• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II Tinjauan Pustaka 2.1 New Media

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB II Tinjauan Pustaka 2.1 New Media"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

9 BAB II

Tinjauan Pustaka 2.1 New Media

Tidak diragukan lagi sebuah pergerakan yang sangat cepat di perkembangan sosial dan budaya ini sangat direspon oleh produksi media. Pertukaran mesin analog ke digital kali ini menjadi penanda bahwasannya sudah datang era komunikasi baru (Musqith, 2021) . New media ini muncul dengan membawa orientasi kepada komputer user, handphone serta ponsel pintar atau smartphone. New media ini ada untuk meningkatkan interaksi sosial sesama manusia namun melalui beberapa jejaring sosial.

Marshall McLuhan adalah seorang akademisi yang pertama kali melahirkan perihal new media, namun media baru yang dimaksud McLuhan ini tidak sama dengan media baru yang sudah berkembang saat ini. McLuhan mengatakan bahwa sebuah teknologi dari komunikasi itu awalnya untuk menambah keluasan jaringan komunikasi (McLuhan, 1976). Teknologi yang baru ini berhasil melahirkan efek budaya yang sangat luas susah ditebak dan mengubah ritme hubungan antar manusia. Bahkan apapun yang disebutkan dengan kata media lama atau media tradisional juga disebut sebagai media baru sehingga media baru konsisten terus berkembang dan bertumbuh.

(2)

10 Media baru memiliki beberapa fungsi utama dalam keberlangsungan hidup, pertama berfungsi untuk menyajikan arus informasi yang dengan mudah untuk diakses, kedua memudahkan melakukan transaksi jual beli di keadaan pandemi Covid-19 saat ini, ketiga sebagai media hiburan untuk menyaksikan video di youtube, bermain game online, keempat sebagai media komunikasi yang efisien sebatas smartphone dan jaringan internet, terakhir sebagai sarana pendidikan dengan memanfaatkan situs yang bermanfaat untuk menambah informasi atau memanfaatkan e-book yang mudah dan praktis.

Media baru memiliki perbedaan dengan interaksi bertatap muka, tetapi memiliki bentuk baru interaksi yang memungkinkan kita berada kembali dalam hubungan personal yang berbeda pada media sebelumnya. Perantaranya melalui komputer, media baru menciptakan interaksinya. Saat ini, media baru sebagai media yang teraktual, sehingga media baru selalu mengkonsumsi penggunanya untuk selalu mengakses konten media kapanpun dan dimanapun.

Dengan adanya sifat interaktif dari media ini khalayak bebas berinteraksi dengan konten media yang dikonsumsi. Bebas memilih konten media yang bisa dikonsumsi dan mendapatkan feedback terhadap konten media tersebut secara langsung.

(3)

11 2.2 Instagram

Gambar 4. Ikon Instagram

Salah satu bentuk hasil dari kemajuan new media ini adalah instagram yang masih tergolong dalam satu media sosial yang cukup digemari oleh orang-orang di generasi kelahiran 2000-an saat ini. Instagram masih tetap bertahan dengan design yang berbentuk serupa seperti kamera polaroid. Instagram sudah mengubah logonya dengan design yang lebih sederhana dengan elemen di bagian pojok kanan titik yang digambarkan sebagai bidik kamera. Dengan pembaharuan tersebut melambangkan peralihan atau perubahan proses photografi di era masa terdahulu atau kamera jadul ke era kamera smartphone. Menurut laman detik.com yang diakses pada tanggal 16 januari 2022 yang mengatakan bahwa sudah memiliki 2 miliar pengguna aktif bulanan. 2018 lalu instagram dikabarkan sudah menyentuh angka 1 miliar pengguna aktif.

Instagram sendiri memiliki beragam fitur yang menarik, berikut beberapa fitur instagram yang ada saat ini :

(4)

12 1. Stories

Fitur ini untuk memungkinkan pengguna berbagi momen dengan unggahan foto, video, maupun teks.

Stories ini bertahan hanya dalam kurun waktu 24 jam lalu setelah habis akan tersimpan otomatis di archived.

Gambar 5. Fitur story

2. Messenger

Fitur yang digunakan untuk percakapan sesama pengguna instagram yang bisa mengirim pesan, gambar, video, voice note serta bisa melakukan panggilan via suara atau video.

(5)

13 Gambar 6. Fitur messenger

3. Reels

Pengguna instagram dapat membuat, membagi serta menonton konten yang di upload oleh pengguna lain, namun berbeda dengan instagram stories karena reels bisa ditonton kapan saja tanpa hilang dalam kurun waktu 24 jam.

Gambar 7. Reels

Gempuran bersosial media sangat tinggi di era saat ini apalagi di generasi milenial ini, banyak cara individu berinteraksi dan berkomunikasi dengan seseorang. Media sosial sendiri

(6)

14 merupakan media yang marak dan banyak yang digunakan, instagram salah satunya media sosial yang memiliki banyak peminat, fitur close friend tersedia di instagram yang difokuskan untuk memiliki akun agar dapat mengekspresikan dirinya tanpa merasa minder.

Media sosial dalam teori dramaturgi (Janitra P A , Dewi R , 2018) mempunyai arti bahwa seseorang itu memiliki dua sisi yang berbeda saat berada di depan orang banyak, biasanya seseorang itu menampilkan sebuah perasaan yang fine-fine saja di depan orang dan menunjukkan perasaan bahagia, namun di lain sisi biasanya mereka justru jauh lebih tidak baik-baik saja dan menunjukan di fitur close friend pada instagram.

Motif dari penggunaan instagram sendiri adalah tentang bagaimana orang bisa bercerita apa yang dirasa, atau hanya sekedar ajang unjuk diri saja. motivasi itu muncul karena sebuah dorongan antara respon disekitar. Orang-orang lebih selektif untuk berbagi cerita agar tetap memiliki citra baik di dunia maya. Instagram sendiri menitik beratkan kepada postingan foto video serta cerita dalamannya dari para penggunanya.

Sejak kemunculan instagram 2010 lalu, instagram memperbaharui segala fiturnya agar lebih lengkap dan lebih menarik. Salah satu fitur yang paling menarik untuk dibahas adalah fitur close friend. Fitur ini hadir dengan menjadi salah satu tameng

(7)

15 orang-orang untuk tetap mengekspos cerita yang hanya bisa dibagikan untuk teman-teman terdekatnya tanpa rasa takut ada orang atau followers yang tidak menyukainya. Arti close friend sendiri adalah teman dekat, orang-orang yang dianggap bisa dipercaya atau mereka orang-orang yang dianggap sahabat dekatnya untuk berbagi cerita, foto serta videonya.

Fitur ini sangat penting untuk membatasi semua update terbaru dilihat oleh banyak orang atau hanya ingin dilihat oleh orang-orang yang dipercaya. Mengutip Emily Blackwood dari Backlight Blog, alasan utama seseorang membuat close friend instagram adalah demi menjaga privasi (Blackwood, 2021) . Karena tidak semua hal dapat dibagikan dengan orang yang dianggapnya kurang dekat. Walaupun kadang banyak informasi bersifat privasi yang bocor dan disalahgunakan untuk kepentingan lain.

Gambar 8. Fitur Close Friend

Kemudian daripada itu, instagram merupakan salah satu pendorong perubahan di bidang jual beli karena ada banyak sekali wirausaha memanfaatkan instagram sebagai ajang promosi barang

(8)

16 yang dimiliki atau ditawarkan. Tidak hanya sebatas komunikasi dan promosi, instagram juga sebagai media hiburan, informasi dan berita bisa disampaikan.

2.3 Self Disclosure

Self disclosure adalah bentuk dari komunikasi antar pribadi self disclosure sendiri merupakan sebuah bentuk komunikasi tentang individu, yang dimana seseorang bisa mengungkapkan atau memberikan informasi tentang diri sendiri yang biasa orang lain sembunyikan (Devito, 1990). Pernyataan yang secara tidak sengaja tentang diri sendiri yang tidak disadari serta pengakuan terbuka dapat digolongkan juga dalam self disclosure.

Secara sadar pengungkapan informasi juga bisa mengacu ke dalam self disclosure. Sebelum adanya nya new media, self disclosure dilakukan dengan berbagai macam cara seperti dengan bertatap muka dengan lawan bicara, namun seiring perkembangan zaman self disclosure bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Bentuk komunikasi antara diri sendiri dan orang lain adalah self disclosure. Informasi yang sebelumnya tidak diketahui orang adalah informasi baru. Keterbukaan diri juga merupakan bentuk kegiatan berbagi perasaan dan beberapa informasi dengan orang-orang yang dekat dan yang kita kenal. Self disclosure juga merupakan bentuk dari komunikasi yang dimana seseorang bisa

(9)

17 mengungkapkan sesuatu hal tentang siapa diri kita kepada orang- orang.

Menurut Derlega dan Grzelak (David, Sears, Dkk, 1998) yang memiliki 5 fungsi dari keterbukaan diri:

1. Ekspresi, apapun yang bisa dirasakan dan apapun yang diceritakan tentang kehidupan, sehingga bentuk dari pengungkapan diri ini merupakan ekspresi dari apa yang dirasa.

2. Self Clarification, berbagi cerita dan menceritakan mengenai diri sendiri.

3. Self Validation, setelah berbagi cerita pendengar biasanya memberikan feedback atau tanggapan kepada permasalahan yang sudah diceritakan.

4. Self Control, individu dalam kontrol diri ini bisa mengungkapkan atau justru menyembunyikan sebuah cerita tentang dirinya. Kepercayaan atau gagasan yang terbentuk pesan atau citra baik tentang dirinya.

5. Relationship Development, salah satu alasan seseorang melakukan self disclosure untuk mengembangkan hubungan dengan orang lain.

Penelitian pernah dilakukan (Nugroho, 2013) lalu, Nugroho mengatakan bahwa wanita itu memiliki self disclosure yang besar

(10)

18 dan tinggi dibanding self disclosure nya pria pada saat pengungkapannya di media sosial. Self disclosure yang dilakukan untuk mengungkapkan berbagai biasanya dilakukan secara tidak sadar oleh individu tersebut, sehingga nantinya individu bisa berkaca pada dirinya dengan baik. Pembukaan diri juga merupakan proses memberikan informasi diri kita yang biasanya dilandasi dengan kejujuran dan rasa keterbukaan untuk memberikan informasinya.

Ada beberapa aspek yang mempengaruhi terjadinya self disclosure, Sherwin mengkategorikan terbentuknya self disclosure yaitu dari masalah pribadi, rasa,agama, keadaan emosi (Sherwin, 1998) . Tidak hanya aspeknya saja namun self disclosure ini memiliki bahaya apabila terjadi pengungkapan diri yang berlebihan, yaitu terjadi penolakan pribadi dan sosial biasanya hal-hal yang dirasa pada diri sendiri namun tidak disukai orang lain dan bertolak belakang oleh pendengar. Lalu bahaya selanjutnya kesulitan untuk melakukan komunikasi antar pribadi apabila terjadi penolakan atau tidak didukungnya hal yang dia lakukan.

Devito mengkategorikan bahwa self disclosure memiliki lima instrumen dimensi yaitu (Devito, 1990):

1. Ukuran atau jumlah, frekuensi pengungkapan mengenai durasi dan waktu melakukan self disclosure karena pengungkapan diri dilakukan

(11)

19 tanpa batas karena seseorang individu terhubung dengan internet kapan saja. Frekuensi ini diukur dengan dengan siapa individu melakukan pengungkapan diri.

2. Valensi, ditandai tentang positif dan negatifnya pesan-pesan yang disampaikan dalam kata lain pesan-pesan yang disampaikan itu baik atau tidak karena menimbulkan dampak yang berbeda bagi pelaku self disclosure dan pendengarnya.

3. Kecermatan dan kejujuran, dilihat sejauh mana individu mengetahui atau mengenal dirinya. Individu akan cermat dan jujur karena ada dorongan untuk melakukan self disclosure biasanya dorongan dari dalam ini terjadi karena keinginan diri sendiri, dan dorongan dari lain muncul dari lingkungan sekitar seperti lingkungan bermain, pekerjaan, sekolah.

4. Tujuan dan maksud, individu mengungkapkan tentang tujuan melakukan self disclosure.

5. Keintiman, dimana individu bisa mengungkapkan detail paling intim dari hidupnya.

2.4 Motivasi

Sebuah kata yang berasal dari kata “motif” ini memiliki sebuah arti yaitu “dorongan” atau “rangsangan” yang dimiliki dalam

(12)

20 diri. Secara langsung motif itu tidak bisa diamati namun bisa untuk diinterpretasikan dengan tingkah laku berupa dorongan dan rangsangan untuk melakukan sesuatu tingkah laku. Motivasi didefinisikan sebagai bentuk tindakan internal bisa membuat kita untuk bertindak dan mendorong tujuan kita untuk melakukan sebuah tujuan tertentu dan tertarik dalam kegiatan tertentu pula (B, Weiner, 1990)

Dalam kutipan Hamzah beberapa psikolog menyimpulkan bahwa motivasi itu sebagai bentuk hipnotis yang dapat digunakan untuk bisa menjelaskan keinginan, arah intensitas yang awalnya diarah oleh tujuan. Motivasi juga mendorong diri kita untuk mengadakan perubahan yang lebih baik dari tingkah laku untuk memenuhi kebutuhannya. Motivasi juga sangat penting perannya dalam meningkatkan kualitas seseorang, dengan motivasi tersebut individu bisa berhasil dalam menjalani hidup di kehidupannya (Hamzah B. Uno, 2013).

Ada 3 komponen utama dari motivasi yaitu dorongan, tujuan dan kebutuhan. Sebuah kebutuhan terjadi apabila seseorang itu merasa ada sesuatu yang tidak seimbang antara yang dipunya dengan sesuatu yang sudah diharapkannya, dan sebuah dorongan merupakan kekuatan untuk melakukan suatu kegiatan dalam mencukupi sebuah harapan. Banyak sebutan dari sebuah motivasi

(13)

21 antara lain kebutuhan, dorongan, keinginan, pengharapan yang dikatakan oleh para ahli tergantung pada penempatannya.

Dari pendapat para ahli yang berbeda beda, motivasi itu tergantung pada masing-masing individu yang terdorong untuk melakukan sesuatu. Dalam berperilaku menyebabkan orang melakukan sesuatu ada dua faktor yang bisa timbul motivasi, pertama dari dalam diri dan kedua dari luar diri. Faktor dalam diri berupa nilai kehidupan dan faktor luar diri seperti penghargaan, pujian dari lingkungan sekitar.

2.5 Teori Motivasi Harapan

Ada beberapa bentuk teori motivasi salah satunya adalah teori harapan yang dikembang oleh Vroom mengatakan bahwa individu itu memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu hal untuk menggapai tujuan apabila yakin akan sesuatu yang dilakukan akan mencapai tujuan tersebut. Pada tahun 1964 Vroom mengatakan bahwa kekuatan yang bisa membuat orang termotivasi giat bekerja itu dari hubungan timbal balik antara sesuatu yang diinginkan dan sesuatu yang dibutuhkan dari sebuah pekerjaan, sehingga kecenderungan individu bertingkah laku akan menghasilkan sesuatu yang diinginkan, karena setiap individu itu mempunyai kebutuhan dan keinginan sesuai dengan harapannya (Malayu S.P , Hasibuan, 2010).

(14)

22 Vroom mempunyai 3 variabel dasar mengenai teori motivasi harapan ini (Subakti, 2014) ;

1. Harapan adalah sebuah kemampuan yang beranggapan bahwa seseorang itu akan menghasilkan pencapaian yang diinginkan.

2. Instrumental adalah seseorang akan menerima reward jika ekspektasi dari kinerjanya sudah terpenuhi.

3. Valensi akibat dari perilaku tertentu yang memiliki nilai positif/negatif atau bisa dikatakan hasil seberapa jauh seseorang individu menginginkan imbalan atau tentang hasil yang diharapkan.

Ekspektasi itu bentuk salah satu penggerak yang mendasar individu bisa mengerjakan sesuatu tindakan dan tindakan tersebut akan membuahkan hasil berupa penyelesaian tugas. Harapan menjadikan seseorang memiliki motivasi untuk dapat melakukan suatu usaha yang mendukung agar apa yang diharapkannya dapat terwujud. Ekspektansi itu menitik beratkan pada hasil yang akan dicapai. Hasil yang akan diinginkan dipengaruhi oleh tujuan pribadi seseorang dalam mencakup kebutuhan. Dalam teori ini, seseorang akan memaksimalkan sesuatu hal yang menguntungkan dan meminimalkan sesuatu hal yang merugikan bagi pencapaian tujuan akhirnya (Setyowati, 2017) .

(15)

23 2.6 Motivasi Seseorang Dalam Self Disclosure

Kata sempurna pada awalnya jauh dari manusia dimuka bumi ini , ada beberapa sisi buruk dan sisi baik yang bisa kita perlihatkan di keadaan yang tidak tepat. Sehingga kita sebagai manusia pasti mampu menempatkan sisi A B C di masing masing keadaan. Namun cara seseorang memperlihatkan dirinya tidak diukur dari hal-hal biasa kita lihat dalam keseharian. Contohnya terlihat pada seseorang yang memiliki lebih dari satu akun instagram/facebook yang menampilkan diri mereka dalam kedua akun yg berbeda sehingga inilah yang menjadi motivasi mereka saat pengungkapan diri.

2.7 Media Sosial Instagram Saluran Self Disclosure

Bentuk seseorang melakukan self disclosure ini merupakan sebuah fokus penelitian ini. Kita tidak bisa memastikan bahwa semua yang ditampilkan di dunia maya ini cocok dengan kehidupan di dunia nyata (Prasetya, 2020). Sehingga bisa dipastikan seseorang bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan jenis karakter apapun yang dipilih. Menurut Goffman front stage itu seperti kita menampilkan diri dengan baik sesuai citra yang kita bangun, namun backstage seperti menyembunyikan diri dari yang sebenarnya (Arif, 2014) . Instagram menjadi sosial media dimana seseorang itu bebas mengekspresikan atau mengungkapkan apa yang dirasakan.

Sehingga dengan adanya close friend untuk melakukan self

(16)

24 disclosure ini dirasa dapat meningkatkan privasi, rasa aman dan nyaman.

2.8 Konteks Self Disclosure Dalam Kacamata Komunikasi Salah satu aspek yang penting dalam keterampilan sosial adalah self disclosure Menurut (Gay Lumsden , Donald Lumsden, 1996) pengungkapan diri itu bisa membantu sesorang dalam melakukan komunikasi dengan orang lain, sehingga dapat meningkatkan sebuah rasa kepercayaan dalam menjalin sebuah hubungan yang akrab. Tanpa pengungkapan diri biasanya individu kurang dalam penerimaan sosial dan dapat mempengaruhi perkembangan keperibadian diri.

Keterampilan dalam berkomunikasi adalah salah satu bentuk dari pengungkapan diri. Komunikasi juga merupakan suatu kegiatan secara sadar dan disengaja sesuai dengan tujuan seseorang dalam melakukan komunikasi. Dengan pemanfaatan media instgram yang digunakan dalam melakukan pengungkapan diri juga merupakan salah satu keterkaitannya dalam konteks Ilmu Komunikasi.

Ada beberapa macam kajian komunikasi salah satunya adalah komunikasi Interpersonal. Komunikasi ini bisa diartikan sebagai komunikasi dua orang, komunikasi interpersonal juga merupakan komunikasi yang dianggap paling efektif mengenai perubahan sikap, pendapat dalam berperilaku, kegiatan komunikasi

(17)

25 yang penting membuat kita masih menjaga hubungan Interpersonal atau antarpersonal dengan sesama (Dila Septiani, Putri Nabila, Sari Nurul, Ardian Renata, 2019). Melihat begitu pentingnya peran self disclosure dalam komunikasi Interpersonal , maka dapat dikatakan bahwa self disclosure memiliki pengaruh dalam komunikasi Interpersonal. Adapun pengaruhnya meningkatkan Komunikasi, meningkatkan atau menambah pengatahuan, meningkatkan atraksi interpersonal, meningkatkan rasa percaya diri. Self Disclosure dalam komunikasi Interpersonal merupakan keterbukaan diri seseorang dalam berkomunikasi, dimensi kemanusiaan yang lebih menonjol dibandingkan dengan bentuk-bentuk komunikasi lainnya.

Manusia yang terlibat dalam komunikasi Interpersonal akan merasakan dirinya diperlakukan sebagai manusia atau subjek bukan sekedar objek komunikasi.

2.9 Kerangka Berpikir

Dalam pembahasan tujuan teoritis yang sudah dijabarkan dapat dibuat jerangka pemikiran sebgai berikut :

Gambar 9. Kerangka Berpikir

(18)

26 Dari kerangka yang sudah dijabarkan peneliti bisa mengetahui bagaimana motivasi mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2018 melakukan self disclosure melalui fitur close friend instagram. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menggunakan fitur close friend, mengidentifikasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam proses pembukaan diri atau melakukan self disclosure, kemudian peneliti mengamati, sehingga menemukan motivasi atau alasan terbesar kenapa mahasiswa melakukan self disclosure di close friend instagram.

2.10 Penelitian Terdahulu

Pada penelitian yang saya lakukan ini, peneliti menyajikan beberapa penelitian yang terdahulu sebagai acuan adalah penelitian terdahulu yang peneliti lakukan.

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

1 SELF

DISCLOSURE GENERASI Z DI TWITTER Ajeng Prima

Bagaimana self disclosure (pengungkapan diri) remaja generasi Z di

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Data dalam penelitian

Self Disclosure pada Media Sosial Twitter berbentuk emosi,

kegundahaan,

(19)

27

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

Dewi , Santi Delliana (Ajeng Prima Dewi, Santi Deliana, 2020)

media sosial Twitter?

diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi, dan studi

dokumentasi.

pemikiran, dan kesedihan dimana informan merasa

nyaman dan puas dengan didapatnya dukungan atau support dengan mereply status.

Adanya sebuah rasa percaya yang terbentuk dan sudah saling

mengenal satu sama lain baik antara dirinya dan

(20)

28

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

kawan-kawan sehingga merasa terjaga karena berada dalam sebuah pembahasan yang sama.

pembahasan pengungkapan diri diberi batas sehingga tidak

mengucilkan orang dan menjatuhkan nama orang lain pula.

2 Pengungkapan Diri Muslimah Bercadar

Bagaimana pengungkapan diri user

Menggunakan metode penelitian

Meneliti tentang

pengungkapan

(21)

29

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

Melalui Instagram:

Pendekatan Fenomenologi.

Rayhan Bayruni.

(opi Kusmiati, Rayhan

Bayruni, 2020)

instagram muslimah bercadar dalam memahami dirinya dan bagaimana fungsi

pengungkapan diri muslimah bercadar

melalui

unggahannya.

kualitatif yang diterapkan untuk melihat dan

memahami subjek dan objek

penelitian yang meliputi orang,yang akan dimintai informasi atau data yang berkaitan dengan pembentukan identitas diri.

diri bercadar dan fungsinya.

Terdapat 2 model

pengungkapan diri dari bercadar 1.

Open self, 2.

Hidden Self.

3. Keterbukaan Diri Pengguna

Tujuan

penelitian ini

Metode penelitian

Hasil dari penelitian

(22)

30

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

Akun KPop Roleplayer Twitter Di Kota Medan, Nir Mala Sari Pane.

(Nir Mala Sari Pane, Iskandar Zulkarnain, 2018)

untuk mengetahui bagaimana Keterbukaan Diri

pada pengguna akun KPop Roleplayer Twitter di kota Medan, alasan melakukan Keterbukaan Diri

menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.

menunjukkan Keterbukaan diri

ini dilakukan pengguna akun K-Pop

Roleplayer Twitter ini berupa

pengungkapan tentang diri antara lain seperti nama, , domisili, kegiatan sehari-hari, hingga kadang juga

permasalahan kuliah atau

(23)

31

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

pekerjaan yang lagi dihadapi.

Alasan pengakses akun KPop Roleplayer Twitter melakukan pembukaan diri karena mereka

memiliki rasa percaya dan nyaman dalam tahap

melanjutkan sebuah hubungan dengan

pengguna akun

(24)

32

No Judul Rumusan

Masalah

Metode Penelitian

Kesimpulan

K-Pop Roleplayer Twitter lainnya dan alasan pemilihan karakter

informan 2, 3, 4 dan 6 mengaku karena adanya kesamaan karakter, sementara untuk

informan 1 dan

5 tidak

memiliki kesamaan karakter.

Tabel 01. Penelitian yang terdahulu

(25)

33 Perbedaan pada penelitian saya dengan penelitian terdahulu adalah penelitian saya memberi fokus pada deskripsi dan mampu mengetahui motivasi pelaku self disclosure pengguna fitur close friend lalu , peneliti sering sekali menemukan perbedaan pada individu yang memperlihatkan dirinya di story biasa berbeda dengan menggunakan fitur close friend.

Referensi

Dokumen terkait

Maka dalam penelitian ini sampel yang akan digunakan adalah sebanyak 30, yaitu efektivitas pengendalian intern persediaan yang diambil dari 30 toko.. 3.4

rata terhadap nilai pH kontrol menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Pada analisis tersebut juga dapat disimpulkan bahwa pH produk mengalami penurunan yang

Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis jurnal belajar, mengetahui

The goal(s) of the game adalah tujuan dari suatu game dan didefinisikan di peraturan. The termination condition adalah kondisi yang membuat suatu game

Berdasarkan Workshop Kupas Tuntas OJS As Said yang telah dilakukan, Dosen dan editorial team telah memahami akan pentingnya publikasi karya ilmiah dan ini juga

Khusus untuk qaradh al hasan pada prinsipnya apabila nasabah tidak mampu untuk mengembalikan pinjaman pokok, maka pihak bank seyogyanya membebaskan utang nasabah tersebut

Kedua belah pihak berharap dengan disahkannya Nota Kesepahaman ini dapat mendorong pengembangan kegiatan kesehatan hewan dan tumbuhan dan karantina (biosekuriti) kedua

Agus Ma’rufi 1992, Analisis Pengaruh Gangguan Gravitasi Benda Ke-Tiga dan Anomali Gravitasi Bumi Pada Gerak Satelit Geosinkron ,Jurusan Astronomi ITB Iman Witjaksono