• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

BAB I PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Atas berkat dan karunia Ida Sang Hyang Widhi Wasa , pada akhir masa jabatan Perbekel Punggul dalam Periode Tahun 2014 – 2020 telah berhasil menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Masa Jabatan kepada Bupati Badung sebagaimana diamanatkan pada Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.

Desa Punggul, satu dari delapan belas desa yang ada di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Desa Punggul adalah sebuah desa yang sedang mencari jati diri untuk bisa lebih dikenal dan terkenal di tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional.

Banyak peningkatan bidang penyelenggaraan dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat maupun peningkatan bidang pembangunan infrastruktur serta pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan. Semua terlihat dari kebiasaan masyarakat yang dari tahun ke tahun tumbuh kesadarannya untuk membangun desa secara bertahap, dengan mempertinggi kesadaran untuk berswadaya dan bergotong royong. Pembangunan infrastruktur didalam desa dimulai tahun anggaran 2014 – 2020 ini, banyak bersumber dari dana bantuan pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten.

Serapan anggaran pembangunan yang seluruhnya terlaksana 100% sebagaimana tercantum pada pertanggungjawaban penggunaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa selama enam tahun merupakan wujud dan komitmen pemerintah desa dalam pelayanan bidang pemerintahan dan pembangunan, sebagai wujud kesungguhan Perbekel dengan staf dan aparaturnya untuk taat pada tata peraturan yang berlaku.

Kesatuan gerak dan pemikiran untuk menjalankan kewajiban membangun desa dan memberikan pelayanan pemerintahan yang terbaik menjadi pedoman dan prinsip agar terwujud masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, meskipun dalam perjalanannya untuk mencapai kearah tersebut perlu waktu yang cukup.

Enam tahun adalah waktu yang pendek, guna mewujudkan sebuah cita-cita yang diamanatkan oleh Undang-Undang Desa untuk menyelesaikan berbagai tugas dan kewajiban menuju kesuksesan dan kesejahteraan. Namun, perlu disyukuri bahwa tenggang waktu itulah masa jabatan harus dipertaruhkan untuk mencapai harapan masyarakat.

Kondisi dinamis sosial kemasyarakatan dan kehidupan yang rukun dan damai

menjadi alat utama untuk melakukan dan menyelesaikan tingkatan pembangunan. Rasa

aman yang tumbuh di tengah-tengah masyarakat menjadi warna tersendiri dalam

pembinaan kemasyarakatan di Desa Punggul, Kuatnya kelembagaan desa yang ada,

semakin memperjelas keadaan guna membangun masyarakat hidup tentram dengan

berkeadilan dan adil dalam ketentraman. Mudah-mudahan keadaan ini menjadi sarana

(3)

yang dapat dijaga guna menjaga agar pembangunan perdesaan ini tetap berjalan dengan yang diharapkan.

1.2.Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 213, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber dari APBN;

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa;

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa;

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa;

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa;

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 45 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa;

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2016 Tentang Laporan Kepala Desa;

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Administrasi Pemerintahan Desa;

12. Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa;

13. Peraturan Bupati Badung Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Pemerintah Desa ;

14. Peraturan Desa Punggul Nomor 01 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJM Desa ) Punggul Periode 2014 – 2020;

15. Peraturan Desa Punggul Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Perubahan Anggaran

Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2014;

(4)

16. Peraturan Desa Punggul Nomor 3 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2015;

17. Peraturan Desa Punggul Nomor 4 Tahun 2015 tentang Anggaran Perubahan Pendapatan dan Belanja Desa;

18. Keputusan Perbekel Punggul Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP-Desa) Tahun 2015;

19. Peraturan Desa Punggul Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2016;

20. Peraturan Desa Punggul Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP-Desa) Tahun 2016;

21. Peraturan Desa Punggul Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2016;

22. Peraturan Desa Punggul Nomor 04 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Punggul;

23. Peraturan Desa Punggul Nomor 05 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Desa Punggul Nomor 07 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP-Desa) Tahun 2017;

24. Peraturan Desa Punggul Nomor 08 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Desa Punggul Nomor 04 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa;

25. Peraturan Desa Punggul Nomor 10 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2018;

26. Peraturan Perbekel Punggul Nomor 12 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2018;

27. Peraturan Desa Punggul Nomor 05 Tahun 2018 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2018;

28. Peraturan Desa Punggul Nomor 06 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun 2019;

29. Peraturan Desa Punggul Nomor 07 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2019;

30. Peraturan Perbekel Nomor 08 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2019;

31. Peraturan Desa Punggul Nomor 14 Tahun 2019 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan fan Belanja Desa Punggul Tahun Anggaran 2019;

32. Peraturan Perbekel Nomor 15 Tahun 2019 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Punggul Tahun Anggaran 2019;

33. Peraturan Desa Punggul Nomor 16 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah

Desa (RKP-Desa) Tahun 2020;

(5)

34. Peraturan Desa Punggul Nomor 17 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2020;

35. Peraturan Perbekel Nomor 18 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2020;

1.3. Tujuan Penyusunan Laporan

Penyusunan Laporan akhir masa jabatan perbekel mempunyai tujuan sebagai berikut:

a. Agar Desa memiliki dokumen laporan akhir masa jabatan yang berkekuatan hukum tetap

b. Sebagai dasar atau pedoman evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa pada Tahun berikutnya

c. Untuk tolak ukur pencapaian pelaksanaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang bisa dipertanggungjawabkan kepada Bupati

1.4. Visi Dan Misi VISI DAN MISI

Visi dan misi merupakan gambaran otentik tentang apa yang ingin dicapai oleh Pemerintahan Desa Punggul dalam 6 (enam) tahun mendatang melalui Perbekel yang terpilih untuk periode RPJM Desa Tahun 2014 – 2020.

Visi Pemerintah Desa Punggul merupakan gambaran kondisi masa depan yang dicita-citakan dapat terwujud dalam kurun waktu enam tahun yaitu pada akhir tahun 2014 - 2020. Sesuai dengan visi Perbekel terpilih maka visi pembangunan daerah jangka menengah Desa Punggul tahun 2014 -2020 adalah sebagai berikut:

“Mewujudkan Pemerintahan Desa Punggul yang demokratis, transparan, harmonis dan netralitas guna terciptanya Desa Punggul yang Mandiri dan

Sejahtera”

Makna dan arti dari rumusan Visi tersebut diatas mengandung unsur filososofis dan tujuan visioner dalam kerangka waktu 6 (enam) tahun sebagai berikut:

1. Demokratis, Demokrasi dapat memberi manfaat dalam kehidupan masyarakat yang demokratis, yaitu Kesetaraan sebagai warga masyarakat, memenuhi kebutuhan - kebutuhan umum, pluralisme dan kompromi, menjamin hak-hak dasar, dan pembaruan kehidupan sosial.

2. Transparan, artinya suatu pemerintahan yang dimana dalam menjalankan

kebijakan, program dan systemnya dapat diakses informasinya dengan mudah

oleh masyarakat.

(6)

3. Harmonis, Secara terminologi Keharmonisan berasal dari kata harmonis yang berarti serasi, selaras. Titik berat dari Keharmonisan adalah kedaan selaras atau serasi, keharmonisan bertujuan untuk mencapai keselarasan dan keserasian, dalam Pemerintahan Desa perlu menjaga kedua hal tersebut untuk mencapai keharmonisan dalam menjalan Pemerintahan Desa.

4. Netralitas, Di dalam suatu pencapaian tujuan pembangunan desa diperlukan suatu kemandiriandari aparatur pemerinatah desa tanpa harus melakukan keperpihakan. Aparatur pemerintah desa harus bersifat netral, artinya pemerintah desa harus tetap diinterprestasikan bahwa pemerintahan harus tetap berfungsi sebagaimana mestinya terlepas dari partai politik.

5. Sejahtera, artinya masyarakat mengalami kemajuan secara mental, spiritual, intelektual, sosial, dan ekonomi yang tumbuh dan berkembang bersamaan menuju keseimbangan hidup manusia. Kesejahteraan juga mengandung makna terpenuhinya kebutuhan dasar berupa pangan, sandang dan papan serta palayanan dasar yang meliputi pendidikan, pelayanan kesehatan, layanan air bersih, serta memiliki pendapatan untuk menghidupi keluarganya secara layak.

1.4.1. Misi

Perwujudan visi pembangunan Pemerintah Desa Punggul jangka menengah ditempuh melalui misi pembangunan desa. Misi merupakan komitmen untuk melaksanakan agenda - agenda utama yang menjadi penentu keberhasilan pencapaian visi pembangunan.

Untuk mewujudkan visi “Mewujudkan Pemerintahan Desa Punggul yang demokratis, transparan, harmonis dan netralitas guna terciptanya Desa Punggul yang Mandiri dan Sejahtera” di atas, maka ditetapkan “Misi Pembangunan Desa Punggul 2014 - 2020”, sebagai berikut:

1. Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan adat, budaya dan agama.

2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

4. Meningkatkan kualitas Pelayanan Sosial Dasar.

5. Memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

6. Memperkuat pembangunan bidang pertanian yang bersinergi dengan kepariwisataan berbasis budaya.

1.4.2. Tujuan dan Sasaran

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu

sampai enam tahun. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada visi dan misi serta

(7)

didasarkan pada isu-isu strategis. Berdasarkan visi, misi dan isu-isu strategis, maka ditetapkan tujuan yang hendak dicapai dalam kurun waktu enam tahun yang bersifat prioritas sesuai platform Perbekel terpilih. Sedangkan sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik dan terukur.

Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan tersebut diatas, maka ditetapkan sasaran yang hendak diwujudkan dalam jangka waktu tahunan.

Visi : Mewujudkan Pemerintahan Desa Punggul yang demokratis, transparan, harmonis dan netralitas guna terciptanya Desa Punggul yang Mandiri dan Sejahtera

Misi 1 : Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan adat, budaya dan agama.

Tujuan Sasaran

1. Terwujudnya kerukunan hidup beragama serta penguatan kehidupan adat dan budaya

1. Meningkatnya toleransi hidup beragama

2. Meningkatnya eksistensi adat dan budaya

Misi 2 : Memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi

Tujuan Sasaran

1. Terwujudnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik

1. Meningkatnya pelayanan publik yang transparan, cepat dan mudah 2. Terpenuhinya kebutuhan pelayanan

dasar masyarakat

3. Meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik

3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Tujuan Sasaran

1. Terwujudnya pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel dan profesional

1. Meningkatnya akuntabilitas kinerja Pemerintahan Desa

2. Meningkatnya kualitas pengelolaan

keuangan desa

(8)

3. Terwujudnya Pemerintahan bersih dan bebas KKN

4. Meningkatnya kapasitas Pemerintahan Desa

Misi 4 : Meningkatkan kualitas Pelayanan Sosial Dasar

Tujuan Sasaran

1. Terwujudnya kehidupan masyarakat yang berkualitas

1. Meningkatnya pertisipasi sekolah jenjang pendidikan anak usia dini 2. Meningkatnya kompetensi guru

PAUD

3. Tersedianya gedung sekolah yang berkondisi baik

4. Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat

5. Terkendalinya laju pertumbuhan penduduk

2. Terwujudnya perlindungan sosial 1. Terpenuhinya akses perlindungan social bagi rumah tangga sasaran Misi 5 : Memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi kerakyatan

Tujuan Sasaran

1. Menguatnya Usaha Mikro Kecil Menengah dan koperasi dalam menunjang perekonomian kerakyatan

1. Meningkatnya UMKM yang aktif 2. Meningkatnya Koperasi yang sehat

Misi 6 : Memperkuat pembangunan bidang pertanian, perikanan dan kelautan yang bersinergi dengan kepariwisataan berbasis budaya

Tujuan Sasaran

1. Meningkatnya ketersediaan pangan 1. Meningkatnya produksi beras dan palawija

2. Meningkatnya produksi hasil

peternakan

(9)

2. Meningkatnya daya saing

kepariwisataan bersinergi dengan sektor pertanian

1. Meningkatnya daya tarik wisata yang berdaya saing

2. Meningkatnya sinergitas pariwisata dengan pertanian

1.5.Kebijakan Pembangunan

1.5.1. Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Arah kebijakan pembangunan Desa Punggul yang dituangkan dalam RPJM Desa tahun 2014 – 2020 merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan visi dan misi desa. Arah kebijakan adalah pedoman untuk menjabarkan rumusan misi desa agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dalam setiap tahapan pembangunan selama 6 (enam) tahun. Secara operasional, penyusunan arah kebijakan pembangunan Desa Punggul tahun 2014 - 2020 didasarkan pada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, dimana tujuan dan sasaran tersebut merupakan langkah operasional dari setiap misi desa. Arah kebijakan pembangunan Desa Punggul berdasarkan misi desa adalah sebagai berikut:

Misi. 1. Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan adat, budaya dan agama.

Arah kebijakan :

1. Peningkatan Srada dan Bhakti Masyarakat terhadap ajaran Agama.

2. Pelestarian adat, karya seni dan warisan budaya.

3. Meningkatkan Peran Subak dalam mengembangkan nilai budaya.

4. Peningkatan sarana dan prasarana tempat Persembahyangan.

Misi. 2. Meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

Arah Kebijakan :

1. Peningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

2. Peningkatan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil dengan system informasi administrasi kependudukan (SIAK).

Misi. 3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Arah Kebijakan :

1. Meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat;

2. Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Desa berbasis IT;

(10)

3. Mewujudkan Perangkat Desa yang berkualitas;

4. Mengkomunikasikan secara komperehensif program pembangunan kepada para pemangku kepentingan di Desa;

5. Pengembangan sistem pelaporan kinerja pemerintah desa secara transparan yang terintegrasi, kredibel dan dapat diakses oleh publik serta penguatan partisipasi masyarakat dalam rangka pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan;

6. Peningkatan operasional Pemerintah Desa;

7. Peningkatan kapasitas sumber daya dan disiplin aparatur Pemerintah Desa;

8. Penetapan organisasi Pemerintah Desa;

9. Penyusunan tata ruang desa;

10. Peningkatan dan pengelolaan aset desa;

11. Pengembangan data dan informasi desa;

12. Pengembangan kearsipan desa;

13. Peningkatan kualitas proses perencanaan desa.

Misi. 5. Meningkatkan kualitas Pelayanan Sosial Dasar.

Arah Kebijakan :

1. Peningkatan akses layanan pendidikan formal dan non formal.

2. Penyelenggaran pendidikan anak usia dini berbasis agama hindu dan budaya

3. Memperluas akses pelayanan kesehatan Ibu, Anak, Remaja, dan Lanjut Usia yang berkualitas.

4. Mengoptimalkan perbaikan gizi masyarakat.

5. Meningkatkan pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan.

6. Meningkatkan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

7. Memantapkan program KB melalui kelompok masyarakat.

8. Peningkatan Pendataan dan pengawasan terhadap penyaluran Raskin agar tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat mutu, tepat waktu dan tepat administrasi kepada masyarakat miskin.

9. Memperluas Akses Perlindungan Sosial.

10. Peningkatan kuantitas dan kualitas program perlindungan sosial.

11. Mengoptimalkan sarana prasarana perlindungan sosial

(11)

Misi. 6. Memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Arah Kebijakan :

1. Pelatihan usaha mikro dan kecil yang ada dimasyarakat;

2. Pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

3. Peningkatan Kuantitas, Kualitas SDM dan Manajemen Pengelolaan BUMDES dan Kelompok Usaha.

Misi 7. Memperkuat pembangunan bidang pertanian yang bersinergi dengan kepariwisataan berbasis budaya.

Arah Kebijakan :

1. Penerapan usaha tani secara berkelanjutan;

2. Peningkatan dan pengembangan jaringan irigasi;

3. Penyediaan sarana produksi yang bermutu;

4. Pemanfaatan teknologi tepat guna untuk budi daya pertanian;

5. Menumbuhkan subak sebagai lembaga agribisnis;

6. Memanfaatkan secara optimal tanah pekarangan, lahan kosong, dan lahan tidak produktif untuk ditanami tanam-tanaman (sayuran, buah- buahan, bunga) untuk mendukung kebutuhan upakara yang sesuai dengan kondisi geografis melalui pemanfaatan teknologi produksi;

7. Memfasilitasi komunikasi dan sinergi antara produsen, konsumen, dan distributor serta pemangku kepentingan lainnya;

8. Peningkatan dan pengembangan sarana prasarana pertanian;

9. Meningkatkan fasilitas penunjang desa wisata.

(12)

BAB II PROFIL DESA

( GAMBARAN UMUM DESA )

2.1. Sejarah Desa Punggul

Sebelum mengutarakan asal usul Desa Punggul terlebih dahulu kami mohon maaf kepada semua pihak, terutama kepada para Warih Sri Narayana Kresna Kepakisan Dawuh Bale Agung, khususnya warih Ida I Gusti Ngurah Dawuh Sakti yang ada di Puri Punggul, Puri Taman, dan Puri Gerana apabila dalam uraian kami terdapat kesalahan atau ketidak cocokan karena disebabkan oleh keterbatasan kemampuan dalam penyusunan sejarah serta sumber – sumber buku yang dipakai sangat terbatas.

Disamping itu kami menghaturka terimakasih kepada Pengelingsir Puri Punggul yang telah member keterangan serta bukti – bukti peninggalan sejarah yang berkaitan dengan Berdirinya Desa Punggul.

“Om Swastyastu”

Atas Asung Kerta Waranugraha Ida Sanghyang Widhi Wasa, semoga kami tidak mendapatkan mara bahaya dan rintangan serta upadrawa dai Ida Betara Betari yang sudah tenang bersemayam dialam sunia menghadap Ida Sang Hyang Parama Wisesa. Semoga beliau berkenan memberikan bimbingan / pewisik suci dalam menyusun Sejarah Desa sehingga dapat dikenang oleh genersi penerus demi keharuman Desa Punggul.

Pada jaman dahulu kurang lebih abad ke- 17 Warih Sri Kresna Kepakisan Dauh Bale Agung yang berkuasa di Abiansemal adalah I Gusti Ngurah Dawuh Sakti yang juga merupakan wilayah Mengwi. Selama beliau berkuasa di Abiansemal masyarakat menunjukan rasa bakti , selalu menghormati dan tunduk kepada pemerintahan, sehingga keadaan masyarakat di Abiansemal aman dan temtram. Sebagai rasa bakti masyarakat Abiansemal, setiap banjar menghaturkan seorang istri seperti dari banjar meranggi, Baluan, Poh dan Guming. Dalam menjalankan pemerintahan beliau dibantu oleh putranya antara lain : I Gusti Ngurah Made Dawuh, dengan menjalin hubungan dengan tetangga Singasari (Blahkiuh sekarang), yang berkuasa pada saat itu adalah I Gusti Ngurah Agung Singasari.

Diceritakan pada saat I Gusti Ngurah Singasari menyerang payangan, beliau meminta bantuan kepada I Gusti Ngurah Dawuh Sakti dari Abiansemal. Dalam peperangan yang terjadi saat itu sangat dahsyat sekali yang mengakibatkan gugurnya I Gusti Agung Singasari sedangkan I Gusti Dawuh Sakti Kembali ke Abiansemal dalam keadaan Selamat.

Keadaan ini diketahui oleh Kerajaan Mengwi, sehingga timbul rasa tidak percaya, kesal, kecewa kepada I Gusti Ngurah Dawuh Sakti. Sebagai puncak kekesalan tepat pada saat I Gusti Ngurah Dawuh Sakti melaksanakan upacara piodalan 42 hari di Pura Desa Abiansemal timbul ketersinggungan dengan Mengwi gara – gara sambungan ayam sehingga terjadilah perang yang sangat dahsyat. Dengan pasukan dari mengwi antara lain:

Kapal, Kaba – kaba, Lukluk menyerang Abiansemal sehingga perangpun terjadi disekitar

Puri Abiansemal. Kemudian bergeser sampai timur laut sampai wilayah Geriya Subuk

Abiansemal. Dalam perang tersebut banyak rakyat yang meninggal sampai darah banyak

yang bergenang (makembengan), sehingga tempat tersebut sampai saat ini dikenal dengan

Sema / Setra Kembengan. Untuk menghindari semakin banyaknya masyarakat meninggal

maka I Gusti Ngurah Dawuh Sakti menyerahkan diri dengan memberi tahu pusat kematian

(13)

beliau, sehingga gugurlah beliau sebagai seorang kesatria dalam menyelamatkan masyarakat Abiansemal dari kebrutalan Mengwi.

Selanjutnya Putra – putra beliau antara lain I Gusti Ngurah Made Dawuh dan I Gusti Nyoman Dawuh sebelum meninggalkan Abiansemal sempat menitipkan dan menyerahkan untuk dijaga keutuhan Pura Batur Kepada I Gusti Tan Kaur selama beliau belum kembali dari perantauan menuju daerah Padang Tegal Ubud Gianyar.

Atas seijin Raja Sukawati I Gusti Ngurah Made Dawuh bersama saudaranya membuat tempat tinggal / Puri di Padang Tegal, yang kemudian dikenal dengan Puri Taman Padang Tegal. Selama di Padang Tegal selalu menunjukkan sikap santun dan hormat kepada siapa saja, terutamanya terhadap Raja Sukawati. Dengan perilaku tersebut I Gusti Ngurah Made Dawuh tidak ada rasa was – was tentang keamanan dan kenyamanan dalam kehidupan, malahan masyarakat di Padang Tegal khususnya Kelompok Padang Kerta menunjukkan rasa bakti kepada I Gusti Ngurah Made Dawuh. Ini dialami selama bertahun – tahun bersama saudaranya, tetapi karena kehendak Maha Kuasa, tiba – tiba timbul rasa saling tidak percaya yang menyebabkan dari pihak Raja Sukawati mengerahkan paramanca, Prajurit secara tiba – tiba pada malam hari yang gelap gulita menyerang I Gusti Ngurah Made Dawuh yang menyebabkan perutnya terluka sampai terurai (embud), dalam keadaan terluka parah beliau mengambil baju perang untuk menutupi luka dan kemudian dibalut dengan sabuk, dan pada malam itu juga beliau bersama saudaranya meninggalkan Desa Padang Tegal menuju arah barat, karena ingin kembali ke Abiansemal. Namun dalam perjalanan I Gusti Nyoman Dawuh mendapatkan tempat strategis dan tertarik untuk membangun suatu tempat tinggal, maka dibangunlah Puri, yang sampai sekarang dikenal dengan Puri Taman, dengan wilayahnya disebut dengan Desa Taman. Untuk mengingatkan kembali Puri Taman Padang Tegal yang dibangun di Desa Padang Tegal Gianyar. Sedangkan I Gusti Ngurah Made Dawuh melanjutkan perjalanan ke barat sambil menahan rasa sakit akibat tusukan di perut akibat membela kebenaran menghadapi Raja Sukawati. Dengan telah diikat menggunakan baju dan sabuk mampu bertahan sampai mendapatkan tempat beristirahat. Ditempat inilah dibangun tempat / turus lumbung untuk digunakan menaruh pusaka / pajenengan seperti keris, tombak dan yang lainnya.

Mengingat tempat ini kurang nyaman yang diakibatkan setiap malam kedengaran suara – suara gaib / bunyi ngawang – ngawang, maka tempat itu kemudian diberi nama bengawang, sedangkan tempat untuk menaruh senjata / pajenengan, dibangun Pura yang kemudian dikenal dengan Pura Pajenengan. Kemudian I Gusti Ngurah Made Dawuh meninggalkan tempat itu dengan melanjutkan perjalanan kearah selatan sampai di sebali, namun karena kurang tertarik akhirnya beliau kembali ke utara dan mendapatkan tempat baik untuk dibangun tempat tinggal. Hal ini diketahui oleh Raja Mengwi, dan oleh raja direstui tempat itu dibangun sebuah desa yang diberinama Desa Punggul. Dengan puri punggul yangmana dapat diartikan bahwa Desa Punggul berasal dari kata Punggel atau pemberian Raja Mengwi yang dipotong yang mana pada awalnya Raja Mengwi memberikan wilayah ke utara sampai Palak Samuan. Namun oleh I Gusti Ngurah Made Dawuh dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada Raja Mengwi pemberian Raja tidak seluruhnya diambil namun dipotong/ di punggel diperbatasan Desa Selat. Bagian potongan wilayah yang titempati disebut dengan Desa Punggul. Dalam perjalanan pengucapan “ E”

menjadi “U” sehingga kata Punggel berubah menjadi Punggul.

Adapula persi lain yang menyebutkan bahwa Desa Punggul berasal dari kata Pe –

Unggul yang lama kelamaan pengucapannya berubah menjadi Punggul yang artinya I

(14)

Gusti Ngurah Dawuh Sakti mengalami keunggulan dalam menjalankan kekuasaannya di Abiansemal.

Demikian sekilas berdirinya Desa Punggul, dan demi kesempurnaan, kritik dan saran yang sifatnya kontruktip tetap diharapkan kita semua.

Pucuk Pimpinan di Desa Punggul Dari dulu hingga sekarang yaitu :

No Nama Masa Jabatan

1. I Ketut Rempeh 1992 - 1995

2. I Gusti Ngurah Sukarta 1996 – 2001

3. I Gusti Ngurah Ariawan 2002 – 2007

4. I Gusti Ngurah Sukerta 2008 – 2014

5. Kadek Sukarma, S. Kom. 2014 - 2020

2.2. DEMOGRAFI DESA

Tofografi Desa Punggul merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian 200 - 300 meter diatas permukaan laut, curah hujan 2,757 mm , suhu udara antara 22-29 derajat celcius, luas wilayah 250 Ha dengan batas-batas wilayah administratif sebagai berikut :

 Sebelah Utara berbatasan dengan : Desa Selat

 Sebelah Timur berbatasan dengan : Desa Bongkasa

 Sebelah Selatan berbatasan dengan : Desa Abiansemal

 Sebelah Barat berbatasan dengan :

Desa Blahkiuh

Penggunaan lahan di wilayah Desa Punggul adalah sebagai berikut:

 Daerah Perkebunan Seluas : 54,36 Ha

 Daerah Pertanian Persawahan : 101,00 Ha

 Daerah Tanah Kering : 109,77 Ha

 Daerah Tanah Perkebunan : 54,36 Ha

 Untuk Fasilitas Umum (Sekolah, Perkantoran, Pura, Balai Pertemuan dan yang lainnya) : 11,33 Ha

Jalan di Desa Punggul terdiri dari :

 Jalan Kabupaten Badung 2 Km dengan kondisi beraspal hotmix

 Jalan desa dan Gang/Jalan Banjar 8,6 km dengan kondisi jalan beton/paving

 Jalan Desa Adat/Subak 2,5 Km

Desa Punggul merupakan bagian dari Kecamatan Abiansemal, wilayah Kabupaten Badung

bagian utara. Jarak menuju Kecamatan Abiansemal 0,50 Km, menuju Pusat Kabupaten

Badung 14 Km, dan menuju Ibukota Provinsi 26 Km.

(15)

Tabel 2 Orbitasi

No

Dari Desa Punggul

Indikator Jarak (Km) Waktu tempuh rata-rata 1 Ke Ibukota Kecamatan 0,50 10 menit

2 Ke Ibukota Kabupaten/Kota

14 30 menit

3 Ke Ibukota Provinsi 26 95 menit

2.3. KEADAAN SOSIAL 1. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk Desa Punggul per 1 Maret 2020 adalah sebanyak 3.288 jiwa, terdiri dari 1.616 jiwa penduduk Laki-laki dan 1.672 jiwa penduduk Perempuan dan jumlah KK : 907.

2. Klasifikasi Jumlah Rumah Tangga /Kepala Keluarga Perbanjar :

No Uraian Jumlah KK

1 Banjar Teguan 210

2 Banjar Padang 216

3 Banjar Tengah 238

4 Banjar Trinadi 105

5 Banjar Kelodan 138

Total 907

3. Tingkat Pendidikan Masyarakat

Struktur penduduk menurut pendidikan menunjukkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai modal dasar pembangunan yang diklasifikasikan adalah sebagai berikut:

No Tingkat Pendidikan Jumlah

1 Pernah bersekolah/tidak tamat SD 36 Orang

2 Usia Sedang Sekolah (7 s/d 18 tahun) 604 Orang

3 Tamat SD 359 Orang

4 Tamat SMP 140 Orang

5 Tamat SLTA 466 Orang

(16)

6 Pendidikan Diploma/Akademi 79 Orang

7 Pendidikan Sarjana 73 Orang

4. Struktur Penduduk Menurut Pekerjaan

No Pekerjaan Jumlah ( Orang )

1 Pegawai Negeri Sipil 58 Orang

2 TNI/Polri 16 Orang

3 Pegawai Swasta 397 Orang

4 Pensiun PNS/TNI/Polri 13 Orang

5 Buruh 1.650 Orang

6 Pedagang 100 Orang

7 Petani 678 Orang

8 Peternak 280 Orang

9 Jasa 49 Orang

5. Struktur Penduduk Menurut Agama / Penganut Kepercayaan :

No Agama Jumlah ( Orang )

1 Hindu 3.262 Orang

2 Islam 0

3 Kristen 0

4 Katholik 0

5 Lainnya 0

6. Struktur Budaya

Kebudayaan daerah di Desa Punggul tidak terlepas dari Agama Hindu dengan konsep

“Tri Hita Karana” (hubungan yang selaras, seimbang dan serasi antara manusia dengan

Tuhannya, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungannya.

(17)

2.4. KONDISI PEMERINTAHAN DESA : 2.4.1.PEMBAGIAN WILAYAH DESA

A. Jumlah Banjar Dinas ( Dikepalai oleh Kelian Br. Dinas )

Secara administratif Desa Punggul terdiri dari 5 Banjar yang masing-masing dikepalai oleh seorang Kelian Banjar sebagaimana tersebut dibawah ini:

1. Banjar Teguan 2. Banjar Padang 3. Banjar Tengah 4. Banjar Trinadi 5. Banjar Kelodan

B. Jumlah Desa Adat ( Dikepalai oleh Bendesa Adat ) 1. Desa Adat Punggul

C. Jumlah Subak ( Dikepalai oleh Pekaseh ) 1. Subak Punggul

2. Subak Tegeh Kawan 3. Subak Tegeh Kangin 4. Subak Sebali

5. Subak Abian Eka Sari Gunakarya 2.4.2. LEMBAGA PEMERINTAHAN DESA

Desa sebagai bagian dari satuan wilayah terkecil memiliki fungsi yang sangat berarti terhadap kepentingan masyarakat diwilayah tersebut. Dalam pelaksanaan setiap program desa dari jajaran Pemerintah Desa Punggul melaksanakan ketentuan yang ada terutama berkaitan dengan pemerintahan pada level di atasnya.

Dalam hal ini sesuai kewenangannya jajaran pemerintah desa menyelenggarakan pelaksanaan program dari semua instansi yang terkait dalam menyelengarakan tugas umum pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, Pembinaan Kemasyarakatan, dan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam susunan Organisasi dan Tatakerja Pemerintah Desa dalam pelaksanaanya mengacu pada Peraturan Bupati Badung Nomor 44 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Pemerintah Desa. Serta mengingat luas wilayah Desa yang luas dan terpisah antara Banjar Dinas satu dan lainnya, maka susunan Organisasi dan menggunakan pola maksimal.

A. PERANGKAT DESA DAN STAFF PEMERINTAH DESA PUNGGUL

Pemerintah Desa terdiri dari Pemerintahan Desa dan BPD, Pemerintah Desa terdiri

dari Perbekel, Perangkat Desa dan Staff. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Perbekel

dibantu oleh Perangkat Desa lainnya seperti 1 ( orang ) Sekretaris Desa, 3 ( tiga ) Kepala

Urusan ( Kaur ), 3 ( tiga ) Kepala Seksi ( Kasi ), 5 ( Lima ) Kelian Banjar Dinas , 6 ( enam

(18)

) Staff masing masing 1 ( orang ) di setiap Kepala Urusan/Kepala Seksi antara lain sebagai berikut:

NO NAMA JABATAN ALAMAT

1 Kadek Sukarma, S. Kom Perbekel Br. Padang

2 I Gusti Ngurah Lanang Oka, ST Sekretaris Desa Br. Teguan

3 I Nyoman Catra Kasi Pemerintahan Br. Padang

4 I Gusti Putu Gede Susana Kasi Kesejahteraan Br. Padang 5 I Gusti Ayu Rai Suastini Kasi Pelayanan Br. Teguan

6 I Made Suwija Kaur Umum dan TU Br. Teguan

7 Ni Putu Legiani Kaur Keuangan Br. Padang

8 Ida Ayu Wahyundari Kaur Perencanaan Br. Trinadi 9 I Nyoman Sukadiana Kelian Br. Dinas Br. Teguan

10 I Made Suparna Kelian Br. Dinas Br. Padang

11 I Made Wardana Kelian Br. Dinas Br. Tengah

12 I Gusti Ketut Rai Suarta Kelian Br. Dinas Br. Trinadi 13 I Gusti Made Sudika Kelian Br. Dinas Br. Kelodan 14 Desak Putu Eka Suryani Staff Kesra Br. Kelodan 15 Putu Agus Erik Ariyanto Staff Kesra Br. Tengah

16 Agus Eka Yana Staff Pemerintahan Br. Padang

17 Ni Wayan Suryati Staff Umum dan TU Br. Teguan 18 I Gusti Ngurah Adi Wiranatha Staff Perencanaan Br. Kelodan 19 I Gusti Ngurah Made Ardika Staff IT Br. Kelodan

B. BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD ) PUNGGUL

Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Punggul masa bhakti 2019 s/d 2024

dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 4 Tahun 2018 dengan

susunan pengurus terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bidang Penyelenggaraan

Pemerintah Desa dan Pembinaan dan Bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan

Masyarakat Desa dengan anggota dari masing masing bidang antara lain sebagai berikut:

(19)

NO NAMA JABATAN ALAMAT 1 I Gusti Ngurah Dwi Kuniarsa Ketua Br. Padang

2 I Nyoman Sukarma Wakil Ketua Br. Kelodan

3 I Gusti Putu Anom Sekretaris Br. Tengah

4 I Gusti Putu Punia

Bidang

Penyelenggaraan Pemerintah Desa dan Pembinaan

Br. Teguan

5 Ni Kadek Sunarti Anggota Br. Padang

6 I Gusti Agung Ayu Swandewi

Bidang

Pembangunan Desa Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Br. Trinadi

7 I Gusti Ngurah Wisnu Anggota Br. Trinadi

C. URAIAN TUGAS DAN FUNGSI PERANGKAT DESA

Dalam hal ini sesuai kewenangannya jajaran Pemerintah Desa menyelenggarakan pelaksanaan program dari semua instansi yang terkait dalam menyelenggarakan Tugas Umum Pemerintahan berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2016 adalah sebagai berikut :

1. Perbekel

Perbekel bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

2. Sekretaris Desa

Sekretaris Desa dalam membantu Perbekel mempunyai Tugas:

a. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;

b. Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum;

c. Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan,

administrasi sumber – sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi

keuangan, dan administrasi penghasilan Perbekel, Perangkat Desa, BPD, dan

lembaga pemerintahan desa lainnya; dan

(20)

d. Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data – data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.

3. Kepala Urusan ( Kaur )

Kepala Urusan bertugas membantu Sekretaris Desa dalan urusan pelayanan Administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas Pemerintahan. Dalam melaksanakan tugas Kepala Urusan mempunyai fungsi :

a. Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum memiliki fungsi seperti melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi, dan penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum;

b. Kepala Urusan Keuangan fungsi seperti melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber – sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan administrasi penghasilan Perbekel, Perangkat Desa, BPD dan lembaga pemerintahan desa lainnya; dan

c. Kepala Urusan perencanaan memiliki fungsi mengkoordinasikan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data – data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.

4. Kepala Seksi ( Kasi )

Dalam melaksanakan tugas Kepala Seksi mempunyai fungsi :

a. Kepala Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi melaksanakan manajemen tata praja Pemerintahan, menyusun rancangan regulasi desa, pembinaan masalah pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, kependudukan, penataan dan pengelolaan wilayah, serta pendataan dan pengelolaan Profil Desa;

b. Kepala Seksi Kesejahteraan mempunyai fungsi melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan, pembangunan bidang pendidikan, pembangunan bidang kesehatan, dan tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna; dan

c. Kepala Seksi Pelayanan memiliki fungsi melaksanakan penyuluhan dan motivasi

terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan upaya

(21)

partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.

5. Kelian Banjar Dinas

Pelaksana kewilayahan atau Kelian Banjar Dinas merupakan unsur pembantu Perbekel sebagai satuan tugas kewilayahan, dengan jumlah disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan desa .Dalam melaksanakan tugas Kelian Banjar Dinas memiliki fungsi:

a. Pembinaan ketentraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan dan pengelolaan wilayah;

b. Mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya;

c. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya; dan

d. Melakukan upaya – upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

2.4.3. LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA

Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada Bab XII .Pasal 94 mengatur tentang keberadaan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Lembaga Kemasyarakatan Desa tersebut bertugas membantu penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Selain tersebut di atas keberadaan Lembaga Kemasyarakatan Desa juga berfungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, memupuk rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat, meningkatkan kualitas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menyusun rencana, melaksanakan, mengendalikan, melestarikan, dan mengembangkan hasil pembangunan secara partisipatif, menumbuhkembangkan dan mengembangkan serta menggerakan prakarsa dan partisipasi, swadaya serta gotong royong masyarakat.

Jumlah Lembaga Kemasyarakatan :

1. LPM : 1 Lembaga

2. PKK : 1 Lembaga

3. Posyandu : 5 Banjar

4. Karang Taruna : 1 Kelompok

(22)

BAB III

PROGRAM KERJA DAN KEGIATAN MASING-MASING BIDANG

3.1. PROGRAM KERJA PEMERINTAHAN DESA

Program kerja Pemerintah desa dalam pelaksanaannya dirangkum dalam bentuk Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan , Pemberdayaan Masyarakat dan juga Pelaporan perkembangan dan keadaan Penduduk secara rutinitas disampaikan ke Pemerintah atasan dalam setiap bulan, dan kemasyarakatan melalui Kelian Banjar Dinas seperti: Pendataan Penduduk, Penertiban Penduduk Pendatang, Pergantian dan Pelantikan Perangkat Desa dan Staff Desa.

3.2. SARANA DAN PRASARANA PEMERINTAHAN DESA

Bahwa dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, agar tercapai efisiensi dan efektifitas bekerja, berhasil guna dan berdaya guna, untuk kelangsungan dalam pencapaian tujuan tersebut dibutuhkan sarana yang dapat menunjang kegiatan dimaksud sesuai dengan standard pelayanan yang memadai.

Pemerintah Desa Punggul dalam hal ini, untuk memenuhi kebutuhan sebagaimana tersebut diatas dari tahun ke tahun telah mengupayakan agar sarana dan prasarana pemerintahan tersebut dapat memenuhi tuntutan kebutuhan guna memperlancar pelayanan bidang pemerintahan kepada masyarakat, menganggarkan pengadaannya lewat Bantuan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dengan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Badung.

Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Pemerintah Desa Punggul sampai dengan tahun 2020 adalah sebagai berikut :

a. Gedung Kantor Desa;

b. Ruang Perbekel;

c. Ruang Sekretaris Desa;

d. Ruang Kaur Keuangan;

e. Ruang Staf;

f. Ruang Badan Permusyawaratan Desa (BPD);

g. Ruang Arsip;

h. Ruang Ruang Pertemuan;

i. Ruang KIM;

j. Balai Panjang depan Kantor Desa;

k. Wantilan Pura Dalem;

l. Gedung Serba Guna (Lapangan Footsal);

(23)

Sedangkan sarana pendukung pelayanan pemerintahan desa diantaranya sebagai berikut:

a. Kursi rapat;

b. Podium/mimbar;

c. Rak Arsip;

d. Filling Cabinet;

e. Laptop dan Printer;

f. Papan Informasi;

g. Meja dan kursi tamu (sofa);

h. Perangkat Wirelless;

i. Televisi dan Antena;

j. Vidio Trone;

k. LCD Proyektor;

l. CCTV;

m. Rak Piala;

n. Lemari untuk penyimpanan barang-barang dapur desa;

o. Papan pengumuman desa;

p. Sepeda motor dinas, dan sebagainya.

Seluruh sarana dan prasarana yang merupakan milik Pemerintah Desa di uraikan secara jelas dan terinci pada Buku Daftar Inventaris Barang Barang Desa. Daftar Inventaris tersebut memuat baik barang bergerak, barang hasil belanja modal pemerintah desa maupun yang lainnya dan ditinjau setiap saat terjadi penambahan, pengurangan/penghapusan maupun pinjam pakai barang-barang milik desa.

Kecuali sarana dan prasarana penunjang seperti dimaksud di atas, dalam hal pemenuhan pelayanan administrasi kepada masyarakat dibutuhkan berbagai kelengkapan administrasi desa yang memadai agar tercapai idealitas pelayanan yang ramah, cepat dan tepat memenuhi sasaran serta berdaya guna dan berhasil, pemerintah desa pada bagian Sekretariat Desa telah menggunakan berbagai buku-buku administrasi dimaksud.

Adapun beberapa jenis buku-buku administrasi yang ada dan dipergunakan sebagai kelengkapan dan sarana pelayanan masyarakat adalah sebagai berikut :

a. Buku Keputusan

b. Buku Agenda Surat Masuk c. Buku Agenda Surat Keluar d. Buku Data Induk Penduduk

e. Buku Mutasi Penduduk (Lahir, Mati, Pindah dan Datang) f. Buku Peraturan Desa dan Peraturan Perbekel

g. Buku Daftar Inventarisasi Pembangunan

h. Buku Kas Umum, Kas Pembantu dan lain-lain APBDesa

(24)

i. Buku Daftar Tanah Kas Desa

j. Buku Daftar Aparatur Pemerintah Desa k. Buku Data KK Desa

l. Dan buku lain penunjang kegiatan pelayanan masyarakat

3.3. KEAMANAN, KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN

Salah satu aspek utama sebuah wilayah untuk dapat melaksanakan dan melanjutkan pembangunan adalah faktor keamanan yang benar-benar dapat menjamin situasi tentram dan bebas dari segala bentuk tekanan baik dari dalam maupun dari luar sebuah wilayah. Atas dasar itulah, dan berkat kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, situasi Desa Punggul sejak 2014 – 2020 dalam keadaan aman, tidak pernah terjadi peristiwa kriminal yang mengancam keutuhan warga masyarakat, yang dapat menjadikan jarak antara yang satu dengan yang lain, dan mengkotak-kotak kelompok masyarakat sehingga terpecah menjadi kelompok masyarakat yang dapat berakibat terjadinya tindak kejahatan.

Upaya pemerintah desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya perilaku tertib terhadap semua tata peraturan perundang-undangan yang berlaku, berbuah situasi yang menguntungkan masyarakat tersebut, sehingga pelaksanaan dan kelanjutan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

3.4. KEGIATAN PEMERINTAHAN DESA PER BIDANG DARI TAHUN 2014 S/D 2020

A. KEGIATAN TAHUN 2014

No Uraian Lokasi Keterangan

1 Belanja Langsung

1.1 Program pelayanan administrasi

perkantoran

Penyediaan jasa komunikasi, sumber

daya air, dan listrik Desa Punggul Sudah

Terlaksana Peyediaan perizinan kendaraan

dinas/samsat

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan jasa administrasi keuangan Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan Jasa kebersihan

Lingkungan Desa

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan jasa kebersihan kantor Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan alat tulis kantor Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan barang cetakan dan

penggandaan

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan komponen istalasi

listrik/penerangan pembangunan kantor

Desa Punggul Sudah

Terlaksana

(25)

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan makanan dan minuman Desa Punggul Sudah

Terlaksana Rapat Koordinasi dan konsultasi dalam

daerah

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan jasa administrasi

kependudukan Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.2 Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana aparatur

Pengadaan perlengkapan gedung kantor Desa Punggul Sudah Terlaksana Pengadaan peralatan Gedung Kantor Desa Punggul Tidak

Terlaksana Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan

dinas/operasional

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Pemeliharaan rutin/berkala peralatan

Gedung kantor

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyediaan bahan bakar kendaraan

Dinas/Operasional

Desa Punggul Sudah Terlaksana Penyelenggaraan Kebersihan

lingkungan

Desa Punggul Sudah Terlaksana Pengadaan Pakaian Dinas/Kerja Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.3 Program Peningkatan Kapasitas

Sumber Daya Manusia

Bimbingan Teknis Perawatan Sikudes Desa Punggul Sudah Terlaksana Pelatihan dan Pendidikan jurnalistik Desa Punggul Tidak

Terlaksana

Pelatihan Kepemimpinan Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bimbingan Teknis LPM dan KPMD Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.4 Program peningkatan Kualitas

Pelayanan Publik

Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Inspeksi Penduduk Pendatang Desa Punggul Sudah

Terlaksana Kegiatan Penyusunan Monografi Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Penyusunan Profil Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Kegiatan Upakara Keagamaan Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.5 Program Optimalisasi pemanfaatan

Tekhnologi informasi

Penyusunan system informasi terhadap layanan public

Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Pengadaan wireless Desa Punggul Sudah

Terlaksana

1.6 Program Pengembangan perdesaan

Porsenides Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.7 Program Pembinaan dan

pengembangan Aparatur Desa

Pemilihan Kepala Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Pemilihan Kelian Banjar Dinas Desa Punggul Sudah

Terlaksana 1.8 Program peningkatan partisipasi

masyarakat perdesaan

Penyelenggaraan Posyandu Paripurna Desa Punggul Sudah

Terlaksana

(26)

1.9 Program peningkatan partisipasi

masyarakat dalam membangun desa

Santunan para Pemangku Desa Punggul Sudah

Terlaksana

1.10 Program Pembangunan Desa

Pembangunan gedung kantor desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Pembangunan Infrastruktur desa

lainnya

Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Musrenbangdes Desa Punggul Sudah

Terlaksana Pemeliharaan saluran air desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penataan halaman kantor Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Papingnisasi Jalan Lingkungan Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Penataan pemandian umum Desa Punggul Sudah

Terlaksana Pembangunan Candi Bentar Batas Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana

1.11 Peringatan Hari-Hari besar Nasional

Penyelenggaraan Hari-hari Besar Nasional

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Penyelenggaraan HUT Kabupaten Desa Punggul Sudah

Terlaksana

1.12 Peningkatan Infrastuktur Desa

Pembangunan Padmasana Kantor Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana

1.13 Bantuan Keuangan Desa

Bantuan Keuangan desa dari Propinsi Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Keuangan Desa dari kabupaten Desa Punggul Sudah

Terlaksana

2 Belanja Tidak Langsung

2.1 Belanja Pegawai

Nafkah Pegawai Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Nafkah Perangkat Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana Nafkah Non Perangkat Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Tambahan Penghasilan Desa Punggul Sudah

Terlaksana Tambahan Pengelolaan Keuangan Desa Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Tambahan Gaji 13 Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Tambahan Uang Makan Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Belanja Bantuan Sosial Desa Punggul Sudah

Terlaksana

2.2 Bantuan Keuangan Lainya

Bantuan Sosial Kepada Kelompok Masyarakat

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Sosial kepada Anggota

Masyarakat

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Sosial Bidang Kesehatan Desa Punggul Sudah

Terlaksana

(27)

Bantuan Sosial Bidang Pendidikan Desa Punggul Sudah Terlaksana 2.3 Belanja Bantuan Keuangan

Bantuan Operasional Lembaga Desa Desa Punggul Sudah Terlaksana

Bantuan Operasional PKK Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Operasional LINMAS Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Operasional Karang Taruna Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Bantuan Operasional LPM Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan Operasional Perbekel Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Dana Suka Duka Desa Punggul Sudah

Terlaksana 2.4 Dana Motivasi

Bantuan Keuangan Rumah Sehat Desa Punggul Sudah Terlaksana Bantuan Keuangan Pemb. Pura Dang

Kahyangan

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan keuangan perbaikan peralatan

kepada Sekaa Angklung dan Gong

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan keuangan untuk pembangunan

balai banjar

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan keuangan untuk peraltana

Sekaa Santhi

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Bantuan keuangan untuk pakaian baris

gede Br. Teguan

Desa Punggul Sudah

Terlaksana 2.5 Belanja Bantuan Keuangan Desa

Dana Desa Adat

Desa Punggul Sudah

Terlaksana

Dana Subak Abian dan Subak Yeh

Desa Punggul Sudah

Terlaksana Dana 4 Banjar Adat

Desa Punggul Sudah

Terlaksana 2.6 Belanja Tak Terduga

Bencana Alam

Desa Punggul

Tidak Terlaksana

Karena Desa Dalam Keadaan Aman

Longsor

Desa Punggul

Tidak Terlaksana

Karena Desa Dalam Keadaan Aman

(28)

B. KEGIATAN TAHUN 2015

No

Uraian

Lokasi Keterangan Bidang Jenis Kegiatan

1

Bidang Penyelenggaraan

Pemerintahan Desa

Belanja Pegawai Desa Punggul Sudah terlaksana

Operasional Perkantoran Desa Punggul Sudah terlaksana Operasional BPD Desa Punggul Sudah terlaksana

Operasional RT/RW Desa Punggul Sudah terlaksana

2

Bidang Pelaksanaan Pembangunan

Desa

Pembangunan Gapura Desa Punggul Sebelah Timur

Desa Punggul Sudah terlaksana

Pembangunan Padmasa

Pura Tegal Penangsaran Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Peliangan

Pura Tegal Penangsaran Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan

Penyengker Pura Tegal Penangsaran

Desa Punggul Sudah terlaksana

Penepian Jalan Gadung I Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Kantor TK

dan PAUD Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Candi

Bentar di Pura Desa Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Tugu

Pahlawan Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Kwalitas

Rumah Sehat 5 KK RTM Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Pura

Melanting Banjar Kelodan

Desa Punggul Sudah terlaksana Pembangunan Balai

Banjar Trinadi Desa Punggul Sudah terlaksana Lanjutan Pembangunan

Balai Banjar Tengah Desa Punggul Sudah terlaksana Renovasi Balai Banjar

Padang Desa Punggul Sudah terlaksana

Lanjutan Pembangunan

(29)

C. KEGIATAN TAHUN 2016

No

Uraian

Lokasi Keterangan

Bidang Kegiatan

1 Penyelenggaraan Pemerintah Desa

Penghasilan Tetap dan Tunjangan

Desa Punggul Sudah

terlaksana Operasional Perkantoran Desa Punggul Sudah

terlaksana Operasional BPD Desa Punggul Sudah

terlaksana 2 Pelaksanaan

Pembangunan Desa

Pengerasan Jalan Pemandian Delod Tunduh

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembangunan Balai Panjang Tempat Bermain Anak PAUD

PAUD Werdhi

Kumara Sudah

terlaksana

Papingnisasi Halaman PAUD

PAUD Werdhi

Kumara Sudah

terlaksana

Pembangunan Penyengker Lapangan PAUD

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembangunan Wantilan Fasilitas Penunjang Acara Tradisi Desa

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembangunan Balai Panjang di Kuburan

Desa Punggul Sudah terlaksana

Renovasi Bangunan di

Pura Desa

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembangunan Penungun Karang Kantor Perbekel

Desa Punggul Sudah terlaksana

Penepian Pinggiran Dan

Perbaikan Jalan Lingkungan Desa Punggul

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembuatan Lapangan Anak-anak PAUD

Desa Punggul Sudah terlaksana

Pembuatan Garase Dan

Balai Bengong Kantor Perbekel

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pengadaan Patung di Depan Kantor Perbekel

Desa Punggul Sudah terlaksana

Peningkatan Kwalitas

Rumah Sehat untuk Bagi 5 KK RTM

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Perbaikan Saluran Irigasi Subak Petegeh Kangin

Desa Punggul Sudah terlaksana

Perbaikan Saluran Irigasi

Pada Saluran Cacing Subak Petegeh Kawan

Desa Punggul

Sudah Terlaksana Perbaikan Saluran Irigasi

Subak Punggul

Desa Punggul Sudah Terlaksana Pembangunan Tembok

Penyengker Subak Abian Eka Sari Guna Karya

Desa Punggul

Sudah terlaksana Penataan di Batas Desa Desa Punggul Sudah

terlaksana

(30)

Pengadaan Plank Nama Jalan se- Desa Punggul

Desa Punggul Sudah Terlaksana Rehab Berat Gedung

PAUD Desa Punggul

Sudah Terlaksana Pembuatan Lapangan

Volly di Banjar Teguan

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah Terlaksana Pembuatan Lapangan

Volly di Banjar Kelodan

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah Terlaksanan 3 Pembinaan

Kemasyarakatan

Kegiatan Lomba PKB

Kabupaten Badung Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Senam PKK

Desa Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembinaan

Belajar Mengajar di

Yayasan Werdhi Kumara Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembinaan

Gong Kebyar Dewasa Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Memperingati

HUT Sekaa Truna Se-

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Posyandu

Lansia dan Balita Desa Punggul

Sudah terlaksana

Monitoring Siswa

Berprestasi se-Desa

Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana

Monitoring Anak

Yatim/Piatu/ Yatim Piatu Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Lomba GSI-B

Desa Punggul

Sudah terlaksana Monitoring

Pembangunan oleh LPM Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pemberantasan

Sarang Nyamuk Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pencegahan

Virus Flu Burung

(H5N1) Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan

Macepat Widya Sabha

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan Sloka

Widya Sbha Desa

Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan

Kekawin Widya Sabha

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan

Palawakya Widya Sabha

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan

Kidung Widya Sabha

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pelatihan

Dharma Wacana Widya

Sabha Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Peningkatan

Sradha Bakti Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Senam Yoga

untuk Kelompok

Bermain Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Penyusunan

Monografi Desa Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Monitoring

Kependudukan Desa Punggul

Sudah terlaksana

(31)

Kegiatan Penyusunan

Profil Desa Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Musrenbangdes

Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan

Penyelenggaraan Kebersihan Lingkungan

Desa Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan-kegiatan

Linmas Desa Punggul

Tahun 2016 Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Seleksi

Sekretaris Desa dan Staf

Desa Desa Punggul

Sudah terlaksana Pelatihan Bagi Pecalang

Dalam Rangka Peningkatan Tugas-

Tugas Pecalang Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Napak Tilas

Memperingati Hari

Pahlawan Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan HUT

Mangupura Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Bulan Bakti

Gotong Royong Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pembinaan

Lembaga Adat Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pembinaan

Subak Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Memperingati

Hari-hari Besar Nasional Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Pekan Olah

Raga dan Seni Desa

Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Kegiatan Koor PKK

Desa Dalam Rangka Porsenides Punggul

Tahun 2016 Desa Punggul

Sudah terlaksana Bantuan Keuangan

Khusus untuk Desa Adat

Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana Bantuan Keuangan

Khusus untuk 5 Subak

Desa Punggul Desa Punggul

Sudah terlaksana 4 Pemberdayaan

Masyarakat

Kegiatan Bimtek Perbekel

Luar Daerah Sudah terlaksana

Kegiatan Peningkatan

Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Staff

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Peningkatan Wawasan dan Orientasi Lapangan BPD

Luar Daerah

Sudah terlaksana

Pelatihan Membuat Jajan Pasar PKK Desa

Desa Punggul Sudah terlaksana

Pelatihan Komputer

untuk warga Desa Punggul Usia Produktif Yang Tidak Bsa

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pelatihan Komputer Untuk Perangkat Desa

Desa Punggul Sudah terlaksana

Pengadaan Program

Aplikasi Kependudukan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

(32)

5 Tak Terduga Kegiatan Kejadian Luar

Biasa Desa Punggul Tidak

Terlaksana

karena semua dalam keadaan aman

D. KEGIATAN TAHUN 2017

No

Uraian

Lokasi Keterangan Bidang Sub Bidang Jenis Kegiatan

1 Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Pembayaran Penghasilan Tetap dan Tunjangan

Penghasilan Tetap Kades & Perangkat Desa

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Tunjangan Jabatan Kades dan perangkat Desa

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Tunjangan BPD Desa

Punggul

Sudah terlaksana

Tunjangan

Ketenagakerjaan (BPJS

Ketenagakerjaan dan Kesehatan)

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Operasional Kantor Desa

Operasional Kantor Desa

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Kegiatan

Operasional BPD

Operasional BPD Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan

Perencanaan Pembangunan Desa

Musdes/

Musrenbang

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Perencanaan

Pembangunan Desa Desa

Punggul Sudah terlaksana

Kegiatan Penyelenggaraan Kerjasama Antar Desa

Penyelenggaraan Kerjasama Antar Desa

Desa Punggul

Tidak Terlaksana

Kegiatan

Pelaksanaan Hari- hari Besar Nasional dan Daerah

Pelaksanaan Hari- hari Besar Nasional dan Daerah

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan

Penyusunan Profil Desa

Penyusunan Profil Desa Dan

Monografi Desa

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Kegiatan Penetapan dan Penegasan Batas Desa

Penelusuran dan Penetapan Tapal Batas Desa

Desa

Punggul Sudah terlaksana

Kegiatan Penataan Administrasi Kependudukan

Penataan Administrasi Kependudukan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Penetapan Desa dalam Keadaan

Penetapan Desa dalam Keadaan Darurat dan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

(33)

Kejadian Luar Biasa Skala Desa

Kejadian Luar Biasa Skala Desa 2 Pembangunan

Desa ( APBDesa )

Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembangunan Pelinggih

Pembangunan Padma Sar, Peliangan PDPS dan Pura Subak Abian Eka Sari Guna karya dan Pembangunan Balai Gong Pura Desa

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembangunan Tembok, Candi Bentar dan Gelung Kori Pura

Pembangunan Tembok Penyengker Bali Subak Sebali dan Perbaikan Tembok Penyengker Pura Subak Tegeh Kawan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembangunan Bale Banjar

Renovasi Balai Banjar

Br.

Padang, Br.

Kelodan, Br.

Trinadi, Br.

Teguan, Br. Tengah

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana untuk RTM

Pembangunan Sarana dan Prasarana Untuk RTM

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pembangunan/Pe ngelolaan Air Bersih Skala Desa

Pembangunan pengelolaan sumber air

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Kegiatan Pemeliharaan Saluran Irigasi

Pemeliharaan Senderan Irigasi

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pembuatan Gudang Pupuk

Desa Punggul

Tidak terlaksana

Kegiatan

Pemeliharaan Jalan Desa

Pemeliharaan Jalan Lingkungan Desa

Desa Punggul

Tidak terlaksana

Kegiatan Pemeliharaan Sarana Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan

Penyelenggaraan Kebersihan Lingkungan Desa

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Upah Kerja Petugas

Kebersihan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Pakaian Kerja

Lapangan

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Jasa Pembuangan

Sampah

Desa Punggul

Sudah terlaksana

Bahan Bakar dll Desa

Punggul

Sudah terlaksana

Gambar

Tabel 2  Orbitasi

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian akuntansi keprilakuan, metode prediktif ditemukan dalam studi yang dihasilkan untuk mengevaluasi secara spesifik dari tindakan atau untuk

Memahami konsep yang berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan

Dalam sebuah gudang tools bengkel terdapat seorang petugas atau lebih yang bertugas melakukan perawatan pada SST dan equipment bengkel dan melayani mekanik atau man power

Konsep Four Handed Dentistry dan ergonomis menjadi dasar dalam desain tata letak penempatan alat kedokteran gigi, semuanya bertujuan agar seluruh luasan

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 1, Desa adalah Desa dan Desa adat atau yang disebut dengan

bahwa untuk menindaklanjuti Pasal 10 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana

(2) Mendeskripsikan penyimpangan-penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam komentar pembaca berita pilpres 2014 di portal berita vivanews.com edisi Juni

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk jahe pada teh celup daun kelor berpengaruh nyata terhadap rasa, aroma, dan keseluruhan teh celup dan kelor