PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK SKRIPSI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Koefisien Determinasi R 2 diperoleh hasil sebesar 0,580 artinya variabel motivasi kerja, insentif dan lingkungan kerja mampu menjelaskan terhadap variasi perubahan variabel
Hasil pengujian variabel Disiplin kerja diperoleh tingkat signifikasi sebesar 0,001 < 0,05. Artinya bahwa variabel Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai
Koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai sebesar 0.750, hal ini berarti bahwa 75 % variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel-variabel motivasi
Besarnya pengaruh motivasi berprestasi berpengaruh nyata terhadap disiplin kerja pegawai dalam mewujudkan mutu pelayanan pendidikan dilihat dari koefisien determinasi (R 2
Predictors: (Constant), kompentensi, motivasi, disiplin Dari Uji Simultan (Uji F) maka dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kompetensi kerja
Kemudian pada Uji statistik F dan koefisien determinasi (R2) menunjukkan lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh
Uji koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan variabel bebas yaitu gaya kepemimpinan dan disiplin kerja secara simultan terhadap variabel
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Berdasarkan tabel 4, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel motivasi kerja diperoleh sebesar 0,207 dengan