• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEPUSTAKAAN DESA (STUDI DESKRIPTIF TERHADAP 35 DESA DI KABUPATEN BLITAR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PEPUSTAKAAN DESA (STUDI DESKRIPTIF TERHADAP 35 DESA DI KABUPATEN BLITAR)"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PERSEPSI KEPALA DESA TERHADAP LAYANAN PEPUSTAKAAN DESA

(STUDI DESKRIPTIF TERHADAP 35 DESA DI KABUPATEN BLITAR)

SKRIPSI

Disusun Oleh: Niswa Nabila SBA

NIM 071016004

DEPARTEMEN INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

Semester Ganjil 2015/2016

(2)

i

PERSEPSI KEPALA DESA TERHADAP LAYANAN PEPUSTAKAAN DESA

(STUDI DESKRIPTIF TERHADAP 35 DESA DI KABUPATEN BLITAR)

SKRIPSI

Disusun Oleh: Niswa Nabila SBA

NIM 071016004

DEPARTEMEN INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

(3)

ii

(4)

iii

PERSEPSI KEPALA DESA TERHADAP LAYANAN PEPUSTAKAAN DESA

(STUDI DESKRIPTIF TERHADAP 35 DESA DI KABUPATEN BLITAR)

SKRIPSI

Maksud : Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Studi S1 pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga

Disusun Oleh :

NISWA NABILA SBA 071016004

DEPARTEMEN ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

(5)

iv

HALAMAN PERSEMBAHAN

Skripsi ini saya persembahkan untuk Ibu, Ayah,

dan Ibu Tri Susantari, Adik -adikku,

Teman-temanku yang selalu mendukungku sampai detik

ini semoga bisa bermanfaat.

(6)
(7)

vi

(8)

vii Abstrak

Perpustakaan desa sebagai salah satu pusat informasi memiliki tantangan untuk memenuhi kebutuhan pemustakanya. Perpustakaan desa adalah lembaga informasi yang berada di tingkat desa. Perpustakaan milik masyarakat, untuk masyarakat, dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat sekitarnya dengan mengetahui keinginan dan kemauan masyarakat serta mengembangkan inisiatif dan kreativitas. Upaya untuk tetap dapat meningkatkan inat masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan desa yaitu dengan mengetahui bagaimana layanan perpustakaan desa yang dilakukan oleh tenaga perpustakaan dalam hal ini diwakili oleh kepala desa selaku pemegang kebijakan tertinggi di level desa dan dinilai mampu meningkatkan minat masyarakat akan perpustakaan desa dengan kebijakannya. Maka penelitian ini meneliti mengenai persepsi kepala desa terhadap perpustakaan desa. Dalam penelitian ini menggunakan layanan sebagai aspek yang dipersepsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori persepsi menurut Udai Pareek yang menyatakan dalam proses persepsi ada 6 proses yaitu (1) Proses Menerima Rangsangan; (2) Proses Menyeleksi Rangsangan; (3) Proses Pengorganisasian; (4) Proses Penafsiran; (5) Proses Pengecekan; (6) Proses Reaksi. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling, sampel purposive dan metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Kepala desa sebagai pemustaka dan pemegang kebijakan mempersepsikan sarana-prasarana dengan memberikan tanggapan positif yang dipengaruhi oleh kebutuhan dan keinginan berupa karakteristik sosial demografis berdasarkan usia, jenis kelamin dan pendidikan. Sementara itu, cenderung benar bahwa tenaga perpustkaan memuku suara yang bias didengarkan dengan baik, tutur jata lembut dan mudah dipahami. Tak hanya itu berdasarkan pengamatan indra penglihatan dan penciuman yang dilakukan kepala desa, kepala desa mempersepsikan positif dan berminat untuk berkunjung kembali. Namun walaupun demikian perlu dilakukan ditingkatkan lagi kualitas layanan yang diberikan oleh tenaga perpustakaan.

(9)

viii Abstract

Village library as one of information centers has challenges to meet the needs of its users. Village library is a public library at the village level. Village library aims to meet the information needs of the surrounding society and knowing the desire and willingness of the society and develop initiative and creativity. Efforts to continue to improve the public interest to take advantage of the village library by knowing how the village library services performed by library staff in this case represented by the head of village as the holder of the highest policy at the village level and considered able to increase public interest will be the village library with discretion. So this study examines perceptions head of village towards the village library. In this study using the service as perceived aspect. The theory used in this research is the theory of perception according to Udai Pareek that states in the process of perception there are six processes: (1) Receiving Stimuli; (2) Selection of stimuli; (3) Organizing stimuli; (4) Interpreting stimuli; (5) Checking stimuli; (6) Reaction. The sampling technique used purposive sampling and the method used descriptive quantitative method. The head of village as user and policy maker perceive the village library positively. It was influenced by the needs and desires in the form of social demographic characteristics by age, sex and education. As their opinion, They keen to visit again. But even so necessary to improved quality of services provided by the library staff.

Keywords: perception, the village library, head of village

(10)

ix

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah. Segala puji penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, yang telah memberikan kekuatan dan kemudahan kepada penulis. Sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Persepsi Kepala Desa terhadap Layanan Pepustakaan Desa (Studi Deskriptif terhadap 35 Desa di Kabupaten Blitar)”

Latar belakang penulisan karya tulis ini bermula dari fenomena yang menunjukkan keberadaan perpustakaan desa yang belum mampu menarik hati masyarakat bahkan pemangku kebijakan seperti kepala desa. Dengan demikian penulis mencoba menggali dan meneliti hal tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan melihat bagaimana kepala desa mempersepsikan layanan perpustakaan desa.

Skripsi ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan program studi strata satu (S-1) Ilmu Informasi dan Perpustakaan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga. Penulisan skripsi ini tidak akan memberikan hasil yang terbaik apabila tidak ada bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1) Keluarga penulis atas segala perhatian, dukungan moril, materill, dan kasih sayang sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

2) Ibu Tri Susantari, selaku Dosen Pembimbing yang selalu sabar membimbing penulis dengan segala ilmu yang dimiliki dan tidak bosen didatangkan oleh penulis terus-terusan sehingga penulis memahami dan mengerti bentuk dari suatu penelitian. Sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Semoga dimudahkan disertasinya.

3) Bapak Rahma Sugihartati selaku dosen pembimbing akademik yang selalu menuntun dan membimbing penulis dalam kegiatan akademik yang ditempuh selama menjalani masa pendidikan.

(11)

x

pengajar IIP lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu yang telah mentransfer ilmunya selama masa perkuliahan. Mbak Reni yang selalu siap membantu mahasiswa IIP dalam kepentingan penulisan surat izin penelitian. 5) Untuk Bapak Indarti selaku Kepala Badan Perpustakaan, Arsip, dan

Dokumentasi Kab. Blitar

6) Bapak dan Ibu Staf pada Badan Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi yang telah membantu dalam kelancaran perihal perijinan penelitian.

7) Terima kasih kepada para 35 kepala desa yang telah membantu penulis dalam penelitian. Bapak Sukardi, Bapak Zubaidi, Bapak Azharudin, dll

Terima kasih penulis ucapkan kepada pihak-pihak atas segala bantuannya selama ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda atas kebaikan yang telah diberikan kepada penulis. Mohon maaf atas segala kekhilafan yang pernah penulis lakukan baik perkataan maupun perbuatan. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu saran dan kritik sangat diharapkan penulis. Harapan terbesar penulis, semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya.

Surabaya, 3 November 2015

Penulis

(12)

xi DAFTAR ISI

(13)

xii

1.5.4 Layanan Cinta ... I-20 1.5.5 Layanan Perpustakaan Desa ... I-23 I.6 Variabel Penelitian... I-26 1.6.1 Definisi Konseptual ... I-26 1.6.2 Definisi Operasional ... I-27 I.7 Metode dan Prosedur Penelitian ... I-30 1.7.1 Pendekatan dan Tipe Penelitian ... I-30 1.7.2 Lokasi Penelitian ... I-31 1.7.3 Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel ... I-32 1.7.4 Metode Pengumpulan Data ... I-32 I.8 Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data ... I-34 1.8.1 Teknik Pengolahan Data ... I-34 1.8.2 Teknik Analisis Data... I-36

BAB II GAMBARAN UMUM

II.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... II-1 II.1.1 Sejarah Singkat Perpustakaan Desa di Kabupaten Bliltar ... II-1 II.1.2 Visi, Misi, Tugas, dan Fungsi Perpustakaan Desa ... II-2 II.1.3 Struktur Organisasi Perpustakaan Desa ... II-3 II.1.4 Aspek – Aspek Perpustakaan Desa ... II-5

BAB III. TEMUAN DATA

III.1 Identitas Responden ... III-1 III.2 Karakteristik Responden ... III-1 III.2.1 Jenis Kelamin ... III-2 III.2.2 Usia ... III-2 III.2.3 Latar Belakang Pendidikan ... III-3 III.2.4 Intensitas Kunjungan ... III-4

(14)

xiii

III.2.5 Tujuan Berkunjung ke Perpustakaan ... III-5 III.2.6 Keberkunjungan ke Perpustakaan Lain ... III-7 III.2.7 Antusiasme terhadap Berdirinya Perpustakaan Desa ... III-8 III.2.8 Lokasi Perpustakaan Desa Berdiri ... III-9 III.3 Deskripsi Hasil Penelitian ... III-10

III.3.1 Proses Menerima Rangsang ... III-10 III.3.2 Proses Menyeleksi Rangsang ... III-33 III.3.3 Proses Mengorganisasi Rangsangan ... III-42 III.3.4 Proses Penafsiran ... III-49 III.3.5 Proses Pengecekan ... III-59 III.3.6 Proses Reaksi ... III-69

BAB IV ANALISIS

IV.1 Proses Persepsi Kepala desa Terhadap Perpustakaan Desa

IV.1.1 Proses Menerima Rangsang ... IV-3 IV.1.2 Proses Menyeleksi Rangsang ... IV-2 IV.1.3 Proses Mengorganisasi Rangsangan ... IV-8 IV.1.4 Proses Penafsiran ... IV-9 IV.1.5 Proses Pengecekan ... IV-10 IV.1.6 Proses Reaksi ... IV-11

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

V.1 Kesimpulan ... V-1 V.2 Saran ... V-3 DAFTAR PUSTAKA

(15)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel III.1 Karakteristik Responden menurut Jenis Kelamin ... III-2 Tabel III.2 Karakteristik Responden Menurut Usia ... III-3 Tabel III.3 Karakteristik Responden Menurut Latar Belakang ... III-3 Tabel III.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Intensitas Kunjungan .. III-4 Tabel III.5 Karakteristik Responden Menurut Tujuan Berkunjung

ke Perpustakaan ... III-5 Tabel III.6 Karakteristik Responden Menurut Kunjungan

ke Perpustakaan Lain ... III-7 Tabel III.7 Karakteristik Responden Menurut Perasaan Responden Mengenai

Berdirinya Perpustakaan Desa ... III-8 Tabel III.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Lokasi Perpustakaan

Desa ... III-9 Tabel III.9 Kepala Desa dalam Menanggapi Kebaikan Tutur Kata Tenaga

Perpustakaan Ketika Melayani Peminjaman ... III-11 Tabel III.10 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan dalam Intonasi

Suara Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Peminjaman ... III-12 Tabel III.11 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan dalam Ekspresi

Wajah Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Peminjaman .... III-14 Tabel III.12 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan dalam Kemudahan

Berinteraksi Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Peminjaman ... III-15 Tabel III.13 Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga Perpustakaan

Memandang Pemustaka yang Dilayani dengan Ramah Ketika

Melayani Peminjaman ... III-16 Tabel III.14 Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan Gerak Tubuh

Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Peminjaman ... III-17 Tabel III.15 Kepala Desa dalam Menanggapi Aroma Badan dan Mulut Tidak

Menganggu Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Peminjaman ... III-18

(16)

xv

Tabel III.16 Kepala Desa dalam Menanggapi Kebaikan Tutur Kata Tenaga

Perpustakaan Ketika Melayani Pengembalian ... III-19 Tabel III.17 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Intonasi Suara Tenaga

Perpustakaan Ketika Melayani Pengembalian ... III-20 Tabel III.18 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Ekspresi Wajah

Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pengembalian ... III-21 Tabel III.19 Kepala Desa dalam Menanggapi Kemudahan Berinteraksi Tenaga

Perpustakaan Ketika Melayani Pengembalian ... III-22 Tabel III.20 Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga Perpustakaan

Memandang Pemustaka yang Dilayani dengan Ramah Ketika

Melayani Pengembalian ... III-23 Tabel III.21 Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan Gerak

Tubuh Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pengembalian ... III-24 Tabel III.22 Kepala Desa dalam Menanggapi Aroma Badan dan Mulut

Tenaga Perpustakaan Tidak Mengganggu Ketika Melayani

Pengembalian ... III-25 Tabel III.23 Kepala Desa dalam Menanggapi Kebaikan Tutur Kata Tenaga

Perpustakaan Ketika Melayani Pembayaran Denda ... III-26 Tabel III.24 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Intonasi Suara

Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pembayaran Denda ... III-27 Tabel III.25 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Ekspresi Wajah

Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pembayaran Denda ... III-29 Tabel III.26 Kepala Desa dalam Menanggapi Kemudahan Berinteraksi

Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pembayaran Denda .... III-30 Tabel III.27 Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga Perpustakaan

Memandang Pemustaka yang Dilayani dengan Ramah

Ketika Melayani Pembayaran Denda ... III-31 Tabel III.28 Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan Gerak

Tubuh Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pembayaran

(17)

xvi

Tenaga Perpustakaan Tidak Mengganggu Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-33 Tabel III.30 Pelayanan Peminjaman di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pengamatan Responden Baik... III-34 Tabel III.31 Pelayanan Peminjaman di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pendengaran Responden Baik ... III-35 Tabel III.32 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Peminjaman Tidak Mengganggu ... III-36 Tabel III.33 Pelayanan Pengembalian di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pengamatan Responden Baik... III-37 Tabel III.34 Pelayanan Pengembalian di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pendengaran Responden Baik ... III-38 Tabel III.35 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pengembalian Tidak Mengganggu ... III-39 Tabel III.36 Pelayanan Pembayaran Denda di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pengamatan Responden Baik... III-40 Tabel III.37 Pelayanan Pembayaran Denda di Perpustakaan Desa oleh Tenaga

Perpustakaan Berdasarkan Pendengaran Responden Baik ... III-41 Tabel III.38 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pembayaran Denda Tidak Mengganggu ... III-42 Tabel III.39 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Peminjaman Baik dan Enak Didengar oleh Pemustaka ... III-43 Tabel III.40 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Peminjaman Menarik dan Enak Dilihat oleh Pemustaka ... III-43 Tabel III.41 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harum Saat

Melayani Peminjaman ... III-44 Tabel III.42 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pengembalian Baik dan Enak Didengar oleh Pemustaka ... III-45 Tabel III.43 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pengembalian Menarik dan Enak Dilihat oleh Pemustaka ... III-45 Tabel III.44 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harum Saat

Melayani Pengembalian ... III-46

(18)

xvii

Tabel III.45 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani Pembayaran Denda Baik dan Enak

Didengar oleh Pemustaka ... III-47 Tabel III.46 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Pembayaran Denda Menarik dan Enak Dilihat oleh

Pemustaka ... III-48 Tabel III.47 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harum Saat

Melayani Pembayaran Denda ... III-49 Tabel III.48 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Peminjaman Harus Baik dan Enak Didengar oleh Pemustaka.. III-50 Tabel III.49 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan

Saat Melayani Peminjaman Harus Menarik dan Enak Dilihat

oleh Pemustaka ... III-51 Tabel III.50 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harus Harum

Saat Melayani Peminjaman ... III-52 Tabel III.51 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pengembalian Harus Baik dan Enak Didengar oleh

Pemustaka ... III-53 Tabel III.52 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Pengembalian Harus Menarik dan Enak Dilihat

oleh Pemustaka ... III-54 Tabel III.53 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harus Harum

Saat Melayani Pengembalian ... III-55 Tabel III.54 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pembayaran Denda Harus Baik dan Enak Didengar

oleh Pemustaka ... III-56 Tabel III.55 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Pembayaran Denda Harus Menarik dan Enak Dilihat

oleh Pemustaka ... III-58 Tabel III.56 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harus

(19)

xviii

Peminjaman Harus Baik dan Enak Didengar

oleh Pemustaka ... III-59 Tabel III.58 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Peminjaman Wajib Terlihat Menarik dan Enak

Dilihat oleh Pemustaka ... III-60 Tabel III.59 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Harus

Selalu Harum Saat Melayani Peminjaman ... III-61 Tabel III.60 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pengembalian Harus Baik dan Enak Didengar

oleh Pemustaka ... III-63 Tabel III.61 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Pengembalian Selalu Menarik dan Enak Dilihat oleh

Pemustaka ... III-64 Tabel III.62 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Selalu Harum

Saat Melayani Pengembalian ... III-65 Tabel III.63 Suara dan Cara Bicara Tenaga Perpustakaan Saat Melayani

Pembayaran Denda Selalu Baik dan Enak Didengar

oleh Pemustaka ... III-66 Tabel III.64 Penampilan dan Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Saat

Melayani Pembayaran Denda Selalu Menarik dan Enak Dilihat

oleh Pemustaka ... III-67 Tabel III.65 Aroma Badan dan Mulut Tenaga Perpustakaan Selalu Harum

Saat Melayani Pembayaran Denda ... III-68 Tabel III.66 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kebaikan Tutur

Kata Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Peminjaman ... III-69 Tabel III.67 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan

dalam Intonasi Suara Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Peminjaman ... III-71 Tabel III.68 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan

dalam Ekspresi Wajah Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Peminjaman ... III-72 Tabel III.69 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan dalam

(20)

xix

Kemudahan Berinteraksi Tenaga Perpustakaan Ketika

Melayani Peminjaman ... III-73 Tabel III.70 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga Perpustakaan

Memandang Pemustaka yang Dilayani dengan Ramah Ketika

Melayani Peminjaman ... III-74 Tabel III.71 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan

Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Ketika

Melayani Peminjaman ... III-75 Tabel III.72 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Aroma Badan dan

Mulut Tidak Menganggu Tenaga Perpustakaan Ketika

Melayani Peminjaman ... III-76 Tabel III.73 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kebaikan Tutur

Kata Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani Pengembalian ... III-77 Tabel III.74 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan

Intonasi Suara Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pengembalian ... III-78 Tabel III.75 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan

Ekspresi Wajah Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pengembalian ... III-79 Tabel III.76 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kemudahan

Berinteraksi Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pengembalian ... III-80 Tabel III.77 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga Perpustakaan

Memandang Pemustaka yang Dilayani dengan Ramah

Ketika Melayani Pengembalian ... III-81 Tabel III.78 Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan

Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Ketika

Melayani Pengembalian ... III-82 Tabel III.79 Kepala Desa dalam Menanggapi Aroma Badan dan Mulut

Tenaga Perpustakaan Tidak Mengganggu Ketika Melayani

(21)

xx

Kata Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-84 Tabel III.81 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Intonasi

Suara Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-84 Tabel III.82 Kepala Desa dalam Menanggapi Keramahan Ekspresi

Wajah Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-85 Tabel III.83 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kemudahan

Berinteraksi Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-86 Tabel III.84 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Tenaga

Perpustakaan Memandang Pemustaka yang Dilayani

dengan Ramah Ketika Melayani Pembayaran Denda ... III-87 Tabel III.85 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kesopansantunan

Gerak Tubuh Tenaga Perpustakaan Ketika Melayani

Pembayaran Denda ... III-88

(22)

xxi

DAFTAR BAGAN

Bagan II.1 Struktur Organisasi Perpustakaan Desa ... II-4 Bagan II.2 Struktur Organisasi Perpustakaan Desa pada

(23)

xxii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ... 1 Lampiran 2 Ijin Penelitian ... 20 Lampiran 3 K-07 Kartu Bimbingan Penulisan Skripsi dan K-08 Kartu

Pemilihan Dosen Pembimbing Penulisan Skripsi ... 21 Lampiran 4 Tabel Tunggal Excel SPSS ... 23 Lampiran 5 Tabel Frekuens ...

Gambar

Tabel III.83 Persepsi Kepala Desa dalam Menanggapi Kemudahan

Referensi

Dokumen terkait

Proses dekomposisi kompos didalam tanah yang melepaskan mineral hara tanaman diantaranya unsur Fe dan Mg merupakan unsur yang dibutuhkan pada proses pembentukan

Parameter yang diamati terhadap telur asin rebus adalah kadar kolesterol menggunakan AAS, kadar garam metode titrasi, kadar kalsium menggunakan AAS, kadar lemak

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bukittinggi telah berusaha melakukan proses implementasi dalam perda tersebut sesuai dengan

Menurut Varga dan Kolver (1997), kecernaan serat bukan merupakan nilai yang statis karena merupakan kompetisi antara kecepatan pencernaan itu sendiri dengan laju

Kemampuan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar mengarahkan siswa agar dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta

Untuk menunjang proses berkarya seni lukis, penulis membutuhkan suatu rangsangan baik dari luar maupun dari dalam diri yang memberikan inspirasi untuk menciptakan suatu

Menu untuk memproses data dengan Uji Godlfeld-Quandt dan Metode Weighted Least Squares. Data perusahaan yang dimiliki akan diproses secara bertahap untuk menghasilkan suatu