• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SD Negeri 9 Tanah Luas

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Pelajaran : 2. Mengenal Nama-Nama Allah Melalui Asmaul-Husna Sub Pelajaran : Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al-Ahad

Kelas/Semester : V/1

AlokasiWaktu : 2 x 35 Menit 1 x Pertemuan

A. Kompetensi Inti (KI)

KI-1 Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya

KI-2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.

KI-3 Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamat, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.

KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistemats, dan logis, dalam karya yang estets, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tndakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar (KD)

1.2 Meyakini adanya Allah Swt. Yang Maha Mematikan, Mahahidup, Maha Berdiri Sendirii dan Maha Esa.

2.2 Menunjukkan sikap berani, peduli, mandiri dan teguh pendirian sebagai implementasii dari pemahaman makna al-Asmā'u al-¦usnā: al-Mumīt, al-Hayyu, al-Qayyūm, dan al-Ahad.

3.2 Memahami makna al-Asmā'u al-¦usnā: al-Mumīt, al-Hayyu, al-Qayyūm, dan al-Ahad.

4.2 Membaca al-Asmā'u al-Husnā: al-Mumīt, al-Hayyu, al-Qayyūm, dan al-Ahad dengan jelas dan benar.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1.2.1.Pembiasaan membaca Asma’u al-Husna, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, al-Ahad.

2.2.1.Dapat mengimplementasikan sikap keteladanan melalui al-Asma’u al-Husna al-Mumit,al- Hayyu,Al-Qayyum dan Al-Ahad

3.2.1.Menyebut Asmaul Husna,Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al-Ahad

3.2.2.Menjelaskan makna Asmaul Husna,Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al-Ahad

3.2.3.Mengidentifikasi keteladanan dari Asmaul Husna,Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al- Ahad

4.2.1.Menghafal nama-nama Asmaul Husna Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al-Ahad dengan baik dan benar

4.2.2.Mempraktikkan keteladanan dari Asmaul Husna,Al-Mumit,Al-Hayyu,Al-Qayyum dan Al- Ahad dalam kehidupan sehar-hari.

D. Tujuan Pembelajaran

Melalui tanya jawab dan diskusi, peserta didik dapat:Menyebutkan arti Al-Mumit dengan tepat 1. Menyebutkan arti Al-Hayyu dengan tepat

2. Menyebutkan arti Al-Qayyum dengan tepat 3. Mengungkapkan arti Al-Ahad dengan tepat

4. Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al- Mumit dengan benar

5. Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al- Hayyu dengan benar

6. Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al- Qayyum dengan benar

7. Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al- Ahad dengan benar

E. Materi Pembelajaran

Fakta : ( menyebutkan kapan,berapa,nama dan di mana )

 Buku Pendidikan agama Islam dan Budi Pekerti

 Ada 99 Jumlah Asmaul Husna

Konsep : ( Definisi,Identifikasi,klasifikasi,ciri-ciri khusus )

 Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang terbaik

(2)

Prosedur : (Bagan arus,atau bagan alur,langkah mengerjakan sesuatu)

 Melalui tanya jawab,diskusi kelompok dan presentasi

 Supaya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Meta kognetif :( penerapan dalil,hukum atau rumus)

 Dibuktikan dengan Al-Qur’an,surah Al-Lukman Ayat 81-181

Al-Mumit mengandung arti Yang Maha Mematikan.

Al Hayyu (Yang Maha Hidup), mengandung arti bahwa Allah Swt. hidup kekal selamanya, dan Yang Memberi Hidup makhluk-Nya.

Al-Qayyūm (Yang Maha Berdiri/Mandiri), mengandung arti Allah Swt. itu berdiri sendiri untuk selama-lamanya. Allah Swt. memberikan pendidikan kepada manusia supaya hidup tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Al-Ahad (Yang Maha Esa), mengandung arti Allah itu Esa. Yang Maha Tunggal atau Maha Esa, tak ada sekutu bagi-Nya.

Mari kita bersikap dan berperilaku dengan cara mengamalkan al-Asmā’u al-husnā sebagai berikut:

Al-Mumit mengandung arti Yang Maha Mematikan. Manusia, hewan, dan tumbuhan akan mati.

Manusia tidak bisa lari dari kematian. Kematian bukanlah sesuatu yang ditakuti, akan tetapi kematian adalah tangga menuju kebahagiaan abadi. Bila kita ingin bahagia maka kita ikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Misalnya, rajin salat, rajin membaca al-Qur’ān, rajin belajar, serta patuh dan hormat kepada orangtua dan guru. Kemudian jauhi yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Misalnya mencuri, berkelahi dan menyakiti orang lain. Selain itu, biasakan berdoa kepada Allah Swt.: “Yā Allah Yā Mumit, wahai Tuhan Yang Maha Mematikan, matikanlah kami nanti dalam keadaan husnul khatimah”.

Al-Hayyu (Yang Maha Hidup), mengandung arti bahwa yang memberi hidup (nyawa) dan rezeki adalah Allah Swt. Oleh karena itu, hidup atau mati ada di dalam kekuasaan Allah Swt.

Bagaimana sikap dan perilaku kita dalam hidup atau kehidupan? Tugas manusia adalah memelihara kehidupan dan mencari rezeki yang sudah disediakan oleh Allah Swt. seperti memelihara diri sendiri, yaitu dengan cara makan dan minum secara teratur, jangan berlebihan, dan selalu memelihara kebersihan agar tetap sehat. Sedangkan perilaku membantu kelangsungan hidup orang lain, misalnya bersedekah dengan cara memberi makan, minum, dan membantu kesehatan orang lain yang membutuhkannya.

Al-Qayyūm (Yang Maha Berdiri/Mandiri), mengandung arti Allah Swt. itu berdiri sendiri untuk selama-lamanya. Allah Swt. memberikan pendidikan kepada manusia supaya hidup tidak selalu bergantung kepada orang lain. Hidup harus punya semangat mandiri dalam segala situasi dan kondisi. Pada jaman dulu ada pepatah yang menyatakan: “Berdiri di atas kaki sendiri

(Berdikari)”. Bagi siswa kelas 5, bila di rumah harus sudah dapat melakukan sendiri hal-hal tertentu. Misalnya, merapikan tempat tidur, menyiapkan peralatan sekolah, mencari sendiri pakaian sekolah, mengambil sendiri sarapan/makanan untuk berangkat sekolah, dan sebagainya.

Berdo’alah kepada Allah Swt: “Yā Allah Yā Qayyūm, wahai Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri/Mandiri, jadikanlah hidup kami tidak selalu bergantung kepada orang lain”.

Al-Ahad (Yang Maha Esa), mengandung arti Allah itu Esa. Yang Maha Tunggal atau Esa, yang tetap menyendiri dan tak ada sekutu bagi-Nya. Allah Swt. mandiri tidak membutuhkan yang lainnya. Sifat ini memberi pelajaran kepada kita agar selalu mandiri tidak selalu bergantung kepada orang lain. Misalnya mandi, makan, berpakaian, mengerjakan PR, menyusun dan merapikan buku pelajaran di rumah dan sekolah. Kemudian berdoa sendiri: ”Yā Allah,

Engkaulah Tuhan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Mu. Engkau tempat meminta. Jadikanlah aku dapat hidup mandiri”.

F. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan :Scientifik

2. Metode :

a) Observasi b) Diskusi c) Presentasi d) Demontrasi

(3)

G. Media /Alat Pembelajaran

1.Tayangan Vidio yang berisi materi al-Asmā'u al-Husnā 2.Gambar yang berkaitan dgn Asmaul Husna

3.Papan Tulis,Spidol

H. Sumber Belajar

1. Al-Qur’an dan terjemahan

2. Buku PAI dan Budi Pekerti SD Kelas V 3. Buku-buku lain yang relevan

4. Lingkungan sekitar

I. Langkah-langkah Pembelajaran

No. Kegiatan Waktu

1. Pendahuluan

1. Guru Membuka pembelajaran dengan membaca Basmallah dilanjutkan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh salah seorang peserta didik dengan penuh khidmat do’a mecari ilmu:

“Robbizidnii ‘ilman Warzuqnii Fahmaa”.

“Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berilah aku pengertian yang baik.

2. Guru Memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah pendek pilihan surah Al Fatihah.

3. Guru mengarahkan kesiapan diri peserta didik dan kehadiran peserta didik dengan mengisi lembar kehadiran.

4. Mengajak siswa untuk melakukan yel,yel salam PPK 5. Menyanyikan lagu wajib nasional

6. Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif berkaitan dengan tema mengenal nama Allah dan nama kitab-kitabnya.

7. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai;

8. Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menyimak,menanya, berdialog, mengkomunikasikan dengan menyampaian, menanggapi dan membuat kesimpulan hasil pembelajaran

10 menit

2. Kegiatan Inti

• Mengamati

1. Guru mengajak peserta didik untuk belajar bersama di luar kelas sekitar lingkungan sekolah yang memungkinkan untuk pelaksanaan proses pembelajaran dengan membawa papan tulis atau media pembelajaran lainnya yang relevan.

2. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok diminta mencermati pembelajaran tentang

“Mengenal Nama – nama Allah

Mengenal Allah melalui al-Asma’u al-Husna

1. Peserta didik mencermati pennjelasan guru, apa yang ada dalam buku teks tentang makna al-Asmā'u al-Husnā, al- Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

2. Peserta didik diajak untuk menyanyikan lagu Allah Maha Esa dengan irama lagu “Nenek moyangku seorang pelaut” secara bersama-sama

3. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik dan kemudian menjelaskan apa yang ada dalam buku teks tentang makna al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

Aku Ingin Terpuji Dihadapan Allah Swt.

1. Peserta didik mencermati pennjelasan guru, apa yang ada dalam buku teks tentang perilaku-perilaku yang

merefleksikan pemahaman terhadap mencermati al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

2. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik dan kemudian menjelaskan apa yang ada dalam buku teks tentang perilaku-perilaku yang merefleksikan

pemahaman terhadap al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al- Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

120 menit

(4)

• Menanya

1. Melalui motivasi dari guru, peserta didik menanya tentang al- Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al- Ahad.

2. Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait makna al- Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al- Ahad.

• Mengekplorasi/menalar.

1. Peserta didik secara berkelompok mencermati al-Asmā'u al- Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad, dan mendiskusikan makna yang terkandung di dalamnya

2. Salah satu kelompok menyampaikan didepan kelompok lain.

3. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik.

 Mengasosiasi/mencoba.

1. Peserta didik secara berkelompok kembali mendiskusikan perilaku-perilaku yang merefleksikan pemahaman terhadap mencermati al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al- Qayyum, dan al-Ahad.

2. Salah satu kelompok menyampaikan didepan kelompok lain.

3. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik dan kemudian menjelaskan apa yang ada dalam buku teks tentang makna al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

4. Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik dan kemudian menjelaskan apa yang ada dalam buku teks tentang perilaku-perilaku yang merefleksikan

pemahaman terhadap al-Asmā'u al-Husnā, al-Mumiit, al- Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad.

5. Pada kolom “Tugasku,” guru meminta agar peserta didik secara individu dapat memberikan contoh tentang perilaku terpuji terhadap Allah Swt., sesama manusia, makhluk ciptaan Allah lainya, dan diri sendiri.

6. Pada kolom “Ayo Kita Berlatih, Insya Allah Kita Bisa,” guru meminta agar peserta didik baik secara

klasikal/kelompok/individu membiasakan untuk melakukan kegiatan rutin yang mencerminkan cinta kepada Allah dengan memuji-Nya lewat al-Asmā'u al-Husnā, bertasbih dengan melafalkan: al-Mumiit, al-Hayy, al- Qayyum, dan al Ahad, seperti: Ya Mumiit, Ya Hayyun, Ya Qayyum, dan Ya Ahad (10 x atau lebih).

• Komunikasi/demonstrasi/Networking

1. Peserta didik dapat menyebutkan nama-nama Allah atau al- Asmā'u al-Husnā dengan benar.

2. Peserta didik merefleksikan pemahaman tentang nama- nama Allah atau al-Asmā'u al-Husnā dalam kehidupan sehari-hari.

3. Peserta didik membiasakan untuk melakukan kegiatan rutin yang mencerminkan cinta kepada Allah dengan memuji-Nya lewat al-Asmā'u al-Husnā, bertasbih dengan melafalkan: al- Mumiit, al-Hayy, al- Qayyum, dan al Ahad, seperti: Ya Mumiit, Ya Hayyun, Ya Qayyum, dan Ya Ahad (10 x atau lebih).

4. Dibantu guru peserta didik membuat kesimpulan.

3. • Penutup

1. Guru melaksanakan penilaian dan refleksi dengan

mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;

2. Tugas, guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom

“insya Allah aku bisa” dalam buku teks kepada orang tuanya dengan memberikan komentar dan paraf.

3. Kegiatan ini dapat juga dilakukan dengan menggunakan buku penghubung guru dan orang tua atau komunikasi langsung dengan orang tua untuk mengamati perkembangan

kemampuan peserta didik dalam mengenal nama-nama Allah atau al-Asmā'u al-Husnā.

10 Menit

(5)

4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

5. Menyanyikan Lagu Daerah

6. Membaca do’a penutupan majelis taklim (Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik)

Artinya :

Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji Mu, aku bersaksi bahwa tiada Illah kecuali Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepadaMu

J. Penilaian Hasil Belajar

Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik.Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.

1. Sikap Spiritual

a. Jenis Tes : Non Tes b. Teknik Penilaian : Penilaian diri

c. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian diri

d. Kisi-kisi :

No. Sikap/nilai Butir Instrumen 1 Allah Swt. memiliki

Asmaul Husna

No. 1

2 Menyebut Asmaul

Husna sebelum berdoa No. 2 3 Mengalami kematian No. 3

4 Memanfaatkan hidup

di dunia yang fana ini No. 4 e. Instrumen Penilaian Sikap Spiritual

Nama Siswa Kelas / Semester

: :

...

V/ Ganjil Teknik Penilaian : Penilaian diri

Penilai : Guru

NO PERNYATAAN

PILIHAN JAWABAN

SKOR Sangat

Setuju Setuju Ragu- Ragu

Tidak Setuju

1

Allah Swt. memiliki 99 Asmaul Husna, empat

diantaranya adalah Al-Mumit, Al-Hayyu, Al-Qayyum, dan Al-Ahad

2

Setiap kita berdoa terlebih dahulu menyebut Asmaul Husna

3 Setiap manusia pasti mengalami kematian

4

Manusia harus memanfaatkan hidup di dunia yang fana ini dengan sebaik-baiknya

JUMLAH SKOR

KETERANGAN NILAI NILAI AKHIR

(6)

Sangat Setuju Setuju

Ragu-Ragu Tidak Setuju

= Skor 4

= Skor 3

= Skor 2

= Skor 1

Skor yang diperoleh

--- x 4=….

Skor maksimal CATATAN:

...

2. Sikap Sosial

a. Jenis Penilaian : Non Tes

b. Teknik Penilaian : Penilaian Antar Teman

c. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian Antar Teman d. Kisi-kisi :

No. Sikap/nilai Butir Instrumen

1 Kerjasama Nomor 1

2 Kekompakkan Nomor 2

3 Tanggungjawab bersama Nomor 3

4 Inisiatif Nomor 4

5 Disiplin Nomor 5

e. Instrumen Penilaian Sikap Sosial Nama Siswa yang dinilai

Kelas / Semester

: :

...

V / Ganjil

Teknik Penilaian : Penilaian Antar Teman

NO. ASPEK YANG DIAMATI PILIHAN JAWABAN

SKOR

M MB MT BT

1 Memperlihatkan adanya kerjasama yang baik dalam kelompok

2 Memperlihatkan adanya kekompokkan antar anggota kelompok

3 Memperlihatkan adanya tanggungjawab bersama dalam kelompok

4 Memperlihatkan adanya inisiatif bersama dalam kelompok

5 Memperlihatkan adanya disiplin dalam kelompok

JUMLAH SKOR

KETERANGAN NILAI NILAI AKHIR

M MB MT BT

= Skor 4

= Skor 3

= Skor 2

= Skor 1

Skor yang diperoleh

---x100 = ...

Skormaksimal CATATAN:

M = Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang

(7)

dinyatakan dalam indikator secara konsisten)

MB = Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten)

MT = Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda- tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indicator tetapi belum konsisten) BT = Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tandatanda awal

perilaku yang dinyatakan dalam indikator)

3. Pengetahuan

a. Jenis Penilaian : Tes b. Teknik Penilaian : Tes Tulis

c. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes tulis d. Kisi-kisi :

No. Indikator Butir Instrumen

1. Menyebutkan arti Al-Mumit Nomor 1 2. Menyebutkan arti Al-Hayyu Nomor 2 3. Menyebutkan arti Al-

Qayyum

Nomor 3 4. Mengungkapkan arti Al-

Ahad

Nomor 4

5.

Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Mumit

Nomor 5

6.

Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Hayyu

Nomor 6

7.

Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Qayyum

Nomor 7

8.

Menjelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Ahad

Nomor 8

e. Instrumen Penilaian Pengetahuan

Kelas/Semester : V / Ganjil Teknik Penilaian : Tes Tulisan

Penilai : Guru

No. Indikator Instrumen

1. Menyebutkan arti Al-

Mumit Sebutkan arti Al-Mumit!

2. Menyebutkan arti Al-

Hayyu Sebutkan arti Al-Hayyu!

3. Menyebutkan arti Al-

Qayyum Sebutkan arti Al-Qayyum!

4. Mengungkapkan arti

Al-Ahad Sebutkan arti Al-Ahad!

5. Menjelaskan contoh perilaku yang

Jelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara

mengamalkan Asmaul Husna Al-Mumit!

(8)

menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Mumit

6.

Menjelaskan contoh perilaku yang

menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Hayyu

Jelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Hayyu!

7.

Menjelaskan contoh perilaku yang

menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Qayyum

Jelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Qayyum!

8.

Menjelaskan contoh perilaku yang

menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Ahad

Jelaskan contoh perilaku yang menggambarkan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Ahad!

Instrumen Penilai ( Aspek Ketrampilan ) Rubrik Penilaian Membaca kalimat Asmaul husna

No Nama Kriteria

Sangat Lancar

Lancar Cukup Kurang

Lancar

Keterangan:

Sangat Lancar : Bacaannya lancar, pengucapan hurufnya tepat, panjang dan pendek bacaannya benar

Lancar : Bacaannya lancar, pengucapan hurufnya tepat, panjang dan pendek bacaannya benar, akan tetapi sedikit kurang tepat

Cuku : Bacaannya lancar sebagian, panjang dan pendek bacaannya benar tetapi pengucapan hurufnya kurang sempurna

Kurang : Bacaannya tersendat-sendat, panjang dan pendek bacaannya kurang sempurna

Konversi dalam Bentuk Angka

Sangat lancar = 4 dan skor yang diperoleh 4/4 x 100 = 100 lancar = 3 dan skor yang diperoleh 3/4 x 100= 75 Sedang = 2 dan skor yang diperoleh 2/4 x 100 = 5 Kurang = 1 dan skor yang diperoleh 1/4 x 100 = 25

Format Penilaian ketrampilan

NO Nama

Skor

Nilai Akhir

4 3 2 1

1 Alif Munandar 2 Azzima Arkan

Prawira

3 Arsyi Mutia Balqis 4 Fabian Mulka

(9)

NO Nama

Skor

Nilai Akhir

4 3 2 1

Fatan

5 Ghausi Fawwaz 6 Muhammad

Afdhal

7 M. Khairul Al fata 8 M. Luthfi Alfarizi 9 M. Razan Nabil 10 M. Asrarul Wildan 11 M.Luthfi.N 12 Nasyira Azdkia 13 Naila Dhafira 14 Putri Rahmadani 15 Rayyan

16 Refi Alhafis 17 Silki Nazhifa 18 Wali Al Khalidi 19 Zaifil Azkia 20 Yulita Khalisha

putri

21 Muhammad Nabil 22 Safwatun nafis 23 Firyal sabirah

Fafif

24 Alif Munandar

Mengetahui

Kepala SDN 9 Tanah Luas

Fitriani,S.Pd.I

NIP.198108022008012001

Gampong Tutong, 12 April 2021 Guru PAI

Fitriani,S.Pd.I

Nip.198108022008012001

(10)

Referensi

Dokumen terkait

j. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok k. Guru memberikan mengkonfirmasi untuk penguatan. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi dan menyimpulkan

b) Peserta didik mengerjakan LKPD yang telah dibuat guru menggunakan google form tentang materi mengenal sudut c) Guru memberikan penguatan mengenai konsep-konsep. yang

kelompok diberi nomor 1 sampai 5  Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan sumber belajar (buku, modul) yang mereka miliki sebagai media pembelajaran dalam

Peserta didik menyusun hasil diskusi dalam bentuk peta konsep atau power point yang sudah diperkuat dengan berbagai sumber (buku atau internet). Guru meminta peserta

Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi peserta didik, kemudian menjelaskan maksud dari cerita dan keterkaitannya dengan makna rukun berdasarkan buku

Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum dipahami terkait makna dan contoh prilaku yang terdapat dalam Al-Asma al- Husna yang diamati.. Peserta didik merumuskan makna dan

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model Discovery Learning, peserta didik dapat dengan terampil dalam menangkap makna terkait fungsi sosial, struktur teks

Dengan menggali informasi dan diskusi struktur teks prosedur, peserta didik mampu menguraikan makna struktur teks prosedur yang dibaca dengan benar.. Dengan menggali informasi teks