulan I-2016*

Lapangan Usaha Trw. IV-2015PDRB ADHK r)

(trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. IV-2015 r) (persen) PDRB ADHK Trw. I-2016*) (trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. I-2016 *) (persen)

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 4.10 5.09 3.74 -8.83

Pertambangan dan Penggalian 13.82 7.79 10.28 -25.59

Industri Pengolahan 0.66 2.91 0.68 2.94

Pengadaan Listrik dan Gas 0.01 5.44 0.01 -10.71

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan

Daur Ulang 0.02 1.05 0.02 -1.23

Konstruksi 3.84 8.83 3.50 -9.04

Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan

Sepeda Motor 2.79 6.82 2.56 -8.07

Transportasi dan Pergudangan 1.47 6.83 1.35 -8.45

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.24 7.10 0.22 -8.61

Informasi dan Komunikasi 1.27 5.50 1.17 -8.06

Jasa Keuangan dan Asuransi 0.49 -2.66 0.50 0.27

Real Estate 0.81 4.91 0.80 -1.47

Jasa Perusahaan 0.39 3.31 0.36 -8.57

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan

Sosial Wajib 3.14 9.14 2.79 -11.03

Jasa Pendidikan 0.74 9.08 0.67 -8.86

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.54 9.91 0.50 -8.28

Jasa lainnya 0.38 9.96 0.34 -9.63

PDRB DPP 34.73 7.18 29.49 -15.08

PDRB TPP 20.91 6.79 19.21 -8.14

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

PDRB PERKAPITA

Besaran nilai PDRB perkapita sangat tergantung pada besaran Nilai nominal PDRB, karena PDRB perkapita merupakan hasil penghitungan antara nilai PDRB dibagi dengan jumlah penduduk. Nilai PDRB perkapita Papua pada triwulan I-2016 sebesar Rp 11,68 juta, menurun dari triwulan sebelumnya sebesar Rp. 12,93 juta. Sedangkan Tanpa tambah pertambangan dan penggalian, PDRB perkapita triwulan I-2016 sebesar Rp 8,27 juta, juga menunjukan penurunan dari triwulan IV-2015 yang senilai Rp. 8,92 juta.

(5)

 Ekonomi Papua riwulan 2016 tumbuh minus 2,03 persen, mengalami perlambatan dibanding triwulan I-2015. Perlambatan tersebut disebabkan oleh perlambatan penjualan (ekspor) hasil tambang PT Freeport Indonesia.

Ekonomi Papua triwulan I-2016 dibanding triwulan IV-2015 (q to q) tumbuh minus 15,08 persen, melambat dibanding triwulan IV-2015 yang tumbuh 7,18 persen.

 Struktur Ekonomi Papua triwulan I-2016 didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 50,63 persen.

Tabel 3.

PDRB Perkapita dan Pertumbuhan PDRB Perkapita Antar Triwulan Provinsi Papua Triwulan I – IV Tahun 2015 r) Dan Triwulan I-2016 *

Triwulan-Tahun

PDRB Perkapita (ADHB) Dengan

Pertambangan dan Penggalian

Pertumbuhan Pertambangan Tanpa

dan Penggalian Pertumbuhan I-2015 r) 11.074.943,53 0,88 7.547.300,71 -3,09 II-2015 r) 12.269.377,61 10,79 7.851.466,79 4,03 III-2015 r) 11.910.364,23 -2,93 8.151.964,89 3,83 IV-2015 r) 12.927.499,08 8,54 8.924.227,67 9,47 I-2016*11.681.824,68 -9,64 8.269.345,03 -7,34

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementaa

B.

PDRB MENURUT PENGELUARAN

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (y-on-y)

Dari sisi pengeluaran, Pertumbuhan ekonomi triwulan I-2016 sebesar minus 2,03 persen. Komponen Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 5,56 persen, Konsumsi Pemerintah tumbuh 3,61 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 6,75 persen. Sedangkan Pengeluaran Lembaga Non Profit tumbuh 8,23 persen.

Komponen Ekspor Luar Negeri tumbuh minus 2,95 persen, hal ini disebabkan turunya ekspor Bijih, Kerak dan Abu Logam/Ores, slag and ash sebesar minus 9,75 persen serta ekspor Kayu, Barang dari Kayu/Wood and articles of wood yang tumbuh minus 9,00 persen.

-5 15 35 55

Grafik 3. Pertumbuhan dan Distribusi Beberapa Komponen Triwulan I-2016

(6)

Struktur Ekonomi Papua triwulan I-2016 menurut pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (50,63 persen), diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (32,76 persen) dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (22,64 persen) .

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Papua tahun 2015, Komponen Konsumsi Rumah Tangga memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,39 persen, diikuti PMTB dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah masing-masing sebesar 1,89 persen dan 0,70 persen.

Tabel 4.

Nilai, Struktur dan Laju Pertumbuhan (y on y) PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Papua Triwulan I-2016*

Lapangan Usaha PDRB ADHB Trw. I-2016*)

(trilyun) Struktur PDRB ADHB Trw. I-2016*) (persen) PDRB ADHK Trw. I-2016 *) (trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. I-2016*) (persen)

Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 18.88 50.63 13.64 5.56

Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0.76 2.03 0.54 8.23

Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 8.44 22.64 6.07 3.61

Pembentukan Modal Tetap Bruto 12.22 32.76 9.02 6.75

Perubahan Inventori -0.18 -0.48 -0.07 89.81

Ekspor Luar Negeri 4.27 11.46 3.57 -2.95

Impor Luar Negeri 2.33 6.24 1.88 -3.63

Net Ekspor Antar Daerah -4.77 -12.79 -1.41 -310.61

PDRB 37.29 100.00 29.49 -2.03

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 Terhadap Triwulan IV-2015 (q-to-q)

Ekonomi Papua triwulan I-2016 tumbuh minus 15,08 persen, mengalami perlambatan dibanding triwulan IV-2015 yang tumbuh 7,18. Hal ini disebabkan oleh perlambatan yang terjadi pada komponen pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar minus 2,86 persen. Konsumsi Pemerintah juga tumbuh minus 17,75 persen yang disebabkan masih rendahnya daya serap belanja barang dan jasa dan belanja pegawai dibanding keadaan pada akhir triwulan di tahun 2015.

-100 -80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80 100 Grafik 5. Pertumbuhan PDRB q to q Beberapa Komponen PDRB

(7)

Tabel 5.

Nilai dan Laju Pertumbuhan (q to q) PDRB Menurut Pengeluaran Provinsi Papua Triwulan I-2016*

Lapangan Usaha Trw. IV-2015PDRB ADHK r)

(trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. IV-2015 r) (persen) PDRB ADHK Trw. I-2016*) (trilyun) Pertumbuhan PDRB ADHB Trw. I-2016*) (persen)

Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 14.04 3.83 13.64 -2.86

Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0.56 4.65 0.54 -2.94

Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 7.38 19.41 6.07 -17.75

Pembentukan Modal Tetap Bruto 9.34 3.43 9.02 -3.42

Perubahan Inventori 0.02 -169.27 -0.07 -524.24

Ekspor Luar Negeri 4.87 -40.16 3.57 -26.60

Impor Luar Negeri 2.43 -2.40 1.88 -22.60

Net Ekspor Antar Daerah 0.94 -137.81 -1.41 -249.48

PDRB DPP 34.73 7.18 29.49 -15.08

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

Pembentukan Modal Tetap Bruto tumbuh minus 3,42 persen yang disebabkan oleh masih rendahnya daya serap belanja modal APBD dan APBN. Komponen Ekspor Luar Negeri juga mengalami perlambatan dengan tumbuh minus 26,60 persen, hal ini disebabkan oleh menurunya ekspor Bijih, Kerak dan Abu Logam sebesar minus 18,32 persen dengan sumbangan terhadap ekspor luar negeri papua sebesar 91,83 persen. Sedangkan ekspor Kayu, Barang dari Kayu/Wood and articles of wood tumbuh positif 28,30 persen dengan share terhadap ekspor luar negeri Papua sebesar 7,36 persen.

(8)

Lampiran Tabel 1.

PDRB Papua Dengan Pertambangan dan Penggalian

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (trilyun Rp.)

Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5.52 5.08 4.10 3.74

B Pertambangan dan Penggalian 12.72 10.89 13.82 10.28

C Industri Pengolahan 0.87 0.90 0.66 0.68

D Pengadaan Listrik , Gas 0.02 0.02 0.01 0.01

E Pengadaan Air 0.02 0.02 0.02 0.02

F Konstruksi 5.62 5.20 3.84 3.50

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3.77 3.52 2.79 2.56

H Transportasi dan Pergudangan 2.20 2.02 1.47 1.35

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.34 0.32 0.24 0.22

J Informasi dan Komunikasi 1.59 1.48 1.27 1.17

K Jasa Keuangan dan Asuransi 0.66 0.67 0.49 0.50

L Real Estate 1.11 1.12 0.81 0.80

M,N Jasa Perusahaan 0.49 0.46 0.39 0.36

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 4.19 3.79 3.14 2.79

P Jasa Pendidikan 0.83 0.76 0.74 0.67

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.69 0.64 0.54 0.50

R,S,T,U Jasa Lainnya 0.45 0.41 0.38 0.34

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 41.09 37.29 34.73 29.49

(9)

Lampiran Tabel 2.

Distribusi dan Laju Pertumbuhan PDRB Papua Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (persen)

Lapangan Usaha

Distribusi (ADHB) Pertumbuhan (ADHK) (q to q) Pertumbuhan (ADHK) (y on y)

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 13.44 13.61 5.09 -8.83 6.89 3.30

B Pertambangan dan Penggalian 30.97 29.21 7.79 -25.59 -7.67 -13.31

C Industri Pengolahan 2.11 2.42 2.91 2.94 5.62 8.13

D Pengadaan Listrik , Gas 0.05 0.04 5.44 -10.71 -13.85 8.50

E Pengadaan Air 0.05 0.06 1.05 -1.23 3.47 3.70

F Konstruksi 13.67 13.95 8.83 -9.04 14.99 5.46

G

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 9.17 9.44 6.82 -8.07 8.35 1.40

H Transportasi dan Pergudangan 5.36 5.42 6.83 -8.45 10.39 3.06

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.84 0.84 7.10 -8.61 4.97 3.90

J Informasi dan Komunikasi 3.87 3.96 5.50 -8.06 0.82 5.43

K Jasa Keuangan dan Asuransi 1.61 1.79 -2.66 0.27 10.63 3.29

L Real Estate 2.69 2.99 4.91 -1.47 4.96 7.31

M,N Jasa Perusahaan 1.19 1.23 3.31 -8.57 1.66 5.15

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

10.19 10.17 9.14 -11.03 10.17 12.37

P Jasa Pendidikan 2.02 2.03 9.08 -8.86 7.18 5.22

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1.68 1.73 9.91 -8.28 9.45 5.91

R,S,T

,U Jasa Lainnya 1.09 1.11 9.96 -9.63 7.56 4.62

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 100.00 100.00 7.18 -15.08 1.60 -2.03

(10)

Lampiran Tabel 3.

PDRB Papua Tanpa Pertambangan dan Penggalian

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (trilyun Rp.)

Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5.52 5.08 4.10 3.74

B Pertambangan dan Penggalian 0.00 0.00 0.00 0.00

C Industri Pengolahan 0.87 0.90 0.66 0.68

D Pengadaan Listrik , Gas 0.02 0.02 0.01 0.01

E Pengadaan Air 0.02 0.02 0.02 0.02

F Konstruksi 5.62 5.20 3.84 3.50

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3.77 3.52 2.79 2.56

H Transportasi dan Pergudangan 2.20 2.02 1.47 1.35

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.34 0.32 0.24 0.22

J Informasi dan Komunikasi 1.59 1.48 1.27 1.17

K Jasa Keuangan dan Asuransi 0.66 0.67 0.49 0.50

L Real Estate 1.11 1.12 0.81 0.80

M,N Jasa Perusahaan 0.49 0.46 0.39 0.36

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 4.19 3.79 3.14 2.79

P Jasa Pendidikan 0.83 0.76 0.74 0.67

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.69 0.64 0.54 0.50

R,S,T,

U Jasa Lainnya 0.45 0.41 0.38 0.34

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 28.37 26.40 20.91 19.21

(11)

Lampiran Tabel 4.

Distribusi PDRB Papua Tanpa Pertambangan dan Penggalian

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (persen)

Lapangan Usaha

Distribusi (ADHB) Pertumbuhan (ADHK) (q to q) Pertumbuhan (ADHK) (y on y)

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 19.47 19.23 5.09 -8.83 6.89 3.30

B Pertambangan dan Penggalian 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

C Industri Pengolahan 3.05 3.42 2.91 2.94 5.62 8.13

D Pengadaan Listrik , Gas 0.07 0.06 5.44 -10.71 -13.85 8.50

E Pengadaan Air 0.08 0.08 1.05 -1.23 3.47 3.70

F Konstruksi 19.80 19.70 8.83 -9.04 14.99 5.46

G

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 13.28 13.34 6.82 -8.07 8.35 1.40

H Transportasi dan Pergudangan 7.77 7.66 6.83 -8.45 10.39 3.06

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1.21 1.19 7.10 -8.61 4.97 3.90

J Informasi dan Komunikasi 5.60 5.59 5.50 -8.06 0.82 5.43

K Jasa Keuangan dan Asuransi 2.33 2.53 -2.66 0.27 10.63 3.29

L Real Estate 3.90 4.23 4.91 -1.47 4.96 7.31

M,N Jasa Perusahaan 1.73 1.73 3.31 -8.57 1.66 5.15

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

14.77 14.37 9.14 -11.03 10.17 12.37

P Jasa Pendidikan 2.92 2.86 9.08 -8.86 7.18 5.22

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2.44 2.44 9.91 -8.28 9.45 5.91

R,S,T

,U Jasa Lainnya 1.59 1.57 9.96 -9.63 7.56 4.62

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 100.00 100.00 6.79 -8.14 8.69 5.31

(12)

Lampiran Tabel 5.

S O G Laju Pertumbuhan (q to q) PDRB Papua Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan (persen)

Lapangan Usaha

S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) DPP S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) TPP

Triwulan I-2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan -0.39 0.61 -1.04 -0.62 1.02 -1.73

B Pertambangan dan Penggalian 1.55 3.08 -10.18 0.00 0.00 0.00

C Industri Pengolahan -0.05 0.06 0.06 -0.08 0.10 0.09

D Pengadaan Listrik , Gas 0.00 0.00 0.00 -0.01 0.00 -0.01

E Pengadaan Air 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

F Konstruksi -0.30 0.96 -1.00 -0.47 1.59 -1.66

G Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor -0.12 0.55 -0.65 -0.19 0.91 -1.08

H Transportasi dan Pergudangan -0.10 0.29 -0.36 -0.16 0.48 -0.59

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum -0.02 0.05 -0.06 -0.03 0.08 -0.10

J Informasi dan Komunikasi -0.16 0.21 -0.30 -0.26 0.34 -0.49

K Jasa Keuangan dan Asuransi 0.01 -0.04 0.00 0.02 -0.07 0.01

L Real Estate -0.04 0.12 -0.03 -0.07 0.19 -0.06

M,N Jasa Perusahaan -0.11 0.04 -0.10 -0.18 0.06 -0.16

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

Wajib -0.89 0.81 -1.00 -1.42 1.34 -1.66

P Jasa Pendidikan -0.23 0.19 -0.19 -0.37 0.31 -0.31

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial -0.15 0.15 -0.13 -0.23 0.25 -0.21

R,S,T

,U Jasa Lainnya -0.11 0.11 -0.10 -0.18 0.17 -0.17

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO -1.12 7.18 -15.08 -4.26 6.79 -8.14

(13)

Lampiran Tabel 6.

S O G Laju Pertumbuhan (y on y) PDRB Papua Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan (persen)

Lapangan Usaha Triwulan I-S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) DPP S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) TPP

2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0.79 1.20 0.40 1.39 1.91 0.65

B Pertambangan dan Penggalian -3.33 7.98 -5.25 0.00 0.00 0.00

C Industri Pengolahan 0.11 0.05 0.17 0.20 0.08 0.28

D Pengadaan Listrik , Gas 0.00 0.00 0.00 -0.01 0.00 0.00

E Pengadaan Air 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

F Konstruksi 1.46 1.44 0.60 2.58 2.30 0.99

G

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda

Motor 0.66 0.74 0.12 1.16 1.18 0.19

H Transportasi dan Pergudangan 0.42 0.44 0.13 0.73 0.71 0.22

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.03 0.07 0.03 0.06 0.12 0.05

J Informasi dan Komunikasi 0.03 0.37 0.20 0.05 0.59 0.33

K Jasa Keuangan dan Asuransi 0.16 0.06 0.05 0.28 0.10 0.09

L Real Estate 0.12 0.18 0.18 0.21 0.28 0.30

M,N Jasa Perusahaan 0.02 0.06 0.06 0.03 0.09 0.10

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial

Wajib 0.77 1.26 1.02 1.37 2.01 1.68

P Jasa Pendidikan 0.14 0.09 0.11 0.26 0.15 0.18

Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.14 0.09 0.09 0.24 0.15 0.15

R,S,T

,U Jasa Lainnya 0.08 0.05 0.05 0.14 0.09 0.08

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 1.60 14.08 -2.03 8.69 9.75 5.31

(14)

Lampiran Tabel 7.

PDRB Perkapita Papua Tahun Dasar 2010 Triwulan I-IV Tahun 2014 – Triwulan I-2016*⁾

Triwulan PDRB Perkapita (ADHB) Dengan Pertambangan dan Penggalian (rupiah) Pertumbuhan (persen) Tanpa Pertambangan dan Penggalian (rupiah) Pertumbuhan (persen) I-2014 r) 10,290,792.23 -15.80 6,449,041.35 -6.35 II-2014 r) 10,282,760.37 -0.08 6,744,758.85 4.59 III-2014 r) 11,540,482.34 12.23 7,216,168.38 6.99 IV-2014 r) 10,978,662.41 -4.87 7,788,062.45 7.93 I-2015 r) 11,074,943.53 0.88 7,547,300.71 -3.09 II-2015 r) 12,269,377.61 10.79 7,851,466.79 4.03 III-2015 r) 11,910,364.23 -2.93 8,151,964.89 3.83 IV-2015 r) 12,927,499.08 8.54 8,924,227.67 9.47 I-2016 *) 11,681,824.68 -9.64 8,269,345.03 -7.34

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

Lampiran Tabel 8.

PDRB Papua Menurut Pengeluaran Tahun Dasar 2010

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (trilyun Rp.)

KOMPONEN

Harga Berlaku Harga Konstan 2010 = 100

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 19.10 18.88 14.04 13.64

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0.77 0.76 0.56 0.54

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 10.24 8.44 7.38 6.07

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 12.57 12.22 9.34 9.02

5 Perubahan Inventori 0.04 -0.18 0.02 -0.07

6 Ekspor Luar Negeri 5.05 4.27 4.87 3.57

7 Impor Luar Negeri 3.10 2.33 2.43 1.88

8 Net Ekspor Antar Daerah -3.60 -4.77 0.94 -1.41

(15)

Lampiran Tabel 9.

Distribusi dan Laju Pertumbuhan PDRB Papua Menurut Pengeluaran

Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan Triwulan IV-2015 r) dan Triwulan I-2016*⁾ (persen)

Komponen

Distribusi (ADHB) Pertumbuhan (ADHK) (q to q) Pertumbuhan (ADHK) (y on y)

Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan I-2016*)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 46.48 50.63 3.83 -2.86 6.15 5.56

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 1.88 2.03 4.65 -2.94 3.17 8.23

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 24.92 22.64 19.41 -17.75 6.35 3.61

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 30.60 32.76 3.43 -3.42 9.01 6.75

5 Perubahan Inventori 0.10 -0.48 -169.27 -524.24 -120.90 89.81

6 Ekspor Luar Negeri 12.30 11.46 -40.16 -26.60 91.86 -2.95

7 Impor Luar Negeri 7.53 6.24 -2.40 -22.60 -34.85 -3.63

8 Net Ekspor Antar Daerah -8.75 -12.79 -137.81 -249.48 -85.41 -310.61

PRODUK DOMESTIK BRUTO 100.00 100.00 7.18 -15.08 1.60 -2.03

Catatan : r) Angka Yang Diperbaiki *) Angka Sementara

Lampiran Tabel 10.

S O G Laju Pertumbuhan PDRB Papua Menurut Pengeluaran Atas Dasar Harga Konstan (persen)

Lapangan Usaha

S O G Laju Pertumbuhan

(ADHK) – (q to q) S O G Laju Pertumbuhan (ADHK) – (y on y)

Triwulan I-2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*) Triwulan I-2015 r) Triwulan IV-2015 r) Triwulan I-2016*)

1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga -1.14 1.60 -1.16 2.53 2.54 2.39

2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT -0.01 0.08 -0.05 0.05 0.18 0.14

3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah -3.71 3.70 -3.77 1.18 1.29 0.70

4 Pembentukan Modal Tetap Bruto -1.01 0.96 -0.92 2.36 1.92 1.89

5 Perubahan Inventori 0.02 0.13 -0.26 -0.77 0.21 -0.12

6 Ekspor Luar Negeri -6.91 -10.08 -3.73 5.95 -3.01 -0.36

7 Impor Luar Negeri -1.70 -0.18 -1.58 -3.52 -0.13 -0.24

8 Net Ekspor Antar Daerah 9.94 10.61 -6.78 -13.23 10.84 -6.91

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO -1.12 7.18 -15.08 1.60 14.08 -2.03

Gambar

Grafik 1. Pertumbuhan dan Distribusi PDRB  Lapangan Usaha Triwulan I-2016
Grafik 2. Sumber Pertumbuhan (S O G) PDRB Beberapa Lapangan Usaha Triwulan I-2015 dan
Grafik 3. Pertumbuhan dan Distribusi Beberapa Komponen  Triwulan I-2016

Referensi

Dokumen terkait

Bantuan dari organisasi nasional dan internasional yang dikoordinasikan oleh Posko Terpadu di Padang yang terdiri dari personil untuk SAR, pelayanan medis, dan penanganan

Berdasarkan data dari pertanyaan di atas, maka dapat dijelaskan bahwa responden menjawab pertanyaan ke lima dengan jawaban “sangat membantu” sebanyak 27 responden

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa, mengindentifikasi dan mengetahui perilaku elit politik Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Bantul pada Pemilukada

Sedangkan 4 kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok Perumahan, air, listrik,gas dan bahan bakar sebesar 0,81

Cara kerja robot dalam menyapu lantai adalah dengan memutar sapu yang terdapat di sisi depan bawah serta bagian tengah dari robot dan menggunakan vacuum cleaner untuk

(Ex Hosana Medica Pilar), RS Jawa Barat Bekasi Jl. Kasuari Raya Kav.. 162 Hasanah Graha Afiah, RS Jawa Barat Depok Jl. Raden Saleh No. Raya Siliwangi No. Gardenia Raya Selatan, Blok

Sedangkan area pada sisi barat tapak dan ruang-ruang terbuka pada atap untuk jenis-jenis karya yang lebih membutuhkan suasana yang tenang dan jauh dari keramaian

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilalukan pada bab sebelumnya maka dapat ditarik simpulan bahwa permintaan, produk domestik bruto dan