• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK SKRIPSI"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1. Perbandingan Penelitian Terdahulu dengan Peneliti
Gambar 2.1. Kerangka Konseptual
Gambar 4.1. Struktur Organisasi
Tabel 4.3. di atas menunjukkan kisaran jawaban responden atau pegawai Kecamatan  Cerme  Kabupaten  Gresik  tentang pernyataan yang berkaitan dengan variabel motivasi berada pada kisaran  setuju  dan  sangat  setuju
+5

Referensi

Dokumen terkait

Koefisien Determinasi R 2 diperoleh hasil sebesar 0,580 artinya variabel motivasi kerja, insentif dan lingkungan kerja mampu menjelaskan terhadap variasi perubahan variabel

Hasil pengujian variabel Disiplin kerja diperoleh tingkat signifikasi sebesar 0,001 < 0,05. Artinya bahwa variabel Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai

Koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai sebesar 0.750, hal ini berarti bahwa 75 % variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel-variabel motivasi

Besarnya pengaruh motivasi berprestasi berpengaruh nyata terhadap disiplin kerja pegawai dalam mewujudkan mutu pelayanan pendidikan dilihat dari koefisien determinasi (R 2

Predictors: (Constant), kompentensi, motivasi, disiplin Dari Uji Simultan (Uji F) maka dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kompetensi kerja

Kemudian pada Uji statistik F dan koefisien determinasi (R2) menunjukkan lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh

Uji koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan dan disiplin kerja secara simultan terhadap variabel

Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Berdasarkan tabel 4, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel motivasi kerja diperoleh sebesar 0,207 dengan