• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERIKSAAN DALAM SIDANG PENGADILAN. Welin Kusuma

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERIKSAAN DALAM SIDANG PENGADILAN. Welin Kusuma"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERIKSAAN PEMERIKSAAN DALAM SIDANG DALAM SIDANG

PENGADILAN PENGADILAN

Welin Kusuma Welin Kusuma

ST, SE, SSos, SH, SS, SAP, MT, MKn, ST, SE, SSos, SH, SS, SAP, MT, MKn, RFP-RFP-I, CPBD, CPPM, CFPI, CPBD, CPPM, CFP®®, Aff.WM, BKP, Aff.WM, BKP

http://peradi

http://peradi--sby.blogspot.comsby.blogspot.com http://

http://welinkusuma.wordpress.com/advokat/welinkusuma.wordpress.com/advokat/

(2)

V.1 Macam

V.1 Macam - - Macam Acara Pemeriksaan Macam Acara Pemeriksaan Perkara Pidana Di Sidang Pengadilan Perkara Pidana Di Sidang Pengadilan

„„

Pemeriksaan Pemeriksaan cepat cepat : :

„„ TindakTindak PidanaPidana RinganRingan pasalpasal 205 KUHAP205 KUHAP

„„ Pelanggaran lalu lintas jalan pasal 211 KUHAPPelanggaran lalu lintas jalan pasal 211 KUHAP

„„

Pemeriksaan Pemeriksaan singkat singkat dahulu dahulu disebut disebut “ “ SUMIR SUMIR ” ” pasal pasal 203 KUHAP

203 KUHAP

„„

Pemeriksaan Pemeriksaan acara acara biasa biasa ( ( Pasal Pasal 152 s/d182 KUHAP) 152 s/d182 KUHAP)

(3)

Acara

Acara pemeriksaan pemeriksaan tindak tindak pidana pidana ringan ringan yang yang diperiksa

diperiksa adalah adalah perkara perkara pidana pidana yang yang diancam diancam dengan

dengan pidana pidana penjara penjara atau atau kurungan kurungan paling paling lama 3

lama 3 bulan bulan dan dan atau atau denda denda sebanyak sebanyak - - banyaknya

banyaknya tujuh tujuh ribu ribu lima lima ratus ratus rupiah rupiah , dan , dan penghinaan

penghinaan ringan. ringan.

(4)

- - Pemeriksaan Pemeriksaan tindak tindak pidana pidana ringan ringan

- - Pemeriksaan Pemeriksaan perkara perkara pelanggaran pelanggaran lalu lalu lintas lintas jalan

jalan

„„

Acara Acara pemeriksaan pemeriksaan perkara perkara pelanggaran pelanggaran lalu lalu lintas

lintas jalan jalan yang yang diperiksa diperiksa ialah ialah perkara perkara pelanggaran

pelanggaran tertentu tertentu terhadap terhadap peraturan peraturan perundang

perundang - - undangan undangan terhadap terhadap lalu lalu lintas lintas jalan

jalan ( UU No. 14 ( UU No. 14 Tahun Tahun 1992) 1992)

(5)

„„

Acara Acara pemeriksaan pemeriksaan singkat singkat yang yang diperiksa diperiksa adalah

adalah perkara perkara kejahatan kejahatan dan dan pelanggaran pelanggaran yang yang : :

a. a. Tidak Tidak termasuk termasuk pasal pasal 205 KUHAP 205 KUHAP

b. b. Menurut Menurut penuntut penuntut umum umum : : pembuktian pembuktian mudah

mudah

„„

penerapan penerapan hukumnya hukumnya mudah mudah

„„

sifatnya sifatnya sederhana sederhana

„„

pemeriksaan pemeriksaan dengan dengan acara acara singkat singkat

(6)

Perbedaan

Perbedaan pemeriksaan pemeriksaan dengan dengan acara acara biasa

biasa : :

1. Hakim

1. Hakim majelis majelis (3 (3 Orang Orang ) )

2. 2. Ada Ada surat surat pelimpahan pelimpahan perkara perkara 3. 3. Ada Ada surat surat dakwaan dakwaan

4. Pemeriksaan dilakukan bertahap sesuai ketentuan 4. Pemeriksaan dilakukan bertahap sesuai ketentuan

Undang

Undang - - Undang Undang

5. 5. Pembuktian Pembuktian dilakukan dilakukan secara secara berurutan berurutan 6. 6. Saksi Saksi disumpah disumpah

7. Disusun suatu putusan secara khusus.

7. Disusun suatu putusan secara khusus.

(7)

V.2 Keberatan, Eksepsi dan V.2 Keberatan, Eksepsi dan

Putusan Sela Putusan Sela

„„

V.2.1 V.2.1 Keberatan Keberatan / / Eksepsi Eksepsi

„„

V.2.2 V.2.2 Putusan Putusan Sela Sela

(8)

Pengertian

Pengertian Keberatan/eksepsi Keberatan/eksepsi : :

Menurut

Menurut Retno Retno Wulan Wulan Menurut

Menurut J.C.T J.C.T Simorangkir Simorangkir Menurut

Menurut I.B. I.B. Nguruh Nguruh Adi Adi

(9)

Menurut

Menurut Retno Retno Wulan Wulan

„„

Eksepsi Eksepsi adalah adalah suatu suatu jawaban jawaban yang yang tidak tidak mengenai

mengenai pokok pokok perkara perkara

Menurut

Menurut J.C.T J.C.T Simorangkir Simorangkir

„„

Eksepsi Eksepsi berarti berarti tangkisan tangkisan , , penolakan penolakan yang yang berisikan

berisikan agar agar supaya supaya pengadilan pengadilan tidak tidak dapat dapat menerima

menerima atau atau menyatakan menyatakan tidak tidak berwenang berwenang untuk

untuk memeriksa memeriksa perkara perkara yang yang diajukan diajukan . .

(10)

Menurut

Menurut I.B. I.B. Nguruh Nguruh Adi Adi

„„

Ekepsi Ekepsi adalah adalah keberatan keberatan yang yang diajukan diajukan terdakwa

terdakwa atau atau penasihat penasihat hukum hukum bahwa bahwa pengadilan

pengadilan tidak tidak berwenang berwenang mengadili mengadili perkaranya

perkaranya atau atau dakwaan dakwaan tidak tidak dapat dapat diterima

diterima atau atau surat surat dakwaan dakwaan harus harus dibatalkan

dibatalkan . .

(11)

Jenis

Jenis - - Jenis Jenis Eksepsi Eksepsi : :

„„

Eksepsi Eksepsi Absolut Absolut

„„

Eksepsi Eksepsi Relatif Relatif

(12)

Adalah

Adalah TangkisanTangkisan mengenaimengenai konpetensikonpetensi pengadilanpengadilan. . Kompetensi

Kompetensi iniini menyangkutmenyangkut kompetensikompetensi absolutabsolut dandan kompetensi

kompetensi relatifrelatif..

„„

Waktu Waktu pengajuan pengajuan

::

-- DapatDapat diajukandiajukan untukuntuk setiapsetiap waktuwaktu persidanganpersidangan.. -- TerhadapTerhadap eksepsieksepsi absolutabsolut iniini, , pengadilanpengadilan harusharus

menetapkan

menetapkan putusanputusan selasela terlebihterlebih dahuludahulu. . AtasAtas diterimanya

diterimanya eksepsieksepsi absolutabsolut iniini, PU , PU dapatdapat mengajukan

mengajukan perlawananperlawanan ((VerzetVerzet) ) keke pengadilanpengadilan tinggi

tinggi dalamdalam waktuwaktu 7 7 harihari setelahsetelah penetapanpenetapan diterimaditerima..

Eksepsi Absolut

(13)

Eksepsi

Eksepsi Relatif Relatif

Adalah

Adalah Suatu Suatu tangkisan tangkisan yang yang bukan bukan mengenai mengenai kompetensi

kompetensi dari dari pengadilan pengadilan . . Contoh

Contoh : : surat surat dakwaan dakwaan tidak tidak memenuhi memenuhi syarat syarat formil

formil atau atau materiil materiil , , daluarsa daluarsa , , nebis nebis in idem, in idem, dakwaan

dakwaan kabur kabur . .

„„

Waktu Waktu pengajuan pengajuan : :

„„ EksepsiEksepsi relatifrelatif dapatdapat diajukandiajukan padapada sidangsidang pertamapertama atauatau setelah

setelah PU PU membacakanmembacakan dakwaannyadakwaannya..

„„ TerhadapTerhadap eksepsieksepsi tidaktidak harusharus ditetapkanditetapkan putusanputusan selasela tetapi

tetapi dapatdapat diperiksadiperiksa dandan didi putusputus bersamabersama dengandengan pokok

pokok perkaraperkara..

(14)

Menurut

Menurut pasal pasal 156 156 ayat ayat (1) KUHAP, (1) KUHAP, ada ada 3 3 macam macam keberatan keberatan , , yaitu yaitu : :

1. Keberatan1. Keberatan tidaktidak berwenangberwenang mengadilimengadili

„„ Hal ini berkaitan dengan kompetensi pengadilan.Hal ini berkaitan dengan kompetensi pengadilan.

2. 2. Keberatan dakwaan tidak dapat diterimaKeberatan dakwaan tidak dapat diterima

„

„ Karena tuntutannya seseorang dalam tindak pidana aduan padahal tidak ada Karena tuntutannya seseorang dalam tindak pidana aduan padahal tidak ada pengaduan dari koran.

pengaduan dari koran.

„„ Adanya daluwarsa hal untuk menuntut (pasal 78 KUHP).Adanya daluwarsa hal untuk menuntut (pasal 78 KUHP).

„„ Adanya unsur nebis in idem (pasal 76 KUHP).Adanya unsur nebis in idem (pasal 76 KUHP).

„„ Adanya exception litis pendentis (keberatan terhadap apa yang diAdanya exception litis pendentis (keberatan terhadap apa yang didakwakankepada dakwakankepada terdakwa sedang diperiksa oleh pengadilan lain).

terdakwa sedang diperiksa oleh pengadilan lain).

„„ Unsur yang didakwakan oleh PU kepada terdakwa tidak sesuai dengaUnsur yang didakwakan oleh PU kepada terdakwa tidak sesuai dengan tindak n tindak pidana yang dilakukan.

pidana yang dilakukan.

„„ Perbuata terdakwa bukan merupakan tindak pidana tetapi masuk dalPerbuata terdakwa bukan merupakan tindak pidana tetapi masuk dalam bidang am bidang perdata.

perdata.

(15)

3. 3. Keberatan Keberatan surat surat dakwaan dakwaan harus harus dibatalkan dibatalkan

„„

Hal Hal ini ini bilamana bilamana surat surat dakwaan dakwaan tidak tidak memenuhi memenuhi syarat syarat materiil

materiil ( ( Pasal Pasal 143 143 ayat ayat (2) (2) huruf huruf b KUHAP) b KUHAP)

(16)

Pengertian Pengertian

Putusan

Putusan Sela Sela : :

„„

Merupakan Merupakan putusan putusan yang yang belum belum menyinggung menyinggung mengenai

mengenai pokok pokok perkara perkara . . Putusan Putusan sela sela diberikan diberikan setelah

setelah adanya adanya keberatan keberatan keberatan keberatan dari dari terdakwa

terdakwa dan dan atau atau penasehat penasehat hukumnya hukumnya setelah setelah

JPU JPU menyatakan menyatakan pendapatnya/jawabannya pendapatnya/jawabannya . .

(17)

„„

Keberatan Keberatan terdakwa terdakwa dan dan atau atau penasehat penasehat hukum hukum diterima

diterima . .

„„

Ini Ini berarti berarti perkara perkara tidak tidak diperiksa diperiksa lebih lebih lanjut lanjut , , terhadap terhadap putusan

putusan hukum hukum ini ini , PU , PU dapat dapat mengajukan mengajukan perlawanan perlawanan ke ke Pengadilan Pengadilan Tinggi Tinggi ( ( Pasal Pasal 156 156 ayat ayat (3) KUHAP). (3) KUHAP).

„„

Keberatan Keberatan terdakwa terdakwa dan dan atau atau penasehat penasehat hukum hukum tidak tidak dapat

dapat diterima diterima atau atau diputus diputus setelah setelah selesai selesai pemeriksaan pemeriksaan bersama

bersama dengan dengan pokok pokok perkara perkara . Hal . Hal ini ini berarti berarti sidang sidang tetap

tetap dilanjutkan dilanjutkan . .

Putusan sela dapat berupa :

(18)

V.3 Teori pembuktian, alat V.3 Teori pembuktian, alat

bukti dan dan barang bukti bukti dan dan barang bukti

Teori

Teori pembuktianpembuktian :: 1. Teori pembuktian

1. Teori pembuktian – positive wettelijk / formal.positive wettelijk / formal.

„„ Mendasarkan pada alatMendasarkan pada alat--alat bukti yang ditentukan didalam alat bukti yang ditentukan didalam undang

undang--undang, yang dicari adalah keberatan formil, tidak undang, yang dicari adalah keberatan formil, tidak diperlukan keyakinan hukum.

diperlukan keyakinan hukum.

2. Teori pembuktian berdasarkan keyakinan hakim semata

2. Teori pembuktian berdasarkan keyakinan hakim semata--mata mata (Teori

(Teori Conviction in Time)Conviction in Time)

„„ HanyaHanya mendasarkanmendasarkan padapada hatihati nuraninurani atauatau keyakinankeyakinan hakim hakim semata

semata--matamata, , tidaktidak diperlukandiperlukan adanyaadanya alatalat--alatalat buktibukti menurutmenurut undang

undang--undangundang..

(19)

Keyakinan hakim harus didukung oleh alat

Keyakinan hakim harus didukung oleh alat - - alat alat bukti yang ditentukan oleh undang

bukti yang ditentukan oleh undang - - undang undang

3. 3. Teori Teori pembuktian pembuktian berdasarkan berdasarkan keyakinan keyakinan hakim hakim sampai

sampai pada pada batas batas tertentu tertentu , , dibagi dibagi menjadi menjadi dua dua : : a. a. Atas Atas alasan alasan yang yang logis logis (Conviction (Conviction – –

Raisonce Raisonce ) )

b. Toari negative wettelijk

b. Toari negative wettelijk Æ Æ diikuti oleh diikuti oleh KUHAP.

KUHAP.

(20)

Di Indonesia

Di Indonesia berdasarkan berdasarkan Pasal Pasal 183 KUHAP 183 KUHAP mengikuti

mengikuti teori teori pembuktian pembuktian negative negative wettelijk wettelijk yaitu

yaitu : hakim : hakim tidak tidak boleh boleh menjatuhkan menjatuhkan pidana pidana kepada

kepada seseorang seseorang , , kecuali kecuali apabila apabila dengan dengan sekurang

sekurang - - kurangnya kurangnya , , dua dua alat alat bukti bukti yang yang sah sah , , ia ia memperoleh

memperoleh keyakinan keyakinan suat suat tindak tindak pidana pidana benar

benar - - benar benar terjadi terjadi dan dan bahwa bahwa terdakwalah terdakwalah yang

yang bersalah bersalah melakukannnya melakukannnya . .

(21)

ALAT BUKTI ALAT BUKTI

Alat Alat - - alat alat bukti bukti yang yang sah sah adalah adalah alat alat - - alat alat bukti bukti yang

yang ada ada hubungannya hubungannya dengan dengan denga denga suatu suatu tindak

tindak pidana pidana , , dimana dimana alat alat - - alat alat tersebut tersebut dapat dapat dipergunakan

dipergunakan senagai senagai bahan bahan pembuktian pembuktian , , guna guna menimbulkan

menimbulkan keyakinan keyakinan bagi bagi hakim, hakim, atas atas keberatan

keberatan adanya adanya suatu suatu tidak tidak pidana pidana yang yang telah telah dilakukan

dilakukan oleh oleh terdakwa terdakwa . .

(22)

Alat Alat - - alat bukti yang sah menurut alat bukti yang sah menurut Pasal 184 (1) KUHAP :

Pasal 184 (1) KUHAP :

A.A. KeteranganKeterangan SaksiSaksi

Adalah

Adalah salahsalah satusatu alatalat buktibukti dalamdalam perkaraperkara pidanapidana yang yang berupaberupa keteranganketerangan daridari saksi

saksi mengenaimengenai suatusuatu peristiwaperistiwa pidanapidana yang yang iaia (saksi(saksi) dengar) dengar sendiri. sendiri. IaIa lihatlihat sendirisendiri dandan iaia alamialami sendirisendiri, , dengandengan menyebutmenyebut alasanalasan daridari pengetahuannyapengetahuannya ituitu..

((PasalPasal 1 1 butirbutir 27 KUHAP).27 KUHAP).

„„

Hal yang Hal yang perlu perlu diperhatikan diperhatikan : :

„„ SyaratSyarat KeteraganKeteragan SaksiSaksi

„„ SyaratSyarat Formal Formal

„„ SyaratSyarat MateriilMateriil

„„ Hal Hal mengundurkanmengundurkan diridiri sebagaisebagai saksisaksi (pasal(pasal 168 KUHP).168 KUHP).

„„ JenisJenis--jenisjenis saksisaksi

„„ SaksiSaksi A charge : A charge : saksisaksi yang yang memberatkanmemberatkan ÆÆ dibawadibawa oleholeh JPU.JPU.

„

„ Saksi A de charge : saksi yang meringankan Saksi A de charge : saksi yang meringankan ÆÆ dibawa penasehat hukum / dibawa penasehat hukum / terdakwa.

terdakwa.

(23)

B. B. Keterangan Keterangan Ahli Ahli

Adalah

Adalah keterangan keterangan yang yang diberikan diberikan oleh oleh seseorang seseorang yang yang memiliki

memiliki keahlian keahlian khusus khusus yang yang tentang tentang hal hal yang yang diperlukan diperlukan untuk

untuk membuat membuat terang terang tentang tentang suatu suatu perkara perkara pidana pidana , , guna guna kepentingan

kepentingan pemeriksaan pemeriksaan

( ( pasal pasal 1 1 butir butir 28 KUHAP) 28 KUHAP)

Menurut

Menurut pasalpasal 186 KUHAP, keterangan186 KUHAP, keterangan ahliahli adalahadalah apaapa yang yang seorang

seorang ahliahli nyatakannyatakan disidangdisidang pengadilanpengadilan. Keterangan. Keterangan ahliahli ituitu dapatdapat jugajuga sudahsudah diberikandiberikan padapada waktuwaktu pemeriksaanpemeriksaan oleholeh penyidikpenyidik atauatau

penintut

penintut umumumum yang yang dituangkandituangkan dalamdalam bentukbentuk laporanlaporan dandan dibuatdibuat mengingat

mengingat sumpahsumpah diwaktudiwaktu menerimamenerima jabatanjabatan atauatau pekerjaan.pekerjaan.

(24)

C. C. Surat Surat

Tentang alat bukti surat diatur di dalam Pasal Tentang alat bukti surat diatur di dalam Pasal

187 KUHAP, sebagai berikut : 187 KUHAP, sebagai berikut :

„„

Surat sebagaimana terebut dalam pasal 184 ayat Surat sebagaimana terebut dalam pasal 184 ayat (1) huruf c KUHAP dibuat atas sumpah jabatan (1) huruf c KUHAP dibuat atas sumpah jabatan atau dikuatkan dengan sumpah.

atau dikuatkan dengan sumpah.

(25)

D. D. Petunjuk Petunjuk

Petunjuk

Petunjuk adalah adalah perbuatan perbuatan , , kejadian kejadian atau atau keadaan keadaan yang

yang karena karena persesuaiaannya persesuaiaannya , , baik baik antara antara yang yang satu satu dengan

dengan yang lain, yang lain, maupun maupun denga denga tindak tindak pidana pidana itu itu sendiri

sendiri , , menandakan menandakan bahwa bahwa telah telah terjadi terjadi suatu suatu tindak

tindak pidana pidana dan dan siapa siapa pelakunya pelakunya . .

™™ Petunjuk hanya dapat diperoleh dari :Petunjuk hanya dapat diperoleh dari :

„„ KeteranganKeterangan saksi.saksi.

„„ SuratSurat..

„

„ KeteranganKeterangan terdakwa.terdakwa.

Pasal 18 KUHAP

(26)

Ialah

Ialah apa apa yang yang telah telah terdakwa terdakwa nyatakan nyatakan di di sidang sidang tentang

tentang perbuatan perbuatan yang yang ia ia lakukan lakukan atau atau yang yang ia ia ketehui ketehui sendiri

sendiri atau atau alami alami sendiri sendiri . .

„„

Dari Dari ketentuan ketentuan pasal pasal pasal pasal 189 KUHAP 189 KUHAP itu itu dapat dapat disimpulkan

disimpulkan bahwa bahwa keterangan keterangan terdakwa terdakwa harus harus diberikan diberikan di di depan depan sidang sidang pengadilan pengadilan . .

„„

Sedangkan Sedangkan keterangan keterangan terdakwa terdakwa yang diberikannya yang diberikannya di di luar luar sidang sidang pengadilan pengadilan hanya hanya dapat dapat digunakan digunakan untuk untuk

menemukan

menemukan bukti bukti di di sadang sadang saja saja . .

Pasal 189 KUHAP

E. Keterangan Terdakwa

(27)

Alat bukti

Alat bukti Barang bukti Barang bukti

„„

Alat bukti : ada 5 macam, diatur dalam pasal 184 Alat bukti : ada 5 macam, diatur dalam pasal 184 (1) KUHAP.

(1) KUHAP.

„„

Barang bukti : barang Barang bukti : barang - - barang yang bisa barang yang bisa

dikenakan penyitaan, diatur dalam pasal 39 dikenakan penyitaan, diatur dalam pasal 39

KUHAP.

KUHAP.

Pasal 189 (4) KUHAP Æ penting !!!

Referensi

Dokumen terkait

Dalam perusahaan yang telah pergi ke penggunaan tujuan kualitas strategis, proses penyebaran (lihat di bawah) akan membuat tujuan kualitas tambahan yang harus

William J Schull, Effects off Aetocic Radiatioi: Ae H alff-CCeitury off Studies ffroc H iroshica aid Nagasaki, 1995... Radiation Safety • Hiroshima

Gereja Katolik mengajarkan bahwa manusia diciptakan menurut gambaran Allah, yang artinya adalah: 1) manusia dapat mengenal dan mengasihi Penciptanya; 2) manusia

Pada siklus II, siswa sudah mulai aktif bekerja kelompok, hal ini dapat dilihat dari keseriusan siswa saat diskusi baik di kelompok ahli maupun di kelompok asal ,

Sedangkan bahwa elastisitas penyerapan tenaga kerja pada sektor ekonomi periode 2011-2012 di Kabupaten Jember, memiliki tingkat elastisitas penyerapan tenaga kerja yang

Intisari: Penelitian mengenai Indeks Gonad Somatik (IGS) ikan Bilih ( Mystacoleucus padangensis Blkr.) yang masuk ke muara sungai sekitar Danau Singkarak telah dilakukan pada

Hasil LOMBA HUT RI ke 70 dan para pemenang lomba diputuskan oleh masing-masing Dewan Juri dan ditetapkan oleh Panitia melalui Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Ketua

[r]