1
Research Department - email : [email protected]
NEWS HEADLINES JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART
\
Koreksi IHSG yang beruntun terjadi hampir dua pekan terakhir, memberikan sinyal potensi koreksi cenderung terbatas. Hal tersebut terkonfirmasikan dari indikator Stochastic yang mengisyaratkan IHSG dalam ruang jenuh jual. Selain itu, peluang up reversal juga terindikasi dari MACD, kendati dari lagging indikator sinyal terkonfirmasi nagatif.
JAKARTA INDICES STATISTICS
CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)
IHSG 7195.488 +26.618 30982.435 15486.406
LQ-45 1024.728 +8.722 3471.955 7795.924
MARKET REVIEW MARKET REVIEW MARKET REVIEW
MARKET REVIEW MARKET VIEW MARKET VIEW MARKET VIEW MARKET VIEW
Saham-saham di bursa utama global mayoritas berada pada zona merah pada perdagangan awal pekan (19/09) ditengah penantian pasar terhadap keputusan bank sentral di negara-negara utama pada pekan ini, terutama AS dimana The Fed akan mengadakan FOMC pada tanggal 20-21 September pada waktu setempat. Pasar pun telah memperkirakan kenaikan suku bunga akan kembali agresif dengan rentang 75-100bps setelah inflasi AS belum menunjukkan perbaikan berarti. Inflasi AS masih berada pada 8,3% YoY per Agustus 2022 lalu, dan MoM dan core inflation juga masih menunjukkan kenaikan. Selain rapat bank sentral AS, pasar juga menanti pertemuan BoJ pada pekan ini. Akan tetapi, tidak seperti AS, bank sentral Jepang diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakan moneter longgarnya. Tetapi, Nikkei 225 ditutup hari ini dikarenakan adanya hari libur nasional. Di sisi lain, Cina dengan PBoC justru memotong suku bunga repo untuk 14 hari justru mengalami pemotongan, untuk memberi ruang penambangan likuiditas 2 miliar Yuan atau USD285 juta untuk suku bunga repo 7 hari dan 10 miliar Yuan untuk repo 2 minggu. Kebijakan bank sentral Cina ini sangat kontras dengan bank sentral negara barat yang mengalami pengetatan. Dengan kebijakan ini, diperkirakan Yuan dapat melanjutkan tren depresiasi terhadap dolar AS. Sementara itu, WTI crude dan Brent justru kembali melemah dan menyentuh dikisaran USD83 dan USD89 setelah sempat menguat setelah adanya pelonggaran lockdown di Chengdu dan berakhirnya karantina di Hong Kong. Kami melihat FOMC menjadi katalis utama pelemahan minyak yang diikuti oleh inversi obligasi AS tenor 2 dan 10 tahun yang berada pada 3,8 dan 3,4%.
IHSG menguat 0,4% pada kemarin, namun dengan Rupiah relative melemah dan mendekati level Rp15,000 per dolar AS. Kemudian, saham-saham yang paling aktif diperdagangkan pada pekan lalu yakni BUMI, BBCA, BMRI dan BBRI. Sedangkan, top gainers meliputi LEAD, SEMA, WINS dan SLIS. Pelemahan Rupiah lebih disebabkan oleh sentimen eksternal yakni dengan adanya rapat FOMC. Kami menilai hal ini juga akan memperpanjang tren sideways IHSG hingga setidaknya pengumuman suku bunga. Adapun, fundamental dalam negeri masih cukup kuat dan pemerintah masih menargetkan pertumbuhan ekonomi masih dapat bertumbuh diatas 5% tahun ini.
Tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut di tengah upaya menjaga momentum pemulihan ekonomi. Tren Inflasi berbagai negara di dunia mengalami kenaikan signifikan akibat krisis pangan dan energi. Amerika Serikat turun ke 8,3%, Uni Eropa 9%, Inggris 10%, dan Jerman 7,9%, sedangkan Indonesia di bulan Juli 2022 masih 4,69%. Neraca perdagangan surplus 28 bulan berturut-turut dan ini menunjukkan bahwa Indonesia dalam penanganan ekonominya berada dalam jalur yang tepat. Di bulan Agustus 2022, neraca perdagangan masih surplus di USD5.76 miliar dan sektor non migas menjadi kunci utama. Surplus perdagangan lebih besar dari perkiraan, bahkan terbesar dalam empat bulan.
Tiga bank sentral negara berkembang yakni Cina, Rusia dan Turki memutuskan memangkas suku bunga acuan. Keputusan ini di tengah tren kenaikan suku bunga acuan yang makin agresif. Cina memangkas suku bunga pinjaman acuan dan menurunkan referensi hipotek dengan margin yang lebih besar. Suku bunga pinjaman 1 tahun dipangkas 5 bps menjadi 3,65%, sementara suku bunga 5 tahun turun 15 bps menjadi 4,30%. Rusia Suku bunga acuannya diturunkan 50 bps menjadi 7,5% pada pertemuan akhir pekan lalu. Pelaku pasar seluruh dunia tengah mengkhawatirkan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS bulan September. Penantian kepastian kenaikan suku bunga dapat menyebabkan beberapa fluktuatif paling drastis dalam harga minyak, emas, energi dan logam utama lainnya yang mempengaruhi perdagangan hingga dampaknya bagi pasar saham global.
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (20/09/22), ditengah beragamnnya sentimen baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut di tengah upaya menjaga momentum pemulihan ekonomi, (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak menguat (+), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (19/09) ditutup naik (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Japan, Natl CPI YoY, Aug, naik menjadi 3.00% dari 2.60% (+), 2) China, 1-Year Loan Prime Rate, Sep-20, diperkirakan bertahan di level 3.65% (+), 3) US, Building Permits MoM, diperkirakan naik menjadi -0.6% dari -1.3%
(+) dan, 4) US, Housing Starts MoM, diperkirakan naik menjadi 1.0%
dari -9.6% (+).
Daily Report
20 September 2022
• ASII tuntaskan pembelian 49,56% saham PT Bank Jasa Jakarta
• SMGR targetkan akuisisi SMBR akan terealisasi pada tahun ini
• Anak usaha IATA dapat kontrak dari 3 perusahaan USD 108,42 juta
• UNVR mempertimbangkan pembagian dividen interim
• SIDO targetkan porsi ekspor tahun ini capai 6% dari penjualan
• ITMG telah raih 88% target kontrak penjualan tahun ini
• ABMM akan merombak manajemen GEMS
• DOID perpanjangan kontrak proyek tambang di Australia Rp4 triliun
• Per Agustus 2022 nilai kontrak baru WSKT capai Rp10,51 triliun
• WSKT percepat pengerjaan proyek 2 ruas tol
• PTPP proyek IKN yang dimenangkan mencapai Rp 1,5 triliun
• WIKA sedang mengikuti beberapa lelang
• ADHI bangun tower rumah susun 4 lantai di proyek IKN
• Anak usaha KRAS jual saham PT Krakatau Konsultan Rp4.63 miliar
• RUPSLB CASH setujui perombakan jajaran manajemen
• DEPO fokus pada diversifikasi produk local
• BBRI penyaluran kredit per Agustus 2022 naik 9,08% YoY
• BNGA nasabah preferred capai 80.000 akun per Agustus 2022
• BCIC jalin kerja sama dengan KOBX
• GIAA lolos PKPU kepada 400 vendor
Support Level 7154/7113/7074 Resistance Level 7234/7273/7314
Major Trend Up
Minor Trend Up
Daily News
20 September 2022
Astra International Astra InternationalAstra International
Astra International (ASII) menuntaskan Pengambilan Bagian Saham Baru PT Bank Jasa Jakarta melalui anak usahanya yakni PT Sedaya Multi Investama (SMI),. Dengan penyelesaian transaksi ini, SMI memiliki 49,56% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor di PT Bank Jasa Jakarta. Diketahui SMI mengambil bagian atas 1.138.088 lembar saham baru yang mewakili 49,56% dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor di PT Bank Jasa Jakarta dengan nilai transaksi sekitar Rp3,88 triliun dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Penandatanganan akta pengambilalihan tersebut dilakukan oleh SMI, PT Bank Jasa Jakarta, Welab Sky Limited, PT Widya Raharja Dharma, dan PT Adikarta Graha, sehingga SMI tercatat sebagai salah satu pemegang saham. Sebelumnya disampaikan juga bahwa WeLab Sky telah meningkatkan kepemilikan di PT Bank Jasa Jakarta menjadi 49,56% di PT Bank Jasa Jakarta.
Semen Indonesia Semen IndonesiaSemen Indonesia
Semen Indonesia (SMGR) menargetkan akuisisi Semen BaturajaSemen BaturajaSemen BaturajaSemen Baturaja (SMBR) akan terealisasi pada tahun ini. Sebelumnya Pemerintah menilai agar tercipta sinergi dan pengelolaan rencana strategis dari klasterisasi semen berjalan baik, maka portofolio manajemen dua perusahaan yang bergerak di industri semen ini perlu dikonsolidasikan. Dikatakan bahwa saat ini proses konsolidasi SMBR sedang berjalan dengan perkiraan sekitar akhir Oktober atau November 2022 mulai proses capital market dan closing di sekitar Desember 2022 dengan akan terealisasi tahun ini.
MNC Energy Investments MNC Energy InvestmentsMNC Energy Investments
MNC Energy Investments (IATA) melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang batubara, PT Bhakti Coal Resources (BCR)mendapat kontrak dari 3 perusahaan yakni SAII Resources Pte Ltd, Visa Resources Pte Ltd, dan CPTL Pte Ltd. Dikatakan bahwa perseroan akan berpotensi memperoleh tambahan pendapatan sebesar USD 108,42 juta dari ketiga kontrak ini dan akan terus mengantisipasi lebih banyak kontrak di masa depan, seiring dengan peningkatan produksi. Selain itu, perseroan mengungkapkan, CPTL Pte Ltd juga akan berinvestasi dalam pembangunan jalan angkut dan konveyor pelabuhan PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC), salah satu anak perusahaan BCR.
Ituuntuk mendorong efisiensi produksi dan transportasi, dengan perkiraan investasi senilai US$ 10 juta.
Unilever UnileverUnilever
Unilever (UNVR) tengah mempertimbangkan pembagian dividen interim setelah kinerja UNVR pada Semester I mengalami perbaikan dengan peningkatan 12,6% YoY. Sebelumnya, UNVR tercatat telah membagikan dividen final sebesar Rp84 per saham untuk tahun buku 2021. Keputusan tersebut mendapat persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPS Tahunan pada 15 Juni 2022.
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Industri Jamu dan Farmasi Sido MunculIndustri Jamu dan Farmasi Sido Muncul
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) menargetkan porsi ekspor tahun 2022 ini mencapai 6% dan tahun 2023 capai 7%
serta mencapai 10% dalam beberapa tahun mendatang. Hingga akhir tahun 2022, perseroan akan fokus pada 3 negara tujuan ekspor yaitu China, Ghana, dan Kenya selain menjaga pasar Malaysia dan Nigeria sebagai tujuan ekspor. Pada kuartal IV 2022 ini perseroan juga akan meluncurkan produk ready to drink baru untuk menambah produk yang dimiliki SIDO. Pada Semester I 2022, SIDO mengalami penurunan pendapatan sebesar 2,6%
menjadi Rp 1,61 triliun dari Rp 1,65 triliun pada periode yang sama tahun 2021. Adapun secara segmen, Herbal and Supplement mengalami penurunan penjualan sebesar 6,9%. Namun sebaliknya, segmen Food and Beverages naik sebesar 3,5%, dan segmen Pharmaceutical naik sebesar 17% dari tahun lalu. Tetcatat Laba bersih turun 11%, menjadi Rp 445,6 miliar. Meski demikian perseroan optimis semester II akan lebih baik dengan Capex terus di-maintain dengan beberapa proyek. Realisasi Belanja modal
selama 6 bulan di tahun 2022 mencapai sebesar Rp 64 miliar.
Dikatakan bahwa Perseroan siap membagikan dividen hingga 90%
dari laba bersih untuk tahun ini.
Indo Tamb Indo Tamb Indo Tamb
Indo Tambangraya Megahangraya Megahangraya Megahangraya Megah (ITMG) telah meraih 88% kontrak penjualan dari target tahun ini di kisaran 20,5 juta sampai 21,5 juta ton batubara dengan target produksi 17,5-18,8 juta ton.
Sebelumnya, produksi batubara ITMG terkendala cuaca buruk dan curah hujan yang tinggi di Semester I 2022. Pada periode tersebut ITMG memproduksi batubara sebanyak 7,7 juta ton. Volume penjualan tercapai sebanyak 8,1 juta ton, yang dipasarkan ke China 2,3 juta ton, Indonesia 1,8 juta ton. Selain itu, ke Jepang 1,3 juta ton, Filipina 0,6 juta ton, Bangladesh 0,5 juta ton, dan negara lain di Asia Timur, Tenggara, Selatan serta Oseania. Untuk 2022, perseroan akan fokus ke pelanggan yang sudah ada di Asia.
Meskipun permintaan dari Eropa sudah mulai berdatangan, namun produksi saat ini difokuskan untuk pelanggan yang sudah maintain bertahun-tahun.
ABM Investama ABM Investama ABM Investama
ABM Investama (ABMM), akan merombak manajemen GoldenGoldenGoldenGolden Energy Mines
Energy Mines Energy Mines
Energy Mines (GEMS). Perseroan mendapat hak untuk beberapa posisi baik di direksi maupun komisaris di GEMS. Di dalam afiliasi tersebut, pihak perusahaan mengatakan akan ada banyak hal yang bisa dikembangkan ABMM bersama dengan GEMS, seperti pengembangan tambang dan pasar.
Delta Dunia Makmur Delta Dunia Makmur Delta Dunia Makmur
Delta Dunia Makmur (DOID) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama Tbk (BUMA) melalui anak perusahaannya di Australia, BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia) telah meraih perpanjangan kontrak dari BHP dan Mitusbishi Alliance (BMA). Perpanjangan kontrak dari BMA bernilai AUD400 juta atau setara Rp4 triliun untuk jangka waktu tiga tahun, dengan opsi diperpanjang selama dua tahun lagi, dengan produksi tahunan rata-rata ditargetkan sebesar 36 mbcm p.a.
Per Agustus 2022 Waskita KaryaWaskita KaryaWaskita Karya (WSKT) membukukan nilai kontrak Waskita Karya baru Rp10,51 triliun, atau naik 0,8% dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp10,42 triliun. Perolehan nilai kontrak baru tersebut bersumber dari proyek pemerintah mencapai 72,63%, pengembangan bisnis anak usaha 12,03%, proyek swasta 11,49%
dan proyek BUMN sebesar 3,85%. Dari sisi segmentasi tipe proyek, dari segmen konektivitas infrastruktur mencapai 65,08%, anak usaha sebesar 12,03%, sumber daya air (SDA) 8,72%, proyek gedung 7,85%, EPC 4,68% dan proyek sipil lainya 1,64%.
Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar selama 3 bulan terakhir, antara lain jalan tol IKN Segmen Simpang Tempadung- Jembatan Pulau Balang mencapai Rp990,21 miliar, proyek Jalan Nasional Oecusse Timor Leste sebesar Rp322,89 miliar, paket pekerjaan struktur mining area milik PT Amman Mineral, NTB, senilai Rp314,14 miliar, proyek Bendungan Temef, NTT, Tahap 4 sebesar Rp274,10 Miliar dan RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Rp252 miliar. Selain pencapaian nilai kontrak baru, WSKT juga masih memiliki sisa nilai kontrak (SNK) sampai Agustus 2022 sebesar Rp36,14 triliun.
Waskita Karya Waskita Karya Waskita Karya
Waskita Karya (WSKT) akan mempercepat pengerjaan proyek ruas tol Bogor - Ciawi - Sukabumi Seksi 2 (Bocimi) dan ruas Cimanggis - Cibitung Seksi 2 yang ditargetkan selesai pada akhir 2022. Waskita mempercepat pengerjaan kedua proyek infrastruktur jalan tol tersebut usai disuntik dana Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 senilai Rp1,25 triliun. Ruas tol Bocimi mendapat alokasi PMN senilai Rp637 miliar, sedangkan ruas tol Cimanggis-Cibitung mendapat alokasi PMN Rp622 miliar. ruas tol Cimanggis-Cibitung yang terbentang sepanjang 26,18 Km merupakan bagian dari JORR II sebagai jalan lingkar luar untuk mengatasi beban over load JORR I
Daily News
20 September 2022
3
yang terbentang sepanjang 110 Km dari Cengkareng-Kunciran- Serpong-Cinere-Jagorawi-Cimanggis-Cibitung-Cilincing.
Pembangunan Perumahan Pembangunan Perumahan Pembangunan Perumahan
Pembangunan Perumahan (PTPP) proyek IKN yang saat ini sudah dimenangkan oleh PTPP kurang lebih sekitar Rp 1,5 triliun. Proyek IKN banyak, tinggal dapatnya nanti berapa. Saat ini yang kita ikuti mungkin hampir Rp 10 triliun. Yang sudah dimenangkan lebih kurang Rp 1,5 triliun sambil kita nunggu kontraktual dari pihak PUPR. Pembangunan mungkin dimulai akhir bulan ini atau awal Oktober.
Wijaya Karya ( Wijaya Karya (Wijaya Karya (
Wijaya Karya (WIKA) sedang mengikuti beberapa lelang. Proyek IKN menjadi daya tarik utama baik bagi pengusaha maupun BUMN karya. BUMN karya ini engatakan kontrak IKN telah dimulai pada pekan lalu dan dari 19 tender yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perseroan mendapatkan kontrak senilai Rp 1,1 triliun. Jadi sudah ada beberapa proyek yang sedang dilelangkan maupun yang sudah dikontrakkan. Jadi yang pertama, WIKA sampai saat ini sudah mendapat kontrak untuk IKN terkait dengan jalan tol seksi Kariangau - Simpang Tempadung. Kedua, terkait penyediaan material-material beton, agregat atau batu sehingga kita akan bekerja sama dengan BUMN karya lain untuk membuat suatu usaha untuk memastikan suplai material pembangunan IKN ini lancar
Adhi Karya Adhi Karya Adhi Karya
Adhi Karya (ADHI) proyek pertama ADHI di IKN adalah pembangunan hunian pekerja konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 567 miliar. Dalam proyek tersebut, pihaknya akan menghadirkan 22 tower rumah susun empat lantai yang dapat menampung 17.000 pekerja. Proyek kedua yaitu pembangunan pelindung tumbukan kapal (fender) dan bangunan pelengkap Jembatan Pulau Balang dengan nilai kontrak sebesar Rp 291 miliar. Proyek ini merupakan sarana konektivitas antara Balikpapan dan lokasi IKN Nusantara yaitu Penajam Paser Utara.
Anak usaha Krakatau SteelKrakatau SteelKrakatau SteelKrakatau Steel (KRAS), yaitu PT Krakatau Engineering (KE) menjual saham PT Krakatau Konsultan (KK) kepada PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK) dengan nilai penjualan mencapai Rp4.628.197.000. Dikatakan bahwa tujuan PT Krakatau Engineering menjual saham PT Krakatau Konsultan untuk mendukung rencana pengembangan dengan fokus peningkatan bisnis yang terkait dengan jasa konstruksi dan solusi baja. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan secara konsolidasi. KE dan KBK adalah anak usaha KRAS dengan kepemilikan saham sebesar 99,99% sedangkan KK adalah afiliasi KRAS dengan kepemilikan saham sebesar 99,99%. Pasca transaksi, maka kepemilikan saham KE di KK dari sebelumnya 99,99% menjadi 50,99% sedangkan KBK di KK dari 0% menjadi 49%. Transaksi tersebut diharapkan bisa memperkuat sinergi antara perseroan dan penataan portofolio bisnis pada Krakatau Grup.
RUPSLB Cashlez Worldwide IndonesiaCashlez Worldwide IndonesiaCashlez Worldwide IndonesiaCashlez Worldwide Indonesia (CASH) menyetujui rencana perubahan susunan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris serta Laporan Perubahan Susunan Pemegang Saham Perseroan.
RUPSLB menyetujui pengangkatan Aseanto Oudang selaku Presiden Komisaris Perseroan yang baru menggantikan Laurentius Firman Wiranata selaku Presiden Komisaris yang lama, serta secara bersamaan menyetujui pengangkatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan. RUPSLB juga sepakat untuk merubah semua anggota Direksi Perseroan dengan mengangkat Irianto Kusumadjaja sebagai Presiden Direktur Perseroan menggantikan Suwandi selaku Presiden Direktur yang lama.
RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Bayu Giri Saputra sebagai
Direktur Perseroan menggantikan Cendy Hadiputranto selaku Direktur yang lama. Selain itu, para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat Hendrik Adrianto sebagai Direktur baru yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Compliance Officer Perseroan.
Caturkarda Depo Bangunan Caturkarda Depo Bangunan Caturkarda Depo Bangunan
Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) tetap akan melakukan langkah ekspansi meski harga bahan bangunan naik. Untuk tahun ini capex DEPO di alokasikan sebesar Rp80 miliar untuk buka store di pondok gede. Sedangkan untuk yang di Rungkut mundur ke 2023. Untuk pembangunan store di Pondok Gede dan Medan sudah final dan siap memberikan kontribusi kepada perseroan.
Untuk pembangunan store di Rungkut saat ini sudah mencapai 30%. Serapan capex untuk Pondokgede dan rungkut sekitar 60- 65% dari Rp80 miliar. Selain itu perseroan berupaya diversifikasi risiko supply, depo ada variasi di kategori masing-masing, sehingga bilamana kekurangan dan supply konsumen dapat dipenuhi produk substitusi. Adapun fokus manajemen saat ini adalah diversifikasi produk lokal, produksi Indonesia. Dikatakan bahwa perseroan sangat optimis untuk penjualan tahun ini akan tetap lebih baik dari tahun lalu meski terjadi kenaikan harga bahan bangunan. Perseroan menilai kenaikan harga bahan baku bangunan tidak mengganggu dan dapat diterima konsumen maupun profesional atau properti.
Hingga akhir Agustus 2022, Bank Rakyat IndonesiaBank Rakyat IndonesiaBank Rakyat IndonesiaBank Rakyat Indonesia (BBRI) telah menyalurkan kredit perseroan (bank only) meningkat 9,08% secara YoY. Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan kuartal II yang mencapai 10% YoY. Tingginya pertumbuhan kredit BRI pada kuartal II-2022 didukung dari momentum Ramadan dan Lebaran. BRI tetap optimistis pertumbuhan kredit dapat mencapai 9%-11% YoY.
Bank CIMB Niaga Bank CIMB Niaga Bank CIMB Niaga
Bank CIMB Niaga (BNGA) mencatat nasabah prioritas atau nasabah preferred yang dimiliki perseroan telah mencapai 80.000 nasabah per Agustus 2022. CIMB Niaga mensyaratkan untuk menjadi nasabah preferred alias nasabah tajir harus memiliki saldo minimal Rp500 juta atau memiliki fasilitas KPR/pinjaman dengan total limit minimal Rp2 miliar. Nantinya, bagi nasabah preferred CIMB Niaga yang memiliki saldo keseluruhan di atas Rp1 miliar juga dapat mereferensikan anggota keluarganya menjadi nasabah preferred CIMB Niaga.
Bank JTrust Indonesia Bank JTrust Indonesia Bank JTrust Indonesia
Bank JTrust Indonesia (BCIC) kembali menjalin kerja sama dengan Kobexindo Tractors
Kobexindo Tractors Kobexindo Tractors
Kobexindo Tractors (KOBX) Selain itu J Trust Bank juga menandatangani perjanjian kredit investasi alat berat dengan PT Chandra Sakti Utama dan PT Hasnur Riung Sinergi. Per Agustus 2022 segmen Commercial & Small Medium Enterprise (CSME) J Trust Bank kembali menjadi kontributor utama penyumbang pertumbuhan bisnis kami. Segmen CSME tumbuh sebesar Rp1,62 triliun atau melaju 32% dari posisi Desember 2021. Meningkatnya portofolio kredit ini khususnya terjadi di sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Garuda Indonesia Garuda Indonesia Garuda Indonesia
Garuda Indonesia (GIAA) selama paling tidak setahun terakhir ini berkutat dengan masalah utang berjumlah Rp 140 triliun. Utang tersebut sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan hasil Garuda Indonesia menjalani atau lolos PKPU kepada 400 vendor. Utang yang paling besar adalah kepada leasing sampai termin 25 tahun.
Market Data
20 September 2022
COMMODITIES DUAL LISTING
Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)
Crude Oil (US$)/Barrel 85.65 -0.08 TLKM (US) 29.79 4,461.80 -1.50
Natural Gas (US$)/mmBtu 7.86 0.11 ANTM (GR)
Gold (US$)/Ounce 1,675.50 -0.34
Nickel (US$)/MT 24,594.00 345.00
Tin (US$)/MT 20,945.00 -192.00
Coal (NEWC) (US$)/MT* 439.05 376.65
Coal (RB) (US$)/MT* 300.70 237.34
CPO (ROTH) (US$)/MT 1,030.00 -25.00
CPO (MYR)/MT 3,694.00 -72.50
Rubber (MYR/Kg) 815.00 -2.50
Pulp (BHKP) (US$)/per ton 1,050.00 0.00
*weekly
GLOBAL INDICES VALUATION
Country Indices Price Change PER (X) PBV (X) Market Cap
%Day %YTD 2022E 2023F 2022E 2023F (USD Bn)
USA DOW JONES INDUS. 31,019.68 0.64 -14.64 16.57 15.01 3.96 3.57 9,664.74
USA NASDAQ COMPOSITE 11,535.02 0.76 -26.27 25.74 21.40 4.58 4.06 19,431.77
ENGLAND FTSE 100 INDEX 7,236.68 -0.62 -2.00 8.98 8.93 1.53 1.43 1,977.96
CHINA SHANGHAI SE A SH 3,264.91 -0.34 -14.40 10.99 9.64 1.28 1.17 6,223.30
CHINA SHENZHEN SE A SH 2,082.05 -0.76 -21.36 18.53 14.38 2.54 2.22 4,586.67
HONG KONG HANG SENG INDEX 18,565.97 -1.04 -20.65 10.03 8.75 1.03 0.96 2,614.47
INDONESIA INDONESIA INDONESIA
INDONESIA JAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITE 7,195.497,195.49 7,195.497,195.49 0.370.37 0.370.37 9.339.339.339.33 15.8415.84 15.8415.84 14.2314.23 14.2314.23 2.112.112.112.11 1.951.951.951.95 629.87629.87629.87629.87
JAPAN NIKKEI 225 27,567.65 -1.11 -4.25 15.02 14.57 1.59 1.48 3,259.62
MALAYSIA KLCI 1,451.52 -1.08 -7.40 14.02 12.60 1.42 1.35 212.71
SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3,256.31 -0.37 4.25 12.44 10.97 1.08 1.02 360.59
FOREIGN EXCHANGE FOREIGN EXCHANGE
Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change
USD/IDR 14,977.50 22.50 1000 IDR/ USD 0.06677 -0.00010
EUR/IDR 15,019.44 77.60 EUR / USD 1.00280 0.00040
JPY/IDR 104.51 0.10 JPY / USD 0.00698 0.00000
SGD/IDR 10,641.21 22.28 SGD / USD 0.71048 0.00005
AUD/IDR 10,076.86 75.64 AUD / USD 0.67280 0.00010
GBP/IDR 17,134.26 107.66 GBP / USD 1.14400 0.00090
CNY/IDR 2,138.12 0.02 CNY / USD 0.14276 -0.00037
MYR/IDR 3,291.40 0.00 MYR / USD 0.21976 -0.00075
KRW/IDR 10.75 0.00 100 KRW / USD 0.07175 -0.00021
CENTRAL BANK RATE INTERBANK LENDING RATE
Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)
FED Rate (%) US 2.50 JIBOR (IDR) Indonesia 4.27
BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 3.75 LIBOR (GBP) England 2.24
ECB Rate (%) Euro 1.25 SIBOR (USD) Singapore 0.17
BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.08
BOE Rate (%) England 1.75 Z TIBOR (YEN) Japan 0.13
PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 1.54
INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS IDR AVERAGE DEPOSIT
Description August-22 July-22 Description Rate (%)
Inflation YTD % 3.63 3.85 1M 3.09
Inflation YOY % 4.69 4.94 3M 3.22
Inflation MOM % -0.21 0.64 6M 3.28
Foreign Reserve (USD) 132.20 Bn 132.17 Bn 12M 3.34
GDP (IDR Bn) 4,919,931.00 4,513,326.00
5 Market Data
20 September 2022
BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR
Date Agenda Expectation
20 Sep US Building Permits Naik menjadi 1685 ribu dari 1674 ribu
20 Sep US Building Permits MoM Naik menjadi -0.6% dari -1.3%
20 Sep US Housing Starts Naik menjadi 1460 ribu dari 1446 ribu
20 Sep US Housing Starts MoM Naik menjadi 1.0% dari -9.6%
21 Sep US Existing Home Sales Turun menjadi 4.73 Mn dari 4.81 Mn
21 Sep US Existing Home Sales MoM Naik menjadi -1.8% dari -5.9%
22 Sep Indonesia BI 7D Reverse Repo Reference Rate Naik menjadi 4.00% dari 3.75%
22 Sep FOMC Rate Decision Naik menjadi 3.00%-3.25% dari 2.25%-2.50%
22 Sep US Interest on Reserves Balances Rate --
22 Sep US Current Account Balance Defisit turun menjadi $260.1 Bn dari $291.4 Bn 22 Sep US Initial Jobless Claims Naik menjadi 216 ribu dari 213 ribu
22 Sep US Continuing Claims Naik menjadi 1408 ribu dari 1403 ribu
22 Sep US Leading Index Naik menjadi 0.0% dari -0.4%
27 Sep US Durable Goods Orders Turun menjadi -1.0% dari -0.1%
27 Sep US New Home Sales Turun menjadi 500 ribu dari 511 ribu
27 Sep US New Home Sales MoM Naik menjadi -2.2% dari -12.6%
28 Sep US Advance Goods Trade Balance Turun menjadi -$90.2 Bn dari $89.1 Bn
28 Sep US Wholesale Inventories --
Ket: (*) US Time (^) Tentative
LEADING MOVERS LAGGING MOVERS
Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt
BBCA IJ 8650 2.37 16.75 GOTO IJ 242 -2.42 -9.92
TLKM IJ 4500 2.04 10.88 BUMI IJ 168 -6.67 -3.25
ASII IJ 7125 3.26 10.47 BRMS IJ 192 -6.80 -2.87
BBRI IJ 4570 1.56 10.18 EMTK IJ 1775 -2.74 -1.97
BMRI IJ 9225 1.37 5.87 BBHI IJ 2660 -6.99 -1.60
ARTO IJ 7475 3.10 2.20 MDKA IJ 4170 -1.18 -1.47
TBIG IJ 2830 2.91 1.28 ADMR IJ 1775 -4.57 -1.43
CPIN IJ 5575 1.36 1.26 KLBF IJ 1875 -1.32 -1.25
HEAL IJ 1445 5.09 1.20 ITMG IJ 42275 -2.65 -1.15
AKRA IJ 1405 4.46 1.15 INDF IJ 6200 -1.59 -1.11
UPCOMING IPO'S
Company Business IPO Price
(IDR)
Issued
Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter
20 September 2022
Corporate Info
20 September 2022
DIVIDEND
Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment
BSSR $0.03822 Cash Dividend 21 Sep 2022 22-Sep-2022 23-Sep-2022 30-Sep-2022
MBAP 1030.00 Cash Dividend 21 Sep 2022 22-Sep-2022 23-Sep-2022 03-Oct-2022
SMMT 60.00 Cash Dividend 23 Sep 2022 26-Sep-2022 27-Sep-2022 29-Sep-2022
CORPORATE ACTIONS
Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period
PTRO Tender Offer -- 3118.00 -- -- 25 Aug-23 Sep 2022
LINK Tender Offer -- 4800.00 -- -- 30 Aug-28 Sep 2022
PALM Tender Offer -- 850.00 -- -- 01 Sep-30 Sep 2022
GENERAL MEETING
Emiten AGM/EGM Date Agenda
PTRO RUPSLB 22 Sep 2022
20 September 2022
Technical Analysis
20 September 2022
ASII
TRADING BUYS1 6950 R1 7250 Trend Grafik Major Up Minor Up
5,500 6,000 6,500 7,000 7,500
February March April May Jun Jul August September
ASII Upward Sloping Channel
7,085 6,978.13 6,933.75 6,745 6,745 6,625
6,333.22 7,125 7,125 7,125 7,300 7,353.57 7,353.57
0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 ASII - Stochastic %D(15,3,3) = 66.20, Stochastic %K = 59.26, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
59.2593 59.2593 20 66.2037 66.2037 80
-120.0 -80.0 -40.0 0.0 40.0 80.0 120.0 0.0 ASII - MACD (5,3) = -21.65, Signal() = -21.40
-21.6537 -21.3998
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 ASII - TSI(3,5,3) = 16.21, Volume() = 52,232,700.00
16.2055 0.00000 20.0089 52,232,700
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 6650 R2 7550
Closing
Price 7125
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 6950-Rp 7250
• Entry Rp 7125, take Profit Rp 7250
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 73.75 Positif
MACD 10.07 Positif
True Strength Index (TSI) 16.21 Positif
Bollinger Band (Mid) 6934 Positif
MA5 7085 Positif
TLKM
TRADING BUYS1 4440 R1 4560 Trend Grafik Major Down Minor Up
4,000 4,200 4,400 4,600 4,800
February March Apri l May Jun Jul August September
TLKM Upward Sl oping Channel
4,500 4,500 4,482 4,480 4,381.43 4,381.43 4,277.12 4,500 4,513.75 4,547 4,600 4,896 4,896
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 TLKM - Stochastic %D(15,3,3) = 36.27, Stochastic %K = 34.34, Overbought Level = 80.00, Oversol d Level = 20.00
34.3391 34.3391 20 36.2692 36.2692 80
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 TLKM - MACD (5,3) = 8.05, Si gnal() = 12.07
8.04986 12.0678
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 TLKM - TSI(3,5,3) = -24.14, Volume() = 116,164,496.00
-24.1351 -25.1941 0.00000 116,164,496
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 4320 R2 4680
Closing
Price 4500
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp 4440-Rp 4560
• Entry Rp 4500, take Profit Rp 4560
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 37.71 Positif
MACD -12.32 Negatif
True Strength Index (TSI) -24.14 Positif
Bollinger Band (Mid) 4547 Negatif
MA5 4482 Positif
20 September 2022
Technical Analysis
20 September 2022
SMGR
TRADING BUYS1 6925 R1 7125 Trend Grafik Major Down Minor Up
6,000 6,500 7,000 7,500 8,000 8,500
February March April May Jun Jul August September
SMGR Wedge
6,702.21 6,702.21 6,607.5 6,388.51 6,388.51 6,375 6,335.92 6,706.25 6,725 6,775 7,000 7,000 7,000
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 SMGR - Stochastic %D(15,3,3) = 79.01, Stochastic %K = 86.02, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 79.0083
79.0083 20 80 86.0195 86.0195
-120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 SMGR - MACD (5,3) = -70.30, Signal() = -50.21
-70.2994 -50.2056
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0
SMGR - TSI(3,5,3) = 59.96, Volume() = 21,359,600.00 50.7121
0.00000 59.9578 21,359,600
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 6725 R2 7325
Closing
Price 7000
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area overbought
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 6925-Rp 7125
• Entry Rp 7000, take Profit Rp 7125
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 79.03 Positif
MACD 51.34 Positif
True Strength Index (TSI) 59.96 Positif
Bollinger Band (Mid) 6608 Positif
MA5 6775 Positif
BBRI
TRADING BUYS1 4510 R1 4610 Trend Grafik Major Down Minor Up
3,800 4,000 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000
February March Apri l May Jun Jul August September
BBRI Wedge
4,452 4,425.79 4,425.79 4,320 4,320 4,243.79 4,220 4,568 4,570 4,570 4,570 4,576.25 4,700
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BBRI - Stochastic %D(15,3,3) = 73.55, Stochasti c %K = 70.44, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 70.4408
70.4408 20 73.5492 73.5492 80
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 BBRI - MACD (5,3) = 1.16, Signal() = -0.86
-0.855927 1.16399
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BBRI - TSI(3,5,3) = 1.68, Volume() = 134,432,000.00
1.68042 0.00000 9.78957 134,432,000
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 4410 R2 4710
Closing
Price 4570
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif
• Stochastics fast line & slow indikasi negatif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 4510-Rp 4610
• Entry Rp 4570, take Profit Rp 4610
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 73.21 Negatif
MACD 12.71 Negatif
True Strength Index (TSI) 1.68 Negatif
Bollinger Band (Mid) 4452 Positif
MA5 4568 Positif
20 September 2022
Technical Analysis
20 September 2022
WIKA
TRADING BUYS1 1080 R1 1130 Trend Grafik Major Down Minor Up
900.0 960.0 1,020.0 1,080.0 1,140.0 1,200.0
February March Apri l May Jun Jul August September
WIKAAscending Triangle
1,081 1,079.31 1,079.31 1,065 1,052 1,025
970.818 1,085 1,090 1,090 1,100 1,100 1,100
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 WIKA - Stochasti c %D(15,3,3) = 71.73, Stochasti c %K = 72.48, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 71.7255
71.7255 20 72.4848 72.4848 80
-18.0 -12.0 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 0.0 WIKA - MACD (5,3) = -8.86, Si gnal() = -7.62
-8.85724 -7.61684
-80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0
WIKA - TSI(3,5,3) = 61.76, Volume() = 30,214,200.00 47.8475
0.00000 61.7646 30,214,200
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 1030 R2 1180
Closing
Price 1100
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 1080-Rp 1130
• Entry Rp 1100, take Profit Rp 1130
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 63.91 Positif
MACD 7.70 Positif
True Strength Index (TSI) 61.76 Positif
Bollinger Band (Mid) 1052 Positif
MA5 1081 Positif
MAPI
TRADING BUYS1 1075 R1 1120 Trend Grafik Major Up Minor Up
720.0 780.0 840.0 900.0 960.0 1,020.0 1,080.0 1,140.0
February March April May Jun Jul August September
MAPI Downward Sloping Channel
1,019.25 1,010.5 1,010.5 963.828 955 948.333 948.333 1,047.5 1,060 1,069 1,100 1,100 1,100
10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 MAPI - Stochastic %D(15,3,3) = 81.97, Stochastic %K = 82.11, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 81.9678
80 20 81.9678 82.1078 82.1078
-15.0 -10.0 -5.0 0.0 5.0 10.0 0.0 MAPI - MACD (5,3) = -13.14, Signal() = -12.56
-13.1448 -12.5646
-40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 MAPI - TSI(3,5,3) = 41.39, Volume() = 19,635,100.00
36.3526 0.00000 41.3898 19,635,100
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 1030 R2 1165
Closing
Price 1100
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area overbought
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 1075-Rp 1120
• Entry Rp 1100, take Profit Rp 1120
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 79.98 Positif
MACD 13.16 Positif
True Strength Index (TSI) 41.39 Positif
Bollinger Band (Mid) 1019 Positif
MA5 1069 Positif
Trading View
20 September 2022
THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING
Ticker Rec Price Support Resistance Indicators 1 Month
19/09/2022 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low
Agriculture
AALI Trading Sell 8950 8950 8800 8475 8800 9125 9450 Negatif Negatif Negatif 9600 8950 LSIP Trading Sell 1160 1160 1150 1120 1150 1180 1210 Positif Negatif Negatif 1250 1130 SGRO Trading Buy 2150 2150 2200 1985 2090 2200 2310 Positif Positif Positif 2200 2030 Mining
PTBA Trading Sell 4220 4220 4170 4040 4170 4300 4430 Negatif Negatif Negatif 4530 4010 ADRO Trading Sell 3910 3910 3860 3760 3860 3960 4060 Negatif Negatif Negatif 4190 3030
MEDC Trading Sell 970 970 935 875 935 995 1055 Negatif Negatif Negatif 1040 580
INCO Trading Sell 6525 6525 6425 6200 6425 6650 6875 Negatif Negatif Negatif 7125 5750 ANTM Trading Sell 2050 2050 2020 1945 2020 2090 2160 Negatif Negatif Negatif 2270 1865 TINS Trading Sell 1420 1420 1385 1300 1385 1470 1555 Negatif Positif Negatif 1585 1450 Basic Industry & Chemicals
WTON Trading Buy 256 256 262 242 252 262 272 Negatif Positif Positif 262 206
SMGR Trading Buy 7000 7000 7125 6725 6925 7125 7325 Positif Positif Positif 7125 6375 INTP Trading Buy 9925 9925 10000 9600 9800 10000 10200 Positif Positif Positif 9925 9150 SMCB Trading Buy 1535 1535 1540 1520 1530 1540 1550 Positif Positif Positif 1620 1520 Miscellaneous Industry
ASII Trading Buy 7125 7125 7250 6650 6950 7250 7550 Positif Positif Positif 7300 6475
GJTL Trading Sell 680 680 665 665 675 685 695 Negatif Negatif Negatif 730 675
Consumer Goods Industry
INDF Trading Sell 6200 6200 6175 6100 6175 6250 6325 Positif Negatif Negatif 6675 6150 GGRM Trading Sell 23025 23025 22875 22400 22875 23350 23825 Negatif Negatif Negatif 26325 23325 UNVR Trading Sell 4600 4600 4530 4410 4530 4650 4770 Positif Negatif Negatif 4880 4450 KLBF Trading Sell 1875 1875 1845 1770 1845 1920 1995 Positif Negatif Positif 1900 1575 Property, Real Estate & Building Construction
BSDE Trading Buy 1005 990 1015 965 990 1015 1040 Positif Negatif Positif 1025 910 PTPP Trading Buy 1050 1030 1075 985 1030 1075 1120 Positif Positif Positif 1070 920 WIKA Trading Buy 1100 1100 1130 1030 1080 1130 1180 Positif Positif Positif 1115 935
ADHI Trading Buy 850 835 865 805 835 865 895 Negatif Negatif Negatif 880 735
WSKT Trading Buy 575 565 590 540 565 590 615 Positif Positif Positif 595 520
Infrastructure, Utilities & Transportation
PGAS Trading Sell 1820 1820 1765 1665 1765 1865 1965 Negatif Positif Negatif 1990 1590 JSMR Trading Sell 3530 3530 3500 3440 3500 3560 3620 Positif Negatif Positif 3600 3310 ISAT Trading Buy 7175 7100 7225 6975 7100 7225 7350 Negatif Positif Positif 7625 6800 TLKM Trading Buy 4500 4500 4560 4320 4440 4560 4680 Negatif Positif Positif 4770 4350 Finance
BMRI Trading Sell 9225 9225 9150 9000 9150 9300 9450 Negatif Negatif Negatif 9500 8175 BBRI Trading Sell 4570 4570 4510 4410 4510 4610 4710 Negatif Negatif Positif 4700 4220 BBNI Trading Sell 8975 8975 8850 8625 8850 9075 9300 Negatif Negatif Negatif 9250 7975 BBCA Trading Buy 8650 8650 8775 8175 8475 8775 9075 Negatif Positif Positif 8875 7725 BBTN Trading Buy 1575 1575 1590 1520 1555 1590 1625 Positif Negatif Positif 1630 1480 Trade, & Services
UNTR Trading Sell 34300 34300 33825 32800 33825 34850 35875 Negatif Negatif Negatif 36200 31225
MPPA Trading Sell 171 171 167 157 167 177 187 Negatif Negatif Negatif 248 173
This report is prepared by PT KB Valbury Sekuritas, a member of the Indonesia Stock Exchange, or its subsidiaries or its affiliates ("KBVS"). All the material presented in this report is under copyright to KBVS. None of the parts of this material, nor its contents, may be copied, photocopied, or duplicated in any form or by any means or altered in any way, or transmitted to, or distributed to any other party without the prior written consent of KBVS.
The research presented in this report is based on the information obtained by KBVS from sources believed to be reliable, however KBVS do not make representations as to their accuracy, completeness or correctness. KBVS accepts no liability for any direct, indirect and/or consequential loss (including any claims for loss of profit) arising from the use of the material presented in this report and further communication given or relied in relation to this document. The material in this report is not to be construed as an offer or a solicitation of an offer to buy or sell any securities or financial products. This report is not to be relied upon in substitution for the exercise of independent judgement. Past performance and no representation or warranty, express or implied, is made regarding future performance. Information, valuations, opinions, forecasts and estimates contained in this report reflects a judgement at its original date of publication by KBVS and are subject to change without notice, its accuracy is not guaranteed ot it may be incomplete.
The Research Analyst(s) primarily responsible for the content of this research report, in part or as a whole, certifies that the views about the companies and their securities expressed in this report accurately reflect his/her personal views. The Analyst also certifies that no part of his/her compensation was, is or will related to specific recommendation views expressed in this report. It also certifies that the views and recommendations expressed in this report do not and will not take into account client circumstances, objectives, needs and no intentions involved as a use for recommendations for sale or buy any securities or financial instruments.