• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMETAAN PRESTASI SEKOLAH MENENGAH ATAS/KEJURUAN DIKOTA BANDAR LAMPUNG BERBASIS ANDROID

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMETAAN PRESTASI SEKOLAH MENENGAH ATAS/KEJURUAN DIKOTA BANDAR LAMPUNG BERBASIS ANDROID"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PEMETAAN PRESTASI SEKOLAH MENENGAH ATAS/KEJURUAN DIKOTA BANDAR LAMPUNG

BERBASIS ANDROID

1

Fajri reskanida,

1

Kurnia Muludi,

1

Irwan Adi Pribadi

1

Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila

Abstract

School is an institution that was specifically designed for teaching students under the supervision of teachers.

School that basically as a tool to implement education is expected to make more advanced society. This system is aimed as an alternative media to facilitate students and people who want to get information about senior and vocational high schools located in Bandar Lampung. In this study, mapping the achievement of senior/vocational high school in Bandar Lampung was built based on android and by using Java programming language. Method used in this application is Waterfall, and designed by using Unified Modeling Language (UML). This application includes 127 schools in Bandar Lampung consisting of 64 senior high schools (SMA) and 63 vocational high schools (SMK). This application has a variety of data such as school achievements, the value of National Examination, school address, school pictures, coordinates point of school and telephone number that can assist users to find information and location of High School and Vocational School in Bandar Lampung. Result of the test that performed by using Equivalence Partitioning method indicates that management rules of system can run properly as its function and this system can provide information properly.

Additionally, based on testing data, this application is included into the category of user friendly application with the average value of percentage of 84.11% (Very Good).

Keywords: Geographic Information System, Mapping, Senior High School, VocationalHigh School, Android

1. Pendahuluan

Pada zaman sekarang ini, perkembangan teknologi internet dan mobile phone sangat cepat, sesuai dengan kebutuhan manusia terhadap informasi yang meningkat. Perkembangan teknologi mobile phone juga selaras dengan kebutuhan manusia saat ini. Pada awal tahun 90-an, mobile phone hanya digunakan untuk sekedar sms atau melakukan panggilan, tetapi saat ini dapat melakukan yang jauh lebih dari itu.Mobile phone jenis ini disebut smartphone, sedangkan OS yang sangat populer saat ini adalah Android. Android sangat digemari karena fitur yang sangat menarik dan harga yang terjangkau.

Fitur seperti internet dan GPS (Global Positioning System) yang ditawarkan dapat dimanfaatkan sebagai media untuk membangun aplikasi yang bisa memudahkan pengguna untuk melihat ataupun menentukan posisi Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) yang diinginkan.

Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang seluruh proses kegiatan yang sengaja dirancang sesuai dengan kurikulum, dilaksanakan dengan aturan-aturan yang ketat, bersungguhsungguh dalam pembinaan secara kontinue, berjenjang, dan berkesinambungan.

Banyaknya SMA dan SMK negeri dan swasta di Kota Bandar Lampung. Tercatat terdapat SMA dan

SMK Negeri maupun Swasta yang terdapat di Kota Bandar Lampung sudah mencapai 127

sekolah. Yang terdiri dari 17 SMA Negeri, 45 SMA Swasta dan 2 MA Negeri. Sedangkan

untuk yang SMK terdiri dari 9 SMK Negeri dan 54 SMK Swasta.

(2)

Salah satu teknologi terkini yang dapat diaplikasikan ialah teknologi SIG (Sistem Informasi Geografis) yang akan dipadukan dengan perangkat mobile seperti smartphone yang menggunakan sistem operasi Android. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Android seperti internet, GPS dan juga kompas akan saling terintegrasi dengan teknologi SIG yang akan digunakan dalam pembuatan aplikasi ini sehingga nantinya aplikasi ini dapat dijalankan dan diimplementasikan dengan baik.

2. Penelitian Terkait

Riski dan Dina (2012), memaparkan Sistem Informasi Geografis Sekolah di DKI Jakarta ini bertujuan memberikan informasi kepada pengguna mengenai titik-titik lokasi bangunan Sekolah yang ada di DKI Jakarta serta informasi-informasi yang terkait didalamnya seperti kantor pos, museum, GOR dan rumah sakit sehingga diharapkan dapat di akses kapanpun dan dimana pun. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat yang ingin memanfaatkannya dapat dengan mudah untuk pengaksesannya. Pembuatan SIG berbasis web ini dibuat menggunakan Mapserver, Quantum GIS, PostgreSql sebagai data basenya dan Chameleon sebagai frameworknya. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah HTML, PHP dan CSS. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat dipergunakan untuk mendapatkan informasi Sekolah di DKI Jakarta yang disajikan dalam bentuk peta (Riski dan Dina, 2012).

Hamidi (2011), Sistem Informasi Geografis ( GIS ) di formulir pemetaan web merupakan salah satu teknologi baru dalam mengembangkan aplikasi web untuk pengolahan data spasial . Sistem ini , mampu data spasial dan analisis data atribut , sehingga membuat pengguna lebih mudah dalam menggunakan sistem informasi ini. Saat ini teknologi pemetaan web tidak hanya digunakan untuk masalah spasial memecahkan, tetapi juga untuk menganalisis data. Penelitian ini merupakan pengembangan GIS berbasis web untuk bantuan dana sosialisasi untuk sekolah operasional ( Bantuan Operasional Sekolah = BOS ) yang sistem ini dibuat oleh server peta dan bunglon untuk aplikasi pemetaan web. GIS dalam penyebaran program dana BOS ini menghasilkan analisis spasial sebagai penyebaran BOS peta pendanaan (Hamidi, 2011).

Arwan (2015), memaparkan sistem informasi yang mampu membantu dinas pendidikan terkait dalam menyediakan sarana informasi geografis pemetaan Sekolah Menengah Atas bagi masyarakat Kota Semarang. Objek penelitian ini yaitu berupa aplikasi sistem informasi tentang pemetaan persebaran Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Web-based GIS (WebGIS) adalah aplikasi sistem informasi geografis (SIG) yang terdistribusi dalam suatu jaringan komputer untuk mengintegrasikan dan menyebarluaskan informasi geografis secara visual pada World Wide Web. Hasil penelitian ini berupa sebuah aplikasi SIG berbasis web yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses sekolah – sekolah mana saja yang bisa dijadikan referensi untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melihat data – data informasi yang terdapat di suatu sekolah sehingga bisa dijadikan suatu referensi informasi yang tentunya akan sangat berguna bagi masyarakat (Arwan, 2015).

3. Metodologi

Metode Pengembangan yang digunakan adalah Metode Waterfall. Metode inisudah

digunakan secara luas untuk pengembangan aplikasi perangkat lunak danmerupakan model

klasik dari rekayasa perangkat lunak yang banyak digunakandalam proyek-proyek

(3)

Gambar 3.1 Metode Waterfall

Alasan Pengembangan Aplikasi Pemetaan Prestasi Sekolah Menegah Atas/Kejuruan di Kota Bandar Lampung Berbasis Android ini digunakan metode Waterfall, selain dikarenakan pengaplikasiannyayang mudah, metode ini memiliki kelebihan ketika semua kebutuhan kebutuhan sistem dapat didefinisikan secara utuh dan benar diawal project,maka perancangan atau pengembangan aplikasi dapat berjalan dengan baik dantanpa masalah. Meskipun demikian, kekurangan dari penggunaanmetode ini adalahketika suatu tahap terhambat, maka tahap selanjutnya tidak dapat dikerjakan denganbaik.

Tahapan pengembangan pada metode Waterfall, terdiri dari:

1. Analisis 2. Desain.

3. Pemrograman.

4. Pengujian.

5. Pengoperasian dan pemeliharaan.

6. Penulisan Laporan.

4. Pembahasan

Aplikasi Info Sekolah adalah aplikasi yang dibuat untuk mendeteksi dan mengetahui lokasi Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan yang ada di Kota Bandar Lampung dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis berbasis Android. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java untuk Android dan menggunakan Google Maps API.

4.1 Implementasi Sistem

Impelementasi sistem dilakukan setelah tahap analisis, perancangan sistem dan pembuatan interface

selesai dilakukan. Implementasi ini dilakukan untuk menyelesaikan sistem yang ada dalam dokumen

rancangan sistem dan interface yang telah disetujui. Gambar berikut adalah hasil implementasi sistem

berupa interface beberapa menu yang ada pada aplikasi Info Sekolah:

(4)

(a) (b) (c)

Gambar 2 Tampilan Aplikasi Info Sekolah : (a)Tampilan Utama, (b) Menu Info Sekolah,(c)Tampilan Map dari Info Sekolah

4.2 Hasil Pengujian

Pendekatan kasus uji fungsional dalam penelitian ini adalah pengujian black box dengan metode Equivalence Partitioning (EP). Pengujian ini dilakukan dengan membagi domain masukan dari program ke dalam kelas-kelas sehingga test case pada perangkat lunak dapat diperoleh. Penulis juga melakukan pengujian non fungsional dengan menggunakan metode skala likert. Pengujian dilakukan dengan membagikan angket yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan aplikasi kepada 25 responden sebagai pembuat dan pengisi survei pada aplikasi. Hasil rata-rata dari seluruh persentase yang diperoleh adalah 84,11%, sehingga berdasarkan kriteria peniliaian yang dilakukan dalam pengujian non-fungsional menunjukan bahwa aplikasi yang dibangun termasuk ke dalam kategori “Sangat Baik”.

5. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Aplikasi Info Sekolah yang dibuat dapat membantu masyarakat ataupun pelajar untuk lebih mengetahui tentang prestasi SMA dan SMK di Kota Bandar Lampung.

2. Semua fungsi pada aplikasi dapat dijalankan dengan baik.

3. Hasi pengujian Equivalence Partitioning, menunjukan bahwa aplikasi Info Sekolah kompatibel

terhadap smartphone android dengan ukuran layar 4 inch sampai 7 inch.

(5)

6. Referensi

[1] Hamidi. 2011. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Penyebaran Dana Bantuan Operasional Sekolah. Jurnal. Vol:2, No:3.

[2] Prahasta, Eddy. 2009. Sistem Informasi Geografis Konsep-konsep Dasar (Prespektif Geodesi dan Geomatika). Informatika: Bandung.

[3] Safaat H, Nazruddin. 2012. Android Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone Dan Tablet PC Berbasis Android. Bandung: Informatika

[4] Suryantoro, Agus. 2013. Integrasi Aplikasi Sistem Informasi Geografis. Yogyakarta: Ombak.

[5] Tjiptanata, RA dan Anggraini, A. 2012, Sistem Informasi Geografi Sekolah Di DKI Jakarta.

Jurnal. ISSN: 2089-9815.

[6] Wahyono, Teguh(2004). Sistem Informasi (Konsep Dasar, Analisis Desain dan Implementasi). Yogyakarta: Graha Ilmu.

[7] Wijaya, A. 2015. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis WEB Untuk Persebaran

Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus: Semarang). Jurnal. Volume 4, Nomor 1, Tahun

2015, (ISSN :2337-845X).

Gambar

Gambar 3.1 Metode Waterfall
Gambar 2 Tampilan Aplikasi Info Sekolah : (a)Tampilan Utama, (b) Menu Info Sekolah,(c)Tampilan  Map dari Info Sekolah

Referensi

Dokumen terkait

ANALISIS KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA. MANUSIA DI KABUPATEN LAMPUNG

Dalam penelitian ditemukan bahwa implementasi kebijakan kurikulum 2013 pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) belum berjalan maksimal karena salah satu substansi

H0 : β 1 = 0 melawan H1 : β 1 > 0, yang artinya bahwa terdapat pengaruh yang positif dari variabel mutu pelayanan pendidik terhadap citra sekolah di SMA di Kota Bandar

Perbedaan Kecenderungan anorexia nervosa pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan .. METODE

Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Memelajari Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Peserta didik

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NUANSA KELOMPOK BISNIS MANAJEMEN..

Untuk meningkatkan kepuasan kerja guru Sekolah Menengah Kejuruan SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Lampung Timur, diperlukan motivasi kerja yang yang baik, sesuai dengan hasil penelitian

Hasil dari penelitian ini berupa sebuah aplikasi yang dapat memberikan informasi mengenai spot atau lokasi foto yang ada di Kota Bandar Lampung, yang dilengkapi dengan penunjuk jalan