• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Pengaruh Rasio Return on Asset (ROA), Earning per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) terhadap Tingkat Harga Saham (Studi Kasus pada Perusahaan Barang dan Konsumsi yang Telah Listing di BEI Periode 2009-2010).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa Pengaruh Rasio Return on Asset (ROA), Earning per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) terhadap Tingkat Harga Saham (Studi Kasus pada Perusahaan Barang dan Konsumsi yang Telah Listing di BEI Periode 2009-2010)."

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

vii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Pasar modal merupakan wadah bagi para investor untuk menginvestasikan dananya di perusahaan ( emiten) yang telah go public. Emiten setiap tahunnya harus mempublikasikan laporan keuangan yang diajukan, salah satunya adalah untuk investor. Investor akan menggunakan laporan keuangan untuk menilai kinerja perusahaan, yang salah satu caranya adalah mengukur financial leverage dengan menggunakan beberapa rasio profitabilitas.

Penelitian ini menggunakan rasio – rasio Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) yang menunjukkan apakah ada pengaruh terhadap tingkat harga saham

Metode yang digunakan adalah metode pengujian hipotesis. Data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan barang dan konsumsi tahun 2009-2010, data dianalisis menggunakan metode regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan dengan tingkat signifikansi 0.05 membuktikan bahwa Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) secara simultan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat harga saham. Secara parsial untuk masing – masing factor hanya Earning Per Share (EPS) yang memiliki pengaruh secara signifikan terhadap harga saham sedangkan factor lainnya tidak.

(2)

viii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

The capital market is a place for investors to invest funds in the company (the issuer) who has gone public. Issuers must publish annual financial statements filed, one of which is for the investor. Investors will use financial statements to assess the performance of the company, which one way is to measure the financial leverage using several profitability ratios.

This study uses the ratio - the ratio of Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) which indicates whether there is an influence on the level of stock prices

The method used is the method of hypothesis testing. The data used are the financial statements and consumer goods companies in 2009-2010, data were analyzed using multiple regression methods.

The results showed a 0.05 level, proving that the Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) simultaneously did not significantly affect the stock price level. Partially to each - each factor is only Earning Per Share (EPS) which has a significant influence on stock prices, while other factors are not.

(3)

ix Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... vii

ABSTRACT ... viii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GRAFIK ... xiv

DAFTAR GAMBAR ... xv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 10

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 10

1.4 Kegunaan Penelitian ... 11

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS... 12

2.1 Kajian Pustaka ... 12

2.1.1 Pasar Modal ... 12

(4)

x Universitas Kristen Maranatha

2.1.1.2 Fungsi dan Manfaat Pasar Modal ... 14

2.1.1.3 Hipotesis Pasar Efisien ... 15

2.1.2 Investasi ... 19

2.1.2.1 Pengertian Investasi ... 19

2.1.3 Pengertian Return ... 20

2.1.4 Return On asset... 24

2.1.4.1 Kelemahan dan Keunggulan Return On asset ... 25

2.1.5 Earning Per Share ... 26

2.1.6 Economic Value Added ... 28

2.1.7 Resiko ... 31

2.1.8 Saham ... 33

2.1.8.1 Pengertian Saham ... 33

2.1.8.2 Jenis – Jenis Saham ... 34

2.1.8.3 Nilai Saham……….39

2.1.8.4 Analisis Terhadap Harga Saham………40

2.1.9 Laporan Keuangan ... 43

2.1.9.1 Pengertian Laporan Keuangan ... 43

2.1.9.2 Fungsi dan tujuan Laporan Keuangan ... 44

2.1.9.3 Pengguna Laporan Keuangan ... 46

2.1.9.4 Analisis Laporan Keuangan ... 48

2.1.9.5 Keterbatasn Laporan Keuangan ... 49

2.1.10 Rasio Keuangan ... 50

2.1.10.1 Analisis Rasio Keuangan ... 50

(5)

xi Universitas Kristen Maranatha

2.2 Kerangka Pemikiran ... 55

2.3 Pengembangan Hipotesis ... 58

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN ... 59

3.1 Objek Penelitian ... 59

3.1.1 Profil dan Sejarah Singkat ... 60

3.2 Metode Penelitian ... 72

3.3 Operasiaonal Variabel ... 73

3.4 Populasi dan Sampel Penelitian... 76

3.4.1 Populasi Penelitian ... 76

3.4.2 Sampel Penelitian ... 76

3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 77

3.6 Jenis dan Sumber Data ... 78

3.7 Rancangan Pengolahan Data ... 79

3.8 Alat Analisis ... 79

3.8.1 Menghitung ROA ... 80

3.8.2 Menghitung EPS ... 81

3.8.3 Menghitung EVA ... 82

3.8.3.1 Menghitung NOPAT………...82

3.8.3.2 Menghitung Invested Capital………..83

3.8.3.3 Menghitung Biaya Hutang Setelah Pajak (Ki)………85

3.8.3.3.1 Menghitung Kd ... 85

3.8.3.3.2 Menghitung Tingkat Pajak ... 86

3.8.3.4 Menghitung Biaya Ekuitas (Ke) ... 89

(6)

xii Universitas Kristen Maranatha

3.8.3.6 Hasil Perhitungan EVA ... 93

3.8.4 Menghitung Rata – Rata Harga Saham ... 94

3.9 Penetapan Hipotesis ... 95

3.10 Pemilihan Tes Statistik dan Pengujian Hasil Statistik ... 96

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 102

4.1 Deskripsi Penelitian ... 102

4.1.1 Analisis Deskriptif………104

4.2 Asumsi Klasik Analisis Regresi ... 106

4.2.1 Uji Asumsi Klasik Kolmogorov Smirnof………...106

4.2.2 Uji Heterokedastisitas data……….108

4.2.3 Uji Autaokorelasi Data………...109

4.2.4 Uji Multikolinearitas Data………..110

4.3 Deskripsi Penelitian ... 111

4.3.1 Persamaan Model Regresi………111

4.3.2 Analisis Koefisien Regresi Secara parsial uji -t…………...……113

4.3.3 Analisis Koefisien Regresi Secara simultan uji -F ……….116

4.3.4 Analisis Koefisien koreasi parsial ………..……118

4.3.5 Koefisien Determinsasi Simultan ………..120

4.4 Pembahasan ... 121

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 124

5.1 Simpulan ... 124

5.2 Saran ... 126

(7)

xiii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Daftar Nama Perusahaan ... 59

Tabel 3.2 Operasional Variabel ... 76

Tabel 3.3 ROA ... 80

Tabel 3.4 EPS ... 81

Tabel 3.5 NOPAT 2010 ... 82

Tabel 3.6 NOPAT 2009 ... 83

Tabel 3.7 Invested Capital 2010 ... 84

Tabel 3.8 Invested Capital 2009 ... 84

Tabel 3.9 KD ... 85

Tabel 3.10 Tingkat Pajak ( t ) ... 86

Tabel 3.11 1 – ( t ) ... 87

Tabel 3.12 Ki ... 88

Tabel 3.13 Biaya Ekuitas ( Ke ) ... 89

Tabel 3.14 Hutang dan Ekuitas, Hutang Jangka Panjang, Ekuitas……….……..….91

Tabel 3.15 WACC ... 92

Tabel 3.16 EVA ... 93

Tabel 3.17 Harga Saham ... 94

Tabel 3.18 Daerah Keputusan Durbin Watson ... 98

Tabel 3.19 Interpretasi Terhadap Koefisien Korelasi ... 101

Tabel 4.1 Observed Emiten ... 102

Tabel 4.2 Faktor – Faktor Penelitian ... 103

Tabel 4.3 Analisis Deskriptif ... 104

Tabel 4.4 Kolmogorov - Smirnof ... 106

Tabel 4.5 Durbin Watson ... 109

Tabel 4.6 Uji Multikolinearitas Data ... 111

Tabel 4.7 Regresi ... 112

Tabel 4.8 Anova ... 117

Tabel 4.9 Koefficient ... 118

(8)

xiv Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GRAFIK

(9)

xv Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

(10)

BAB 1 PENDAHULUAN

1 Universitas Kristen Maranatha BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam perkembangannya, dunia mengalami kemajuan yang pesat. Sama dalam dunia perekonomian seiring dengan perkembangannya perekonomian suatu perusahaan akan mengalami kemajuan. Banyak cara untuk perusahaan mengembangkan kegiatan perekonomian contohnya saja perusahaan melakukan ekspansi atau melakukan diferensiasi produk.

Dalam usahanya mempertahankan keeksistensian perusahaan, perusahaan harus mampu berkompetitif dalam suatu persaingan dimana bermunculan perusahaan baru yang mungkin lebih berkualitas. Oleh karena itu perusahaan harus melakukan beberapa pengembangan untuk mempertahankan suatu keeksistensian perusahaan itu sendiri. Tentu saja dalam melakukan pengembangan usaha perusahaan membutuhkan sumber dana yang tentu saja digunakan untuk membiayai kegiatannya itu.

Dana tersebut bisa diperoleh dengan cara memasukan modal baru dari

pemilik perusahaan atau dengan cara melakukan pinjaman ke pihak di luar

perusahaan. Apabila perusahaan melakukan pinjaman kepada pihak di luar

perusahaan maka akan timbul utang sebagai konsekuensi dari pinjamannya tersebut

dan berarti perusahaan telah melakukan financial leverage. Semakin besar utang

(11)

BAB 1 PENDAHULUAN

2 Universitas Kristen Maranatha Sumber dana yang dibutuhkan perusahaan tersebut dapat terpenuhi oleh perusahaan yaitu yang kita kenal dengan saham. Pada prinsipnya saham adalah suatu bukti seberapa besar kepemilikan yang berpengaruh pada perusahaan. Saham merupakan suatu surat berharga dimana bisa juga dikatakan suatu utang kepada si pemilik saham karena si pemilik telah bersedia mengucurkan suatu dana atau tambahan modal kepada perusahaan yang nantinya akan dikembalikan secara bertahap berupa dividen.

Adanya suatu pasar modal di Indonesia menjadikan banyaknya suatu

pemilihan dana modal bagi perusahaan dan juga menjadi suatu opsi bagi pemilihan

suatu investasi baru, sehingga suatu kesempatan bagi perusahaan melakukan

pencarian dana dan melakukan pencarian suatu pengembangan bisnis baru semakin

banyak pilihannya. Adanya suatu pasar modal juga menjadikan perusahaan dapat

mencari dana dalam bentuk ekuitas melalui penjualan saham perusahaan.

Banyak hal dalam perhitungan harga saham baik itu dipengaruhi oleh dari

dalam perusahaan (factor intern) atau pun dari luar perusahaan (factor ekstern).

Faktor intern dalam pasar modal dapat meliputi laporan keuangan, pembagian dividen, tingkat profitabilitas, laba yang diperoleh saat ini dan lain sebagainya. Faktor ekstern dalam pasar modal dapat dilihat dari tingkat inflasi, tingkat pertumbuhan GDP, pengangguran, nilai kurs, tingkat suku bunga, jumlah uang yang beredar, peraturan perundang-undangan, keadaan politik, serta keamanan di negara tersebut.

Dalam hal perhitungan harga saham banyak pendekatan yang telah dilakukan

oleh para peneliti terdahulu dan telah banyak disiplin ilmu dalam perekonomian yang

(12)

BAB 1 PENDAHULUAN

3 Universitas Kristen Maranatha saham. Adanya kedinamisan dalam ilmu ekonomi mengakibatkan adanya suatu teori

– teori baru dalam membahas saham.

Dapat dikatakan bahwa pasar modal merupakan salah satu struktur penggerak utama perekonomian di Indonesia. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia guna menjual saham kepada investor. Menurut Jogiyanto (2008 : 25) untuk menarik pembelian dan penjualan untuk berpartisipasi, pasar modal harus bersifat likuid dan efisien.

Suatu pasar modal dikatakan likuid jika penjualan dapat menjual dan pembeli dapat membeli surat-surat berharga dengan cepat. Sedangkan pasar modal dapat dikatakan efisien jika harga dari surat-surat berharga tersebut mencerminkan nilai dari perusahaan secara akurat. Jika pasar modal bersifat efisien, maka harga dari surat berharga dapat mencerminkan penilaian dari investor terhadap prospek laba perusahaan di masa mendatang serta kualitas dari manajemennya. Jika calon investor meragukan kualitas dari manajemen, keraguan ini dapat tercermin pada surat berharga yang turun. Dengan demikian pasar modal dapat digunakan sebagai sarana tidak langsung pengukuran kualitas manajemen ( Hari, 2010 : 3 ).

Tentu dalam penanaman investasi atau pencarian dana berupa saham sangatlah beresiko karena dalam penanaman atau pencarian saham, nilai saham dapat berubah baik itu dalam mengalami kenaikan ataupun penurunan. Investor dalam menanamkan dana tentu saja mengharapkan pengembalian (return) tentu saja dengan tingkat resiko – resiko yang telah diperhitungkan dalam penanaman modal.

(13)

BAB 1 PENDAHULUAN

4 Universitas Kristen Maranatha pemberian hutang, tentu saja dalam pemberian returnnya dari kedua jenis investasi diatas memberikan efek yang berbeda, hutang memberikan return dalam suatu jenis pembayaran bunga, sedangkan saham memberikan efek return dalam bentuk dividend maupun capital gain. Dalam perkembangannya efek dari kedua pemilihan jenis investasi tersebut telah dapat disatukan yaitu yang dikenal dengan portofolio ( Bolly, 2007 : 1 ).

Tujuan investor melakukan investasi dalam bentuk saham adalah untuk memaksimumkan pengembalian (return), tanpa melupakan faktor risiko investasi yang harus dihadapi. Return total merupakan return keseluruhan dari suatu investasi dalam suatu periode yang tertentu. Return total sering disebut sebagai return saja. Return total terdiri dari capital gain (loss) dan yield. Capital gain atau capital loss merupakan selisih dari harga investasi sekarang relatif dengan dengan harga periode yang lalu. Yield merupakan persentase penerimaan kas periodik terhadap harga investasi periode tertentu dari suatu investasi (Jogiyanto, 2008 : 196).

Return merupakan sebuah feed back antara perusahaan dan investor dimana investor telah menanamkan sejumlah dana untuk modal perusahaan dan akan mendapatkan deviden atau berupa capital gain lainnya.

(14)

BAB 1 PENDAHULUAN

5 Universitas Kristen Maranatha Saham – saham yang telah go public mempunyai sifat sensitivitas terhadap lingkungan bisnis di sekitarnya sebagai komoditi investasi yang sifatnya sangat peka terhadap lingkungan bisnis perubahan – perubahan yang terjadi bisa berdampak positif atau negative bagi nilai saham perusahaan.

Salah satu tanda bahwa investor yakin dengan suatu emiten yang di danai dilihat dari harga saham juga. Harga sahamlah yang sangat peka terhadap lingkungan perusahan, sehingga harga saham dapat berfluktuasi, kondisi ini dapat terjadi pada harga saham karena banyak factor yang terjadi baik itu dalam perusahaan ( factor intern ) maupun luar perusahaan ( factor ekstern ) contohnya kegiatan jual beli saham di bursa saham juga dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.

Investasi dalam bentuk saham merupakan investasi yang berisiko, karena menarik pemodal dengan cara menawarkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat keuntungan investasi lainnya yang kurang berisiko. Dari hal tersebut pemodal membutuhkan berbagai informasi yang dijadikan sebagai tolok ukur untuk menilai prospek perusahaan yang bersangkutan, yaitu dengan menganalisis laporan keuangan dengan rasio keuangan. Karena pada dasarnya niat pemodal dalam membeli saham adalah untuk menjual saham itu kembali pada saat harga yang lebih tinggi atau mendapatkan return dari investasi yang ditanamkan.

(15)

BAB 1 PENDAHULUAN

6 Universitas Kristen Maranatha Secara umum factor intern yang dapat mempengaruhi saham perusahaan adalah faktor kinerja perusahaan baik kinerja keuangan maupun kinerja manajemennya dan prospek perusahaan. Informasi yang berhubungan dengan kinerja perusahaan ini umumnya disajikan dalam laporan keuangan yang lazim digunakan untuk memprediksi harga saham atau return saham. Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ekonomi (PSAK, 2009 : 5). Sedangkan faktor eksternal meliputi berbagai informasi ekonomi makro, politik, kondisi pasar, keamanan , dan isu-isu yang beredar pun dapat mempengaruhi harga saham.

Laporan keuangan merupakan sebuah informasi yang penting bagi investor dalam mengambil keputusan investasi. Laporan keuangan pada dasarnya merupakan hasil refleksi dari sekian banyak transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan. Transaksi-transaksi dan peristiwa-peristiwa yang bersifat finansial dicatat, digolong-golongkan dan diringkas dengan cara setepat-tepatnya dalam satuan uang, dan kemudian diadakan penafsiran untuk berbagai tujuan (Djarwanto, 2004 : 5).

(16)

BAB 1 PENDAHULUAN

7 Universitas Kristen Maranatha dengan laporan keuangan juga kita dapat mengukur rasio – rasio dimana rasio ini dapat mempengaruhi harga saham perusahaan di pasaran.

Laporan keuangan akan optimal bagi investor apabila investor dapat menganalisis lebih lanjut melalui analisis rasio keuangan. Rasio keuangan dapat dijadikan sebagai pengukuran kinerja keuangan yang memiliki tujuan dan keunggulan yang diantaranya adalah dapat digunakan untuk membandingkan hubungan return dan risiko dari berbagai perusahaan dengan ukuran yang berbeda-beda. Rasio juga dapat menunjukkan profil suatu perusahaan, karakteristik ekonomi, strategi bersaing, dan keunikan karakteristik operasi, keuangan, dan investasi (Ulupui, 2005 : 4).

Beberapa penelitian mengenai tingkat pengembalian saham (return) telah banyak dilakukan di berbagai pasar modal dunia (termasuk Bursa Efek Indonesia) yang bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel apa saja yang dapat memengaruhi tingkat pengembalian saham.

Menurut Hari (2011) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Kinerja

Keuangan dan Faktor Eksternal Perusahaan Terhadap Tingkat Pengembalian Saham“

(17)

BAB 1 PENDAHULUAN

8 Universitas Kristen Maranatha Ratih (2009) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Faktor Eksternal Perusahaan Terhadap Tingkat Pengembalian Saham“ kelompok industri manufaktur subbagian barang konsumsi (Consumer Goods Industry). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Price Earnings Ratio (PER), Return On Equity (ROE), dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh terhadap harga saham, namun hanya Earnings Per Share (EPS) yang berpengaruh secara parsial terhadap harga saham.

Riyetni (2006) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Return On Asse (ROA), Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio” yang meneliti perusahaan go public di BEI periode 2001 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on asset, return on equity, debt to equity ratio tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return. Secara parsial tidak terdapat satu variabel pun yang berpengaruh signifikan terhadap return.

Firdha Nur Aisya (2010) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA) Terhadap Harga Saham” yang meneliti perusahaan telekomunikasi yang go public di BEI

periode 2007 – 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA) secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial hanya rasio Earning Per Share (EPS) yang memiliki pengaruh terhadap harga saham

(18)

BAB 1 PENDAHULUAN

9 Universitas Kristen Maranatha dinilai dengan melihat laporan keuangan dari sektor industry yang dipilih oleh peneliti.

Dalam penelitian ini, peneliti ingin melakukan penelitian pada perusahaan sektor industri barang dan konsumsi yang telah listing di BEI, karena sektor industry barang dan konsumsi mengalami kenaikan saham pada salah satu situs berita http://www.vibiznews.com/news/breaking_news/2011/03/23/ihsg-sesi-i-naik-060-dipimpin-sektor-industri-dasar-dan-barang-konsumsi/70 (rabu,23 – maret – 2011 ) mengatakan bahwa penguatan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sesi I ini dipimpin oleh sektor industri dasar dan barang konsumsi dimana masing – masing indeks tercatat naik 1,82% dan 1,29%. Pada situs resmi Badan Pusat Statistik http://www.bps.go.id/brs_file/ihpb_03okt11.pdf mengatakan Indeks Kelompok Barang Konsumsi pada September 2011 naik sebesar 0,40% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu dari 198,22 pada Agustus 2011 menjadi 199,01 pada September 2011. Apabila kondisi ini bisa diteruskan maka ada kemungkinan investasi sektor ini bisa terus bertambah di dalam negeri.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan variabel yang telah diteliti oleh Firdha Nur Aisya yaitu Earnings Per Share (EPS), Return on Asset (ROA) dan Economic Value Added (EVA) sebagai variabel kinerja keuangan dari sudut pandang investor terhadap harga saham. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Pengaruh Rasio Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Aadded (EVA)

Terhadap Tingkat Harga Saham”(Studi Kasus Pada Perusahaan Barang dan

(19)

BAB 1 PENDAHULUAN

Value Added (EVA) mempunyai pengaruh secara parsial terhadap harga saham.

2.Apakah Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) mempunyai pengaruh secara simultan terhadap harga saham.

3.Seberapa besar pengaruh Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) terhadap harga saham secara parsial. 4.Seberapa besar pengaruh Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS)

dan Economic Value Added (EVA) harga saham secara simultan.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) mempunyai pengaruh secara parsial terhadap harga saham.

2. Untuk mengetahui apakah Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) mempunyai pengaruh secara simultan terhadap harga saham.

(20)

BAB 1 PENDAHULUAN

11 Universitas Kristen Maranatha

4. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Return On Asset (ROA),

Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) mempunyai pengaruh secara simultan terhadap harga saham.

1.4 Kegunaan Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dan manfaat bagi pihak-pihak yang berminat dan terkait dengan permasalahan yang akan dibahas.

Adapun pihak-pihak yang dimaksud antara lain: 1. Bagi penulis

Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan penulis mengenai masalah pengaruh pengaruh rasio – rasio Return On Asset (ROA), Earning Per Share (EPS) dan Economic Value Added (EVA) terhadap tingkat pengembalian saham sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas.

2. Bagi perusahaan

Untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan dijadikan gambaran dan tolk ukur bagi pihak manajemen perusahaan dalam menambah investasi dan pencarian modal bagi perusahaan

3. Bagi investor

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan bahan evaluasi dan informasi dalam mengambil keputusan investasi saham.

4. Bagi peneliti selanjutnya

(21)

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

124 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 17.0, maka dapat diambil beberapa kesimpulan untuk menjawab penelitian berikut adalah hasilnya :

1.Secara simultan ketiga variabel independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Besarnya pengaruh ketiga variabel indpenden secara simultan terhadap tingkat harga saham adalah sebesar 18.3 % dan sebesar 81.7 % dipengaruhi oleh variabel - variabel lain diluar variabel yang diujikan. Misalnya saja tingkat suku bunga, kurs valuta asing, dll.

2.Secara parsial pengaruh masing – masing variable Return On Asset (ROA), Earnings Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA) memiliki kesimpulan berbeda.

Berdasarkan uji t dapat disimpulkan bahwa variabel Return On Asset (ROA)

secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat harga saham pada industri barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI dengan syarat tidak terjadi perubahan pada variabel Earnings Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA).

Berdasarkan uji t dapat disimpulkan bahwa variabel Earnings Per Share

(22)

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

125 Universitas Kristen Maranatha saham pada industri barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI dengan syarat tidak terjadi perubahan pada variabel Return On Asset (ROA), Economic Value Added (EVA).

Berdasarkan uji t dapat disimpulkan bahwa variabel Economic Value Added

(EVA). secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat harga saham pada industri barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI dengan syarat tidak terjadi perubahan pada variabel Return On Asset (ROA), Earnings Per Share (EPS).

3.Secara parsial besaran pengaruh dari masing – masing variabel Return On Asset (ROA), Earnings Per Share (EPS), Economic Value Added (EVA) adalah sebagai berikut :

Pengaruh Return On Asset (ROA), terhadap tingkat harga saham adalah

lemah, karena besarnya hanya 4.28 %. Kemungkinan investor kurang tertarik untuk menimbang harga saham dengan menilai dari rasio Return On Asset (ROA).

Pengaruh Earnings Per Share (EPS), terhadap tingkat harga saham adalah

kuat, karena besarnya pengaruh variabel ini adalah 34.45 %. Nilai yang signifikan ini dapat digunakan secara akurat untuk memprediksi besarnya tingkat pengembalian saham (return saham) pada entitas yang tergabung dalam perusahaan manufaktur untuk periode 2009-2010

Pengaruh Economic Value Added (EVA), terhadap tingkat harga saham adalah

(23)

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

126 Universitas Kristen Maranatha 5.2 Saran

Dari peneletian yang telah dilakukan penulis mencoba untuk memberikan beberapa saran yaitu sebagai berikut :

1. Bagi perusahaan

Melalui rasio EPS perusahaan diharapkan meningkatkan kinerja yang terukur sebab EPS berpengaruh terhadap meningkatnya minat investor.

Diharapkan juga perusahaan dapat menaikkan rasio – rasio lainnya selain EPS yaitu ROA dan EVA sebab walaupun tidak signfikan tetapi variabel ini juga sedikitnya berpengaruh terhadap tingkat harga saham dan bisa jadi juga sebagai bahan pertimbangan minat investor untuk berinvestasi

2. Bagi Investor

Sebaiknya investor mempertimbangkan rasio – rasio lainnya selain ketiga rasio yang telah diteliti sebab semakin banyaknya rasio yang diteliti akan menghasilkan keputusan investasi yangbaik

3. Bagi penulis selanjutnya

 Sebaiknya penulis menambah rasio yang ada atau mencoba rasio – rasio

lainnya untuk diteliti semakin banyak variabel yang diteliti saya rasa semakin baik dalam penelitiannya

 Memperpanjang waktu atau periode penelitian agar hasil penulisan lebih baik

(24)

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

127 Universitas Kristen Maranatha  Penulis selanjutnya diharapkan mencoba mengambil sampel dari perusahaan

(25)

DAFTAR PUSTAKA

127 Universitas Kristen Maranatha DAFTAR PUSTAKA

Abdul Halim dan Sarwoko. 2003.Manajemen Keuangan. Yogyakarta: BPFE

Bodie Z, A. Kane, and Alan J. Marcus, (2003). Essentials Of Investments, Fifth Edition, McGraw-Hill, New York.

Barjini, Hari (2011), Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Faktor Eksternal

Perusahaan Terhadap Tingkat Pengembalian Saham,Skripsi S1, Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha, Bandung

Djarwanto, (2004). Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan, Edisi 2, Yogyakarta: BPFE,

Eduardus, Tandelilin. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi, Edisi Pertama. KANISUS (Anggota IKAPI), Yogyakarta.

Ghozali, Imam. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS, Badan Penerbit Universitas Dipenogoro, Semarang.

Gitman. (2006). Principles of Managerial Finance, 11thed, Pearson International Edition. Boston.

Gitman, Lawrence J. (2009). Principles of Managerial Finance, 12th Edition, USA: Addison-Wesley.

(26)

DAFTAR PUSTAKA

128 Universitas Kristen Maranatha Gujarati, Damodar N, (2004). Basic Econometrics, Fourth edition, Singapore. McGraw-Hill Inc.

Hapcin Suhairy. (2005). Pengaruh Rasio Probabilitas dan Leverage Terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur di BEJ. Tesis Magister Sains, Program Pascasarjana Universitas Sumatra Utara, Sumatra Utara.

Hartono, Jogiyanto. (2007). Metode Penelitian Bisnis, Edisi 1, Yogyakarta: BPFE.

Hartono, Jogiyanto. (2008). Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Kelima, BPFE. Yogyakarta.

Helfert, Erich A. (2000). Technique of Financial Analysis a Guide to Value Creation, 10th Edition, McGraw-Hill.

Husnan, Suad. (2003). Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas, Edisi Ketiga, AMP YKPN, Yogyakarta.

I.G.K.A Ulupui, (2005). Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas dan Probabilitas Terhadap Return Saham (Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman dengan Kategori Industri Barang Konsumsi di BEI, Jurnal Akuntansi Fakultas Ekomomi, Universitas Udayana.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta.

(27)

DAFTAR PUSTAKA

129 Universitas Kristen Maranatha Jumingan, (2006). Analisis Laporan Keuangan, Cetakan Pertama, Jakarta: Bumi Aksara.

Kieso, Weygandt, dan Warfield. (2002). Akuntansi Intermediate, Edisi Kesepuluh, Erlangga, Jakarta.

Kieso, Weygandt, dan Warfield. (2008). Akuntansi Intermediate, Edisi Kedua Belas. Erlangga, Jakarta.

M. Samsul. (2006). ABC Pasar Modal Indonesia, LPPI dan ISEL.

Madura, Jeff, (2000). International Financial Management, West Publishing Company, Florida, U.S.A.

Mankiw, Gregory N, (2003). Teori Makro Ekonomi, Terjemahan, Erlangga, Jakarta.

Mishkin, Frederic S and Stanley G Eakins, (2000). Financial Markets and Institutions, 3th edition, Addision Wesley Publishing Company.

Mulyadi. (2001). Akuntansi Manajemen : Konsep, Manfaat dan Rekayasa, Edisi 3, Salemba Empat, Jakarta.

Nazir, Mohammad. (2009). Metode Penelitian, Cetakan ketujuh, Ghalia Indonesia, Jakarta.

(28)

DAFTAR PUSTAKA

130 Universitas Kristen Maranatha Ratih Kusumawardani. (2009), Pengaruh Kinerja Keuangan dan Faktor Eksternal Perusahaan Terhadap Tingkat Pengembalian Saham (Studi Kasus Kelompok barang dan konsumsi yang Listing di BEI), Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjajaran, Bandung.

Riyanto, Bambang. (2001). Dasar – Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi 4, Cetakan ke 7, BPFE, Yogyakarta.

Riyetni. (2006). Pengaruh Return on Asset, Return on Equity, Debt to Equity Ratio Terhadap Return, Skripsi S1, Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, Bandung.

Rolan Pandapotan Sitompul. (2007). Pengaruh Variabe-Variabel Akuntansi dan Variabel-variabel Pasar Terhadap Tingkat Pengembalian Saham Pada Kelompok Industri Pertambangan di PT. Bursa Efek Jakarta. Skripsi S1, Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung.

S. Munawir, (2002). Analisis Laporan Keuangan, Yogyakarta: Liberty.

Sugiyono, (2007). Statistika Untuk Pelatihan Bandung : Cetakan keenam, Alfabeta, Bandung.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis, Cetakan keduabelas, Alfabeta, Bandung.

Undang-undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Jakarta : Sinar Grafika.

(29)

DAFTAR PUSTAKA

131 Universitas Kristen Maranatha Wild, Subramanyam, dan Halsey. (2008). Analisis Laporan Keuangan. Edisi Kedelapan. Diterjemahkan oleh: Yanivi S. Bachtiar dan S. Nurwahyu Harahap, Salemba Empat, Jakarta.

www.idx.co.id

www.bi.go.id

www.finance.yahoo.com

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi perda kota Surabaya nomor 7 tahun 2002 berkaitan dengan keberadaan Pedagang Kaki Lima yang menempati Ruang Terbuka Hijau

Penelitian ini sering disebut dengan “ longitudinal research ”, yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan satuan waktu1. (historikal sifatnya) sebagai

Sig DAR > 0.05, artinya tidak ada pengaruh secara signifikan dari variabel Debt to total asset ratio (DAR) terhadap Return Saham. Sig DAR < 0.05, artinya ada pengaruh

Sehubungan dengan hal tersebut kami mohon sudi kiranya Bapakllbu berkenan mengijinkan untuk menyebarkan angket di tempat Bapakllbu yang selanjutnya akan digunakan

Penyusunan Laporan Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Tehnik

Seluruh karyawan ppc dan seluruh keluarga besar PT Tiga Manunggal Synthetic Industries yang telah banyak membantu selama penulis melaksanakan Kerja Praktek. Pimpinan

Namun jika melihat struktur kurikulum madrasah tampak bahwa muatan agama sebagai pembeda (distingsi) dan identitas Islam bagi madrasah tidak begitu berpihak,

Objektif kajian ini adalah (i) Mengenalpasti faktor yang mempengaruhi minat pembelajaran Bahasa Inggeris sebagai bahasa kedua dan (ii) Mengenalpasti kesan penggunaan Kaedah