BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah - Gambaran subjective well-being pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository
Teks penuh
Dokumen terkait
yang tinggal dengan orangtua sehingga, diharapkan pihak Panti Asuhan dan orangtua dapat menggunakan informasi ini dalam memberikan pengasuhan untuk membantu remaja untuk
Bagi remaja yang harus tinggal di dalam panti asuhan, lingkungan panti asuhan adalah lingkungan sosial yang utama dalam penyesuaian diri dengan lingkunganya, maka
asuhan tersebut sudah tidak memiliki orang tua atau yatim piatu, atau salah satu,. dan ada juga yang masih memiliki orangtua namun terpaksa berada di
tinggal bersama keluarga dan anak yang tinggal di panti asuhan sehingga. dapat melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan kematangan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pemahaman bagi pengasuh mengenai gambaran subjective well-being pada lansia yang tinggal di panti
Di panti asuhan Cottage, waktu rentang tersebut juga ada yang memiliki kompetensi interpersonal kategori tinggi artinya meskipun remaja yang tinggal di panti asuhan pada
Kemudian peran pengurus panti asuhan selain sebagai pengganti keluarga dari anak-anak, pengurus juga mempunyai peran sebagai pembentuk watak, mental spiritual
Sebaliknya bagi remaja panti asuhan baik asrama maupun cottage yang tidak memiliki kedekatan dengan orangtua asuh maupun teman sebaya akan cenderung merasa kesulitan untuk mendapatkan