• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang

Berbagai cara dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk membuat nama perusahaannya berkembang luas dan mendapatkan citra yang baik dari masyarakat. Terlebih di jaman sekarang ini banyak perusahaan yang sedang berkembang dan ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari masyarakat. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan lain harus berlomba untuk mendapatkan hati dari masyarakat sekaligus dapat memberikan manfaat yang berarti kepada perusahaan. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mendapatkan hati dan perhatian dari masyarakat, salah satunya adalah dengan melakukan event.

Event merupakan salah satu kegiatan yang secara sengaja dilaksanakan oleh perusahaan untuk meningkatkan citra dari perusahaannya. Selain citra, event bisa menjadi alat interaksi antara masyarakat dengan perusahaan dalam mencapai berbagai tujuan. Banyak perusahaan yang mulai menyelenggarakan event-event yang mereka rancang sendiri sesuai dengan tujuan perusahaan itu masing- masing.

Event kini semakin giat diadakan oleh perusahaan baik tingkat nasional maupun internasional, yang digunakan sebagai alat promosi pemasaran dan membangun citra positif dari masyarakat. Dengan tujuan seperti itu maka perusahaan semakin berusaha untuk merencanakan event-event yang dapat menarik banyak sekali perhatian dari masyarakat, khususnya konsumen dan klien agar perusahaan kita dapat bersaing dengan para pesaingnya dan membuat perusahaan kita lebih dipilih dibandingkan dengan perusahaan lain.

Dalam mengadakan event yang efektif dan efisien perlu adanya proses event management yang baik. Event management dapat membantu penyelenggara event untuk merancang dan mengorganisir event yang akan diselenggarakan dengan baik serta meminimalisir resiko-resiko yang dapat terjadi selama penyelenggaraan event. Event management menurut (McCartney,

(2)

2010, p. 6) yaitu: suatu fenomena multidisiplin yang melibatkan marketing, keuangan, keamanan dan manajemen resiko, logistik dan manajemen sumber daya manusia dan dengan ilmu disiplin lainnya. Semua ilmu tersebut saling terkait secara kohesif untuk menghasilkan sebuah event. Pentingnya masing- masing fungsi itu berbeda-beda tergantung dengan besar atau kecilnya event kita.

Ada satu elemen penting yang tidak bisa terlewatkan ketika perusahaan melaksanakan event management, elemen tersebut merupakan publikasi.

Publikasi dapat dijadikan tolak ukur kesuksesan ketika perusahaan membuat pemberitaan dengan strategi yang unik serta menarik banyak perhatian masyarakat dan belum pernah dilakukan oleh perusahaan lain ataupun para kompetitor. Public Relations adalah usaha sebuah organisasi untuk mendapatkan kerja sama kelompok orang. Menurut Prof. Byron Christian public relations adalah usaha sadar untuk mempengaruhi orang, terutama melalui komunikasi, guna berpikir baik terhadap suatu organisasi, menghargainya, mendukungnya, dan ikut simpati bersamanya jika mendapat tantangan kesukaran (Nurjaman &

Umam, 2012, p. 47).

Public relations memiliki beberapa strategi yang disingkat P-E-N-C-I-L- S yaitu publication, event, news, community involvement, identity media, lobbying, social investment. Publikasi menurut Kriyantono dibukunya adalah kegiatan mengenalkan perusahaan sehingga umum (publik dan masyarakat) dapat mengenalnya (Kriyantono, 2008, p. 40). Publikasi merupakan salah satu tools dari Public Relations untuk melaksanakan sebuah event.

Public Relations memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perusahaan dalam usahanya menyampaikan informasi mengenai sebuah event ke masyarakat.

Untuk mempublikasikan event, maka seorang pelaksana event memerlukan media untuk menyampaikan informasi event tersebut. Media sendiri ada yang berbayar dan tidak berbayar, yang tidak berbayar biasanya disebut publisitas.

“Publisitas menurut Scott L. Cutlip merupakan suatu informasi yang disediakan sumber-sumber tertentu yang digunakan media karena informasi yang terkandung di dalamnya memiliki nilai berita (Pudjiastuti, 2010, p. 179).

(3)

Publisitas dapat diterapkan pada event untuk memperoleh popularitas seperti kepercayaan dan kekaguman dari publiknya.

Publikasi pun dilakukan oleh Corporate Marketing Communication BINUS University agar event-event dapat diketahui oleh internal dan eksternal BINUS University. Seperti salah satunya adalah event Topping Off kampus BINUS Alam Sutera. Event ini memerlukan publikasi yang terus-menerus karena dengan adanya publikasi yang terus menerus, internal dan eksternal dari BINUS University akan menunjukan rasa penasarannya terhadap event ini.

Event ini sendiri merupakan acara untuk meresmikan selesainya tahap pertama dari pembangunan kampus BINUS University di Alam Sutera.

Sebelumnya kampus Alam Sutera juga telah melakukan proses ground breaking yang diadakan pada tanggal 12 Desember 2012. Kampus Alam Sutera ini sendiri direncanakan akan selesai di bulan September 2014 bertepatan dengan masuknya perkuliahan di tahun ajaran baru. Kampus yang bertemakan smart and green campus ini akan dihadiri oleh jajaran penting BINUS University. Tema tree of life ini sendiri diambil karena BINUS ingin mahasiswanya dapat lebih nyaman ketika berkuliah di kampus ini, karena konsep smart and green campus ini terbukti sukses di beberapa negara lain.

Dengan adanya fakta seperti ini, maka BINUS mencoba membawa konsep tersebut ke kampus Alam Sutera. Segala konsep dan struktur dari kampus Alam Sutera di buat sendiri oleh alumni dari BINUS University. BINUS jelas bisa berbangga hati karena salah satu mahasiswanya dapat membuat kampus yang nantinya disebut-sebut akan menjadi kampus tercanggih di Indonesia.

Dengan adanya kampus ini semakin mengkukuhkan visi dari BINUS University yakni “A World class university….In continuous pursuit of innovation and enterprise.” Event Topping Off ini sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2014. Publikasi pun sudah dilakukan oleh Corporate Marketing Communication melalui website dari BINUS University, selain itu sudah terdapat spanduk dan poster yang digantung dan tempelkan di sekitar kampus BINUS University. Ini dilakukan agar pihak internal BINUS dapat mengetahui terlebih dahulu event Topping Off ini. Hal ini dilakukan agar pihak internal BINUS dapat

(4)

memberikan perhatiannya kepada event ini, karena kampus Alam Sutera ini nantinya juga akan menjadi salah satu fasilitas bagi mereka. Selain itu juga ada buletin dari BINUS yang telah memuat iklannya, buletin ini sendiri biasanya dibaca oleh para internal dari BINUS University. Karena buletin ini memang biasanya memuat publikasi event-event BINUS University.

Publikasi yang dilakukan terlebih dahulu kepada internal BINUS University dikarenakan masih adanya kesalahpahaman yang terjadi di antara mahasiswa maupun staff BINUS University mengenai kampus Alam Sutera. Ini bisa dilihat dari respon di media sosial seperti Twitter, terutama dari mahasiswa yang mempertanyakan, apakah benar nanti BINUS University yang di Kemanggisan akan dipindahkan ke Alam Sutera. Pertanyaan tersebut cukup sering dipertanyakan oleh para internal kampus ini. Oleh karena itu dengan adanya event ini sekaligus ingin meluruskan kepada internal BINUS University bahwa kita tidak akan pindah kampus tetapi hanya penambahan kampus saja menjadi 4 kampus yakni Anggrek, Syahdan, Kijang dan Alam Sutera.

Demi menciptakan ketertarikan serta agar pihak internal dan eksternal mendapatkan informasi itu maka Marketing Communication BINUS University selaku pihak yang mengurus publikasi event Topping Off kampus Alam Sutera ini harus membuat publikasi yang kreatif dan strategis. Dengan adanya publikasi yang unik maka informasi yang ingin disampaikan pun dapat lebih cepat dimengerti oleh khayalak. Maka publikasi diharapkan sebagai salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan event ini. Dengan publikasi yang baik dapat menunjukan kesuksesan dari event tersebut. Untuk melihat hasil dari keberhasilan publikasi event Topping Off yang dilakukan oleh Marketing Communication BINUS University, maka penulis mengangkat permasalahan skripsi dengan judul “PESAN PUBLIKASI PADA PENYELENGGARAAN EVENT TOPPING OFF KAMPUS ALAM SUTERA OLEH MARCOMM BINUS UNIVERSITY”.

(5)

1.2. Pertanyaan penelitian

Dalam menyelenggarakan sebuah event, publikasi sangatlah dibutuhkan untuk mencapai tujuan dari event ini. Dengan adanya publikasi, maka tolak ukur sukses atau tidaknya suatu event ini dapat di lihat.

Dalam hal ini penelitian akan meneliti pada hal :

1. Bagaimana cara pelaksanaan publikasi yang digunakan oleh CMC BINUS University dalam rangka untuk menyukseskan event Topping Off dan kendala yang dihadapi pada publikasi event ini?

2. Apakah publikasi yang dilakukan oleh CMC pada event ini telah mencapai harapan dari event Topping off?

3. Bagaimana pandangan internal Bina Nusantara setelah event Topping Off ?

1.3. Fokus penelitian

Untuk membatasi serta memperjelas ruang lingkup penelitian agar menghasilkan uraian yang sistematis, maka penulis membuat fokus penelitian sebagai berikut ini :

1. Penelitian ini menganalisis metode publikasi dan penanganan kendala yang dilakukan oleh bagian Corporate Marketing Communication BINUS University dalam menyelenggarakan event Topping Off.

2. Berfokus pada keberhasilan dari event ini, apakah publikasi yang dilakukan oleh CMC itu sudah berhasil mencapai harapan yang diinginkan oleh BINUS University atau tidak.

3. Lokasi penelitian ini dilakukan di Corporate Marketing Communication BINUS University yang berlokasi di Syahdan Campus Jl. K.H. Syahdan No.9 Kemanggisan / Palmerah Jakarta Barat 11480. Telp : (+62-21) 534 5830, 535 0660.

(6)

1.4. Tujuan dan manfaat penelitian 1.4.1 Tujuan penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ini adalah:

1. Untuk mengetahui metode publikasi apa saja yang digunakan dalam event ini dan cara menangani kendala dalam menghadapi kendala publikasi event.

2. Untuk mengetahui apakah publikasi merupakan bagian penting dari event management sebuah acara.

3. Untuk mengetahui bahwa event Topping off ini telah mencapai tujuan dan harapan dari BINUS University.

1.4.2 Manfaat penelitian

Manfaat dari penelitian ini antara lain adalah : 1. Manfaat Akademis :

a. Bagi penulis, dapat mengetahui seberapa pentingnya publikasi dalam suatu event serta menambah pengetahuan mengenai event publication.

b. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sarana informasi bagi bahan penelitian selanjutnya mengenai event publication.

c. Sebagai sumbangan dari perspektif akademis bagi pengembangan ilmu komunikasi pada umumnya dan pengembangan dalam event publication pada khususnya.

d. Memenuhi kebutuhan penulis dalam menyelesaikan tugas akhir tahun 2014 di BINUS University.

2. Manfaat Praktis :

a. Manfaat untuk perusahaan :

1. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi Corporate Marketing Communcation dalam membentuk citra BINUS University melalui event publication.

2. Sebagai saran dan masukan bagi BINUS untuk mendapat merancang dan melaksanakan event yang jauh lebih baik lagi dan

(7)

dapat memberikan kepuasan bagi pihak internal dan eksternal agar tetap datang pada acara yang diselenggarakan oleh BINUS.

b. Manfaat untuk masyarakat :

1. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sarana informasi dan pengetahuan bagi masyarakat bahwa suatu event yang baik tidak boleh melewatkan event publication.

2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi bagi masyarakat umum dalam pengembangan ilmu komunikasi, khususnya Event Management.

1.5. Sistematika penulisan

Secara garis besar penulisan skripsi ini dijabarkan dalam 5 (lima) bab yang dapat diperinci sebagai berikut :

Bab 1 Pendahuluan

Pada bab ini penulis menjabarkan mengenai pendahuluan yang berisi latar belakang masalah, perumusan masalah, ruang lingkup, tujuan dan manfaat penulisan, metodologi penelitian serta sistematika penulisan

“PESAN PUBLIKASI PADA PENYELENGGARAAN EVENT TOPPING OFF KAMPUS ALAM SUTERA OLEH MARCOMM

BINUS UNIVERSITY”

Bab 2 Landasan teori

Pada bab ini berisi penjelasan spesifik menyangkut tinjauan kepustakaan yang menguraikan landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini.

Teori utama yang menjadi acuan dari penelitian ini adalah event publication.

(8)

Bab 3 Metode penelitian

Pada bab ini menjelaskan mengenai pendekatan dan metodologi yang akan digunakan, profil dan struktur organisasi, data penelitian yang digunakan dan lokasi yang menjadi tujuan survey.

Bab 4 Hasil penelitian

Pada bab ini merupakan uraian mengenai hasil dari penelitian yang diteliti dan yang menjadi bahasan dalam penelitian ini. Penulis juga memaparkan seluruh hasil analisa dan memaparkan temuan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis.

Bab 5 Simpulan dan saran

Pada bab ini berisi penjelasan kesimpulan dari seluruh pembahasan yang telah diteliti dan berisi saran-saran yang dapat dijadikan sebagai bahan penelitian selanjutnya maupun untuk peningkatan perusahaan.

Referensi

Dokumen terkait

(3) kedisiplinan belajar santri berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan menghafal al- Qur’an santri pondok pesantren Al-Aziz Lasem Rembang, hal ini terbukti

manual, namun salah. Pilih ulang jenis jaringan berdasarkan jenis SIM/USIM card yang digunakan. Terkoneksi ke Internet, namun tidak bias membuka halaman website apa pun.

Dengan hasil penelitian ini dapat dilihat keakuratan diagnostik potong beku, sitologi imprint intraoperasi, dan gambaran USG pada pasien dengan diagnosa tumor ovarium untuk

Pemodelan penyelesaian permasalahan penjadwalan ujian Program Studi S1 Sistem Mayor-Minor IPB menggunakan ASP efektif dan efisien untuk data per fakultas dengan mata

Pendekatan dapat diartikan sebagai metode ilmiah yang memberikan tekanan utama pada penjelasan konsep dasar yang kemudian dipergunakan sebagai sarana

Audit, Bonus Audit, Pengalaman Audit, Kualitas Audit. Persaingan dalam bisnis jasa akuntan publik yang semakin ketat, keinginan menghimpun klien sebanyak mungkin dan harapan agar

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Covid-19 adalah dengan menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di mana dalam penerapannya

Berdasarkan hal-hal yang telah penulis uraikan dalam pembahasan mengenai kesesuaian penetapan tersangka korupsi oleh KPK tanpa bukti permulaan yang cukup dengan asas due of