PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
RESUME REMOTE AUDIT VLK
RESERTIFIKASI-2 PT PRIMAL MOULDING 1. Identitas LVLK
a. Nama LVLK : PT Mutu Hijau Indonesia b. No. Akreditasi LVLK : LVLK-004-IDN
c. Alamat : Gedung Manggala Wanabakti, Blok 4, Lantai 9, R 931 C Jalan Jendral Gatot Subroto, Senayan Jakarta 10270 d. No. Telp./Faks/E-mail : Telp: 021 - 57853706 - 07 / Fax: 021 – 57853708/
[email protected] e. Direktur Utama : Irwan Aten
f. Direktur : Vysca Arryani
g. Standar VLK : PermenLHK No. 8 tahun 2021
Keputusan Direktur Jenderal PHPL No.
SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020, Lamp. 4.3 h. Tim Audit VLK : - Hotman Efendy (Ketua Tim Audit)
- Aggies Budi Linati (Auditor)
i. Reviewer : Wisnu Moko Rahayu
j. Pengambil Keputusan : Vysca Arryani 2. Identitas Auditee
a. Pemegang Izin : PT Primal Moulding
b. Izin Usaha : IUI No.102/1/IU/I/PMA/INDUSTRI/2013 NIB RBA No. 8120101882008
c. Lokasi Pabrik : Jl. Manis IV No. 12, Kawasan Industri Manis, Kel.
Manis Jaya, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten
d. No. Telp. / Faks/ E-mail : -
e. Pengurus/MR : Ibu Sri Mandalasari
f. Kapasitas Izin Produksi : Bingkai Foto dari Kayu (12.000 M3/ Tahun) g. Tanggal Audit VLK : 4 – 6 Juli 2022
h. Periode Audit VLK : 11 Bulan Terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022)
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
3. Ringkasan Tahapan VLK
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Konsultasi publik
(jika diperlukan) - Tidak dilakukan konsultasi publik Pertemuan
Pembukaan 4 Juli 2022 Agenda pertemuan pembukaan antara lain:
▪ Pertemuan pembukaan dilakukan secara jarak jauh (remote audit) menggunakan media zoom meeting.
▪ Perkenalan Manajemen PT Primal Moulding (PT PM) dengan Tim Auditor PT Mutu Hijau Indonesia (PT MHI) yang disampaikan oleh perwakilan dari Perusahaan dan Ketua Tim Audit.
▪ Ketua Tim Audit menyampaikan hal-hal antara lain :
- Atas nama manajemen PT MHI mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT PM atas kerjasama dan kepercayaan yang sudah terjalin;
- Penjelasan prosedur, maksud, tujuan, metodologi dan standar verifikasi yang digunakan;
- Penjelasan proses verifikasi
- Konfirmasi ruang lingkup verifikasi;
- Penjelasan prosedur/metode verifikasi dan kategori temuan audit;
- Konfirmasi Wakil Manajemen (Management Representative);
- Pernyataan jaminan kerahasiaan;
- Konfirmasi jadwal verifikasi, kebutuhan tempat, ruangan, serta konfirmasi pendamping Auditor.
- Konfirmasi kesediaan PT PM untuk memberikan penjelasan, data, dan informasi yang dibutuhkan.
- Penjelasan mekanisme keberatan.
- Penjelasan rencana Pertemuan Penutupan.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
- Hasil pertemuan pembukaan
dituangkan dalam Notulensi Pertemuan Pembukaan yang ditandatangani oleh Manajemen Representatif dan Ketua Tim Audit.
Verifikasi Dokumen dan Observasi Lapangan dan Wawancara
4 – 6 Juli 2022
Verifikasi dokumen dan observasi lapangan serta wawancara dengan pendamping dan personel lain Perusahaan dilakukan secara remote audit dengan menggunakan media email, wa group dan telp.
Pertemuan
Penutupan 6 Juli 2022
▪ Pertemuan pembukaan dilakukan secara jarak jauh (remote audit) menggunakan media zoom meeting.
▪ Penjelasan proses pelaksanaan verifikasi LK,
▪ Penjelasan Hasil VLK:
- Hasil VLK telah sesuai dengan PermenLHK No. 8 tahun 2021 dan Keputusan Direktur Jenderal PHPL No.
SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020, Lamp. 4.3, dimana verifier yang tidak diverifikasi lebih lanjut (15 verifier) dan verifier yang diverifikasi lebih lanjut (29 verifier)
- Tidak ada ketidaksesuaian.
- Diskusi
Pengambilan
Keputusan 22 Juli 2022
PT MHI memutuskan bahwa SMenerbitkan kembali Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) PT Primal Moulding No. 0021/MHI-VLK dengan masa berlaku sejak tanggal 2 Agustus 2022 dengan tanggal 1 Agustus 2028. Selama masa berlaku Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) akan dilakukan penilikan/ survailen
sekurangkurangnya 12 bulan sekali. Penilikan berikutnya akan dilaksanakan bulan Juli 2023.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
4. Resume Hasil VLK
Telah dilakukan pemeriksaan terhadap 44 (empat puluh empat) verifier, terdiri dari 15 (lima belas) verifier tidak diverifikasi lebih lanjut (N/A) dan 29 (dua puluh sembilan) verifier diverifikasi lebih lanjut, disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Resume Hasil VLK
No. Verifier (M/TM/
N/A*) Alasan / Keterangan
1.1.1 Unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah 1. Verifier 1.1.1.a
Akte pendirian perusahaan dan/atau perubahan terakhir
M Tersedia :
Akta Pendirian Perusahaan No. No. tanggal 24 Februari 2012, telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. AHU- 22752.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal 30 April 2012.
Akta Perubahan Terakhir No. 24 Tanggal 25 November 2021, telah disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI AHU- 0068181.AH.01.02. Tahun 2021 tanggal 30 November 2021
Akta pendirian perusahaan dan perubahan terakhir yang telah disahkan dan didaftarkan ke instansi yang berwenang sesuai dengan bentuk badan hukumnya dengan bidang Industri barang dari Kayu, Rotan, Gabus Lainnya YTDL (KBLI 16299).
2. Verifier 1.1.1.b Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri
M PT Primal Moulding merupakan Perseroan PMA sehingga izin usaha perdagangan yang diterbitkan adalah Izin Usaha Industri (IUI) No.102/1/IU/I/PMA/INDUSTRI/2013 dan Nomor Induk Berusaha (NIB) 8120101882008 yang diterbitkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.
Tersedia Izin Usaha Perdagangan yang masih berlaku sesuai dengan kegiatan usahanya yaitu Industri Barang dari Kayu, Rotan, Gabus Lainnya (KBLI 16299).
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
3. Verifier 1.1.1.c
Tanda Daftar
Perusahaan (TDP) atau NIB
M Tersedia TDP No. 30.06.1.16.07328 tanggal 18 Mei 2017, diterbitkan oleh Badan Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kota Tangerang.
Tersedia NIB Berusaha Berbasis Risiko No.
8120101882008 diterbitkan melalui sistem OSS.
NIB diterbitkan tanggal 21 Desember 2021, dengan jenis Industri Barang dari Kayu, Rotan, Gabus Lainnya (KBLI 16299).
NIB ini berlaku di seluruh wilayah RI selama menjalankan kegiatan usaha dan berlaku sebagai API-P, hak akses kepabeanan, pendaftaran kepesertaan jaminan social Kesehatan dan ketenagakerjaan, serta bukti pemenuhan laporan pertama WLKP.
NIB adalah bukti Pendaftaran Penanaman Modal/Berusaha yang sekaligus merupakan pengesahan Tanda Daftar Perusahaan hak akses kepabeanan.
Tersedia dokumen NIB yang sah dan berlaku sesuai dengan kegiatan usahanya.
4. Verifier 1.1.1.d Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
M Tersedia NPWP No. 31.485.610.5-402.000 yang sesuai dengan NIB/TDP.
5. Verifier 1.1.1.e Dokumen lingkungan hidup (AMDAL/UKL- UPL/SPPL/
DPLH/SIL/DELH/
dokumen lingkungan hidup lain yang setara).
M Tersedia izin lingkungan berupa:
- Dokumen UKL-UPL yang telah disahkan oleh Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Pemerintah Kota Tangerang berdasarkan Surat No. 660/1447-Konservasi tanggal 9 Oktober 2012.
- Izin Lingkungan OSS sesuai NIB No.
8120101882008, tanggal 25 November 2021, yang telah memenuhi komitmen dan berlaku efektif.
- Surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang Nomor 660.3/Kep.004- DPMPTSP/TPSB3/2021 tanggal 13 Januari 2021 tentang Izin Pengelolaan Limbah B3 untuk Kegiatan Penyimpanan Sementara
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
LB3 PT Primal Moulding. Keputusan ini berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan.
- Surat Perjanjian Pelaksanaan Jasa (Kontrak) Jasa Pengolahan LB3 antara PT Primal Moulding dengan PT Wastec International No. 047/WI/SPKLB3I/I/2022 tanggal 21 Januari 2022. Perjanjian berlaku selama 2 tahun sampai dengan 20 Januari 2024.
PT Primal Moulding telah melaporkan pengelolaan dan pemantauan lingkungan secara rutin per semester kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, yaitu :
1) Laporan UKL-UPL Semester 1 tahun 2021 telah disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang pada tanggal 6 Juli 2021.
2) Laporan UKL-UPL Semester 2 tahun 2021 telah disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang pada tanggal 30 Desember 2021.
Berdasarkan hasil observasi lapangan secara virtual untuk pengelolaan lingkungan, dimana Limbah yang dihasilkan dalam proses produksi yaitu limbah padat berupa potongan-potongan kayu dan serbuk. Limbah dikelola dengan cara kerjasama pihak ketiga yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Manis Jaya. Lingkup Kerjasama yang dilakukan adalah Pembersihan hasil produksi berupa serbuk, potongan kayu, serpihan kayu dan sampah produksi lainnya.
6. Verifier 1.1.1.f
IUI dan klasifikasi usaha industri
M Tersedia IUI yaitu:
- IUT No. 102/1/IU/I/PMA/INDUSTRI/2013, diterbitkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Jakarta tanggal 4 Februari 2013, dengan jenis Bingkai Foto dari kayu (KBLI 16299) : 12.000 m3/ tahun.
- IUI OSS sesuai NIB No. 8120101882008 dengan dengan jenis Industri Barang dari Kayu, Rotan, Gabus Lainnya (KBLI 16299), diterbitkan tanggal 11 Oktober 2018. IUI belum berlaku efektif.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
Berdasarkan nilai investasi/modal usaha, PT Primal Moulding termasuk dalam klasifikasi Usaha Industri Menengah berdasarkan Permenperin Nomor 64 Tahun 2016.
Tersedia IUI yang sah dan sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.
1.2.1 Importir adalah importir yang memiliki izin yang sah 7. Verifier 1.2.1
Dokumen identitas importir.
M Tersedia dokumen importir yang sah sesuai API-P No. 280500859-B tanggal 28 Juni 2016 dan NIB No.
8120101882008 tanggal tanggal 21 Desember 2021, yang berlaku sebagai dokumen API-P.
1.3.1 Kelompok memiliki dokumen pembentukan kelompok 8. Verifier 1.3.1
Dokumen pembentukan kelompok atau Akte notaris pembentukan kelompok
Jika berkelompok
N/A Perusahaan bukan merupakan unit usaha dalam bentuk kelompok.
2.1.1 Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah
9. Verifier 2.1.1.a Dokumen jual beli dilengkapi bukti pembelian.
M Pembelian dan penerimaan bahan baku (lokal dan impor) untuk kayu olahan (papan sempit, papan lebar / kayu gergajian, finger joint dan moulding) di PT Primal Moulding dilakukan berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama dan sesuai kebutuhan Perusahaan yang dilengkapi dengan bukti pembelian/ invoice, surat jalan, nota angkutan, PIB, sertifikat S-LK dan DKP.
10. Verifier 2.1.1.b Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
M Seluruh pembelian dan penerimaan bahan baku kayu olahan (kayu gergajian, Moulding/S2S) telah dilengkapi dengan angkutan hasil hutan seperti surat jalan dan nota angkutan.
Penerimaan bahan baku lokal (domestik) selama 11 bulan terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022) sesuai dengan LMK dalam periode yang sama, yaitu:
- Kayu Gergajian: 4.328,9980 m3 - Moulding (S2S): 24,3579 m3 - Total: 4.353,3559 m3
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
Jenis bahan baku kayu lokal yaitu Kayu Bayur, Kayu Meranti, Kayu Jimitri dan Kayu Jelutung.
Contoh dokumen angkutan Nota Angkutan No.
006/YGJI/I/2022 dan Surat Jalan tanggal 28 Januari 2022, untuk kayu gergajian sebanyak 31,2193 m3. Terdapat surat pernyataan komitmen PT Primal Moulding tanggal 5 Juli 2022 untuk penggunaan dokumen angkutan SAKR.
Tidak dilakukan uji silang SIPUHH Online karena lingkup Perusahaan adalah Pemegang IUI (tidak wajib memiliki SIPUHH) dan tidak ada penerimaan bahan baku yang menggunakan dokumen SKSHHK.
Telah dilakukan pengamatan fisik secara virtual untuk kayu gergajian dan sesuai dengan dokumen angkutannya sesuai Nota Angkutan No. PT.
SJAU.A.000636 6 Oktober 2021 sebesar 32,2560 m3.
PT Primal Moulding adalah Pemegang IUI sehingga tidak terkena kewajiban memiliki Tenaga Teknis/
Ganis PHPL.
Tidak terdapat pembelian dan penerimaan bahan baku kayu lelang selama periode audit.
11. Verifier 2.1.1.c Nota dan Dokumen Keterangan (Berita Acara dari petugas kehutanan atau dari Aparat Desa/Kelurahan) yang dapat menjelaskan asal usul untuk kayu bekas/hasil
bongkaran/sampah kayu bukan dari kayu lelang, serta DKP.
Jika menggunakan kayu bongkaran
N/A Tidak terdapat penerimaan bahan baku kayu bekas/ hasil bongkaran/ sampah kayu bukan dari kayu lelang selama periode audit.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
12. Verifier 2.1.1.d
Dokumen angkutan berupa Nota angkutan untuk kayu limbah industri.
N/A Tidak terdapat penerimaan bahan baku kayu limbah industri selama periode audit.
13. Verifier 2.1.1.e Dokumen S-LK/S-PHPL yang dimiliki Pemasok dan/ atau DKP dari Pemasok.
M Seluruh penerimaan bahan baku bursumber dari Pemasok yang telah dilengkapi dengan S-LK dan hasil pemeriksaan DKP.
Perusahaan memiliki prosedur penerbitan dan pemeriksaan DKP No. 014/JUL/2022 tanggal 5 Juli 2022.
Perusahaan memiliki penunjukkan Petugas pemeriksaan DKP No. 08/PM/JAN/2021 tanggal 11 Januari 2021, an. Abdullah (Staff Gudang Kayu).
Hasil pemeriksaan DKP tanggal 6 Oktober 2021 untuk kayu gergajian sesuai Nota Angkutan No. PT.
SJAU.A.000636 6 Oktober 2021 sebesar 32,2560 m3.
2.1.2 Importir mampu membuktikan bahwa kayu yang diimpor berasal dari sumber yang sah.
14. Verifier 2.1.2.a Dokumen impor
M Terdapat penerimaan bahan baku impor (finger joint/kayu gergajian yang sudah dijoint) selama 11 bulan terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022) yang berasal dari Superior Wood PTY LTD, Australia sebesar 662,1500 m3.
Seluruh bahan baku impor telah dilengkapi dengan dokumen impor (PIB, B/L, P/L, dan Invoice) dan telah sesuai antar dokumen, contoh yaitu:
- PIB No. 661256 tanggal 27 Desember 2021, asal Superior Wood PTY LTD, Australia.
- Invoice No. SWE049149 tanggal 30 September 2021.
- Packing list No. SWE049149 tanggal 27 Agustus 2021
- B/L No. COSU6312095790 Tanggal 3 November 2021
- Nota Angkutan Impor No. 005/Des/2021 tanggal 27 Desember 2021
- Produk: Finger Joint (Ex Blanks KD Sawn/Kayu Gergajian yang sudah dijoint) 40,841 m3
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
15. Verifier 2.1.2.b
Persetujuan impor
M Terdapat kesesuaian persetujuan impor (PI) dengan hasil uji tuntas.
Contoh:
- PI No. 04.PI-64.21.1332 tanggal 6 September 2021,
- NIB: No. 8120101882008 - Deklarasi Impor (DI) : No.
DI/P/1382/S/210903/001
- Uraian Barang: Sawn Timber, Araucaria Pine, Araucaria Cunninghamii (HS 4407.11.00) sebesar 719,39 Metrik Ton dan Engineered Veneer (HS 4408.90.90) sebesar 2 Metrik Ton dan Total 721,39 Metrik Ton
- PI berlaku s/d tanggal 6 September 2022 - Uji Tuntas No. UT/P/1382/S/210811/004
- Nama Importir: PT. PRIMAL MOULDING - Nama Eksportir: SUPERIOR WOOD PTY
LTD, AUSTRALIA
- Rencana Impor Tahun Berjalan: Sawn Timber, Araucaria Pine, Araucaria Cunninghamii (HS 4407.11.00) sebesar 1.000 Metrik Ton
16. Verifier 2.1.2.c Laporan realisasi impor
M Terdapat penerimaan bahan baku impor (finger joint/kayu gergajian yang sudah dijoint) selama 11 bulan terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022) yang berasal dari Superior Wood PTY LTD, Australia sebesar 662,1500 m3.
Perusahaan telah melaporkan realisasi impor ke SILK,Kemenlhk secara rutin.
Terdapat kesesuaian realisasi impor dengan Persetujuan Impor (PI) dan Deklarasi Impor (DI) serta uji kelayakan (Due Diligence), contoh:
- PIB No. 661256 tanggal 27 Desember 2021, asal Superior Wood PTY LTD, Australia, untuk Finger Joint (Ex Blanks KD Sawn/Kayu Gergajian yang sudah dijoint) 40,841 m3 - PI No. 04.PI-64.21.1332 tanggal 6
September 2021
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
- Deklarasi Impor (DI) : No.
DI/P/1382/S/210903/001 tanggal 3 September 2021
- Uji Tuntas No. UT/P/1382/S/210811/004 17. Verifier 2.1.2.d
Bukti pembayaran bea masuk
Jika terkena bea masuk
N/A Penerimaan bahan baku impor tidak terkena bea masuk.
18. Verifier 2.1.2.e Dokumen CITES Jika bahan baku kayu dalam daftar CITES
N/A Penerimaan bahan baku impor berasal dari jenis Kayu Araucaria Pine yang tidak termasuk dalam daftar CITES.
19. Verifier 2.1.2.f
Bukti penggunaan kayu dan produk turunannya
M Terdapat bukti penggunaan kayu impor dalam proses produksi. Contoh tally kayu keluar jenis kayu impor tanggal 14 Oktober 2021.
20. Verifier 2.1.2.g Panduan / pedoman/
prosedur pelaksanaan dan bukti pelaksanaan mekanisme uji tuntas (due diligence) importir.
M ▪ Tersedia prosedur pelaksanaan uji tuntas.
▪ Tersedia bukti hasil uji tuntas (due diligence) importir.
▪ Terdapat Kesesuaian antara S-LK dibandingkan dengan, Deklarasi Impor dan hasil pelaksanaan uji tuntas impor.
▪ Contoh dokumen:
- PIB No. 661256 tanggal 27 Desember 2021, asal Superior Wood PTY LTD,
Australia, untuk Finger Joint (Ex Blanks KD Sawn/Kayu Gergajian yang sudah dijoint) 40,841 m3
- PI No. 04.PI-64.21.1332 tanggal 6 September 2021
- Deklarasi Impor (DI) : No.
DI/P/1382/S/210903/001 tanggal 3 September 2021
- Uji Tuntas No. UT/P/1382/S/210811/004 - SLK No. 0021/MHI-VLK berlaku s/d 2022-
08-01
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
21. Verifier 2.1.2.h
Dokumen Jaminan legalitas asal impor bahan baku.
M Terdapat dokumen jaminan legalitas asal impor bahan baku asal Superior Wood PTY LTD, Australia, berupa Sertifikat PEFC Nomor 486 tanggal 13 Desember 2018, berlaku s/d tanggal 15 Desember 2023, diterbitkan oleh The Engineered Wood Products Association of Australasia Ltd. (EWPAA).
22. Verifier 2.1.2.i
DKP impor. M Seluruh kayu impor diterbitkan DKP impor dan sesuai dengan PIB.
Contoh :
- PIB No. 661256 tanggal 27 Desember 2021, asal Superior Wood PTY LTD, Australia, untuk Finger Joint (Ex Blanks KD Sawn/Kayu Gergajian yang sudah dijoint) 40,841 m3 - DKP tanggal 28 Desember 2021, asal
Superior Wood PTY LTD, Australia, untuk Finger Joint (Ex Blanks KD Sawn/Kayu Gergajian yang sudah dijoint) 40,841 m3 2.1.3 Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu
23. Verifier 2.1.3.a
Tally sheet penggunaan bahan baku dan hasil produksi.
M Tidak ada perubahan tally sheet dalam proses produksi (penerimaan dan pemakaian bahan baku dan hasil produksi) PT Primal Moulding.
Tally sheet pada awal proses produksi dapat memberikan informasi ketelusuran asal usul bahan baku berdasarkan tanggal dokumen, jenis dan ukuran kayu sampai kepada dokumen angkutan, contoh sebagai berikut Tally kayu kering keluar tanggal 28 Januari 2022, dengan jenis kayu jemitri berasal dari PT. Yen Gwo Jyi Indonesia, Tangerang sesuai Nota Angkutan No. 006/YGJI/I/2022 tanggal 28 Januari 2022, jenis kayu gergajian jemitri sebesar 31,2193 m3.
24. Verifier 2.1.3.b Laporan produksi hasil olahan.
M Tersedia laporan produksi furniture untuk periode 11 Ban Terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022), berikut:
▪ Finger joint
- Input Kayu Gergajian: 4.578,2439 m3 - Output: 2.988,3890 m3
- Rendemen: 65,27%
*) Keterangan: produksi finger joint seluruhnya digunakan sebagai bahan baku produksi Moulding Picture Frame/
Bingkai Foto dari Kayu.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
▪ Moulding Picture Frame/ Bingkai Foto dari Kayu
- Input (finger joint beli dan hasil prouksi): 3.515,4895 m3
- Output: 2.415,5923 m3 - Rendemen: 68,71%
Rendemen produksi tidak tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari No. SK.60/PHPL/SET.5/HPL.3/12/2021 tanggal 3 Desember 2021 sehingga tidak dapat dibandingkan.
Terdapat hubungan yang logis antara input-output dan rendemen hasil produksi di Perusahaan.
25. Verifier 2.1.3.c Produksi industri tidak melebihi kapasitas produksi yang diizinkan.
M Jenis produk yang dihasilkan sesuai dengan izin IUI No.102/1/IU/I/PMA/INDUSTRI/2013.
Realisasi produksi PT Primal Moulding, tidak melebihi kapasitas yang diizinkan.
Tabel Realisasi & Kapasitas Izin Produksi Tahun 2021/2022
26. Verifier 2.1.3.d Hasil produksi yang berasal dari kayu lelang dipisahkan
N/A Tidak terdapat penerimaan bahan baku dari kayu lelang
27. Verifier 2.1.3.e Dokumen catatan/
laporan mutasi kayu.
M Tersedia laporan mutasi kayu / LMKO untuk periode 11 bulan terakhir (Juli 2021 s/d Mei 2022), yang sesuai dengan dokumen pendukungnya seperti stock, penerimaan bahan baku, produksi dan penjualan.
a. LMK Bahan Baku
▪ Kayu Gergajian dan Moulding/S2S - Stock Awal: 501,8474 m3 - Penambahan: 4353,3559 m3 - Pengurangan: 4578,2439 m3 - Stock Akhir: 276,9594 m3
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
▪ Finger Joint
- Stock Awal: 89,7189 m3 - Penambahan: 662,1500 m3 - Pengurangan: 569,3301 m3 - Stock Akhir: 182,5388 m3 b. LMK Produk
▪ Finger Joint
- Stock Awal: 76,0797 m3 - Penambahan: 2.988,3890 m3 - Pengurangan: 2946,1594 m3 - Stock Akhir: 118,3093 m3
▪ Moulding Picture Frame/ Bingkai Foto dari Kayu
- Stock Awal: 203,8143 m3 - Penambahan: 2.415,5923 m3 - Pengurangan: 2348,403 m3 - Stock Akhir: 271,0036 m3
2.1.4 Proses pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain (industri lain atau pengrajin/ industri rumah tangga). Jika melalui penyedia jasa
28. Verifier 2.1.4.a Dokumen S-LK atau DKP.
N/A Tidak terdapat proses produksi/ pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain.
Seluruhnya hasil produksi sendiri PT PT Primal Moulding.
29. Verifier 2.1.4.b Kontrak jasa pengolahan produk antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain).
N/A Tidak terdapat proses produksi/ pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain.
Seluruhnya hasil produksi sendiri PT PT Primal Moulding.
30. Verifier 2.1.4.c Dokumen serah terima kayu yang dijasakan.
N/A Tidak terdapat proses produksi/ pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain.
Seluruhnya hasil produksi sendiri PT PT Primal Moulding.
31. Verifier 2.1.4.d Ada pemisahan produk yang dijasakan pada perusahaan penyedia jasa.
N/A Tidak terdapat proses produksi/ pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain.
Seluruhnya hasil produksi sendiri PT PT Primal Moulding.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
32. Verifier 2.1.4.e
Adanya
pendokumentasian bahan baku, proses dan produksi dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri penyedia jasa.
N/A Tidak terdapat proses produksi/ pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain.
Seluruhnya hasil produksi sendiri PT PT Primal Moulding.
3.1.1 Unit usaha menggunakan dokumen angkutan hasil hutan yang sah untuk perdagangan atau pemindah tanganan hasil produksi dengan tujuan domestik
33. Verifier 3.1.1 Dokumen angkutan hasil hutan yang sah.
NA Tidak terdapat penjualan domestik selama periode audit.
3.2.1 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen PEB
34. Verifier 3.2.1.a Produk hasil olahan kayu yang diekspor.
M Selama periode Juli 2021 s/d Mei 2022 terdapat penjualan ekpor yaitu frame/bingkai dari kayu (wooden frame) dengan total volume penjualan sebesar 2.348,4030 m3 dengan tujuan penjualan ke Croatia, USA, Spanyol, Canada, dan Malaysia
Seluruh produk yang dijual ekspor merupakan hasil produksi sendiri.
35. Verifier 3.2.1.b Dokumen ekspor
M Seluruh penjualan ekspor furniture selama telah dilengkapi dokumen PEB, P/L, Invoice, B/L dan Dokumen V-Legal, dan terdapat kesesuaian informasi antar dokumen seperti jenis produk, volume, jumlah, berat bersih, berat kotor, nomor dokumen ekspor, nama pembeli, pengirim, negara tujuan ekspor, pelabuhan muat dan tujuan ekspor.
Produk yang diekspor tidak terkena kewajiban Laporan Verifikasi Teknis atau Laporan Surveyor.
Lokasi stuffing dilakukan di pabrik PT Primal Moulding
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
36. Verifier 3.2.1.c
Dokumen pembetulan ekspor
Jika terdapat
pembetulan ekspor
N/A Tidak terdapat dokumen pembetulan/ Amandemen Dokumen V-Legal untuk kegiatan ekspor di Perusahaan, yang mencakup Importir, Negara Tujuan dan Pelabuhan Bongkar, paling lama 30 (tiga puluh) hari setelah sarana angkutan meninggalkan kawasan pabean sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
37. Verifier 3.2.1.d Bukti pembayaran bea keluar
Jika terkena bea keluar
N/A Jenis produk yang diekspor tidak terkena bea keluar sesuai dengan Permenkeu No. PMK 166/Pmk.010/2020.
38. Verifier 3.2.1.e Dokumen CITES Jika bahan baku kayu dalam daftar CITES
N/A Produk yang dijual ekspor berasal dari Kayu Bayur, Kayu Meranti, Kayu Jimitri, Kayu Araucaria dan dan Kayu Jelutung yang tidak tergolong dalam jenis kayu yang dibatasi perdagangannya (CITES) sesuai CITES Appendices I, II and III tanggal 22 Juni 2021.
3.3.1. Implementasi Tanda V-Legal 39. Verifier 3.3.1.
Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan.
M PT Primal Moulding telah menggunakan Tanda V- Legal yang dibubuhkan pada dokumen penjualan ekspor (invoice dan packing list). Pada Tanda V- Legal tercantum nomor identitas No. S-LK : 0021/MHI-VLK-004-IDN dan telah sesuai ketentuan.
Tidak terdapat produk yang menggunakan bahan baku kayu dari lelang.
4.1.1. Implementasi K3 40. Verifier 4.1.1.a
Implementasi K3
M PT Primal Moulding memiliki Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Identifikasi Bahaya dalam Kecelakaan Kerja pada setiap kegiatan operasional. Prosedur ini diberlakukan di seluruh kegiatan proses produksi mulai dari bahan baku masuk, proses sampai dengan packing, seperti:
- Pengertian Keselamatan
- Panduan keamanan untuk bahaya listrik - Panduan keamanan untuk benda tajam dan
logam
- Lain-lain, dan - Sanksi
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
Tersedia personel yang bertanggung jawab terhadap K3 sesuai Struktur Organisasi K3 serta Surat Penunjukan Penanggung Jawab Pelaksanaan Program K3 Nomor 23/PM/DEC/2020 tanggal 27 Desember 2020 atas nama Mumum Nuryadin (Spv.
Produksi) yang diterbitkan Pimpinan PT Primal Moulding.
Tersedia Titik kumpul, jalur evakuasi dan peralatan K3 seperti APAR, APD, dan peralatan P3K yang cukup memenuhi sesuai kebutuhan.
Hasil observasi lapangan dan wawancara secara remote kepada karyawan atas nama Ibu Omainah secara remote : karyawan telah dilengkapi dengan APD (masker, dan sarung tangan) yang diperlukan dan disediakan oleh perusahaan, tersedia APAR, P3K, Simbol-Simbol K3 termasuk himbauan penggunaan masker sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19, terdapat juga jalur evakuasi yang mengarah ke titik kumpul yang terpelihara dengan baik (mudah ditemukan dan terlihat dengan jelas).
Terdapat peralatan K3 yang berfungsi dengan baik dan tersedia jalur evakuasi yang mengarah titik kumpul.
41. Verifier 4.1.1.b Catatan kecelakaan kerja
M PT Primal Moulding memiliki dokumen Laporan Kecelakaan Kerja Karyawan. Berdasarkan pencatatan yang dilakukan selama periode bulan Juli 2021 s/d Juni 2022 terdapat 5 kasus kecelakaan kerja ringan yang penanganannya dengan P3K yang tersedia di Kantor PT PM.
Seluruh karyawan telah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan dengan peserta aktif. Hal ini dibuktikan dengan kartu peserta BPJS atas nama Mohammad Amsori karyawan pada bagian Foil.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Omainah (Bagian Pembahanan), bahwa selama ini kecelakaan kerja yang terjadi di PT Primal Mouldig hanya luka ringan, sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan menggunakan perlengkapan kotak P3K yang ada di setiap bagian produksi.
Tersedia catatan kejadian kecelakaan kerja dan penanganannya serta upaya untuk menekan tingkat kecelakaan kerja di PT PM.
4.2.1. Kebebasan berserikat bagi pekerja.
42. Verifier 4.2.1 Serikat pekerja atau kebijakan perusahaan (auditee) yang
membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.
M PT Primal Moulding tidak memiliki serikat pekerja, namun memiliki pernyataan tertulis mengenai kebijakan perusahaan yang memperbolehkan karyawan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja yang tertuang dalam :
- Surat Pernyataan Direktur tanggal 1 Februari 2021 perihal kebebasan karyawan untuk membentuk atau menjadi anggota serikat pekerja yang ada di Negera Indonesia.
- Peraturan Perusahaan PT Primal Moulding, tercantum dalam Pasal 5 ayat 4 tentang Pengakuan Hak yang berbunyi “Perusahaan tidak akan menghalangi upaya pekerja di kemudian hari untuk membentuk suatu serikat pekerja sepanjang tidak menghalangi kelancaran usaha serta tidak bertentangan dengan perundangan yang berlaku.”
4.2.2. Adanya KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUI 43. Verifier 4.2.2
Ketersediaan Dokumen Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja.
Jika mempekerjakan karyawan lebih dari 10 orang
M Tersedia Peraturan Perusahaan an. PT Primal Moulding periode tahun 2021-2023. PP telah terdaftar dan disahkan oleh Ka. Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang sesuai SK Pengesahan Peraturan Perusahaan an. PT Primal Moulding Nomor : 568.1/3495-HI/2021 tanggal 3 November 2021, yang berlaku sejak tanggal 2 November 2021 s/d 2 November 2023.
Tersedia dokumen PP yang mengatur hak-hak pekerja, PP masih berlaku dan telah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang.
PT. MUTU HIJAU INDONESIA
FVLK 08.01 Ed. 0 Rev. 1
4.2.3. Tidak mempekerjakan anak di bawah umur (diluar ketentuan).
44. Verifier 4.2.3
Pekerja yang masih di bawah umur
M - PT. Primal Moulding telah membuat syarat penerimaan pekerja, yang tercantum dalam PP Pasal 8 (ayat 5) yaitu usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun bagi yang belum berpengalaman.
- Berdasarkan daftar karyawan pada bulan Juni 2022, total jumlah karyawan sebanyak 140 orang yang terdiri dari 103 laki-laki dan 37 perempuan, dengan usia termuda 21 tahun pada bagian Bahan atas nama Iqbal Selagay (tanggal lahir 18 Februari 2001).
- Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Omainah diketahui bahwa seluruh pekerja tidak ada yang dibawah umur.
Tidak terdapat pekerja yang masih di bawah umur di PT Primal Moulding
*)Keterangan: M = Memenuhi ; TM = Tidak Memenuhi ; N/A = Not Applicable / Tidak diterapkan
Berdasarkan hasil verifikasi LK, Tim Auditor berkesimpulan bahwa PT Primal Moulding telah memenuhi semua prinsip, kriteria, indikator, dan verifier serta norma penilaian sesuai standar PermenLHK No. 8 tahun 2021 & Kepdirjen PHPL No. SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020, Lamp.
4.3.
Hasil kajian teknis atas pelaksanaan VLK di PT Primal Moulding, bahwa pelaksanaan VLK dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dan pemenuhan terhadap setiap verifier didukung oleh penjelasan fakta dan data yang logis dan sesuai. Sehingga direkomendasikan kepada Pengambil Keputusan bahwa S-LK dapat diterbitkan.
LVLK PT. Mutu Hijau Indonesia pada tanggal 22 Juli 2022 memutuskan Menerbitkan kembali Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) PT Primal Moulding No. 0021/MHI-VLK dengan masa berlaku sejak tanggal 2 Agustus 2022 dengan tanggal 1 Agustus 2028. Selama masa berlaku Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) akan dilakukan penilikan/ survailen sekurang-kurangnya 12 bulan sekali sesuai dengan Kepdirjen PHPL No. SK.62/PHPL/SET.5/KUM.1/12/2020. Penilikan berikutnya akan dilaksanakan bulan Juli 2023. Selambat - lambatnya 3 (tiga) bulan sebelum berakhirnya masa berlaku S-LK, PT Primal Moulding mengajukan permohonan Re-Sertifikasi kepada LVLK PT Mutu Hijau lndonesia
Jakarta, 22 Juli 2022 PT. Mutu Hijau Indonesia
Vysca Arryani Direktur
Jakarta, 22 Juli 2022
Nomor : 112.1/ MHI-VLK/VII/2022 Perihal : Keputusan Resertifikasi VLK Kepada Yth.
Direktur PT Primal Moulding
Jl. Manis IV No. 12, Kawasan Industri Manis, Kel. Manis Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten Dengan hormat,
Bersama ini kami sampaikan bahwa berdasarkan Laporan Hasil Verifikasi Legalitas Kayu (VLK) yang dilaksanakan pada tanggal 4 - 6 Juli 2022 di PT Primal Moulding secara Remote Audit, Rekomendasi Reviewer dan Pengambil Keputusan pada tanggal 22 Juli 2022, maka LVLK PT Mutu Hijau lndonesia memutuskan :
1. Pelaksanaan Remote Audit telah dilaksanakan dengan mengacu kepada Kebijakan KAN No.004/KAN/04/2020, IAF MD 4:2018, IAF ID 3:2011 dan IAF ID 12:2015
2. Hasil VLK sesuai dengan PermenLHK No. 8 Tahun 2021 dan Kepdirjen PHPL No. SK.62/PHPL/
SET.5/KUM.1/12/2020, Lampiran 4.3.
3. Menerbitkan kembali Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) PT Primal Moulding No. 0021/MHI- VLK dengan masa berlaku sejak tanggal 2 Agustus 2022 dengan tanggal 1 Agustus 2028, dengan ruang lingkup :
a. Pemegang Izin : PT Primal Moulding
b. Lokasi Pabrik : Jl. Manis IV No. 12, Kawasan Industri Manis, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten c. Izin Usaha : IUI No. 102/1/IU/I/PMA/INDUSTRI/2013
NIB No. 8120101882008
d. Kapasitas Izin Produksi : Bingkai Foto dari Kayu (12.000 m3/tahun) 4. Selama masa berlaku Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK) akan dilakukan survailen sekurang-kurangnya
12 bulan sekali. Survailen berikutnya akan dilaksanakan pada bulan Juli 2023.
Demikian keputusan ini ditetapkan untuk diketahui dan digunakan sebagaimana mestinya.
Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.
Hormat kami,
PT Mutu Hijau Indonesia
Vysca Arryani Direktur
Tembusan :
1. Sekretaris Direktorat Jenderal PHPL u/p Kepala Bagian Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal PHPL, KemenLHK 2. Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Kementerian LHK
3. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan (PPHH), Kementerian LHK 4. Kepala Dinas Kehutanan, Provinsi Banten
5. Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VI, Bandar Lampung 6. Kasubdit Notifikasi Ekspor dan Impor Produk Industri Hasil Hutan, KemenLHK 7. Jaringan Pemantau Independen Kehutanan