1
POTENSI TANAMAN ORNAMENTAL (Aglaonema
sp.,
Dieffenbachia
sp.,
dan
Spathiphyllum
sp.
) DALAM MENURUNKAN JUMLAH MIKROBA
UDARA DALAM RUANGAN KELAS SEKOLAH DASAR
SKRIPSI
OLEH
SISCA NENCY TERESIA MANGUNSONG 110805061
DEPARTEMEN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2016
2
POTENSI TANAMAN ORNAMENTAL (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., dan Spathiphyllum sp.) DALAM MENURUNKAN JUMLAH MIKROBA
UDARA DALAM RUANGAN KELAS SEKOLAH DASAR
SKRIPSI
Diajukan untuk melengkapi tugas dan memenuhi syarat mencapai gelar Sarjana Sains
OLEH
SISCA NENCY TERESIA MANGUNSONG 110805061
DEPARTEMEN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2016
PERSETUJUAN
Judul : Potensi Tanaman Ornamental (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., dan Spathiphyllum sp.) dalam
Menurunkan Jumlah Mikroba Udara dalam Ruangan Kelas Sekolah Dasar
Kategori : Skripsi
Nama : Sisca Nency Teresia Mangunsong NomorIndukMahasiswa : 110805061
Program Studi : Sarjana (S1) Biologi Departemen : Biologi
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universtas Sumatera Utara
Disetujui di Medan, April 2016 Komisi Pembimbing : Pembimbing 2, Pembimbing 1, NIP.196404281996032001 Dr. It Jamilah, M.Sc NIP.196310121991032003 Disetujui Oleh
Departemen Biologi FMIPA USU Ketua,
Dr. Nursahara Pasaribu, M. Sc. NIP. 196301231990032001
PERNYATAAN
POTENSI TANAMAN ORNAMENTAL (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., dan Spathiphyllum sp.) DALAM MENURUNKAN JUMLAH MIKROBA
UDARA DALAM RUANGAN KELAS SEKOLAH DASAR
SKRIPSI
Saya mengakui bahwa skripsi ini adalah hasil karya sendiri. Kecuali beberapa kutipan dan ringkasan yang masing-masing disebutkan sumbernya.
Medan, April 2016
Sisca Nency Teresia Mangunsong 110805061
PENGHARGAAN
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan anugerahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul
“Potensi Tanaman Ornamental (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., dan Spathiphyllum sp.) dalam Menurunkan Jumlah Mikroba Udara dalam Ruangan Kelas Sekolah Dasar”, Skripsi ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Sarjana Sains pada Fakultas MIPA USU Medan.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua terkasih dan terbaik Ayahanda Parlindungan Simangunsong dan Ibunda Resmi Butar-butar yang selalu memberikan doa, semangat, perhatian, kasih sayang dan pengorbanan yang begitu besar kepada penulis. Kepada Kakak tersayang Merry D.K. Simangunsong, dan Adik tersayang Rani Wita Simangunsong yang selalu memberikan dukungan semangat dan perhatian kepada penulis serta Abang tersayang Rudson Wadi Lumbantoruan yang selalu memberikan semangat dan tenaga dalam pelaksanaan penelitian ini.
Terima kasih penulis sampaikan kepada Ibu Dr. It Jamilah M.Sc. selaku pembimbing I dan Ibu Dra. Nunuk Priyani M.Sc. selaku pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pikiran selama masa penelitian dan penulisan skiripsi ini. Ucapan terima kasih juga penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Dr. Erman Munir M.Sc. dan Ibu Dr. Saleha Hanum M.Si. selaku dosen penguji yang telah memberikan banyak masukan dan arahan dalam penyempurnaan penulisan skripsi ini. Bapak Dr. Miswar Budi Mulya M.Si. selaku dosen pembimbing akademik yang telah memberikan nasehat dan semangat selama masa perkuliahan. Ibu Dr. Nursahara Pasaribu M. Sc. selaku ketua Departemen Biologi FMIPA USU. Ibu Nurhasni Muluk, Bang Erwin dan Ibu Rosalina Ginting selaku staf pegawai Departemen Biologi FMIPA USU.
Penulis juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Medan yang telah memberikan tempat dan bimbingan selama pengerjaan penelitian ini.
Dalam kesempatan ini penulis juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman seperjuangan di Laboratorium Mikrobiologi Chandra Oktavianus, Steven Taniwan, Grace Lumbantoruan, Grace Sonia, Rani Artha Munthe, Ria Yelvi Ningsih, Famela Cisilia Sipayung, Virza Ratika Inneke Putri, Rasmin Harefa, Harnisyah Nasution, Imelda Margaretha, dan Dewi Olivia terima kasih atas canda dan tawa yang menghiasi hari-hari penulis selama penelitian dan pengerjaan skiripsi ini serta seluruh teman-teman Biologi 2011.
Akhirnya dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati, penulis menyadari bahwa skiripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan skripsi ini. Penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan para pembaca serta bermanfaat
bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih. Semoga Kasih-Nya Beserta kita, Amin.
Medan, April 2016
POTENSI TANAMAN ORNAMENTAL (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., dan Spathiphyllum sp.) DALAM MENURUNKAN JUMLAH MIKROBA
UDARA DALAM RUANGAN KELAS SEKOLAH DASAR
ABSTRAK
Bioaerosol adalah partikel debu yang terdiri atas bakteri dan jamur beserta spora lainnya yang mampu bertahan hidup dalam ruangan ketika tingkat suhu dan kelembaban yang memadai. Keberadaannya diruangan dalam batas tertentu tidak berbahaya, namun sewaktu-waktu dapat mengganggu kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman ornamental Aglaonema sp.,
Dieffenbanchia sp. dan Spathiphyllum sp. dalam mengurangi jumlah koloni bakteri dan jamur dalam ruangan. Isolasi mikrob bioaerosol dilakukan dengan metode air sampling dengan tiga kali ulangan sebelum dan setelah tiga jenis tanaman diletakkan pada tiga ruangan kelas yang berbeda. Tanaman Aglaonema
sp. memiliki potensi paling efektif dalam menurunkan jumlah bakteri aerosol dari minggu pertama hingga minggu ke tiga, sedangkan untuk koloni jamur tidak menunjukkan adanya penurunan. Jumlah koloni bioaerosol pada control dalam ruangan masih sesuai dengan baku mutu keputusan Menteri Kesehatan RI tahun 2002. Jenis bakteri yang ditemukan seperti Streptococcus, Staphylococcus,
Bacillus, Pseudomonas dan Shigella, sedangkan jenis jamur yang ditemukan seperti Aspergillus, Penicillium, dan Neurospora. Beberapa spesies dari genus yang ditemukan berpotensi patogen.
Kata kunci: Bioaerosol, Ruangkelas, Aglaonema sp., Spathiphyllum sp.,
POTENCY OF ORNAMENTAL PLANT (Aglaonema sp., Dieffenbachia sp., and Spathiphyllum sp.) TO DECREASE BIOAEROSOL NUMBERS IN
ELEMENTARY SCHOOL CLASS ROOM
ABSTRACT
Bioaerosol is dust particles consisting of bacteria and other fungi with spores that are in the room when the temperature and humidity level are adequate. Its presence in the room are generally harmless, but some time causes disease. This research was aims to determine the effect of ornamental plant Aglaonema sp.,
Dieffenbachia sp., and Spathiphyllum sp. on amount of bacteria and fungi in the class room. Bioaerosol isolation was performed according to the method of air sampling with three repetition before and after the plant placed on three classrooms. Plants Aglaonema sp. potentially the most effective in reducing the number of bacteria aerosols from the first week to the third week, whereas for fungal colonies do not show a reduction. The number of bioaerosol were found still in accordance with three quality standarts of Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Bacteria found in this study were Streptococcus, Staphylococcus,
Bacillus, Pseudomonas and Shigella, while from fungi were Aspergillus,
Penicillium, dan Neurospora. Some species of the genus are found potentially pathogenic.
Key words : Bioaerosol, Class rooms, Aglaonema sp., Spathiphyllum sp.,
DAFTAR ISI Halaman PERSETUJUAN PERNYATAAN i ii PENGHARGAAN iii ABSTRAK v ABSTRACT vi
DAFTAR ISI vii
DAFTAR TABEL ix DAFTAR GAMBAR x DAFTAR LAMPIRAN xi BAB 1PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Permasalahan 2 1.3 Tujuan 3 1.4 Manfaat 3 1.5 Hipotesis 3
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 4
2.1 Udara dalam Ruangan 4
2.2 Masalah Kualitas Udara dalam Ruangan 5 2.3 Kualitas Fisik Udara dalam Ruangan 6 2.4 Mengatasi Polusi Udara dalam Ruangan 7 2.5 Tanaman Hias dalam Ruangan
2.5.1 Tanaman Aglaonemasp. 2.5.2 Tanaman Dieffenbanchiasp. 2.5.3 Tanaman Spathiphyllumsp. 8 8 9 10
BAB 3 METODE PENELITIAN 11
3.1 Waktu dan Tempat 11
3.2 Cara Kerja 11
3.2.1 Deskripsi Tempat Pengambilan Sampel Bioaerosol 11 3.2.2 Pengukuran Parameter Kualitas Fisik Udara 11 3.2.3 Peletakkan Tanaman dalam Ruangan
3.2.4 Isolasi Mikroorganisme Bioaerosol
12 12 3.2.5 Identifikasi Mikroorganisme Bioaerosol 13
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 14
4.1 Jumlah Populasi Koloni Bakteri Aerosol dan Jamur dalam Ruangan Kelas
4.2 Pengukuran Faktor Fisik dalam Ruangan Kelas
14 16
4.3 Identifikasi Bioaerosol dari Ruangan Kelas V SD Negeri 060849 4.4 Karakteristik Jamur
18 21
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 24
5.1 Kesimpulan 24
5.2 Saran 24
DAFTAR PUSTAKA 25
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
1. Jumlah koloni bakteri aerosol sebelum dan setelah tanaman diletakan
14 2. Jumlah koloni jamur aerosol sebelum dan setelah tanaman
diletakan
16 3. Faktor fisik ruangan kelas V SD Negeri 060849 Medan
selama tiga minggu sebelum tanaman diletakan
17 4. Faktor fisik ruangan kelas V SD Negeri 060849 Medan
selama tiga minggu setelah tanaman diletakan
17 5. Pewarnaan dan uji biokimia bakteri Gram (+) pada media
Manitol Salt Agar (MSA)
19 6. Pewarnaan dan uji biokimia bakteri Gram (-) pada media
Mac Conkey (MC)
20 7. Karakteristik mikroskopis jamur aerosol dari ruangan kelas
SD Negeri 060849 Medan
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman
1. Tanaman Aglaonema sp. 9
2. Tanaman Dieffenbanchia sp. 10
DAFTAR LAMPIRAN
Nomor Judul Halaman
1. Lokasi penelitian 28
2. Pengambilan sampel dengan menggunakan alat Mas exampler dan pengukuran intensitas cahaya, suhu dan kelembaban udara
29
3. Peletakkan tanaman dalam ruangan 30
4. Diagram peletakkan tanaman dan titik pengambilan sampel dalam ruangan
31
5. Komposisi media yang digunakan 32
6. Uji biokimia bakteri gram positif 33 7. Uji biokimia bakteri gram negatif 34