• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Standar acuan Sekolah Tantangan (Hasil EDS) RPP Mapel : RPP Mapel: Memanggil dan. diminta harus sama telah disusun oleh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Standar acuan Sekolah Tantangan (Hasil EDS) RPP Mapel : RPP Mapel: Memanggil dan. diminta harus sama telah disusun oleh"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. Salah satu wacana untuk meningkatkan kualitas SDM tersebut adalah pendidikan.

Sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan anaknya, Sekolah ini memerlukan peningkatan dan pengembangan dalam berbagai aspek, misalnya dalam hal kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya, sarana dan prasarana keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan sekolah, peran serta masyarakat dan kemitraan dalam pendidikan, serta lain-lain. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu kiranya dilakukan upaya penyusunan Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) agar Sekolah memiliki rambu-rambu yang bisa dijadikan landasan dalam pengelolaan program, implementasi, monitoring, dan evaluasi yang baik, terstruktur dan terukur.

Rencana Kerja Tahunan SMP Swasta Rakyat Pancur batu Tahun 2020/2021 ini disusun berdasarkan (1) hasil musyawarah kerja Tim RKTS SMP Swasta rakyat pancur batudisesuaikan dengan Permendiknas No. 19/2007 tentang Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Berkaitan dengan uraian di atas, maka RKTS ini memuat pendahuluan, Profil Sekolah, harapan, tantangan, program kerja tahunan Sekolah, rencana anggaran Sekolah, dan penutup.

KONDISI NYATA SAAT INI STANDAR PROSES

Kondisi Saat ini (Hasil EDS)

Standar acuan Sekolah Tantangan

RPP Mapel : RPP Mapel: Memanggil dan

mendanpingi 2 guru agar merencanakan dan mengembangkan RPP Mapel kembali dan diminta harus sama dengan silabus yang telah disusun oleh pusat 2 orang guru

merencanakan dan mengembangkan RPP Mapel tidak sama dengan yang telah disusun oleh pusat

Harus direncanakan dan dikembangkan sama dengan yang disusun oleh silabus pusat

Nilai hasil belajar siswa rata-rata 7.25

1.,< 5.49 (kurang) 2, 5,50-6.49 (C) 3. 6.50-7.49 (M) 4. 7,50-10.00 (SM)

Menaikkan nilai rata- rata

MP sebesar 0.50 (Dari 7.00 menjadi 7.50).

Ratio;

Dari semua guru bawa perangkat pembelajaran yang diselesaikan 8

Ratio:

Bahwa semua guru dapat melengkapi 10 perangkat

pembelajaran

Ratio:

Dari 10 perangkat pembelajaran terdapat hasil kerja guru 8 perangkat pembelajarn

(2)

2

macam perangkat yang sudah dilaksanakan

perlu melakukan pelatihan.

STANDAR PENILAIAN Kondisi saat ini (hasil

EDS)

Standar Acuan Sekolah Tantangan

Nilai yang dicapai tidak memenuhi standart kelulusan.

Tidak mampunyai siswa yang tidak menyerap materi pembelajaran yang diberikan oleh guru.

Memberikan materi

tambahan bidang studi yang masuk dalam ujian nasional.

Guru hanya

menggunakan 2 sistem penilaian

Guru menggunakan 3 sistem penilaian

Menambahkan 1 penilaian .

Penetapan nilai KKM belum memenuhi aturan standart.

Mengikuti aturan penentuan nilai KKM.

Mensosialisasikan penentuan KKM kapada seluruh guru berdasarkan aturan standart.

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah: 90%

terpenuhi

Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh sekolah: 100% terpenuhi

Memenuhi 10%.

(3)

3 STANDAR PEMBIAYAAN

BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH

Kondisi Saaat ini Standar Acuan Sekolah Tantangan 1. Siswa kurang peduli

terhadap sampah (20

%)

1.Siswa peduli terhadap sampah (LISA) ( 95 %)

Siswa sadar akan pentingnya kebersihan ( 80 %)

2. Sekolah kurang rindang (90 %)

Kondisi sekolah rindang ( 100 pohon)

10 % harus menanam pohon

3. Selokan sekolah belum ada (80%)

Selokan sekolah ada dan berfungsi dengan baik

20 % selokan belum ada

4. Rehabilitasi selokan yang rusak (20 %)

Selokan sekolah baik (100%)

20 % 5. Beberapa siswa (

10%) masih mau mengucapkan kata- kata yang kurang sopan

Seluruh siswa ( 100%) tidak ada mengucapkan kata-kata yang kurang sopan

10 % siswa

mengucapkan kata-kata yang kurang sopan

6. Persentase ketepatan hadir guru mengajar di kelas 5 %

100 % guru harus tepat hadir mengajar di kelas

5 % guru masih terlambat mengajar di kelas.

7. Siswa banyak terlambat tiba di sekolah ( 5 %)

100 % siswa tepat tiba di sekolah

5 % siswa masih terlambat

8. Penyuluhan Kesehatan dari

Puskesmas 2 kali satu tahun

Penyuluhan Kesehatan dari Puskesmas minimal 2 kali satu tahun

100 % kunjungan penyuluhan sudah terlaksana

Kondisi saat ini (hasil EDS)

Standart acuan sekolah Tantangan

Penggunaan sumbangan pendidikan belum di pajangkan di papan

pengumuman

Penggunaan dana bantuan operasional pemerintah

untuk peningkatan mutu pendidikan dengan ketentuan

1. sistematis 2. transparan 3. tanggung jawab 4. dilaporkan kepada Dinas pendidikan

 Sekolah harus menampilkan

di papan pengumuman sumbangan pendidikan di papan pengumuman .

(4)

4 STANDAR PENGELOLAAN

KONDISI SAAT INI (HASIL EDS)

STANDAR ACUAN SEKOLAH

TANTANGAN

Masih ada siswa yang terlambat

Membiasakan hadir tepat waktu

-Jarak tempuh ke sekolah terlalu jauh.

-siswa ke sekolah berjalan kaki

-alat transportasi tidak ada

Siswas tidak memakai atribut

Membiasakan mematuhi aturan

Malas memakai atribut sekolah

Siswa kurang rapi memakai seragam sekolah.

Siswa cenderung mengikuti model pakaian artis sinetron.

B. Tujuan Penyusunan RKS

Pada dasarnya tujuan penyusunan RKS ini adalah :

1. Membantu Sekolah dalam membelanjakan anggaran secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam satu tahun.

2. Membantu Sekolah dalam merespon tuntutan partisipasi masyarakat, dan 3. Membantu Sekolah dalam meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas.

C. Manfaat RKS

Manfaat RKS ini dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Sebagai acuan bagi Sekolah untuk mencapai target-target peningkatan kualitas pendidikan yang akan dicapai dalam jangka pendek

2. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi dari Pemerintah maupun non Pemerintah.

3. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh Warga Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, dan

4. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan implementasi program peningkatan mutu pendidikan di Sekolah.

(5)

5 D. Landasan Hukum

1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4 (pengelolaan dan pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik)

2. Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasarrencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencna kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun.

3. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dinyatakan bahwa Sekolah membuat (1) Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan dan (2) Rencana Kerja Tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiata dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.

E. Proses Penyusunan RKS

RKS

MONITORING 1 Pertengahan Smt I

MONITORING 3 Pertengahan Smt II MONITORING 2

Akhir Smt I UPDATE

RKAS

EVALUASI

(6)

6 BAB II

ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

Pendidikan pada saat ini sangat diperhatikan dan menjadi program prioritas utama oleh pemerintah.

Salah satu tolok ukurnya adalah anggaran pendidikan yang sesuai dengan harapan kita semua adalah 20% dari APBN. Hal ini juga diikuti juga pada birokrasi di bawahnya yaitu pemerintah provinsi dan Kabupatn/ Kota juga telah melaksanakan anggaran pendidikan 20% dari APBD.

Anggaran dari pemerintah yang besar, diharapkan dunia pendidikan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi dewasa ini. Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka pengelola pendidikan atau sekolah khususnya harus menyusun strategi dan langkah-langkah sistematis disesuaikan dengan tuntutan masyarakat dan kepentingan masyarakat secara lokal, regional maupun global. Terkait dengan hal itu, SMP Swasta Rakyat Pancur batu arus mampu mencetak lulusan yang bermutu dan berkualitas serta mampu memuaskan harapan orangtua, masyarakat dan pemangku kepentingan.

Dalam meraih harapan di atas, sekolah perlu menyusun rencana kerja sekolah atau biasa disebut rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dapat dijadikan sebagai pedoman kerja bagi seluruh warga sekolah dan stakeholder sekolah. Penyusunan rencana kerja sekolah (RKS) perlu mempertimbangkan berbagai faktor misalnya, kondisi geografis, ekonomi dan sosial budaya dan politik. Analisis terhadap faktor lingkungan tersebut akan membantu sekolah dalam menemukan faktor-faktor pendukung yang akan menjadi kekuatan sekolah dan mengidentifikasi hambatan atau tantangan yang mengganggu pencapaian tujuan sekolah secara optimal.

Pengelolaan satuan pendidikan perlu strategi khusus dan tidak bisa sepenuhnya meniru sekolah lain karena kondisi geografis, ekonomi, sosial, budaya dan politik bisa berbeda-beda. Namun dalam hal-hal tertentu dapat juga meniru atau belajar dari sekolah lain yang berhasil dalam mengelola pendidikan, apabila sekolah yang dimaksud memiliki kesamaan atau kemiripan kondisi lingkungannya. Analisis yang tepat terhadap kondisi lingkungan sekolah dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sekolah mencapai tujuan sekolah yang telah ditetapkan.

SMP Swasta Rakyat Pancur batu dalam menyusun rencana kerja sekolah berusaha juga menyesuaikan kondisi lingkungan geografis, ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dengan mengkaji berbagai sumber, melibatkan berbagai narasumber dan memperhatikan masukan atau saran dari berbagai komponen, tentunya sangat berharap bahwa rencana kerja sekolah yang disusun dapat memenuhi standar dan kebutuhan pengelola satuan pendidikan.

2.1. Kondisi Geografi

SMP Swasta Rakyat Pancur batu di wilayah sebelah utara kota Pancur batu, yang terletak di jalan ledjen Djamin Ginting, secara geografis SMP Swasta Rakyat merupakan daerah stragegis karena transportasi ke sekolah mudah dari wilayah pendukung Kecamatan Deli Serdang, Pancur batu, Kutalimbaru dan daerah sekitarnya. Letak sekolah hanya berjarak 2 KM dari pusat kota Pancur batu dan dekat dengan pemukiman penduduk.

2.2. Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dari penduduk kecamatan Pancur batu dan daerah sekitar yang merupakan sebagian besar pendukung siswa SMP Swasta Rakyat adalah bertani , pedagang, dan PNS. Secara umum masyarakat pendukung siswa yang bersekolah diSMP Swasta Rakyat Pancur batu. Kehidupan masyarakat sehari-hari bisa dikatakan hanyalah cukup karena terbukti dalam kesehariannya masyarakat mampu membeli sandang dan pangan yang standart rata-rata. Walaupun demikian Orangtua/ Wali murid sangatlah mendukung dunia pendidikan dan sadar terhadap kebutuhan pendidikan, hal ini terbukti Orangtua/Wali mendukung program peningkatan mutu pendidikan disekolah.

(7)

7 2.3. Kondisi Sosial Budaya dan Politik

Pola kehidupan masyarakat Pancur batu yang masih kental dengan gotong royong, didukung oleh suasana yang kondusif serta kesadaran politik yang cukup tinggi sangat mendukung penyelenggaraan pendidikan. Masyarakat dengan penuh kesadaran ikut serta dalam mengembangkan pendidikan baik secara materi maupun moril. Dukungan dari Pemerintah Pusat/Propinsi dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga secara nyata sangat memberikan perhatian dalam bentuk bantuan fisik yaitu, penambahan sarana prasarana pembelajaran. Dukungan lain dalam bentuk non fisik, misalnya menyiapkan SMP Swasta Rakyat memiliPancur batu lingkungan sekolah sehat, rindang dan hijau sehingga dapat menciptakan lingkungan yang indah, bersih, aman, nyaman dan menyenangkan yang dapat memaksimalkan potensi siswa serta dukungan moril kepada guru maupun staf TU dalam melaksanakan tugas.

(8)

8 BAB III

ANALISIS KONDISI SEKOLAH SAAT INI

3.1. Analisis Mutu Pendidikan dan Daya Saing

Mutu Pendidikan atau kualitas pendidikan di SMP Swasta Rakyat Pancur batu dapat kita analisis mulai input, proses dan output. Input meliputi kurikulum, guru, kepala sekolah, tenaga pendukung, siswa dan pembiayaan. Proses perlu kita analisis proses belajar mengajar, penilaian, manajemen dan

kepemimpinan. Sedang output meliputi prestasi akademik, prestasi non akademik dan kepribadian.

Dengan perbaikan dan peningkatan mutu akan dapat dicapai perkembangan mutu pendidikan di SMP Swasta Rakyat Pancur batu yang ditandai dengan : Peningkatan kompetensi siswa, kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum, melaksanakan pembelajaran yang bermakna, melakukan penilaian yang dilanjutkan analisis hasil evaluasi serta remidi dan pengayaan.

Peningkatan hasil akademis dan non akademis yaitu: Pencapaian pemenuhan KKM masing-masing mapel tiap-tiap KD 75 sd 76, sampai pada meningkatnya nilai rata-rata hasil Ujian Nasional (UN) terakhir sebesar 7,85 dari menuju 8,50. Proses pembelajaran menggunakan CTL rata-rata 5 komponen, sekolah telah melakukan pelatihan melalui IHT di bidang ICT, pengajaran dengan bahasa Inggris/ Imersi, serta meningkatkan kompetensi siswa melalui les sore, IPA/ Bahasa serta dipercayanya SMP Swasta Rakyat Pancur batu untuk menyelenggarakan pendidikan Berkarakter dan penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme/ Patriotisme, sekolah .

Keberhasilan non akademis dari pelaksanaan ekstrakurikuler atau pengembangan diri agar dapat menghasilkan kejuaraan baik di tingkat kecamatan , kabupaten, provinsi maupun nasional antara lain

; Karate dan Pramuka.

3.2. Analisis Akses Pendidikan

Dalam rangka peningkatan akses pendidikan, pada tahun pelajaran 2019/2020 maka SMP Swasta Rakyat Pancur batu menerima 9 rombongan belajar dengan jumlah siswa 315 siswa. Untuk mengurangi beban pembiayaan sekolah dengan:

1. mengajukan beasiswa kepada pemerintah pusat/daerah dan beasiswa bakat/prestasi

2. Beasiswa untuk siswa miskin serta sekolah membebaskan atau memberikan keringanan bagi siswa miskin.

3. Memberikan pinjaman buku paket kepada seluruh siswa. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jumlah siswa per kelas 32 siswa.

3.3. Analisis Pemenuhan Standar Pendidikan

Saat ini SMP Swasta Rakyat Pancur batu adalah sebagai Sekolah berakreditasi A sejak tahun

2017/2021 yang melaksanakan 8 standar nasional pendidikan meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses pembelajaran, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar penilaian, standar pembiayaan dan standar penglolaan pendidikan.

3.4.Dalam memenuhi kebutuhan siswa yang tidak mampu melanjutkan sekolah

Kemampuan orangtua siswa memiliki status yang berbeda-beda. Walaupun secara umum kemampuan orangtua siswa dapat dikatakan mampu, namun ada juga yang dikategorikan kurang mampu. Terkait dengan kemampuan sosial ekonomi orangtua yang kurang mampu, saat ini sekolah telah membuat

(9)

9

terobosan dengan mengadakan pembelajaran yaitu pelajaran mulok seperti karate serta penulusuran bakat/minat siswa dalam bidang olah raga dan seni.

BAB IV

ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG (4 TAHUN)

Dalam kurun waktu empat tahun ke depan, SMP Swasta Rakyat memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan output yang memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi dengan indikasi awal antara lain : Rata-rata hasil belajar dan ujian nasional/sekolah yang tinggi, persentase kelulusan yang tinggi dan sebagian besar lulusan dapat diterima di sekolah unggulan atau favorit di lingkungan sekolah berada.

Adanya kelengkapan sarana prasarana utama dan penunjang yang lengkap, maka sekolah memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan tujuan utama yaitu terbentuknya siswa yang memperoleh pengetahuan, perilaku dan keterampilan yang utuh dan seimbang. Bukan hal yang mustahil sekolah menjadi lebih maju apabila semua unsur-unsur yang ada pada satuan pendidikan turut berperan serta secara aktif dan selalu memberikan dorongan yang positif.

No. Kondisi 4 tahun yang akan datang Kondisi pendidikan saat ini Besarnya Tantangan 4.1. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

1 Bidang Akademik

Rerata KKM untuk Semua Mapel minimal 75,0

Rerata Nilai Ujian Nasional Murni minimal 8,00

Masuk juara 2 OSN Kabupaten untuk 3 mapel dan masuk tingkat provinsi juara 3

Peringkat hasil ujian nasional 2 tk. Kab

Minimal ada 5 siswa yang memperoleh nilai 90 hasil ujian nasional pada mata pelajaran Matematika dan atau IPA

Memperolah peringkat ke- 1 hasil ujian nasional tk kab. Bidang IPA

Memperoleh peringkat ke- 2 hasil ujian nasional tk kab. Bidang Matematika

Memperolah peringkat ke- 3 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Indonesia

Memperolah peringkat ke- 3 hasil ujian nasional tk kab bidang Bahasa Inggris

Rerata KKM untuk Semua Mapel saat ini 70

Rerata Nilai Ujian Nasional Murni saat ini

Ada 2 siswa yang

memperoleh nilai 8,00 hasil ujian nasional pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris

Kelulusan

Kelulusan 100 %

Jumlah lulusan yang diterima di sekolah negeri minimal 50

%

Jumlah lulusan yang diterima di sekolah Favorit minimal 50

%

5 5

2 tingkat 2 tingkat 2 siswa 2 tingkat 2 tingkat 2 tingkat 2 tingkat 1 tingkat 1 tingkat 2 tingkat 2 tingkat 2 tingkat 2 tingkat

(10)

10 Bidang Non Akademik

Siswa berprestasi juara 2 tk. Kabupaten

Catur tk. Kabupaten juara 2

Bola Voly juara 3 tk.

Kecamatan

Karate juara 2 tk.

kecamatan

Tenis meja juara 3 tk.

kecamatan

Ateletik juara 1 tk.

Kabupaten

Lomba Pramuka juara 1 tk.

Kabupaten

Lomba gerak jalan juara 1 tk. kecamatan

Kelulusan

Kelulusan 100 %

Jumlah lulusan yang diterima di sekolah negeri minimal 90 %

Jumlah lulusan yang diterima di sekolah Favorit minimal 75 %

Juara 2 catur tk kabupaten

Tenis meja juara 1tk kecamatan Ateletik juara tk kecamatan

Lulusan diterima diterima disekolah Negeri75%

Lulusan diterima disekolah Favorit70%

2 tingkat 1 tingkat 1 tingkat 1tingkat 2tingkat 2tingkat

4.2. STANDAR ISI

2 1. Memiliki Dokumen KTSP yang operasional dan lengkap

1. Tersusunnya Silabus Kelas 7,8,9 untuk semua mapel yang operasional

2. Tersusunnya RPP untuk semua mapel yang operasional

3. Guru memiliki 4 buku pegangan sbg referensi 4. Minimal 75% pem-

belajaran menggunakan pendekatan IT

5. Memiliki Dokumen KTSP yang operasional, belum didukung dokumen yang lengkap

6. Tersusunnya Silabus Kelas

1. Tersusunnya RPP untuk semua mapel

1. Guru memiliki 2 buku pegangan sbg referensi 2. 100 % pem-belajaran

menggunakan pendekatan IT

Lebih operasional dan lengkapLebih operasional Lebih operasional 2 buku

25%

(11)

11 7,8,9 untuk semua maplel

4.3. STANDAR PROSES 3 1. Persiapan pembelajaran

Kepemilikan silabus oleh guru 100%

Kepemilikan RPP oleh guru 100%

Kepemilikan bahan ajar oleh guru 100%

1. Persyaratan pembelajaran

Jumlah siswa per rombel 32 siswa

Beban mengajar minimal 24 jam untuk setiap guru

Rasio buku dengan siswa 1 : 1

1. Pelaksanaan pembelajaran

Penerapan CTL untuk 7 Komponen 100%

Penerapan belajar tuntas

Penerapan Paikem

Penerapan pembelajar-an yang bervariatif

Penggunaan alat/bahan peraga yang optimal 1. Pelaksanaan penilaian

pembelajaran

Pengembangan instrument penilaian 100%

Variasi model penilaian 5 macam

Pengolahan/analisis hasil evaluasi diman-faatkan 100%

1. Pengawasan Proses Pembelajaran

Cakupan kegiatan pemantauan, supervisi, evaluasi dan tindak lanjut.

1. Persiapan pembelajaran

Kepemilikan silabus oleh guru 100%

Kepemilikan RPP oleh guru 100%

Kepemilikan bahan ajar oleh guru 100%

1. Persyaratan pembelajaran

Jumlah siswa per rombel 32 siswa

Beban mengajar minimal 18 jam untuk setiap guru

Rasio buku dengan siswa 1 : 1

1. Pelaksanaan pembelajaran

Penerapan CTL untuk 7 Komponen 75%

Penerapan belajar tuntas

Penerapan Paikem

Penerapan pembelajar-an yang bervariatif

Penggunaan alat/ bahan peraga belum optimal 1. Pelaksanaan penilaian

pembelajaran

Pengembangan instrument penilaian 100%

Variasi model penilaian 2 macam

Pengolahan/analisis hasil evaluasi diman-faatkan 75%

1. Pengawasan Proses Pembelajaran

Cakupan kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi

– - -

10 jam pel -

- - -

Lebih optimal -

75%

Melaksanakan tindaklanjut

4.4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 4 1. Kepala Sekolah

Pelatihan bahasa Inggris

1. Kepala Sekolah

Belum Pelatihan bahasa

Mengikuti TOEFEL-

(12)

12 TOEFEL>400

Menguasai TIK

Telah mengikuti pelatihan kepemimpinan

Telah mengikuti pelatihan supervisi, monitoring dan evaluasi

Telah mengikuti pelatihan administrasi sekolah (MBS)

Telah mengikuti pelatihan kewira-usahaan

Masa bakti KS 5 th lebih 1. Guru

Sarjana S.1 untuk semua guru 100%

Semua guru telah menguasai CTL

Semua guru telah

mengikuti pelatihan TIK

Semua guru telah

mengikuti pelatihan KTSP

Semua guru telah

mengikuti pelatihan PTK

Semua guru telah

mengikuti pelatihan bhs.

Inggris

Semua guru telah mengikuti pelatihan Kepribadian

Semua guru telah tersertifikasi profesi 1. Tenaga Kependidikan

Semua TU telah mengikuti pelatihan TIK

Semua TU telah mengikuti pelatihan di bidangnya

Semua TU telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris

Inggris TOEFEL

Memahami TIK

Belum mengikuti pelatihan kepemimpinan

Telah mengikuti pelatihan supervisi, monitoring dan evaluasi

Belum mengikuti pelatihan administrasi sekolah (MBS)

Belum mengikuti pelatihan kewira-usahaan

Masa bakti KS 5tahun 1. Guru

Sarjana S.1 untuk semua guru 100%

100% guru telah menguasai CTL

100% guru telah mengikuti pelatihan TIK

90% guru telah mengikuti pelatihan KTSP

90% guru telah mengikuti pelatihan PTK

25% guru telah mengikuti pelatihan bhs. Inggris

50% guru telah mengikuti pelatihan Kepribadian

50% guru telah tersertifikasi profesi 1. Tenaga Kependidikan

TU telah mengikuti pelatihan TIK

TU telah mengikuti pelatihan di bidangnya

TU Belum yang telah mengikuti pelatihan bhs.

Inggris

- - -

Mengikuti pelatihan wirausaha

1 tahun 100%

100%

100%

90%

100%

75%

50%

50%

- - 100%

100%

4.5.STANDAR SARANA DAN PRASARANA 5 Standar Sarana dan Prasarana

minimal

Ruang Kepala Sekolah 21 m2 lengkap dengan

mebelair, perabot ber-AC

Terdapat ruang 14 m2 wkl Kepala Sekolah

Ruang belajar sesuai

Sarana dan Prasarana minimal

Ruang Kepala Sekolah 21 m2 belum lengkap dengan mebelair,perabot dan berAC.

Belum ada ruang 14 m2 wkl Kepala Sekolah

Ruang guru 91 m2, perabot belum lengkap

-Mengadakan

Melengkapi pe,,rabot

Membangun gedung

(13)

13 dengan jumlah rombel

Ruang guru 91 m2 berperabot lengkap

Memiliki gedung olah raga indoor untuk lapangan basket dan tenis

Memiliki ruang

perpustakaan yang lengkap dan representatif

Rasio WC dengan rombel 1: 25 siswa

Memiliki ruang lab.

Bahasa, IPA, Multi Media

Memiliki ruang OSIS yang lengkap

Memiliki ruang UKS yang representatif

Memiliki ruang ekstrakurikuler yang representatif

Memiliki tempat ibadah (masjid) yang representatif

Memiliki ruang selasar (sirkulasi) antara ruang tata laksana dengan ruang guru

Memiliki peralatan pengolahan limbah yang lengkap

1. Fasilitas pembelajaran dan penilaian

Daya listrik minimal 11.200 watt

Komputer/ LCD setiap ruang kelas

Jaringan Internet dan Faximili berfungsi baik

Sarana olah raga lengkap

Media dan alat peraga pembelajaran lengkap

Memiliki Web, Blog dan sarana E-Learning

Memiliki media komunikasi (mading, majalah dan sejenis-nya) yang dimanfaat-kan secara efektif

Belum memiliki gedung olah raga indoor untuk lapangan basket dan tenis

Ruang perpustakaan sudah memadai

Rasio WC dengan rombel 1: 30 siswa

Memiliki ruang lab.

Bahasa, dan IPA

Memiliki ruang OSIS

Memiliki ruang UKS yang belum representatif

Memiliki tempat ibadah (masjid) yang belum representatif

Belum memiliki ruang selasar (sirkulasi) antara ruang tata laksana dengan ruang guru

Belum memiliki peralatan pengolahan limbah yang lengkap

1. Fasilitas pembelajaran dan penilaian

Daya listrik minimal 9000 watt

Komputer/ LCD untuk 6 ruang kelas

Jaringan Internet dan Faximili sudah optimal

Memiliki sarana olah raga basket, tenis, bola voli, tenis meja, bulu tangkis

Media dan alat peraga pembelajaran belum lengkap

Belum memiliki Web Blog dan sarana E-Learning

Memiliki media komunikasi (mading, majalah dan sejenis-nya) yang efektif

Melengkapi

lab mutimedia Melengkapi Melengkapi Melengkapi Melengkapi Melengkapi Melengkapi

2200 watt 18 LCD Melengkapi Melengkapi sarana yang belum ada Melengkapi sarana prasarana

Membuat web, blog dan e-learning Memanfaat-kan secara efektif

4.6. STANDAR PENGELOLAAN 6 Standar Pengelolaan

1. Perangkat dokumen

1. Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan

(14)

14 pedoman pelaksanaan

rencana kerja/ kegiatan

Memiliki dokumen RKS (RKJM) yang operasional

Memiliki dokumen RKAS/RKT lengkap dan operasional

Memiliki dokumen PPDB lengkap

Memiliki dokumen tata tertib siswa

Memiliki dokumen tata tertib guru yang terpajang

Memiliki dokumen peraturan akademik yang terpajang

Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut yang lengkap 1. Struktur organisasi dan

mekanisme kerja

Struktur organisasi lengkap 100%

Dokumen pembagian tugas guru lengkap 100%

1. Supervisi, monitoring dan evaluasi

Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut

Memiliki tim monitoring dan evaluasi 100%

Memiliki instrument 100%

Memiliki pelaporan 100%

Memiliki dokumentasi 100%

Tindak lanjut 100%

1. Kemitraan dan peran serta masyarakat

Dokumen keberadaan komite sekolah 100%

Dokumen program kerja komite sekolah 100%

Kepengurusan Komite sekolah 100% ada

Kerjasama dengan pihak lain minimal 8 instansi 1. SIM Sekolah

rencana kerja/ kegiatan

Memiliki dokumen RKS (RKJM) yang operasional

Memiliki dokumen RKAS/RKT lengkap dan operasional

Memiliki dokumen PPDB lengkap

Memiliki dokumen tata tertib siswa

Belum memiliki dokumen tata tertib guru

Belum memiliki dokumen peraturan akademik

Belum memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut

1. Struktur organisasi dan mekanisme kerja

Struktur organisasi lengkap 100%

Dokumen pembagian tugas guru lengkap 100%

1. Supervisi, monitoring dan evaluasi

Memiliki dokumen supervisi, evaluasi dan tindaklanjut

Memiliki tim monitoring dan evaluasi 100%

Memiliki instrument 100%

Memiliki pelaporan 100%

Memiliki dokumentasi 100%

Tindak lanjut 100%

1. Kemitraan dan peran serta masyarakat

Dokumen keberadaan komite sekolah 100%

Dokumen program kerja komite sekolah 75%

Kepengurusan Komite sekolah 100% ada

Kerjasama dengan pihak lain minimal 4 instansi 1. SIM Sekolah

- - - -

Melengkapi -

- - - - - - - - - -

4 instansi Memasang Memasang

(15)

15

Terpasang PAS 100%

Terpasangnya jaringan SIM 100%

Belum terpasang PAS

Belum terpasang jaringan SIM

4.7. STANDAR PEMBIAYAAN 7 1. Dana bersumber dari 4

sumber

2. Pengalokasian dana minimal 8 SNP

3. Penggunaan dana 100%

benar

4. Dokumen dan pelaporan keuangan 100%

5. Dana bersumber dari 3 sumber

6. Pengalokasian dana minimal 8 SNP

7. Penggunaan dana 100%

benar

8. Dokumen dan pelaporan keuangan 100%

1 sumber- -

-

4.8. STANDAR PENILAIAN 8 1. Frekwensi ulangan harian

100% untuk semua mapel 2. Semua guru melaksanakan

evaluasi analisis dan tindak lanjut 100%

3. Mekanisme penilaian terpenuhi 100%

4. Teknik penilaian 5 macam 5. Dokumen penilaian

lengkap

6. Sistem penilaian terintegrasi secara elektronik

7. Frekwensi ulangan harian 100% untuk semua mapel 8. Semua guru melaksanakan

evaluasi analisis dan tindak lanjut 100%

9. Mekanisme penilaian terpenuhi 100%

10. Teknik penilaian 4 macam

1. Dokumen penilaian lengkap

2. Sistem penilaian belum terintegrasi secara elektronik

– - - -

Mengintegrasi- kan secara elektronik

1. Lingkungan dan Budaya Hidup Sehat 1. a. Lingkungan Sehat

Lingkungan sekolah selalu bersih, nyaman, aman, rindang dan indah

Taman dan tanaman terpelihara dengan baik

Saluran sanitasi dan wc/kamar mandi berfungsi dengan baik

Lingkungan sekolah selalu bersih, nyaman, aman, rindang dan indah

Taman dan tanaman terpelihara dengan baik

Saluran sanitasi dan wc/kamar mandi berfungsi dengan baik

Masih ada warga sekolah – -

Pembinaan & slogan bebas asap rokok Mengadakan kembali

(16)

16

Lingkungan sekolah bebas asap rokok

Tersedia tempat sampah organik dan an organik dimanfaat-kan secara efektif dengan jumlah sebanding jumlah ruang yang ada

Tersedia tempat

pembuangan sampah akhir yang tertutup dan

difungsikan dengan baik

Tersedia wastafel dan sabun cuci di setiap kelas

Tersedia air mineral di setiap kelas

Tersedia tanaman di setiap kelas yang berfungsi menyerap CO2

Setiap siswa memiliki tanaman dalam pot yang dijaga dan dipelihara kehidupan-nya

Sekolah memiliki

inventaris jenis dan macam tanaman

Setiap tanaman memiliki tanda pengenal

Memiliki kader konservasi yang terampil

1. b. Budaya Hidup Sehat

Setiap warga sekolah memiliki budaya hidup bersih dan sehat

Terlaksana kegiatan jumat bersih bagi semua warga sekolah

Tersedia green house di sekolah

Tersedia kelompok tanaman obat keluarga (toga)

Memiliki kelompok siswa yang terampil mengolah toga

yang merokok

Tersedia tempat sampah organik dan an organik dimanfaat-kan secara efektif, jumlahnya belum sebanding jumlah ruang yang ada

Tersedia tempat

pembuangan sampah akhir yang tertutup dan

difungsikan dengan baik

Tersedia wastafel dan sabun cuci belum di setiap kelas

Belum tersedia air mineral di setiap kelas

Belum tersedia tanaman di setiap kelas yang berfungsi menyerap CO2

Belum setiap siswa memiliki tanaman dalam pot yang dijaga dan dipelihara kehidupan-nya

Sekolah belum memiliki inventaris jenis dan macam tanaman

Belum setiap tanaman memiliki tanda pengenal

Belum memiliki kader konservasi yang terampil

Setiap warga sekolah memiliki budaya hidup bersih dan sehat

Terlaksana kegiatan jumat bersih bagi semua warga sekolah

Belum memiliki green house

Ada tapi belum lengkap

Ada tapi belum terampil

-

Mengadakan wastafel Mengadakan Mengadakan Mengadakan Mengadakan Melengkapi Mengadakan pelatihan -

-

Mengadakan Melengkapi Mengadakan pelatihan

(17)

17 BAB V

IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA

NO Kondisi Saat ini Kondisi yang diharapkan (Satu

Tahun ke Depan) Besarnya Tantangan Nyata 5.1. STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN

1 Angka Kelulusan sudah mencapai 100 %

Angka kelulusan mencapai 100% 0 % 2 Prestasi akademik & non

akademik (terlaksana 90%)

Bidang prestasi akademik & non akademik terpenuhi/ terlaksana 95%

10 %

3 Kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan (terlaksana 95%)

Terwujudnya kedisiplinan siswa (terlaksana 100%)

5 %

5.2. STANDAR ISI 4 Penyempurnaan dokumen

KTSP (sekitar 95%)

Dokumen KTSP terlaksana 100% 5 % 5 Penyempurnaan perangkat

kurikulum (terlaksana 95%)

Perangkat Kurikulum terlaksana 100%

5 % 6 Dokumen pendukung

Kurikulum (terlaksana 90%)

Dokumen pendukung terlaksana 100%

10 5.3. STANDAR PROSES

7 Pengembangan dan

Pelaksanaan model penilaian (terpenuhi 90%)

Model-model penilaian terlaksana 100%

10 %

8 Pelaksanaan penelitian Tindakan Kelas baru 50 %

Pelaksanaan pEnelitian Tindakan kelas terlaksana 75%

25 % 9 Pemanfaatan sarana multi

media 90%

Pemanfaatan sarana multi media 95 %

15 5.4. STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

10 Pengembangan profesional guru baru 80%

Kegiatan peningkatan profesi guru 90 %

10 % 11 Profesionalisme KS baru 90

%

Profesionalisme KS 95% 5 % 12 Profesionalisme tenaga TU 75

%

Profesionalisme tenaga TU 85% 10 5.5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

13 Pemenuhan sarana prasarana sekolah 85%

Pemenuhan standar sarana prasarana sekolah 90%

5 % 14 Sarana prasarana pendidikan

terpenuhi 90%

Tercukupinya sarana dan prasarana pendidikan 95%

5 % 15 Sarana prasarana pendukung

terpenuhi 75%

Terpenuhinya sarana prasarana pendukung 80%

10 5.6. STANDAR PENILAIAN

16 Dokumen penilaian baru 80% Dokumen penilaian tercapai 90% 10 5.7. STANDAR PENGELOLAAN

17 Pengembangan informasi dan pembelajaran berbasis ICT 80%

Pengembangan informasi dan pembelajaran berbasis ICT 90%

15 %

(18)

18 5.8. STANDAR PEMBIAYAAN

18 Penggalian dana partisipasi masyarakat tercapai 85%

Penggalian dana partisipasi masyarakat tercapai 90%

5 % 5.9. STANDAR LINGKUNGAN

19 Pelaksanaan Budaya Hidup Sehat dan Bersih 90%

Pelaksanaan Budaya Hidup Sehat dan Bersih 95%

5 %

(19)

19 BAB VI

VISI SEKOLAH

Visi SMP Swasta Rakyat Pancur batu

“ Unggul dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Tagwa’

Indikator Visi : 1). Prestasi akademik meningkat secara signifikan 2). Prestasi kegiatan ekstrakurikuler mampu bersaing 3). Pengamalan siswa terhadap agamanya cukup tinggi.

4) Kesadaran siswa terhadap kesehatan, kebersihan dan cintya lingkungan meningkat

(20)

20 BAB VII

MISI SEKOLAH

Misi Sekolah : 1) Menanamkan keyakinan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2) Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien

3) Membentuk peserta didik yang berprestasi dan mampu berkompetisi dalam keragaman di berbagai bidang baik akademik dan non akademik di tingkat kabupaten.

4) Menanamkan pendidikan karakter pada siswa

5) Menciptakan lingkungan yang bersih ,sehat dan rindang

(21)

21 BAB VIII

TUJUAN SEKOLAH

Tujuan Sekolah:

- Nilai rata-rata kelas 7 dan 8 Meningkat 0,57 % tiap tahun semua mata pelajaran - Target rata-rata nilai UN 8,00 T.P 2019/2020

- 80 % lulusan dapat diterima di SMA Negeri/SMKN Negeri

(22)

22

BAB IX SASARAN

SASARAN 1 : Peningkatan mutu lulusan siswa Internal : a. Guru

b. siswa c. Program

Eksternal : a. Komite sekolah

b. Dinas Pndidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 2 : Peningkatan Prestasi Akademik dan Non Akademik Internal : a. Kesiapan siswa

b. Guru /Pelatih c. Program pembinaan Eksternal : a. Komite sekolah

b. Dunia luar c. Dinas pendidikan

SASARAN 3 : Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran Internal : a. Siswa

b. Guru c. Program

Eksternal : a. Komite sekolah b. Dunia Usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten

SASARAN 4 : Peningkatan disiplin, budaya karakter bangsa dan nilai keagamaan Internal : a. Guru

b. Karyawan Tata Usaha c. Kepala sekolah d. Dana

Eksternal : a. Komite Sekolah

(23)

23

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 5 : Penataan budaya hidup bersih dan sehat

Internal : a. Pendidik (guru) b. Tenaga kependidikan c. Dana

Eksternal : a. Komite sekolah b. MGMP

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 6 : Penataan lingkungan dan taman sekolah

Internal : a. Pendidik (guru) b. Tenaga Kependidikan c. Dana

Eksternal : a. Komite sekolah b. MGMP

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 7 : Pengembangan konservasi sekolah

Interal : a. guru b. Program

c. Dinas Pendidikan

SASARAN 8 : Pengembangan Penilaian Tindakan Kelas (PTK) Internal : a. Guru

b. Media Pembelajaran Eksternal : a. Komite sekolah

b. Nara sumber

c. Dinas Pendidikan Kabupaten SASARAN 10 : Pengembangan Profesional Guru Internal : a. Program

b. Guru

Eksternal : a. Komite Sekolah

(24)

24

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 11 : Peningkatan Profesional kepala Sekolah

Internal : a. Program

b. Kapala Sekolah Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dunia usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 12 : Peningkatan profesi tenaga kerja

Internal : a. Tenaga Tata Usaha b. Program/jadwal

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 13 : Pemenuhan Sarana dan Prasarana

Internal : a. Program b. Dana

c. Tenaga pendidik dan kependidikan Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dunia usaha

c. Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang SASARAN 14 : Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pendidikan Internal : a. Program

b. Dana

Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten c. Pemkab Deli Serdang

SASARAN 17 : Pemenuhan Jaringan PAS/ICT Internal : a. Program

b. Dana

(25)

25 Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten SASARAN 18 : Peningkatan Sumber Pendanaan Internal : a. Program

Eksternal : a. Komite Sekolah b. Dunia Luar

c. Dinas Pendidikan Kabupaten

SASARAN 19 : Terwujudnya kondisi lingkungan yang bersih dan sehat serta Ramah lingkungan hidup

Internal : a. Program b. Dana

Eksternal : a. Komite Sekolah

b. Dinas Pendidikan Kabupaten c. Masyarakat sekitar

(26)

26 BAB X

PROGRAM STRATEGIS

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SASARAN 1: Meningkatkan angka kelulusan Program 1 : Meningkatkan mutu lulusan

Kegiatan :

1. Workshop Bedah SKL dan penyusunan paket kegiatan 2. Melaksanakan kegiatan terstruktur

3. Melaksanakan try out internal dan eksternal 4. Melaksanakan bimbingan khusus

5. Melaksanakan UN,UAS dan Ujian Praktek

SASARAN 2 : Peningkatan prestasi akademik dan non akademik

Program 1 : Mengikuti kegiatan lomba-lomba OSN, Olimpiade dan mata pelajaran Kegiatan:

1. Melaksanakan gladian prestasi siswa 2. Melaksanakan pembinaan training center

3. Mengikuti lomba-lomba di tingkat Kab, Provinsi dan Nasional.

Program 2: Meningkatkan prestasi non akademik Kegiatan:

1. Meningkatkan kegiatan pengembangan diri dan ekstrakurikuler 2. Mengikuti Kegiatan Lomba POPDA,Porseni,OSN

3. Melaksakan Gladian siswa berprestasi SASARAN 3: Terwujudnya kedisiplinan siswa

Program 1: Peningkatan kedisiplinan dan kreativitas siswa Kegiatan:

1. Menyusun buku saku siswa 2. Pemantapan pelaksanaan AKPS

3. Melaksanakan Kegiatan LDK, Out Bond, Baksos dan kegiatan tengah semester 4. Membentuk pendidikan karakter bangsa

SASARAN 4: Penyempurnaan dokumen Kurikulum Program 1: Penyempurnaan dokumen KTSP

Kegiatan:

1. Workshop Penyempurnaan KTSP 2. Telaah dan Evaluasi KTSP

(27)

27

SASARAN 5 : Dokumen pengembangan perangkat kurikulum Program 1: Penyempurnaan Silabus dan RPP

Kegiatan:

1. Workshop Penyempurnaan Silabus dan RPP 2. Pendokumentasian Silabus dan RPP

SA SARAN 6 : Pemenuhan dokumen pendukung kurikulum

Program 1: Penyempurnaan perangkat pendukung kurikulum pedoman penilaian, Pedoman pengembangan diri

Kegiatan:

1. Workshop penyempurnaan penilaian dan Pengembangan diri 2. Telaah dan evaluasi program pengembangan diri

SASARAN 7 : Peningkatan Proses Pembelajaran yang efektif dan Menyenangkan Program 1: Penerapan Model ICT

Kegiatan:

1. Workshop CTL 2. Implementasi CTL

SASARAN 8: Perbaikan Pembelajaran Program 1: Penelitian Tindakan Kelas Kegiatan :

1. Workshop tentang penelitian tindakan kelas 2. Implementasi Penelitian Tindakan Kelas

SASARAN 9 : Pemanfaatan Media Pembelajaran Seluruh Mata Pelajaran Program 1: Penggunaan Media Pembelajaran

Kegiatan:

1. Pelatihan Penggunaan media pembelajaran.

SASARAN 10 : Peningkatan Profesional guru Program 1 : Mengikuti kegiatan pengembangan profesi Kegiatan:

1. Mengikuti kegiatan MGMP,seminar,workshop dan diklat 2. Pelatihan guru di bidang IT

3. Pelatihan Kemampuan Bilingual

(28)

28

SASARAN 11: Peningkatan Profesionalisme Kepala Sekolah Program 1: Mengikuti kegiatan pengembangan profesi kepala sekolah Kegiatan :

1. Mengikuti Kegiatna MKKS, seminar, workshop, diklat 2. Pelatihan guru di bidang IT

3. Pelatihan kemampuan bilingual

SASARAN 12: Peningkatan Profesionalisme tenaga kependidikan Program 1: Mengikuti kegiatan pengembangan profesi Tata Usaha Kegiatan:

1. Mengikuti kegiatan seminar,workshop dan diklat 2. Pelatihan guru di bidang IT

3. Pelatihan kemampuan bilingual

SASARAN 13: Pemenuhan Sarana Pendidikan Program 1: Melakukan identifikasi, analisis kebutuhan Kegiatan:

1. Pengadaan LCD 2. Pengadaan Komputer

3. Pengadaan media pembelajaran 4. Pengadaan alat multimedia 5. Pengadaan audio visual

SASARAN 14: Terpenuhinya Prasarana Pendidikan Program 1: Melakukan Identifikasi dan analisis kebutuhan Kegiatan:

1. Pembangunan ruang kelas baru

SASARAN 15: Terpenuhinya saran pendukung Pendidikan Program 1: Melakukan identifikasi dan analisis kebutuhan Kegiatan:

1. Pembangunan WC Siswa

2. Pembangunan Indoor Kegiatan Olahraga SASARAN 16: Pemenuhan KBM

Program 1: Pemantapan program penilaian Kegiatan:

1. Workshop model-model penilaian 2. Penyusunan perangkat penilaian

(29)

29 Program 2: Pelaksanaan Penilaian

Kegiatan:

1. Peningkatan Penilaian ulangan harian 2. Melaksanakan ulangan tengah semester 3. Melaksanakan ualangan semester 4. Melaksanakan Kenaikan kelas

Program 3: Pelaksanaan program tindak lanjut Kegiatan:

1. Melaksanakan program pengayaan dan perbaikan 2. Mengembangkan hasil ulangna harian

SASARAN 17: Terwujudnya system informasi managemen Program 1: Pengembangan Pengelolaan IT

Kegiatan:

1. Terwujudnya jaringan LAN di perpustakaan, Ruang Guru, Ruang KS, Ruang Administrasi.

SASARAN 18: Penggalian Dana

Program 1: Pengembangan sumber keuangan Kegiaan:

1. Menjalin kerjasama dengan donator 2. Menciptakan income generating active 3. Penjaringan alumni

SASARAN 19: Terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih serta ramah Lingkungan

Program 1: Peningkatan 7K Kegiatan:

1. Peningkatan pembangunan sanitasi air

2. Pemeliharaan fisik dan lingkungan hidup sekolah 3. Penataan tata ruang sekolah

4. Penataan halaman sekolah

5. Penanaman pohon perindang dan buah/toga 6. Penambahan biopori

(30)

30 BAB XI

STARTEGI PENCAPAIAN

STRATEGI PELAKSANAAN / PENCAPAIAN

B. Pengembangan SK, KD, Indikator, Silabus, dan perangkat pembelajaran semua mata pelajaran sesuai KTSP

1. Mengadakan workshop/ pelatihan-pelatihan 2. Mengikuti bimbingan teknis, seminar 3. Mengembangkan MGMP sekolah 4. Mengikuti MBMP kabupaten

C. Pengembangan Kompetensi guru professional

Mengadakan kegiatan Bintek/ Diklat/ Workshop

Menerapkan bimbingan 4 kompetensi melalui diskusi

Mengembangkan monitoring dan evaluasi 4 kompetensi guru

Mengadakan studi banding

D. Pemenuhan bahan dan sumber belajar yang memadai

Mengadakan bahan dan alat pembelajaran

Mengefektifkan kegiatan pembelajaran dengan bahan dan sumber belajar yang tersedia

Memanfaatkan lingkungan hidup sekolah sebagai sumber belajar

Memaksimalkan bahan dan sumber belajar dalam proses pembelajaran

E. Pemenuhan fasilitas untuk pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Mengadakan sarana dan prasarana serta fasilitas IPTEK

Meningkatkan pengelolaan fasilitas sekolah

Memanfaatkan fasilitas secara maksimal dalam proses pembelajaran

Menambah fasilitas berbasis IPTEK

F. Pengembangan Standar Ketuntasan KKM dan Kelulusan

Melakukan analisis Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator

Menerapkan pembelajaran CTL

Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan

Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan

Melaksanakan bimbingan belajar secara rutin dan

Melakukan ujin coba/Try Out mapel UN

G. Pengembangan Monitoring,Evaluasi dan Supervisi 1. Melaksanakan monitoring setiap pelaksanaan kegiatan 2. Melaksanakan evaluasi setelah kegiatan berakhir 3. Melakukan Tindak lanjut dari hasil evaluasi

4. Melaksanakan supervisi pengembangan kelas dan klinis secara teratur H. Pengembangan pendidikan berbasis partisipatif masyarakat

1. Meningkatkan kerjasama warga sekolah dengan stakeholder 2. Menciptakan suasana sekolah yang kondusif dan menyenangkan

3. Menyediakan jaringan informasi yang on line,telpon,e-mail dan internet 4. Meningkatkan peran komite sekolah dalam menentukan kebijakan 5. Meningkatkan transparasi,akuntabilitas,dan sustainbilitas sekolah

6. Memberdayakan lembaga-lembaga di sekitar sekolah sebagai sumber belajar 7. Meningkatkan peranan masyarakat/wali murid dalam mendukung kegiatan sekolah 8. Meningkatkan partisipasi orang tua dalam mendukung biaya pelaksanaan pendidikan

(31)

31 I. Pengembangan sistem penilaian

1. Meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain sistem penilaian 2. Melaksanakan penilaian sebenarnya (authentic assesment)

3. Menggunakan komputer untuk pengolahan penilaian 4. Melaksanakan analisis hasil penilaian

5. Melaksanakan remidi dan pengayaan

(32)

32 BAB XII

TONGGAK-TONGGAK KEBERHASILAN No Aspek dari ProgramOperasional Tonggak Kunci Keberhasilan A. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

1. Angka kelulusan mencapai 100 % Angka kelulusan mencapai 100%

2. Prestasi Akademik & non akademik (terlaksana 90 %)

Bidang prestasi akademik & non akademik erpenuhi/terlaksana 95 %

3. Kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan (terlaksanan 95 %)

Terwujudnya kedisiplinan siswa (Terlaksana 100 %)

B. STANDAR ISI

4. Penyempurnaan dokumen KTSP (sekitar 85 %)

Dokumen KTSP terlaksana 100 % 5. Penyempurnaan perangkat kurikulum

(terlaksana 90 %)

Perangkat Kurikulum terlaksana 100 % 6. Dokumen pendukung Kurikulum

terlaksana 90 %

Dokumen pendukung terlaksana 100%

C. STANDAR PROSES

7. Pengembangan dan Pelaksanaan model penilaian (terpenuhi 90%)

Model-model penilaian terlaksana 100&

8. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas baru 60%

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas mencapai 75 %

9. Pemanfaatan alat multi media 85 % Pemanfaatan alat multimedia 90 % D. STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 10. Pengembangan professional guru baru

85 %

Kegiatan peningkatan profesi guru 90%

11. Profesionalisme KS baru 90% Profesionalisme KS 95 %

12. Profesionalisme tenaga TU 90 % Profesionalisme tenaga TU 85 % E. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

13. Pemenuhan sarana prasarana 85% Pemenuhan standar sarana prasarana 95%

(33)

33 14. Sarana Prasarana Pendidikan terpenuhi

85%

Tercukupinya sarana dan prasarana pendidikan 95 %

15. Sarana prasarana pendukung terpenuhi 80 %

Terpenuhinya sarana prasarana pendukung 85%

F. STANDAR PENILAIAN

16. Dokumen penilaian baru 80% Dokumen penilaian tercapai 90%

G. STANDAR PENGELOLAAN

17. Pengembangan informasi ICT 80% Pemenuhan program ICT 90%

H. STANDAR PEMBIAYAAN

18. Penggalian dana tercapai 75% Penggalian dana tercapai 85%

I. STANDAR LINGKUNGAN

19. Pelaksanaan 7K 90% Peningkatan 7K 95%

BAB XIII

SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI

No Sasaran Kegiatan Pelaksana Waktu Keterangan STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

1. Peningkatan Angka kelulusan Kepala Sekolah Juli 2021– Juni 2022 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi 2. Prestasi Akademik & non

akademik

Kepala Sekolah Juli 2021 – Juni 2022 3. Peningkatan Kedisiplinan siswa

masih perlu ditingkatkan

Kepala Sekolah Juli 2021– Juni 2022

STANDAR ISI

4. Penyempurnaan dokumen KTSP

Kepala Sekolah Juli –Agustus 2021 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi 5. Penyempurnaan perangkat

kurikulum

Kepala Sekolah Juli –Agustus 2021 6. Dokumen pendukung

Kurikulum

Kepala Sekolah Juli –Agustus 2021 STANDAR PROSES

7. Pengembangan dan

Pelaksanaan model penilaian

Kepala Sekolah Sept 2021 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi 8. Pelaksanaan Penelitian

Tindakan Kelas

Kepala Sekolah Sept 2021 9. Pemanfaatan alat multi media Kepala Sekolah Okt 2021 STANDAR PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 10. Pengembangan professional

guru

Kepala Sekolah Juli 2021 – Juni 2022 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi 11. Profesionalisme KS baru Kepala Sekolah Juli 2021– Juni 2022

12. Profesionalisme tenaga TU Kepala Sekolah Juli 2021 – Juni 2022

(34)

34 STANDAR SARANA DAN PRASARANA

13. Pemenuhan sarana prasarana Kepala Sekolah Juli 2021– Juni 2022 Jadwal Pelaksanaan Movev dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi 14. Sarana Prasarana Pendidikan

terpenuhi

Kepala Sekolah Juli 2021– Juni 2022 15. Sarana prasarana pendukung

terpenuhi

Kepala Sekolah Juli 2021 – Juni 2022

STANDAR PENILAIAN

16. Dokumen penilaian baru Kepala Sekolah Juli 2022 STANDAR PENGELOLAAN

17. Pengembangan informasi ICT Kepala Sekolah Okt-Nop 2022 STANDAR PEMBIAYAAN

18. Penggalian dana tercapai Kepala Sekolah Juli 2022 STANDAR LINGKUNGAN

19. Pelaksanaan 7K 90% Kepala Sekolah Juli 2020-Juni 2022

(35)

35 BAB XIV

RENCANA ANGGARAN SEKOLAH

RENCANA ANGGARAN BIAYA

JENIS SATUAN VOLUME

HARGA (Rp)

Jlh Biaya (Rp)

Sumber Dana

PENILAIAN

Ulangan akhir semester ganjil

T.P 2020/2021

1. Pembuatan Soal dan Kisi-kisi

Kertas HVS 70 gr Rim 3

50,000

150,000 BOS

Tinta printer Btl 2

50.000

100,000 BOS

Honor Org 30 25.000 750.000 BOS

2. Penggandaan soal ulangan akhir semester 10 mata pelajaran T.P 2021/2022

Kertas HVS 70 gr Rim 10

50,000

500,000 BOS

Tinta printer Btl 2

50.000

100,000 BOS Penggandaan soal (10

mapelx2lbrx400 siswa) Lbr 8000 150 1.200.000 BOS

Honor Org 2 400.000 800.000 BOS

3. Analisis butir soal ulangan akhir semester ganjil T.P 2020/2021

Kertas HVS 70 gr Rim 3

40,000

120,000 BOS

Tinta printer Btl 2

50.000

100,000 BOS

Honor Org 30 25.000 750.000 BOS

JUMLAH 2.740.000

(36)

36 Lampiran

PROFIL SEKOLAH

1. Nama Sekolah : SMP SWASTA RAKYAT PANCUR BATU Alamat (Jalan/Kec./Kab/Kota) : Jln.Ledjen Djamin Ginting km.18.5

No. Telp. :

2. Nama Ketua Yayasan ; MARNANDA SERAGIH MSi.

Alamat Yayasan & No. Telp. :

3. Nama Kepala Sekolah : MERI BR TARIGAN,SPd No. Telp/HP : 0812247274220

NO Wa : 081247274220 4. Kategori Sekolah :

5. Tahun didirikan / Th. Beroperasi : 1954

6. Kepemilikan Tanah/Bangunan : Milik yasasan a. Luas Tanah / Status :

(sertakan copy-nya) b. Luas Bangunan :

7. No. Rekening Rutin Sekolah ;124.01.03.000017-0 8. Nama Bank : BANK SUMUT CAPEM Pancur Batu 9. Data siswa dalam 4 (empat) tahun terakhir :

n Ajaran

Jml Pendafta

r (Calon

Siswa Baru)

Kelas I Kelas II Kelas III

Jumlah (Kls. I + II +

III) Jml

Siswa

Jumlah Romb.Be

lajar

Jml Siswa

Jumlah Romb.Be

lajar

Jml Siswa

Jumlah Romb.B elajar

Sis wa

Romb ongan Belaja

r Th.

2018/2019 100 org 98 org 3 Rbl 100

org 4Rbl 58org 2 Rbl 258

org 9 Rbl

Th.

2019/2020 98 org 96org 3 bl 96org 3Rbl

100

org 3 Rbl 294

org 9Rbl

Th.2010/20 21

64

orang 58org 2Rbl 84 org 3Rbl 96 org 3 Rbl 305

org 8 Rbl

Th.2021/20

22 38 org 37org 2 rbl 58

org 2 rbl 84org 3rbl 157

org 6 rbl 9. a) Data Ruang Kelas

Jumlah Ruang Kelas Asli (d)

Jumlah ruang lainnya yang digunakan untuk ruang kelas

(e)

Jumlah ruang yang digunakan

untuk ruang kelas f=(d+e) Ukur

an 7x9

m2 (a)

Ukur an

> 63 m2 (b)

Ukur an <

63 m2 (c)

Juml ah d=(a +b+c )

Ruang

Kelas 3 3

Jumlah : ruang Yaitu :

...

....

...

....

3

b) Data Ruang Lainnya

Jenis Ruang Jumlah Ukuran (m2) Jenis Ruang Jumlah Ukuran (m2) 1. Perpustakaan ... x

...

4. Lab.

Komputer

... x ...

(37)

37

KEPALA SEKOLAH SMPS RAKYAT P.BATU

MERI BR TARIGAN,SPd

NIP.- NIP.

2. Lab. IPA ... x ...

5.

Ketrampilan

... x ...

3. Lab. Bahasa ... x

... 6. Kesenian ... x ...

9. Data Guru

Jumlah Guru /Staf Bagi SMP Negeri

Bagi SMP

Swasta Keterangan

Guru Tetap

(PNS/Yayasan) org 5 Org Nota Tugas

Guru Tdk Tetap/Guru

Bantu org 12 Org

Guru PNS Dipekerjakan

(DPK) org 1 Org

(38)

38

PEMERINTAH KABUPATEN DELI SERDANG

DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA

SMP SWASTA RAKYAT PANCUR BATU

KEPUTUSAN KEPALA SMP SWASTA RAKYAT PANCUR BATU Nomor ;

T E N T A N G

TIM PENYUSUN KURIKULUM SMP SWASTA RAKYAT PANCUR BATU

Menimbang : Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, maka dipandang perlu untuk membentuk Tim Pengembang Sekolah.

Mengingat :

1. Undang-Undang No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Instruksi Presiden Indonesia No.1 tahun 2010

3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.63 tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan

4. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana

9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 63 tahun 2009 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 69 tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan 12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan

13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 15 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan

(39)

39 Minimal

14. Musyawarah Penyelenggara Pendidikan SMP Swasta Rakyat Pancur batu tanggal 24-7-2021 MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama : Menetapkan Tim Pengembang Sekolah yang terlampir pada Surat Keputusan ini.

Kedua : Tim Pengembang Sekolah melaporkan pelaksanaan tugasnya secara tertulis kepada Kepala Sekolah.

Ketiga : Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini, dibebankan pada anggaran yang sesuai.

Keempat : Apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Kelima : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya.

Ditetapkan di : Pancur batu Pada tanggal : Juli 2021 K e t u a

MERI BR TARIGAN,SPd NIP.-

Tembusan :

1. Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Deli Serdang 2. Arsip.

(40)

40

PEMBAGIAN TUGAS TIM PENGEMBANGAN SEKOLAH SMP SWASTA RAKYAT PANCUR BATU

No Nama NUPTK Tugas Jabatan

1 MERI BR TARIGAN Spd Pengembangan sekolah

pada Standar Pengelolaan Kepala Sekolah

2 SERI WAHYUNI,MPd Pengembangan sekolah

pada Standar Proses PKS I 3 SERTA PULUNGAN,Sos

Pengembangan sekolah pada standar keputusan

lulusan

PKS II

4 HERNO KELIAT,SP.d

Pengembangan sekolah pada Standar Sarana dan

Prasarana

Guru

5 IRMA OKTI,SP.d

Pengembangan sekolah pada Standar Pendidik

dan tendik

TU

6 UMI KALSUM SPd

Pengembangan sekolah pada Standar Penilaian

Pendidikan

Guru

7 IKA TRISNA,SP.d Pengembangan sekolah

pada Standar Isi Guru

8 SUCI RIRIN ALIFATIN Pengembangan sekolah

pada Standar Pembiayaan Administrasi

Ditetapkan di : Pancur batu Pada tanggal : Juli 2021

MERI BR TARIGAN,SPd NIP.-

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan tugas Direktorat Sabhara Polda Kepulauan Riau sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Kapolri nomor 22 tahun 2010 tentang susunan organisasi dan

Sifat kuantitatif yang diamati yaitu: (1) Panjang badan, diukur dari jarak garis lurus dari tepi tulang processus spinocus pertama sampai benjolan tulang tapis

Setelah itu dilakukan seleksi kultur bakteri, seleksi ini dilakukan dengan cara inokulasi kultur bakteri sampel dalam media seleksi padat yang mengandung HgCl 2 dengan konsentrasi

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton melalui Pengujian Palu Beton ( Schmidt Hammer Test ) pada balok, kolom dan plat serta Pengujian Beton

Saya memiliki ketertarikan terhadap produk Keripik 888 (di lihat dari Harga, kualitas, kemasan, ukuran dan cita rasa).. Saya membeli keripik 888 karena banyak pilihan

Keju olahan (processed cheese), yakni segala jenis keju yang dibuat dalam 2 tahapan: pertama keju dibuat sebagai keju natural, selanjutnya setelah menjadi keju natural (atau

Diperlukan solusi yang baik sehingga mas- yarakat asli Tangerang Selatan dapat menik- mati potensi kearifan lokal (Local Wisdom) dan kecerdasan (local genious) yang diwariskan

Bila anak merasa lemah dam suatu pelajaran tertentu disekolah, tidak seharusnya orang tua mengecam anak. Bahkan, sebaikna orang tua turut memperlihatkan bahwa mereka