A. Latar Belakang Masalah
Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan antara manusia satu dengan manusia lainnya. Melalui bahasa seseorang dapat mengetahui informasi dan bertukar pikiran, sehingga dapat dikatakan bahasa selain sebagai alat komunikasi juga digunakan untuk memperoleh pengetahuan. Menurut Kridalaksana (2009:24) bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang sewenang-wenang dan bermakna yang digunakan kelompok masyarakat untuk menjalin kerjasama dalam berkomunikasi serta mengidentifikasi diri.
Penggunaan bahasa tidak hanya digunakan secara lisan tetapi juga secara tulisan. Penggunaan bahasa dalam bidang tulisan dapat berupa karya sastra yang meliputi prosa dan puisi. Selain itu, penggunaan bahasa dalam bentuk tulisan juga terdapat di surat kabar, surat, teks wawancara, dan display picture blackberry massenger. Penggunaan bahasa tentu tidak secara mentah, tetapi memerlukan suatu proses agar bahasa yang digunakan memiliki nilai keindahan. Dalam hal ini pemilihan kata atau diksi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan nilai keindahan tersebut.
Masalah penggunaan gaya bahasa sudah lama menjadi kajian bahan objek penelitian. Saptarini (2014) melaksanakan penelitian yang berjudul “Penggunaan Gaya Bahasa Menurut Pilihan Kata dan Struktur Kalimat Iklan Kampanye Pemilu Legislatif Tahun 2014”. Pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah
bahasa menurut struktur kalimat, frekuensi penggunaan gaya bahasa menurut pilihan kata dan struktur kalimat, dan hubungan antara gaya bahasa menurut pilihan kata dengan gaya bahasa menurut struktur kalimat dalam iklan kampanye pemilu legislatif tahun 2014. Hasilnya adalah iklan kampanye pemilu legislatif tahun 2014 menggunakan gaya bahasa menurut pilihan kata, baik dalam data teks, data monolog, maupun data dialog. Gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa resmi dan gaya bahasa tak resmi. Iklan kampanye pemilu legislatif 2014 banyak menggunakan struktur kalimat berupa gaya bahasa repetisi sedangkan frekuensi penggunaan gaya bahasa menurut struktur kalimat dalam iklan kampanye legislatif 2014 dengan repetisi pada iklan partai berasaskan Islam lebih rendah daripada partai yang berasaskan Pancasila. Kusumawati (2010) melaksanakan penelitian “Analisis Pemakaian Gaya Bahasa pada Iklan Produk Kecantikan Perawatan Kulit Wajah di Televisi”. Dalam penelitian ini dilakukan analisis
gaya bahasa eufemismus digunakan untuk memperhalus perkataan. Sumarini (2015) melaksanakan penelitian “Analisis Nilai Moral Bahasa Gaul (Alay) Terhadap Pendidikan Remaja pada Media Sosial”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana memilih kata-kata yang tepat untuk berbicara, bagaimana memulai pembicaraan, dan bagaimanamemulaimateri agar pembahasan tidak ditertawakan oleh orang. Hasilnya adalah penggunaan bahasa alay banyak digunakan oleh remaja di media sosial daripada digunakan secara lisan dan apabila seseorang menggunakan bahasa alay secara lisan terdapat penekanan pada kata-kata yang digunakan.
Meskipun sudah banyak dilakukan penelitian mengenai gaya bahasa tetapi
penggunaan gaya bahasa khususnya di blackberry messenger belum ada yang menelitinya. Selain itu, gaya bahasa di blackberry messenger memiliki kekhasan
tersendiri. Pertama, kata-kata yang terdapat di display picture blackberry messenger memiliki gambar dan warna yang menarik. Kedua, kata-kata yang
digunakan merupakan kata-kata sehari-hari yang mengekspresikan perasaan pemakai blackberry messenger. Ketiga, penggunaan gaya bahasa banyak
menggunakan bahasa kiasan. Selain alasan di atas, penelitian yang disebutkan di atas belum ada yang mengamati jenis gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna. Penggunaan gaya bahasa merupakan bentuk ekspresi seorang penulis
dalam mengungkapkan gagasan serta perasaannya dengan menggunakan pilihan kata tertentu sehingga akan mencapai nilai keindahan (Ratna, 2013:5). Penggunaan
ditemukan dalam display picture blackberry massenger. Display picture dapat berupa foto, kata-kata atau hal menarik lain yang dapat dijadikan identitas pengguna blackberry tersebut (dalam www.upblackberry.com).
Menurut Mewengkang, dkk. (2014) blackberry massenger adalah program
pengirim pesan instan yang disediakan untuk para pengguna perangkat Blackbbery.
Aplikasi ini mengadopsi kemampuan fitur atau aktivitas yang populer di kalangan
pengguna perangkat telepon genggam. Contohnya, fitur di aplikasi Google Maps
atau Yahoo Massenger hingga aktivitas dengan Facebook atau Twitter. Semuanya
bisa didapatkan oleh pengguna perangkat Blackberry pada aplikasi ini. Blackberry
Massenger merupakan salah satu keunggulan dari penggunaan perangkat
Blackberry selain layanan Push Mail. Layanan Massenger ini dibuat khusus bagi
pemilik Blackberry dan dirancang khusus untuk komunikasi di antara pengguna.
Cara menggunakan blackberry massenger adalah dengan menghubungkan nomor
PIN yang terdapatpada masing-masing perangkat blackberry.
Berdasarkan pemaparan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian
terhadap penggunaan bahasa dalam wacana display picture blackberry massenger
ditinjau dari segi stilistika. Penggunaan bahasa pada wacana display picture
blackberry massenger mengandung banyak persoalan, untuk mengetahui persoalan
tersebut maka akan dibahas “Gaya Bahasa pada Display Picture Blackberry
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, pokok permasalahan yang akan dibicarakan adalah:
1. Bagaimanakah bentuk penggunaan gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat pada display picture blackberry messenger?
2. Bagaimanakah bentuk penggunaan gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna pada display picture blackberry messenger?
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. mendeskripsikan jenis gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat yang terdapat pada display picture blackberry massenger.
2. mendeskripsikan jenis gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna pada display picture blackberry messenger.
D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoretis
Penelitian ini dapat bermanfaat untuk mengembangkan ilmu kebahasaan dalam kajian gaya bahasa. Selain itu, penelitian ini diharapkan bisa menambah pengetahuan tentang jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat di dalam display picture blackberry massenger.
2. Manfaat Praktis
E. Sistematika Penulisan
Secara keseluruhan laporan proposal ini berjudul “Gaya Bahasa pada Display Picture Blackberry Massenger” ini terdiri dari V bab dengan sistematika sebagai berikut:
Bab I, pendahuluan berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. Latar belakang masalah berisi tentang permasalahan yang akan menjadi pokok pembicaraan peneliti. Perumusan masalah menjelaskan tentang permasalahan yang akandibahas dalam penelitian. Tujuan penelitian berisi tentang sesuatu hal yang akan dicapai dan didapatkan setelah penelitian.Manfaat penelitian menjelaskan tentang bagaimana manfaat itu akan didapatkan oleh orang lain setelah membaca serta memahami penelitian ini dan sistematika penulisan menjelaskan tentang susunan dalam penulisan dengan menguraikan setiap poin dalam bab.
Bab II adalah landasan teori berfungsi untuk memecahkan masalah atau membahas permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini. Pada landasan teori dijelaskan penelitian relevan, bahasa, wacana, stilistika, gaya bahasa, dan peta konsep.
Bab III berisi tentang metode yang digunakan dalam penelitian. Keterangan dibuat rinci dan jelas, hal tersebut bertujuan agar peneliti dan pembimbing dapat memahami proses penelitian yang akan dilakukan. Pada bagian ini berisi tentang jenis penelitian, data dan sumber dan metode dan teknik penelitian.