13
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Gambar 3.1 Koordinasi Kerja Divisi Lifestyle Fimela.com
Selama penulis melakukan praktik kerja magang sepanjang 61 hari efektif di Fimela.com, penulis menjalani tugas sebagai reporter untuk divisi Lifestyle.
Penulis bertugas dan bertanggung jawab untuk menulis berita dan melakukan peliputan mengenai isu-isu gaya hidup, yang meliputi fesyen, kecantikan, kesehatan, ataupun makanan sesuai dengan agenda peliputan di hari itu. Dalam keseharian bekerja, penulis dibimbing secara langsung oleh Managing Editor (Redaktur Pelaksana) divisi Lifestyle Adinda Tri Wardhani. Alur kerja yang penulis lakukan di Fimela.com divisi Lifestyle cukup sederhana dan mudah dijalani karena sehari-harinya penulis hanya bersinggungan dengan anggota redaksi di divisi Lifestyle lewat grup WhatsApp redaksi, dan semua penugasan serta
Managing Editor Lifestyle Fimela.com
Adinda Tri Wardhani
Senior Editor Fimela.com Nabila Mecadinisa
Novi Nadya
Editor Fimela.com Annisa Wulan
Reporter Fimela.com Anisha Saktian Vinsensia Ariesta Hilda Iriyanti Rachma
Reporter Magang Chrisstella Efivania
Rosaline
14 pengorganisasian dilakukan melalui grup WhatsApp tersebut secara langsung dan terpusat kepada Managing Editor. Sebagai reporter magang di divisi Lifestyle, penulis tidak bersinggungan langsung dengan divisi lain, yakni divisi Celebrity Lifestyle ataupun Multimedia.
Penempatan praktik kerja magang ini disesuaikan dengan jurusan yang ditempuh di perkuliahan, yakni jurnalistik. Selama bekerja di Fimela.com, penulis diberikan tugas sesuai dengan posisi magang penulis dan selayaknya reporter di dunia kerja. Dalam hal ini, tugas penulis pun antara lain menulis berita baik hasil dari melakukan peliputan untuk agenda-agenda yang didelegasikan setiap minggunya, maupun dengan teknik menyadur dari media internasional ataupun dari keterangan pers (press release). Menulis berita dengan cara menyadur penulis lakukan setiap harinya untuk menulis artikel berdasarkan kata kunci rekomendasi Search Engine Optimization (SEO). Biasanya, penulis mendapatkan topik rekomendasi SEO dari managing editor tentang parenting, beauty, ataupun fashion dan artikelnya bersifat timeless.
Segala penugasan yang dijalankan penulis setiap hari akan diawasi dan ditinjau langsung oleh Managing Editor dan Editor, karena setiap artikel yang sudah ditulis akan disunting langsung oleh salah satu dari mereka sesaat setelah dikirim ke CMS. Maka dari itu, semua pengarahan, penulisan, dan evaluasi yang didapat dari kerja magang ini berasal dari Lifestyle editor Fimela.com. Penugasan untuk menulis artikel biasanya diberikan langsung melalui grup WhatsApp, yakni dengan memberikan tautan untuk menulis ulang berita trending, dan topik atau kata kunci rekomendasi dari SEO. Sedangkan untuk penugasan liputan, biasanya dikirim oleh Managing Editor melalui surel ataupun perbincangan lewat WhatsApp sejak seminggu atau paling lambat tiga hari sebelum hari pelaksanaan liputan. Lalu selain itu, penulis juga ditugaskan untuk menulis artikel Diary Fimela, yang merupakan artikel yang mengangkat kisah inspiratif dari para pemilik bisnis lokal atau UMKM dengan jatah satu artikel per minggu.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, untuk peliputan acara seperti konferensi pers daring ataupun webinar, Managing Editor akan memberikan undangan dan detail acaranya melalui surel ataupun chat WhatsApp. Dari sanalah, penulis akan melakukan konfirmasi kehadiran atau mengisi RSVP dan
15 berhubungan langsung dengan pihak penyelenggara acara untuk berkoordinasi terkait tautan ruangan meeting, maupun kebutuhan data siaran pers yang disediakan setelah acara berlangsung. Sebelum liputan berlangsung, biasanya penulis akan mencari tahu terkait topik pembahasan acara dan menentukan angle berita, sehingga nantinya dapat bertanya kepada narasumber.
Setelah meliput atau selesai menulis berita, penulis akan menyetor artikel langsung melalui Content Management System (CMS) Fimela.com dengan cara masuk dengan email magang yang sudah disediakan sejak awal, dan langsung menyetor artikel dengan menyertakan gambar-gambar yang relevan dengan artikel yang ditulis. Dalam hal ini, penulis juga bertugas untuk menyesuaikan jam tayang dan juga menyertakan tags yang sesuai dengan SEO Google. Setelah artikel terunggah di CMS, penulis akan mengabari para editor di grup WhatsApp dengan memberikan judul artikel yang sudah ditulis di CMS untuk disunting. Editor akan langsung menghubungi penulis jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun ada suatu hal yang harus direvisi terkait substansi artikel, dan juga memberikan evaluasi sederhana terkait kesalahan-kesalahan terkait tags atau kata kunci SEO agar bisa diperbaiki dan tidak terulang lagi di kemudian hari.
3.2 Tugas yang Dilakukan
Tugas yang dilakukan oleh penulis selama melakukan praktik kerja magang di Fimela.com adalah menjalankan peran sebagai reporter di divisi Lifestyle. Setiap harinya, penulis ditugaskan untuk menulis 3 artikel berita di hari Senin-Jumat dan 4 artikel ketika piket di hari Sabtu atau Minggu yang akan ditayangkan di situs web Fimela.com pada kanal fashion, lifestyle, beauty, parenting, dan info. Dalam menentukan berita yang diangkat setiap harinya, penulis akan mendapatkan satu tautan berita trending untuk ditulis ulang, satu topik berdasarkan rekomendasi SEO, dan juga satu liputan atau satu artikel yang bisa ditulis dengan cara menyadur dari press release yang didapatkan langsung dari pembimbing lapangan sekaligus Managing Editor divisi Lifestyle, Adinda Tri Wardhani. Sebagai reporter magang, penulis tidak mengikuti proses penentuan agenda media ataupun proses pemilihan isu berdasarkan jumlah pembaca berita Fimela.com, sehingga penulis lebih sering menulis artikel yang bersifat timeless.
16 Setiap pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Managing Editor akan membagikan topik dalam bentuk tautan-tautan dari media lain yang masih dalam satu grup KLY, yakni dari Liputan6.com, Merdeka.com, dan juga Dream.co.id untuk ditulis ulang lewat grup WhatsApp redaksi agar bisa dipilih oleh para editor dan reporter yang bertugas menulis berita. Biasanya, tautan yang diberikan berisi berita-berita viral yang bernada mengharukan ataupun berita update terkait kebijakan pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ataupun seputar COVID-19. Setelah itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Managing Editor akan membagikan topik berdasarkan rekomendasi SEO yang muncul pada hari tersebut di grup WhatsApp redaksi lagi. Lalu, untuk artikel ketiga dalam hari tersebut, akan disesuaikan dengan liputan yang dilaksanakan di hari itu ataupun press release yang diterima penulis. Terkadang, penulis juga melakukan peliputan di luar penugasan berdasarkan undangan liputan yang penulis terima dari para PR perusahaan agar bisa dijadikan stok artikel. Selain melakukan liputan acara-acara daring seperti konferensi pers daring ataupun webinar, penulis juga melakukan wawancara eksklusif bersama para pemilik bisnis lokal dan UMKM untuk dijadikan artikel Diary Fimela.
Dalam pelaksanaannya, Managing Editor Lifestyle tidak memberikan tenggat waktu pasti untuk setiap artikel yang ditulis di hari itu. Namun, biasanya penulis menyelesaikan artikel berita trending yang memang pembahasannya sedang ramai diperbincangkan dan topik berdasarkan kata kunci rekomendasi SEO sebelum pukul 13.00 WIB mengingat topik diberikan sejak pagi dan agar bisa ditayangkan dengan segera. Berbeda halnya dengan artikel liputan, biasanya penulis menyelesaikan artikel liputan satu jam setelah acara selesai karena artikel liputan akan diprioritaskan untuk tayang di hari itu.
Dalam menulis berita saduran, penulis paling sering mendapatkan topik parenting, walaupun terkadang penulis juga menulis topik-topik lainnya. Dalam membuat berita saduran, penulis menggunakan sumber berita dari media luar negeri yang juga berfokus pada topik lifestyle, parenting, ataupun kesehatan, seperti Healthline, Verywell Health, Verywell Mind, Parents.com, Verywell Family, dan masih banyak lagi situs-situs berita internasional lainnya yang terkenal dan terjamin kredibilitasnya. Penulis juga diperbolehkan menyadur berita dari media nasional,
17 tetapi dengan catatan hanya boleh menyadur dari media yang memang masih satu grup dengan KLY. Penulis ditugaskan untuk membuat berita saduran dengan mengganti angle penulisan, serta menuliskan berita dalam bahasa yang dapat dipahami dan sesuai dengan gaya dan kaidah penulisan artikel berita di Fimela.com.
Penulis tak langsung mengikuti terjemahan langsung dan meniru kata-kata dari berita tersebut, sehingga penulis harus mengolah ulang dan mencantumkan nama media yang dilansir.
Penulis juga melakukan tugas peliputan yang didelegasikan oleh Managing Editor dan juga melakukan liputan di luar penugasan untuk stok artikel harian dan artikel Diary Fimela. Semua tugas peliputan dilaksanakan secara daring, sehingga untuk pengambilan foto dokumentasi liputan, terkadang penulis akan melakukan tangkapan layar ketika acara berlangsung. Namun, jika kualitasnya dirasa kurang memadai, penulis mengandalkan foto-foto yang diberikan oleh penyelenggara acara dalam keterangan pers yang dikirimkan setelah acara usai.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penulis juga ditugaskan untuk menulis artikel saduran dari keterangan pers. Biasanya, keterangan pers yang penulis terima berupa tips, tinjauan produk, atau rekomendasi-rekomendasi. Artikel yang bersumber dari keterangan pers harus penulis ubah lagi angle penulisannya sehingga tidak bersifat advertorial atau mengiklankan suatu produk.
Setelah menulis berbagai berita, penulis biasanya langsung mengirimkan atau mengirimkan tulisan ke CMS Fimela.com. Setelah itu, penulis langsung menginformasikan judul artikel yang sudah diunggah ke CMS kepada para editor via grup WhatsApp redaksi untuk disunting dan diatur jam tayangnya. Editor tidak pernah membahas segi penyuntingan yang terjadi. Namun, biasanya editor akan menginformasikan beberapa kesalahan gaya bahasa penulis ataupun kesalahan kata kunci yang digunakan agar bisa diperbaiki dan tidak terulang kembali di kemudian hari.
Untuk merangkum serangkaian kegiatan penulis dari hari pertama hingga akhir periode magang, berikut rincian tugas yang dilakukan penulis setiap pekan yang bisa dilihat dalam Tabel 3.1.
18 Tabel 3.1 Rincian Tugas yang Dilakukan Per Pekan
Pekan Tugas yang dilakukan Pekan 1
(5 Agustus - 8 Agustus 2021)
Liputan:
- Liputan virtual launching Huawei Matepad
& Freebuds
- Liputan Fimela Talks: Pekan ASI Sedunia Artikel:
- Menulis dua artikel kanal info - Menulis satu artikel kanal fashion - Menulis dua artikel kanal beauty - Menulis dua artikel kanal parenting - Menulis dua artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal health
- Menulis artikel Diary Fimela: Ayam Geprek Dapur GG
Pekan 2
(9 Agustus - 13 Agustus 2021)
Liputan:
- Liputan AXA Financial: Asuransi Dwiguna Artikel:
- Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal fashion - Menulis satu artikel kalan relationship - Menulis dua artikel kanal beauty Pekan 3
(16 Agustus - 22 Agustus 2021)
Liputan:
- Liputan virtual launching kampanye Unilever
- Liputan virtual launching kampanye
#KopiMembumi
- Liputan #LungTalk Pengobatan Kanker Paru di Masa Pandemi
- Liputan Fimela Talks: Nurul Akmal, Atlet angkat besi Olimpiade Tokyo 2020
Artikel:
- Menulis tujuh artikel kanal lifestyle - Menulis empat artikel kanal beauty - Menulis dua artikel kanal parenting - Menulis satu artikel kanal info - Menulis satu artikel kanal health
- Menulis artikel Diary Fimela: Kunci Sukses Founder Dapur Solo
Pekan 4
(23 Agustus - 27 Agustus 2021)
Liputan:
- Liputan virtual Muslim Fash Forward Tokopedia
- Liputan Peluncuran Kampanye Cita Rasa Uni Eropa
19 - Liputan vrtual launching pameran Sketsa S.
Sudjojono, Tumurun Private Museum Artikel:
- Menulis satu artikel kanal health - Menulis empat artikel kanal parenting - Menulis satu artikel kanal beauty - Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal food Pekan 5
(30 Agustus - 5 September 2021)
Liputan:
- Liputan penandatanganan virtual CDiC Kemenkes dan IDAI
- Liputan Pekan Air Sedunia (Suntory Garuda Beverage)
Artikel:
- Menulis dua artikel kanal info
- Menulis tujuh artikel kanal parenting - Menulis dua artikel kanal fashion - Menulis dua artikel kanal health - Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal beauty
- Menulis artikel Diary Fimela: Kisah Sukses Vivi Zubedi mempertahankan bisnisnya - Menulis artikel Diary Fimela: Kisah Sukses
UOMA Beauty Pekan 6
(6 September - 10 September 2021)
Liputan:
- Liputan virtual launching Otsuka Fibe Mini - Liputan press conference peluncuran
kampanye ‘Kita Manusia”
Artikel:
- Menulis dua artikel kanal info - Menulis dua artikel kanal parenting - Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis empat artikel kanal beauty Pekan 7
(13 September - 19 September 2021)
Liputan:
- Liputan virtual launching HSBC Premiere 2.0
- Liputan media briefing DANA Sahabat UMKM
Artikel:
- Menulis empat artikel kanal info
- Menulis delapan artikel kanal parenting - Menulis satu artikel kanal relationship - Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal health
20 Pekan 8
(20 September - 24 September 2021)
Liputan:
- Liputan Bincang Shopee 10.10
- Liputan penyerahan dukungan Milo kepada PON XX Papua 2021
Artikel:
- Menulis dua artikel kanal info - Menulis lima artikel kanal lifestyle - Menulis lima artikel kanal parenting Pekan 9
(27 September - 3 Oktober 2021)
Liputan:
- Liputan World Rabies Day
- Liputan Diary Fimela: Shopee 10.10 sepatu Athletica
- Liputan Hari Jantung Sedunia, Anak dengan PJB
- Liputan Investasi Crypto pada Perempuan (Tokocrypto)
- Liputan virtual launching KAMI.
Monogram Scarf Artikel:
- Menulis lima artikel kanal info - Menulis enam artikel kanal parenting - Menulis dua artikel kanal health - Menulis tiga artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal relationship - Menulis dua artikel kanal fashion - Menulis artikel Diary Fimela: Sepatu
Olahraga Lokal Athletica Pekan 10
(4 Oktober - 8 Oktober 2021)
Liputan:
- Liputan air fryer Philips Bagi Kesehatan Jantung
Artikel:
- Menulis tiga artikel kanal info
- Menulis empat artikel kanal parenting - Menulis satu artikel kanal beauty - Menulis tiga artikel kanal lifestyle - Menulis satu artikel kanal health Pekan 11
(11 Oktober - 17 Oktober 2021)
Liputan:
- Liputan Danone: Gangguan Saluran Cerna Fungsional
- Liputan SIG x Duitin: Daur Ulang Sampah Kertas
- Liputan Diary Fimela: Kebaya Kirtas Artikel:
- Menulis tiga artikel kanal health - Menulis lima artikel kanal parenting
21 - Menulis dua artikel kanal info
- Menulis dua artikel kanal lifestyle Pekan 12
(18 Oktober - 22 Oktober 2021)
Liputan:
- Liputan World Osteoporosis Day CDR - Liputan virtual launching THENBLANK x
Isyana
- Liputan Diary Fimela: Dekoruma Artikel:
- Menulis dua artikel kanal health - Menulis dua artikel kanal parenting - Menulis dua artikel kanal fashion - Menulis dua artikel kanal info - Menulis satu artikel kanal food
- Menulis artikel Diary Fimela: Kebaya Kirtas Pekan 13
(25 Oktober - 31 Oktober 2021)
Liputan:
- Liputan ALIVE Fest 2021
- Liputan Tes Potensi Kelahiran Caesar Danone
- Liutan peluncuran TikTok Talk+
- Liputan iStyle Korea: Inner Fear Artikel:
- Menulis sembilan artikel kanal lifestyle - Menulis enam artikel kanal parenting - Menulis satu artikel kanal fashion - Menulis dua artikel kanal info - Menulis satu artikel kanal health Pekan 14
(1 November - 5 November 2021)
Liputan:
- Liputan Mitra Tokopedia Anniversary - Liputan virtual launching Campina - Liputan Diary Fimela: Lukisansenja.id Artikel:
- Menulis tiga artikel kanal info - Menulis tiga artikel kanal parenting - Menulis empat artikel kanal lifestyle - Menulis dua artikel kanal food - Menulis satu artikel kanal health - Menulis artikel Diary Fimela:
Lukisansenja.id
Selama melakukan praktik kerja magang di Fimela.com, penulis telah menghasilkan 198 artikel berita yang ditulis selama 3 bulan masa magang. Dengan rincian 29 artikel yang tayang di kanal info, 10 artikel yang tayang di kanal fashion, 13 artikel yang tayang di kanal beauty, 59 artikel yang tayang di kanal parenting,
22 61 artikel yang tayang di kanal lifestyle, 18 artikel yang tayang di kanal health, 4 artikel yang tayang di kanal relationship, dan 6 artikel yang tayang di kanal food.
Dari keseluruhan artikel yang penulis hasilkan, terdapat 4 artikel yang belum tayang. Daftar berita yang dimuat dalam situs Fimela.com selengkapnya akan penulis cantumkan di dalam lampiran.
Gambar 3.2 Rincian Tulisan Selama Magang
Sumber: Olahan Penulis
Berdasarkan data di atas, persentase tulisan penulis yang dimuat mencapai 98%. Menurut wawancara dengan Managing Editor Adinda Tri Wardhani, beberapa artikel penulis belum tayang karena memang tipe dari artikelnya yang timeless, sehingga bisa ditayangkan kapanpun, dan jika dilihat di CMS, semua artikel penulis yang belum tayang sudah diatur tanggal tayangnya dan memang tidak ada satupun artikel dari penulis yang memang sengaja tidak ditayangkan.
Dalam ketentuan redaksi, para editor mendahulukan penayangan artikel-artikel liputan atau artikel di kanal info yang harus ditayangkan dengan segera mengikuti perkembangan informasi terkini dari pemerintah terkait isu-isu nasional yang membutuhkan update cepat.
23
3.3 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Selama menjalani praktik kerja magang di Fimela.com, penulis bertanggung jawab sebagai reporter di divisi Lifestyle. Fokus utama pekerjaan magang penulis adalah untuk meliput dan menulis artikel-artikel berita terkait isu gaya hidup untuk ditayangkan di situs web Fimela.com. Dalam hal ini, penugasan yang diberikan sesuai dengan materi kuliah yang telah ditempuh penulis selama enam semester masa perkuliahan di jurusan Jurnalistik. Secara garis besar, penulis memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penulisan artikel dan peliputan terkait topik lifestyle, beauty, fashion, dan parenting dalam bentuk listicle (list-article) sehingga format beritanya adalah soft news atau feature. Dalam hal ini, berita soft news merupakan berita yang tidak ditulis secara lugas dan sudah diperhalus dalam bentuk cerita dengan memberikan sentuhan feature (Ishwara, 2011, p. 84). Sedangkan berita feature merupakan berita halus yang di dalamnya sarat unsur kemanusiaan (Ishwara, 2011, p. 85).
Selama melaksanakan praktik kerja magang, penulis sebagai reporter memiliki tugas untuk menulis berita-berita yang sedang ramai diperbincangkan, melakukan peliputan untuk acara-acara yang ada kaitannya dengan gaya hidup, serta melakukan penulisan artikel yang bersifat timeless dengan cara menyadur dari laman media internasional. Nantinya, hasil penulisan berita tersebut akan disunting kembali oleh editor sebelum diterbitkan.
Selama bekerja, penulis diharuskan untuk menulis tiga artikel dalam sehari untuk di hari Senin hingga Jumat, dan empat artikel ketika sedang mendapat jadwal piket di akhir pekan. Dalam hal ini ketiga artikel tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni berita trending atau viral, artikel liputan atau saduran, dan artikel berdasarkan keyword yang ditentukan oleh SEO. Berita yang penulis hasilkan selalu berformat soft-news atau feature sehingga bisa membahas isu-isu gaya hidup secara komprehensif dan mendalam.
Karena praktik kerja magang dilakukan masih di dalam kondisi pandemi COVID-19, maka penulis mengerjakan semua pekerjaan dari rumah atau Work from Home (WFH). Semua bentuk penugasan terkait artikel diberikan langsung oleh Managing Editor melalui grup WhatsApp redaksi divisi Lifestyle.
24 Dalam hal ini, prosedur kerja yang penulis lakukan sejalan dengan lima tahap pengambilan keputusan dalam pembuatan karya jurnalistik yang dikemukakan oleh Ronald Buel (dalam Ishwara, 2011, p. 119), antara lain:
1. Penugasan (data assignment), yakni proses dalam menentukan hal apa yang akan diliput dan apa alasannya
2. Pengumpulan (data collecting), yakni proses menentukan apakah informasi yang telah dikumpulkan dari sebuah peliputan sudah cukup
3. Evaluasi (data evaluation), yakni proses menentukan data mana yang penting untuk dimasukkan ke dalam berita atau dalam kata lain menentukan angle penulisan.
4. Penulisan (data writing), proses menentukan tata bahasa dan pemilihan kata yang perlu digunakan dalam penulisan berita
5. Penyuntingan (data editing), yakni menentukan berita mana yang perlu diberikan judul yang besar, tulisan mana yang perlu dipotong, dan cerita mana yang perlu diubah.
Kelima tahap tersebut penulis sesuaikan kembali dengan praktik kerja magang di Fimela.com pada divisi Lifestyle, yang kemudian penulis rangkum dalam alur kerja pada sub-bab berikutnya. Dalam hal ini, penulis akan membedakan kategori artikel yang penulis kerjakan menjadi empat, yakni (1) artikel liputan press conference atau webinar; (2) artikel saduran yang terdiri dari artikel berita trending dan SEO; dan juga (3) artikel Diary Fimela. Hal ini penulis bedakan per-kategori karena setiap kategori artikel memiliki cara dan tahapan kerja yang berbeda-beda.
3.3.1 Artikel Liputan Konferensi Pers atau Webinar 3.3.1.1 Tahap Penugasan
Tahap penugasan secara umum dilakukan di pagi hari. Biasanya penugasan dibagikan sesuai dengan agenda yang telah ditentukan sebelumnya sesuai undangan yang diberikan kepada para reporter. Biasanya penyusunan agenda ini dilakukan pada rapat redaksi yang dilakukan secara daring selama seminggu sekali.
25 Dalam hal ini, rapat redaksi adalah salah satu cara setiap jajaran redaksi memahami tugas-tugas apa saja yang harus dilakukan selama satu minggu ke depan. Hal ini sejalan dengan fungsi manajemen yang dikemukakan George Terry (1986) yang dijalankan oleh sebuah perusahaan atau organisasi agar pekerjaan bisa berjalan sebaik mungkin. Fungsi manajemen tersebut meliputi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating), dan fungsi pengawasan (controlling) (Terry, 1986 dalam Basyirah & Wardi, 2020).
Berdasarkan keempat fungsi manajemen tersebut, Managing Editor memegang peranan sangat penting dalam pengumpulan agenda selama seminggu ke depan atau dalam kata lain yakni pada fungsi perencanaan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya sekretaris redaksi yang bekerja secara langsung untuk divisi Lifestyle. Jabatan Sekretaris Redaksi yang ada di Fimela.com tidak bekerja untuk per-divisi, melainkan untuk keseluruhan jajaran redaksi Fimela.com dan lebih bertanggung jawab pada pekerjaan administratif saja. Dalam hal ini, tahap perencanaan merupakan tahap yang paling krusial karena Managing Editor harus membagi jadwal setiap reporter untuk liputan dan juga menentukan agenda media selama satu minggu ke depan dengan mempertimbangkan pengangkatan isu yang sesuai dengan hari-hari peringatan nasional.
Selanjutnya adalah fungsi pengorganisasian. Hal ini diterapkan dalam proses pembagian tugas peliputan sehari-hari yang dilakukan melalui grup WhatsApp redaksi. Dalam pemberian tugas liputan, biasanya Managing Editor memberikan penugasan langsung kepada reporter melalui pesan pribadi, baik surel ataupun perbincangan di WhatsApp yang diberikan seminggu atau paling lambat tiga hari sebelum hari pelaksanaan acara.
Proses dalam penugasan ini bisa dilihat dalam gambar 3.3 dan gambar 3.4.
26 Gambar 3.3 Contoh Penugasan peliputan via chat WhatsApp
Sumber: Dokumentasi penulis
Gambar 3.4 Contoh Penugasan peliputan via surel
Sumber: Dokumentasi penulis
Lalu, setelah itu penulis dan anggota redaksi lainnya akan menjalankan fungsi pelaksanaan. Biasanya, setelah penulis mendapatkan penugasan untuk liputan melalui WhatsApp maupun surel, penulis langsung menanggapi dan melakukan konfirmasi kehadiran kepada narahubung yang tertera di undangan tersebut. Untuk konfirmasi kehadiran, dapat dilihat dalam gambar 3.5.
27 Gambar 3.5 Contoh konfirmasi kehadiran liputan
Sumber: Dokumentasi penulis
Pihak yang menjadi narahubung liputan biasanya merupakan Public Relation (PR) dari perusahaan penyelenggara acara, dan nantinya penulis akan berkoordinasi lebih lanjut untuk meminta foto dokumentasi acara ataupun menyetor pertanyaan-pertanyaan ketika acara berlangsung. Namun, terkadang pertanyaan bisa langsung dikirimkan melalui chat di Zoom sehingga penulis tidak perlu mengirimkan pertanyaan melalui pihak penyelenggara acara. Penulis tidak pernah mendapatkan tugas peliputan secara offline dikarenakan Managing Editor khawatir akan keselamatan para reporter jika harus liputan secara langsung, ditambah lagi saat periode magang, kasus COVID-19 di Jakarta masih lumayan tinggi.
Setiap harinya, sekitar pukul 08.30 WIB, Managing Editor biasanya memberikan jadwal pengingat kegiatan yang dilakukan setiap anggota redaksi dengan memberikan daftar jadwal liputan di grup. Tak lupa, Managing Editor juga memberikan tema artikel sesuai dengan penentuan agenda yang dilakukan setiap minggunya pada rapat redaksi di grup WhatsApp redaksi. Contoh jadwal pengingat dari Managing Editor dapat dilihat pada gambar 3.6.
28 Gambar 3.6 Jadwal Pengingat Liputan dari Managing Editor
Sumber: Dokumentasi penulis
Fungsi pelaksanaan juga dilakukan oleh editor dan reporter lainya dalam mengumpulkan berita melalui liputan-liputan yang sudah ditugaskan oleh Managing Editor dan juga melakukan penyuntingan terhadap artikel yang sudah dibuat. Dalam redaksi Fimela.com sendiri, Managing Editor juga berperan dalam penyuntingan artikel. Lalu terakhir adalah fungsi pengawasan yakni fungsi yang dilakukan oleh Managing Editor untuk mengawasi berita-berita yang akan tayang dan juga penentuan tanggal dan waktu tayang agar sesuai dengan penentuan agenda yang sudah dilakukan pada rapat redaksi.
Dalam tahap penugasan, selain yang sudah didelegasikan ketika rapat redaksi, terkadang Managing Editor juga memberikan topik-topik yang sedang hangat di hari itu, seperti misalnya terdapat ajang fashion show atau pernikahan dari seorang selebritis agar bisa digarap artikelnya dengan mengambil angle gaya hidup sang artis ataupun pakaian yang digunakan.
Terkadang para Editor juga mendiskusikan angle berita dari sebuah isu yang diangkat secara informal di grup WhatsApp redaksi agar nantinya angle berita yang dihasilkan oleh setiap orang tidak tumpang tindih satu sama lain.
29 3.3.1.2 Tahap Pengumpulan Data
Setelah Managing Editor memberikan tugas liputan, penulis selaku reporter harus melakukan peliputan pada hari yang telah dijadwalkan.
Peliputan yang penulis lakukan dilakukan secara daring melalui webinar ataupun dengan menggunakan Zoom Meeting. Dalam hal ini, proses peliputan merupakan tahap pengumpulan data yang termasuk dalam tahap pengambilan keputusan untuk pembuatan karya jurnalistik (Buel dalam Ishwara, 2011).
Untuk menggambarkan proses kerjanya, penulis akan memberikan salah satu contoh liputan yang penulis lakukan pada Rabu, 3 November 2021, yakni Press Conference Online: Celebrate Goodness through New Campina’s Ice Cream Launch. Dalam hal ini, undangan yang penulis terima dari Managing Editor pada Senin, 1 November 2021 dapat dilihat pada gambar 3.7.
Gambar 3.7 Undangan Konferensi Pers Liputan Campina
Sumber: Dokumentasi penulis
Dari undangan yang penulis terima tersebut, penulis mendapatkan data informasi pelaksanaan acara konferensi pers peluncuran varian es krim Campina terbaru. Konferensi pers diadakan secara daring lewat Zoom Webinar pada Rabu, 3 November 2021 pukul 14.15-16.05 WIB dan
30 mengundang Adji Andjono (Sales & Marketing Director of PT Campina Ice Cream Industry Tbk) dan Tissa Biani (Key Opinion Leader of Campina).
Tak lupa, informasi undangan konferensi pers ini juga dilengkapi kontak narahubung untuk konfirmasi kehadiran dalam acara. Dengan adanya hal- hal tersebut, penulis dapat membuat gambaran besar terkait tulisan yang nantinya akan digarap pada hari pelaksanaan acara.
Proses pengumpulan data dalam liputan ini juga sejalan dengan empat aspek penting dalam proses pengumpulan suatu informasi yang dikemukakan oleh Eugene J. Webb dan Jerry R. Salancik (dalam Ishwara, 2011, p. 92), antara lain:
1. Observasi langsung dan tidak langsung dari suatu situasi berita 2. Melakukan proses wawancara
3. Melakukan pencarian atau penelitian bahan-bahan melalui dokumen publik
4. Melakukan partisipasi dalam peristiwa
Dalam praktik kerja magang yang penulis jalani, proses tersebut pernah penulis terapkan dalam proses pengumpulan data, terutama ketika akan melakukan peliputan.
Tahap pertama adalah observasi. Dikarenakan penulis tidak merasakan liputan secara langsung (offline), maka observasi yang penulis lakukan adalah observasi tidak langsung dengan mencari informasi- informasi di internet yang ada kaitannya dengan topik liputan. Dikarenakan topik liputan kali ini adalah tentang peluncuran varian baru es krim Campina, maka penulis mencari tahu tentang rasa-rasa yang Campina miliki sebelumnya. Secara garis besar, penulis berencana untuk membuat artikel berita sesuai dengan tema acara yakni terkait rasa-rasa varian yang baru serta khasiat yang dimiliki dari setiap produk Campina. Tak hanya itu, penulis juga merekam setiap pernyataan-pernyataan dari narasumber mengenai latar belakang dibuatnya varian rasa terbaru tersebut, kutipan- kutipan narasumber, hingga khasiat-khasiat yang dimiliki oleh es krim agar
31 nantinya pembaca bisa mengetahui berbagai manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi es krim.
Saat hari pelaksanaan konferensi pers, penulis menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang bisa penulis tanyakan kepada pihak narasumber dan menyiapkan format pointers (lembar poin-poin) liputan agar penulis bisa mencatat informasi menarik, dan nantinya dapat mempermudah penulis dalam menulis berita. Berikut tampilan lembar pointers yang penulis buat untuk peliputan konferensi pers Campina. Untuk lembar pointers yang penulis hasilkan, dapat dilihat di bawah ini. Dalam hal ini, lembar pointers berguna untuk mempermudah penulis dalam menulis artikel berita.
Pointers Liputan:
Press Conference Online: Celebrate Goodness through New Campina’s Ice Cream Launch
Narasumber:
1. Adji Andjono – Sales & Marketing Director of PT Campina Ice Cream Industry Tbk
2. Tissa Biani - Key Opinion Leader of Campina
Pointers:
Sambutan (Adji Andjono)
● PT Campina Ice Cream berdiri sejak 1972 dan produknya selalu mengikuti kebutuhan konsumen. Dalam memenuhi kebutuhan konsumen, Campina selalu menghadirkan produk yang berkualitas dan enak terutama di masa pandemi (orang banyak butuh cemilan)
● Adanya peluncuran varian baru selama pandemi malah membuat omzet penjualan Campina selalu bertambah.
5 varian baru yang diluncurkan a. Orange plus
b. Hula-hula Durian c. Go! Mango d. Cake Series
e. Concerto Sundae Chocolate
32 Lalu, berikut tampilan ketika penulis melaksanakan liputan konferensi pers secara daring yang dapat dilihat di gambar 3.8.
Gambar 3.8 Tampilan Konferensi Pers Campina
Sumber: Dokumentasi penulis
Lalu, tahap kedua merupakan wawancara. Dalam liputan Campina ini, penulis memang tidak melakukan wawancara kepada para narasumber secara langsung. Namun, penulis memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber melalui chat di Zoom Meeting agar nantinya bisa ditanyakan kepada para narasumber oleh pembawa acara.
Selain melakukan observasi secara tidak langsung, wawancara kepada pihak narasumber, dan mencatat poin-poin liputan, penulis juga memperkaya data dan informasi lewat press release yang dikirimkan oleh pihak Campina. Hal ini termasuk dalam tahap ketiga, yakni melakukan pencarian atau penelitian bahan-bahan melalui dokumen publik. Dalam hal ini, keterangan pers dikategorikan sebagai dokumen publik dikarenakan pihak Campina juga merilis keterangan pers tersebut dalam laman web resminya di hari yang sama setelah penyelenggaraan acara. Selain itu, penulis juga melengkapi artikel berita dengan foto-foto atau tangkapan layar
33 acara tersebut sebagai elemen penting dalam artikel yang penulis buat.
Dikarenakan liputan dilakukan secara daring, penulis harus menunggu foto- foto dari pihak penyelenggara acara agar kualitas fotonya memadai. Dalam hal ini, pihak penyelenggara acara memberikan tautan Google Drive yang berisi foto-foto narasumber, foto ketika acara, sekaligus foto produk yang baru diluncurkan melalui chat pribadi (japri) WhatsApp kepada penulis.
Setelah melakukan keempat tahap tersebut, penulis langsung menulis outline berita untuk mempermudah penulis dalam menyusun berita.
Ketika menulis berita dari hasil liputan, penulis akan meminimalisasi penggunaan keterangan pers sehingga penulis lebih bisa menentukan angle dan memberikan informasi yang berbeda dengan apa yang sudah dihasilkan oleh keterangan pers. Berikut contoh outline berita yang berisi informasi- informasi penting yang penulis buat sebelum akhirnya menulis berita:
- Informasi dasar:
PT Campina Ice Cream Tbk (Campina) merupakan perusahaan es krim Indonesia yang berdiri sejak tahun 1972 akhirnya meluncurkan produk-produk es krim terbarunya pada Rabu (3/11). Mulai dari varian buah-buahan favorite, sampai dengan cheesecake, coklat dan tiramisu yang dibuat dengan bahan baku berkualitas serta bernutrisi.
- Alasan peluncuran varian baru:
Adji Andjono selaku Sales & Marketing Director PT Campina mengatakan bahwa alasan Campina meluncurkan lima varian baru ini adalah karena konsumen. Campina merupakan perusahaan es krim yang membutuhkan snack atau dessert yang nikmat tetapi tetap memiliki manfaat.
- Penjelasan kelima jenis varian baru
Lima varian yang baru diluncurkan antara lain Go! Mango dan Orange Plus yang mengandung vitamin C 90mg yang cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian; Campina Cake Series yang hadir dengan potongan kue brownies dan saus coklat serta tiramisu;
Hula Hula Durian yang tersedia dalam dua ukuran dengan daging
34 buah durian montong asli; dan juga Concerto Sundae dengan kemasan baru yang lebih minimalis.
- Target penjualan:
Dalam hal ini, Campina ingin menciptakan kegembiraan di tengah para konsumen karena varian-varian baru yang dihadirkan. Campina juga menargetkan penjualannya untuk semua umur karena target market dari setiap produknya pun berbeda-beda, dan hal ini dilakukan juga untuk penyesuaian karakteristik konsumen serta meningkatkan penjualan di kala pandemi pula.
- Harapan perusahaan terkait adanya varian baru:
Produk ini telah dikembangkan dengan baik sehingga Campina mengharapkan bahwa produknya dapat diterima dan memberikan warna, kebahagiaan, dan juga kebaikan bagi masyarakat.
- Penjelasan Key Opinion Leader:
Menurut Tissa Biani, produk-produk baru yang diluncurkan Campina ini merepresentasikan remaja karena rasa-rasanya yang baru dan premium, serta kandungan vitaminnya yang bisa didapatkan dari produk ini.
- Cara mendapatkan produk ini:
Produk ini bisa didapatkan di minimarket, supermarket, atau warung terdekat. Bisa juga dipesan dengan mudah dan cepat melalui kanal- kanal daring seperti e-commerce ataupun situs web resmi Campina sendiri.
3.3.1.3 Tahap Evaluasi Data
Setelah penulis menyusun outline berita dengan mencantumkan informasi dan data-data yang paling penting dan menarik, penulis harus melakukan evaluasi data. Hal ini juga sejalan dengan tahap ketiga dari proses pengambilan keputusan dalam pembuatan karya jurnalistik. Ishwara (2011, p. 119) menjelaskan bahwa tahap ini merupakan tahap penulis mengambil keputusan dalam menentukan apa yang penting dan layak dimasukkan ke dalam berita. Evaluasi data merupakan proses yang sangat
35 penting sebelum menulis berita karena seorang wartawan harus menentukan fokus atau angle dari artikel yang akan dibuat. Selain itu, dalam menentukan fokus, seorang wartawan juga harus mengetahui informasi apa saja yang harus dipilih agar nantinya bisa diolah dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan pembaca.
Sebagai reporter gaya hidup, penulis harus pintar dalam mengevaluasi data yang telah didapatkan agar pembaca tak hanya mendapat informasi tetapi juga terhibur setelah membaca berita tersebut. Salah satu contoh praktik evaluasi data yang akan penulis jabarkan adalah ketika penulis membuat artikel yang berjudul “Campina Rilis 5 Varian Rasa Es Krim Baru yang Premium dan Berkandungan Vitamin”. Saat melakukan peliputan daring, penulis mendapatkan banyak informasi dari berbagai narasumber yang hadir dalam konferensi pers tersebut.
Setelah sebelumnya penulis menulis outline berita, penulis menentukan hal-hal apa saja yang nantinya akan masuk ke dalam artikel berita. Dalam hal ini, penulis mengambil angle mengenai produk-produk barunya dan unsur kebaruan yang dihadirkan oleh Campina dalam produk- produk tersebut. Penulis memilih angle tersebut karena informasi mengenai hal itu dijelaskan secara lengkap dan penulis telah mendapatkan informasi yang cukup mengenai hal tersebut.
Dalam hal ini, penulis mampu mengevaluasi data dan memilah informasi yang dibutuhkan untuk menulis artikel peluncuran lima varian Campina terbaru. Dalam tahap ini penulis juga akan mulai merangkai informasi yang akan dipakai sebagai judul, lead, dan isi. Berikut informasi 5W+1H yang akan penulis gunakan dalam penulisan artikel berita tersebut:
a. What: Campina meluncurkan lima varian rasa es krim baru b. Where: Konferensi pers virtual
c. Who: Sales & Marketing Director of PT Campina Ice Cream Industry Adji Andjono, Key Opinion Leader Campina Tissa Biani d. Why: Untuk menyediakan dan menghadirkan kebahagiaan bagi para
konsumen
e. When: Rabu, 3 November 2021
36 f. How: meluncurkannya secara virtual, namun setiap varian es krim tersebut dapat dibeli lewat berbagai platform online ataupun offline store seperti supermarket, minimarket, dan warung terdekat.
Untuk isi tulisan, penulis menggunakan data-data yang sudah penulis tulis sebelumnya melalui pointers liputan dan outline yang telah penulis rangkum dan penulis tunjukkan di sub-subbab 3.3.1.3. Selanjutnya, penulis akan menentukan outline terkait isi artikel dengan menentukan sub- judul yang dibutuhkan dalam penulisan artikel, karena seperti yang telah penulis jelaskan sebelumnya, Fimela.com merupakan media yang memiliki gaya berita Soft-news dan Feature, sehingga penulis membutuhkan sub judul setiap penulisan artikel beritanya. Dalam hal ini, penulis menentukan sub-judul untuk artikel Campina dengan rincian sebagai berikut:
a. Lead berita
b. Gunakan Buah Asli, Kaya akan Vitamin c. Rasa yang Lebih Premium
d. Alami Peningkatan Penjualan Selama Pandemi
Dengan begitu, penulis akan jauh lebih mudah dalam proses penulisan artikel karena sudah ditentukan hal-hal apa saja yang akan dimuat dalam artikel berita tersebut.
3.3.1.4 Tahap Penulisan
Dalam tahap penulisan, penulis mengikuti standar penulisan yang sesuai dengan sepuluh prinsip menulis berita yang dikemukakan oleh Robert Gunning (dalam Ishwara, 2011, p. 136). Berikut kesepuluh prinsip menulis yang dijabarkan oleh Robert Gunning:
1. Usahakan kalimat yang digunakan rata-rata pendek 2. Pilih kata-kata yang sederhana
3. Pilih kata-kata yang lazim dan dimengerti oleh banyak orang 4. Hindari kata-kata yang tidak perlu
5. Menggunakan kata kerja aktif
37 6. Hindari bahasa formal dan kaku, tulislah berita dengan
menggunakan bahasa yang biasa digunakan ketika berbicara.
7. Gunakan istilah yang dapat digambarkan oleh pembaca 8. Hubungkan dengan pengalaman pembaca
9. Gunakan variasi
10. Menulis untuk menyatakan, bukan memengaruhi.
Hal ini penulis lakukan karena penulis berusaha untuk mengikuti standar penulisan jurnalistik dan diharapkan bisa menarik perhatian pembaca. Dalam praktik kerja magang sebagai reporter lifestyle di Fimela.com, penulis selalu mengemas artikel dengan struktur penulisan Pola Segitiga Terbalik (Inverted Triangle) yang dikemukakan oleh Carl Warren dan Curtis D. Macdougall (dalam Hulu, 2015, pp. 17-18), terutama ketika penulis sedang menulis berita dengan jenis soft news.
Ishwara (2011, p. 129) menjelaskan bahwa dalam penulisan berita dengan metode segitiga terbalik berita harus berisi tiga unsur utama, yakni lead, body, dan ending. Selanjutnya, informasi di dalam berita juga dapat dilanjutkan dengan tulisan yang bersifat essential (inti berita), should (anak berita), dan could (ekor berita yang dapat dibuang ketika kehabisan ruang) (Warren & Macdougall dalam Hulu, 2015, pp. 17-18).
Dalam hal ini, penulis akan menjadikan artikel mengenai peluncuran lima varian rasa baru dari es krim Campina sebagai artikel yang akan dianalisis mengenai penulisan berita. Berikut analisisnya:
1. Judul
Dalam penulisan artikel hasil liputan konferensi pers biasanya penulis menentukan angle mana dulu yang akan penulis angkat. Dalam hal ini penulis berfokus pada lima varian baru yang Campina luncurkan, dan juga kandungan nutrisi yang terdapat di dalam produk tersebut. Sehingga, penulis memilih judul “Campina Luncurkan 5 Varian Rasa Es Krim Baru yang Lebih Premium dan Kaya akan Vitamin”. Untuk teknis penulisan judul dengan huruf
38 kapital, penulis menyesuaikan dengan tata cara penulisan judul yang berlaku di Fimela.com.
Alasan penulis memilih judul ini karena penulis ingin menyoroti terkait unsur kebaruan yang dihadirkan oleh pihak Campina dalam produk es krimnya dan membuat judul yang membuat pembaca paham bahwa es krim juga bisa menyehatkan walaupun sering mendapatkan stereotip terkait kandungan es krim yang bisa membuat tubuh seseorang gemuk dan tidak menyehatkan.
2. Lead
Penulis membahas acara konferensi pers peluncuran daring (virtual) yang diselenggarakan oleh Campina dengan mengarahkan tulisan ke angle mengenai kelima varian yang baru dirilis. Dalam lead, penulis memang tidak langsung ke dalam inti berita, melainkan penulis juga mengajak penulis untuk tahu dulu konteks pemberitaan yang akan dibawa. Hal ini penulis lakukan karena menyesuaikan gaya penulisan di Fimela.com yang tidak langsung masuk ke inti berita jika topik pemberitaan yang diangkat bukanlah topik berita update (yang termasuk dalam kanal info). Berikut lead yang ditulis:
Siapa, sih, yang nggak suka es krim? Makanan manis dan menyegarkan yang selalu membawa kebahagiaan ini pasti cocok di lidah siapapun. Terlebih, dengan rasa-rasa yang selalu bervariasi, es krim selalu menjadi camilan ataupun makanan penutup yang tepat dikonsumsi kapanpun dan di manapun.
Ketertarikan setiap orang terhadap es krim ini mendorong PT Campina Ice Cream Industry sebagai produsen es krim lokal untuk meluncurkan varian-varian rasa es krim yang baru dan cocok di lidah orang Indonesia.
3. Body
Setelah itu, penulis langsung memberikan kutipan dari salah satu narasumber sebagai pendukung kalimat yang telah penulis
39 tuliskan sebelumnya mengenai peluncuran rasa baru es krim Campina tersebut.
“Kami berdiri sejak 1972 dan produk-produk kami selalu mengikuti keinginan konsumen. Maka dari itu, sampai saat ini kami juga terus berusaha untuk menciptakan produk-produk baru yang relevan dan sesuai kebutuhan orang Indonesia,” ujar Sales & Marketing Director of PT Campina Ice Cream Industry Adji Andjono, dalam virtual launching varian baru es krim Campina, Rabu (3/11).
Dalam konferensi pers bertajuk “Celebrate Goodness through New Campina’s Ice Cream” ini, Adji menjelaskan secara detail terkait keunggulan dan keunikan yang diberikan oleh Campina dalam varian-varian terbarunya.
Setelah menulis mengenai hal yang menggambarkan tentang latar belakang peluncuran, penulis langsung melanjutkan penulisan ke bagian body berita, yang terdiri dari beberapa sub-judul. Dalam penulisan body atau badan berita, penulis membagi tulisan menjadi tiga sub-judul. Dalam setiap sub-judul, penulis akan menjabarkan hal-hal yang masih ada kaitannya terkait angle pemberitaan dan juga penjelasan terkait acaranya secara keseluruhan. Dalam hal ini penulis membagi sub-judul menjadi tiga bagian.
Gunakan Buah Asli, Kaya akan Vitamin
Campina meluncurkan lima varian baru yang terdiri dari varian Orange Plus, Hula-hula Durian, Go! Mango, Cake Series, dan Concerto Sundae. Tiga di antaranya merupakan varian buah, dan Adji mengungkapkan bahwa ketiga varian ini memiliki keistimewaan, yakni dengan menggunakan buah asli.
40
“Varian Orange Plus memiliki kandungan vitamin C sebanyak 90 mg. Jika dilihat dari anjuran WHO, kebutuhan vitamin C kita per harinya adalah 60 mg saja. Jadi, dengan mengonsumsi es krim varian Orange Plus saja, kita juga bisa mendapatkan kandungan nutrisinya,” jelas Adji.
Sama halnya dengan varian Hula-hula Durian dan Go! Mango yang juga kaya akan vitamin-vitamin karena Campina menggunakan buah asli dalam produksi es krimnya. Dalam hal ini, durian yang digunakan adalah durian monthong, dan mangga alphonso yang diimpor langsung dari India.
Dalam hal ini, penulis menjabarkan secara detail mengenai kelima varian rasa baru yang disajikan oleh Campina, ditambah pula hal-hal mengenai kandungan alami yang terdapat dalam produk tersebut sehingga sesuai dengan angle yang memang peneliti angkat dan menjadi fokus utama pembahasan.
Terdapat bagian yang memang perlu dikritisi sesuai dengan pertanyaan penulis ketika liputan berlangsung, yakni terkait buah- buahan yang digunakan oleh PT Campina dalam memproduksi es krimnya. Maka dari itu, pada paragraf selanjutnya penulis memberikan penjelasan dari pihak Campina, yakni Adji Andjono terkait penggunaan buah-buahan dan bahan baku dalam produksi es krim tersebut.
“Meski kami menggunakan varian durian monthong, tetapi kami menggunakan buah durian hasil petani lokal.
Jadi kami tidak mengimpor buahnya untuk produksi. Lain halnya dengan mangga yang harus kami impor dari India, karena untuk saat ini petani-petani lokal masih belum mampu memproduksi mangga yang sesuai standar industri,”
tambahnya.
41 Ia menegaskan, dalam pembuatannya Campina tidak pernah menggunakan gula buatan, melainkan gula tebu murni, sehingga memiliki khasiat alami dan tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya.
Setelah itu, penulis langsung berlanjut ke sub-judul selanjutnya yang membahas mengenai rasa yang lebih premium dibandingkan produk-produk sebelumnya yang hanya menggunakan buah-buahan asli. Dalam hal ini, penulis menjelaskan terkait produk Campina yang termasuk dalam Cake Series yang juga merupakan salah satu produk unggulan karena memiliki sensasi rasa yang berbeda karena ada potongan-potongan kue di dalamnya. Maka dari itu, penulis menyoroti hal tersebut.
Rasa yang Lebih Premium
Selain itu, terdapat dua varian rasa lainnya, yakni varian Cake Series dan Concerto Sundae. Keistimewaan dua varian ini adalah rasanya yang lebih premium.
Varian Cake Series, misalnya. Varian tersebut hadir dalam tiga rasa, yakni strawberry cheesecake, royal choco brownies, dan tiramisu. Adji menjelaskan bahwa yang spesial dari es krim varian Cake Series ini adalah menggunakan potongan kue asli yang besar dan banyak.
“Cake Series ini dikemas dalam kemasan 350 gram, dan di dalam satu kemasan tersebut terdapat potongan- potongan kue sesuai rasanya dengan ukuran besar dan banyak. Jadi tidak hanya kesegaran es krim yang bisa kita nikmati, tetapi kita juga bisa merasakan kue dengan teksturnya yang masih asli dalam varian ini,” tuturnya.
Selain menggunakan pernyataan dari Adji Andjono yang sejak awal telah dipakai sebagai kutipan, penulis juga menambahkan
42 pernyataan dari narasumber lainnya, yakni Tissa Biani selaku Public Figure dan Key Opinion Leader dari Campina sendiri.
Hal tersebut dibenarkan oleh Tissa Biani, selaku Key Opinion Leader of Campina yang juga hadir dalam peluncuran kelima varian baru tersebut dan mencoba langsung varian Cake Series rasa strawberry cheesecake di acara tersebut.
“Ini unik banget karena ada potongan-potongan kuenya di dalam. Rasa manisnya juga pas dan beda dari rasa es krim Campina yang sudah ada. Aku suka, sih, Cake Series ini,” pungkas Tissa.
Hal ini penulis lakukan untuk memberikan pendapat dan sudut pandang lain terhadap suatu pembahasan sehingga penjelasan semakin komprehensif dan mendapatkan validasi dari pihak lainnya.
4. Ending
Pada bagian ending atau penutup, penulis memberikan informasi terkait peningkatan penjualan yang dialami oleh Campina selama pandemi karena hal tersebut merupakan informasi tambahan dan pendukung mengenai peluncuran produk yang Campina lakukan. Hal ini penulis cantumkan dalam artikel karena ini merupakan informasi yang melatarbelakangi peluncuran produk ini pula.
Alami Peningkatan Penjualan Selama Pandemi
Peluncuran varian baru Campina ini juga didasarkan adanya kondisi peningkatan penjualan selama pandemi yang meningkat 8 persen dibandingkan setahun sebelumnya. Selain itu, dilihat dari data yang dimiliki oleh PT Campina sendiri, terdapat peningkatan konsumsi es krim di masyarakat selama pandemi, yang meningkat sebanyak 7- 8 persen.
43
“Selama pandemi ini tentunya ada peningkatan konsumsi es krim, ya. Dari data yang kami miliki, sih, memang banyak orang sekarang lebih suka membeli es krim dengan ukuran besar (jar), sehingga kami membuat varian ukuran besar juga sekarang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Adji.
Sejalan dengan pendapat dari Warren & Macdougall (dalam Hulu, 2015, pp.17-18), informasi tersebut termasuk dalam kategori could yang merupakan ekor berita yang memang dapat dibuang jika kehabisan ruang. Hal tersebut bukanlah informasi inti dari angle pemberitaan, melainkan hanya sebagai informasi pendukung saja.
Pada paragraf terakhir, penulis memberikan kutipan dari narasumber terkait harapannya terhadap peluncuran produk ini.
Dengan adanya peluncuran ini, Adji berharap agar nantinya produk-produk Campina yang terbaru ini bisa diterima oleh masyarakat, karena selain menawarkan kebaruan, tetapi Campina juga memberikan benefit nutrisi- nutrisi yang bisa didapatkan dari produk-produknya.
“Kami tidak hanya create excitement untuk orang- orang penggemar es krim, tetapi kami juga memberikan benefit pula bagi masyarakat. Ya memang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Tapi harapannya, semoga produk-produk kami dapat diterima dengan baik, sekaligus dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat,” tutupnya.
Hal ini sejalan dengan Morollo (2019, para. 23) yang menjelaskan bahwa jurnalisme gaya hidup merupakan ‘seni halus’
dalam berjualan. Yang mana, jurnalis gaya hidup perlu melakukan
44 tindakan yang bisa membawa perhatian positif pada perusahaan, brand, produk, ataupun cara hidup yang ditulis dalam artikel berita.
3.3.1.5 Tahap Penyuntingan
Setelah menulis artikel berita, penulis biasanya langsung melakukan submit artikel melalui Content Management System (CMS) Fimela.com sehingga para Editor ataupun Managing Editor bisa langsung menyunting tulisan penulis lewat CMS dan bisa langsung mengatur tanggal dan waktu penayangan sesuai dengan agenda media yang telah ditentukan pada saat rapat redaksi yang dilakukan setiap hari Selasa setiap minggunya.
Dalam penyuntingan artikel, biasanya Editor ataupun Managing Editor akan melakukan penyuntingan setelah penulis memberikan info bahwa tulisan penulis sudah di-submit di CMS dan memberikan judul draf artikel yang harus disunting. Dalam tahap penyuntingan, para editor tidak pernah memberikan feedback, pembahasan, ataupun revisi dari hasil tulisan yang penulis buat secara langsung kepada penulis. Namun, menurut pengamatan penulis, penyuntingan yang penulis alami biasanya berupa revisi minor terkait penggunaan kata, kesalahan penulisan (saltik), kesalahan pemilihan kata kunci, pemilihan foto atau ilustrasi, dan juga pemilihan judul.
Dalam hal ini, biasanya penulis diberitahukan terkait kesalahan- kesalahan yang penulis lakukan dalam suatu artikel, tetapi hanya untuk menjadi perbaikan di kemudian hari dan tidak harus membetulkan tulisan penulis secara mandiri karena sudah dibetulkan oleh editor yang menyunting artikel penulis. Sebagai contoh penyuntingan artikel liputan, penulis masih mengambil tulisan dari liputan Perilisan 5 Varian Baru Es Krim Campina dan menyimpulkan satu hal, yakni penyuntingan judul.
Sebelum disunting:
Campina Luncurkan 5 Varian Rasa Es Krim Baru yang Lebih Premium dan Kaya akan Vitamin
45 Setelah disunting:
Campina Rilis 5 Varian Rasa Es Krim Baru yang Premium dan Berkandungan Vitamin
Judul yang penulis buat mengalami perubahan menjadi “Campina Rilis 5 Varian Rasa Es Krim Baru yang Premiun dan Berkandungan Vitamin”. Terdapat perubahan kata pada “Luncurkan” menjadi “Rilis” dan
“Kaya akan Vitamin” menjadi “Berkandungan Vitamin”. Berdasarkan pengamatan penulis, kata-kata tersebut diganti karena kurang efektif.
Namun, terkait isi artikelnya, penulis tidak mendapatkan penyuntingan sama sekali. Sehingga dapat disimpulkan bahwa artikel tersebut telah memenuhi standar Fimela.com dan tidak terdapat kesalahan minor sama sekali.
3.3.2 Artikel Saduran
3.3.2.1 Tahap Penugasan
Artikel berita trending termasuk dalam kategori berita saduran.
Dalam penugasan artikel berita trending, biasanya Managing Editor memberikan daftar berita trending yang berasal dari media-media di bawah KLY seperti Liputan6.com, Merdeka.com, dan juga Dream.co.id yang nantinya bisa ditulis ulang oleh Fimela.com. Dalam hal ini, yang termasuk ke dalam kategori berita trending adalah berita terkini dari pemerintah terkait kebijakan terbaru, ataupun kisah-kisah mengharukan yang tujuannya untuk menggaet lebih banyak klik dan page views. Managing Editor biasanya memberikan daftar berita untuk ditulis ulang pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, agar nantinya berita-berita trending tersebut bisa tayang lebih awal. Daftar berita trending tersebut diberikan untuk semua anggota redaksi, sehingga para anggota redaksi, termasuk penulis bisa langsung memilih secara mandiri sesuai dengan ketertarikan masing-masing pada hari itu. Contoh penugasan untuk penulisan berita trending bisa dilihat pada gambar 3.9.
46 Gambar 3.9 Penugasan penulisan berita trending
Sumber: Dokumentasi penulis
Penugasan penulisan artikel berita trending atau viral yang bersumber dari media-media di bawah PT KLY ini sebetulnya baru diberlakukan sejak awal Agustus 2021. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan di setiap diskusi saat rapat redaksi, hal ini dilakukan untuk mengangkat engagement media Fimela.com agar bisa mencapai target page views, angka kunjungan pembaca ke situs web Fimela.com per bulannya, dan meningkatkan rating situs web di laman Alexa Rank.
Sama halnya dengan artikel berita trending, artikel SEO juga termasuk dalam kategori berita saduran. untuk penugasan artikel berdasarkan keyword rekomendasi dari SEO, biasanya Managing Editor memberikan list kata kuncinya sekitar pukul 10.00 WIB dan sudah diberikan bagian masing-masing, sehingga penulis tidak perlu memilih topiknya secara mandiri karena sudah ditunjuk lebih dulu oleh Managing Editor, dan penulis hanya tinggal menulis artikelnya sesuai dengan topik yang diberikan. Contoh penugasan artikel SEO dapat dilihat pada gambar 3.10.
47 Gambar 3.10 Penugasan penulisan artikel SEO
Sumber: Dokumentasi penulis
Ketika penugasan artikel SEO, penulis lebih banyak ditugaskan untuk menulis artikel-artikel yang bersifat timeless dengan topik parenting.
Meski begitu, penulis tetap mendapatkan pengalaman untuk menulis artikel SEO dengan topik lainnya seperti beauty dan fashion. Hal tersebut bisa dilihat dari rincian pekerjaan yang dilakukan penulis per minggunya di sub- bab 3.2.
3.3.2.2 Tahap Pengumpulan Data
Setelah Managing Editor memberikan penugasan terkait artikel berita trending ataupun artikel SEO. Penulis langsung melakukan pengumpulan dan penghimpunan informasi berdasarkan topik yang telah ditentukan. Dalam hal ini, penulis mengumpulkan data dengan cara menyadur dari situs web ataupun media online internasional yang membahas tentang topik yang penulis dapatkan.
Untuk menggambarkan proses kerjanya, penulis akan memberikan masing-masing satu contoh terkait pengumpulan data untuk artikel berita trending dan artikel SEO. Langkah pertama yang penulis lakukan adalah
48 mendapatkan tautan utama terkait informasi yang dibutuhkan ketika penulisan kedua jenis artikel tersebut.
a. Artikel Berita Trending - Akui Pernah Alami Pelecehan Seksual Saat Muda, Eks Bintang MU Patrice Evra Menyesal Karena Bungkam
Sumber informasi primer:
https://www.liputan6.com/bola/read/4692273/kisah-sedih-patrice- evra-eks-bintang-mu-yang-pernah-alami-pelecehan-seksual-saat- kecil?source=search
Tautan artikel berita trending tersebut penulis dapatkan dari daftar tautan yang Managing Editor berikan di grup WhatsApp redaksi setiap pagi. Seperti yang sudah penulis jelaskan sebelumnya, artikel-artikel berita trending yang bersumber dari media-media yang masih satu perusahaan dengan KLY merupakan berita yang didahulukan akan tayang pada pagi hari karena biasanya berita- berita tersebut memiliki nilai timeliness sehingga beritanya mengedepankan nilai aktualitas, yang mana semua fakta yang diterbitkan harus baru dan belum diketahui khalayak (Wendratama, 2017, p. 45). Namun, tak menutup kemungkinan jika artikel berita yang diberikan pada pagi hari tidak mengedepankan nilai timeliness.
Demi mengangkat engagement dengan para pembaca, Managing Editor juga memilih artikel berita dengan nilai human interest karena biasanya memiliki jumlah page views yang tinggi dibandingkan tipe berita lainya. Hal ini juga sejalan dengan pendapat dari Wendratama (2017, p. 48) yang mendefinisikan nilai berita human interest sebagai nilai yang memengaruhi reaksi emosional pembaca beritanya, seperti senang, terharu, bangga, simpati, prihatin, dan marah. Biasanya, jurnalis memang sengaja berusaha memasukkan aspek emosional agar ceritanya semakin menarik bagi khalayak.
49 Penulis dibebaskan untuk mengubah angle pemberitaan dengan mencari lagi informasi-informasi pendukung dari media- media internasional lain. Dalam hal ini, penulis tidak diperbolehkan menyadur dari media nasional lainnya karena merupakan media kompetitor. Setelah melakukan pemilihan artikel berita yang akan penulis tulis ulang, sama halnya dengan pengerjaan artikel liputan, penulis juga langsung menulis outline berita berdasarkan informasi- informasi yang telah penulis himpun. Berikut contoh outline berita yang berisi informasi-informasi penting terkait artikel tentang pelecehan seksual yang telah dialami Patrice Evra sebelum menulis berita:
- Informasi dasar:
Mantan bintang Manchester United Patrice Evra mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan seksual ketika berusia 13 tahun dari guru sekolahnya.
- Baru menceritakan tentang pelecehan seksual
Evra belum menceritakan kejadian tersebut hingga dirinya menulis buku autobiografinya yang berjudul “I Love This Game” karena ia merasa bahwa hal tersebut merupakan hal yang sulit dan berat bagi hidupnya.
- Menyalahkan diri sendiri
Ia sempat menyalahkan dirinya sendiri pasca kejadian pelecehan tersebut. Bahkan ia mencap dirinya sendiri sebagai pengecut selama bertahun-tahun karena bungkam dan tak mengungkap kebenaran.
- Ingin menjadi inspirasi
Ia mengungkap kejadian berat yang menimpanya saat kecil, karena ia ingin menjadi inspirasi bagi orang-orang penyintas pelecehan seksual, khususnya anak-anak. Ia ingin anak-anak di luar sana bisa mengungkapkan kejadian pelecehan seksual
50 yang mereka alami ataupun mencegah terjadinya pelecehan seksual yang terjadi di kalangan anak-anak.
b. Artikel SEO - Waspada Terkena Hemofilia Jika Anak Sering Mimisan
Sumber informasi:
- https://kidshealth.org/en/parents/nose-
bleed.html#:~:text=Nosebleeds%20are%20common%20in
%20kids,be%20cared%20for%20at%20home.
- https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3201396/anak- sering-mimisan-hati-hati-hemofilia
Ketika menulis artikel SEO, penulis biasanya menyesuaikan dengan topik yang diberikan. Dalam hal ini, penulis mendapatkan rekomendasi topik “Mengapa anak sering mimisan” pada Minggu, 31 Oktober 2021. Dikarenakan artikel terkait penyebab anak mimisan di Fimela.com sudah terlalu banyak, penulis akhirnya memutuskan untuk mengambil angle lain, tetapi masih ada relevansinya dengan topik yang diberikan.
Dalam penulisan artikel SEO, penulis dibebaskan untuk menyadur dan menghimpun informasi dari berbagai situs web media online internasional, situs web resmi lembaga-lembaga terkait topik ataupun jurnal-jurnal penelitian yang bisa mendukung isi dari artikel yang bisa penulis bagikan dalam satu artikel SEO.
Penulis juga melakukan penulisan outline berita yang terdiri dari informasi-informasi dasar terkait topik yang akan penulis angkat. Berikut contoh outline beritanya:
- Informasi dasar
Kondisi mimisan seringkali disebabkan oleh beragam faktor, dan seringkali terjadi pada usia 3 hingga 10 tahun yang disebabkan karena terlalu sering mengorek hidung ataupun ketika udara kering.
51 - Wajar terjadi pada anak
Mimisan sering terjadi pada anak-anak, dan dianggap tidak berbahaya, serta dapat ditangani secara sederhana. Namun, orangtua perlu waspada jika anak terlalu sering mengalami mimisan.
- Mengenal penyakit hemofilia
Ketika anak sering mengalami mimisan, bisa jadi pertanda ia mengalami gejala hemofilia. Hemofilia merupakan penyakit yang menyebabkan tubuh kekurangan protein pembentuk faktor pembekuan.
- Penyebab hemofilia
Penyebabnya adalah kekurangan protein dan vitamin K yang menjadi faktor pembeku darah. Gejalanya dapat terlihat secara kasat mata, karena penderita hemofilia cenderung lebih sering mengalami pendarahan dan darahnya susah beku.
- Cara penanganan
Mimisan yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan volume darah berkurang dan akan berdampak buruk bagi kesehatan anak seperti gangguan tumbuh kembang, hingga risiko kematian. Maka dari itu, melansir laman Klikdokter.com, terdapat lima langkah pertolongan pertama ketika mimisan bagi anak penderita hemofilia.
3.3.2.3 Tahap Evaluasi Data
Setelah penulis menyusun outline berita dan menghimpun informasi-informasi penting yang akan, pada tahap selanjutnya yakni tahap evaluasi data, penulis menyortir hal-hal apa saja yang nantinya akan dimuat dalam artikel yang penulis buat. Evaluasi data dalam penulisan artikel saduran sangat berguna bagi penulis dalam menentukan angle berita dan memfokuskan alur beritanya.