• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH DISPLAY CONTES TOP KOPI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT WINGS SURYA DI SURABAYA. Oleh : Ivan Setiawan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGARUH DISPLAY CONTES TOP KOPI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT WINGS SURYA DI SURABAYA. Oleh : Ivan Setiawan"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

PENGARUH DISPLAY CONTES TOP KOPI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT WINGS SURYA

DI SURABAYA Oleh : Ivan Setiawan

Email : [email protected] Pembimbing I :

Chahyono

Email : [email protected] Pembimbing II :

Miah Said

Email : [email protected]

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bosowa Makassar

ABSTRACT

Ivan, 2018. Effect Of Display Contes Top Coffee On Purchasing Decisions At PT Wings Surya In Surabaya. Guided by Dr. Chahyono, SE., MSI as mentors I and Miah Said, SE., MSI as mentors II.

The purpose of this study was to analyze the display of the Sales Contest for purchasing decisions at PT Wings Surya in Surabaya. The formulation of the problem in this study relates to a decrease in results before the screen promotion activities.

The methods in this study are quantitative, which is expected to explain the relationship between theory and phenomena that occur through measurement of data based on surveys. Analysis tools that are multiple linear regression. Objects Respondents of this study were consumers of PT Wings Surya in Surabaya.

The purchase decision is part of consumer behavior which consists of actions taken in the business carried out and determined, and usually, which starts at tasks, then seeks information, develops into alternative evaluations, results in decisions that are relevant to after buying. Display contes are made to communicate products to consumers by using products in bulk, then search for information and end on purchasing decisions. Display contest is one of the strategies of PT. Wings Surya in Surabaya in an effort to produce purchasing decisions on products offered, attention, interests, desires.

The results of the analysis in this study indicate display contes there is a relationship with variables of positive and significant attention and desire to purchase decisions, but for variables of significant interest in purchasing decisions.

---

Keywords : Display Contes, Attention, Interest, Desire, Purchase Decision, PT Wings Surya, Multiple Linear Regression Analysis

(2)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

PENDAHULUAN

Pada era globalisasi, disatu sisi dapat memberikan peluang namun disisi lain merupakan tantangan bagi perusahaan. Apabila dilihat dari sudut pandang secara umum, globalisasi dapat memperbanyak pilihan konsumen terkait produk, harga, kualitas, packaging. Namun bila dilihat dari sudut pandang perusahaan, globalisasi semakin memperketat persaingan antar perusahaan terkait strategi untuk mempertahankan konsumen maupun mendapatkan konsumen.

Display contes itu sendiri merupakan salah satu asset perusahaan untuk menghadapi tantangan di era globalisasi karena display contes adalah usaha yang dilakukan untuk mengkomunikasikan produk ke konsumen dengan cara menata barang sehingga dapat mengarahkan pembeli agar tertarik melihat, mencari informasi dan berakhir pada keputusan pembelian terhadap barang tersebut. Bagi perusahaan display contes merupakan bagian dari promosi below the line.

Display contes sering juga disebut dengan istilah “The Sillent Salesman”

karena dianggap dapat memberikan informasi kepada calon konsumen melalui daya tarik penglihatan langsung yang menarik perhatian dan minat konsumen serta mendorong konsumen untuk mencari informasi tentang produk sehingga mempengaruhi keputusan pembelian barang itu sendiri. Promosi display contest yang baik akan mendatangkan Attention Customer, Interest Customer, Desire Customer dan berakhir pada Action Customer.yang dipengaruhi oleh beberapa factor perilaku konsumen yaitu cultural, social, personal, psychological dimana salah satu factor memberikan pengaruh lebih besar dari factor lain.

TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Kotler dan Armstrong (2015) pemasaran merupakan proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan, membangun relationship yang kuat dengan pelanggan dan menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalan.

(3)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

Menurut Lupiyo Adi (2013) konsep pemasaran iyalah suatu analisis, perencanaan, pelaksanaan serta control program yang telah direncanakan dalam hubungannya dengan pertukaran yang diinginkan konsumen untuk memeperoleh keuntungan pribadi maupun keuntungan bersama.

Menurut Vilfredo Pareto (1923) pakar ekonomi Italia yang berfokus pada penelitian tentang tujuan manajemen yaitu efektif dan efisien menyatakan bahwa Untuk mencapai tujuan manajemen yang efektif dan efisien dari banyak kejadian, sekitar 80% daripada efeknya disebabkan oleh 20% daripada penyebabnya.

Pendapatnya ini berdasar pada pengamatan di tahun 1906 bahwa 80% pendapatan di Italia dimiliki oleh 20% dari jumlah populasi.

Menurut Christina Ariadne (2017), Industri fast moving consumer good adalah industri dari barang yang paling sering dibeli konsumen di warung atau toko serba ada. Baik itu modern market maupun tradisional market yang meliputi kopi, minyak goreng, makanan ringan, kecap, mie instan, teh, barang kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh”.

Menurut Philip Kotler yang dikutip oleh Sandy (2017) komunikasi pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep, harga, promosi, serta distribusi sejumlah barang atau jasa guna menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi.

Menurut Tjiptono (2015), promosi adalah salah satu penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapa pun kualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna pada mereka, maka mereka tidak akan membelinya.

Menurut Tjiptono (2015) brand image adalah deskripsi tentang asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu.

Menurut American Marketing Association yang di kutip Christina Ariadne (2017), brand equity adalah nilai dari suatu merek berdasarkan pada sikap konsumen tentang atribut merek yang positif dengan konsekuensi menyenangkan penggunaan sebuah merek.

Display contes menurut Agus Octa (2018) merupakan bagian dari sales promosi berupa kegiatan pemajangan yang dilakukan di tradisional outlet

(4)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

maupun di modern outlet, sering kali display dikaitkan dengan modern outlet yang memiliki mekanisme berupa aktivitas memajang untuk mendapatkan kompensasi pada periode tertentu dan menjadi sumber tambahan income di era globalisasi.

Menurut Peter and Donnelly (2013), keputusan pembelian adalah keputusan akhir akan merk mana yang akan dibeli oleh konsumen. Dimana keputusan pembelian sendiri mencakup tipe produk, merk produk, model produk baik model kemasan maupun model pajangan produk, harga produk, promosi produk, pemilihan toko, dan metode pembayaran.

MODEL PENELITIAN

METODOLOGI PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuisioner di ukur dengan metode skala linkert 1-5 kemudian ditabulasi menggunakan analisis statistic program computer SPSS 20. Untuk menguji kelayakan maka digunakan analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji validitas, uji reliabilitas, uji simultan, uji partial.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penelitian ini dilakukan bulan Oktober 2017 – Agustus 2018 terhadap konsumen yang mengikuti display contes Top Kopi pada PT. Wings Surya di Surabaya. Dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang dari jumlah populasi 500 orang. Jumlah frekuensi responden pria 22 orang dan 28 orang wanita. Jumlah

Display Contes(X) Attention(X1)

Interest (X2)

Desire (X3)

Keputusan Pembelian (Y)

(5)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

frekuensi rentang usia < 20 tahun 1 orang, 21-35 tahun 12 orang, 36 – 45 tahun 20 orang, > 46 tahun 17 orang.

HASIL REGRESI LINEAR BERGANDA Model Unstandardized

Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

(Constant) .599 1.476 .406 .687

Attention .650 .199 .471 3.262 .002

Interest -.203 .177 -.215 -1.148 .257

Desire .868 .236 .558 3.680 .001

a. Dependent Variable: Keputusan_Pembelian

Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

Dari hasil regresi yang diperoleh maka dapat dibuat persamaan regresi berganda sebagai berikut :

Y = b0 + b1X1+ b2X2+…..+ e

Y = 0,599 + 0,471 X1 + 0,215 X2+ 0,558 X3

Dari persamaan regresi tersebut, maka dapat selanjutnya diberikan penjelasan sebagai berikut:

1. Secara partial attention dalam display contes berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian mengacu pada standardized coefficients regresi sebesar 0,471 atau 47,1% dan sig. 0,002 < 0.05. Dengan demikian tinggi rendahnya keputusan pembelian dipengaruhi oleh attention 47,1%

2. Secara partial interest dalam display contes tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan mengacu pada nilai standardized coefficients regresi sebesar 0,215 atau 21,5% dan sig. 0,257 > 0,05. Dengan demikian tinggi rendahnya keputusan pembelian dipengaruhi oleh interest -21,5%

3. Secara partial desire dalam display contes berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan mengacu pada standardized coefficients regresi

(6)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

sebesar 0,558 atau 55,8% dan sig. 0,001 < 0,05. Dengan demikian tinggi rendahnya keputusan pembelian dipengaruhi oleh desire 55,8%

KOEFISIEN DETERMINASI

Model R R

Square

Adjusted R Square

Std.

Error of the Estimate

Durbin- Watson

Change Statistics R

Square Change

F Change

df1 df2 Sig. F Change

1 .709a .503 .470 1.339 969 .503 15.507 3 46 .000 a. Predictors: (Constant), Attention, Interest, Desire

b. Dependent Variable : Keputsan Pembelian

Dari perhitungan regresi dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (R Square) yang di peroleh sebesar 0,503. Hal ini berarti bahwa display contes dengan indikator attention, interest, desire mempunyai kontribusi terhadap keputusan pembelian Top Kopi pada PT Wings Surya di Surabaya sebesar 50,3%

sedangkan sisanya 49,7% di pengaruhi oleh faktor – faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian.

HASIL UJI VALIDITAS Variabel Corrected

Item – Total Correlation

Item Corrected Item – Total Correlation

R tabel

Ket.

5%

X1.1 .941 0.278 Valid X1.2 .924 0.278 Valid X2.1 .604 0.278 Valid X2.2 .712 0.278 Valid X2.3 .623 0.278 Valid X2.4 .603 0.278 Valid X3.1 .880 0.278 Valid X3.2 .838 0.278 Valid

Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

(7)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

Keputusan Pembelian (Y)

.638 Y1.1 .344 0.278 Valid

Y1.2 .915 0.278 Valid Y1.3 .901 0.278 Valid Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

Berdasarkan hasil tersebut, apabila dilihat dari variabel X1, X2, X3 maka dapat dinyatakan valid karena memiliki nilai corrected item total correlation yang lebih besar dari nilai rtabel 5 % yaitu 0,278. Diperkuat bila dilihat dari indikator X1.1, X1.2, X2.1, X2.2, X2.3, X2.4, X3.1, X3.2, Y1.1, Y1.2, Y1.3 dapat dinyatakan valid karena memiliki nilai corrected item total correlation yang lebih besar dari nilai rtabel 5% yaitu 0,278 dimana nilai rtabel diperoleh dari table r dengan defree of freedom 48.

HASIL UJI RELIABILITAS

Variabel Cronbach’s Alpha R table (50) Ket.

5%

Attenton (X1) .846 0.278 Reliabel

Interest (X2) .736 0.278 Reliabel

Desire (X3) .642 0.278 Reliabel

Keputusan Pembelian (Y) .601 0.278 Reliabel Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

Berdasarkan hasil tersebut, variabel X1, X2, X3 dan Y dapat dinyatakan reliabel karena memiliki nilai corrected item total correlation yang lebih besar dari 0,361 maupun lebih besar nilai rtabel 5% dari 50 responden adalah 0,278.

UJI SIMULTAN (UJI F)

Model Sum Of Squares Df Mean Square F Sig.

Regression 83.427 3 27.809 15.507 0.000b

Residual 82.493 46 1.793

Total 165.920 49

a. Predictors : (Constant), Attention, Interest, Desire b. Dependent Variable: Keputusan_Pembelian

Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

(8)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

Dari uji ANOVA di atas maka diperoleh Fhitung sebesar 15.507 sedangkan pada Ftabel pada tingkat signifikasi 0,05 dimana df1 = 3 , df2 = 46 adalah sebesar 2,81 Dengan demikian Fhitung > Ftabel maka terdapat pengaruh signifikasi antara indikator attention (X1), interest (X2), desire (X3) pada variabel display contes.

Selain menggunakan nilai F signifikasipada ANOVA juga di tunjukan oleh nilai sig. tabel yang lebih kecil dari 0,05 yaitu dengan nilai 0,000. Sehingga teruji kembali bahwa antara indikator attention (X1), interest (X2), desire (X3) dalam variabel display contes memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian.

UJI PARSIAL (UJI T)

Variabel T hitung T table Sig.

X1 3,262 1,677 .002

X2 -1,148 1,677 .257

X3 3,680 1,677 .001

Sumber : Data Primer (Kuisioner), diolah SPSS 20 (2018)

Dari uji partial di atas maka kemudian dapat kita ketahui penjelasan sebagai berikut :

1. Pengaruh display contes dalam hal ini terkait indikator attention terhadap keputusan pembelian menunjukkan nilai T hitung sebesar 3,262 > dari T tabel

sebesar 1,677 maka indikator ini memiliki pengaruh signifikan dan diperkuat hal ini diperkuat dengan nilai pada tingkat signifikansi 0,002 yang nilai nya lebih kecil dari probabilitas 0,05.

2. Pengaruh display contes dalam hal ini terkait indikator interest terhadap keputusan pembelian menunjukkan nilai T hitung sebesar -1,148 yang < dari T

tabel sebesar 1,677 maka indikator ini relative kurang berpengaruh signifikan dan hal ini diperkuat dengan nilai pada tingkat signifikansi 0,257 yang nilai nya lebih besar dari probabilitas 0,05.

3. Pengaruh display contes dalam hal ini terkait indikator desire terhadap keputusan pembelian menunjukkan nilai T hitung sebesar 3,680 lebih besar dari T tabel sebesar 1,677 maka indikator ini memiliki pengaruh signifikan dan hal

(9)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

ini diperkuat dengan nilai pada tingkat signifikansi 0,001 yang nilai nya lebih kecil dari probabilitas 0,05 .

4. Dari penjelasan pengaruh di atas dapat di simpulkan bahwa dalam display contes indikator interest memiliki nilai T hitung yang lebih kecil dari T table dan di perkuat dengan angka signifikansi 0,257 yang lebih besar dari ketentuan yaitu 0,05

KESIMPULAN

Berdasarkan tujuan penelitian dan data yang diperoleh maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :

1. Berdasarkan hasil regresi linear berganda yang menunjukkan bahwa masing - masing indikator attention, desire dalam display contes yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan untuk indikator interest relative kurang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, dimana dibuktikan dalam indikator attention koefisien regresi sebesar 0,650 kemudian dalam indikator interest koefisien regresi sebesar 0,203 dan dalam indikator desire koefisen regresi sebesar 0,868.

2. Secara partial dengan mengunakan uji T menunjukkan bahwa dari variabel display contes yang meliputi indikator attention, interest, desire yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen membeli Top Kopi pada PT Wings Surya di Surabaya adalah indikator desire dengan nilai signifikasi sebesar 0,001 < nilai probabilitas 0,05. Maka dalam display contes paling dominan adalah mendatangkan minat bertanya (desire) sebelum memutuskan membeli.

3. Berdasarkan hipotesis “Diduga bahwa pengaruh display contes Top Kopi terhadap keputusan pembelian pada PT Wings Surya di Surabaya” dapat diterima dan berpengaruh signifikan karena memiliki nilai F hitung lebih besar dari F table dapat dilihat pada uji F yaitu nilai F hitung 15.507 dan sign 0,000 yang lebih kecil dari ketentuan 0,05 dan diperkuat dengan hasil pengujian pada nilai R Square dalam koefisien determinasi sebesar 0,503

(10)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

yang berarti variabel display contes secara bersama sama merupakan faktor yang berkontribusi sebesar 50,3 % terhadap keputusan pembelian.

(11)

ECONOMICS BOSOWA JOURNAL EDISI XXIX JANUARI S/D MARET 2019

DAFTAR PUSTAKA

Arikuntu, S.,2002. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan praktek (Edisi Revisi ke-15). Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto Suharsimi, Prof. Dr. Prosedor Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, 2010

Algipari & Sopratno (2001) Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahan, Bandung : penerbit Remaja Rosdakarya.

Ahmad,M.A.Rohidin (1999). Pengaruh Upah dan Lingkungan Kerja Karyawan,(tidak diterbitkan).

Iskandar. Dr.,M.Pd,(2010),”Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial ( Kuantitatif dan Kualitatif), Gaung Persada Press, Jakarta.

Gambar

tabel  sebesar  1,677  maka  indikator  ini  relative  kurang  berpengaruh  signifikan  dan  hal  ini  diperkuat  dengan  nilai  pada  tingkat  signifikansi  0,257  yang  nilai  nya lebih besar dari probabilitas 0,05

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika Universitas Negeri Yogyakarta dengan subyek penelitian peserta didik Program Studi Pendidikan

Muhibbin Syah (2010:274) mengatakan : “Apabila metode mengajar yang digunakan guru dalam mengelola PMB tepat, maka peluang memperoleh hasil pembelajaran para siswa yang sesuai

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui berapa besar tegangan dan arus rectifier DC yang dibutuhkan untuk memperlambat terjadinya korosi pada instalasi pipa distribusi

Serba Serbi Iklan Baris Iklan Baris AHLI WC AGEN ALAT MUSIK ALAT RMH TANGGA BAHAN BANGUNAN BIRO BANGUNAN BENGKEL.. PELUANG AGEN teh Herbal Goji

Penggunaan garam beriodium standar di daerah dengan konsumsi makanan sumber iodium sudah cukup tinggi, masih memberikan nilai iodium urin yang normal pada anak sekolah di daerah

Topik ini dipilih karena masih banyak pelaku bisnis khususnya CV Jurus Traffindo belum memiliki desain Sistem Informasi Akuntansi dan pencatatan yang dilakuakan perusahaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas dan kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien gastroenteritis akut di instalasi rawat inap Rumah Sakit “X”

Ahmad Tanzeh, Pengantar Metode Penelitian, Yogyakarta: Teras, 2009, 66.. suatu fenomena sosial. Peneliti dalam hal ini menyusun atau membuat gambaran yang semakin jelas,