• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI TERAPAN. Disusun Oleh: Nabila Syifa/

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI TERAPAN. Disusun Oleh: Nabila Syifa/"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI TERAPAN

PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PESANTREN BERDASARKAN PEDOMAN AKUNTANSI PESANTREN (PAP) PADA YAYASAN PONDOK

PESANTREN MADINATUL QUR’AN DEPOK, JAWA BARAT

Disusun Oleh:

Nabila Syifa/4417030012

PROGRAM STUDI AKUNTANSI KEUANGAN PEROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2021

(2)

SKRIPSI TERAPAN

PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PESANTREN BERDASARKAN PEDOMAN AKUNTANSI PESANTREN (PAP) PADA YAYASAN PONDOK

PESANTREN MADINATUL QUR’AN DEPOK, JAWA BARAT

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan pada Program Studi D4 Akuntansi Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik

Negeri Jakarta

Disusun Oleh:

Nabila Syifa/4417030012

PROGRAM STUDI AKUNTANSI KEUANGAN PEROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TERAPAN

JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2021

(3)

ii

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS

Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam Laporan Skripsi ini adalah hasil karya saya sendiri bukan jiplakan karya orang lain baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat, gagasan, atau temuan orang lain yang terdapat dialam Laporan Skripsi ini telah saya kutip dan saya rujuk sesuai dengan etika ilmiah.

Nama : Nabila Syifa NIM : 4417030012 Tanda tangan :

Tanggal : 27 Agustus 2021

(4)

iii

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan tugas skripsi ini diajukan oleh:

Nama : Nabila Syifa NIM : 4417030012

Program Studi : D4 Akuntansi Keuangan

Judul Skripsi : Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat

Telah berhasil dipertahankan dihadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan pada Program Studi D4 Akuntansi Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta.

DEWAN PENGUJI

Ketua Penguji : Zulmaita, S.E,,M.M ( )

Anggota Penguji : Taufikul Ichsan, S.E.,Ak.,M.M. ( )

DISAHKAN OLEH KETUA JURUSAN AKUNTANSI

Ditetapkan di : Depok

Tanggal : 12 Agustus 2021

Ketua Jurusan Akuntansi

Dr. Sabar Warsini, S.E., M.M.

NIP. 196404151990032002

(5)

iv

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

Nama Penyusun : Nabila Syifa Nomor Induk Mahasiswa : 4417030012

Jurusan/Program Studi : D4 Akuntansi Keuangan

Judul Skripsi : Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat

Disetujui oleh:

Pembimbing 1 Pembimbing 2

Taufikul Ichsan, S.E.,Ak.,M.M..

NIP. 195907221989031002

Novitasari, S.Pd.,M.Ak.

NIP. 198111262014042001

Ketua Program Studi D4 Akuntansi Keuangan

Herbirowo Nugroho, S.E., M.Si.

NIP. 197202221999031003

(6)

v

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya yang telah memberikan kesehatan serta kemudahan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul

“Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat” secara tepat waktu. Skripsi ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan pada Program Studi D4 Akuntansi Keuangan di Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta.

Dalam menyelesaikan skripsi ini penulis mendapatkan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapka terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. sc. H. Zainal Nur Arifin, Dipl-Ing, HTL, M.T., selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta.

2. Ibu Dr. Sabar Warsini, S.E., M.M., selaku Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta,

3. Bapak Herbirowo Nugroho, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi D4 Akuntansi Keuangan, Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Jakarta,

4. Bapak Taufikul Ichsan, S.E.,Ak.,M.M, selaku dosen pembimbing 1 penulis yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing dan memberi masukan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi,

5. Ibu Novitasari, S.Pd.,M.Ak., selaku dosen pembimbing 2 penulis yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing dan memberi masukan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi,

6. Seluruh staf pengajar di jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta, yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan dukungan selama proses perkuliahan,

7. Bapak Sholihien Hadziq, Lc, M.P.I. Ketua Pondok Pesantren Madinatul Qur’an dan Ibu Nola selaku bagian Keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an yang

(7)

vi

telah mengizinkan dan membantu serta mendoakan penulis dalam penyusunan skripsi ini,

8. Keluarga tercinta Ayah, Ibu, Kakek, Nenek, dan Kaka yang senantiasa mendoakan, memberi dukungan, masukan, dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini,

9. Diri penulis sendiri yang telah bertahan dan berjuang melewati semuanya sampai sejauh ini sehingga skripsi ini dapat selesai.

10. Lala, Tri, Ririn, Dhila, Diana, dan Zulfikar selaku sahabat yang selalu memberikan penulis motivasi, masukan, serta dukungan selama proses perkuliahan dan penyusunan skripsi ini,

11. Seluruh teman-teman dari Politeknik Negeri Jakarta khusunya Program Studi D4 Akuntansi Keuangan 2017 yang selalu memberikan semangat, masukan, dan motivasi untuk mengerjakan skripsi ini,

12. Seluruh pihak yang telah memberikan doa dan semangat yang namanya tidak bisa disebutkan satu persatu.

Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna.

Karenanya sarans dan kritik diharapkan demi perbaikan dimasa mendatang.

Jakarta, 12 Agustus 2021

Nabila Syifa

(8)

vii

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademis Politeknik Negeri Jakarta, saya yang bertanda tanda dibawah ini:

Nama : Nabila Syifa NIM : 4417030012

Program Studi : D4 Akuntansi Keuangan Jurusan : Akuntansi

Jenis Karya : Skripsi

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Politeknik Negeri Jakarta Hak Bebas Royalty Noneksklusif (Non-Exclusive Royalty Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul:

“Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat”.

Dengan hak bebas royalty nonekslusif ini Politeknik Negeri Jakarta berhak menyimpan, mengalihmedia, atau mengformatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan skripsi saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.

Demikian penyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Depok

Pada Tanggal : 12 Agustus 2021

Yang menyatakan

Nabila Syifa

(9)

viii

Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok,

Jawa Barat Oleh:

Nabila Syifa

Program Studi D4 Akuntansi Keuangan ABSTRAK

Pondok Pesantren Madinatul Qur’an memiliki sumber daya yang berasal dari partisipasi masyrakat, pemerintah, dan donatur sehingga dibutuhkannya laporan keuangan yang baik dan transparan untuk pertanggung jawaban pondok pesantren terhadap sumber daya yang dipercaya kepadanya. Maka tujuan dari penelitian ini adalah menyusun laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an sesuai dengan PAP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan sekunder.

Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah laporan keuangan yang dibuat Pondok Pesantren Madinatul Qur’an tergolong sederhana, dimana hanya mencatat pengeluaran dan penerimaan kas yang diinput dengan bantuan komputer. Sehingga Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum menerapkan Pedoman Akuntansi Pesantren.

Kata kunci: Laporan keuangan, Pedoman Akuntansi Pesantren, Pondok Pesantren

ABSTRACT

Madinatul Qur'an Islamic Boarding School has resources that come from the participation of the community, government, and donors so that good and transparent financial reports are needed for the accountability of Islamic boarding schools for the resources entrusted to them. So the purpose of this study is to compile the financial statements of the Madinatul Qur'an Islamic Boarding School in accordance with the Pedoman Akuntansi Pesantren. This research is a type of qualitative research with descriptive method. This study uses two types of data, namely primary and secondary data. Data collection methods used are interviews, observation, and documentation.

The result of this study is that the financial statements made by Pondok Pesantren Madinatul Qur'an are relatively simple, which only records cash disbursements and receipts that are inputted with the help of a computer.So that the Madinatul Qur'an Islamic Boarding School has not yet implemented Pedoman Akuntansi Pesantren.

Keywords: Financial reports, Pedoman Akuntansi Pesantren, Islamic Boarding School

(10)

x DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ... iv

KATA PENGANTAR ... v

PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ... vii

ABSTRAK ... viii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB 1PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Rumusan masalah ... 4

1.4 Tujuan penulisan ... 4

1.5 Manfaat penelitian ... 5

1.6 Sistematika Penelitian ... 5

BAB 2TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1 Landasan Teori ... 7

2.1.1 Organisasi Nonlaba ... 7

2.1.2 Pedoman Akuntansi Pesantren ... 9

2.2 Penelitian Terdahulu ... 20

2.3 Kerangka Pemikiran ... 22

BAB 3METODOLOGI PENELITIAN ... 24

3.1 Jenis Penelitian ... 24

3.2 Subjek dan Objek Penelitian ... 24

3.3 Metode Penentuan Sampel ... 25

3.4 Sumber Data Penelitian ... 25

3.5 Metode Pengumpulan Data ... 26

3.6 Metode Analisis Data ... 28

(11)

xi

BAB 4HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 30

4.1 Hasil Penelitian ... 30

4.1.1 Informasi Umum ... 30

4.1.1.2Visi dan Misi Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an ... 31

4.1.2 Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pondok Pesantren Madinatul Qur’an ... 34

4.1.3 Klasifikasi Akun Pondok Pesantren Madinatul Qur’an ... 36

4.2 Pembahasan ... 44

4.2.1 Siklus Akuntansi Penyusunan Laporan Keuangan Bersarkan PAP ... 45

BAB 5PENUTUP ... 72

5.1 Kesesimpulan ... 72

5.2 Saran ... 72

DAFTAR PUSTAKA ... 74

LAMPIRAN ... 76

(12)

xii DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Laporan Posisi Keuangan ... 15

Tabel 2. 2 Laporan Penghasilan Komprehensif ... 17

Tabel 2. 3 Laporan Perubahan Aset Neto ... 18

Tabel 2. 4 Laporan Arus Kas ... 19

Tabel 2. 5 Penelitian Terdahulu ... 20

Tabel 4. 1 Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 35

Tabel 4. 2 Tabel Aset Tetap Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 38

Tabel 4. 3 Daftar Akun Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 44

Tabel 4. 4 Format Jurnal Umum Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 45

Tabel 4. 5 Transaksi Pondok Pesantren Madinatul Qur'an tahun 2020 ... 47

Tabel 4. 6 (sambungan) ... 48

Tabel 4. 7 (Sambungan) ... 49

Tabel 4. 8 Jurnal Umum untuk Penerimaan Kontribusi Santri ... 49

Tabel 4. 9 Jurnal Umum untuk Pengeluaran inhouse training TIK Guru/Musyrif ... 49

Tabel 4. 10 Jurnal Umum untuk Pengadaan Peralatan UKS ... 50

Tabel 4. 11 Format Buku Besar Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 50

Tabel 4. 12 Buku Besar Akun Piutang Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 51

Tabel 4. 13 Format Neraca Saldo Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 51

Tabel 4. 14 Neraca Saldo Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 53

Tabel 4. 15 Format Jurnal Penyesuaian Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 54

Tabel 4. 16 Tabel Penyusutan Aset tetap Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 55

Tabel 4. 17 Jurnal Penyesuaian Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 56

Tabel 4. 18 Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Pondok Pesantren Madinatul Qur'an 57 Tabel 4. 19 Laporan Penghasilan Komprehensif Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 59

Tabel 4. 20 Laporan Perubahan Aset Neto Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 60

Tabel 4. 21 Laporan Poisi Keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 61

(13)

xiii

Tabel 4. 22 Laporan Arus Kas Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 63 Tabel 4. 23 Catatan Atas Laporan Keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur'an .. 64 Tabel 4. 24 Jurnal Penutup Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 70 Tabel 4. 25 Neraca Saldo Setelah Penutup Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 71

(14)

xiv DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Peikiran ... 23 Gambar 4.1 Struktur Organisasi... 32 Gambar 4.1.1 Siklus Akuntansi ... 45

(15)

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Daftar Pertanyaan Wawancara ... 76 Lampiran 2 Tabel Junral Umum Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 78 Lampiran 3 Buku Besar Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ... 81

(16)

1 Politeknik Negeri Jakarta

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perusahaan nonprofit atau Organisasi nonlaba adalah organisasi yang tujuannya tidak mencari keuntungan untuk kepentingan pribadi ataupun pengolahnya, dalam artian lembaga organisasi nonlaba yang terdiri dari sekumpulan orang mempunyai tujuan yang mulia dimana organisasi tersebut tidak berorientasi pada penumpukan laba atau mengharapkan keuntungan. Jika organisasi nonlaba mencapai keuntungan maka keuntungan tersebut digunakan untuk tujuan sosialisasi atau pendidikan bukan untuk kepentingan pribadi.

Salah satu organisasi nonlaba yang sering kita temui adalah pondok pesantren.

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang mengajarkan mengenai nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang ada dalam agama islam dibawah bimbingan guru yang biasa dikenal dengan sebutan kyai. Pondok pesantren mempunyai asrama untuk tempat menginap santri, masjid sebagai tempat ibadah, dan ruangan yang digunakan untuk belajar. Jumlah pondok pesantren menurut Kementrian Agama adalah 28.519 pondok pesantren dengan 4.354.309 santri pada tahun 2020 (Education Management Information System , 2020).

Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren semakin lama terus berkembang tidak hanya menawarkan jasa pendidikan saja tetapi pondok pesantren juga membuat unit-unit usaha, seperti: jasa cuci baju (laundry), koperasi pondok pesantren (KOPONTREN) dan unit usaha lainnya. Hal ini dilakukan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan dalam kegiatan para santri. Maka dari itu mengingat pondok pesantren mempunyai beberapa unit usaha dan pendapatan tidak terduga, pondok pesantren memerlukan tata kelola laporan keuangan yang baik, sehingga diharapkan kedepannya pondok pesantren dapat terus berkembang.

Namun banyak pondok pesantren yang mempunyai masalah dalam mengelola laporan keuangan dikarenakan pondok pesantren tidak mempunyai standar akuntansi keuangan yang jelas sebagai patokan dalam penyusunan laporan

(17)

2

Politeknik Negeri Jakarta

keuangan pesantren. Maka dari itu Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) yang bekerjasama dengan Bank Indonesia membuat sebuah format penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku umum di Indonesia yang dimuat dalam Pedoman Akuntansi Pesantren (PAP) yang mulai efektif diberlakukan per Mei 2018 (IAI, 2018). Pedoman Akuntansi Pesanten dibuat untuk mempermudah pondok pesantren dalam melakukan penyusunan laporan keuangan sehingga laporan keuangan pondok pesantren lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan dan bermanfaat dalam perkembangan pondok pesantren.

Walaupun telah dibuat Pedoman Akuntansi Pesantren sampai saat ini masih banyak pondok pesantren yang kesulitan dalam mengimplementasikan pedoman akuntansi pesantren ini. Tak terkecuali Pondok Pesantren Madinatul Qur’an yang kesulitan dalam mengimpelementasikan pedoman akuntansi pesantren dikarenakan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum mempunyai sistem akuntansi pokok yaitu analisis transaksi, penjurnalan, neraca saldo, penyesuaian, sampai menghasilkan laporan keuangan, sedangkan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an hanya membuat laporan berupa pengeluaran kas dan penerimaan kas saja.

Pondok Pesantren Madinatul Qur’an memiliki sumber daya yang berasal dari partisipasi masyarakat, donatur dan pemerintah, maka dari itu diperlukan laporan keuangan yang baik sebagai pertanggungjawaban pengurus yayasan pondok pesantren atas penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Dampak dari Pondok Pesantren Madinatul Qur’an tidak mengimplementasikan Pedoman Akuntansi Pesantren yaitu pada saat Pondok Pesantren membutuhkan pelaporan keuangan untuk pemerintah dan para donatur Pondok Pesantren tidak dapat memberikan laporan keuangan yang baik. Dalam hal ini, peneliti akan membuat laporanan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an yang sesuai dengan PAP yang mengacu pada ISAK 35. Diharapkan kedepannya Pondok Pesantren Madinatul Quran dapat membuat sendiri laporan keuangan yang sesuai Pedoman Akuntansi Pesantren.

(18)

3

Politeknik Negeri Jakarta

Penelitian sebelumnya (Diviana et al., 2020) yang berjudul Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba Berdasarkan ISAK 35 Pada Masjid Baitul Haadi. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa dengan diterapkannya ISAK 35 dalam penyajian laporan keuangan masjid, para pihak yang berkepentingan akan dapat menilai kinerja keuangan masjid. Objek penelitian ini adalah Masjid Baitul Haadi. Perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini terdapat pada objek penelitian yang berbeda yaitu pada penelitian ini menyusun laporan keuangan pondok pesantren.

Penelitia sebelumnya (Faridah, 2021) yang berjudul Analisi Pengelolaan keuangan Yayasan Al-fatimah surabaya dalam perspektif ISAK 35. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa pengelolaan keuangan terdiri dari 5 (lima) tahapan diantaranya adalah tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, dimana Yayasan Al-Fatimah Surabayaa melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan dengan sederhana dengan melakukan pencatatan meliputi penerimaan dan pengeluaran, sistem penyimpanan uang di tangan, tahap pelaporan dilaporkan sebatas dari anggota ke pengurus atau ketua yayasan dan belum ada tahapan pertanggungjawaban dari yayasan. Sehingga, Yayasan Al-Fatimah Surabaya masih belum memenuhi keempat unsur laporan keuangan, dimana yayasan belum mengenal ISAK 35. Perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian ini yaitu penyusun laporam keuangan keuangan berdasarkan pedoman akuntansi pesantren berdasarkan format penyajian laporan keuangan ISAK 35 pada Pondok Pesantren Madintaul Qur’an Depok.

Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren pada Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat. Maka penulis mengambil judul “Penyusunan Laporan keuangan Pondok Pesantren (PAP) Pada Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok, Jawa Barat.”

(19)

4

Politeknik Negeri Jakarta

1.2 Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu:

1. Yayasan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum mempunyai sistem pokok akuntansi berupa analisis transaksi, jurnal, neraca saldo, penyesuaian sampai menghasilkan laporan keuangan;

2. Sumber daya manusia di pondok Pesantren Madinatul Qur’an kesulitan dalam menimplementasikan Pedoman Akuntansi Pesantren sehingga laporan keuangan pondok pesantren Madinatul Qur’an hanya menyajikan laporan penerimaan kas dan pengeluaran kas saja.

3. Laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum menunjukan akuntabilitas yang baik kepada pemberi sumber daya

1.3 Pertanyaan Penelitian

Berdasarkan yang telah dijelaskan peneliti dalam latar belakang masalah, maka pertanyaan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana penyusunan laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok selama ini?

2. Bagaimana penyusunan laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Depok dengan menggunakan Pedoman Akuntansi Pesantren dengan format penyajian laporan keuangan yang mengaju pada ISAK 35?

1.4 Tujuan penulisan

Berdasarkan permasalahan diatas, maka tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah:

1. Mengetahui praktik penyusunan laporan keuangan pada Pesantren Madinatul Qur’an Depok selama ini;

2. Menyusun laporan keuangan berdasarkan pedoman akuntansi pesantren dengan format penyajian laporan keuangan yang mengaju pada ISAK 35 pada Pondok Pesantren Madinatul Qur’an;

(20)

5

Politeknik Negeri Jakarta

1.5 Manfaat penelitian

Manfaat penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Manfaat teoritis

Manfaat teoritis dalam penelitian ini yaitu diharapkan menambah pemahaman kepada sumber daya manusia di pondok pesantren Madinatul Qur’an tentang Laporan akuntansi pesantren untuk perbaikan terhadap penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Pedoman Akuntansi Pesantren di pesantren Madinatul Qur’an dibandingkan dengan sebelumnya, sehingga akan mencerminkan kualitas dari laporan keuangan tersebut.

2. Manfaat Praktis

Manfaat praktis dalam penelitian ini yaitu diharapkan dapat memberikan informasi dan masukan bagi pondok pesantren Madinatul Qur’an dalam hal menerapkan laporan keuangan sesuai dengan pedoman akuntansi pesantren.

Manfaat praktis lainnya yakni dapat menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas sehingga pedoman Akuntansi Pesantren yang nantinya diterapkan oleh Pondok Pesantren Madinatul Qur’an menjadi bentuk transparansi pesantren kepada masyarakat umum yang membutuhkan, dan membantu dalam pengambilan keputusan ekonomi.

1.6 Sistematika Penelitian

Untuk mempermudah pembahsan dalam penelitian ini, peneliti mambagi pokok- pokok bahasan penelitin menjadi beberapa bab, yaitu:

BAB I: PENDAHULUAN

Bab ini berisi hal yang menjadi latar belakang penelitian ini, yang mana Laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum menunjukan akuntabilitas yang baik kepada pemberi sumber daya. Selain itu bab ini membahas mengenai rumusan masalah penelitian, tujuan dilakukan penelitian ini, dan manfaat secara teoritis maupun praktis. Serta membahas mengenai sistematika penulisan skripsi.

(21)

6

Politeknik Negeri Jakarta

BAB II: TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi penjalasan mengenai landasan teori yang digunakan oleh penelitian berkait tentang Pedoman Akuntansi Pesantren dan ISAK 35. Bab ini juga berisi kajian pustaka yang mana merupakan penelitian terdahulu mengenai laporan keuangan ISAK 35 dan kerangka pemikiran penelitian.

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

Membahas mengenai metodologi penelitian dalam penelitian ini. Hal ini mencangkup jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitaitif dan metode deskriptif, objek penelitian yang mana merupakan laporan keuangan pondok pesantren, metode pemilihan sampel yang digunakan, sumber data penelitian yang berupa campuran data primer dan data sekunder dan data kualitaif dan kuantitaif, metode pengumpulan sampel, dan metode analisis data untuk penelitian kualitatif.

BAB IV: PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan tentang data-data hasil penelitian yang telah diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil temuan berupa penyusunan laporan keuangan berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren dengan format laporan keuangan berdasrkan ISAk 35. Temuan yang telah didapat akan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data yang kemudian dilakukan pembahsan agar tujuan penelitian tercapai dan peneliti dapat memberi kesimpulan dari hasil penelitian.

BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi kesimpulan mengenai penyusunan laporan keuangan pondok pesantren berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren. Bab ini juga berisi saran peneliti untuk Pondok Pesantren Madinatul Qur’an.

(22)

72 Politeknik Negeri Jakarta

BAB 5 PENUTUP

5.1 Kesesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai penyusunan lapora keuangan berdasarkan pedoman akuntansi pesantren pada Pondok Pesantren Madinatul Qur’an maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Pencatatan laporan keuangan yang dibuat Pondok Pesantren Madinatul Qur’an tergolong sederhana, dimana hanya mencatat pengeluaran dan penerimaan kas yang diinput dengan bantuan komputer oleh bagian keuangan. Pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas ini sebagai pelaporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an. Laporan keuangan yang dibuat Pondok Pesantren Madinatul Qur’an belum sesuai dengan Pedoman Akuntansi Pesantren karena sangat sederhana yaitu berupa pencatatan pemasukan dan pengeluaran.

2. Penyusunan laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren yaitu dimulai dengan analisis transaksi, kemudian mengelompokan akun-akun sesuai dengan transaksi, membuat jurnal umum, memposting ke buku besar, membuat neraca saldo, membuat jurnal penyesuaian untuk perlengkapan, bangunan, kendaraan, dan peralatan, membuat neraca saldo setelah penyesuaian, kemudian membuat laporan keuangan berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren yang mengacu pada ISAK 35 yaitu laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan poisi keuangan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan dan langkah terakhir yaitu membuat jurnal penutup dan neraca saldo setelah penutup.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut:

(23)

73

Politeknik Negeri Jakarta

1. Bagi Pondok Pesantren Madinatul Qur’an

a. Agar pondok peantren mencoba menerapkan sistem akuntansi pokok dan memahaminya untuk memudahkan pembuatan laporan keuangan sesuai ISAK 35.

b. Agar dapat menyusun laporan keuangan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an sesuai dengan Pedoman Akuntansi Pesantren yang mengacu pada ISAK 35, dan diharapkan melakukan penyesuaian apabila terdapat standar yang berlaku.

(24)

74 Politeknik Negeri Jakarta

DAFTAR PUSTAKA

Afkarina, I. A. (2019). Rekonstruksi Penyusunan Laporan Keuangan di Pondok Pesantren Al-Anwari Banyuwangi (dalam Perspektif Pedoman Akuntansi Pesantren). Skripsi. Jawa timur: Universitas Jember. Diambil dari

http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/90569

Anggito, Albi, & Johan Setiawan. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi:

CV Jejak. Diambil dari

https://www.google.co.id/books/edition/Metodologi_penelitian_kualitatif/59V8 DwAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=Metodologi+Penelitian+Kualitatif&printsec=

frontcover

Bougie, & Sekaran. (2016). Research Methods for Business: A skill Building Approach (7th Ed.). New York: John wiley.

Darna, N., & Herlina, E. (2018). Memilih Metode Penelitian Yang Tepat: Bagi Penelitian Bidang Ilmu Manajemen. Jurnal Ilmu Manajemen. 5(1) : 288. Diakses dari https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/ekonologi

Diviana, S., Putra Ananto dkk. (2020). Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba Berdasarkan Isak 35 Pada Masjid Baitul Haadi. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen. 15(2) : 113–132. Diakses dari https://akuntansi.pnp.ac.id/jam/index.php/index

Faridah, M. (2021). Analisis pengelolaan keuangan yayasan al- fatimah surabaya dalam perspektif isak 35. Skripsi. Surabaya: UIN Sunan Ampel Suurabaya.

Diambil dari http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48097

Ghony, M. D., & Almanshur, F. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Jogjakarta: Ar- Ruzz Media.

Ikatan Akuntansi Indonesia, & Bank Indoesia. (2018). Pedoman Akuntansi Pesantren.

Jakarta: Bank Indonesia. Diambil dari http://iaiglobal.or.id

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Ikatan Akuntansi Indonesia. Diambil dari http://iaiglobal.or.id

Ikatan Akuntansi Indonesia (2018). Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Ikatan Akuntansi.

Diambil dari http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48097

(25)

75

Politeknik Negeri Jakarta

Nada, B. Q. (2017). Kontruksi Laporan Keuangan Lembaga Pendidikan Pada SD Putra Mandiri di Pondok Pesantren Asy-Syifa Jember. Skripsi. Jawa timur: Universitas Jember. Diambil dari http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/101380 Nuryaman, & Christina, V. (2015). Metodologi Penelitian Akuntansi dan Bisnis.

Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/101380

Pujarama, W., & Yustisia, I, R. (2020). Aplikasi metode Analisis Resepsi Untuk Penelitian dan Media. Malang: UB Press. Diambil dari https://books.google.com/books?id=VHQLEAAAQBAJ&printsec=frontcover

&dq=Aplikasi+metode+Analisis+Resepsi+Untuk+Penelitian+dan+Media.+Ma lang&hl=en&newbks=1&newbks_redir=1&sa=X&ved=2ahUKEwjvibygk5fy AhVc6XMBHdQRDWEQ6AEwAHoECAgQAg

Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Sekaran, Uma, & Rogers Bougie. (2010). Reaserch Method for Business, A Skill Building Approach, 5th Editon. West Sussex, UK: John Wiley & Sons Ltd.

Shoimah, I., Wardayati, S. M., & Sayekti, Y. (2021). Adaptasi Laporan Keuangan Pada Entitas Nonlaba Berdasarkan Isak 35 (Studi Kasus pada Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo). Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 21(02), 243–259. Diambil dari http://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jap

Solimun, Armanu, & Fernandes, A. R. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif Perspektif Sistem. Malang: Universitas Brawijaya Press. Diambil dari https://books.google.com/books?id=tv2EDwAAQBAJ&printsec=frontcover&d q=Metodologi+Penelitian+Kuantitatif+Perspektif+Sistem&hl=en&newbks=1&

newbks_redir=1&sa=X&ved=2ahUKEwij8aK7k5fyAhVrILcAHcLdCSIQ6AE wAHoECAMQAg

Ula, I. D. (2021). Penerapan ISAK 35 pada Mesjid Baitul hidayah puger jember. Jurnal Akuntansi. 1(12), 1. Diakses dari http://repository.unmuhjember.ac.id/9660/

Wahyuni, D. S. (2017). Kontruksi Laporan Keuangan Lembaga Pendidikan (studi pada MTs. Bustanul Ulum Wongsorejo-Banyuwangi). Skripsi. Jawa Timur:

Universitas Jember. Diambil dari

https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/101249

(26)

76 Politeknik Negeri Jakarta

LAMPIRAN Lampiran 1 Daftar Pertanyaan Wawancara

1. Bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

2. Apa visi dan misi Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

3. Bagaimana bentuk struktur organisasi Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

4. Apa tugas dan tanggung jawab dari setiap pengurus di Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

5. Siapa yang bertanggung jawab atas pencatatan pengeluaran dan pemasukan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

6. Apa pondok pesantren sudah menerapka Pedoman Akuntansi Pesantren?

7. Bagaimana bentuk laporan keuangan Pondok Pesantren selama ini?

8. Berapa jumlah santri di pesantren Madinatul Qur’an?

9. Berasal dari mana pemasukan dan pendapatan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

10. Apa Pondok Pesantren madinatul Qur’an mempunyai piutang?

11. Apa Pondok Pesantren madinatul Qur’an mempunyai persediaan barang untuk dijual?

12. Apakah pondok pesantren mempunyai biaya dibayar dimuka?

13. Apakah Pondok Pesantren madinatul Qur’an melakukan investasi penanaman dana?

14. Apakah pondok pesantren Madinatul Qur’an mempunyai bangunan atau tanah yang disewakan?

15. Peralatan apa saja yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

16. Kapan perolehan untuk tanah, bangunan, dan kendaraan?

17. Berasal dari mana tanah dan bangunan Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

18. Berapa luas bangunan dan tanah Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

19. Gedung apa saja yang terdapat di pondok pesantren madinatul Qur’an?

(27)

77

20. Apakah pondok pesantren mempunyai utang baik utang jangka panjang maupun utang jangka pendek?

21. Apakah pondok pesantren mempunyai sumbangan dari pihak lain dengan pembatasan dalam penggunaan atau jangka waktunya?

22. Apa saja pengeluaran yang biasa dilakukan oleh Pondok Pesantren Madinatul Qur’an?

(28)

78

Lampiran 2 Tabel Junral Umum Pondok Pesantren Madinatul Qur'an

Sumber: data diolah

Debit Kredit

2020 Kas 1101 4,167,840,000

Kontribusi Santri 4101 4,167,840,000

(SPP Santri selama satu tahun)

2020 Piutang Santri 1102 592,930,000

Kontribusi Santri 4101 592,930,000

(Piutang SPP Santri setahun)

2020 Kas 1101 566,530,000

Piutang Santri 1102 566,530,000

(Pelunasan Piutang SPP setahun)

2020 Kas 1101 275,470,000

Pendapatan Bantuan Pemerintah 4103 275,470,000

(Dana BOS setahun)

2020 Kas 1101 40,000,000

Pendapatan Bantuan Pemerintah 4103 40,000,000

(Bantuan Kemenag)

2020 Kas 1101 3,000,000

Pendapatan Infaq 4104 3,000,000

(Infaq Ust Khoerul M)

2020 Kas 1101 30,000,000

Pendapatan Hibah Pendiri dan pengurus 4105 30,000,000

(Bantuan Bu Agis)

2020 Kas 1101 33,900,000

Pendapatan Hibah Pendiri dan pengurus 4105 33,900,000

(Pemasukan yang dibutuhkan subsidi silang)

2020 Kas 1101 15,000,000

Pendapatan uang pangkal santri 4102 15,000,000

(Pendapatan uang pangkal untuk pembangunan)

2020 Beban konsumsi santri dan karyawan 5101 707,000,000

Kas 1101 707,000,000

(Dapur Santri)

2020 Beban jasa cuci 5102 110,198,000

Kas 1101 110,198,000

(Loundry Santri)

2020 Beban konsumsi santri dan karyawan 5101 12,000,000

Kas 1101 12,000,000

(Konsumsi harian karyawan)

2020 Beban Listrik, Air, dan Telepon 5103 216,000,000

Kas 1101 216,000,000

(Instalasi Listrik dan Telepon)

2020 Beban Gaji Karyawan 5104 2,398,420,145

Kas 1101 2,398,420,145

(Beban Gaji Karyawan selama setahun)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 500,000

Kas 1101 500,000

(Sosialisasi/arahan program kependidikan oleh pengawas)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 500,000

Kas 1101 500,000

(Supervisi guru/musyrif oleh pengawas)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 500,000

Kas 1101 500,000

(Rakernit rencana program pendidikan)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 1,000,000

Kas 1101 1,000,000

(Pembukuan Administrasi Pembelajaran)

2020 Perlengkapan 1103 1,500,000

Kas 1101 1,500,000

(Keertas HVS/A4)

2020 Perlengkapan 1103 500,000

Kas 1101 500,000

(Alat tulis)

Pondok Pesantren Madinatul Qur'an Jurnal Umum Periode 31 Des 2020

Tanggal Keterangan Saldo

Ref

(29)

79

(Sambungan)

Sumber: data diolah

2020 Perlengkapan 1103 169,000,000

Kas 1101 169,000,000

(Pengadaan buku sekolah-pesantren)

2020 Perlengkapan 1103 3,500,000

Kas 1101 3,500,000

(Pengadaan buku disiplin santri)

2020 Perlengkapan 1103 1,000,000

Kas 1101 1,000,000

(Buku/Kertas rapor)

2020 Beban Training 5112 3,000,000

Kas 1101 3,000,000

(inhouse training TIK guru/musyrif)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 1,500,000

Kas 1101 1,500,000

(Seminar Pendidikan lokal/nasional)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 4,000,000

Kas 1101 4,000,000

(Rapat rutin guru dan musyrif)

2020 Beban Rapat dan sosialisasi 5111 1,000,000

Kas 1101 1,000,000

(Beban rapat kedinasan)

2020 Beban rapat dan sosialisasi 5111 25,000,000

Kas 1101 25,000,000

(pembinaan manajemen rayon)

2020 Peralatan lab 1214 20,000,000

Kas 1101 20,000,000

(Melengkapi kebutuhan lab)

2020 Beban Kegiatan santri 5106 1,000,000

Kas 1101 1,000,000

(Lomba rayon/kelas kreatif)

2020 Peralatan UKS 1216 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(Pengadaan Peralatan UKS)

2020 Beban Kesehatan 5108 15,000,000

Kas 1101 15,000,000

(pengadaan obat-obatan)

2020 Beban kesehatan 5108 20,000,000

Kas 1101 20,000,000

(Tenaga Medis)

2020 Beban Kesehatan 5108 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(Emergency)

2020 Peralatan kebersihan 1218 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(pengadaan peralatan kebersihan)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 60,000,000

Kas 1101 60,000,000

(Pemeliharaan gedung asrama)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 1,500,000

Kas 1101 1,500,000

(Perawatan printer)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 2,000,000

Kas 1101 2,000,000

(Perawatan taman)

2020 Beban lain-lain 5124 3,000,000

Kas 1101 3,000,000

(Penambahan Variasi jenis tanaman)

2020 Peralatan taman 1220 3,000,000

kas 1101 3,000,000

(penambahan alat bertaman)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(Kebersihan Kamar mandi)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 2,500,000

Kas 1101 2,500,000

(Perawatan lemari asrama)

2020 Peralatan kebakaran 1222 2,000,000

Kas 1101 2,000,000

(peralatan kebakaran)

(30)

80

(Sambungan)

Sumber: data diolah

2020 CCTV 1212 11,154,000

Kas 1101 11,154,000

(Pembayaran 3 buah CCTV )

2020 Beban Kegiatan santri 5106 24,000,000

Kas 1101 24,000,000

(Pelaksanaan PTS: Ujian tulis

2020 Beban Kegiatan santri 5106 27,000,000

Kas 1101 27,000,000

(Pelaksanaan PAS: Ujian Kompetensi (uạn tulis dan ujian pratek)

2020 Beban Transportasi 5109 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(Home Visit)

2020 Beban Kegiatan santri 5106 15,000,000

Kas 1101 15,000,000

(Hydroponic entepreneurship)

2020 Beban Kegiatan santri 5106 93,000,000

Kas 1101 93,000,000

(Ekstrakulikuler)

2020 Beban lain-lain 5124 1,500,000

Kas 1101 1,500,000

(Reward prestasi chararacter building)

2020 Beban pemeliharaan dan kebersihan 5107 20,000,000

Kas 1101 20,000,000

(Penugasan piket sekolah dan asrama)

2020 Beban lain-lain 5124 15,000,000

Kas 1101 15,000,000

(Baksos)

2020 Beban lain-lain 5124 3,500,000

Kas 1101 3,500,000

(Kurban)

2020 Beban iklan 5110 5,000,000

Kas 1101 5,000,000

(Pengelolaan web pesantren)

2020 Beban iklan 5110 7,000,000

Kas 1101 7,000,000

(Spanduk, brosur, dan media promosi)

9,757,942,145

9,757,942,145 Jumlah

(31)

81

Lampiran 3 Buku Besar Pondok Pesantren Madinatul Qur'an

Sumber: data diolah

1101 Kas

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo Awal 92,308,000

31-Dec-20 JU 4,167,840,000 4,260,148,000

31-Dec-20 JU 566,530,000 4,826,678,000

31-Dec-20 JU 275,470,000 5,102,148,000

31-Dec-20 JU 40,000,000 5,142,148,000

31-Dec-20 JU 3,000,000 5,145,148,000

31-Dec-20 JU 30,000,000 5,175,148,000

31-Dec-20 JU 33,900,000 5,209,048,000

31-Dec-20 JU 15,000,000 5,224,048,000

31-Dec-20 JU 500,000 5,223,548,000

31-Dec-20 JU 500,000 5,223,048,000

31-Dec-20 JU 500,000 5,222,548,000

31-Dec-20 JU 1,000,000 5,221,548,000

31-Dec-20 JU 3,500,000 5,218,048,000

31-Dec-20 JU 1,000,000 5,217,048,000

31-Dec-20 JU 3,000,000 5,214,048,000

31-Dec-20 JU 1,500,000 5,212,548,000

31-Dec-20 JU 4,000,000 5,208,548,000

31-Dec-20 JU 1,000,000 5,207,548,000

31-Dec-20 JU 20,000,000 5,187,548,000

31-Dec-20 JU 1,000,000 5,186,548,000

31-Dec-20 JU 2,398,420,145 2,788,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,783,127,855

31-Dec-20 JU 15,000,000 2,768,127,855

31-Dec-20 JU 20,000,000 2,748,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,743,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,738,127,855

31-Dec-20 JU 25,000,000 2,713,127,855

31-Dec-20 JU 60,000,000 2,653,127,855

31-Dec-20 JU 216,000,000 2,437,127,855

31-Dec-20 JU 2,000,000 2,435,127,855

31-Dec-20 JU 3,000,000 2,432,127,855

31-Dec-20 JU 3,000,000 2,429,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,424,127,855

31-Dec-20 JU 2,500,000 2,421,627,855

31-Dec-20 JU 2,000,000 2,419,627,855

31-Dec-20 JU 1,500,000 2,418,127,855

31-Dec-20 JU 500,000 2,417,627,855

31-Dec-20 JU 1,500,000 2,416,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,411,127,855

31-Dec-20 JU 169,000,000 2,242,127,855

31-Dec-20 JU 15,000,000 2,227,127,855

31-Dec-20 JU 93,000,000 2,134,127,855

31-Dec-20 JU 1,500,000 2,132,627,855

31-Dec-20 JU 24,000,000 2,108,627,855

31-Dec-20 JU 27,000,000 2,081,627,855

31-Dec-20 JU 20,000,000 2,061,627,855

31-Dec-20 JU 12,000,000 2,049,627,855

31-Dec-20 JU 15,000,000 2,034,627,855

31-Dec-20 JU 3,500,000 2,031,127,855

31-Dec-20 JU 5,000,000 2,026,127,855

31-Dec-20 JU 7,000,000 2,019,127,855

31-Dec-20 JU 11,154,000 2,007,973,855

31-Dec-20 JU 110,198,000 1,897,775,855

31-Dec-20 JU 707,000,000 1,190,775,855

1102 Piutang Santri

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 10,870,000

31-Dec-20 JU 582,060,000 592,930,000

31-Dec-20 JU 566,530,000 26,400,000

Tanggal Ref Debit Kredit Saldo

Keterangan

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

(32)

82

(Sambungan)

Sumber: data diolah

1103 Perlengkapan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Dec-20 JU 3,500,000 3,500,000

31-Dec-20 JU 169,000,000 172,500,000

31-Dec-20 JU 1,000,000 173,500,000

31-Dec-20 JU 1,500,000 175,000,000

31-Dec-20 JU 500,000 175,500,000

1201 Tanah

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 2,132,273,000

1202 Bangunan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 3,707,532,922

1203 Akumulasi penyusutan bangunan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 1,112,259,877

1204 Kendaraan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 31,000,000

1205 Akumulasi Penyusutan Kendaraan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 31,000,000

1206 Furnitur

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 730,023,000

1207 Akumulasi penyusutan furnitur

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 456,264,375

1208 Laptop

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 12,000,000

1209 Akumulasi penyusutan laptop

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 6,000,000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit

Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

(33)

83

(Sambungan)

Sumber: data diolah

1210 Printer

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 2,500,000

1211 Akumulasi Penyusutan Printer

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 1,250,000

1212 CCTV

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 11,154,000 11,154,000

1214 Peralatan lab

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 20,000,000 20,000,000

1216 Peralatan UKS

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 5,000,000 5,000,000

1218 Peralatan Kebersihan

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 5,000,000 5,000,000

1220 Peralatan taman

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 3,000,000 3,000,000

1222 Peralatan kebakaran

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 2,000,000 2,000,000

1222 Peralatan kebakaran

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal -

31-Des-20 JU 93,000,000 93,000,000

3100 Tanpa pembatasan dari pemberi sumber daya

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 4,688,362,670

3200 Dengan pembatasan dari pemberi sumber daya

Debit Kredit

1-Jan-20 Saldo awal 412,500,000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo

Gambar

Tabel 4. 22 Laporan Arus Kas Pondok Pesantren Madinatul Qur'an ........................
Gambar 2.1 Kerangka Peikiran ..................................................................................

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dari penjabaran latar belakang di atas, skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi PSAK 112 mengenai akuntansi wakaf terhadap penyusunan

Puji dan syukur kami persembahkan kehadirat Tuhan Yang Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya semata sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pajak e- commerce di Indonesia, penerapan pajak atas transaksi e- commerce terhadap kepatuhan wajib

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ‎‎ Impelementasi program Baca Tulis Al-Qur`an (BTQ) pada santri kelas Isti`dad Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum Desa Bumiharjo

Tabel 4.8 Nilai Kemampuan Membaca Al Qur‟an mahasiswa lulusan Pondok Pesantren pada program BBTQ IAIN Metro No Nama Nilai 1 Aulia Eka Wardhayanti 94 2 Nurul Hasanah 91 3 Wiwin