• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMAS A A S RAN PELABUHAN SUBDIT PEMASARAN TRAWAS, MEI 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMAS A A S RAN PELABUHAN SUBDIT PEMASARAN TRAWAS, MEI 2011"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PEMASARAN PELABUHAN PEMASARAN PELABUHAN

TRAWAS, MEI 2011

SUBDIT PEMASARAN

(2)

KUMAI, Pangkalan Bun, Sukamara, Bumiharjo; SAMPIT, Kuala Pembuang, Samuda, Pagatan-Mendawai, Bagendang;

PULANG PISAU, Kuala Kapuas, Bahaur

1. KALIMANTAN TENGAH : 2. KALIMANTAN SELATAN :

Banjarmasin, Basirih, KOTABARU, Pagatan, Gunung Bt Besar, Batulicin, Satui, Stagen, Mekar Putih.

5. NUSA TENGGARA BARAT :

LEMBAR, BIMA, Badas

3. JAWA TENGAH :

WILAYAH OPERASI PT.PELABUHAN III

2

6. NUSA TENGGARA TIMUR :

TENAU/KUPANG, Kalabahi, Waingapu, MAUMERE, Ende, Ippi

BENOA, CELUKAN BAWANG

7. BALI : 3. JAWA TENGAH :

TG. EMAS,

TG.INTAN, TEGAL

4. JAWA TIMUR :

TG. PERAK, GRESIK, Kalianget, TG. WANGI, Banyuwangi, TG. TEMBAGA, Pasuruan, Panarukan

(3)

POTENSI HINTERLAND

KALIMANTAN CPO, Batubara, Kayu, Petikemas, Penumpang

3

NUSA TENGGARA Semen, Ikan, Marina, Penumpang dan Petikemas JAWA

Curah Cair, Curah Kering, Petikemas, Penumpang dan GC

Berdasarkan hasil Studi Potensi

Hinterland oleh ITS

(4)

TARGET MANAJEMEN

Peningkatan Pendapatan Implementasi

SLA/ SLG

2010 1

4 4

Pelayanan full handling curah dan petikemas 2011

Laba 2x

Dalam 5 Tahun (2013)

Tidak ada Pelabuhan rugi

tahun 2012

Pemenuhan fasilitas dan peralatan 1,5x dari kebutuhan 2013

2 2

3 3

(5)

TARGET REDUKSI CABANG RUGI

2 (DUA)

2 (DUA)

2012

3 3

6 (ENAM) CABANG 6 (ENAM) CABANG

5 (LIMA) CABANG 5 (LIMA) CABANG

CABANG CABANG

2009

2012 2011

2010

Laba

(6)

PELANGGAN PELANGGAN

SIAPA ? SIAPA ?

APA ? APA ?

PELANGGAN

PELANGGAN APA ? APA ?

BAGAIMANA ?

BAGAIMANA ?

(7)

PELANGGAN

Pelayanan Jasa kapal:

Pemilik Kapal/Agen Pelayaran dan Nakhoda Pelayanan Barang:

Truck/ Trailler dan PBM Pelayanan Barang:

Pemilik Barang/Forwarding (EMKL), Operator Truck/ Trailler dan PBM

PELANGGAN Pelayanan Bongkar Muat:

Kapal/Agen Pelayaran dan Operator Truck/Trailler Pelayanan Bongkar Muat:

Forwarding/EMKL/Pemilik Barang, Pemilik

Kapal/Agen Pelayaran dan Operator Truck/Trailler

Pelayanan Terminal Penumpang:

Penumpang, Pengantar dan Penjemput

(8)

PELAYANAN JASA KEPELABUHANAN PELAYANAN UTAMA

PELAYANAN UTAMA

 Pelayanan Kapal

Labuh, Pemanduan, Penundaan , Penambatan, Air kapal

 Pelayanan Barang

Dermaga, Gudang , Lapangan Penumpukan

 Pelayanan Terminal Penumpang

 Pelayanan Usaha Bongkar Muat Petikemas

 Pelayanan Terminal Curah Kering

 Pelayanan Terminal Curah Cair

 TPK

PELAYANAN PENUNJANG

 Pengusahaan Alat-Alat

 Pelayanan Konsolidasi Muatan

 Pengusahaan TBAL

 Pelayanan Pelabuhan / Dermaga Khusus

 Pelayanan Rupa-Rupa Usaha

(9)

PETIKEMAS

CURAH CAIR

KOMODITI BARANG PELANGGAN MELALUI PELABUHAN

CURAH KERING

BAG CARGO

GENERAL CARGO

LAIN-LAIN

( log, besi produksi, ternak, dll)

SKALA

SKALA

PRIORITAS

PRIORITAS

(10)

HARAPAN PELANGGAN HARAPAN PELANGGAN

 Ketepatan waktu pelayanan

 Kesiapan dan ketersediaan fasilitas

 Keandalan peralatan dan produktivitas B/M

 Kepastian tarif (rasional)

 Kepastian tarif (rasional)

 Jaminan pemenuhan standar ply operasional

 Keselamatan pelayaran

 Kenyamanan fasilitas

(11)

LANGKAH MANAJEMEN

Penerapan SLA / SLG

1

Survey Kepuasan Pelanggan

2

Penyediaan media keluhan pelanggan

3

Pemberian Penghargaan kepada pelanggan

4

Penyesuaian Tarif Pelabuhan

5

(12)

1 SLA (SERVICE LEVEL AGREEMENT)

a. SLA (Service Level Agreement) adalah kesepakatan tentang “tingkat layanan” antara pemberi jasa dengan pengguna jasa dalam rangka memenuhi harapan pengguna jasa.

b. Lingkup kesepakatan tingkat layanan untuk SLA antara lain : 1) Aspek waktu

2) Aspek lokasi 3) Aspek kualitas 4) Aspek produktivitas 5) Aspek tariff/harga

1

5) Aspek tariff/harga

2 SLG (SERVICE LEVEL GUARANTEE)

a. SLG (Service Level Guarantee) adalah jaminan/garansi yang merupakan inisiatif sesuai komitmen dan kapabilitas dari pemberi jasa terhadap “tingkat layanan” yang dideklarasi dan disediakan oleh pemberi jasa kepada pengguna jasa dalam rangka meningkatkan tingkat kepuasan pengguna jasa.

b. Lingkup kesepakatan tingkat layanan untuk SLG antara lain : 1) Aspek waktu

2) Aspek lokasi 3) Aspek kualitas 4) Aspek produktivitas

(13)

IMPLEMENTASI SLA/SLG

JAMINAN PELINDO

JAMINAN PELAYARAN

Kepastian tersedianya

fasilitas terminal untuk tambat dan kinerja B/M petikemas

Ketepatan waktu, target call dan produksi sesuai

kesepakatan

 Meningkatkan utilitas fasilitas, peralatan dan sumberdaya kedua belah pihak

 Peningkatan kinerja pelayanan B/M petikemas

 Ketepatan waktu pelayanan

 Optimalisasi asset untuk menekan terjadinya kehilangan kesempatan pada kedua belah pihak

(14)

TAHAPAN IMPLEMENTASI SLA / SLG TAHAPAN IMPLEMENTASI SLA / SLG PELAYANAN

PELAYANAN WINDOWS SYSTEM WINDOWS SYSTEM KAPAL PETIKEMASKAPAL PETIKEMAS

PSA PSA

Aceh

Belawan

Padang

Pekanbaru

Bengkulu

Jambi

Bangka Batam

Pontianak

Sampit

Banjarmasin

Balikpapan Bitung

Toli-Toli

Jayapura Manokwari

Biak Ternate

Sorong Kumai

Tahap keempat Desember 2010 Tahap ketiga Oktober 2010 Tahap pertama

Tg. Perak Tg. Perak Surabaya Surabaya Bandar Lampung

Palembang Bangka

Belitung M.Kasar Ambon

Dili

Tenau Kupang Benoa Bima

Tg.Priok

Jakarta Semarang

Kendari

Merauke

Tahap kedua JuLi 2010

(15)

SURVEY KEPUASAN PELANGGAN SURVEY KEPUASAN PELANGGAN

 Survey Kepuasan pelanggan dilaksanakan setahun sekali di beberapa cabang yang telah menerapkan ISO 9001 :2008

 Survey bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan harapan pelanggan atas pelayanan jasa pelabuhan

 Hasil survey dijadikan sebagai acuan dalam perbaikan perusahaan

PENYEDIAAN MEDIA KELUHAN PELANGGAN

Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan maka di setiap cabang diharapkan menyediakan media keluhan pelanggan dalam bentuk :

 Surat

 Kotak Saran dan Kartu Saran

 Telepon dan Faximile (dengan pesawat dan Nomor khusus)

 Electronic Mail (E-Mail)

 Short Message Service (SMS)

(16)

PENGHARGAAN KEPADA PELANGGAN

Penghargaan kepada pelanggan diberikan kepada pelanggan yang telah berkontribusi lebih kepada perusahaan

Pelaksanaan acara di Hotel Shangrilla tanggal 28 Januari 2011

Januari 2011

(17)

Tarif Jasa Kepelabuhanan Tarif Jasa Kepelabuhanan

Tarif Jasa Kapal Tarif Jasa Kapal

 Jasa Labuh ( Per GT / Kunjungan / 10 hari )

 Jasa Pemanduan

Tarif dikenakan berdasarkan :

a. Tarif Tetap ( Per kapal Per Gerakan)

b. Tarif Variabel ( Per GT Per Kapal Per Gerakan)

Tarif Jasa Kepelabuhanan

 Jasa Penundaan

Tarif dikenakan berdasarkan :

a. Tarif Tetap ( Per kapal yang ditunda Per Jam ) b. Tarif Variabel ( Per GT /Kapal yang ditunda/jam)

 Jasa Tambat ( Per GT / Etmal )

(18)

Tarif Jasa Kepelabuhanan

Tarif Jasa Kepelabuhanan Tarif Jasa Kepelabuhanan

Tarif Jasa Barang Tarif Jasa Barang

 Jasa Dermaga

a. Barang dalam kemasan - Petikemas (Box)

- Pallet dan Unitisasi (Ton/M3)

b. Barang tidak dalam kemasan (Ton/M3)

Tarif Jasa Kepelabuhanan

b. Barang tidak dalam kemasan (Ton/M3)

 Jasa Lapangan Penumpukan a. Gudang (Ton/M3/Hari)

b. Lapangan

- Barang Umum / Curah (Ton/M3/Hari) - Hewan (Ekor/Hari)

- Petikemas (Box/Hari)

(19)

Tarif Jasa Kepelabuhanan

Tarif Jasa Kepelabuhanan

• Tarif Jasa Petikemas

• Tarif Jasa Petikemas

 Jasa Bongkar Muat Petikemas (Box)

 Jasa Penumpukan (Box/Hari) Tarif Jasa Kepelabuhanan

 Jasa Penumpukan (Box/Hari)

 Jasa Gerakan Petikemas (Box)

(20)

Tarif Jasa Kepelabuhanan Lainnya

 Tarif Jasa Penumpang

 Tarif Jasa Penumpang

 Tarif Pelayanan Jasa Alat

 Tarif Pas Pelabuhan

 Tarif Penggunaan Tanah, Ruangan dan

 Tarif Penggunaan Tanah, Ruangan dan Bangunan

 Tarif Pelayanan Listrik

 Tarif Pelayanan Kendaraan dan Barang

secara RoRo

(21)

TERIMA

KASIH

TERIMA

KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Hasil belajar peserta didik juga masih banyak yang belum tuntas atau tidak masuk dalam Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran matematika yaitu sebesar

Ketelusuran:  Sifat dari hasil pengukuran atau nilai standar yang dapat dihubungkan ke acuan tertentu, biasanya berupa standar nasional atau internasional, melalui rantai

Di dalam pelaksanaan kegiatan kelompok kerja guru (KKG) dapat diharapkan kerja sama dari setiap guru mata pelajaran yang mengikuti pelaksanaan kegiatan KKG

Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran relasional berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan ini kemudian berubah menjadi tidak signifikan

Konversi kode bidang studi sertifikasi guru hanya diperuntukkan bagipeserta sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008 untuk bidang studi tertentu.Dengan adanya perubahan kode dan nama

Peubah yang diamati pada tanaman padi dan gulma E.crus-galli meliputi: tinggi, jumlah anakan, jumlah daun, panjang dan lebar helai daun, panjang, lebar, dan luas daun bendera,

Ini sudah jelas bahwa menurut kami bahwasannya pekerja buruh kalau dalam undang-undang ini yang terbukti melakukan kesalahan ringan saja itu masih diberikan hak berupa uang

a) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan mengembangkan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi dominan, yang bertumpu pada peran ekonomi, kesehatan dan